Save Page
Penjelasan Ayat Firman
Jumat, 01 April 2016
(Amsal 1:5-10)
Tafsir Amsal 1:5-10
#tag:
Amsal 1:5-10
1:5 baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan -- 1:6 untuk mengerti amsal dan ibarat, perkataan dan teka-teki orang bijak. 1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
Nasihat dan peringatan
1:8 Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu 1:9 sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu. 1:10 Hai anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau, janganlah engkau menurut.


Penjelasan:
Rancangan Amsal
Orang-orang yang membaca mazmur-mazmur Daud, terutama pada bagian-bagian akhirnya, akan tergoda untuk berpikir bahwa agama hanyalah masalah gejolak perasaan semata, dan cuma berurusan dengan luapan-luapan emosi di dalam ibadah. Tidak diragukan lagi bahwa memang ada waktu untuk itu, dan jika ada sorga di atas bumi, maka di situlah letaknya. Tetapi, selama kita berada di bumi, kita tidak bisa sepenuhnya hanyut dalam perasaan-perasaan itu. Kita mempunyai hidup badani yang harus kita jalani, harus menunjukkan perilaku baik di dalam dunia, dan ke dalam perkara itulah sekarang kita diajar untuk membawa serta agama kita. Agama itu merupakan hal yang bisa diterima akal, dan sangat bermanfaat untuk mengatur kehidupan manusia, dan berkuasa untuk membuat kita bijaksana sama seperti untuk membuat kita taat, untuk membuat wajah kita bersinar di hadapan manusia, dalam perkataan yang bijak, jujur, dan bermanfaat, sehingga membuat hati terbakar dengan perasaan-perasaan yang kudus dan saleh bagi Allah. Dalam pasal ini kita mendapati,
I. Judul kitabnya, yang menunjukkan maksud dan rancangan kitab itu secara umum (ay. 1-6).
II. Asas utamanya disarankan untuk kita pertimbangkan dengan sungguh-sungguh (ay. 7-9).
III. Peringatan yang penting akan pergaulan yang buruk (ay. 10-19)
IV. Gambaran yang benar dan hidup tentang seruan-seruan hikmat terhadap anak-anak manusia, dan kehancuran yang pasti akan menimpa orang-orang yang tidak mau mendengar seruan-seruan itu (ay. 20-33).

Rancangan Amsal (1:1-6)

Di sini kita mendapati pengantar kitab ini, yang menurut sebagian orang ditambahkan oleh penyusun dan penerbitnya, seperti halnya Kitab Ezra. Namun, lebih tepat jika pengantar ini dianggap sebagai tulisan yang ditulis oleh Salomo sendiri, yang, dalam permulaan kitabnya, mengemukakan apa maksudnya dalam menulis kitab itu, agar ia tetap pada apa yang ingin dikerjakannya, dan semakin dekat mencapai maksudnya.
Kita diberitahukan di sini:
I. Siapa yang menulis kata-kata bijak ini (ay. 1). Kata-kata itu adalah amsal-amsal Salomo.
1. Namanya berarti suka damai, dan sifat dari jiwanya maupun pemerintahannya sesuai dengan namanya itu. Keduanya suka damai. Daud, yang hidupnya penuh dengan permasalahan, menulis kitab renungan. Sebab, adakah seorang di antara kita yang menderita? Baiklah ia berdoa. Salomo, yang hidup dengan tenang, menulis kitab pengajaran. Sebab apabila jemaat berada dalam keadaan damai, jemaat itu dibangun. Dalam masa-masa damai, kita harus mempelajari, dan mengajarkan kepada orang lain, apa yang harus dilakukan oleh kita dan mereka dalam masa-masa susah.
2. Ia adalah anak Daud. Adalah kehormatannya untuk mempunyai hubungan dengan orang baik itu, dan ia menganggapnya demikian untuk alasan yang baik, sebab hidupnya menjadi lebih baik karena itu (1Raj. 11:12). Ia sudah diberkati dengan pendidikan yang baik, dan banyak doa yang baik telah dipanjatkan untuknya (Mzm. 72:1 ), dan dampak dari keduanya terlihat dalam hikmat dan manfaat yang dia berikan. Adakalanya angkatan orang benar diberkati seperti itu, agar mereka menjadi berkat, berkat yang unggul, pada masa mereka. Kristus sering kali disebut Anak Daud, dan Salomo merupakan pelambang Kristus dalam hal ini, seperti dalam hal-hal lain, bahwa ia membuka mulutnya mengatakan perumpamaan atau amsal.
3. Ia adalah raja Israel - seorang raja, namun bukanlah penghinaan baginya untuk menjadi pendidik bagi orang-orang yang tidak berpengetahuan, dan pengajar bagi anak-anak kecil. Ia raja bangsa Israel, suatu umat yang di tengah-tengahnya Allah dikenal dan nama-Nya besar. Di antara mereka ia mempelajari hikmat, dan kepada mereka ia menyampaikannya. Seluruh bumi berikhtiar menghadap Salomo untuk menyaksikan hikmatnya, yang mengungguli segala hikmat orang lain (1Raj. 4:30; 10:24). Adalah suatu kehormatan bagi Israel bahwa raja mereka merupakan seorang pengajar seperti itu, seorang yang bisa dimintai nasihat bijak seperti itu. Salomo terkenal akan perkataan-perkataan bijaknya. Setiap kata yang diucapkannya berbobot, dan mengandung sesuatu yang mengejutkan dan membangun. Hamba-hambanya yang melayaninya, dan yang mendengarkan hikmatnya, sudah mengumpulkan tiga ribu amsal darinya yang mereka tulis dalam buku-buku harian mereka. Tetapi amsal-amsal dalam kitab ini adalah tulisannya sendiri, dan jumlahnya tidak sampai seribu. Dalam amsal-amsal ini ia mendapat ilham ilahi. Sebagian orang berpikir bahwa kitab-kitab apokrifa Sirakh dan Kebijaksanaan Salomo disusun dari amsal-amsalnya yang lain itu, yang tidak begitu terilhami, yang di dalamnya terdapat banyak perkataan baik dan sangat bermanfaat. Namun, jika dilihat secara keseluruhan, kitab-kitab itu kalah jauh dengan kitab ini. Para penguasa Romawi mempunyai simbol atau semboyannya sendiri-sendiri, sebagaimana sekarang banyak penguasa mempunyai lambang pangkat mereka. Tetapi Salomo mempunyai banyak perkataan yang berbobot, bukan seperti perkataan-perkataan mereka, yang dipinjam dari orang lain, melainkan semuanya merupakan hasil dari hikmat luar biasa yang telah dikaruniakan Allah kepadanya.
II. Untuk tujuan apa amsal-amsal itu ditulis (ay. 2-4), bukan untuk mendapatkan nama baik bagi penulisnya, atau memperkuat kepentingannya di antara hamba-hambanya, melainkan untuk mendatangkan manfaat dan keuntungan bagi semua orang yang di setiap waktu dan tempat akan memerintah diri mereka sendiri dengan perkataan-perkataan ini, dan mempelajarinya baik-baik. Kitab ini akan menolong kita,
1. Untuk membentuk gagasan-gagasan yang benar tentang segala sesuatu, dan memenuhi pikiran kita dengan ide-ide yang jernih dan jelas tentang semua itu, agar kita dapat mengetahui hikmat dan didikan, hikmat yang didapat melalui didikan itu, melalui pewahyuan ilahi. Dengan kitab ini, kita juga dapat mengetahui sendiri bagaimana berbicara dan bertindak secara bijak dan bagaimana memberikan didikan kepada orang lain.
2. Untuk membedakan antara kebenaran dan kepalsuan, kebaikan dan keburukan - untuk mengerti kata-kata yang bermakna, untuk memahaminya, untuk menilainya, untuk berjaga-jaga terhadap kesalahan, dan untuk menerapkan apa yang sudah diajarkan kepada kita agar kita dapat memahami hal-hal yang berbeda dan tidak mudah tertipu. Kita juga dapat memilih apa yang baik dan tidak kehilangan keuntungan darinya, sebagaimana yang didoakan oleh Rasul Paulus (Flp. 1:10).
3. Untuk mengatur perilaku kita agar benar dalam segala hal (ay. 3). Kitab ini mau memberi, agar kita dapat menerima, didikan yang menjadikan pandai, pengetahuan yang akan mengatur perilaku kita dalam kebenaran, keadilan dan kejujuran (ay. 3), yang akan mencondongkan kita untuk memberikan kepada semua apa yang pantas mereka dapatkan. Memberikan kepada Allah apa yang menjadi milik Allah, dalam menghayati ajaran agama, dan kepada semua orang apa yang pantas mereka dapatkan, sesuai dengan kewajiban-kewajiban yang harus kita lakukan kepada mereka karena hubungan, pekerjaan, persetujuan, atau hal-hal lain. Perhatikanlah, orang-orang yang benar-benar bijaksana, dan hanya mereka ini saja, adalah orang yang berhati-hati dalam segala hal. Rancangan kitab suci adalah untuk mengajarkan hikmat itu kepada kita, kebenaran dalam menjalankan perintah-perintah Allah pada loh pertama, keadilan pada loh kedua, dan kejujuran (maksudnya ketulusan) di dalam keduanya. Begitulah sebagian orang membedakannya.
III. Untuk siapa amsal-amsal ini ditulis (ay. 4). Amsal-amsal ini bisa digunakan oleh semua orang, tetapi terutama dirancang,
1. Untuk orang yang tak berpengalaman, untuk memberikan kecerdasan kepada mereka. Didikan-didikan yang diberikan di sini jelas dan mudah, dan disesuaikan dengan kemampuan yang terendah, para pengembara, meskipun orang-orang bodoh, tidak akan keliru memahaminya. Orang-orang yang akan menerima keuntungan darinya adalah mereka yang sadar akan ketidaktahuan mereka sendiri dan kebutuhan mereka untuk diajar, dan oleh sebab itu berkeinginan untuk menerima didikan. Selain itu, orang-orang yang menerima didikan-didikan ini dalam terang dan kuasanya, meskipun tidak berpengalaman, akan dibuat cerdas. Mereka akan pandai dalam mengetahui dosa yang harus mereka hindari dan kewajiban yang harus mereka lakukan, dan untuk menghindar dari tipu muslihat si pencoba. Barangsiapa tulus seperti merpati dengan menjalankan aturan-aturan Salomo bisa menjadi cerdik seperti ular. Orang yang sebelumnya bodoh sehingga berbuat dosa akan menjadi bijaksana ketika mulai mengatur dirinya dengan firman Allah.
2. Untuk orang muda, untuk memberi mereka pengetahuan serta kebijaksanaan. Masa muda adalah masa belajar, memahami didikan-didikan, menerima kesan-kesan, dan mengingat-ingat apa yang sudah diajarkan. Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi pikiran kita untuk dipenuhi dengan hal-hal yang baik, dan ia pun tidak dapat menerima inti sari yang lebih baik selain dari amsal-amsal Salomo. Orang muda itu gegabah, panas hati, dan tidak berhati-hati. Manusia dilahirkan seperti anak keledai liar, dan oleh sebab itu perlu dikekang oleh kekangan-kekangan dan diatur oleh aturan-aturan yang kita dapati di sini. Jika saja kaum muda mau menjaga jalan-jalan mereka sesuai dengan amsal-amsal Salomo, maka mereka akan cepat memperoleh pengetahuan dan kebijaksanaan orang-orang tua. Salomo melihat kepada keturunan yang akan datang dalam menulis kitab ini, dengan berharap dapat memenuhi pikiran angkatan yang sedang bangkit dengan kelimpahan asas-asas hikmat dan kebajikan.
IV. Manfaat baik apa yang bisa diambil dari amsal-amsal itu (ay. 5-6). Orang-orang yang muda dan tak berpengalaman dapat menjadi bijaksana dengannya, dan tidak dilarang memasuki sekolah Salomo seperti yang terjadi dengan sekolah Plato. Tetapi apakah sekolahnya hanya untuk orang-orang seperti itu saja? Tidak. Yang ada di sini bukan hanya susu untuk bayi, melainkan juga makanan yang keras untuk orang kuat. Kitab ini tidak hanya akan membuat orang bodoh menjadi bijak dan orang jahat menjadi baik, tetapi juga akan membuat orang bijak menjadi lebih bijak dan orang baik menjadi lebih baik. Walaupun orang tak berpengalaman dan orang muda mungkin meremehkan didikan-didikan itu, dan tidak menjadi lebih baik karenanya, namun orang bijak akan mendengar. Hikmat akan dibenarkan oleh anak-anaknya, meskipun bukan oleh anak-anak yang duduk di pasar. Perhatikanlah, orang bijak sekalipun harus mendengar, dan tidak boleh menganggap diri mereka terlalu bijak untuk belajar. Orang bijak sadar akan kekurangan-kekurangannya sendiri (Plurima ignoro, sed ignorantiam meam non ignoro - Aku tidak tahu akan banyak hal, kecuali ketidaktahuanku sendiri), dan oleh sebab itu ia masih terus maju, agar dapat menambah ilmu, dapat tahu lebih banyak dan lebih baik, lebih jernih dan lebih jelas, dan bisa tahu lebih baik bagaimana memanfaatkan apa yang diketahuinya. Selama kita hidup kita harus berusaha menambah semua ilmu yang berguna. Ada pepatah dari salah seorang rabi Yahudi yang terkemuka yang berbunyi, Qui non auget scientiam, amittit de ea - Jika perbendaharaan pengetahuan kita tidak bertambah, maka berarti itu terbuang. Dan siapa yang mau menambah ilmu harus mempelajari Kitab Suci. Kitab ini menyempurnakan manusia kepunyaan Allah. Orang yang bijak, dengan menambah ilmu, tidak saja bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang lain.
1. Sebagai penasihat. Orang yang berpengertian dan memahami pedoman-pedoman hikmat ini, dengan membandingkannya satu sama lain dan dengan mengamat-amati sendiri, secara berangsur-angsur akan memperoleh bahan pertimbangan. Ia mempunyai peluang besar untuk maju, dan akan dimintai nasihat sebagai orang bijak, dan dipercaya untuk mengatur perkara-perkara orang banyak. Ia akan duduk di kursi pimpinan, begitulah yang diartikan oleh kata itu. Perhatikanlah, ketekunan adalah jalan menuju kehormatan. Orang-orang yang diberkati Allah dengan hikmat harus berusaha untuk melakukan apa yang baik dengan hikmat itu, sesuai dengan kemampuan mereka. Menjadi penasihat bagi raja memang lebih terhormat, tetapi menjadi penasihat bagi orang miskin lebih mulia, seperti yang dilakukan Ayub dengan hikmatnya (Ayb. 29:15), aku menjadi mata bagi orang buta.
2. Sebagai penafsir (ay. 6) - untuk mengerti amsal. Salomo sendiri terkenal mampu menguraikan teka-teki dan memecahkan pertanyaan-pertanyaan sulit, yang pada zaman dulu dikenal sebagai hiburan bagi raja-raja timur. Lihat saja jawaban-jawaban yang diberikannya terhadap pertanyaan-pertanyaan ratu Syeba, yang menyangka akan membuatnya bingung dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Sekarang di sini ia ingin memperlengkapi para pembacanya dengan talenta itu, sejauh dapat berguna untuk tujuan-tujuan yang terbaik. "Mereka akan mengerti amsal, bahkan ibarat (kjv: tafsiran - pen.), yang tanpanya amsal itu seperti kacang yang belum dikupas. Apabila mereka mendengar sebuah kata bijak, meskipun itu kiasan, mereka akan menangkap artinya, dan tahu bagaimana menggunakannya." Perkataan orang bijak itu kadang-kadang seperti teka-teki. Dalam surat-surat Rasul Paulus ada hal-hal yang yang sukar dipahami. Tetapi bagi mereka yang, karena memahami betul seluk-beluk Kitab Suci, tahu bagaimana menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, mereka akan tenang dan aman. Dengan begitu, jika kita bertanya kepada mereka, "Mengertikah kamu semuanya itu?" mereka akan menjawab, "Ya, kami mengerti." Perhatikanlah, adalah pujian bagi agama jika orang yang jujur merupakan orang yang berpengetahuan. Oleh sebab itu, semua orang baik harus berusaha menjadi cerdas, dan menyelidiki segala sesuatu, dan berjerih payah dalam menggunakan sarananya, agar pengetahuan mereka bisa bertambah.

Label:   Amsal 1:5-10 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Tafsiran Bilangan 22

PREV:
Apa sih pentingnya Perjamuan Kudus itu?

Garis Besar Amsal






December 1-7 (Week 49) - Esther 7-10; Revelation 3 || Ezra 7-10; Psalm 97; Rev 4 || Nehemiah 1-3; Rev 5 || Neh 4-6; Psalm 98; Rev 6 || Neh 7-9; Psalm 140; Rev 7

Hari ini, 7 Desember - Efesus 1-3

Hari ini, 7 Desember - Maz 137:9-138:6, Dan 11-12, 1 Yoh 5, Ams 30:13-14

Hari ini, 7 Desember - Yohanes 16:1-11, Wahyu 4, Ayub 30, Yoel 2-3

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Penjelasan Ayat Firman..

Register   Login  

contoh kj 424 bukan kj.424



Latest Christian Song
** Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 31 JANUARI 2020 - ORANG YANG MENANG ADALAH ANAK ALLAH - Wahyu 21:6-8 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 21:6-8 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Alfa dan Omega, di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang // bagian mereka, Kebenaran dan kepastian dari keadaan yang membahagiakan ini disahkan oleh firman dan janji Allah, YESUS ADALAH SUMBER PENGHARAPAN DAN KEKUATAN
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 30 JANUARI 2020 - YESUS: RAJA DARI SEGALA RAJA DAN TUHAN DARI SEGALA TUHAN - Wahyu 19:14-16 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 19:14-16 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

Khotbah Ibadah GPIB RABU, 29 JANUARI 2020 - YESUS ADALAH SOLUSI - Lukas 8:22-25 SGDK) -MINGGU II SESUDAH EPIFANI Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Marilah kita bertolak ke seberang danau, Yesus tertidur // Taufan // Perahu itu kemasukan air dan mereka dalam bahaya, Kita binasa // Ia pun bangun, lalu menghardik air dan angin yang mengamuk itu, Kristus memerintahkan murid-murid-Nya untuk bertolak ke seberang danau, LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN SAMA 0| MATATUHAN
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 28 JANUARI 2020 - BESAR DAN AJAIB - Wahyu 15:1-4 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 15:1-4 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Tujuh Cawan Penghukuman, telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya // nyanyian Musa, hamba Allah dan nyanyian Anak Domba, Pekerjaan penumpahan tujuh cawan, yang dipercayakan kepada tujuh malaikat, Patutlah Allah dipuji dan disembah sepanjang abad, BESAR DAN AJAIB
Khotbah Ibadah GPIB - SENIN, 27 JANUARI 2020 - JANJI PENYERTAAN TUHAN - Wahyu 1:17-20 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 1:17-20 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat // Efesus // Smirna // Pergamus // Tiatira, Sardis, Filadelfia, // Laodikia // Iblis, tujuh kaki dian dari emas, // Anak Manusia, // Yang Awal dan Yang Akhir // Yang Hidup; // kunci maut dan kerajaan maut // apa yang telah kaulihat // yang terjadi sekarang // yang akan terjadi sesudah ini // sesudah

Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 31 Desember 2019 - TETAP SEMANGAT KARENA TUHAN SELALU BERI BERKAT - Yesaya 61:10-11 (SGD) - MALAM TAHUN BARU Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Orang percaya yang telah lahir baru dengan sukaria menanggapi janji-janji mulia ini., Kemakmuran Jemaat . BERSYUKUR BERSAMA TUHAN
Khotbah Ibadah GPIB Senin, 30 Desember 2019 - PUJILAH NAMA TUHAN - Senin, 30 Desember 2019 - MINGGU SESUDAH NATAL Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Ajakan kepada bumi, Pujilah Tuhan di bumi, Sebuah Undangan untuk Memuji,
Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 29 Desember 2019 - MENSYUKURI PENYERTAAN ALLAH - Yesaya 52:1-10 (SGD) - HARI MINGGU SESUDAH NATAL Yesaya 52:1-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Dorongan bagi Yerusalem,
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Desember 2019 - MENGENAL DlA - 1 Yohanes 1:3-6 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:3-6 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar // persekutuan. Kamu juga , Supaya sukacita kami menjadi sempurna , Allah adalah terang, Hidup di dalam kegelapan // Tidak melakukan kebenaran, Kesaksian Rasuli
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 27 Desember 2019 - HIDUP DI DALAM TERANG - 1 Yohanes 1:5-10 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:5-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB
TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH HARI NATAL 2019, TATA IBADAH SESUDAH NATAL 26 DES 2019, TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019, TATA IBADAH MALAM AKHIR TAHUN 2019, TATA IBADAH TAHUN BARU 2020




New Submit
KAMIS, 2 JANUARI 2020
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 2 JANUARI 2020 - HADIAH DARI SORGA - Filipi 3:12-16 - MINGGU SESUDAH NATAL


TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019 (bisa dilihat di HP)


TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019 (bisa dilihat di HP)

Jumat, 06 Desember 2019
Zie De Maan Schijnt Door De Bomen

Friday, December 06, 2019
John Schneider Scores First Number One Christian Country Single

Friday, December 06, 2019
End of journey as gospel star Zimu loses battle against cancer

Friday, December 06, 2019
‘A wakeup call:‘ British theologian N.T. Wright on the prosperity gospel, climate change and Advent

Kamis, 05 Desember 2019
When Christmas Comes Around - Caitie Hurst

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises NAU chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises university chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Early Rain Church Elder Sentenced to Four Years in Prison for Having Christian Literature

Wednesday, December 04, 2019
Lighthouse Christian School Contributes to Christmas Spirit

Selasa, 03 Desember 2019
Materi Rancangan Dasar (Randas) Akta Gereja


Kalender GKJ Desember 2020


Kalender GKJ Nopember 2020


Kalender GKJ Oktober 2020


Kalender GKJ September 2020


Kalender GKJ Agustus 2020


Kalender GKJ Juli 2020


Kalender GKJ Juni 2020

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, Khotbah Ibadah GPIB 2020, Lagu Natal (Christmas), TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB,



lagu persembahan ibadah natal,   Renungan mikha 4:6-14,   tata cara ibadah GERMITA,   lirik lagu tuhan pelita hidupku,   kotbah Yohannes 1:14-18,   kotbah yesaya 43 1-4,   Renungan harian Johannes 1:14-18,   Santapan harian Johannes 1:14-18,   lagu vetri kumase rohani,   hothbah yesaya 40:1-8,   eksposisi yakobus 1:17,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   chord O Allagku.jenguklah diriku,   kata sambutan natal,   Santapan Harian Johannes 1:14-18,   ilustrasi kasih allah terbukti untuk sekolah minggu,   sentosa dalam yesus chord,   musik mazmur 72,   not nkb 166,   kabar gembira lagu natal,   partitur SATB Hai Mari Berhimpun,   renungan Lukas 3: 1-20,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   lagu kidung ceria syair ibu,   lagu kidung ceria syair ibu,   partitur lagu paduan suara tema hari ibu,   khotbah mazmur 91,   lirik lagu dunia gemar dan soraklah,   pesan dan kesan natal kaum bapak,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   siapa gerangan sang raja not angka,   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   kotbah natal 2017,   Lirik lagu natal Gloria Gloria,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   lirik lagu kj 376 versi toraja,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   +hotbah yesaya 60:1-7,   download mp3 kidung jemaat 69,   lagu natal untuk persembahan syukur,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   bahan khotbah Adven Gmit 2019,   gits bakti 324,   download lagu GEREJA,   download lagu GEREJA,   lirik lagu tuhan pelita hidupku,   khotbah masa adventus yesaya12:1-6,   lirik lagu surya bersinar,   download lagu rohani mp3 gratis,   download lagu rohani mp3 gratis,   khotbah 1 tim. 4:1-16,   kalender liturgi 2020,   sambutan pranatal gmim,   contoh lagu komuni minggu advent ketiga tahun A 2019,   liturgi perayaan ekaristi 15 desember 2019 tahun a,   lagu mazmur untuk tahun a 15 desember 2019 minggu advent III,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   &rct=j,   Lirik lagu natal praise and worship ibadah natal 25 desember,   nyanyian rohani no 97,   lagu berita anugerah,   doa persembahan katolik,   pidato radio menjelang natal,   kalender liturgi 2020,   lagu persembahan,   khotbah maz 72:1-7,   khotbah maz 72:1-7,   pujian untuk persembahan,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah Yohannes 1:14-18,   contoh kata sambutan di acara natal,   lagu wartakanlah kabar gembira tek,   khotbah Matius 24:3-8,   kalender liturgi oktober 2020,   kalender liturgi 2019,   DSL NO 218 SAMBUTLAH,   materi adven ke1,   lirik lagu rohani pujian bukan setiap orang yang berseru Tuhan Tuhan masuk kerajaan Allah,   renungan Zakaria 9 ; 9-10,   matius 10 :34-42,   khotbah kisah para rasul 13:13-25,   contoh liturgi natal gpib,   not angka lagu bagimu damai sejahtera,   kalender liturgi desember 2019,   lagu persembahan,   pengertian tanah,kayu,perak,emas dalam konteks 2 timotius 2: 20,21,   sambutan natal sesuai tema yesus datang untuk pembaharuan,   lagu rohani o genta malam,   surat penitipan pemberkatan nikahgereja,   renungan mazmur 97 11 12,   Sabda Bina Pemuda 7 Desember 2019,   lagu rohani pakai hidupku sebagai alatmu,   kubawah kepadamu oh tuhan,   lagu kj tentang memuji tuhan,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   Rngn kisah para rasul 8:1-25,   kata sambutan kepala sekolah,   khotbah 1 tesalonika 3 7 - 13,   kotbah yesaya 43: 1-7,   Renungan harian 2 samuel 4,   MAZMUR 146:5-10 JUSWANTORI LIRIK,   partitur koor terpujilah allah hikmatnya besar,   partitur koor terpujilah allah besar kuasanya,   renungan tentang serigala akan tinggal dengan domba,   kalender liturgi 2020,   gambar kalender katolik 2020,   kalender Liturgi 2019,   lagu misa angkatlah hatimu madahkan lagu,   renungan yesaya 11:6-9,   lagu mankind,   &rct=j,   &rct=j,   lagu pengantar pernikahan digerja,   lagu sebelum doa syafaat,   renunngan ulangan 18:15-19,   renunngan ulangan 18:15-19,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh khotbah ibadah raya,   kunci lagu bagi allah yang mulia,   LIRIK mazmur gb 114,   kalender liturgi 2019,   LIRIK mazmur 146 5-10 juswantori,   Renungan Roma 15:1-13 Kaitan dengan Minggu Adven,   Berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   Khotbah tentang berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   Khotbah tentang berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   pakailah waktu anugrah tuhanmu lagu,   materi khotbah natal 2019,   khotbah yesaya 55:6-11,   PKJ no 72,   tata ibadah natal gbi 2019,   DAWNLOAD MP3 MULIAKANLAH,   kalender liturgi 2019,   kalender liturgi 2019,   TAFSIRAN YOHANES 1:14-18,   TAFSIRAN YOHANES 1:14-18,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   kalender liturgi 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   lagu worship terbaru mau khotbah,   renungan matius 3:10,   hari raya katolik 2020,   LIRIK LGU MULIA SEMBAH RAJA MULIA,   teks koor lagu natal katolik,   kata kata sambutan natal kristen,   kalender liturgi katolik 2019,   judul tata ibadah gereja,   renungan dari bacaan roma 15:4-9,   liturgi katolik desember 2019,   liturgi katolik desember 2019,   teks lagu misa hari anak misioner se dunia,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   jamita minggu 8 desember 2019, sian Johannes 1:14-18,