Save Page
Khotbah Ibadah GPIB 2016
Minggu, 10 Januari 2016
(Amsal 1:2-7)
Khotbah GPIB Minggu, 10 Januari 2016 - TAKUT AKAN TUHAN - Amsal 1:2-7
#tag: Khotbah GPIB MINGGU I SESUDAH SESUDAH EPIFANI Minggu, 10 Januari 2016 Khotbah GPIB
MINGGU I SESUDAH SESUDAH EPIFANI
Minggu, 10 Januari 2016
TAKUT AKAN TUHAN

Amsal 1:2-7
Konteks
1:2 untuk mengetahui hikmat dan didikan, untuk mengerti kata-kata yang bermakna, 1:3 untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan dan kejujuran, 1:4 untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda -- 1:5 baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan -- 1:6 untuk mengerti amsal dan ibarat, perkataan dan teka-teki orang bijak. 1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.


Penjelasan:
* Hikmat ... didikan, // kebenaran // keadilan, // Orang yang tak berpengalaman
2-4. Hikmat ... didikan, dst. Di sini ada lima sinonim untuk hikmat. Ini termasuk kebenaran dan keadilan, yang lebih merupakan kebajikan ketimbang kecakapan. Di sini penekanannya ialah pada hikmat moral atau perilaku yang benar. Orang yang tak berpengalaman. Kata ini, yang dipakai sebanyak empat belas kali dalam Kitab Amsal dan empat kali di tempat lain, menunjukkan lawan dari manusia yang bermoral. Itu bukan berarti orang bodoh, seperti lazimnya pengertian kita tentang kata tersebut, melainkan orang berdosa, seorang bajingan. Kitab Amsal mempunyai pesan moral bagi orang fasik. Kitab ini bukan sekadar Poor Richard's Almanac yang berisi nasihat-nasihat baik untuk orang-orang yang kurang cerdas atau yang bertabiat pemalas. Pendahuluan ini memperingatkan kita untuk tidak melihat kitab ini dalam arti sekular. Kitab ini berisi prinsip-prinsip Kristen.

* Takut akan TUHAN // Permulaan pengetahuan. Bukan // Orang bodoh menghina hikmat
7. Takut akan TUHAN. Sebuah ekspresi yang umum dalam Kitab Mazmur dan di tempat lain, frasa ini dipakai sebanyak empat belas kali dalam Kitab Amsal. Contoh-contoh pemakaiannya terdapat pada Mazmur 115:11 - "Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN," dan Yesaya 11:2,3, di mana takut akan Tuhan disebut sebagai ciri khas sang Mesias. Takut seperti itu meliputi rasa kagum dan hormat kepada. Yang Mahakuasa (Mzm. 2:11 - 'Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar"). Ayub 28:28 pada dasarnya merupakan sebuah definisi - "Takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi." Amsal 8:13 mengandung maksud serupa "Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan." Permulaan pengetahuan. Bukan berarti yang "utama" atau "inti," seperti yang mungkin ditunjukkan oleh akar kata tersebut dalam bahasa Ibrani, sebab Amsal 9:10 menggunakan sebuah kata yang khusus berarti "awal" atau "permulaan." Sebaliknya, berarti langkah pertama untuk hidup bermoral adalah hubungan kita dengan Allah. Orang bodoh menghina hikmat. Kata "orang bodoh" muncul delapan belas kali dalam Kitab Amsal; tujuh kali di tempat lain. Pemakaiannya pun berbeda. Dalam Yesaya 35:8, "pandir" jelas berarti "bodoh" sebagaimana arti lazimnya dalam bahasa Inggris. Tetapi, Kitab Amsal secara khusus memakai "orang bodoh" untuk menunjuk kepada orang berdosa. Amsal 14:9 merupakan contoh - "orang bodoh mencemoohkan kurban tebusan." Kalimat ini berarti bahwa orang-orang berdosa mencemoohkan kekudusan. Versi berbahasa Yunani, LXX, secara tepat menerjemahkan "orang bodoh" dengan orang yang tidak takut kepada Allah.


Sumber SGDK:
MINGGU I SESUDAH EPIFANI
MINGGU, 10 JANUARI Z016
TAKUT AKAN TUHAN
Amsal 1:2-7

l. BELAKANG
Kitab Amsal tergolong sebagal tulisan hikmat pada Perjanjian
Lama, juga Ayub dan Pengkhobah. Berdasarkan kata-kata
pertama dalam Amsal 1:1 maka kitab ini berjudul amsal-amsal
Salomo = misyle syelomo yang dipersingkat oleh orang Yahudi
menjadi misyle = amsal-amsal. Sebab ltulah dalam Alkitab bahasa
Indonesia kitab ini disebut Amsal.

Sebagian besar penulis kitab Amsal adalah raja Salomo,
namun ada juga beberapa penulis-penulis lain yang tercatat
misalnya Agur bin Yake (Amsal 30:1) dan Lemuel raja Masa
(Amsal 31:1). Sehingga dapat dikatakan bahwa kitab Amsal
merupakan kumpulan bermacam tulisan dan juga penulis.
Kitab Amsal berisi bahan pendidikan tradisional yang digu-
nakan umat Israel sejak masa sebelum Kerajaan Israel terbentuk
sampai sesudah Pembuangan. Bahan pendidikan itu berisi
pengajaran hikmat dengan bahan yang teologis-sistematis, juga
ulasan etis dan amat praktis yang berkaitan dengan perllaku hidup
sehari-hari. Semua pengajaran hikmat ini berisi penyataan Allah.
Melalui pengajaran itu Allah berbicara bukan hanya kepada orang
Israel, tetapi juga bagi orang Kristen sekarang ini.

Amsal 1:2-7 merupakan bagian dari Amsal pasal 1 -- 9 yang
berisi pengajaran hikmat yang bersifat teologis, yang secara
umum berfungsi sebagal pengajaran moral dalam kehidupan
sehari-hari. Dalam bagian ini, kadangkala hikmat disamakan
dengan sikap "takut akan Tuhan", melalui sikap hidup yang
menjunjung tinggi kebaikan, kebenaran, keadilan dan kejujuran.
Sering pula pengajaran hikmat berfungsi seperti panggilan ilahi,
sehingga orang yang datang pada hikmat, mendengarkan dan
menaatinya, akan mendapat berkat dari Tuhan.

ll. PENJELASAN NAS
Amsal 1:2-7 merupakan pendahuluan bagi Amsal pasal 1 - 9
yang terdiri dari: ayat 2-6 adalah tujuan keseluruhan kitab Amsal
dan ayat 7 adalah moto kitab Amsal.

Ayat 2-3
Tujuan pertama merupakan tujuan umum pengajaran hikmat yang
ditujukan dan berguna bagl semua orang. Agar semua orang
mendapatkan hikmat (hokma) yaitu kepandaian, kecerdasan dan
kebijaksanaan dalam pengetahuan moral dan agama atau yang
bersifat teknis dan praktis. Agar sem ua orang mem peroleh didikan
(musar) praktis atau koreksi moral yang menjadi aturan dalam
hidupnya. Agar semua orang memperoleh kata-kata bermakna
atau berpengertian yang memampukannya untuk membedakan
hal-hal yang baik dan hal-hal yang jahat. Agar semua orang di-
didik, didisiplinkan dan dikoreksi dalam kepandaian yang bersifat
teknis dan praktis, juga dalam hal moral yang bersifat religius;
supaya semua orang memperoleh, mengetahui dan menerapkan,
melakukan kebijakan tentang kebenaran, keadilan dan kejujuran
dalam hubungannya kepada Tuhan dan sesama.

Ayat 4
Tujuan khusus dari pengajaran hikmat ditujukan bagi orang yang
tak berpengalaman (pethayim) dan orang muda (na'ar). Orang
yang tak berpengalaman dan juga orang muda yang umumnya
memang masih kurang pengalaman adalah orang yang belum
menerima pendidikan yang cukup, sehingga mereka mudah
(terbuka=pethi) menerima segala pengaruh terutama dari
lingkungan sekitarnya. Bisa dikatakan mereka adalah orang yang
belum dibentuk yang bisa melakukan hal-hal bodoh dan
terpengaruh pada orang bebal dan fasik, mereka juga digolongkan
belum dewasa namun mereka akan mendengar dan menerima
ajaran hikmat dan didikan yang akan membuat mereka hidup
mengikuti jalan yang benar. Tujuannya adalah agar orang muda
atau yang tak berpengalaman memiliki kecerdasan atau ke-
cerdikan dalam berpikir yang logis khususnya untuk membedakan
antara pengaruh buruk dan pengaruh baik serta membangun.
Untuk memperoleh pengetahuan yaitu hikmat juga kebijaksanaan
dalam menyusun rencana kehidupan, mengatasi kesulitan dari
bermacam tantangan hidup.

Ayat. 5-6
Tujuan khusus Iainnya ditujukan bagi orang bijak (guru-guru
hikmat Israel). Agar ilmu atau bahan mengajar yang ada pada
guru-guru hikmat makin bertambah; Supaya mereka memper-
oleh nasihat-nasihat yang bijaksana yaitu bimbingan yang
dibutuhkan para guru hikmat untuk membawa muridnya kepada
sikap hidup dan tingkahlaku yang benar. Guru-guru hikmat ini
harus mendengar dan belajar lebih banyak lagi untuk mendapat
bahan pengajaran yang cukup, ketrampilan teknis serta metode
pengarahan yang layak. semua ini dibutuhkan untuk mendidik
murid-murid mereka yang pada umumnya adalah anak muda
dan yang tak berpengalaman, sehingga para muridnya akan
memiliki pemahaman yang baik tentang bermacam bentuk sastra
hikmat yaitu: amsal, perumpamaan, kata-kata dan teka-tekl orang
bijak.

Ayat 7
lnilah pengertian dan prlnslp yang mendasar bagi usaha manusia
untuk memperoleh hikmat, yaitu "takut akan Tuhan" adalah per-
mulaan pengetahuan". "Takut akan Tuhan" adalah karakter orang
yang berhikmat. "Takut akan Tuhan" juga adalah bahan pengajar-
an moral dan hikmat yang sejalan dengan kebaikan, kejujuran,
kebenaran dan keadilan. "Takut akan Tuhan" adalah refleksi
pengajaran moral dalam hidup sehari-hari. lni semua didasarkan
pada rasa gentar akan kehadiran Tuhan, hormat pada kekudusan-
Nya dan patuh pada hukum-hukum-Nya serta taat beribadah
kepada-Nya. Sedangkan orang bodoh dikaitkan dengan perilaku
yang menolak nasihat, didikan, dan pengajaran tentang hikmat,
serta tidak bermoral. Sehingga orang bodoh menolak Allah dan
kehendakNya.

Ill. GAGASAN UTAMA
Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Pengetahuan
yang dimaksud bukan terbatas pada ilmu pengetahuan yang
diperoleh di sekolah melainkan mencakup nilai, moral, sikap dan
perilaku. Nilai yang paling mendasar dari hidup berhikmat adalah
takut akan Tuhan. Tidak ada hikmat tanpa Allah. Orang berhik-
mat harus membuka diri bagi peran Allah yang sangat penting
dan mendasar di dalam dunia ini dan kehidupannya. Takutakan
Tuhan berarti mengormati, menghargai dan mengagumi Tuhan
dengan menaati perintah-perintah-Nya serta mengikuti kehen-
dak-Nya. Dalam sikap takut akan Tuhan ada nilai-nilai lain yaitu
kebenaran, keadilan, kebaikan, kejujuran, kasih, kesetiaan,
kerendahan hati, lemah lembut kesabaran dan sebagainya. lbarat
sebuah bangunan, Takut akan Tuhan adalah fondasi dan nilai-
nilai kebenaran, keadilan, kejujuran dan sebagainya adalah tiang-
tiang penopang bangunan kehidupan. Takut akan Tuhan adalah
sikap ketaatan dan kesetiaan penuh terhadap hukum Allah.
Sehingga setiap orang memiliki kesadaran untuk memper-
kenalkan Allah dalam setiap segi kehidupan.

IV. TUJUAN KHOTBAH
1- Agar warga jemaat menyadari bahwa pencarian hikmat
bukanlah usaha manusia semata-mata dengan me-
ngandalkan kepandaian, intelektualitas dan penga-
tahuan, tetapi takut akan Tuhan adalah persyaratan
untuk memperoleh hikmat.
2. Agar warga jemaat mengetahui berbagal tantangan
ketika menjadi pribadi yang akut akan Tuhan.

3. Agar warga jemaat berkomitmen untuk menjalani
kehidupan yang sesuai dengan sikap takut akan Tuhan.

V. CONTOH KHOTBAH
Pribadi yang Takut akan Tuhan
Amsal 1 : 2 - 7
Jemaat yang dikasihi Tuhan, "
"Bagaimanapun Tuhan tetaplah Tuhan yang mahakudus dan
mahakuasa, yang patut ditakuti. Tetapi bukan dalam budaya
ketakutan yang membuat kita ingin menghindar dari hadapan-
Nya, melainkan dengan ketakutan yang sudah diolah IT76I1j8dI
rasa hormat, disiplin, dan tanggung jawab kepadaNya.....dan
sikap hormat, disiplin dan tanggung jawab mestinya tercermin
baik dalam ibadah kita maupun dalam moralitas kita, " demikia n-
lah ulasan Yahya Wijaya dalam bukunya yang berjudul "Kama-
rahan, Keramahan dan Kemurahan Allah'; him. 81. Ya, ta kut akan
Tuhan bukanlah semacam ketakutan yang biasanya manusia
rasakan terhadap seseorang, sesuatu, kuasa-kuasa dan ke-
kuatan-kekuatan lain di sekitarnya sehingga ia gentar, tertekan,
tak berdaya kemudian sembunyi dan menghindar. Justru sebalik-
nya, takut akan Tuhan semakin membuat kita mendekat untuk
mengenal Tuhan dan kehendak-Nya. Karena itulah kita ingin
mengenal lebih jauh pemahaman takut akan Tuhan sehingga
kita menjadi pribadi yang takut akan Dia.
Sebagai umat Tuhan kita menyadari peran Allah yang sangat
penting dan mendasar di dalam kehidupan ini. Tak dapat disang-
kal lagi bahwa kita sangat bergantung pada Tuhan. Karena itu
nilai yang paling mendasar dari hidup kita sebagai orang percaya
adalah takut akan Tuhan. Orang yang percaya sungguh me-
nyadari bahwa tidak ada hikmat tanpa Allah. Sumber hikmat
adalah Tuhan sendiri. Sia-sialah mencari hikmat jika kita tidak
mau mengenal Tuhan dan kehendak-Nya dan patuh pada hukum-
hukum-Nya. Karenanya pribadi yang takut akan Tuhan akan
berhati-hati dalam sikap dan tingkah Iakunya sehari-hari karena
ia menyadari sepenuhnya akan kehadiran Tuhan dan hukuman
yang bisa dijatuhkan Tuhan dan berkat Tuhan yang diberikan
kepadanya. Pribadi yang takut akan Tuhan adalah orang yang
menuntut hikmat dengan segala didikan sehingga dia mampu
membedakan antara yang baik dan jahat, dan ia pun punya
hubungan baik dengan sesama. Pribadi yang takut akan Tuhan
mendasarkan seluruh sikap hidup dan tingkahlakunya pada rasa
gentar akan kehadiran Tuhan, hormat pada kekudusan-Nya dan
patuh pada hukum-hukumNya serta taat beribadah kepada-Nya.
Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Penge-
tahuan yang dimaksud bukan terbatas pada ilmu pengetahuan
yang diperoleh di sekolah melainkan mencakup nilai, moral, sikap
dan perilaku. Kata takut di sini menuntut tingkah laku yang baik
dalam hubungan seseorang dengan Tuhan, yaitu hormat. Takut
akan Tuhan berarti menghormati, menghargai dan mengagumi
Tuhan dengan menaati perintah-perintah-Nya serta mengikuti
kehendak-Nya. Dalam sikap takut akan Tuhan ada prinsip-prinsip
moral yaitu kebenaran, keadilan, kebaikan dan kejujuran. lbarat
sebuah bangunan, Takut akan Tuhan adalah fondasi dan nilai-
nilai kebenaran, kebaikan, keadilan dan kejujuran adalah tiang-
tiang penopang bangunan kehidupan. Takut akan Tuhan adalah
sikap ketaatan dan kesetiaan penuh terhadap hukum Allah, se-
hingga setiap orang memiliki kesadaran untuk memperkenalkan
Allah dalam setiap segi kehidupan.

Jemaat yang dikasihi Tuhan,
Pribadi yang takut akan Tuhan sungguh adalah orang yang
memiliki kualitas kehidupan moral yang tinggi seperti yang
dikehendaki Tuhan. Karena pribadi yang takut akan Tuhan
menjunjung tinggi dan menerapkan prinsip-prinsip moral dalam
hidupnya yaitu kebenaran, kebaikan, kejujuran dan keadilan.
Namun tak mudah menjadi pribadi yang takut akan Tuhan di
tengah-tengah dekadensi moral yang terjadi di masyarakat kita
sekarang ini. Dekadensi moral adalah penurunan atau kemerosot-
an moral. Kemerosotan moral di tengah-tengah masyarakat kita
sungguh sangat terasa. Buktinya adalah kasus-kasus kejahatan
yang semakin hari semakin menlngkat, seperti: pencurian, pen-
jarahan, perampokan, penipuan, korupsi, pemerkosaan, peleceh-
an seksual, perjudian, perzinahan, pembunuhan, dll. Dalam kon-
disi masyarakat Indonesia yang seperti ini, pribadi yang takut
akan Tuhan menjadi tidak populer bahkan mungkin ditinggalkan
karena bisa mengganggu kenyamanan, kemapanan dan
kenikmatan duniawi yang selama ini telah dirasakan atau masih
ingin dicapai. Ketika kita berlaku jujur, kita malah ditertawakan
dan mungkin saja disingkirkan. Ketika kita berbuat baik, dianggap
sebagai pencitraan dan dicurigal tidak tulus. Ketika kita me-
nyuarakan kebenaran, kita dianggap sebagai musuh. Ketika kita
memperjuangkan keadilan, dianggap sebagai pencitraan dan
dlcurigai tidak tulus. kita malah dibenci. Sungguh seperti berenang
melawan arus yang sangat deras. Namun kita tak boleh menyerah
dan putus asa karena pribadi yang takut akan Tuhan adalah orang
yang mengandalkan dan bergantung penuh kepada Tuhan
sebagai sumber hikmat sehingga kita dengan bijak mengambil
sikap yang benar untuk mengatasi tantangan ini. Sebagai pribadi
yang takut akan Tuhan kita harus membuktikan bahwa orang
yang berhikmat hidupnya tidak ditentukan dan dipengaruhi oleh
kondisi yang terjadi pada masyarakat disekitarnya tetapl hidupnya
didasarkan pada kepatuhan pada kehendak dan hukum-hukum
Tuhan. Saat manusia mengejar berbagai kenikmatan duniawi;
saat manusia mengagungkan harta dan materi; pribadi yang takut
akan Tuhan memantapkan komitmennya untuk mendasarkan
karakter moralnya pada kehendak Allah, yaitu hidup sesual prin-
sip-prinsip moral, kebaikan, kejujuran, kebenaran dan keadilan.
Jemaat yang dlkasihi Allah,

Apakah yang menjadi dasar dan kekuatan kita untuk hidup
sebagai pribadi yang takut akan Tuhan? Tentu jawabnya adalah
janjl Tuhan sendiri. Firman Tuhan meneguhkan kita bahwa pribadi
yang takut akan Tuhan akan mendapatkan kehidupan, umur
panjang, kekayaan dan kehormatan, kebahagiaan dan kesejah-
teraan dan berbagai keuntungan yang jauh melebihi keuntungan
materi yang biasa dikejar dan diagung-agungkan manusia selama
ini (Amsal 3:13-18; 9:10-11; 10:27). Karena itu, marilah kita kita
terus hidup sebagai pribadi yang berhikmat. Orang yang ber-
hikmat adalah pribadi yang takut akan Tuhan. Marilah klta mencari
nafkah dan bekerja keras dengan penuh kejujuran. Biarlah kebaik-
an hati kita didasari oleh kasih dan niat yang tulus. Kiranya kita
terus berani hidup benar dan menyuarakan kebenaran. Semoga
kita hidup adil dan tak lelah memperjuangkan keadilan. Karakter
moral kita jelas dan tak dapat di ganggu gugat karena kita men-
dasarkannya pada sikap takut akan Tuhan. Sikap dan karakter
moral seperti ini sangat berharga dan tak dapat dibeli. Peganglah
itu selalu dan hlduplah di dalamnya. Tuhan memberkati kita
sekalian. Amin.



MINGGU I SESUDAH EPIFANI
Sabda Bina Umat  MINGGU, 10 JANUARI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.406:1,2 -Berdoa
BUKAN BUNGA BIASA

Amsal 1:8-19
sabab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu (ay-9).

Apakah hal yang membuat kita bahagia dalam hidup ini? Memiliki banyak harta? Atau memiliki jabatan tinggi dan kuasa yang besar? Atau memiliki popularitas?

Kebahagiaan yang sejati dalam hidup tidak dapat diukur dengan banyaknya harta atau tingginya jabatan atau besarnya kekuasaan. Kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang bukan hanya kelihatan dari penampilan luar, tetapi juga yang Iebih penting adalah yang dirasakan secara batin. Lalu, bagaimana
kita dapat mendapatkan kebahagiaan yang sejati itu?

Kebahagiaan sejati bukan sebuah kado yang tiba-tiba dijatuhkan dari langit. Kebahagiaan sejati, yang digambarkan seperti karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi Iehermu (ayat 9), adalah sebuah proses belajar dengan kesungguhan dan kesukacitaan karena dengan tekun dan taat
mau menerima dan memelihara ajaran yang benar dan melakukan perbuatan-perbuatan yang benar. Setiap pribadi yang sungguh-sungguh mau belajar dan mau untuk menerapkan yang benar dalam kehidupannya maka ia akan mendapatkan bukan bunga biasa, yaitu kebahagiaan baginya.

Kehidupan orang yang beriman adalah Kehidupan yang mumi, pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik. Kehidupan beriman itu nyata dan dirasakan oleh banyak orang. Kiranya kita diberikan hati untuk mau belajar dari hikmat TUHAN sehingga menerima kebahagiaan dan membaginya dalam hidup ini.

KJ.406:2
Doa : (Terima kasih ya Tuhan untuk hidup yang Engkau karuniakan, tuntun kami dengan hikmat-Mu senantiasa)


MINGGU I SESUDAH EPIFANI
Sabda Bina Umat MINGGU, 10 JANUARI 2016
RENUNGAN PAGI
KJ.54 : 1 - Berdoa
BERHIKMAT

Amsal 1:2-7
Untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman... (ay.4)

Agama seperti yang kita dapatkan baik di Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru selalu memiliki hubungan yang sehat dengan hikmat-kebijaksanaan. Di dalam Perjanjian Lama terdapat kitab Amsal,
di Perjanjian Baru, Tuhan Yesus memberi wejangan-wejangan yang terkumpul dalam Khotbah di Bukit (dan tentu saja banyak wejangan di Iuar itu, misalnya perumpamaan-perumpamaan) dan rasul Paulus pun dalam surat-suratnya banyak berbicara mengenai hikmat. Berarti hikmat-kebijaksanaan tidak perlu dipertentangkan dengan kehendak Tuhan. Manusia yang belajar dari pengalaman-pengalaman hidup bukanlah berada di Iuar Tuhan. Memang Tuhan mewahyukan Diri dan kehendak-Nya kepada manusia, tetapi di samping itu tanggapan manusia terhadap pewahyuan ini juga dihargai, bahkan dianggap sebagai sesuatu yang akhirnya, kalau diusut-usut, juga berasal atau diilhamkan oleh Tuhan.

Maka orang beriman selalu diimbau untuk belajar menjadi bijaksana. Di Amsal 1:7 "takut akan Tuhan" diperlawankan dengan orang bodoh yang menghina hikmat dan didikan. Entah bagaimana, dalam praktik, "takut akan Tuhan" bukannya diperlawankan, malah disamakan dengan orang bodoh yang menghina hikmat dan didikan. Seakan-akan untuk bisa menjadi beriman, kita harus bodoh. Se-
baliknya, kita diminta menjadi cerdas dan kecerdasan ini kita peroleh dan" pengalaman-pengalaman konkret dalam konteks kehidupan sehari-hari. Pengalaman-pengalaman semacam ini tentunya amat berguna untuk diwariskan dan dipertimbangkan oleh generasi penerus. Agar warisan hikmat ini bisa Iestari, maka baik pemimpin-pemimpin sekular maupun agama (kalangan praktisi) perlu bekerja sama erat dengan kalangan-kalangan yang mengkhususkan diri di bidang hikmat dan ilmu (kalangan akademisi).

Kedua-duanya saling membutuhkan dan perlu saling mengingatkan, oleh Karena keduanya bisa mandek, tidak mau belajar Iagi dari pengalaman-pengalaman hidup konkret dalam konteks kehidupan sehari-hari. Akibatnya yang mereka berikan kepada masyarakat dan jemaat yang dipimpinnya adalah teori-teori yang tidak kontekstual. Sebaliknya, jika terjadi sinergi di antara praktisi dan akademisi, maka iklim pendidikan hikmat yang sehat di dalam kelompok gereja maupun masyarakat menjadi mungkin. Mestinya kecerdasan jemaat dan masyarakat menjadi cita-cita yang selalu harus diperjuangkan.

KJ.54 :4
Doa : (Ajarkanlah kami untuk selalu menyatakan hikmat-Mu)


Label:
  Amsal 1:2-7 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 12 JANUARI 2016 - ALLAH PENOLONG DAN PERISAI - Amsal 2:1-8

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 9 JANUARI 2016 - PEMIMPIN YANG TIDAK IKUT MENIKM ATI HASIL PERJUANGANNYA - Ulangan 4:21-24

Garis Besar Amsal






November 10 - 16 (Week 46) - Ezekiel 46-48; John 16 || Daniel 1-3; Psalm 88; John 17 || Dan 4-6; John 18 || Dan 7-9; Psalm 91; John 19 || Dan 10-12; John 20

Hari ini, 16 November - Galatia 1-3

Hari ini, 16 November - Maz 121:2-8, Yeh 17-18, Ibr 11:1-19, Ams 28:28-29

Hari ini, 16 Nopember - Yohanes 11:38-44, 1 Yohanes 3:19-24, Ayub 15:1-16, Yehezkiel 40-41

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392





Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402c AMIN

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402b AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 402a AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 401 AMIN, AMIN, YA, BENAR ADANYA

Kamis, 20 Juni 2013
GB 400 AMIN, AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 399 AMIN, HALELUYA!

Selasa, 06 Agustus 2013
GB 398b MARANATHA dan GB lama maranatha - gb 293c pada GB Lama

Senin, 29 Juli 2013
GB 398a MARANATHA & GB lama 293a MARANATHA

Senin, 22 Juli 2013
GB 397 HOSIANA

Senin, 22 Juli 2013
GB 396 HOSIANA, HOSIANA

Kamis, 11 Juli 2013
GB 395 HALELUYA! AMIN

Kamis, 11 Juli 2013
GB 394 HALELUYA, HALELUYA! PUJILAH TUHANMU

Kamis, 11 Juli 2013
GB 393 HALELUYA

Senin, 20 Juli 2015
GB 392b KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Kamis, 18 Juli 2013
GB 392a KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Rabu, 31 Juli 2013
GB 391 TUHAN MENYERTAI KAMU

Rabu, 29 April 2015
GB 389b KARNA ENGKAULAH

Selasa, 23 Juli 2013
GB 389a KARNA ENGKAULAH

Senin, 29 Juli 2013
GB 388 PUJI ALLAH | MULIAKANLAH

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



thema natal hkbp 2019,   thema natal hkbp 2019,   dangdut rohani,   khotbah pilipi 4:10-20 17 november 2019,   kotbah markus 2:1-12,   renungan lukas 20: 25,   Penjelsan nats firman ibrani 11:1 utk ank sekolh minggu,   renungan singkat dari masmur 11:1-7,   renungan nahum 1 : 1-8,   Rngn kol 1:15-20 ,   khotbah tentang malaikat,   kalender liturgi 2020,   kotbah kolose1:15-23,   lirik lagu firmanmu pelita kc 140,   Nats khotbah amsal 19:20-29,   kotbah Lukas 21:5-19,   kotbah Lukas 21:5-19,   kalender liturgi 2020,   kalender liturgi 2020,   ayat tentang anugerah dan belas kasihan tuhan,   jamita filipi 4:10-20,   lagu persembahan,   lagu yg cocok buat persembahan,   kotbah Lukas 21:5-19,   lagu lagu ibadah persekutuan,   lirik lagu kolekte hkbp,   TUHAN YESUS sobat yang setia youtube joshep scriven youtube,   lirik lagu bagai rusa yang haus,   lirik lagu bagai rusa yang haus,   narasi persembahan kristen ,   poin penting dalam khotbah lukas 2:1-7,   khotbsh kis rssul 10 34 46 gmit,   lagu setelah khotbah,   lagu persembahan kristen,   lirik lagu persembahan rohani,   KHOTBAH KEJADIAN 2:1-7,   KHOTBAH KEJADIAN 2:1-7,   lyric lagu rohani surya bersinar,   lagu penutup ibadat,   Hatiku beriman,   Perumpamaan yehezkiel 17,   Perumpamaan dalam yehezkiel 17,   kalender liturgi november 2019,   youtube lagu sembah,   instrumen koor natal satb partitur,   bahan kotbah ulangan 24 : 19-22,   bahan kotbah ulangan 24 : 19-22,   kotbah jumat mengejek,   khotbah philipi 4 10-20,   biarpun gunung gunung beranjak,   download tukushaba,   yehemia 14:12-23,   kalender liturgi tanggal 16 nopember 2019,   renungan filipi 4:10-20,   kalender 2020,   khotbah philipi 4 10-20,   Renungan hari minggu tgl 17 november 2019,   kalender liturgi katolik 2020,   murwan ahabwa yesu,   contoh khotbah ibadah bulan keluarga,   contoh khotbah ibadah bulan keluarga,   contoh khotbah ibadah bulan keluarga,   contoh khotbah ibadah bulan keluarga,   contoh khotbah ibadah bulan keluarga,   CONTOH KOTBAH IBADAH KELUARGA,   download lagu yesus allah kita perkasa,   Kotbah Nahum 1:1-8,   lirik lagu rohani batak gpi,   tata ibadah yang digunakan gereja methodist,   model ibadah yang digunakan gereja methodist,   khotbah filipi 4 : 10-20,   khotbah ttg ulsngan 9,   tanggal 20 oktober bahan alkitab gereja Toraja,   renungan matius 22:34_40,   Tema minggu depan 17 november liturgi 2019,   Tema minggu depan 17 november liturgi 2019,   tanggal 27 oktober bahan alkitab gereja Toraja,   bahan alkitab gereja toraja tanggal 20 oktober,   bahan Alkitab Gereja Toraja tanggal 6 oktober,   2 tawarikh 7:22,   bahan alkitab gereja toraja tanggal 29 september sampai 10 november,   bahan alkitab gereja Toraja tanggal 29 september sampai 10 november,   renungan matius 22:34_40,   khotbah ulangan 24 19 - 22,   khotbah ulangan 24 19 - 22,   bahan khotbah lukas 2:41-52,   khotbah kristen tentang filipi 4:10-20,   lagu lagu sekolah minggu dan remaja kristen ,   khotbah kristen tentang filipi 4:10-20,   kj 417 NOT ANGKA DAN LAGU,   kotbah ulangan 24:19-22,   renungan hosea 6:6,   instrumen koor natal satb partitur,   tex lagu dan not lagu rejoic in the lord always,   instrumen koor natal satb partitur,   instrumen koor natal satb partitur,   lagu untuk menutup ibadah,   lagu rohani persembahan ibadah,   lagu penutup ibadah pemuda,   nama untuk persekutuan,   instrumen koor satb natal partitur,   instrumen koor satb natal partitur,   pujian rohani penutup ibadah,   lagu penutup rohani mp3,   Jamita johanes 8:12-20,   Jamita natal johannes 8:12-20,   bagaimana cara memberitakan injil di lingkungan,   Yohanes 6 : 27 - 29,   kejadian 21:1-7renungan,   kejadian 21:1-7renungan,   tafsiran lukas 21 : 5-19,   forevermore gms mp3 ,   lagu ibadah penutup,   lagu memberikan persembahan,   kidung ceria cinta akan Yesus tak berarti hanya nyanyi dan doa,   khotbah Roma 1:18-25,   judul lagu rohani arab,   Yohanes 6 : 27 - 29,   Bahan khotbah dari 2 Tesalonika 3: 1-9,   lagu rohani pujian,   dunia gemar dan soraklah lirik,   dunia gemar dan soraklah lirik,   2 korintus 9;6-7 NATS PERSEMBAHAN,   nats ayat alkitab untuk persembahan,   lagu penutup ibadah,   tema natal tentang hendaklah kamu sehati,sepikir dalam tuhan bahasa batak,   lagu penutup ibadah,   lagu pembuka ibadah,   khotbah dari kitab nahum,   yakobus 3 cerita sekolah minggu,   khotbah gereja toraja dari matius 16:13-20,   khotbah gereja toraja dari matius 16:13-20,   mazmur 69:20-37 gpib,   mazmur 69:20-37 gpib,   lagu doa syafaat,   lagu buat doa syafaat,   2tesalonika3:6-13,   kristen kata pengantar persembahan,   jamita filipi 4:10-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   lagu lagu pengakuan dosa,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   download lagu mp3 di mazmur 150,   kumpulan lagu gereja kristen maranatha indonesia pengajaran tabernakel,   renungan ulangan 24 17 22,   lagu persembahan gmim,   filipi 4:10-20,   download lagu mp3 di mazmur 150,   khotbah : Tetaplah Setia,   Filipi 4:10-20,   Filipi 4:10-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   syair dan not lagu gereja pdf,   khotbah yohanes 5:19-29,   khotbah yohanes 5:19-29,   you rise me up versi paduan suara,   lagu untuk persembahan,   renungan harian yohanes 5:19-29,   partitur lagu natal,   jembatan lagu untuk persembahan,   ambilan gkps 17 november 2019,   meresponi panggilan tuhan Yosua 1:1-9,   khotbah ulangan 24:19-22,   khotbah ulangan 24:19-22,