Save Page
Mazmur 36:5-10

Konteks
36:5 (#36-#6) Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan. 36:6 (#36-#7) Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah, hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat. Manusia dan hewan Kauselamatkan, ya TUHAN. 36:7 (#36-#8) Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu. 36:8 (#36-#9) Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu. 36:9 (#36-#10) Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang. 36:10 (#36-#11) Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati!


Penjelasan:
* Mzm 36:5-9 - Kasih-Mu ... setia-Mu .. // hukum-Mu ... kasih setia-Mu ... terang-Mu
Kemuliaan Allah. Kasih-Mu ... setia-Mu ... keadilan-Mu ... hukum-Mu ... kasih setia-Mu ... terang-Mu. Lewat banyak kata-kata yang indah dan merdu, sifat-sifat Allah dikaitkan dengan fenomena-fenomena alam, kemudian dengan pengalaman manusia. Di samping itu, Allah dikatakan sebagai "sumber hayat." Setiap aspek kemuliaan Allah, secara rohani dimaksudkan untuk menghasilkan satu dari gambaran-gambaran paling rohani mengenai Allah dalam Mazmur tersebut.

* Mzm 36:10-12 - Lanjutkanlah kasih setia-Mu
Kemenangan Kasih. Lanjutkanlah kasih setia-Mu. Setelah secara singkat memohon Allah tetap memelihara orang benar, pemazmur memimpikan kejatuhan sebenarnya dari orang fasik.

* Kebaikan Allah yang Luar Biasa; Kebaikan Allah terhadap Umat-Nya; Doa, Syafaat, dan Kemenangan Daud (36:6-13)
Setelah meratapi kejahatan orang-orang durhaka yang ada di sekelilingnya, di sini Daud mengarahkan pandangannya ke atas dan merasa lega melihat kebaikan Allah, sesuatu yang begitu menyenangkan dan mampu menyeimbangkan semua kegalauan yang dia rasakan sebelumnya. Perhatikanlah:
I. Perenungannya mengenai anugerah Allah. Dia melihat dunia ini telah tercemar, dirinya sendiri terancam bahaya, dan Allah tidak lagi dihormati, oleh pelanggaran orang-orang jahat. Akan tetapi, tiba-tiba dia mengalihkan mata, hati, dan perkataannya kepada Allah saja. "Apa pun yang terjadi, Engkau tetap baik." Di sini dia mengakui,

1. Kemahasempurnaan kodrat ilahi. Di antara umat manusia, kita sering kali memiliki alasan untuk mengeluh, Tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih (Hos. 4:1), tidak ada keadilan dan tidak ada kebenaran(Yes. 5:7). Akan tetapi, semua itu dapat ditemukan tanpa cela di dalam Allah. Apa pun yang terhilang atau lenyap di dunia ini, kita tetap bisa merasa yakin bahwa tidak ada yang hilang atau lenyap di dalam Dia yang menguasai dunia ini.
(1) Dia adalah Allah dengan kebaikan yang tiada berkesudahan: Ya TUHAN, kasih-Mu sampai ke langit. Jika manusia menutup pintu belas kasihan mereka, kita tetap akan menemukan belas kasihan pada takhta anugerah Allah. Saat manusia merancangkan kejahatan melawan kita, Allah tetap akan memikirkan hal-hal yang baik bagi kita, jika kita berpegang teguh kepada-Nya. Di bumi ini kita hanya menemukan sedikit kepuasan dan banyak kegelisahan serta kekecewaan. Tetapi di sorga, di mana belas kasihan Allah berkuasa dengan sempurna dan untuk selama-lamanya, melulu hanya ada kepuasan. Karena itu, jika kita ingin merasa nyaman, biarlah percakapan kita selalu mengarah ke sana, dan biarlah kita selalu mendambakan untuk berada di sana. Seberapa pun buruknya dunia ini, janganlah kita sampai berpikiran yang buruk-buruk mengenai Allah atau pemerintahan-Nya. Sebaliknya, oleh karena banyaknya kejahatan di antara manusia, biarlah kita mempergunakan kesempatan untuk merenungkan kemurnian Allah dan mengagumi kesabaran-Nya dalam mengampuni dosa, sehingga Dia terus bersabar terhadap orang-orang yang menentang-Nya, bahkan, tetap mengirim sinar matahari dan hujan bagi mereka. Jika belas kasih Allah tidak sampai ke langit (artinya, jauh melampaui belas kasihan makhluk ciptaan lainnya), maka pastilah sedari dulu Dia telah membenamkan dunia ini lagi (Yes. 55:8-9; Hos. 11:9).

(2) Dia adalah Allah dengan kebenaran yang tidak dapat disanggah lagi: setia-Mu sampai ke awan. Meskipun Allah bersabar terhadap orang-orang jahat yang melakukan banyak sekali kekejian, Dia tetap dan akan selalu teguh mengenai ancaman-Nya tentang dosa, dan akan tiba saatnya bagi Dia untuk meminta pertanggungjawaban mereka. Dia juga setia terhadap kovenan yang dibuat-Nya dengan umat-Nya, yang tidak dapat dilanggar. Tidak setitik pun atau senoktah pun dari janji-janji-Nya dapat dihapuskan oleh semua kejahatan dunia dan neraka. Hal ini menjadi penghiburan besar bagi semua orang benar, yaitu, meskipun manusia berlaku tidak setia, Allah tetap setia. Manusia memperbincangkan kesia-siaan, tetapi firman Tuhan merupakan sabda yang kudus. Tidak seperti kesetiaan manusia, kesetiaan Allah membumbung begitu tinggi sampai tidak dapat berubah-ubah karena cuaca, sebab kesetiaan-Nya menggapai langit (begitulah yang diartikan sebagian orang), mengatasi awan-awan dan melampaui segala perubahan di tempat-tempat yang terletak di bawahnya.

(3) Dia adalah Allah dengan keadilan dan kebenaran yang tak terbantahkan: Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah, tidak tergoyahkan dan teguh, menjulang dan nyata di hadapan seluruh dunia, sebab tidak ada lagi kebenaran lain yang begitu pasti dan jelas seperti ini, yaitu bahwa Tuhan itu benar dalam segala jalan-Nya, dan bahwa Dia tidak pernah dan tidak akan pernah berlaku salah terhadap segala ciptaan-Nya. Bahkan saat awan dan kekelaman ada di sekeliling Dia pun, keadilan dan hukum tetap menjadi tumpuan takhta-Nya( 97:2).

(4) Dia adalah Allah dengan hikmat dan rancangan yang tidak terselami: "Hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat, tidak dapat dimengerti dengan segala daya dan cara pemahaman yang terbatas." Sebagaimana kuasa-Nya mutlak menguasai segalanya, yang tidak wajib Ia terangkan kepada kita, begitu pula cara kerja-Nya selalu istimewa dan penuh misteri, yang tidak dapat kita pahami: Jalan-Mu melalui laut dan lorong-Mu melalui muka air yang luas. Kita tahu bahwa Dia melakukan segala sesuatu dengan bijak dan baik. Namun, apa yang diperbuat-Nya, kita tidak tahu sekarang. Tetapi akan tiba saatnya bagi kita untuk mengetahui semua itu.
2. Pemeliharaan dan kebaikan hati yang sungguh luas dari Sang Pemelihara yang ilahi: "Manusia dan hewan Kauselamatkan, bukan saja dengan melindungi mereka dari kejahatan, tetapi juga dengan menyediakan segala sesuatu yang diperlukan untuk menunjang hidup mereka." Sekalipun hewan tidak memiliki kemampuan untuk mengenal dan memuji Allah, mereka tetap dipelihara dengan penuh kasih sayang. Mata mereka menantikan Dia, dan Dia pun menyediakan makanan bagi mereka pada waktu yang tepat. Jadi, kita tidak usah heran bila melihat Allah menyediakan makanan bagi manusia yang jahat, sebab binatang liar pun Ia beri makan. Dan janganlah kita takut, sebab terlebih lagi Dia akan menyediakan kebutuhan orang benar dengan baik. Dia yang memberi makan singa-singa muda tidak akan pernah membiarkan anak-anak-Nya sendiri kelaparan.
3. Kebaikan istimewa Allah bagi para orang kudus.
Perhatikanlah:
(1) Sifat mereka (ay. 8). Orang-orang yang terpesona dengan keindahan kasih setia Allah berlindung dalam naungan sayap-Nya.
[1] Kasih setia Allah sungguh berharga bagi mereka. Mereka menikmatinya. Mereka mengecap rasa manisnya yang tak terlukiskan. Mereka mengagumi keindahan dan kebaikan Allah lebih dari apa pun juga di dunia ini. Tidak ada lagi yang lebih menyenangkan dan menarik hati. Orang-orang yang tidak mengagumi kasih setia-Nya berarti tidak mengenal-Nya, dan mereka yang tidak sungguh-sungguh menginginkannya berarti tidak mengenal diri mereka sendiri.
[2] Karena itulah orang-orang kudus menaruh kepercayaan penuh kepada-Nya. Mereka bernaung kepada-Nya, menyerahkan diri mereka di bawah perlindungan-Nya, dan merasa aman dan nyaman sebagaimana anak-anak ayam yang berkumpul di bawah sayap induknya (Mat. 23:37). Sifat orang-orang yang berpaling kepada Allah adalah bahwa mereka datang untuk berlindung kepada Allah Israel(Rut. 2:12, bis). Selain kasih setia-Nya yang unggul itu, apa lagi yang bisa mengumpulkan orang-orang yang berpaling kepada-Nya? Apa lagi yang ampuh untuk menarik kita mendekat kepada-Nya dan menikmati kedekatan dengan-Nya? Orang-orang yang ditarik demikian oleh kasih pasti akan terus melekat kepada-Nya.
(2) Hak istimewa mereka. Berlipatgandalah kebahagiaan orang-orang yang memiliki Allah sebagai Tuhan mereka, sebab di dalam Dia mereka memiliki, dapat memiliki, atau akan memiliki kebahagiaan yang lengkap.
[1] Keinginan hati mereka akan dipenuhi (ay. 9): Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu, kebutuhan mereka tercukupi. Kerinduan mereka dipuaskan dan terisi penuh. Mereka akan selalu berkecukupan di dalam Allah yang mencukupi, dengan segala sesuatu yang dapat diingini dan dapat diterima oleh jiwa yang sudah mendapat pencerahan dan dilapangkan. Keuntungan duniawi dan kesenangan lahiriah bisa diteguk sebanyak-banyaknya sampai jenuh, tetapi tidak pernah memuaskan (Yes. 55:2). Sebaliknya, pemberian karunia dan anugerah ilahi akan selalu memberi rasa puas, tetapi tidak akan pernah membuat jenuh. Meskipun selalu haus untuk mengenal Allah dengan lebih dalam lagi, jiwa yang saleh tidak akan menginginkan hal lain selain Allah saja. Pemberian-pemberian dari Sang Pemelihara begitu memuaskan sehingga mereka pun merasa penuh dengan apa yang mereka punya. Saya sudah menerima semuanya - malah lebih daripada cukup!(Flp. 4:18, bis). Manfaat dari ibadah-ibadah kudus adalah lemak di rumah Allah, rasanya manis bagi jiwa yang telah disucikan dan menguatkan bagi kehidupan yang rohaniah dan ilahi. Dengan hal inilah mereka dipuaskan secara berlimpah-limpah. Mereka tidak menginginkan apa pun lagi di dunia ini, selain kehidupan yang bersekutu dengan Allah dan mendapatkan penghiburan dari janji-janji karena persekutuan itu. Akan tetapi, kepuasan penuh dan berlimpah disimpan untuk disediakan nanti pada masa akan datang, di rumah yang tidak dibuat oleh tangan manusia, yaitu sorga yang abadi. Setiap bejana akan penuh di sana.
[2] Sukacita mereka tetap: Mereka puas dengan minuman dari sungai-Mu yang menyegarkan.
Pertama, ada kesenangan yang benar-benar bersifat ilahi. "Kesenangan itu merupakan kesenangan-Mu, bukan saja berasal dari-Mu sebagai Sang Pemberi, tetapi juga bermuara di dalam-Mu sebagai inti dan pusat dari kesenangan itu sendiri." Karena merupakan sesuatu yang murni rohani sifatnya, kesenangan-kesenangan itu serupa dengan kesenangan para penghuni dunia atas yang mulia, dan mengandung suatu kesamaan dengan perasaan senang dari Sang Pemikir Abadi.
Kedua, ada sungai yang selalu meluap, selalu menyegarkan dan terus mengalirkan kesenangan-kesenangan tersebut. Ada cukup bagi semua dan untuk setiap orang ( 46:5). Kesenangan lahiriah bagaikan kubangan air yang berbau busuk, tetapi kesenangan iman begitu murni dan menyenangkan, jernih bagaikan kristal(Why. 22:1).
Ketiga, Allah bukan saja telah menyediakan sungai kesenangan ini bagi umat-Nya, tetapi juga membiarkan mereka minum darinya. Ia menimbulkan rasa haus akan kesenangan tersebut di dalam diri mereka. Dan, melalui Roh-Nya, Ia memenuhi jiwa mereka dengan sukacita dan damai sejahtera di dalam keyakinan mereka. Di sorga mereka akan selamanya mereguk nikmat yang ada di tangan kanan Allah, dipuaskan dengan sukacita berlimpah-limpah ( 16:11).
[3] Kehidupan dan terang akan menjadi bagian dan berkat mereka untuk selama-lamanya (ay. 10). Oleh karena mereka memiliki Allah sebagai kebahagiaan mereka,
Pertama, di dalam Dia mereka memiliki sumber hayat, dari mana sungai-sungai kesenangan itu mengalir (ay. 9). Allah semesta alam merupakan sumber hayat. Di dalam Dialah kita hidup, bergerak, dan memiliki keberadaan kita. Allah yang penuh anugerah merupakan sumber kehidupan rohani kita. Segala kekuatan dan penghiburan bagi jiwa yang telah dikuduskan, semua dasar pegangannya yang mulia, kuasa, dan kinerjanya, berasal dari Allah. Dialah asal muasal dan Pencipta segala rasa dari hal-hal ilahi yang ada di dalam jiwa yang dikuduskan itu, termasuk juga segala gerakannya yang mengarah kepada hal-hal tersebut: Ia menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya, dan setiap orang yang mau, dapat datang dan mengambil air kehidupan dari-Nya secara cuma-cuma. Dia adalah sumber dari kehidupan kekal. Kebahagiaan para orang kudus yang dimuliakan ialah dapat memandang dan menikmati Allah, serta secara langsung menikmati kasih-Nya tanpa terhalang atau ada rasa khawatir akan kehilangan kasih itu.
Kedua, di dalam-Nya, mereka memiliki terang yang sempurna. Hikmat, pengetahuan, dan sukacita, semuanya ada di dalam terang itu: di dalam terang-Mu kami melihat terang, artinya,
1. "Di dalam pengenalan akan Engkau melalui anugerah-Mu, dan di dalam penglihatan akan Engkau di dalam kemuliaan-Mu, kami akan memperoleh segala sesuatu yang memuaskan pengertian kami dengan berlimpah." Terang ilahi yang bersinar di dalam Kitab Suci, dan terutama yang memancar melalui wajah Kristus, Sang Terang dunia itu, memiliki segala kebenaran di dalamnya. Saat kita melihat Allah muka dengan muka, di dalam tabir suci, kita akan melihat terang itu secara sempurna. Pada saat itu, barulah kita akan dapat mengenalnya dengan cukup baik (1 Kor. 13:12; 1 Yoh. 3:2).
2. "Di dalam persekutuan dengan Engkau kini, melalui anugerah-Mu yang Engkau berikan kepada kami dan melalui balasan dari kami melalui rasa kasih saleh kami terhadap Engkau, serta saat kami bisa menikmati hadirat-Mu kelak tidak lama lagi di sorga, kami akan memperoleh kebahagiaan dan kepuasan yang lengkap. Dalam kebaikan-Mu, terkandung segala hal baik yang kami inginkan." Dunia ini adalah dunia yang gelap, dan kita hanya menemukan sedikit saja kenyamanan di dalamnya. Akan tetapi, di dalam terang sorgawi terdapat terang sejati, tidak ada terang yang semu. Hanya ada terang yang abadi dan tidak akan pernah meredup. Di dunia ini kita melihat Allah dan menikmati-Nya melalui ciptaan dan berbagai sarana lain, akan tetapi, di sorga nanti Allah akan diam bersama-sama dengan kita(Why. 21:3) dan kita akan dapat memandang serta menikmati-Nya segera.
II. Dalam bagian mazmur ini kita mendapati doa-doa, permohonan syafaat, dan kemenangan Daud yang suci, yang didasari oleh perenungan-perenungan berikut ini.
1. Dia bersyafaat bagi semua orang kudus, meminta supaya mereka selalu mengalami manfaat dan penghiburan dari kebaikan dan anugerah Allah (ay. 11).
(1) Orang-orang yang dia doakan adalah mereka yang mengenal Allah, yang bergaul akrab dengan-Nya, mengakui Dia, dan dengan teguh menyatakan Dia sebagai milik mereka. Dia mendoakan mereka yang lurus hati, yang tulus dengan pengakuan agama mereka, dan setia baik kepada Allah maupun kepada manusia. Orang-orang yang tidak lurus hati terhadap Allah berarti tidak mengenal-Nya seperti yang seharusnya.
(2) Berkat yang ia mintakan bagi mereka adalah kasih setia Allah (yaitu, tanda kebaikan-Nya terhadap mereka) dan keadilan-Nya (yaitu, pekerjaan anugerah-Nya di dalam mereka). Atau, kasih setia dan keadilan-Nya merupakan kebaikan yang sesuai dengan janji-Nya. Kasih setia dan keadilan-Nya itu merupakan belas kasihan dan kebenaran.
(3) Cara bagaimana dia menginginkan berkat itu dapat juga dikemukakan begini: Lanjutkanlah, ulurkanlah, seperti seorang ibu menyodorkan buah dadanya bagi sang anak supaya anak itu dapat menikmati air susu darinya. Biarlah berkat-Nya terulur sepanjang kekekalan itu sendiri. Kebahagiaan para orang kudus di sorga akan sempurna, dan juga terus berlangsung (seperti suatu benda), sebab sumber itu akan selalu penuh dan terus mengalir keluar. Hal itu kiranya selalu tetap(Yes. 64:5, tl).
2. Dia berdoa bagi dirinya sendiri, supaya dia selalu dijagai untuk terus setia dan terus mendapat penghiburan (ay. 12): "Janganlah kiranya kaki orang-orang congkak menginjak aku untuk mengganjal tumitku atau menginjak-injak badanku. Dan janganlah tangan orang fasik, yang terulur melawanku, dibiarkan berhasil menggoyahkan akumelalui godaan sehingga aku beranjak dari kesucian dan ketulusanku. Juga jangan biarkan mereka membuat aku merasa galau dan gelisah melalui suatu masalah." Biarlah orang-orang yang melawan Allah tidak dibiarkan berkemenangan atas orang-orang yang berpegang teguh kepada-Nya. Orang-orang yang telah mengecap kesenangan di dalam persekutuan dengan Allah pastilah tidak menghendaki apa pun juga yang dapat memisahkan mereka dari-Nya.
3. Dia bersukacita atas kejatuhan semua musuh-musuh-Nya pada waktunya nanti (ay. 13): "Lihat, ketika mengira telah berada di atas angin melawanku, orang-orang yang melakukan kejahatan itu jatuh, terjerat dalam perangkap yang tadinya mereka pasang untuk menjatuhkanku." Lihat, di dunia yang lain (begitulah yang diartikan sebagian orang), di mana para orang kudus berdiri untuk menghakimi dan memiliki tempat di rumah Allah, para pelaku kejahatan dilemparkan ke dalam penghukuman, dilemparkan ke bawah ke dalam neraka, jurang yang tidak berdasar itu. Dari sana mereka tidak akan pernah dapat bangun lagi, sebab beban murka dan kutuk Allah terlalu berat untuk mereka tanggung. Memang benar bahwa kita tidak boleh bersukacita atas kesengsaraan musuh-musuh kita. Namun demikian, kejatuhan akhir dari orang-orang yang melakukan kejahatan akan menjadi kemenangan kekal bagi para orang kudus yang dimuliakan itu.

Label:   Mazmur 36:5-10 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Penjelasan Ulangan 4:4-9; 20-25 - Ambillah `jarak` dari situasi Anda agar Anda mengingat siapa diri Anda dan siapa Tuhan yang Anda sembah.

PREV:
Penjelasan Ayat Firman 1 Samuel 18:1-8; 19:1-3 MENJADI SAHABAT YANG SETIA

Garis Besar Mazmur





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 Oktober - Matius 20-22

Hari ini, 22 Oktober - Maz 119:10-16, Yer 24-25, 1 Tim 1, Ams 27:5-6

22 Oktober - Yohanes 6:60-71, 1 Petrus 4: 1-11, Kidung 6, Ratapan 1

Arsip Penjelasan Ayat Firman..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392
Daftar Resmi Susunan Kabinet Jokowi Jilid II
Klik Disini



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 20 Oktober 2019
Joy To The World - David Crowder

Minggu, 20 Oktober 2019
The First Noel - Third Day

Minggu, 20 Oktober 2019
Away in a Manger - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Come and Worship - Bebo Norman

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come O Come Emmanuel - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Hallelujah (Light Has Come) - BarlowGirl

Minggu, 20 Oktober 2019
Hark The Herald Angels Sing - Matt Maher

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come All Ye Faithful - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Let Us Adore - Hillsong Worship

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



gita bakti 47 note,   CONTOH BPJ GKII JEMAAT INDUK DI INDONESIA,   teks lagu puji syukur no 320,   ilustrasi khotbah amsal 22:8-12,   rancangan khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi oktober 2019,   kalender liturgi oktober 2019,   lagu rohani untuk persembahan ,   lagu penu5up ibadah ,   khotbah amsal 22 : 8-12,   doa persembahan di partangiangan,   chord gitar bri padanya segnap hatimu,   lagu doa gereja singkat,   lagu doa gereja singkat,   lagu dan gerakan anak sekolah minggu umur 3-6 tahun,   gke tata ibadah,   Lagu rohani kuduslah tuhan yg terbaru,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lyrics lagu yesus mulia,   lyrics lagu yesus mulia,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   khotbah zefanya 3 9 - 20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   ny rohani 94,   lagu natal ceria,   lagu kidung ceria,   Lagu kur gereja tiberias,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah amsal 22:8-12,   khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi katolik 2019,   lagu persembahan,   renungan hagai 1; 12-14,   kalender liturgi katolik 2019,   hagai 1:12-14,   hagai 1:12-14,   kunci lagu senja mulai terbenam lagu rohani,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   jamita 1 korintus 6 1-8,   khotbah kristiani kitab 2 timotius 3 : 10 -17,   renungan Melayani Tuhan seumur hidup,   Ambilan minggu bapa gkps 3september 2019 gkps,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   pelita hidup lukas 17:11-19 khotbah,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   tafsiran amsal 22 8 12,   renungan zefanya 3:1-20,   renungan umat tuhan menjadi kenamaan dan pujian menurut zefanya 3:9-20,   patitur mazmur 150,   makna lagu burung pipit yang kecil,   Sabda bina pemuda gpib bulan oktober,   sabda bina umat gpib 21 oktober 2019,   khotbah yosua 23:1-28,   khotbah yosua 23:1-28,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   lirik tabur tabur mari menabur,   Oneway terbang. Mp3,   renungan matius 12:33,   contoh ilustrasi dari pembacaan kitab Yoel 1:13-20,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   yesus nampi nu dosa loril,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa lirik,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   lagu yang cocok untik persembahn,   renungan amsal 22:8-12,   kalender liturgi 2019,   Amsal 22; 8-22,   lagu-gereja.com,   renungan dari amsal 22 ,8;12,   khotbah dari amsal 22;8-12,   Penafsiran 1 yoh 4 ; 1 - 6,   dia girangkanku mp3,   download lagu kumasuki gerbangnya mp3 frankie,   download lagu kumasuki gerbangnya,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   LAGU ROHANI PERSEMBAHAN,   lagu gereja baru,   lagu pernikahan dari kj atau nkb,   kotbah amsal 22:8-12,   katekisasi 22,   pembacaan Alkitab GMIM 20 oktober 2019,   slide ezra 4:1-16,   lirik lagu rohani hanya dekat allahku,   almanak HKI,   hari hari besar dalam kalender gerejawi gki,   alkitab johanes 4:21-26,   alkitab johanes 4:21-26,   isi nats johanes 4:21-26,   johanes 4:21-26,   lagu memberi persembahan,   jamita Johannes 4:21-26,   khotbah ibadah GMIT minggu 29 september 2019,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   khotbah bilangan 22,   rohani 16,   lagu mazmur 121,   Jamita johanes 4:21-26,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh,   warna liturgii 20 oktober 2019,   khotbah tentang 2 timotius 3:14-4:5,   penilik jemaat dan kewajibannya,   doa berkat,   menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,   you tube karaoke lagu rohani ikut dikau saja tuhan,   Kotbah yohanes 4:21-26,   kidung ceria 125,   download lagu rohani 15 kristen 2019,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   Hotbah Amsal 22:6,   lagu rohani pengakuan dosa,   refrensi lukas 12:8-12,   kalender liturgi 2019,   catatan khotbah ratapan3:40,   doa persembahan kolekte katolik,   kudaki daki lirik, versi mandarin,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   contoh doa persembahan gke,   download lagu rohani kristen mp3 gratis 2018,   Jamita HKBP. Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Jamita Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Perikop kotbah joh 4: 21-26.,   notasi angka kj 452,   renungan bacaan injil lukas 12:8-12,   lagu panasnya mata hali,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   penerangan lukas 12 8-12,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   tata ibadah malam akhir tahun keluarga,   catatan khotbah matius 9:18,   catatan khotbah matius 9:18,   Renungan Wahyu 7:13-17,   renungan luk12:8-12.com,   renungan lukas 12:8-12,   pkj 213 gambar not,   pkj 213 gambar not,   lagu rohani tentang doa untuk greja,   lagu pkj 202,   lagu pkj 202,   contoh lagu untuk persekutuan akhir bulan,   lagu pkj 202,   lagu nkb tentang aku dan seisi rumahku,   jamita Evagelum HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   yohanes 4:21-26,