Save Page
Kamis, 12 MEI 2016
MINGGU PEMULIAAN
Mazmur 86:12-17
Konteks
86:12 Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya; 86:13 sebab kasih setia-Mu besar atas aku, dan Engkau telah melepaskan nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah. 86:14 Ya Allah, orang-orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku, dan gerombolan orang-orang yang sombong ingin mencabut nyawaku, dan tidak mempedulikan Engkau. 86:15 Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia. 86:16 Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, berilah kekuatan-Mu kepada hamba-Mu, dan selamatkanlah anak laki-laki hamba-Mu perempuan! 86:17 Lakukanlah kepadaku suatu tanda kebaikan, supaya orang-orang yang membenci aku melihat dengan malu, bahwa Engkau, ya TUHAN, telah menolong dan menghiburkan aku.

Penjelasan:



* Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu ... bulatkanlah hatiku
Doa memohon Bimbingan dan Perlindungan. Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu ... bulatkanlah hatiku. Yang bisa membuat pemazmur hidup dalam kebenaran ialah ajaran Allah. Dia merindukan kesatuan tujuan agar dia dapat secara layak memuji dan memuliakan nama Tuhan. Dengan kerendahan hati seorang hamba atau seorang anak pelayan, dia meminta perlindungan penuh belas kasihan Allah serta memohon suatu tanda kemurahan Allah terhadap dirinya.

* Mzm 86:8-17 - Permohonan dan Puji-pujian; Doa Meminta Belas Kasihan dan Anugerah

Permohonan dan Puji-pujian; Doa Meminta Belas Kasihan dan Anugerah (86:8-17)
Di sini Daud terus melanjutkan doanya.

    I. Ia memberikan kemuliaan kepada Allah. Demikianlah di dalam doa-doa kita harus memuji dan memuja Dia dengan segala kerendahan hati dan hormat, dan mengakui bahwa kerajaan, kuasa, dan kemuliaan adalah milik-Nya. Ketika memuji Dia:
        1. Sebagai Keberadaan yang sempurna tiada tara, yang tidak ada duanya dan tidak dapat dibandingkan dengan siapa pun (ay. 8). Di antara para allah, allah-allah palsu, yang disembah oleh bangsa-bangsa kafir, dan di antara para malaikat dan raja-raja di bumi, tidak ada seperti Engkau, ya Tuhan! Tidak ada yang begitu bijak, begitu perkasa, begitu baik. Dan tidak ada seperti apa yang Kaubuat, yang merupakan bukti yang tidak dapat disanggah bahwa tidak ada yang seperti Dia. Karya-karya-Nya sendiri memuji-Nya, dan cara terbaik yang kita miliki untuk memuji Dia adalah dengan mengakui bahwa tidak ada yang seperti Dia.
        2. Sebagai sumber dari semua keberadaan dan pusat dari segala pujian (ay. 9): "Engkau menjadikan segala bangsa, menjadikan mereka semua dari satu darah. Keberadaan mereka semua berasal dari Engkau, dan mereka senantiasa bergantung kepada-Mu, dan oleh sebab itu mereka akan datang sujud menyembah di hadapan-Mu, dan akan memuliakan nama-Mu." Hal ini secara sebagian digenapi dalam banyaknya bangsa yang memeluk agama Yahudi pada masa Daud dan Salomo, tetapi akan digenapi secara penuh pada masa Mesias, ketika sebagian orang dari setiap kerajaan dan bangsa akan berhasil dibawa masuk untuk memuji Allah (Why. 7:9). Oleh Kristuslah Allah menjadikan segala bangsa, sebab tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan, dan oleh sebab itu melalui Kristuslah, dan dengan kuasa Injil dan anugerah-Nya, segala bangsa akan dibawa untuk sujud menyembah di hadapan Allah (Yes. 66:23).
        3. Sebagai Keberadaan yang Mahabesar (ay. 10): "Oleh sebab itu, segala bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Mu, karena sebagai Raja segala bangsa, Engkau besar, kedaulatan-Mu mutlak tak tertandingi, semarak-Mu dahsyat tak tertahankan, kuasa-Mu menyeluruh tak terelakkan, kekayaan-kekayaan-Mu luas tiada habis-habisnya, dan daerah kekuasaan-Mu tak terbatas dan tak dapat diganggu gugat. Dan, sebagai bukti dari ini, Engkau melakukan keajaiban-keajaiban, yang dipuja oleh segala bangsa. Melalui semua keajaiban itu mereka dengan mudah dapat menyadari bahwa Engkau sendirilah Allah, dan bukan saja tidak ada yang seperti Engkau, tetapi juga tiada yang lain kecuali Engkau." Marilah kita selalu memiliki pikiran-pikiran yang luhur tentang Allah yang besar ini, dan dipenuhi dengan rasa kagum yang kudus terhadap Allah yang melakukan keajaiban-keajaiban ini. Kiranya hanya Dia saja, satu-satunya Allah, yang memiliki hati kita.
        4. Sebagai Keberadaan yang Mahabaik. Manusia itu buruk, sangat fasik dan busuk (ay. 14). Tidak ada belas kasihan yang dapat diharapkan darinya. Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih (ay. 15). Inilah sifat yang Ia pakai untuk menyatakan nama-Nya, dan kita harus mengumandangkan sifat-Nya ini (Kel. 34:6-7). Kebaikan-Nyalah yang menyelimuti seluruh karya-Nya, dan oleh sebab itu haruslah memenuhi semua puji-pujian kita. Dan inilah penghiburan kita, dalam kaitannya dengan kefasikan dunia yang kita tinggali ini, bahwa apa pun kefasikan itu, Allah itu baik. Manusia itu biadab, tetapi Allah pengasih. Manusia itu palsu, tetapi Allah setia. Allah bukan hanya penyayang, tetapi juga penuh kasih sayang, dan di dalam Dia belas kasihan akan menang atas penghakiman. Ia Penyabar terhadap kita, meskipun kita menyia-nyiakan kebaikan-Nya dan membangkitkan amarah-Nya. Dia berlimpah kasih dan setia, bermurah hati dalam memberi janji dan setia dalam melaksanakan janji-Nya.
        5. Sebagai Teman yang baik dan Pemberi yang murah hati. Kita harus memuji Allah karena kebaikan ada di dalam diri-Nya sendiri. Kita bisa memuji Dia baik hati dengan penuh perasaan bila kita sendiri meresapi betapa baiknya Dia kepada kita selama ini. Oleh sebab itu, hal inilah yang direnungkan oleh sang pemazmur dengan sangat senang hati (ay. 12-13). Ia telah berkata (ay. 9), segala bangsa yang Kaujadikan akan memuji-Mu, ya Tuhan, dan akan memuliakan nama-Mu. Adalah suatu kepuasan tersendiri bagi orang baik saat ia menginginkan orang lain memuji dan memuliakan Allah, tetapi dia sendiri harus melakukannya dengan segenap hati dan rasa senang. "Tak peduli apa pun yang diperbuat orang lain" (ujar Daud), "Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, bukan hanya sebagai Tuhan, tetapi juga sebagai Allahku. Dan aku akan melakukannya dengan sepenuh hatiku. Aku akan siap melakukannya dan bersenang hati di dalamnya. Aku akan melakukannya dengan riang gembira dan bersemangat, dengan rasa hormat yang tulus terhadap Engkau. Aku akan memuliakan nama-Mu, bukan hanya untuk sementara waktu, tetapi untuk selama-lamanya. Aku akan melakukannya sepanjang hidupku, dan berharap akan terus melakukannya sampai pada kehidupan kekal." Dengan alasan yang baik ia bertekad secara istimewa seperti ini untuk memuji Allah, karena Allah telah menunjukkan kepada-Nya kebaikan-kebaikan-Nya secara istimewa: Sebab kasih setia-Mu besar atas aku. Sumber kasih setia itu penuh dan tak ada habis-habisnya. Sungai kasih setia itu berlimpah tiada terkira. Apabila kita berbicara tentang kasih setia Allah kepada kita, sudah menjadi kewajiban kitalah untuk mengagungkan kasih setia-Nya itu: Kasih setia-Mu besar terhadap aku. Tentang kebesaran kasih setia Allah, ia memberikan contoh ini, Engkau telah melepaskan nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah, dari maut, dari maut yang begitu hebat, seperti Rasul Paulus (2 Kor. 1:10), dari kematian kekal, sebagaimana yang dipahami bahkan oleh sebagian penulis Yahudi. Daud tahu ia pantas dilemparkan selama-lamanya ke dunia orang mati yang paling bawah karena dosanya yang menyangkut Uria. Tetapi Natan meyakinkan dia bahwa Tuhan telah menghapus dosanya, dan dengan perkataan itu ia terlepas dari dunia orang mati yang paling bawah. Dalam hal ini kasih setia Allah sungguhlah besar terhadap dia. Bahkan orang-orang kudus yang terbaik sekalipun berutang kepada kepada Allah atas kebaikan-Nya bahwa mereka diselamatkan dari dunia orang mati yang paling bawah. Dan ini bukan karena jasa mereka sendiri melainkan karena kasih setia Allah. Pertimbangan akan hal ini haruslah membesarkan hati mereka selebar-lebarnya untuk memuji Allah atas kasih setia-Nya. Mereka wajib memuliakan Dia untuk selama-lamanya. Begitu mulia, begitu penuh rahmat mereka diselamatkan dari kesengsaraan kekal, dan karena itu sudah sewajarnyalah bila puji-pujian yang kekal juga dimintakan sebagai balasan atas keselamatan itu.
    II. Ia berdoa dengan sungguh-sungguh meminta kasih setia dan anugerah dari Allah. Ia mengeluhkan kebencian yang tiada habis-habisnya dan tiada henti dari musuh-musuhnya terhadap dia (ay. 14): "Tuhan, berpihaklah kepadaku, sebab banyaklah orang yang menentang aku." Kemudian ia menggambarkan tabiat mereka. Mereka adalah orang-orang yang angkuh, yang memandang hina Daud yang malang. (Banyak orang menjadi penganiaya karena keangkuhan mereka.) Mereka adalah orang-orang yang sombong (kjv: "orang-orang yang suka melakukan kekerasan" - pen.), yang akan menyeret semua orang ke hadapan mereka dengan paksa, entah benar entah salah. Mereka adalah orang-orang yang jahat dan menakutkan (menurut sebagian orang), yang melakukan apa saja sebisa mereka untuk menakut-nakuti semua orang di sekeliling mereka. Ia menyebut jumlah mereka: Mereka bergerombolan. Mereka orang-orang besar yang mempunyai kuasa, dan bertemu di majelis-majelis dan mahkamah-mahkamah. Mereka pandai bersilat lidah, dan bertemu di perkumpulan-perkumpulan. Tetapi, karena bergerombol, mereka lebih sanggup melakukan kejahatan. Ia memperhatikan permusuhan mereka terhadapnya: "Mereka bangkit menyerang aku, memberontak dengan terang-terangan terhadap aku. Mereka tidak saja merancang rencana, tetapi juga menjalankan rencana itu semampu mereka. Rancangan mereka bukan hanya untuk menggulingkan aku, tetapi juga untuk menghancurkan aku: mereka ingin mencabut nyawaku, untuk membunuhku. Mereka mengejar nyawaku, untuk membinasakan aku, jika itu ada dalam kuasa mereka." Dan, yang terakhir, ia memperhatikan kejauhan dan keterasingan mereka dari Allah, yang merupakan dasar permusuhan mereka terhadap Daud: "Mereka tidak mempedulikan Engkau. Karena itu, kebaikan apakah yang dapat diharapkan dari orang-orang yang tidak takut akan Allah di hadapan mata mereka? Tuhan, bangkitlah melawan mereka, sebab mereka musuh-musuh-Mu dan juga musuh-musuhku." Ia memohon,
        1. Agar anugerah Allah bekerja di dalam dia (ay. 11). Ia berdoa agar Allah memberinya,
            (1) Hati yang memahami, agar Ia memberi tahu dan mengajarnya tentang kewajibannya: "Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN! Jalan yang telah Engkau tetapkan bagiku untuk berjalan di dalamnya. Saat aku dilanda keraguan tentang jalan-Mu, jelaskanlah kepadaku apa yang harus aku lakukan. Biarlah aku mendengar suara yang berkata, inilah jalan" (Yes. 30:21). Daud diajar dengan sangat baik dalam perkara-perkara mengenai Allah, namun ia sadar bahwa ia perlu pengajaran lebih lanjut, dan kerap kali tidak bisa mempercayai penilaiannya sendiri: Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu. Orang akan menyangka bahwa seharusnya dia berdoa, ajarilah aku kebenaran-Mu, maka aku akan berjalan di jalan-Mu. Tetapi jalan dan kebenaran-Nya itu semuanya satu saja. Jalan kebenaranlah yang diajarkan Allah dan yang harus kita pilih untuk berjalan di dalamnya ( 119:30). Kristus adalah jalan dan kebenaran, dan kita harus belajar mengenai Kristus dan berjalan di dalam Dia. Kita tidak dapat berjalan di dalam jalan dan kebenaran Allah kecuali Ia mengajar kita. Dan, jika kita berharap Ia mengajar kita, kita harus bertekad untuk diatur oleh ajaran-ajaran-Nya (Yes. 2:3).
            (2) Hati yang lurus: "Bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. Buatlah aku tulus dalam beragama. Orang munafik mempunyai hati yang bercabang dua. Kiranya hatiku tidak bercabang dan sepenuhnya untuk Allah, tidak terbagi antara Dia dan dunia, dan tidak berpencar dari-Nya." Hati kita cenderung ke mana-mana dan bebas. Kekuatan dan kemampuannya terbiasa melayang mencari-cari seribu satu hal asing. Oleh sebab itu, kita memerlukan anugerah Allah untuk menyatukan kekuatan dan kemampuan hati kita itu, agar kita dapat melayani Allah dengan segenap hati kita, dan segenap hati itu sudah cukup untuk digunakan melayani-Nya. "Kiranya hatiku tetap pada Allah, dan teguh serta setia terhadap-Nya, dan juga bersemangat dalam melayani-Nya. Itulah hati yang bersatu."
        2. Agar Allah memberikan pertanda-pertanda kebaikan-Nya kepadanya (ay. 16-17). Tiga hal yang didoakannya di sini:
            (1) Agar Allah memperkatakan damai dan penghiburan kepadanya: "Berpalinglah kepadaku, sebagai orang yang Engkau kasihi dan pedulikan dengan baik dan penuh kelembutan. Musuh-musuhku berbalik menyerang aku, sahabat-sahabatku berpaling dariku. Tuhan, berpalinglah Engkau kepadaku dan berbelas kasihanlah kepadaku. Terhiburlah hatiku jika mengetahui bahwa Engkau mengasihani aku."
            (2) Agar Allah mengerjakan pembebasan untuknya, dan mengamankan dia: "Berilah aku kekuatan-Mu. Berikanlah kekuatan kepadaku, agar aku dapat menolong diriku sendiri, dan kerahkanlah kekuatan-Mu untukku, agar aku diselamatkan dari tangan orang-orang yang berusaha menghancurkanku." Ia menyerukan hubungannya dengan Allah: "Aku ini hamba-Mu. Aku hamba-Mu sejak lahir, sebagai anak laki-laki hamba-Mu perempuan, dilahirkan di rumah-Mu, dan oleh sebab itu Engkaulah pemilikku yang sah, dan dari-Mulah aku dapat mengharapkan perlindungan. Aku kepunyaan-Mu, selamatkanlah aku." Anak-anak dari orangtua yang saleh, yang telah dipersembahkan kepada Tuhan sejak dini, dapat menyerukan hubungan mereka seperti ini bersama Daud. Jika mereka dididik dalam keluarga-Nya, maka mereka berhak mendapatkan hak-hak istimewa dari keluarga-Nya itu.
            (3) Agar Allah membuat namanya baik: "Lakukanlah kepadaku suatu tanda kebaikan. Tampakkanlah kepada orang lain dan juga kepadaku bahwa Engkau mengerjakan kebaikan kepadaku, dan terus merancang kebaikan-Mu itu bagiku. Kiranya aku mendapatkan bukti-bukti yang tidak mudah dilupakan dan tidak dapat disangkal akan kebaikan-Mu kepadaku, supaya orang-orang yang membenci aku melihatnya, dan malu dengan permusuhan mereka terhadapku, yang sudah sepantasnya mereka rasakan apabila mereka menyadari bahwa Engkau, ya TUHAN, telah menolong dan menghiburkan aku. Supaya mereka tahu bahwa mereka sudah berusaha menentang Allah, melawan orang yang diakui-Nya, dan menjadi sadar bahwa mereka sudah berusaha dengan sia-sia untuk menghancurkan dan menyakiti orang yang telah ditentukan Allah sendiri untuk ditolong dan dihiburkan-Nya." Sukacita orang-orang kudus akan menjadi aib bagi para penganiaya mereka.


MINGGU PEMULIAAN
SBU


KAMIS, 12 MEI 2016
RENUNGAN PAGI
KJ 452:1,3 -Berdoa
SEMBAH DAN MULIAKAN DIA

Mazmur 86:1-11
Segala bangsa yang Kau-jadikan akan datang sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan, dan akan memuliakan nama-Mu (ay.9)

Tuhan Yesus bertakhta di dalam kemuliaan. Tetapi Dia selalu memperhatikan kehidupan kita. Tuhan Yesus tidak pernah jauh darl kita. Di mana dan bagaimana pun keadaan kita; sengsara, miskin dan tersesak, Tuhan Yesus selalu peduli dan akan menolong kita. Asalkan kita selalu datang sujud menyembah dan berdoa kepada-Nya. Menjalin hubungan yang akrab dengan Tuhan dan selalu menyadari dan mengakui diri sebagai orang berdosa serta memohon pengampunan-Nya. lnilah yang dilakukan Daud.

Daud dalam ungkapan doanya berblcara kepada Allah walaupun berada dalam keadaan: sengsara, miskin, kesesakan, jalan buntu. Ungkapan ini pun, menunjukkan kerendahan hati Daud di hadapan Tuhan yang besar. Dia menyatakan pengakuan: bahwa Allah segala-galanya dalam kehidupannya, Tuhan mendengar doa dan melakukan keajaiban. Sebagai raja, Daud juga menyadari kelemahan diri dan keterbatasan sebagai manusia. Oleh karena itu, Daud senantiasa berseru hanya kepada Allah. Dia
bahkan menghendaki segala bangsa datang sujud menyembah di hadapan Tuhan dan memuliakan nama-Nya.

Siapapun kita, sudahkah kita menyadari diri di hadapan Allah? Sejauh mana hubungan akrab kita dengan Allah terjalin, melalui kesetiaan berdoa. Belajar darl Daud yang mau berdoa, berseru sepanjang hari; menyadari keterbatasan diri dan mengakui Tuhan segala-galanya. Sebab kita tidak dapat memelihara nyawa kita, tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. Doa Daud mendorong kita untuk tidak bermegah diri, merasa hebat, merasa kuat di hadapan Tuhan sehingga tidak perlu datang sujud menyembah-Nya. Sebaliknya, kita diajar untuk senantiasa datang sujud menyembah, berseru kepada Tuhan dalam segala
hal. Biarlah melalui kehidupan, orang lain pun datang sujud menyembah-Nya dengan penuh kemuliaan.

KJ.452 : 4,6
Doa : (Tuhan, kami ingin tetap setia menyembah dan memuliakan nama-Mu)


MINGGU PEMULIAAN
KAMIS, 12 MEI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.458 2 1 -Berdoa
BERSYUKUR DAN MULIAKAN NAMA-NYA

Mazmur 86:12-17
Sebab kasih setia-Mu besar atas aku dan Engkau telah melepaskan nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah (ay.13]

Bersyukur dan memuliakan Tuhan yang tinggi dan agung, janganlah dengan setengah hati. Orang' yang bersyukur dan memuliakan Tuhan dengan setengah hati adalah orang munafik. Orang munafik tidak mengakui bahwa seluruh hidupnya adalah anugerah Tuhan. Oleh karena itu, ia tidak bersyukur dengan
segenap hati; juga sekadar memuliakan.Tidak tekun dan setia.

Dalam bacaan ini, pemazmur mengajak kita bersyukur dan memuliakan Tuhan dengan segenap hati dan untuk selamanya. Mengapa? Menurut pemazmur, oleh karena kasih setia Tuhan besar dan ajaib atas seluruh hidupnya. Tuhan membebaskan pemazmur dari orang-orang yang angkuh dan sombong. Sebab Tuhan adalah Allahyang penyayang danpengasih; panjang sabar dan berlimpah kasih setia bagi orang-orang yang tersesak. Keadaan terdesak dan tersesak membuat pemazmur memohon pengasihan Tuhan untuk memberi kekuatan dan keselamatan bagi dirinya dan seisi rumah tangganya.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga datang memohon kekuatan dari Tuhan? Tuhan itu panjang sabar, apakah kita juga memiliki kesabaran menghadapi persoalan hidup? Sejauh mana, kasih Tuhan terwujud melalui kasih kepada sesama, dalam gereja-Nya? Dalam hidup bermasyarakat? Limpahan kasih setia dan berkat Tuhan nyata dalam hidup beriman. Mengapa masih sedikit perhatian orang Kristen kepada warga yang membutuhkan?

Marilah kita meneruskan kasih setia Tuhan bagi yang membutuhkan. Orang-orang yang merasa kuat, secara finansial atau memiliki kekuasaan, selayaknya digunakan untuk menolong dan melindungi sesamanya. Bukan untuk kesombongan diri apalagi dipakai untuk menindas orang lain yang lemah.
Sebagai gereja, kita bertekad untuk melakukan kebaikan Tuhan, supaya orang-orang sombong dan jahat mendapat malu.

KJ.458 : 2
Doa : (Kami hendak bersyukur kepada-Mu Tuhan dengan segenap hati dan meneruskan kebaikan Tuhan bagi sesama)

Label:   Mazmur 86:12-17 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 13 MEI 2016 - DOA PAULUS DALAM KASIH Filipi 1:9-11 - MINGGU PEMULIAAN

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Rabu, 11 MEI 2016 - HIDUP DALAM KETAATAN DAN KEMULIAAN TUHAN Keluaran 26:12-18 - MINGGU PEMULIAAN

Garis Besar Mazmur






November 10 - 16 (Week 46) - Ezekiel 46-48; John 16 || Daniel 1-3; Psalm 88; John 17 || Dan 4-6; John 18 || Dan 7-9; Psalm 91; John 19 || Dan 10-12; John 20

Hari ini, 14 November - Yakobus 1,2<...

Hari ini, 14 November - Maz 119:171-...

Hari ini, 14 Nopember - Yohanes 11:1...

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392





Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402c AMIN

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402b AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 402a AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 401 AMIN, AMIN, YA, BENAR ADANYA

Kamis, 20 Juni 2013
GB 400 AMIN, AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 399 AMIN, HALELUYA!

Selasa, 06 Agustus 2013
GB 398b MARANATHA dan GB lama maranatha - gb 293c pada GB Lama

Senin, 29 Juli 2013
GB 398a MARANATHA & GB lama 293a MARANATHA

Senin, 22 Juli 2013
GB 397 HOSIANA

Senin, 22 Juli 2013
GB 396 HOSIANA, HOSIANA

Kamis, 11 Juli 2013
GB 395 HALELUYA! AMIN

Kamis, 11 Juli 2013
GB 394 HALELUYA, HALELUYA! PUJILAH TUHANMU

Kamis, 11 Juli 2013
GB 393 HALELUYA

Senin, 20 Juli 2015
GB 392b KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Kamis, 18 Juli 2013
GB 392a KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Rabu, 31 Juli 2013
GB 391 TUHAN MENYERTAI KAMU

Rabu, 29 April 2015
GB 389b KARNA ENGKAULAH

Selasa, 23 Juli 2013
GB 389a KARNA ENGKAULAH

Senin, 29 Juli 2013
GB 388 PUJI ALLAH | MULIAKANLAH

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



kotbah ulangan 24:19-22,   renungan hosea 6:6,   instrumen koor natal satb partitur,   tex lagu dan not lagu rejoic in the lord always,   instrumen koor natal satb partitur,   instrumen koor natal satb partitur,   lagu untuk menutup ibadah,   lagu rohani persembahan ibadah,   lagu penutup ibadah pemuda,   nama untuk persekutuan,   instrumen koor satb natal partitur,   instrumen koor satb natal partitur,   pujian rohani penutup ibadah,   lagu penutup rohani mp3,   Jamita johanes 8:12-20,   Jamita natal johannes 8:12-20,   bagaimana cara memberitakan injil di lingkungan,   Yohanes 6 : 27 - 29,   kejadian 21:1-7renungan,   kejadian 21:1-7renungan,   tafsiran lukas 21 : 5-19,   forevermore gms mp3 ,   lagu ibadah penutup,   lagu memberikan persembahan,   kidung ceria cinta akan Yesus tak berarti hanya nyanyi dan doa,   khotbah Roma 1:18-25,   judul lagu rohani arab,   Yohanes 6 : 27 - 29,   Bahan khotbah dari 2 Tesalonika 3: 1-9,   lagu rohani pujian,   dunia gemar dan soraklah lirik,   dunia gemar dan soraklah lirik,   2 korintus 9;6-7 NATS PERSEMBAHAN,   nats ayat alkitab untuk persembahan,   lagu penutup ibadah,   tema natal tentang hendaklah kamu sehati,sepikir dalam tuhan bahasa batak,   lagu penutup ibadah,   lagu pembuka ibadah,   khotbah dari kitab nahum,   yakobus 3 cerita sekolah minggu,   khotbah gereja toraja dari matius 16:13-20,   khotbah gereja toraja dari matius 16:13-20,   mazmur 69:20-37 gpib,   mazmur 69:20-37 gpib,   lagu doa syafaat,   lagu buat doa syafaat,   kristen kata pengantar persembahan,   2tesalonika3:6-13,   jamita filipi 4:10-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   lagu lagu pengakuan dosa,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   download lagu mp3 di mazmur 150,   kumpulan lagu gereja kristen maranatha indonesia pengajaran tabernakel,   renungan ulangan 24 17 22,   lagu persembahan gmim,   filipi 4:10-20,   download lagu mp3 di mazmur 150,   khotbah : Tetaplah Setia,   Filipi 4:10-20,   Filipi 4:10-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   syair dan not lagu gereja pdf,   khotbah yohanes 5:19-29,   khotbah yohanes 5:19-29,   you rise me up versi paduan suara,   lagu untuk persembahan,   renungan harian yohanes 5:19-29,   partitur lagu natal,   jembatan lagu untuk persembahan,   ambilan gkps 17 november 2019,   meresponi panggilan tuhan Yosua 1:1-9,   khotbah ulangan 24:19-22,   khotbah ulangan 24:19-22,   liturgi ibadah persekutuan kaum pria bala keselamatan,   lagu bala keselamatan perjuangan,   Khotbah KRISTEN dari Ayub 19: 23-27,   Khotbah KRISTEN dari Ayub 19: 23-27,   jamita filipi 4:10-20,   khotbah ulangan 24:19,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   lagu gereja kj 49,   khotbah pilipi 4:10-20 versi hkbp,   renungan yakobus 2:1-13,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6 GKI,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6 GKI,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   Contoh renungan kotbah harian agama Kristen Protestan bulan November 2019,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   Khlbh masmur 55:2-8,   renungan remaja kristen gmit,   kothbah katolik menurut lukas 21:5-19,   kothbah katolik menurut lukas 21:5-19,   renungan kristen insani 13:20-21 dari gmit,   lagu persembahan,   Tafsiran alkitap 2 tesalonika 3;13-15,   khotbah yakobus 2 1-10,   ayat2 alkitab utk ajakan persembahan,   lagu kristen yang sesuai dengan nats matius 25:31-46,   tata ibadah unit gpm,   MEMANDANG ALLAH MELAMPAUI HIDUP INI Ayub 19: 23 - 27a,   renungan Yosua 24:22-28,   kejadian 21:1-7renungan,   khotbah keluaran 23;1-13,   khotbah amsal 12,    kitab ulangan 24:19-22 berbuat baik bagi semua orang,    kitab ulangan 24:19-22 berbuat baik bagi semua orang,   kotbah ulangan 24:19-22 ,    ulangan 24:19-22 melindungi sesama,   khotbah yoel 2 : 28-32,   khotbah yoel 2 : 28-32,   partirtur 4 suara lagu natal,   renungan sbu tgl 17 november,   khotbah yoel 2 : 28-32,   tafsiran “Engkaulah anakKu yang kukasihi, kepadaMulah aku berkenan” ?,   kalender liturgi katolik tgl 12 nopember 2019,   Jamita filipi 4;10-20,   renungan kristen keluaran 19: 10-11 ,   nyanyian pujian downlod,   nyanyian pujian downlod,   renungan kristen keluaran 19: 10-11 ,   renungan pagi sabda bina umat gpib matius 12. 46_ 50,   sabda bina umat gpib 12 nov 2019,   NYANYIAN BALA KESELAMATAN,   contoh liturgi kedukaan kristen gki,   contoh liturgi kedukaan kristen gki,   lagu gereja.com,   Gita bakti pdf,   Gita bakti pdf,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   ulangan 24:19-22 jamita partangiangan,   kasihnya seperti sungai lagu misa,   bahan sermon jamita 5 Musa 24 19-22,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   proses menulis kotbah ulangan 24:19-22,   firmanmu pelita bagi kakiku lagu misa,   renungan alkitab markus 13 ayat 33-37,   Renungan joel 2:23-32,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   khotbah gpib tahun 2019,   khotbah gpib 2019,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   partitur lagu koor natal,   renungan Lukas 17:7-10,   khotbah yakobus 1:9-11,   lagu penutup ibadah,   kalendar liturgi 2020 agustus,   kalender katolik 2020,   kalender katolik 2020,   kidung kabungahan 45,   tafsir amsal 1 : 5,   contoh contoh tema natal ibadah wbi,   koor natal batak,   sejarah kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu unyuk renungan kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu gereja ku bersyukur,   nats khotbah kej 6:1-8,