Save Page
MINGGU, 25 OKTOBER 2015
MINGGU XXII SESUDAH PENTAKOSTA
BERKAT TUHANLAH YANG TERBESAR TERINDAH, DAN TERBAIK
Mazmur 127
Konteks
Berkat TUHAN pangkal selamat
127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. 127:2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah -- sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur. 127:3 Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah. 127:4 Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. 127:5 Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.


Penjelasan:
* Didikan dalam mazmur ini merupakan ciri khas ajaran sastra Hikmat. Yang ditekankan di sini adalah kesia-siaan usaha manusia tanpa pertolongan Allah. Kendatipun maksud didikan yang mula-mula bersifat umum, mazmur ini ternyata mempunyai penerapan khusus sebagai nyanyian rakyat dari para peziarah.

* Jikalau bukan Tuhan yang membangun ... mengawal
1, 2. Ketergantungan kepada Tuhan. Jikalau bukan Tuhan yang membangun ... mengawal. Ketergantungan mutlak manusia kepada Allah dilukiskan dengan menyebut usaha-usaha mendasar manusia. Membangun rumah, mengawal (menjaga) kota tidak mungkin berhasil (menurut ukuran keberhasilan ilahi) jika tidak mengikutsertakan Allah dalam rencana dan usaha-usaha manusia. Bahkan orang yang rajin pun, yang bekerja dari pagi buta hingga larut malam tidak dapat mengharapkan keberhasilan tanpa berkat-berkat dan perkenan Allah.

* Sesungguhnya, anak-anak laki-laki adalah milik pusaka dari pada Tuhan
3-5. Harta Pusaka dari Tuhan. Sesungguhnya, anak-anak laki-laki adalah milik pusaka dari pada Tuhan. Konsep mengenai perlunya bergantung kepada Allah dipakai untuk membangun sebuah keluarga (bdg: Kej. 30:2). Pengakuan bahwa anak-anak adalah anugerah Allah merupakan dasar untuk membangun rumah tangga atau keluarga yang berhasil. Sukacita dan perlindungan digambarkan sebagai buah yang lebat dari hal membesarkan dan mendidik anak-anak. Terutama yang penting ialah anak-anak dari masa muda seseorang, yang dapat melindungi dia (orang tua) dan membela kepentingannya pada masa tuanya, terhadap para musuhnya di hadapan pengadilan lokal di depan pintu gerbang kota.

* Berjuang harus bersama Allah
Iman kepada Allah harus diterapkan dalam segala segi kehidupan. Karya dan usaha dalam iman adalah kebergantungan penuh kepada Allah dalam segala segi kehidupan. Semua usaha baik yang sekuler maupun yang rohani bila tidak dilakukan dalam ketergantungan kepada Allah akan menjadi sia-sia. Sampai tiga kali peringatan tentang kesia-siaan itu dinyatakan dalam mazmur ini (1-2).

Umumnya kita beranggapan bahwa hanya usaha-usaha rohani yang perlu dilakukan bersama Allah. Mazmur ini menolak pembagian sekuler-rohani demikian. Bahkan usaha membangun rumah secara fisik, rumah tangga secara sosial-rohani, dan kehidupan sosial-politik dalam bermasyarakat, hanya dapat berhasil baik bila dilakukan bersama Allah.

Tuhan cukup memberi peringatan, dan mazmur ini juga memberi pernyataan. Beroleh anak dalam suatu keluarga adalah berkat Ilahi (3). Seperti layaknya budaya timur, anak laki-laki memegang peranan penting di dalam keluarga sebagai penerus. Mereka bagaikan anak panah yang sangat berharga di tangan pahlawan (4). Akan tetapi, pemazmur mengingatkan bahwa anak laki-laki adalah semata-mata dari Tuhan, bukan sekadar produk pernikahan. Allahlah yang memelihara anak-anak umat-Nya. Orang-orang yang memercayakan dirinya, keluarganya, dan masa depan diri serta keluarganya hanya kepada Allah saja, akan disebut sebagai orang yang berbahagia (5).

Allah rindu kita memercayakan sepenuh hidup kita kepada Dia, baik dalam hal yang besar seperti membangun "bait" maupun "kota", maupun hal yang kecil seperti karir atau keluarga. Mari belajar mencari kehendak-Nya untuk setiap rencana dalam hidup kita. Biarlah kita serahkan segenap daya kepada Tuhan agar Dia memberkati dan memakainya untuk menggenapi rencana-Nya bagi kita dan melalui hidup kita bagi sesama.

Renungkan: Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kol. 3:23).


Sumber SGDK:

MINGGU XXII SESUDAH PENTAKOSTA
MINGGU, 25 OKTOBER 2015
BERKAT TUHANLAH YANG TERBESAR, TERINDAH, DAN TERBAIK
Mazmur 127

CATATAN PENGANTAR :
Mazmur dikenal sebagai bentuk puitis dari pujian penyem bahan yang telah tua sekali dalam liturgi Israel dan dibacakan di Bait Suci. Mazmur sebetulnya adalah bentuk puitis dari refleksi tentang kehidupan. Refleksi ini bisa mengenal hubungan antara manusia dengan alam, antara manusia dengan sesamanya, tetapi terutama mengenai hubungan antara manusia dengan Allah sendiri. Jadi pada Mazmur kita mestinya membaca pandangan tentang kehidupan dan bagaimana mestinya menjalani kehidupan
berdasarkan pandangan itu.

Maka Mazmur sebagai produk pengalaman iman, tidak hanya berlaku bagi penulis Mazmur saja, melainkan juga bisa berlaku bagi umat manusia di segala abad dan tempat; sejauh itu menyangkut hubungan antara manusia dengan sesama, antara manusia dengan alam dan antara manusia dengan Allah.

CATATAN KONTEKSTUAL
Kata-kata awal  Nyanyian Ziarah Salomo... yang mengawali mazmur ini menarik untuk disimak. Mazmur ini ditulis oleh Daud untuk Salomo anaknya. Seperti kita ketahui, porsi Daud dalam sejarah Israel adalah pembentukan dan pemantapan Israel secara politik. Ini sempurna dengan perebutan benteng Yebus, yang oleh Daud dirobah namanya menjadi Yerusalem. Sementara porsi Salomo adalah membangun bangsa Israel dan membuatnya menjadi kekuatan dunia. Pembangunan Bait Suci dan penataan kota Yerusalem misalnya merupakan prestasi Salomo. Daud ingin mengingatkan Salomo anaknya bahwa Tuhanlah yang menentukan segala sesuatu. Jika bukan Tuhan yang membangun sia-sialah pembangunan yang dilakukan manusia. Jika bukan Tuhan yang mengawal, maka sia-sialah pengawalan yang dilakukan manusia. Ringkasnya, tanpa Tuhan yang menjadi landasan, maka segala sesuatu rapuh dan akhirnya akan hancur.

Perjalanan ziarah adalah tradisi tahunan yang dilakukan oleh orang Israel dari kediaman mereka menuju Israel. Biasanya ini terjadi dalam rangka perayaan paskah. Perjalanan ini secara fisik berat karena Yerusalem terletak dibukit, dan bait suci sendiri terletak di bukit dalam wilayah Yerusalem. Maka kelelahan fisik merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Tetapi kelelahan fisik itu bisa berkurang banyak apabila orang yang lelah itu menyanyi. Maka nyanyian ziarah secara fisik merupakan cara bagi orang
yang beiziarah mengatasi kelelahan mereka. Tentu saja ada aspek lain dari perjalanan ziarah. Bukan tentang Yerusalem dan Bait Suci sebagai yang dituju, akan tetapi tentang rumah dan kampung yang ditinggalkan. Bisa saja ketika orang sedang melakukan perjalanan ziarah, datang musuh Israel ke kampung halaman yang akan merampas dan menjarah semua yang ditinggalkan.

CATATAN PENDALAMAN
Maka perjalanan ziarah bukan hanya melihat kepada berkat-berkat Tuhan di depan, tetapi juga berarti mempercayakan apa yang ditinggalkan di belakang untuk dijaga dan diurus Tuhan. ltulah yang menjadi semangat para peziarah, sehingga teks Mazmur ziarah ini merupakan ungkapan iman, yang berisikan
paling tidak tiga hal yang menarik. Hal pertama keyakinan bahwa Tuhan adalah pembangun dan penjaga paling handal. Pembangun kota bisa keliru dan mendatangkan risiko bagi yang dibangun bisa runtuh. Pemazmur ingin menegaskan bahwa Tuhan tidak mungkin keliru. Maka kalau Tuhan yang mem bangun, bangunannya akan kokoh. Bukan hanya rumah melainkan juga persekutuan dalam rumah itu juga
kokoh. Pengawal kota bisa berkhianat sehingga musuh bisa Iebih gampang masuk menyerbu kota. Pengawal yang setia tetap bisa dikalahkan oleh kekuatan musuh yang Iebih besar. Penulis Mazmur ingin menyatakan bahwa Tuhan setia. Tuhan tidak pernah berkhianat. Maka penjagaan Tuhan terhadap kehidupan itulah yang paling bisa diandalkan.

Hal yang kedua adalah keyakinan bahwa pemeliharaan Tuhan merupakan pemeliharaan yang paling bisa diandalkan. Dia memberikan kepada yang dicintainya pada waktu tidur. Bukan sekedar memberi pada waktu mereka bersusah payah untuk menggapai kebutuhan hidup. Tapi memberikan juga pada waktu
mereka tidur. Dengan kata lain Tuhan telah mampersiapkan berkat sebelum mereka bangun. Tuhan mempersiapkan berkat selalu lewat waktu ke depan dalam kehidupan anak- anak-Nya.

Hal ketiga adalah keyakinan tentang anak cucu sebagai anugerah Tuhan dan kehormatan bagi orang tua. Seperti anak panah di tangan pahlawan yang pasti kalau dilepaskan akan mengenai sasarannya. Orang boleh memandang kita rendah dari berbagai sisi kehidupan. Tapi ketika anak-anak kita berhasil, maka semua penilaian negatif jadi sima dengan sendirinya. Maka orang tua yang memperlakukan anak-anak sebagai anugerah Tuhan dan mem besarkan mereka dalam takut akan Tuhan, tidak akan
dipermalukan, melainkan akan beroleh kehormatan karena anak-anak mereka.

PERCIKAN RENUNGAN
Hidup adalah sebuah perjalanan ziarah yang punya tujuan; dan bagi orang beriman, tujuan terakhir adalah bertemu dengan Tuhan dalam hidup yang kekal sehingga kehidupan mestinya selalu dilihat dalam hubungan dengan Tuhan. Pemazmur mengajarkan iman Israel kepada kita. Bahwa dari titik sekarang ini
ke depan Tuhan merancang berkat untuk kita. Bahwa dari titik ini ke belakang, Tuhan mengampuni semua dosa dan salah dan menjaga kita dari tagihan kuasa maut atas semua dosa dan salah
kita.

Ziarah kehidupan kita terkadang misterius sehingga sulit untuk dimengerti. Ziarah ini kadang-kadang melewati wilayah- wilayah yang tidak ramah, malahan sangat tidak bersahabat. Dalam ziarah kehidupan ini setiap pribadi dan rumah tangga punya keluh dan gumul sendiri, juga punya syukur dan mazmur sendiri. Ziarah kehidupan ini hanya akan bermakna kalau kita lakukan Iangkah demi Iangkah dengan terus-menerus mengikut sertakan Tuhan.

Hanya kalau mengikut sertakan Tuhan maka kita akan menghayati bahwa berkat Tuhan adalah pangkal selamat. Segala sesuatu yang dirancang oleh Tuhan untuk menjadi berkat kita pasti akan menjadi bagian kita. Sebab Tuhan sendirilah yang mengawal sem ua berkat yang akan diberikan-Nya kepada kita. Tidak ada kuasa lain apapun yang bisa merebut atau mengalihkan berkat itu dari kita. Dan yang luar biasa adalah bahwa Tuhan mem persiapkan berkat bagi anak-anak-Nya justru ketika anak-anak itu tidur. Suatu ungkapan yang mau menyatakan bahwa Tuhan bukan hanya tahu apa yang kita butuhkan; tetapi juga mau mengatakan bahwa Tuhan sudah mempersiapkan seluruh berkat yang kita butuhkan, justru sebelum kita memintanya. Salah satu berkat yang Tuhan sediakan adalah melalui kehidupan anak cucu atau generasi penerus kita. Tidak menjadi soal betapa hebatnya badai yang melanda kehidupan kita, tapi
pada anak cucu kita bisa menghayati anugerah Tuhan. Daud adalah contoh jelas.

Kita tahu persis bahwa Daud tidak terlepas dari berbagai badai kehidupan. Tetapi kalau kita melihat Salomo, maka kita akan tahu bahwa Daud sedang bicara tentang contoh anak panah ditangan pahlawan. Alangkah bedanya cara pemazmur memandang kehidupan dibandingkan dengan cara kita. Dewasa ini begitu sering orang salah orientasi dalam menjalani kehidupan. Begitu sering kita berpikir bahwa ilmu pengetahuan dan tekhnologi, serta kalkulasi-kalkulasi rumit tentang rencana kehidupan bisa membuat segala pergumulan teratasi dengan sendirinya. Lalu yang terjadi adalah kita mengeksploitasi alam Iingkungan, menumpuk harta dan kuasa begitu rupa sampai kita lupa bahwa justru dengan me-
rusak Iingkungan hidup kita merampas hak anak-cucu dan generasi berikut. Kita lupa bahwa harta dan kuasa mungkin bisa menjadi alat, akan samasekali bukan penentu masa depan manusia. Anak cucu kita tidak akan menjadi seperti anak panah ditangan pahlawan, kalau kita merusak Iingkungan yang akan
menopang hidup mereka ke depan. Juga tidak kalau mereka dididik dalam keserakahan harta dan kuasa sehingga kehadiran mereka menjadi bencana bagi sesama.

Maka pemazmur dengan caranya sendiri mau mengingatkan bahwa hidup berisikan misteri yang tidak selalu bisa terjawab. Misteri adalah juga realitas kehidupan, bukan teori. Hidup dan khususnya masa depan kehidupan ini rumit, justru karena masa depan adalah misteri. Bukan hanya bagi kita, tetapi juga bagi anak-cucu dan keturunan kita.

Orang beriman melihat dan menjalani pergumulan hidup secara berani dengan meyakini bahwa berkat Tuhanlah yang menjadi pangkal selamat. Orang beriman mendidik generasi penerus untuk menghadapi pergumulan kehidupan dengan mengandalkan Tuhan dan mereka yang mengandalkan tidak akan
pernah kalah. Mereka mungkin sekali dua kali gagal, tetapi bukan kalah. Berkat Tuhanlah yang terbesar, berkat Tuhanlah yang terbaik dan terindah dalam kehidupan. lni rahasia kehidupan Kristiani.

Berbahagialah orang yang menghayati rahasia ilahi ini.


Label:   Mazmur 127 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah RABU, 28 OKTOBER 2015 MINGGU XXII SESUDAH PENTAKOSTA PUJILAH TUHAN Mazmur 134

PREV:
Khotbah Jumat, 23 Oktober 2015 MINGGU XXI SESUDAH PENTAKOSTA 2 Raja-Raja 23:11-20

Garis Besar Mazmur





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 20 Oktober - Matius 12-15 Penjelasan Ayat

Hari ini, 20 Oktober - Maz 118:25-119:2, Yer 20-21, 2 Tes 2, Ams 27:1-2

20 Oktober - Yohanes 6:25-40, 1 Petrus 3:8-12, Kidung 4:8-16, Yeremia 51

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2015..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
What A Beautiful Name - The Brooklyn Tabernacle Choir

Rabu, 16 Oktober 2019
There Was Jesus - Zach Williams and Dolly Parton

Rabu, 16 Oktober 2019
Worthy is the Lamb - Natashia Midori

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
Revival Anthem - Rend Collective

Rabu, 16 Oktober 2019
The steadfast love of the Lord

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Where You Are - Leeland

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Adore Him - Kari Jobe

Selasa, 15 Oktober 2019
All Things Are Possible - Hillsong Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Resurrecting - Elevation Collective, The Walls Group

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,   you tube karaoke lagu rohani ikut dikau saja tuhan,   Kotbah yohanes 4:21-26,   kidung ceria 125,   download lagu rohani 15 kristen 2019,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   Hotbah Amsal 22:6,   lagu rohani pengakuan dosa,   refrensi lukas 12:8-12,   kalender liturgi 2019,   catatan khotbah ratapan3:40,   doa persembahan kolekte katolik,   kudaki daki lirik, versi mandarin,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   contoh doa persembahan gke,   download lagu rohani kristen mp3 gratis 2018,   Jamita HKBP. Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Jamita Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Perikop kotbah joh 4: 21-26.,   notasi angka kj 452,   renungan bacaan injil lukas 12:8-12,   lagu panasnya mata hali,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   penerangan lukas 12 8-12,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   tata ibadah malam akhir tahun keluarga,   catatan khotbah matius 9:18,   catatan khotbah matius 9:18,   Renungan Wahyu 7:13-17,   renungan luk12:8-12.com,   renungan lukas 12:8-12,   pkj 213 gambar not,   pkj 213 gambar not,   lagu rohani tentang doa untuk greja,   lagu pkj 202,   lagu pkj 202,   contoh lagu untuk persekutuan akhir bulan,   lagu pkj 202,   lagu nkb tentang aku dan seisi rumahku,   jamita Evagelum HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   yohanes 4:21-26,   cerita orang samaria yang baik hati,   kotbah untuk tanggal 20 oktober 2019,   tafsiran yer 17:7-8,   kumpulan khotbah Kristen protestan tanggal 20 oktober 2019,   Kumpulan Khotbah Kristen protestan bulan keluarga tanggal 20 oktober 2019,   KHOTBAH LUKAS 16 :19-31,    jamita HKBP. Hata batak. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   Kotbah minggu 20 oktober 2019,   Bacaan liturgi minggu 20 oktober 2019,   Jamita johanes 4:21-26,   download lagu pelengkap kidung jemaat mp3,   not angka untuk lagu tuhan memanggil,   susunan ibadah katolik hari sabtu tanggal 19 october 2019,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   lagu rohani untuk persembahan,   donload lagu nikita ku sembah engkau yesus,   download lagu mawar sharoon,   free download mp3 lagu penyembahan gereja gms,   Khotbah GKI Yohanes 4:21-26,   lagu penutup ibadah kristen,   lagu rohani seperti rusa merindukan sungai hemy pesolima,   lagu rohani seperti rusa merindukan sungai hemy pesolima,   lirik lagu dia harus makin bertambah,   injil 20 oktober 2019,   injil 20 oktober 2019,   injil 20 oktober 2019,   lagu untuk persembahan,   sabda bina umat oktober 2019,   khotbah anak muda dari kitab pengkhotbah 11:9,   Jamita johannes 4:21-26,   tafsir yohanes 6: 1-15,   ilustrasi tentang amsal 10 :1,   nast khotba zefanya 3 : 9 - 20,   Nats khotbah kisah para rasul 20-21-31,   nast khotba zefanya 3 : 9 - 20,   Nats khotbah kisah para rasul 20-21-31,   pujian rohani kristen penutup ibadah,   khotbah amsal 22:8-12,   bacaan injil harian tgl 18 oktober calender liturgi 2019,   ringkasan khotbah mazmur 25: 8-15,   ringkasan khotbah mazmur 25: 8-15,   mars pkb gpib,   mars pkb gpib,   khotbah Hakim-hakim 6:15-23,   lagu ibadah pemuda,   not dan angka pkj 36,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   renungan amsal 3:17-30,   lagu lagu pengakuan dosa,   lagu lagu pengakuan dosa,   Renungan amsal 13:3,   lagu kanon rohani,   renungan lukas 12:12-18,   renungan lukas 12:12-18,   dialah yang maha tinggi chord,   bimbinglah niat hamba,   kalender.katolik bln oktober .2019,   lagu untuk penutup ibadah,   lagu liturgi hari minggu tgl 20-oktober-2019,   khotbah tentang hidup ini hanya sementara,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   kalender liturgi 2019,   kalender liturgi 2019,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   khotbah amsal 22:8-12,   liturgi ibadah kedukaan,   zefanya 3 9-20,   contoh kata sambutan kristen,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   album gms baru,   khotbah hari pekan pemuda tetap berpegang pada kebenaran 2 timotius 3:14-4:5,   daftar lagu baru gms,   lagu rohani untuk penutup ibadah,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   khotba filipi 2:1-11,   bacaan injil bulan oktober 2019,   lagu gereja mp3,   download lagu kubri yang terbaik gms,   cache:0Zr0zI7toXoJ:https://www.lagu-gereja.com/index.php?ipage=12104,   Renungan Mazmur 119:32-33,   khotbah zakaria 3:9-20,   lagu gereja pagi,   kalender katolik 2019,   khotbah kisah para rasul 5 ayat 26 sampai 32,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   lagu penutup ibadah,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   khotbah Matius 7 ayat 15 sampai 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   jamita johannes4,21-26,   jamita minggu 20 oktober 2019 sian Johannes 4:21-26,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   perikop yesaya 2:2-5,   Glory haleluya lagu natal alfa trio,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   lagu kantri rohani kidung jemaat mp3,   lagu persembahan,   tata ibadah penghiburan gki di tanah papua,   Ruhanga Ninkuhimbisa,   lagu penutup ibadah,