Save Page
Minggu XVII SESUDAH PENTAKOSTA
Minggu, 20 September 2015
SUKSESI
1 Samuel 10:1-9

Konteks
10:1 Lalu Samuel mengambil buli-buli berisi minyak, dituangnyalah ke atas kepala Saul, diciumnyalah dia sambil berkata: "Bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas umat-Nya Israel? Engkau akan memegang tampuk pemerintahan atas umat TUHAN, dan engkau akan menyelamatkannya dari tangan musuh-musuh di sekitarnya. Inilah tandanya bagimu, bahwa TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas milik-Nya sendiri: 10:2 Apabila engkau pada hari ini pergi meninggalkan aku, maka engkau akan bertemu dengan dua orang laki-laki di dekat kubur Rahel, di daerah Benyamin, di Zelzah. Mereka akan berkata kepadamu: Keledai-keledai yang engkau cari itu telah diketemukan; dan ayahmu tidak memikirkan keledai-keledai itu lagi, tetapi ia kuatir mengenai kamu, katanya: Apakah yang akan kuperbuat untuk anakku itu? 10:3 Dari sana engkau akan berjalan terus lagi dan sampai ke pohon tarbantin Tabor, maka di sana engkau akan ditemui oleh tiga orang laki-laki yang naik menghadap Allah di Betel; seorang membawa tiga ekor anak kambing, seorang membawa tiga ketul roti dan yang lain lagi sebuyung anggur. 10:4 Mereka akan memberi salam kepadamu dan memberikan kepadamu dua ketul roti yang akan kauterima dari mereka. 10:5 Sesudah itu engkau akan sampai ke Gibea Allah, tempat kedudukan pasukan orang Filistin. Dan apabila engkau masuk kota, engkau akan berjumpa di sana dengan serombongan nabi, yang turun dari bukit pengorbanan dengan gambus, rebana, suling dan kecapi di depan mereka; mereka sendiri akan kepenuhan seperti nabi. 10:6 Maka Roh TUHAN akan berkuasa atasmu; engkau akan kepenuhan bersama-sama dengan mereka dan berubah menjadi manusia lain. 10:7 Apabila tanda-tanda ini terjadi kepadamu, lakukanlah apa saja yang didapat oleh tanganmu, sebab Allah menyertai engkau. 10:8 Engkau harus pergi ke Gilgal mendahului aku, dan camkanlah, aku akan datang kepadamu untuk mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan. Engkau harus menunggu tujuh hari lamanya, sampai aku datang kepadamu dan memberitahukan kepadamu apa yang harus kaulakukan." 10:9 Sedang ia berpaling untuk pergi meninggalkan Samuel, maka Allah mengubah hatinya menjadi lain. Dan segala tanda-tanda yang tersebut itu terjadi pada hari itu juga.


Penjelasan:

* Urapan Ilahi
Siapa yang Tuhan bisa dan mau pakai untuk melaksanakan kehendak dan mewujudkan rencana-Nya? Bukan orang yang pintar atau berpengalaman, tetapi mereka yang rendah hati, mau diajar, dan mau taat pada pimpinan Tuhan.

Saul sedang dipersiapkan oleh Tuhan untuk menjadi raja Israel (ayat 1Sam. 9:16). Samuel harus mengurapi Saul dengan minyak sebagai tanda pemberian otoritas Ilahi dari Allah. Pengurapan adalah tanda pelantikan Ilahi kepada seseorang untuk melaksanakan suatu tugas khusus. Allah memberikan tugas dan otoritas-Nya kepada hamba yang diurapi. Pertama, oleh pengurapan Allah, Roh Tuhan menyatakan penyertaan dan kepemimpinan-Nya atas Saul sehingga ia dapat melaksanakan tugas panggilannya (ayat 6-7). Kedua, Roh Tuhan mengubah hati Saul (ayat 9). Dia kepenuhan Roh dan bernubuat seperti layaknya nabi (ayat 5-6, 10). Saul diubah hatinya oleh Allah, artinya ia mengalami perubahan sifat batin. Sifat ini bisa dan harus dipelihara melalui ketaatan kepada Allah. Salah satu bentuk ketaatan itu adalah Saul diminta dengan setia menantikan kedatangan Samuel, untuk nantinya ia dilantik sebagai raja di hadapan Allah (ayat 8) dan dikenali oleh umat Israel (ayat 17-27).

Semua pengikut Kristus telah dipenuhi (Rm. 8:15-16) dan diurapi Roh Kudus untuk meneguhkan panggilan-Nya (ayat 2Kor. 1:21; 1Yoh. 2:20). Roh yang mendiami kita akan menolong terbentuknya buah Roh, yaitu sifat Kristus dalam kehidupan kita (Gal. 5:22-23). Pengurapan Roh Kudus akan memampukan untuk melakukan lebih dari apa yang kita telah lakukan. Ia juga memampukan kita menyampaikan firman Allah meski ada tantangan, memberikan hikmat dalam berkata-kata tentang Injil, sehingga kita bisa bersaksi tentang Injil.

Sebab itu, marilah kita merespons Roh Kristus dalam hati kita dengan ketaatan sehingga hidup dan pelayanan kita memuliakan Allah.

Doa: Tuhan, urapi kami untuk mampu melakukan tugas kami. Agar sesuai kehendak-Mu, kami jadi berkat bagi sesama.


* Sumber SGDK:
Minggu XVII SESUDAH PENTAKOSTA
Minggu, 20 September 2015
SUKSESI
1 Samuel 10:1-9

PENDAHULUAN
Kitab 1 Samuel berisi sejarah Israel' dalam masa peralihan
dari zaman Hakim-hakim kepada zaman Raja-raja. Perubahan
dalam kehidupan nasional di Israel berkisar pada 3 orang yaitu :
Nabi Samuel, Raja Saul dan Raja Daud. Pengalaman hidup Raja
Daud sebelum menjadi raja Israel terjalin erat dengan kisah
Samuel dan Saul. Samuel adalah hakim Israel yang terakhlr.
Samuel diperintahkan Allah untuk melantik Saul dalam pengu-
rapan sebagai Raja Israel. Saul adalah orang yang dipilih Allah
dari suku Benyamin untuk menjadi raja atas Israel. Saul (lb.
Sya'uI berarti yang diminta) adalah anak Kisy (1 Sam 9:1- 2).
Saul dipilih -Allah bukan karena ketampanannya melainkan
ketaatannya kepada Allah dan la memiliki karakter pemimpin (I
Sam 9:20b). Kebutuhan akan raja sebenarnya menjadi permin-
taan dari umat Israel dan bukan inisiatif Allah (1 Sam. 8:4-9,19).
Karena tekanan bangsa Filistin, bangsa Israel mulai berpikir
bahwa mereka membutuhkan pemimpin/raja untuk membebas-
kan mereka dari penindasan bangsa Iain. ltulah sebabnya mereka
menuntut seorang raja. Samuel menyampaikan hal itu kepada
Allah dan Allah memenuhi permintaan mereka (1 Sam 8:22).
Permintaan umat yang dipenuhi oleh Allah memperlihatkan
bahwa Allah telah ditolak oleh mereka sebagai Raja. ltulah
sebabnya Allah memilih raja Israel bukan dari suku Yehuda tetapl
suku Benyamin (ay. 20), padahal hal ini tidak sesual dengan
nubuatan Yakub dalam Kejadian 49:8-10. Baru setelah hal ini
terjadi, Allah memilih raja Israel dari suku Yehuda, yaitu Daud.

TELAAH PERIKOP
Pada 1 Samuel 9:16 Tuhan menyampaikan rencana-Nya kepada
Samuel bahwa Allah akan menyuruh kepadanya seorang laki-
laki dari Benyamin yang akan diurapi menjadi raja Israel. Pilihan
Allah jatuh kepada Saul (I Sam 9:17). Sesudah itu Samuel
mengambil bull-buli berisi minyak, menuangkannya di atas kepala
Saul, diciumlah dia dan Tuhan mengurapinya. Kapan dan bila-
mana pengurapan terjadi dalam Perjanjian Lama?

1. Pengurapan Non Cultic, yaitu pengurapan yang tidak
- berhubungan dengan unsur-unsur ibadah. Misalnya
pengurapan untuk peralatan, perkakas, mezbah dan
bejana (Kel. 30:22-33); dan kesehatan/pengobatan (Yes.
1:6); untuk kebersihan tubuh atau mandi (Rut. 3:3; 2 Sam
12:20).
2. Pengurapan untuk menduduki jabatan (Official Anoin-
ting). Contoh: pengurapan untuk menjadi Raja dan Nabi
(1 Sam 16:3,6,12 dan 1 Raja 19:15-16). Dalam Perjan-
jian Lama pengurapan berlaku bagi raja, nabi dan imam
yang melayani Tabernakel (KeI.29:29). Pengurapan dapat
dilakukan oleh seorang nabi (1 Sam 10:1, 16:3; 1 Raja-
raja 1:13), seorang Imam Besar (1 Raja 1:39; 2 Raja
11:12) atau oleh rakyat (2 Sam 5:3; 19:10). Pelaksana
pengurapan itu adalah Allah dengan memakai "alat-Nya".
Ayat 2-9, supaya Saul percaya pada pemilihan dan pengurapan
Allah atasnya maka Samuel menyatakan bahwa ada tanda yang
akan menyertai dia. Tanda itu bahwa Saul dapat bernubuat.
Bernubuat di sini artinya Saul dapat menyanyikan mazmur de-
ngan alat-alat musik (ay. 5b). Kemampuan itu dari Roh Kudus.
Hadirnya Roh Kudus dalam diri Saul adalah karena pengurapan.
Pengurapan itu membuat perubahan kualitas iman Saul. Suksesi
dari Allah ditandai dengan Roh Kudus. Penyertaan Allah mem-
buat Saul mampu melakukan apa saja (ay.7).
Pemberian Roh Kudus adalah untuk memperlengkapi Saul dalam
menjalankan tugasnya sebagai raja. Dalam hal ini kita pun
diingatkan bahwa Roh Kudus diberikan untuk kita juga (Ef. 1 :
13). Pemberian Roh Kudus atas orang percaya menandakan
bahwa hidupnya dipimpin oleh Allah. Penyertaan dan pimpinan
Roh Kudus membuat Saul melakukan segala sesuatu dengan
baik.

6 PENERAPAN
Tema renungan adalah Suksesi. Suksesi berarti pergantian
(terutama di lingkungan pimpinan tertinggi Negara) karena
pewarisan atau proses pergantian kepemimpinan sesuai dengan
peraturan perundangan yang berlaku. Dalam konteks pemilihan
raja Israel maka aturan yang dipakai adalah peraturan Allah.
Pemilihan Saul adalah atas petunjuk Allah (1 Sam 9:16-17).
Dengan dipilihnya Saul sebagai Raja Israel maka terjadi
pergantian kepemimpinan dari Teokrasi menjadi Monarkhi.
Jabatan sebagai Raja atas Saul adalah karena Allah, bukan
karena Kemampuan yang dimiliki oleh Saul. Saul harus menjaga
kehidupan pribadi dan rohani, agar jalan hidup dan kepercayaan
yang diberikan Allah kepadanya dapat dilakukan dengan balk.
Ini ditegaskan dalam Amsal 10:9 "Slapa bersih kelakuannya,
aman jalannya, tetapi siapa berliku-Iiku jalannya, akan diketahui".
Akhir hidup Saul memperlihatkan bahwa la tidak mampu menjaga
perilakunya, sehingga Roh Allah tinggalkan dia. Hidupnya berakhir
dengan menyedihkan.

Proses suksesi juga terjadi dalam kehidupan bergereja dan
berjemaat. Pergantian terjadi karena masa tugas pemimpin yang
lama akan berakhir. Dalam GPIB pemilihan itu diatur dalam Tata
Gereja. Kita sebagai presbiter dan anggota jemaat terpanggil
untuk menghormati aturan yang ada dan siapapun yang terpilih
nanti. Kita harus mendoakan agar mereka dapat mengerjakan
tanggungjawab yang dipercayakan itu dengan balk, dialaskan
pada takut akan Tuhan Allah, serta mempunyai kualitas iman
yang dapat menjadi teladan bagi para pelayan. Maka pelayanan,
kesaksian dan karya GPIB menjadi berkat bagi sesama.

KHOTBAH LENGKAP
JemaatgTuhan Lang terlggh, firman Tuhan yang menjadi bahan
perenungan kita saat ini mengangkat kisah tentang Allah mem-
persiapkan dan memilih calon raja bagi Israel. ltu berarti akan
terjadi perubahan sistim kepemimpinan di Israel atas kehendak
mereka sendiri, yaitu dari sistim Teokrasi ke sistim Monarkhi/-
rala. Allah membutuhkan seseorang yang akan melaksanakan proses
pemilihan tersebut. Saat itu hakim yang memimpin di Israel
adalah Samuel. Kepada Samuellah bangsa Israel meminta
seorang raja yang akan memimpin mereka. Dan Allah pun
menunjuk Samuel untuk mengurapi orang yang dipilih-Nya
menjadi raja atas Israel. Pilihan Allah itu jatuh pada Saul. Samuel
pun mengurapi Saul sebagai Raja atas Israel. Saul (lb. Sya'uI
berarti : "yang diminta") adalah anak Kisy berasal dari suku
Benyamin (1 Sam 9:1-2). Saul dipilih Allah bukan karena
ketampanannya tetapi ketaatannya pada Allah dan ia memiliki
karakter pemimpin (I Sam 9 : 20b). Kebutuhan akan raja sebe-
narnya menjadi permintaan dari umat Israel dan bukan inisiatif
Allah (1 Sam 8:4-9,19). Alasannya adalah karena tekanan dari
bangsa Filistin, bangsa Israel mulai berpikir bahwa mereka
membutuhkan pemimpin/raja untuk membebaskan mereka dari
penindasan bangsa Filistin tersebut.

Jemaat Tuhan, Tuhan memandang bahwa Saul masih sangat
muda dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Karena itu
sebelum Allah menugaskannya, Allah terlebih dahulu memper-
lengkapi Saul dengan Roh-Nya. Keberadaan Roh Tuhan yang
meliputi Saul menandakan bahwa Allah menyertai dan memim-
pinnya. Jabatan sebagai Raja atas Israel adalah karena Allah,
bukan karena kemampuan yang dimiliki oleh Saul. Saul harus
menjaga kehidupan pribadi dan rohani, agar jalan hidup dan
kepercayaan yang diberikan Allah kepadanya dapat dilakukan
dengan baik. lni ditegaskan dalam Amsal 10:9 "Siapa bersih
kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-Iiku jalannya,
akan diketahui". Akhlr hidup Saul memperlihatkan bahwa ia tidak
mampu menjaga perilakunya, sehingga Roh Allah meninggal-
kannya.

Jemaat Tuhan yang terkasih, apa yang terjadi pada Saul pun
dapat terjadi kepada kita. Artinya kita harus memahami bahwa
jabatan gerejawi atau pun duniawi yang kita miliki adalah pem-
berian Allah. Kita harusjaga sikap hidup, tutur kata, pikiran kita
sesuai dengan firman Allah. Artinya kita harus siap hidup dalam
terang Allah. Seseorang yang hidup dalam terang Allah akan
berbuahkan kebaikan, keadilan dan kebenaran (Ef. 5:8-9). lni
semua tidak diperhatikan dengan balk oleh Saul, sehingga
kehidupannya kemudian membawanya kepada kebinasaan.
Jemaat yang dikaeihi Kristus, bagaimana dengan proses su ksesi
dalam kehidupan bergereja dan berjemaat? Proses suksesi atau
pergantian pemimpin di gereja terjadi karena masa tugas
pemimpin yang lama akan berakhir. GPIB di waktu yang dekat
ini akan melaksanakan peralihan penggantian kepemimpinan.
Dalam GPIB pemilihan itu diatur dalam Tata Gereja. Kita se-
bagai presbiter dan anggota jemaat terpanggil untuk mengh0r-
mati aturan yang ada dan siapapun yang terpilih nanti. Kita harus
mendoakan agar mereka dapat mengerjakan tanggung-jawab
yang dipercayakan itu dengan balk, dialaskan pada takut akan
Tuhan Allah, serta mempunyai kualitas iman yang dapat menjadi
teladan bagi para pelayan. Maka pelayanan, kesaksian dan karya
GPIB menjadi berkat yang dinikmati oleh banyak orang di
Indonesia. GPIB dapat menghadirkan damai sejahtera Tuhan
dalam kehidupan ini. Amin.



Sumber SBU
:

MINGGU XVII SESUDAH PENTAKOSTA
MINGGU, 20 SEPTEMBER 2015
RENUNGAN PAGI
KJ. 252:1 -Berdoa
SUKSESI

1 Samuel 10:1-9
Bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas umat-Nya Israel? (ay. 1).

Pergantian kepemimpinan (suksesi) seringkali menimbulkan berbagai masalah. Lebih setahun yang lalu, negara kita mengalami suksesi Kepemimpinan nasional. Pemilihan presiden tahun 2014 yang lalu, walaupun tidak sampai menimbulkan huru-hara. cukup menegangkan juga. Mungkin kita masih mengingat adanya dua kubu yang saling berhadapan. Bulan depan, Oktober 2015, kita selaku GPIB juga akan menghadapi hal yang sama. Majelis Sinode periode XIX masa bakti 2010-2015 segera berakhir. Kita akan segera memiliki pimpinan gereja yang baru yaitu Majelis Sinode periode XX masa bakti 2015-2020.

Kita sudah terbiasa menghadapinya setiap 5 tahun sekali. Tak pernah ada masalah yang serius apalagi huru-hara. Begitulah juga terjadi dalam kehidupan umat Israel. Ketika Samuel sudah menjadi tua, dipandang perlu adanya suksesi kepemimplnan. Kepemimpinan Samuel sebagai nabi dan pemimpin umat, sudah saatnya diganti. Sayangnya kedua anaknya, Yoel dan Abia, tidak hidup seperti ayahnya sehingga tidak dikehendaki oleh umat untuk menjadi pemimpin mereka (8:3). Umat Israel pun menghendaki seorang raja, seperti bangsa-bangsa lain (8:5). Samuel kesal. Dalam kekesalannya ia berdoa kepada TUHAN. TUHAN pun menjawab Samuel agar mendengarkan permintaan umat lsrael dengan menyampaikan segala konsekuensi yang harus mereka terima dengan adanya seorang raja atas mereka (8:7-18). Umat pun tetap mendesak adanya seorang raja sebagai pemimpin mereka. TUHAN memilih dan menetapkan Saul untuk menjadi raja atas mereka (9:16-17).

Atas pilihan TUHAN, Samuel mengurapi Saul menjadi raja atas umat Israel. Melalui berbagai tanda, Saul diyakinkan bahwa dialah yang dipllih TUHAN. Untuk itu Saul harus diubahkan. Maksudnya agar ia hanya mengerjakan segala sesuatu sesuai dengan maksud dan rencana TUHAN. Pertama; Saul diubah menjadi manusia lain dan memiliki hati yang lain. ltu terjadi karena kuasa Roh TUHAN memenuhi diri dan hidupnya (10:6, 9). Kedua; Oleh penyertaan TUHAN, segala karyanya akan dlberkati (10:7). Ketlga; Samuel hanya boleh melakukan apa yang TUHAN beritahukan kepadanya (10:8). Pilihlah pemimpin yang dipllih Allah agar kehendak, maksud dan rencana-Nya sajalah yang diberlakukan pada masa kepemimpinannya.

KJ. 252:2
Doa : (Tuhan, berilah hikmat kepada para utusan gereja-Mu yang akan menghadiri persidangan Sinode GPIB pada bulan depan, Oktober 2015, supaya mereka dapat mefnilih Majelis Sinode periode XX masa bakti 2015-2020 menurut kehendak-Mu)


MINGGU XVII SESUDAH PENTAKOSTA
MINGGU, 20 SEPTEMBER 2015
RENUNGAN MALAM
KJ.233: 1.2 -Berdoa
PEMBERIAN ROH ALLAH

1 Samuel 10:10-16
Roh Allah berkuasa atasnya dan Saul turut kepenuhan seperti nabi di tengah-tengah mereka. (ay.10)

Saul adalah seorang pemuda yang sederhana. Pemilihan Allah atasnya harus diterima dalam kesadaran bahwa tugas itu harus dilaksanakan. Allah memperlengkapi Saul dengan Roh-Nya. Sebelum Roh Allah itu diberlkan, Samuel terlebih dahulu menubuatkan bahwa Saul akan dipenuhi oleh Roh Allah. ltulah
sebabnya Saul mampu memiliki kemampuan profetis (kenabian). Pemberian Roh Allah itu terjadi di perjalanan menuju Gibea. Banyak orang yang mengenal Saul heran dengan kemampuan profetis yang diperlihatkan Saul. Sehingga ada yang berkata: "apa gerangan yang terjadi dengan anak Kisy itu? Apa Saul juga termasuk golongan nabi?" (ay.11). Melalui peristiwa itu kita harus memahami bahwa tidak ada yang dapat mengerti rencana dan kehendak Allah yang berlaku atas seseorang. Yang terpenting yang dapat kita pahami adalah Allah telah mem berikan Roh-Nya kepada Saul untuk mem perlengkapi tugas dan tanggungawabnya sebagai raja Israel yang pertama. Semua yang dialami oleh Saul diceritakan kepada pamannya, kecuali perihal yang disampaikan Samuel tentang penetapannya sebagai raja.

Sebagai orang percaya, Allah telah memberikan Roh-Nya atas kita. Pemberian Roh Kudus menjadi berkat bagi kita untuk menjalani panggilan dan pengutusan sebagai anak-anak Allah dengan balk. Pemberian Roh itu menunjukkan bahwa kita adalah milik Allah yang selalu meningkatkan kualitas iman dan perubahan perilaku dalam menjalankan penugasan sebagai orang percaya. ltulah sebabnya perilaku, tutur kata, pikiran dan isl hati kita harus baik. Supaya tidak terjadi seperti Saul, yaitu di kemudian hari Roh Allah meninggalkan dia, maka marilah kita memohon kepada Allah supaya kita dimampukan untuk tetap setla, mengembangkan dan memelihara karunla Allah itu dalam kehidupan kita bersama dengan orang lain.

KJ.233: 3
Doa : (Terima kasih ya Tuhan untuk karunia Roh Kudus-Mu bagi kami. Mampukan kami menjadi anak-anak Tuhan yang sungguh-sungguh memuliakan nama-Mu)






Label:   1 Samuel 10:1-9 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Senin, 21 September 2015 Sabda Bina Pemuda Amsal 19:11 ASPEK BERAKAL BUDI

PREV:
Khotbah Rabu, 16 September 2015 MENDENGAR DARI SUMBER UTAMA Kisah Para Rasul 25:13-27

Garis Besar 1 Samuel





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 21 Juli - Yeremia 6-8

Hari ini, 21 Juli - Maz 84:4-10, 2 Taw 35-36, Kis 22, Ams 21:4-5

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2015..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB
MARS YAPENDIK GPIB | Lirik dan Video Lagu - MINGGU, 14 JULI 2019




Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Rabu, 17 Juli 2019
Nobody - Casting Crowns feat. Matthew West

Rabu, 17 Juli 2019
Jesus Loves You - Sanctus Real

Selasa, 16 Juli 2019
Let Your Power Fall - James Fortune

Selasa, 16 Juli 2019
What Can I Do - Tye Tribbett

Selasa, 16 Juli 2019
Everlasting God - William Murphy

Selasa, 16 Juli 2019
Victory Belongs To Jesus - Todd Dulaney

Selasa, 16 Juli 2019
THE CALL - Isabel Davis

Selasa, 16 Juli 2019
Your Love - William Murphy

Selasa, 16 Juli 2019
Glory to the Lamb - Geoffrey Golden

Selasa, 16 Juli 2019
It's Working - William Murphy

Selasa, 16 Juli 2019
You're Bigger - Jekalyn Carr

Selasa, 16 Juli 2019
My Worship - Phil Thompson

Selasa, 16 Juli 2019
My Hands Are Lifted Up - Jovonta Patton

Selasa, 16 Juli 2019
Pour Your Oil - Joshua Rogers

Selasa, 16 Juli 2019
VICTORY - Fred Jerkins

Selasa, 16 Juli 2019
Mention - FreshStart Worship

Selasa, 16 Juli 2019
Have It All - FreshStart Worship

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



khotbah yakobus 1 2-12,   khotbah roma 3:1-8,   Ilustrasi Hakim-Hakim 7:2-9,   lagu untuk memberikan kolekte kristen,   renungan amos 5 : 24,   Kotbah Imamat 26:1-17,   download musik rohani let shine mp3,   mp3 untuk pkj 163,   dowenload lagu walau hanya sebentar tolong,   dowenload lagu walau hanya sebentar tolong,   download lagu gereja,   gita bakti 244 download mp3,   gita bakti 244 download mp3,   bahan khotbah imamat 26,   doa persembahan dlm perjamuan kudus,   kisah para rasul 14: 26-26,   Ilustrasi Hakim-Hakim 7:2-9,   lagu mars pelkat PA GPIB,   mars pa gpib,   ilusttasi renungan yakobus 12:2-12,   free download lagu ku kagum akan kasihmu tuhan true worship,   nun gusti nu sipat,   ilustrasi khotbah yakobus 1 2-8,   khotbah imamat 26:1-13 untuk ulang tahun,   khotbah Yakobus 1:2-12,   khotbah yakobus1 :2-12,   renungan mazmur 119:1-3,   renungan mazmur 119:1-3,   tafsiran Yakobus 1:2,   Jakobus 1:2-12,   chord bunga-bunga yang di padang,   Jamita Evangelium minggu 21 juli 2019,   kidung ceria,   mp3 kidung.pujian,   mp3 kidung.pujian,   Renungan dari kitab penghotbah 5:9-19,   nyanyian rohani 137,   nyanyian rohani 136 :1,   nyanyian rohani 5 :7,   nyanyian rohani no 5,   ayat alkitab tentang persembahan kasih,   ayat persembahan syukur,   Renungan utk sekolah minggu,   Renungan utk sekolah minggu,   Khotbah kristen dari kitab yesaya 55:1-5,   khotbah 1petrus 2:6-8,   kunci.gitar lagu rinduka kau hari ini bagi smua berkatmu,   2:1-8 Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat:,   khotbah 1 korintus 3 16-17,   ayat emas alkitab hari minggu,   kunci gitar lagu firman allah jayalah,   Khotbah tentang Yohanes 6 : 1 - 15,   Khotbah tentang Yohanes 6 : 1 - 15,   khotbah Yakobus 1:2-12,   bahan jamita jakobus :2 :2-12,   nyanyian rohani no 136,   cerita alkitab di 2 tesalonika 3:1-5 untuk anak sekolah minggu,   cerita alkitab di 2 tesalonika 3:1-5 untuk anak sekolah minggu,   khotbah tentang berkat tuhan imamat 26:1-13,   khotbah tentang berkat tuhan imamat 26:1-13,   khotbah tentang berkat tuhan imamat 26:1-13,   lagu pujian pantekosta,   download lagu mendengar suaramu lagu rohani mp3 gratis,   download lagu mendengar suaramu lagu rohani mp3 gratis,   download lagu mendengar suaramu lagu rohani mp3 gratis,   khotbah minggu 16 juni 2019,   ulangan 6"16-25,   2 Korintus 6 : 1-10,   Khotbah pengkhotbah 5:9-19,   Jamita jakobus 1:2-12 langsung sitorus,   khotbah lukas 8:40-56,   Khotbah pengkhotbah 5:9-19,   lagu rohani mp3,   khotbah minggu 21 Juli 2019,   Khotbah pengkhotbah 5:9-19,   nkb beserta not nya,   doa persembahan,   doa persembahan,   nkb beserta not nya,   lagu rihani kristen yang menyentuh,   Khotbah pengkhotbah 5:9-19,   renungan imamat 26:1-13,   khotbah 1 korintus 3 16-17,   Renungan dengan tema uang bisa menjadi berkat tapi juga dapat membinasakan,   khotbah syukur dari kitab mazmur,   renungan pengkhotbah 5 ayat 7 19,   renungan amos 5:25-27,   renungan Imamat 26 :1-13,   renungan Imamat 26 :1-13,   cerita anak sekolah minggu yohanes 6:1-15,   download lagu mengucap syukur,   Khotbah pengkhotbah 5:9-19,   Nats khotbah Pengkhotbah 5:7-19,   Lirik lagu senjang membayang dibatas hari,   Renungan Yohanes 6 : 1-15,   Lirik lagu senjang membayang dibatas hari,   renungan 1 petrus 2 ayat 6 8,   apa tujuan hidup manusia menurut yesaya 43:1-4,   matius 8: 14-17,   lagu nyanyian rohani,   renungan yakobus 1:2-12,   Khotbah Yakobus 1:2-12,   download mp3 rohani kristen,   ilusttasi renungan yakobus 12:2-12,   jamita tanggal 21 juli 2019,   Download lagu rohani kristen maluku terbaru,   Renungan kristen maz 103 : 1 - 8,   Renungan 2 Samuel 7 : 1 - 17 ,   cerita sekolah minggu tentang kisahpararasul 9:32-43,   Renungan, pengkhotbah dan uang,   Down load lagu rohani kristen maluku terbaru,   lagu kidung jemaat untuk persembahan,   kotbah tentang jakobus 1ayat 2-15,   liturgi ibadah oikumene,   lagu kidung ceria 251,   download lagu tak kan pernah aku menyesal adelia lukmana,   jiwaku muliakan tuhan dan hatiku bergemar download lagu,   kumpulan lagu sukacita rihani dalam bahasa gereja GPI batak,   kidung ceria 251,   ilustrasi khotbah yakobus 1 2-8,   lagu penyembahan gms,   lirik lagu ibadah wo,   Imamat 26:1-13,   tafsiran pengkhotbah 5:9-19,   akor kesukaan yang ceriah,   Imamat 26:1-13,   o gembalaku itu tuhanku chord,   eksposisi imamat 26:1-13 grii,   lagu pujian untuk persembahan,   tata ibadah minggu gpid bentuk III,   jamita minggu tanggal 21 juli 2019,   lagu persembahan rohani,   lagu persembahan rohani,   lagu persembahan Rohani,   yakobus 1:2-12,   ilustrasi khotbah yakobus 1 2-8,   Bahan khotbah dari Yakobus 1:2-12,   susunan liturgi gereja methodis indonesia,   ibrani 12: 25-29,   lagu penyembahan tema persekutuan tumbuh bersama,   tafsiran yoel 2 12 17,   kumpulan lirik-lirik lagu puji-pujian kristen,   kumpulan lirik-lirik lagu puji-pujian kristen,   Efesus 6:10-20 renungan sibasaon,   mazmur 21 juli 2019 english,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   doa persembahan singkat dan padat,   mp3 lagu rohani kristen disaat hati sedih,   lagu penyembahan tema persekutuan tumbuh bersama,   Renungan alkitab hosea 10: 1- 8 renungan harian?,   Renungan alkitab hosea 10: 1- 8 renungan harian?,   di depan altar mu symphony worship mp3 download,   di depan altar mu symphony worship mp3 download,   lagu pujian dlm ibadah ucapan syukur,   kumpulan lagu untuk persembahan kolekte,   mars pt gpib,   Kotbah yohanes 15:18-27,   mari mengikut jejak Tuhan yesus,   khotbah Yakobus 1:2-15,   khotbah pengkhotbah 5 : 9 - 19,   masukilah,   Renungan, uang bisa jadi berkat tapi bisa membinasakan,   not angka lagu sekolah minggu,   Www... Firman Yahweh Yes 55:1-12,   yakobus 1:2-12,   habakuk 3: 14 - 19,   mars pelkat pkb gpib,   mars pelkat pkb gpib,   khotbah yohanes 6:1-15 tentang anak kecil,   khotbah yohanes 6:1-15 tentang anak kecil,   khotbah yohanes 6:1-15 tentang anak kecil,