Save Page
HARI PENTAKOSTA
MINGGU, 15 MEI 2016
ROH ALLAH BAGI SEMUA

Bacaan Alkitab:
Yoel 2:28-29
Bagi banyak orang berita dari nabi Yoel adalah berita yang
mengerikan, penghakiman yang diwarnai dengan berbagai bencana.
Namun berita Hari TUHAN bukanlah berita yang mengerikan bagi umat
Allah, karena selain ada penghakiman, ada juga harapan sejati yang
dianugerahkan Allah bagi umat-Nya (baca: 2:3-11, 25). Ada janji Allah yang
memberikan kekuatan dan keteguhan bagi umat yaitu janji akan
pencurahan Roh TUHAN bagi setiap manusia (2:28). Roh Allah yang
dicurahkan menegaskan kehadiran dan penyertaan Allah bagi setiap
manusia; kehadiran dan penyertaan yang menembus ruang dan waktu
bahkan mengatasi akal manusia. Kehadiran dan penyertaan Roh Allah
adalah sumber kekuatan terbesar bagi setiap manusia.

Nubuat nabi Yoel ltu, dikonfirmasi oleh Petrus dalam khotbahnya pada
peristiwa pencurahan Roh Kudus bagi para murid (Kis. 2:2-18). Roh Kudus
memampukan para murid untuk bersaksi dan meneruskan berita karya
keselamatan dari Allah kepada banyak orang. Selain kemampuan yang
tidak biasa, kemampuan berbahasa dalam bahasa-bahasa lain, berkhotbah
di depan banyak orang dan melakukan mujizat, hal yang juga penting
sebagai karya Roh Allah adalah bangkitnya para murid dari keterpurukan,
ketidakpercayaan diri serta ketakutan mereka. Oleh kuasa Roh Allah, para
murid menerima kuasa, dimampukan dan diperlengkapi untuk mem-
beritakan karya keselamatan Allah bagi banyak orang.

Janji akan pencurahan Roh Allah, bukan hanya diperuntukkan bagi
sekelompok orang saja, tetapi bagi semua orang, yaitu sem ua orang yang
percaya, yang mau diubahkan dan dibaharui oleh Allah. Roh Allah diberikan
kepada setiap kita yang percaya, Roh Allah memberi kekuatan serta
meneguhkan bagi kita untuk terus memberitakan dan melakukan karya
keselamatan Allah bagi banyak orang.


SGDK:
HARI PENTAKOSTA
MINGGU, 15 MEI 2016
ROH ALLAH BAGI SEMUA
Yoel 2:28-32

PENGANTAR
Dalam struktur kitab-kitab Perjanjian Lama, kitab Yoel merupakan salah satu dari 12 kitab Nabi Kecil. Kitab ini di tulis oleh Yoel bin Petuel yang bernubuat di Yehuda terutama di
Yerusalem dengan aktifitas khususnya ada di sekitar pelayanan
Bait Allah. Nama Yoe berasal dari dua suku kata yakni (YHWH
dan EL) yang berarti Yahwe adalah Allah.
Keseluruhan isi kitab Yoel ini adalah berbicara nubuatan tentang
Hari TUHAN (Yom YHWH) yang akan datang. Pada kitab inl,
Yoel menyebut tentang tulah belalang sebagai hukuman TUHAN
("l:1-20). Tulah belalang yang terjadi merupakan bencana yang
sangat hebat dan belum pernah terjadi sebelumnya serta
menuntut pertobatan dari plhak bangsa Yehuda (1 :2-14). Se|anjut-
nya Yoel melihat bencana ini juga sebagai tanda datangnya hari
TUHAN yang gelap bagi mereka (1:15-2:11). Respon yang
diharapkan TUHAN dari mereka adalah pertobatan yang sungguh-
sungguh (2:12-17).

Hari TUHAN yang digambarkan Yoel akan datang sebagai
cara TUHAN Allah menghukum itu merupakan sisi tersendiri
mengneai pem beritaan Hari TUHAN. Tetapi dl sisi lain, Yoel juga
menyebut bahwa Hari TUHAN adalah hari pengampunan dan
belas kasih. Hari itu akan ditandai dengan berbagai perbuatan
Allah yang ajaib untuk memulihkan Israel dan membangun
kembali kehidupan mereka yang hancur pasca penghukuman.
Catatan penting Yoel dalam 2:18-27, bahwa Hari TUHAN juga
merupakan hari pemulihan pada berbagai bldang oleh Allah. Yaitu
pemulihan sandang pangan (2:19,21,22); pemulihan musim dan
iklim yang akan mendukung sistem pertanian dan kehidupan
(2:23-27). Hal yang paling membahagiakan dari kondisi Israel
saat itu adalah janji perlindungan umat TUHAN dari kejahatan
bangsa-bangsa (bd. 2:19.b).

MENDALAMI NATS
I. Hari TUHAN dan Pencurahan Roh Kudus (ay.28-29)
Hari TUHAN pada perikop ini dijelaskan oleh Yoel akan ditandai
dengan pencurahan Roh TUHAN dan dampak dari pencurahan
Roh Allah itu. Beberapa pokok penting dari bagian ini adalah:

1. Frasa "Aku akan"
lstilah "Aku akan" menunjuk pada sum ber inisiatif dan prakarsa
dari pencurahan Roh Allah itu adalah.datang dari TUHAN, Allah
Israel itu sendiri. Frase ini menekankan soal kedaulatan dan
ke_hendak Allah serta wibawa dari pemberian itu. Bahwa Roh
yang diberikan itu adalah Roh Allah itu sendiri; diberikan atas
kehendak dan otoritas-Nya secara pribadi tanpa intervensi umat;
yang selanjutnya memberi makna bahwa si penerima itu adalah
mereka yang ditentukan oleh Allah.
Yoel menyebutkan "Aku akan memberikan Roh-Ku". Pernyataan
ini menegaskan bahwa dari TUHAN-lah Roh itu berasal dan atas
kemauan-Nya sendirilah Roh itu diberikan. Dengan menekankan
hal ini, maka pencurahan Roh TUHAN "akan" menjadi salah
satu tanda sebelum datang hari TUHAN yang hebat itu.

2. Universalitas Karya Roh Kudus
Kepada slapakah Roh Kudus itu diberikan? Seperti disebut pada
poin 1 bahwa penentuan kepada siapa Roh Kudus itu dicurahkan
atas kehendak dan otoritas Allah. Kepada siapapun Roh-Nya
diberikan itu semua atas kehendak TUHAN, Allah. Kendatipun
demikian, Yoel menyebut dengan pasti bahwa pencurahan Roh
TUHAN itu diberikan kepada semua orang. Jikalau pada zaman
dahulu Roh Allah hanya diberikan kepada kelompok orang
tertentu saja, mlsalnyaz kepada 70 tua-tua (Bil.11:25); kepada
Daud (2 Sam.23:2); kepada Elisa (2 Raja 2:9), maka kali ini
dengan pasti ditegaskan bahwa pencurahan Roh TUHAN itu
diberikan kepada semua orang.

lstilah "semua orang yang dimaksud", dirinci dengan jelas oleh
Yoel. la menyebut kategori usia, yakni anak-anak, orang-orang
tua, dan para teruna; selanjutnya kategori jenis kelamin, yakni
laki-laki dan perempuan; dan kemudian kategori status sosial,
yakni para hamba-hamba. Dengan demikian, pencurahan Roh
TUHAN itu diberikan di berbagai kategori usia dan tanpa
memandang perbedaan jenis kelamin dan status sosial siapapun.
lnilah yang dimaksud dengan universalitas Karya Roh Kudus.

3. Berbagai karunia dari satu Roh kepada semua orang
Apakah bentuk nyata dari pemberian Roh TUHAN itu? Pn-
curahan Roh Allah itu akan membuat tiap orang yang menerima-
Nya memperoleh karunia Roh Kudus. Ada beberapa karunia yang
disebutkan Yoel pada bacaan ki"ta ini, yakni karunia bernubuat,
mimpi, dan penglihatan-penglihatan. Perhatikanlah bahwa sum-
ber dari karunia-karunia ini datang dari Roh yang sama dan satu
yakni Roh Allah. Nubuatan nabi Yoel ini mengingatkan kita pada
pengajaran Rasul Paulus tentang berbagai rupa karunia yang
barbeda tetapi berasal dari satu sumber, yakni Roh Kudus (bd.
1K0r.12:7-11).

Dari kesaksian Alkitab baik dalam PL seperti Yoel ataupun PB,
kita menemukan banyak sekali pekerjaan Roh Kudus dengan
berbagai karunia-Nya itu.. Sebab itu kita tidak bisa memba-
tasinya hanya sekadar menyem buhkan secara ajaib (di luar atau
melampaui prosedur medik) atau membuat orang beribadah
secara emosional dan antusias. Roh Kudus menjadi saksi utama
Yesus Kristus dan memberi kekuatan kepada orang-orang ber-
iman untuk bersaksi (Luk 24:48-49, Kis 1:8), mengajar dan
mengingatkan jemaat kepada apa yang dikatakan Yesus (Yoh
14:26), mengajari dan memberanikan bersaksi di pengadilan (Mat
10:19-20), mendorong melakukan pekerjaan diakonia (Kis 6:1-
6), meneguhkan iman di saat penderltaan dan menghadapi maut
(Kis 7:55), menyaksikan bahwa kita adalah anak-anak Allah
(Roma 8:15-16), membebaskan orang percaya dari hukum dosa
dan hukum maut (Roma 8:2), menghidupkan tubuh kita yang
fana (Roma 8:11), meneguhkan pengharapan (Rom 5:5), jaminan
atau panjar keselamatan kita (Ef 1:14), meterai keselamatan (Ef
4:30), dan mempersatukan jemaat (Filipi 2:1-4).

ll. Hari TUHAN dan Anugerah Keselamatan (ay.30-32)
Hari TUHAN yang dimaksud Yoel dijelaskan dengan kata
keterangan "yang hebat dan dasyat itu" (ay.30). Frasa "hari
Tuhan" digunakan sembilan belas kali dalam Perjanjian Lama
(Yesaya 2:12; 13:6, 9; Yehezkiel 13:5; 30:3; Yoel 1:15, 2:1,11,
31; 3:14; Amos 5:18, 20; Obaja 15, Zefanya 1:7-14; Zakharia
14:1; Maleakhi 4:5), dan empat kali dalam Perjanjian Baru (Kisah
Para Rasul 2:20; 2 Tesalonika 2:2; 2 Petrus 3:10). Hal ini juga
disinggung dalam bagian--bagian lainnya (Wahyu 6:17; 16:14).
Ada kalanya dalam Perjanjian Lama, istilah "hari Tuhan" diguna-
kan untuk menggam barkan penghakiman bersejarah yang telah
digenapi dalam pengertian tertentu (Yesaya 13:6-22; Yehezkiel
30:2-19; Yoel 1:15; 3:14; Amos 5:18-20; Zefanya 1:14-18);
sedangkan pada konteks lain (termasuk dalam bacaan kita) istilah
ini merujuk pada penghakiman illahi yang akan terjadi menjelang
berakhirnya zaman (Yoel 2:30-32; Zakharia 14:1; Maleakhi 4:1,
5).

Khusus dalam Perjanjian Lama, hari TUHAN berada dalam
konteks "Sudah Dekat" yakni menunjuk pada sesuatu yang
bersifat eskatologis dengan jarak waktu yang tidak lama lagi.
Contoh misalnya pada redaksi: "Merataplah, sebab hari TU HAN
sudah dekat!" (Yesaya 13:6); "Hari itu sudah dekat, hari TUHAN
sudah dekat" (Yehezkiel 30:3); "Sungguh, hari TUHAN sudah
dekat," (Yoel 1:15); "BiarIah gemetar seluruh penduduk negeri,
sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat;" (Yoel
2:1); "Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya,
sudah dekat hari TUHAN di Iem bah penentuan!" (Yoel 3:14); dsb.
Kapan terjadinya? Tidak ada jawaban yang pasti tentang
pertanyaan ini. Seakan menjadi dasar penting dari ucapan Yesus
pada Matius 24:36 bahwa soal waktu-Nya tidak ada seorangpun
yang tahu. Jika demikian, apa yang harus dilakukan sebelum
peristiwa itu terjadi? Yoel mengingatkan soal tanda-tanda yang
mendahului peristiwa tersebut, yakni: 1. darah dan api dan
gumpalan asap. Mungkin hal ini menunjuk pada berbagai perang
dan bencana yang terjadi sebelum datangnya hari TUHAN itu.
Dalam konteks PL hal ini merupakan kenangan yang sudah dan
sering terjadi/

Selanjutnya, 2. Matahari menjadi gelap dan bulan menjadi
darah. Beberapa penafsir merujuk pada tanda-tanda alam dan
Iangit seperti gerhana matahari dan blood moon yang dipercaya
sebagai tanda suatu peristiwa besar. Apapun itu nuansa
eskatologis sangat kuat ditekankan. Kondisi pada dua hal tersebut
akan terjadi dengan hebat dan dahsyat.

Jika demikian, apa yang harus dilakukan oleh umat TUHAN?
Yoel memberikan jawaban yang sangat jelas bahwa jika ingin
diselamatkan maka, tiap orang percaya harus berseru kepada
Tuhan. Apa yang dimaksud dengan berseru kepada TUHAN?
Berseru kepada Tuhan berarti meminta pertolongan Tuhan.
Meminta pertolongan kepada Tuhan harusnya dibarengi dengan
beriman dan mempercayai-Nya. Berseru yang dimaksudkan Yoel
tidak hanya pada pengertian berteriak, tapi Iebih pada suatu
pengakuan bahwa hanya TUHAN, Allah Israel yang dapat
menyelamatkan kami. Pengakuan ini seharusnya dibarengi
dengan upaya untuk melakukan dan melaksanakan kehendak
TUHAN Allah sebagai wujud pengakuan percaya itu. Percaya
dibarengi dengan pola Iaku atau tindakan nyata.

Dengan demikian istilah "berseru kepada nama TUHAN"
menggerakkan umat untuk berpaling kepada Allah dan
meninggalkan segala perbuatan salah mereka dan menjadikan
TUHAN sebagai satu-satunya sumber pengharapan; sumber
keselamatan, sebelum hari TUHAN itu datang.

RELEVANSI - APLIKASI (sebuah Refleksi)
Hari ini kita memperingati hari Pentakosta, yaitu peringatan hari
pencurahan Roh Kudus kepada para rasul. Bacaan kita ini dikutip
oleh Rasul Petrus ketika ia dan para mun"d menjelaskan peristiwa
pencurahan Roh Kudus itu kepada orang banyak yang menyaksi-
kan kondisi para murid pasca pencurahan Roh Kudus (lih:
Kis.2:14-21). Petrus menyebutkan bahwa nubuatan Yoel telah
digenapi pada saat hari pencurahan Roh Kudus itu.
Sebagaimana judul yang telah ditentukan oleh Departemen
Teologia GPIB untuk SGD hari ini yakni Roh Allah Bagi Semua,
maka ada beberapa pokok yang dapat direlevansikan atau
aplikasikan menjadi bahan perenungan kita dalam kehidupan
sehari-hari, yakni:

1. Pencurahan Roh Kudus atas kehendak Allah
Pencurahan Roh Kudus harus diimani dan dipercayai
sebagai kehendak Allah. Dalam konteks Kisah Para Rasul

2, kehendak Allah dimaksud adalah untuk menggenapi janji
Tuhan Yesus kepada para murid-Nya (Kisah 2:1-13;
bd.Yoh.14:15-17). Dalam konteks Yoel hal itu merupakan
tanda dan bagian dari perbuatan-perbuatan ajaib mendahului
datangnya Hari Tuhan (Yoel 2:28-30).

Dengan demikian, maka adalah keliru jika saat ini klaim
Roh Kudus menjadi alasan kelompok orang percaya atau
organisasi gereja tertentu untuk memegahkan diri. Kondisi
itu seakan membuat mereka merasa memiliki kendali
terhadap Roh Kudus, dan juga atas kondisi "khusus mereka
lah maka Roh Kudus dicurahkan untuk gereja kami, kelom-
pok kami atau persekutuan kami. lni adalah pemahaman
yang keliru. Roh Kudus diberikan Allah kepada siapapun
yang la kehendaki dan atas otoritas Allah sendiri dan bukan
kehendak orang tertentu atau kelompok jemaat tertentu.
Pencurahan Roh Kudus di berikan pada semua manusia
Merujuk pada poin 1 tadi, maka sesuai dengan kesaksian
Yoel, pencurahan Roh Kudus atas kehendak Allah ini diberi-
kan kepada semua orang yang percaya kepada-Nya. Hal ini
dengan tegas diajarkan Rasul Paulus dalam 2 Kor. 12:3 yang
menyata kan: "... dan tidak ada seorang pun, yang dapat
mengaku: 'Yesus adalah Tuhan', selain oleh Roh
Kudus". Pengajaran Paulus ini menekankan bahwa tiap
orang yang mengaku Yesus adalah Tuhan, berarti telah
dianugerahi Roh Kudus. Parameter seseorang memiliki Roh
Kudus bukan pada berbagai karunia "super" yang terkesan
"wahhh", namun justru yang paling mendasar adalah bahwa
Roh Kudus membuat orang menerima karunia besar yakni
Yesus Kristus dan mengakui-Nya sebagai Tuhan dan Juru-
selamat.

Itulah sebabnya pencurahan Roh Kudus ini, oleh Yoel,
dijelaskan terjadi secara universal yakni melintas batas usia
(anak-anak - teruna - orangtua), tanpa dibatasi jenis kelamin
(laki-laki atau perempuan) dan yang lebih luar biasa adalah
pada semua status sosial orang percaya (tuan dan hamba)
di tengah masyarakat.

Selain diberikan secara universal atau kepada semua orang,
kitapun melihat bahwa pencurahan Roh Kudus kepada
semua orang itu dilakukan secara personal. Hal ini terlihat
jelas dalam laporan dokter Lukas di kitab Kisah Para Rasul
2:3, yakni: "dan tampaklah kepada mereka Iidah-Iidah
seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada
mereka masing-masing". lstilah "mereka masing-masing"
menunjuk pada kualitas Roh Kudus diterima secara sama
secara perorangan. flap orang memiliki Roh Kudus secara
pribadi. Roh Kudus tidak terbagi-bagi diberikan kepada tiap
orang, melainkan dalam keutuhan tiap orang menerima Roh
Kudus yang satu dan sama itu.

Berbagai Karunia dari Roh Kudus Yang Sama
Yoel menyebutkan ada karunia yang diberikan oleh Roh
Kudus kepada anak-anak laki-laki dan perempuan untuk
bernubuat; ada karunia yang diberikan Roh Kudus kepada
para teruna (remaja) untuk mengalami penglihatan-
penglihatan; dan ada karunia yang diberikan Roh Kudus
kepada orang-orang tua untuk mendapatkan mimpi. Pada
versi 1 Kor.12 daftar karunia yang beragam dari satu Roh
Kudus yang sama itu di sebutkan lebih banyak lagi.
Dengan demikian, kita dapat mengerti bahwa ada begitu
banyak ragam dan jenis karunia yang diberikan Roh Kudus
kepada tiap orang percaya. Karena ini adalah karunia-
karunia (kharismata = berbagai pemberian cuma-cuma) dari
Allah melalui Roh Kudus-Nya, maka sifatnya tentulah "suatu
anugerah". lni berarti tidak ada seorang pun yang dapat
mengklaim, memaksa suatu kelompok tertentu agar memiliki
karunia yang sama dengan kelompok yang lain. Pemberian
itu atas otoritas sang pemberi karunia yakni Allah sendiri
melalui Roh Kudusnya.

Perbedaan Karunia tidak harus membuat gereja Tuhan
mengalami perpecahan. Berbeda tidak berarti tidak dapat
hidup bersama. Sebab sumber perbedaan dan keragaman
itu, datang dari satu kuasa yang sama yakni kuasa Allah
melalui Roh Kudus-Nya. Justru Karena berasal dari Roh
Kudus yang sama, maka orang percaya dan gereja Tuhan
harus mampu hidup bersama, meminimalisir perpecahan
walaupun memiliki banyak perbedaan. Perbedaan adalah
anugerah, dan anugerah ini menjadi kesaksian, saat gereja
Tuhan mampu menjadi satu di tengah kepelbagaian.
Berseru untuk diselamatkan

Disebutkan oleh Yoel bahwa matahari akan menjadi gelap
dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN
(bd. ay.31). Dengan kata lain, kedatangan Hari TUHAN akan
diawali dengan berbagai tanda-tanda. Tuhan Yesus pun
menuturkan dan mengajarkan hal itu dengan berbagai
perumpamaan dan uraian (Lih: Matius 24-25). Nam un sangat
disayangkan bahwa saat ini banyak orang disibukkan dengan
berbagai gagasan, perhitungan dan penjelasan tentang
kapankah hal itu terjadi, padahal sudah dipastikan bahwa
tidak ada seorangpun dikolong langit ini yang tahu (bd.
Mat.24:36).

Persoalan kita bukanlah mencari tahu kapan waktunya tiba.
Fokus utama kita adalah bagaimana agar diselamatkan saat
tiba hari yang dasyat itu. Yoel memberikan suatu saran dan
pengajaran penting, yakni jika ingin diselamatkan maka tiap
orang harus berseru kepada nama TUHAN (bd. ay.32).
Berseru kepada Tuhan berarti meminta pertolongan Tuhan.
Meminta pertolongan kepada Tuhan harusnya dibarengi
dengan beriman kepada-Nya. Namun, menurut Yakobus,
iman hanya terlihat dari perbuatan nyata. ltulah sebabnya,
mereka yang berseru kepada nama TUHAN, harusnya
terlihatjelas dari sikap hidup dan perbuatan yang berkenaan
dengan kehendak-Nya. .
CONTOH KHOTBAH (diambil dari uraian di atas)

Umat yang diberkati Tuhan...
Hari ini kita memperingati hari Pentakosta, yaitu peringatan hari
pencurahan Roh Kudus kepada para rasul. Bacaan kita ini dikutip
oleh Rasul Petrus ketika ia dan para mun"d menjelaskan peristiwa
pencurahan Roh Kudus itu kepada orang banyak yang menyaksi-
kan kondisi para murid pasca pencurahan Roh Kudus (lih:
Kis.2:14-21). Petrus menyebutkan bahwa nubuatan Yoel telah
digenapi pada saat hari pencurahan Roh Kudus itu.

Roh Kudus adalah Roh Allah itu sendiri yang diberikan kepada
setiap orang percaya tanpa memandang perbedaan umur, jenis
kelamin, status sosial di tengah masyarakat. ltu berarti kepada
siapapun yang percaya kepada, Roh Kudus Allah bekerja dengan
cara-Nya sendiri. 'flap orang yang menerima Roh Kudus diberikan
berbagai karunia dan kemampuan untuk menjadi alat Tuhan
memberitakan dan menyaksikan nama Tuhan Yesus sebagai
pribadi yang menyelamatkan.

Sebagaimana Petrus dan para Rasul setelah menerima Roh
Kudus mereka keluar dari rasa takut dan tak sembunyi lagi, maka
demikianlah fungsi Roh Kudus menggerakkan dan sebagai daya
dorong. Daya dorong dari Roh Kudus dimaksud untuk memampu-
kan tiap pribadi agar bersedia "bergerak" untuk Tuhan dan me-
lakukan berbagai rencana dan kehendak-Nya yang mulia bagi
dunia ini.

Umat yang diberkati Tuhan...
Menurut Yoel, Roh Kudus dicurahkan Allah kepada semua orang
(yang percaya) dan yang dengan "sengaja" ingin dipakai Tuhan
bagi rencana-Nya. ltu berarti seharusnya tiap kita saat ini yang
percaya kepada-Nya menyadari dan mengetahui bahwa pada
dirinya telah dianugerahi Roh Kudus. Dengan kata lain, semua
warga GPIB yang mengaku Yesus adalah Tuhan, telah mem-
paroleh Roh Kudus. Mulai dari kategori Pelkat PA, PT, PKP, PKB
dan bahkan para orang tua di PKLU sekalipun telah memperoleh
Roh Kudus. Oleh karena tiap pribadi yang dicurahkan Roh Kudus
dianugerahi pula berbagai karunia dan kemampuan berbeda,
maka itu berarti tiap kita di GPIB, memiliki berbagai karunia,
berbagai kemampuan pemberian Roh Kudus. lni suatu aset dan
modal penting yang diberikan TUHAN untuk membangun gereja-
Nya dan persekutuan orang percaya yangberkarya serta melayani
bagi kemuliaan Tuhan.

Persoalan kita saat ini adalah, apakah kita bersedia untuk
menyadari kondisi dan berupaya mengetahui tiap karunia dan
kemampuan itu? Apakah kita pun sanggup menerima berbagai
perbedaan karunia itu untuk dimanfaatkan secara bersama bagi
kemuliaan Tuhan dalam gereja-Nya? Dan yang tidak kalah
penting adalah bersediakah kita meninggalkan alasan klasik "saya
tidak mampu"; "tidak usahlah, tanpa sayapun mereka bisa kok"
dan berbagai alasan lainnya; dan kemudian dengan sukacita
mengembangkan tiap karunia dan talenta itu bagi pekerjaan
Tuhan?

Umat yang diberkati Tuhan...
Dengan meyakini bahwa semua orang telah dicurah Roh Kudus;
dan dengan memahami bahwa Roh Kudus adalah pribadi yang
Esa dan satu, kitapun seyogianya tidak lagi melihat perbedaan
sebagai suatu persoalan. Sebaliknya, sebagai gereja Tuhan kita
mam pu melihat perbedaan pada tiap anggota "tubuh Kristus" itu
sebagai anugerah. Dengan melihat kepelbagaian itu sebagai
anugerah, dan mengerti bahwa kita saling membutuhkan satu
dengan yang lain, maka saatnya gereja bergandeng tangan dalam
kepelbagaian itu lalu kemudian "membusur" dengan indahnya
membentuk "pelangi" kemuliaan Allah supaya dunia tahu bahwa
Kristus Yesus adalah Tuhan dan pernah diutus Bapa kedalam
dunia ini.

Selamat menikmati karya Roh Kudus dalam kehidupan bergereja
ditengah kesaksian kita kepada dunia. Selamat hari Pentakosta.
lngatlah Roh Allah telah diberikan bagi kita semua. Amin.



SBU Minggu, 15 MEI 2016
HARI PENTAKOSTA
ROH ALLAH BAGI SEMUA
Yoel 2:28-29
Hari TUHAN
2:28 "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. 2:29 Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.

Penjelasan:
* Yl 2:28 - Aku akan mencurahkan Roh-Ku // Semua manusia // akan bernubuat ... mendapat mimpi ... mendapat penglihatan-penglihatan // Bernubuat
Aku akan mencurahkan Roh-Ku. Dengan sangat limpah (Calvin). Roh adalah prinsip kehidupan dalam diri manusia (bdg. Kej. 1:2; Ayb. 33:4), kuasa yang tidak kelihatan yang darinya semua tindakan lahiriah ditelusuri, dan yang memberi pahlawan-pahlawan Israel energi untuk perang (mis. Hak. 3:10; 11:29). Roh memproduksi kuasa profetik baik yang bertaraf tinggi maupun rendah (I Sam. 10:6, 10; 19:20; Yes. 61:1). Semua manusia. Bukan binatang, melainkan seluruh umat manusia akan bernubuat ... mendapat mimpi ... mendapat penglihatan-penglihatan. Dalam. manifestasi Roh yang akan datang ini, tidak akan dibuat perbedaan atas dasar jenis kelamin, umur atau pangkat; tetapi perbedaannya hanya pada metode menerima wahyu dan praktik karunia bernubuat yang berlain-lainan. Artinya, anak-anak lelaki dan perempuan, orang-orang tua, dan para pemuda, akan menerima Roh Tuhan dengan segala karunia-Nya yang beraneka ragam. Bernubuat. Mereka akan menjadi "organ-organ penyataan Ilahi" kepada semua bangsa!

* Yl 2:29 - Juga
Juga. Sesuatu yang luar biasa Pada zaman Mesias, tidak ada perbedaan antara orang yang terikat dengan yang bebas. Dalam Yehezkiel 39:29 dan Zakharia 12:10, Roh dijanjikan kepada Israel, kepada keluarga raja, dan kepada penduduk Yerusalem yang diperkenan. Tetapi Yoel melangkah lebih jauh dari ini dan mencakup semua golongan, dengan roh universalisme, yang juga menjadi ciri Kitab Yunus.


HARI PENTAKOSTA
SBU MINGGU, 15 MEI 2016
RENUNGAN PAGI
KJ. 237:1 -Berdoa
ROH ALLAH BAGI SEMUA

Yoel 2:28-29
Kamudian dari pada ltu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia,
maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan
mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan (ay.28)

Bagi banyak orang berita dari nabi Yoel adalah berita yang mengerlkan, penghakiman yang diwarnai dengan berbagai bencana. Namun berita Hari TUHAN bukanlah berita yang mengerikan bagi umat Allah, karena selain ada penghakiman, ada juga harapan sejati yang dianugerahkan Allah bagi umat-Nya (baca: 2:3-11, 25). Ada janji Allah yang memberikan kekuatan dan keteguhan bagi umat yaitu janji akan pencurahan Roh TUHAN bagi setiap manusia (2:28). Roh Allah yang dicurahkan menegaskan kehadiran dan penyertaan Allah bagi setiap manusia; kehadiran dan penyertaan yang menembus ruang dan waktu bahkan mengatasi akal manusia. Kehadiran dan penyertaan Roh Allah adalah sumber kekuatan terbesar bagi setiap manusia.

Nubuat nabi Yoel itu, dikonfirmasi oleh Petrus dalam khotbahnya pada perlstiwa pencurahan Roh Kudus bagi para murid (Kis. 2:2-18). Roh Kudus memampukan para murid untuk bersaksi dan meneruskan berita karya keselamatan dari Allah kepada banyak orang. Selain kemampuan yang tidak biasa, kemam puan berbahasa dalam bahasa-bahasa lain, berkhotbah di depan banyak orang dan melakukan mujizat, hal yang juga penting sebagai karya Roh Allah adalah, bangkitnya para murid dari keterpurukan, ketidakpercayaan diri serta ketakutan mereka. Oleh kuasa Roh Allah, para murid menerima kuasa, dimampukan dan diperlengkapi untuk memberitakan karya keselamatan Allah bagi banyak orang.

Janji akan pencurahan Roh Allah, bukan hanya diperuntukkan bagi sekelompok orang saja, tetapi bagi semua orang, yaitu semua orang yang percaya, yang mau diubahkan dan dibaharui oleh Allah. Roh Allah diberikan kepada setiap kita yang percaya, Roh Allah memberi kekuatan serta meneguhkan bagi kita untuk terus memberitakan dan melakukan karya keselamatan Allah bagi banyak orang.

KJ.237 : 2
Doa : (Bapa yang Pengasih, mampukanlah kami oleh kuasa Roh Kudus untuk melakukan dan menyatakan karya keselamatan Allah bagi sesama)


HARI PENTAKOSTA
MINGGU, 15 MEI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.277:1,2 -Berdoa .
BERSERU DAN DISELAMATKAN

Yoel 2:30-32
Dan barangsiapa berseru kepada TUHAN akan disalamatkan,...sebab di gunung Sion dan di Yarusalem akan ada keselamatan,... (ay.32)

Beberapa waktu Ialu di media sosial ramai dibicarakan tentang peristiwa "blood moon" (bulan berwarna merah darah) yang dikaitkan denga salah satu hari raya orang Yahudi, yakni Hari Raya Pendamaian. Beberapa orang merujuk peristiwa itu sebagai tanda-tanda akhir zaman yakni saat Tuhan datang kembali atau HARI TUHAN (Yom Yahwe).

Dalam bacaan ini, peristiwa Hari Tuhan pun diungkapkan. Yoel menyebutkan bahwa matahari akan menjadi gelap dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN (bd. ay.31). Dengan kata lain, kedatangan Hari TUHAN akan diawali dengan berbagai tanda-tanda. Tuhan Yesus pun menuturkan dan mengajarkan hal itu dengan berbagai perumpamaan (Lih: Matius 24-25). Namun sangat disayangkan bahwa saat ini banyak orang disibukkan dengan berbagai gagasan, perhitungan dan penjelasan tentang kapankah hal itu terjadi, padahal sudah dipastikan bahwa tidak ada seorangpun yang tahu (bd. Mat.24:36).

Persoalan kita bukanlah mencari tahu kapan waktunya tiba. Fokus utama kita adalah bagaimana agar diselamatkan saat tiba hari yang dahsyat itu. Yoel memberikan suatu saran dan pengajaran penting, yaknijlka ingin diselamatkan maka tiap orang harus berseru kepada nama TUHAN (bd. ay.32). Berseru kepada Tuhan berarti meminta pertolongan Tuhan yang harusnya dibarengi dengan beriman kepada-
Nya. Namun, menurut Yakobus, iman hanya terlihat dari perbuatan nyata. ltulah sebabnya, mereka yang berseru kepada nama TUHAN, harusnya terlihatjelas dari sikap hidup dan perbuatan yang berkenaan
dengan kehendak-Nya.

Roh Kudus telah dicurahkan. Dia adalah Penolong yang menuntun kita melakukan kehendak Allah agar perbuatan kita sepadan dengan seruan kepada-Nya untuk diselamatkan. Kita hanya diselamatkan jika kita berseru kepada-Nya. Namun ingatlah bahwa bukan orang yang berseru kepada Tuhan yang akan diselamatkan, melainkan mereka yang melakukan kehendak Allah (bd. Mat.7:21).

KJ.277 : 3
Doa : (Ya Roh Kudus, persiapkanlah dan pakailah kami untuk mengerjakan kehendak Allah sampai DIA datang)

Label:   Yoel 2:28-32 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Senin, 16 Mei 2016 - KU BERSAKSI Kisah Para Rasul 2:29-32 - MINGGU PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 14 MEI 2016 - MEMBANGUN KARAKTER KRISTIANI Roma 15:7-13 - MINGGU PEMULIAAN




BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 Oktober - Matius 20-22

Hari ini, 22 Oktober - Maz 119:10-16, Yer 24-25, 1 Tim 1, Ams 27:5-6

22 Oktober - Yohanes 6:60-71, 1 Petrus 4: 1-11, Kidung 6, Ratapan 1

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392
Daftar Resmi Susunan Kabinet Jokowi Jilid II
Klik Disini



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 20 Oktober 2019
Joy To The World - David Crowder

Minggu, 20 Oktober 2019
The First Noel - Third Day

Minggu, 20 Oktober 2019
Away in a Manger - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Come and Worship - Bebo Norman

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come O Come Emmanuel - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Hallelujah (Light Has Come) - BarlowGirl

Minggu, 20 Oktober 2019
Hark The Herald Angels Sing - Matt Maher

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come All Ye Faithful - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Let Us Adore - Hillsong Worship

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



kalender.katolik bln oktober .2019,   free mp3 pujiam kristen,   free mp3 pujiam kristen,   renungan yoel 2 28,   download sound of praise - janjiMu Ya dan Amin,   khotbah : Tdk Ada Yg Mustahil Bagi Orang Percaya,   eksposisi zefanya 3:9-20 stemi,   ayat persembahan,   tak usah ku takut renna,   bahan diskusi zefanya 3:9-20,   contoh renungan kejadian 2:21-24 dan ilustrasinya,   epistel minggu 27 oktober 2019,   tampilan nats Amsal 22:8-12,   renungan wahyu 7 13-17,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lagu gms,   renungan yosua 2:1-7,   lirik lagu di tengah kesukaran,   partitur satb kidung jemaat,   kunci gitar bila ku ingat cinta Tuhanku,   khotbah dalam matius 10¦1-4,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   kj 384,   kj 384,   gita bakti 47 note,   CONTOH BPJ GKII JEMAAT INDUK DI INDONESIA,   teks lagu puji syukur no 320,   ilustrasi khotbah amsal 22:8-12,   rancangan khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi oktober 2019,   kalender liturgi oktober 2019,   lagu rohani untuk persembahan ,   lagu penu5up ibadah ,   khotbah amsal 22 : 8-12,   doa persembahan di partangiangan,   chord gitar bri padanya segnap hatimu,   lagu doa gereja singkat,   lagu doa gereja singkat,   lagu dan gerakan anak sekolah minggu umur 3-6 tahun,   gke tata ibadah,   Lagu rohani kuduslah tuhan yg terbaru,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lyrics lagu yesus mulia,   lyrics lagu yesus mulia,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   khotbah zefanya 3 9 - 20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   ny rohani 94,   lagu natal ceria,   lagu kidung ceria,   Lagu kur gereja tiberias,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah amsal 22:8-12,   khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi katolik 2019,   lagu persembahan,   renungan hagai 1; 12-14,   kalender liturgi katolik 2019,   hagai 1:12-14,   hagai 1:12-14,   kunci lagu senja mulai terbenam lagu rohani,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   jamita 1 korintus 6 1-8,   khotbah kristiani kitab 2 timotius 3 : 10 -17,   renungan Melayani Tuhan seumur hidup,   Ambilan minggu bapa gkps 3september 2019 gkps,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   pelita hidup lukas 17:11-19 khotbah,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   tafsiran amsal 22 8 12,   renungan zefanya 3:1-20,   renungan umat tuhan menjadi kenamaan dan pujian menurut zefanya 3:9-20,   patitur mazmur 150,   makna lagu burung pipit yang kecil,   Sabda bina pemuda gpib bulan oktober,   sabda bina umat gpib 21 oktober 2019,   khotbah yosua 23:1-28,   khotbah yosua 23:1-28,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   lirik tabur tabur mari menabur,   Oneway terbang. Mp3,   renungan matius 12:33,   contoh ilustrasi dari pembacaan kitab Yoel 1:13-20,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   yesus nampi nu dosa loril,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa lirik,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   lagu yang cocok untik persembahn,   renungan amsal 22:8-12,   kalender liturgi 2019,   Amsal 22; 8-22,   lagu-gereja.com,   renungan dari amsal 22 ,8;12,   khotbah dari amsal 22;8-12,   Penafsiran 1 yoh 4 ; 1 - 6,   dia girangkanku mp3,   download lagu kumasuki gerbangnya mp3 frankie,   download lagu kumasuki gerbangnya,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   LAGU ROHANI PERSEMBAHAN,   lagu gereja baru,   lagu pernikahan dari kj atau nkb,   kotbah amsal 22:8-12,   katekisasi 22,   pembacaan Alkitab GMIM 20 oktober 2019,   slide ezra 4:1-16,   lirik lagu rohani hanya dekat allahku,   almanak HKI,   hari hari besar dalam kalender gerejawi gki,   alkitab johanes 4:21-26,   alkitab johanes 4:21-26,   isi nats johanes 4:21-26,   johanes 4:21-26,   lagu memberi persembahan,   jamita Johannes 4:21-26,   khotbah ibadah GMIT minggu 29 september 2019,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   khotbah bilangan 22,   rohani 16,   lagu mazmur 121,   Jamita johanes 4:21-26,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh,   warna liturgii 20 oktober 2019,   khotbah tentang 2 timotius 3:14-4:5,   penilik jemaat dan kewajibannya,   doa berkat,   menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,   you tube karaoke lagu rohani ikut dikau saja tuhan,   Kotbah yohanes 4:21-26,   kidung ceria 125,   download lagu rohani 15 kristen 2019,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   Hotbah Amsal 22:6,   lagu rohani pengakuan dosa,   refrensi lukas 12:8-12,   kalender liturgi 2019,   catatan khotbah ratapan3:40,   doa persembahan kolekte katolik,   kudaki daki lirik, versi mandarin,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   contoh doa persembahan gke,   download lagu rohani kristen mp3 gratis 2018,   Jamita HKBP. Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Jamita Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Perikop kotbah joh 4: 21-26.,   notasi angka kj 452,   renungan bacaan injil lukas 12:8-12,   lagu panasnya mata hali,