Save Page
Khotbah GPIB
MINGGU I SESUDAH SESUDAH EPIFANI
Rabu, 13 Januari 2016
KEBAHAGIAAN ORANG BERHIKMAT
Amsal 3:11-20 (SGK)
Konteks
3:11 Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. 3:12 Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi. 3:13 Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, 3:14 karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. 3:15 Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang kauinginkan, tidak dapat menyamainya. 3:16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan. 3:17 Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. 3:18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia. 3:19 Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit, 3:20 dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun.

Penjelasan:
* Keluhuran Hikmat; Kebahagiaan Orang-orang yang Mendapat Hikmat (3:13-20)

    Salomo telah benar-benar mendorong kita untuk mencari hikmat dengan bersungguh-sungguh (2:1, dst.), dan telah meyakinkan kita bahwa kita akan berhasil jika terus mencarinya dengan sungguh-sungguh. Tetapi pertanyaannya adalah, apakah gerangan yang akan kita dapatkan dari hikmat itu setelah kita berhasil menemukannya? Ketekunan pangkal keberhasilan. Oleh karena itulah dia memperlihatkan kepada kita betapa besarnya keuntungan yang akan kita dapatkan, dengan cara memaparkan kebenaran yang tidak bisa disangkal lagi, yaitu berbahagialah orang yang menemukan hikmat, yaitu hikmat sejati yang berupa pengenalan akan Allah dan kasih kepada-Nya, serta ketaatan terhadap segala maksud dari kebenaran, pemeliharaan dan hukum-hukum-Nya.
    Kini perhatikanlah:
    I. Apa sesungguhnya makna menemukan hikmat itu sampai bisa membuat kita berbahagia karenanya.
        1. Kita harus mendapatkannya. Berbahagialah orang yang setelah menemukan hikmat juga menjadikannya sebagai miliknya, yang mendapatkan keuntungan di dalamnya dan juga memilikinya, yang menarik kepandaian (demikianlah arti kata aslinya), yaitu,
            (1) yang memperolehnya dari Allah. Oleh karena dia tidak memiliki hikmat seperti itu di dalam dirinya sendiri, maka dia menimbanya dengan keranjang doa, dari sumber segala hikmat, yang memberikannya dengan murah hati.
            (2) yang bersusah payah mendapatkannya, seperti orang yang menggali bijih besi dari pertambangan. Jika hikmat itu tidak bisa diperoleh dengan mudah, maka kita harus mengerahkan lebih banyak tenaga untuk mendapatkannya.
            (3) yang memanfaatkannya baik-baik, yaitu orang yang memperdalam pemahamannya dengan terus bertumbuh di dalam pengetahuan dan melipatgandakan karunia yang ia miliki (melipatgandakan lima talenta menjadi sepuluh).
            (4) yang menggunakan hikmat itu untuk melakukan kebaikan, yang mengambil keluar dari perbendaharaannya, seperti mengeluarkan anggur dari gentongnya, dan menyampaikan harta yang baru dan yang lama itu kepada orang lain demi kebaikan mereka. Sesuatu yang diperoleh dengan baik dan untuk maksud yang baik adalah yang digunakan untuk tujuan yang baik.
        2. Kita harus menukarkan sesuatu untuk mendapatkannya. Di sini kita membaca mengenai hikmat sebagai sebuah usaha, yang menegaskan,
            (1) Bahwa kita harus menjadikannya sebagai urusan utama kita dan bukan hanya pekerjaan sampingan, seperti seorang pedagang yang menaruh seluruh perhatian dan waktunya kepada barang-barang dagangannya.
            (2) Bahwa kita harus mempertaruhkan segalanya demi memperoleh hikmat, seperti modal yang dipakai untuk berdagang, dan harus bersedia untuk melepaskan semuanya itu demi untuk mendapatkan hikmat. Inilah mutiara berharga yang jika kita temukan akan membuat kita rela menjual semua harta benda hanya untuk membelinya (Mat. 13:45-46). Belilah kebenaran (23:23). Dia tidak mencantumkan berapa harganya, sebab kita harus membelinya, berapa pun harganya, daripada harus kehilangan hikmat.
        3. Kita harus menggenggamnya erat-erat, seakan-akan sedang merengkuh sebuah tawaran baik yang ditawarkan kepada kita, yang pasti akan kita lakukan dengan semakin berhati-hati lagi jika ada risiko kehilangan tawaran itu. Kita harus mengerahkan segenap kekuatan kita dan berusaha dengan semampu kita untuk mengejar hikmat itu. Kita harus menggunakan semua kesempatan untuk memanfaatkannya dan meraih prinsip-prinsip yang terkandung di dalamnya.
        4. Kita harus menyimpannya. Meraih hikmat saja tidaklah cukup, tetapi kita juga harus terus mempertahankannya dengan teguh, dengan tekad untuk tidak pernah kehilangan hikmat. Kita harus bertekun di jalan-jalan hikmat sampai pada kesudahannya. Kita harus menanggungnya (demikianlah yang diartikan sebagian orang), harus merengkuhnya dengan segenap kekuatan kita, sebagaimana kita memeluk sesuatu yang ingin kita sokong. Kita harus berupaya semampu kita untuk mempertahankan kepentingan-kepentingan agama yang kian menurun di tempat kita berada.
    II. Kebahagiaan macam apa yang akan diperoleh orang-orang yang menemukannya.
        1. Kebahagiaan yang tidak terperikan, lebih daripada yang dapat ditemukan di dalam kekayaan di dunia ini, seandainya kita memiliki banyak kekayaan itu (ay. 14-15). Hikmat, Kristus, dan anugerah, serta berkat-berkat rohani bukan saja lebih terjamin, tetapi juga lebih menguntungkan untuk dicari bila dibandingkan dengan perak, emas, dan permata. Seandainya ada orang yang memiliki benda-benda itu dengan berkelimpahan, bahkan memiliki segala sesuatu yang diingininya di dunia ini (tapi siapakah yang benar-benar dapat memiliki semua itu?), namun,
            (1) Semua itu tidak akan mampu membeli hikmat sorgawi. Tidak, harta benda itu pasti akan dihina. Untuk gantinya tidak dapat diberikan emas murni (Ayb. 28:15, dst.).
            (2) Semua itu tidak akan menggantikan kekurangan hikmat sorgawi, juga tidak dapat dijadikan tebusan bagi jiwa yang terhilang oleh karena kebebalannya sendiri.
            (3) Di dunia ini, semua itu tidak akan membuat seseorang begitu bahagia seperti orang-orang lain yang memiliki hikmat sejati, sekalipun mereka tidak memiliki harta benda tersebut.
            (4) Hikmat sorgawi akan memberikan kepada kita dan menjamin harta yang tidak dapat dibeli dengan perak, emas ataupun permata.
        2. Kebahagiaan yang sejati, sebab kebahagiaan itu mencakup dan sama dengan segala sesuatu yang dapat menyenangkan manusia (ay. 16-17). Di sini hikmat, digambarkan sebagai seorang ratu yang cemerlang dan berkelimpahan, yang mengulurkan hadiah-hadiah kepada rakyatnya yang setia kepadanya dan yang mengasihinya, dan menawarkan semua itu kepada semua orang yang bersedia tunduk di bawah pemerintahannya.
            (1) Apakah umur panjang merupakan sebuah berkat? Ya, berkat yang paling berharga. Hidup ini mencakup semua hal yang baik, dan karena itulah hikmat menawarkannya dengan tangan kanannya. Agama mengajari kita cara-cara terbaik untuk memiliki umur panjang dan melayakkan kita untuk menerima janji itu. Sekalipun jumlah hari kita di dunia ini sama dengan hari-hari yang dimiliki orang lain, tetapi agama akan menjamin kehidupan yang kekal di dunia yang lebih baik lagi nanti.
            (2) Apakah kekayaan dan kehormatan merupakan berkat juga? Begitulah, dan karena itulah hikmat mengulurkannya dengan tangan kirinya. Sebab, sebagaimana dia siap untuk merengkuh orang-orang yang tunduk kepadanya dengan kedua tangannya, demikianlah pula dia siap untuk memberkati mereka dengan kedua tangannya itu. Mereka akan memiliki kekayaan dunia ini, sejauh yang dipandang baik oleh Sang Hikmat Tidak Terbatas. Sementara itu, kekayaan sejati yang membuat mereka kaya di hadapan Allah, disimpan baik-baik bagi mereka. Tidak ada kehormatan, baik yang diperoleh melalui kelahiran ataupun kedudukan, yang dapat menandingi kehormatan rohani, sebab kehormatan itu membuat orang benar lebih cemerlang daripada orang-orang lain di sekeliling mereka. Kehormatan itu juga menjadikan mereka baik di hadapan Allah, menimbulkan rasa hormat dan kekaguman dari orang-orang saleh lainnya di dunia ini, dan di dunia yang akan datang akan membuat segala hal yang kini tersembunyi menjadi bersinar terang bagaikan mentari.
            (3) Apakah kesenangan itu merupakan sesuatu yang paling diinginkan? Benar begitu, dan kesalehan sejati pastinya mengandung kesenangan sejati terbesar. Jalannya adalah jalan penuh bahagia. Kita akan mendapati jalan-jalan yang ia tunjukkan untuk kita jalani penuh dengan kesenangan dan kepuasaan. Segala kenikmatan dan hiburan lahiriah tidaklah sanggup menandingi kesenangan yang dimiliki oleh jiwa-jiwa yang penuh anugerah yang mereka dapatkan melalui persekutuan dengan Allah dan melakukan yang baik. Kita wajib menjalani satu-satunya jalan benar yang akan memimpin kita kepada tujuan akhir hidup kita, suka ataupun tidak, menyenangkan ataupun tidak. Walaupun begitu, jalan agama bukan saja jalan yang benar, tetapi juga jalan yang menyenangkan. Jalan itu mulus dan bersih, dihiasi bunga-bunga yang indah: segala jalannya sejahtera semata-mata. Damai sejahtera tidak saja menanti di akhir perjalanan, tetapi di sepanjang jalan. Bukan saja dalam jalan agama secara umum, tetapi dalam setiap jalan kecil di dalamnya, dalam segala jalan setapaknya, segenap tindakan, contoh dan kewajiban di dalamnya. Yang satu tidak lantas memahitkan apa yang telah dimaniskan oleh yang lainnya, sebagaimana yang biasa terjadi dalam hal-hal di dunia ini. Sebaliknya, semuanya adalah damai sejahtera, yang tidak hanya manis, tetapi juga aman. Para orang kudus memasuki damai sejahtera sorgawi ini, dan menikmati masa sabat kini.
        3. Kebahagiaan firdaus (ay. 18): Ia menjadi pohon kehidupan. Bagi jiwa, karunia sejati bagaikan pohon kehidupan, yang telah terenggut dari leluhur kita karena mereka memakan buah dari pohon terlarang. Karunia itu merupakan benih kekekalan, sumber air hidup, memancarkan kehidupan abadi. Ia menjadi pertanda dari Yerusalem Baru, yang di tengah-tengahnya terdapat pohon kehidupan (Why. 22:2; 2:7). Orang-orang yang makan dan berpesta dengan hikmat sorgawi ini bukan hanya akan dipulihkan dari segala penyakit mematikan, tetapi juga akan memperoleh obat penawar penuaan dan kematian. Mereka akan memakannya dan hidup untuk selama-lamanya.
        4. Kebahagiaan itu merupakan bagian dari kebahagiaan di dalam Allah sendiri, sebab hikmat adalah kemuliaan dan keagungan abadi-Nya (ay. 19-20). Inilah yang harus membuat kita mengasihi hikmat dan pengertian yang diberikan oleh Allah, yaitu bahwa dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, sehingga dasar bumi tidak dapat digoncangkan atau gagal memenuhi semua maksud penciptaan, yang telah disesuaikan dengan begitu luar biasanya. Dengan pengertian, Dia juga telah memasang langit dengan segala yang ada di sana dan mengarahkan segala pergerakannya dengan cara yang terbaik. Benda-benda langit berukuran sangat besar, tetapi tidak ada cacat di dalamnya. Jumlahnya juga banyak, tetapi tidak ada kekacauan dalam penataannya. Pergerakannya cepat, tetapi tidak pernah usang. Samudra raya berpencaran, dan dari sanalah muncul air di bawah cakrawala. Awan menitikkan embun, yaitu air dari atas cakrawala, dan semua itu terjadi oleh karena hikmat dan pengetahuan ilahi. Oleh karena itu, berbahagialah orang yang menemukan hikmat, sebab dia akan sepenuhnya diperlengkapi untuk menghasilkan perkataan dan perbuatan yang baik. Kristus adalah Hikmat itu, oleh Dialah dunia diciptakan dan masih tetap ada. Oleh karena itu, berbahagialah orang-orang yang memandang-Nya sebagai hikmat Allah, sebab Dia sanggup menepati janji-janji akan umur panjang, kekayaan dan kehormatan. Sebab, segala kekayaan di sorga, bumi dan samudra raya adalah milik-Nya.


Sumber SGDK:
MINGGU I SESUDAH EPIFANI
RABU,13 JANUARI 2016
KEBAHAGIAAN ORANG BERHIKMAT
Amsal 3:11-20

l. PENGANTAR
Amsal 3:11-12 adalah bagian dari Amsal 3:5-12 yang
menekankan penyerahan diri kepada Tuhan.Amsal 3:13-20 berisi
puji-pujian tentang hikmat yang; terdiri dari pendahuiuan yaitu
seruan pujian untuk hikmat (ay. 13), isi pujian (ay. 14-18), ke-
simpulan yang merupakan puncak pujian (19-20). Pada Amsal
2:1-3:12 dikemukakan bahwa hikmat sangatlah bermanfaat,
mendatangkan berkat yang sama dengan berkat Tuhan, bahkan
ketaatan dan penyerahan diri kepada hikmat disamakan dengan
penyerahan kepada Tuhan. Selanjutnya dalam Amsal 3:13-20
memperlihatkan bahwa hikmat seperti itulah yang patut dipuji-
puji karena memberikan kebahagiaan yang meluputi kehidupan,
umur panjang, kekayaan, kehormatan, kemuliaan, dan kesejah-
teraan.

ll. PENJELASAN NAS
Ayat 11 - 12
Orang yang menyerahkan diri kepada Tuhan tidak akan menolak
didikan-Nya, tetapi bersedia menerima disiplin atau didikan dari
Tuhan dan peringatan dari-Nya. Tuhan mendidik, mendisiplinkan
dan memperingatkan bisa saja melalui pengalaman yang pahit.
Dan tindakan ini didorong oleh kasih Tuhan yang mengasihi orang
yang menyerahkan diri kepada-Nya.

Ayat 13
Kala borbahagia menggam barkan begitu Iuar biasanya hikmat,
selnngga orang yang berhikmat akan bersukacita secara Iuar
biaszn, seperti orang yang mendapatkan kelimpahan materi dan
sukumla rohani.

Ayat. 14 - 18
Hikmat harus dipuji karena memberikan berbagai keuntungan.
Keuntungan yang diterima orang yang berhikmat, melebihi
keuntungan dalam bentuk perak yang berfungsi sebagai mata
uang waktu itu. Keuntungan dagang dengan mempergunakan
perak atau uang dan emas sebagai modal, tidak akan bisa
nmlehihi keuntungan yang diberikan oleh hikmat. Memiliki hikmat
bahkan lebih berharga dari permata yang pada waktu itu terkenal
indah dan juga dipercayai mempunyai banyak fungsi penting
dalam peperangan, penyembahan, penyembuhan penyakit, dll.
Hikmat tidak saja membuat seseorang hidup dengan umur yang
panjang, dan memperoleh kekayaan dan kehormatan, tetapi juga
memberi kebahagiaan dan kesejahteraan, jauh dari segala rasa
kekurangan dan kecemasan. Seperti pohon kehidupan, peran
hikmat sangat penting yaitu menjadi sumber hidup yang me-
menuhi kebutuhan hidup tiap orang yang berpegang dan hidup
dekat dengannya sehingga orang itu mengalami kebahagiaan.

Ayat 19 - 20
Hikmat dipergunakan Allah di dalam merancang dan membangun
seluruh proses penciptaan alam semesta, yang terdiri dari Iangit,
bumi dan samudera raya. Dan dengan demikian menekankan
bahwa Allahlah yang menciptakan atau berkuasa atas seluruh
alam semesta.

Ill. RELEVANSI NAS
Orang yang berbahagia bukanlah yang memiliki banyak harta
dalam bentuk uang, perak, emas, permata, benda-benda ber-
harga dan segala sesuatu yang mungkin diinginkan oleh
seseorang. Orang yang berbahagia adalah orang yang memiliki
hikmat yang benar, yaitu firman Tuhan atau pengetahuan yang
didasarkan pada firman Tuhan. Kebahagiaan orang yang ber-
hikmat terletak pada hidup manusia yang didasarkan pada
kepatuhan melakukan firman Tuhan dan menyerahkan diri secara
penuh kepada-Nya.

Orang berhikmat disebut berbahagia karena hikmat mem-
buatnya mendapatkan hal-hal paling penting dalam hidup manu~
sia, yaitu kehidupan dan umur panjang, kekayaan, kehormatan
juga kebahagiaan dan kesejahteraan. Hikmat sejati adalah
sumber kehidupan yang berkecukupan dan berbahagia.

IV. ARAHAN UNTUK DISKUSI
1. Usaha apa yang harus kita lakukan supaya kita
berbahagia berdasarkan kehendak firman Tuhan?
2. Yakinkah saudara bahwa keuntungan orang berhikmat
melebihi keuntungan materi yang sedang dikejar dan
diinginkan manusia saat ini? Jelaskanl
3. Ceritakanlah kebahagiaan yang saudara rasakan sebagai
orang yang hidup berdasarkan hikmat Tuhan!



MINGGU I SESUDAH EPIFANI
Sabda Bina Umat RABU, 13 JANUARI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.392:1,2 -Berdoa
KEBAHAGIAAN ORANG BERHIKMAT

Amsal 3:11-20
Borbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang momparoleh kopandalan, karena keuntungannya melabihl keuntungan perak, dan hasilnya molobihl emas (ay. 13-14)

Dunia bisnis atau dagang tentu berorientasi pada keuntungan. Prinsip ekonomi menjelaskan hal yang serupa : modal/pengeluaran yang sekecil-keciln ya untuk men dapatkan keuntunganlpenghasilan yang sebesar-besarnya. Keuntungan ini tentu beroflentasi pada keuntungan materi.

Orang yang berbahagia bukanlah yang memiliki banyak materi danharta dalam bentuk uang, perak, emas, permata, benda-benda berharga dan segala sesuatu yang mungkin diinginkan manusia saat ini. Orang yang berbahagia adalah orang yang memiliki hikmat yang benar, yaitu firm_an Tuhan atau pengetahuan yang didasarkan pada firman Tuhan. Kebahagiaan orang yang berhikmat terletak pada hidup manusia yang didasarkan pada kepatuhan melakukan firman Tuhan dan menyerahkan diri secara penuh kepada-Nya. Orang berhikmat disebut berbahagia karena hikmat membuatnya mengapatkan berbagai keuntungan yang paling penting dalam hidup manusia, yaitu kehidupan dan umur panjang, kekayaan, kehormatan juga kebahagiaan dan kesejahteraan. Hikmat sejati adalah sumber kehidupan yang berkecukupan dan berbahagia.

Saudaraku yang terkasih, kebahagiaan apa yang telah kita kejar sepanjang hari ini"? Tidaklah salah mengejar kekayaan, harta, uang,emas, perak, permata, tanah, ladang, rumah, mobil, jabatan, pekerjaan, gelar dan pendidikan tinggi, dll. Namun janganlah mendasarkan kebahagiaan kita pada semua hal-hal materi seperti itu. Karena sem ua itu adalah kebahagiaan semu, yang hanya bersifat sementara dan tidak kekal. Kejarlah kebahagiaan yang tak dapat hilang, yang tidak bisa dicuri, yang nilainya tak berkurang dan tak Iapuk dimakan usia dan perubahan zaman ini.

Kejarlah kebahagiaan yang kekal atau abadi. Kebahagiaan apakah itu? Kebahagiaan orang yang berhikmat, yang mau mendengarkan, menerima nasihat dan didikan dari Tuhan berdasarkan firman-Nya. lngatlah bunyi Matius 6:33, "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuan ya itu akan ditambahkannya kepada-Mu." Berbahagialah orang yang melakukannya karena keuntungannya jauh melebihi keuntungan materi. Amin.

KJ. 392 : 3
Doa : (Ya Tuhan tolonglah usaha kami untuk berbahagia berdasarkan hikmat-Mu)


MINGGU I SESUDAH EPIFANI
Sabda Bina Umat  RABU, 13 JANUARI 2016
RENUNGAN PAGI
GB.208:1 -Berdoa
BERGANTUNG KEPADA TUHAN

Amsal 3:1-10
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengartianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala Iakumu, maka la akan maluruskan jalanmu. (ay. 5-6)

Kondisi keuangan yang tak kunjung membaik; kebutuhan sekolah anak-anak yang semakin meningkat; kebutuhan keluarga yang serfiakin banyak; anak-anak yang memerlukan perhatian dan dukungan dalam pertumbuhan dan pergaulan mereka. Ah, memikirkann ya saja sudah membuat Papa tak sanggup menjalanin ya, demikianlah keluh kesah suami kepada isterinya. "Pa, kita harus terus berusaha. Jangan menyerah dan putus asa. Persoalan yang kita hadapi memang berat. Namun sebagai orang beriman, kita harus yakin bahwa kita punya Tuhan yang Iuar biasa dan bersama Dia kita pasti bisa menjalaninya. Asalkan kita bergantung penuh dan mengandalkan Dia dalam hidup kita," begitulah sang isteri menenangkan suaminya yang gundah. "Benar, Ma. Kita tak bisa mengandalkan kekuatan dan kemampuan kita sendiri. Kita memerlukan Tuhan yang pasti memberkati segala usaha kita jika kita sepenuhnya percaya kepada-Nya. "

Salah satu ciri dari orang berhikmat adalah bergantung pada Tuhan. Orang yang bergantung pada Tuhan adalah orang yang percaya kepada Tuhan dalam arti menyerahkandirinya sepenuhnya kepada Tuhansebagai sumber hikmat dan tuntunan dan bukan pada pengertian atau kebijakan diri sendiri. Orang yang bergantung pada Tuhan adalah orang yang mengakui Tuhan dalam arti menaati dan tunduk kepada kehendak Tuhan di setiap langkah kehidupan. Penyertaan Tuhan berlaku bagi orang yang bergantung pada-Nya dengan membuang segala hambatan yang menghalangi kebaikan atau memberi kekuatan untuk mengatasi hambatan tersebut. Saudara-saudara terkasih, kita sudah memasuki han" ke-13 di
tahun 2016 ini. Kita tidak tahu apa yang terjadi esok hari, juga minggu dan bulan selanjutnya di tahun ini. Namun satu hal yang pasti bahwa penyertaan dan berkat Tuhan akan berlaku bagi setiap orang yang bergantung penuh pada-Nya. Kita memang manusia biasa, tetapi kita punya Tuhan yang luar biasa. Andalkanlah Dia selalu dan penyertaan-Nya pasti berlaku.

GB.208 : 3
Doa : (Ya Tuhan mantapkan langkah kami untuk menjalani hidup ini dengan terus bergantung pada-Mu)


Label:   Amsal 3:11-20 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah KAMIS, 14 JANUARI 2016 - GPIB BERBUAT BAIK KEPADA SESAMA - Amsal 3:27-35

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 12 JANUARI 2016 - ALLAH PENOLONG DAN PERISAI - Amsal 2:1-8

Garis Besar Amsal





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 16 Juli - 2 Raja 22-23; Mazmur 74


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR (Nafiri Rohani), NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB
MARS YAPENDIK GPIB | Lirik dan Video Lagu - MINGGU, 14 JULI 2019




Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Selasa, 16 Juli 2019
Let Your Power Fall - James Fortune

Selasa, 16 Juli 2019
What Can I Do - Tye Tribbett

Selasa, 16 Juli 2019
Everlasting God - William Murphy

Selasa, 16 Juli 2019
Victory Belongs To Jesus - Todd Dulaney

Selasa, 16 Juli 2019
THE CALL - Isabel Davis

Selasa, 16 Juli 2019
Your Love - William Murphy

Selasa, 16 Juli 2019
Glory to the Lamb - Geoffrey Golden

Selasa, 16 Juli 2019
It's Working - William Murphy

Selasa, 16 Juli 2019
You're Bigger - Jekalyn Carr

Selasa, 16 Juli 2019
My Worship - Phil Thompson

Selasa, 16 Juli 2019
My Hands Are Lifted Up - Jovonta Patton

Selasa, 16 Juli 2019
Pour Your Oil - Joshua Rogers

Selasa, 16 Juli 2019
VICTORY - Fred Jerkins

Selasa, 16 Juli 2019
Mention - FreshStart Worship

Selasa, 16 Juli 2019
Have It All - FreshStart Worship

Rabu, 10 Juli 2019
Enemy of the Cross - Adams Road

Rabu, 10 Juli 2019
I Would Die For You - Adams Road

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



renungan mazmur 111,   kotbah sekolah minggu Mazmur 118 :24-25,   langkah konkrit yang harus dilakukan orang tua dalam menanamkan nilai hidup kebenaran, kejujuran, ke,   renungan yesaya 54:13-14,   renungan mazmur 111,   vetri kumase,   ibadah syukur HUT PKB,   KHOTBAH KITAB KISAH PARA RASUL 18:9-17,   kumpulan dangdut rohani kristen mp3,   pujian penutup ibadah,   REnungan katolik matius 11:25-27,   renungan kristen ester 2,pdf,   nats persembahan syukur,   nyanyian penutup ibadah,   Bacaan alkitab pengkhotbah 5:7-19,   kidung keesahan,   bahan sermon 21 juli 2019,   khotbah 1 raja raja 3:5-15,   download lagu Rohani Sudahkah yang terbaik ku berikan kepada Yesus Tuhan ku,   lagu rohani kristen terbaru mp3,   ilustrasi khotbah yakobus 1 2-8,   firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   renunganharian 1raja 3:5-15,   prikop kata sambuntang dalam ibadah perayan natal,   rama ingkangbing swarga mp3,   download lagu el shaddai tak usah ku takut,   kmm 79,   download lagh bertahan dan berjuang terus kidung jemaat,   Renungan yakobus 1 : 2-12,   kidung ceria no 3,   renungan ulangan 1:34-40,   sermon jamita 1 rajaraja 3:5-15,   bacaan injil tentang persembahan diri,   sermon jamita 1 rajaraja 3:5-15,   sermon jamita 1 rajaraja 3:5-15,   catatan khotbah Amos 3:9-15.,   kotbah hkbp jakobus 1:2-8,   khotbah roma 7 15 20,   nyanyian penutup ibadah,   kotbah Kolose 1:15-23,   khotbah roma 7 15 20,   nyanyian penutup ibadah,   lagu mars pam GKI not,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   renungan alkitab mazmur 36,   renungan alkitab mazmur 36,   khotbah I Petrus 2, 6-9,   khotbah I Petrus 2, 6-9,   renungan pengkhotbah 10:1-20,   songwriter pada satu bukit lagu rohani,   songwriter pada satu bukit lagu rohani,   Downlod lagu rohani nikita,   Downlod lagu rohani nikita,   penjelasan pembacaan alkitab kejadian 1 ayat 26 sampai 28,   sermon jamita 1 rajaraja 3:5-15,   selamat ultah pelkat gp gpib ke 69,   selamat ultah pelkat GPgpib ke 69,   download lagu pelengkap kidung jemaat mp3,   download mp3 rohani kubuka hati menyembah Mu Tuhan,   mp3 rohani kubuka hati menyembah Mu Tuhan,   download lagu rohani versi cewek sekian lama,   download lagu rohani versi cewek sekian lama,   renungan rohani katolik mat 13:31-35 serta ilustrasinya,   khotbah oleh karena kemurahan tuhan,   dowenload lirik lagu ada hati yang termanis,   download lagu buka mata hatiku,   renungan yoel 2:18-27,   sambutan ketua panitia natal 2018,   renungan khotbah Keluaran 18 : 1-12,   Nyanyian rohani 15 bahasa moi lagu mp3,   jakobus 1:2-12,   jamita bahasa batak jakobus 1: 2-12,   mikha 6 renungan,   Download lagu Rohani ambon,   lagu pengakuan dosa,   lagu pkj biarkanlah anak anak datang pada yesus,   sabda Bina umat,   download lagu nkb nyanyikan lagu baru,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   Apakah kau mau jadi pemenang mp3,   Zaburi 22:1_2,   sabdabinaPT gpib 14 juli 2019,   Madah Bakti 211 SATB,   khotbah roma 6:1-11,   materi katekisasi gpib,   doa berkat ibadah pemuda,   download lagu bawaku dekat,   lagu rohani barat,   dowdload lagu rohani tabur waktu pagi,   rohani 14,   lagu kala ku cari damai,   lagu pengakuan dosa,   lagu pengakuan dosa,   renungan harian kitab ester 5:1-10,   renungan harian kitab ester 5:1-10,   mars pkb gpib sangkakala,   Daftar lagu pantekosta girang,   arti mahanaim,   daftar lagu pengampunan dosa,   daftar lagu pengampunan dosa,   khotba gpdi masmur 15:1-5,   lagu rohani pengakuan dossa,   lirik lagu mars Gereja GMPU,   renungan gpib minggu 14 july 2019,   lagu gereja rock,   lagu pantekosta lama,   GB 389b,   nyanyian rohani 160,   doa berkat setelah ibadah bahasa jawa,   lagu pelengkap kixung jemaat,   rohani 131,   1 tesalonika 5:12 hiduplah selalu dalam damai,   rohani 132 ,   lagu firman tuhan menerangi jalanku,   nyanyian rohani 106,   nyanyian rohani 106,   1 korintus 4: 6-13,   khotbah ester 5:1-8,   renungan 1 tesalonika 5 : 14. belalah mereka yg lemah,   bapa ajarku bersyukur sampai putih rambutku,   khotbah kisah para rasul 7 ayat 9-18,   doa berkat,   khotbah ester 5 1-8,   chord dhasyat sgala perbuatanmu,   pendalaman kitab keluaran pasal 19 ayat 21-25,   Khotbah nast 2 petrus 10-15,   lagu-lagu rohani penutup,   kata sambutan perayaan natal 2018,   nyanyian rohani 107,   PKJ 245 dengan notasi angka,   not seperti wanita dipinggir sumur,   not seperti wanita dipinggir sumur,   lagu je awondatu,   lagu rohani kristen download mp3 gratis,   renungan dari ulangan 1 : 41 - 46 awali dengan ketaatan,   renungan ulangan 1 ; 41 - 46 awali dengan ketaatan,   renungan ulangan 1 ; 34 - 40,   renungan ulangan 1 ; 34 - 40,   renungan ulangan 1 ; 34 - 40,   nyanyian pengutusan pkj,   lagu respon firman tuhan kidung jemaat,   khotbah pkb yoel 2:18-27,   jamita ester 5 1-8,   lagu pembukaan pkj,   lagu pernikahan kristen,   ayat alkitab persembahan yang terbaik,   khotbah keluaran 19 16 25,   contoh soal untuk anak katesisasi,   dawnload lagu trio gloria,anugera mp3,   kumpulan lagu rohani kristen karaoke,   baca alkitab yoel 2:18-27-erastus sabdono,   baca alkitab yoel 2:18-27-erastus sabdono,   renungan yesaya 54:13-14,   kumpulan lagu rohani kristen karaoke,   buatlah soal tentang fungsi dan wibawa alkitab dalam gerejja,   aku bersukacita 151,   Download mp3 kristen dekat padamu,   khotbah kristen lukas 9,18-21,   doa persembahan dan penutup,   1 korintus 3:10-23,   download lagu nyanyian pujian,   download buku nyanyiam pujian,   air menjadi anggur lirik,   download buku nyanyiam pujian,   Download lagu rohani pengakuan dosa,   chord dhasyat sgala perbuatanmu,   lirik np 88 berikut notnya,   lagu rohani penutup ibadah,   Renungan gereja kristen sumba,   Ambilan minggu on ester 6:1-8 gkps,