Save Page
Rabu, 18 Mei 2016
Kisah Para Rasul 2:41-47 (SGK)
MINGGU PENTAKOSTA

Kisah Para Rasul 2:41-47
Cara hidup jemaat yang pertama
2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. 2:44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, 2:45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. 2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, 2:47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.


Penjelasan:




* Kis 2:40-41 - angkatan yang jahat ini -
Sang rasul kemudian menasihati para pendengarnya agar mereka menyelamatkan diri dari angkatan yang jahat ini - yang telah membunuh Yesus - dengan cara menerima tawarannya untuk bertobat dan kesaksiannya bahwa Yesus adalah Mesias mereka. Hasilnya ialah bahwa sekitar tiga ribu orang menerima apa yang dikatakannya lalu dibaptiskan berdasarkan pengakuan iman mereka dan ditambahkan kepada persekutuan kecil orang percaya. Tidak ada petunjuk bahwa para rasul menumpangkan tangan atas orang-orang yang baru bertobat ini agar mereka menerima Roh Kudus.

* Kis 2:42-47
Kehidupan Gereja Mula-Mula (2:42-47).
Lukas di sini menyajikan sebuah sketsa ringkas tentang kehidupan dan sifat dari masyarakat Kristen mula-mula.

* Kis 2:42 - Pengajaran rasul-rasul // persekutuan // memecahkan roti
Pengajaran rasul-rasul. Pengajaran Tuhan, bersama dengan pemberitaan tentang kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus serta maknanya bagi keselamatan manusia. Pengajaran ini merupakan tradisi resmi di gereja mula-mula dan kemudian dimasukkan dalam Perjanjian Baru. Orang-orang percaya pada masa itu menyukai persekutuan satu dengan yang lain, khususnya untuk memecahkan roti (yang mungkin terdiri dari suatu perjamuan kasih sekaligus dengan Perjamuan Kudus) dan untuk berdoa bersama secara teratur.

* Kis 2:43
Sifat dari masyarakat Kristen mula-mula itu menimbulkan rasa takut pada masyarakat, yang makin diperkuat oleh sejumlah besar mukjizat yang dilakukan oleh para rasul.

* Kis 2:44-45
Betapa saling mengasihinya orang-orang dalam persekutuan Kristen pertama sehingga orang-orang percaya yang kaya menjual harta milik mereka untuk membantu memenuhi kebutuhan orang-orang percaya yang miskin. Kasih Kristen diwujudkan dalam suatu program sosial berupa dukungan keuangan bagi anggota yang miskin. Saling berbagi kesulitan di antara orang Kristen ini rupanya terbatas pada tahun-tahun awal dari jemaat di Yerusalem dan tidak diperluas ke jemaat-jemaat baru ketika Injil dibawa ke luar perbatasan Yudea.

* Kis 2:46
Orang-orang percaya masih orang Yahudi yang terus melaksanakan ibadah hariah menyembah Allah di Bait Allah sesuai dengan adat Yahudi. Tidak ada pikiran untuk memisahkan diri dari Yudaisme dan mendirikan suatu gerakan yang berbeda. Persekutuan Kristen mereka muncul khususnya dalam bentuk perjamuan kasih yang dilaksanakan di berbagai rumah tangga. Sukacita dan kemurahan hati merupakan dua ciri utama dari orang Kristen mula-mula ini.

* Kis 2:47
Tidak semua orang Yahudi menerima kesaksian bahwa Yesus yang telah bangkit itu adalah Mesias, tetapi orang-orang yang menolak itu pun sangat suka melihat persekutuan orang Kristen mula-mula tersebut. Hasilnya ialah bahwa Tuhan setiap hari menambahkan pada persekutuan baru itu orang-orang yang menerima kesaksian para rasul, dan masyarakat Kristen menerima mereka sebagai sesama orang percaya.

Sumber SGDK:
MINGGU PENTAKOSTA
RABU,18 MEI 2016
PERSEKUTUAN ORANG PERCAYA
Kisah Para Rasul 2:41-47

A. LATAR BELAKANG NAS
Sebagaimana diketahui bahwa kitab Kisah Para Rasul ini
merupakan tulisan lanjutan dokter Lukas kepada Teofilus yang
buku pertamanya telah dikirim juga oleh dokter Lukas kepadanya.
Kita mengenal buku pertama yang diterima Teofiolus sebagai
kitab lnjil Lukas. Sumber rujukan dr Lukas untuk dua tulisannya
ini adalah para saksi mata dan pelayan Firman (Luk.1:1) yaitu
para murid Yesus.

Secara keseluruhan kitab Kisah Rasul berisikan kisah ter-
bentuknya gereja Kristen perdana; berbagai kegiatan penginjilan
para Rasul dan yang paling banyak dikisahkan adalah perjalanan
pelayanan penginjilan Rasul Paulus. _Bacaan kita saat ini merupa-
kan ianjutan kisah Hari Pentakostaxyaitu hari pencurahan Roh
Kudus kepada para Rasul Tuhan.

Dampak dari pencurahan Roh Kudus itu, para Rasul menjadi
berani dan kemudian keluar bersakrsitentang Tuhan Yesus
Kristus. Tokoh yang menonjol pada pasca peristiwa Pentakosta
itu adalah Rasul Petrus. la berkhotbah di depan umum dan ber-
saksi tentang siapa Yesus Kristus yang telah mereka salibkan
(2:14-40). Dampak dari pemberitaan lnjil oleh Petrus ini maka
jumlah orang yang percaya semakin bertambah. Jumlah mereka
pada hari itu bertambah menjadi 3000 jiwa (ay.41).

Jumlah ini adalah jumlah awal jemaat Kristen perdana pada
waktu itu. Selanjutnya Lukas berkisah tentang bagaimana ke-
hidupan jemaat itu pada mulanya dan bagaimana mereka
menjalani rutinitas keagamaan dan kehidupan rohani mereka.
Semua hal tersebut di uraikan oleh Lukas pada pasal 2:41-47.
Karena itu, pada bacaan kita saat ini, akan dibahas tentang cara
hidup persekutuan orang percaya menurut teladan Kisah Para
Rasul 2:41-47. -

B. PENJELASAN NAS
Bagaimanakah hidup bergereja itu? Adakah ciri-ciri khusus
suatu persekutuan orang percaya? Dua pertanyaan ini mewakili
ber'bagai rupa pertanyaan dengan inti yang sama yakni model
bergereja yang ideal. Bacaan kita hari ini memberi gambaran
cara hidup jemaat perdana pasca pencurahan Roh Kudus.
Beberapa poin khusus di kisahkan oleh dr. Lukas pada pagi hari
ini, yakni:

Pertama, siapakah anggotanya siapa? Mereka yang memberi
diri dibaptis (ay.41) yangberarti menerima dan percaya pada
Yesus Kristus. Kedua, apa yang mereka lakukan saat berkumpul?
Tidak ada hal lain selain bertekun dalam pengajaran para rasul
(ay.42a). Hal ini memberikan indikasi bahwa Firman menjadi hal
utama kebutuhan persekutuan itu. lstilah bertekun menunjuk
pada kegiatan yang berlangsung terus menerus tanpa lelah dan
dengan segala bentuk keseriusan tak jemu. Ketiga, sekuat
apakah ikatan persekutuan itu? Sangat erat dalam kasih dan
kepedulian. Hal ini terlihat dalam kegiatan memecah roti bersama
dalam kesatuan doa (ay.42b). lkatan persekutuan yang kuat dan
saling memiliki satu dengan yang lain itu dinampakkan dari
kesediaan untuk berbagi dan menanggung beban orang lain
secara bersama. Tidak ada hitungan untung rugi ketika berbagi
dan menopang keperluan tiap anggota (ay.44,45).

Menarik untuk diungkapkan bahwa pertemuan yang ber-
kumpul itu selain di Bait Allah, juga dilakukan secara bergilir di
rumah masing-masing (ay.46). Suasana apa yang terlihat tiap-
tiap hari dalam perkumpulan orang percaya itu? Pada ayat 46
disebutkan bahwa suasana persekutuan penuh dengan ke-
gembiraan dan tulus hati. Menikmati persekutuan itu dengan
gembira, dan saat mendapat giliran rumahnya untuk beribadah
dan memberi makan tamu dan undangan, semua dilakukan tanpa
beban tetapi dengan tulus hati. Kata kunci persekutuan itu
dicirikan dengan istilah gembira dan tulus hati.

Bayangkanlah apa reaksi orang lain yang tiap hari melihat
suasana gembira dalam ketulusan dari persekutuan itu? Sudah
pasti menarik perhatian. Daya tarik ini pasti memikat orang lain.
Bisa jadi ada_ yang kemudian bergabung menjadi bagian dari
persekutuan tersebut. Tidak heran jika kemudian, pada ayat 47
disebutkan bahwa tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah
mereka. Perhatikanlah, tiap-tiap hari persekutuan ini menampak-
kan prilaku hidup yang memikat sehingga tiap-tiap hari perse-
kutuan itupun dinfinati orang. Jumlah bertambah itu memang
benar karena anugerah Tuhan. Tetapi anugerah pertambahan
jumlah itu Tuhan berikan karena umat Tuhan menampakkan
model persekutuan yang menjadi teladan dan mempengaruhi
orang lain.

C. RELEVANSI ATAU PENERAPAN
Bukankah seharusnya demikian orang percaya bersekutu?
Kesatuan tubuh Kristus nampak dari kebersamaan untuk tidak
hanya memikirkan diri sendiri. F irman Tuhan harus menjadi menu
utama persekutuan orang percaya. Kasih dan kebersamaan
nampak bukan hanya dari perkataan, hamun sikap hidup yang
nyata dalam perjumpaan dengan orang lain. Bagaimana dengan
kita? Adakah persekutuan gereja Tuhan ini menampilkan prilaku
dan cara hidup yang memikat orang lain untuk berjumpa dengan
Kristus? Ataukah justru menjadi sandungan?

Saatnya kita tampil sebagai model persekutuan orang percaya
yang dicontohkan jemaat perdana ini.Mari|ah, nampakkan ciri
persekutuan orang percaya ini dalam kehidupan bergereja kita.
Jangan ijinkan iri hati, ego diri, kepentingan pribadi, dan per-
selisihan merusak keutuhan gereja Tuhan. Mari bersatu dalam
semangat kebersamaan di tengah kepelbagaian anggota tubuh
Kristus sebagai ciri khas persekutuan orang percaya.

D. PERTANYAAN DISKUSI
1. Bagaimanakah pendapat saudara tentang cara hidup per-
sekutuan orang percaya pada awal gereja TUHAN berdiri
yang dikisahkan di atas, dihubungkan dengan kehidupan
gereja modern saat ini? Apakah ada persamaannya?

2. Umat pada gereja perdana hidup saling berbagi dan saling
memiliki satu dengan yang lain. Kepunyaan yang Iain menjadi
kepunyaan bersama saat berbagai kebutuhan hidup mereka
tanggulangi bersama. Masihkah cara ini relevan untuk kita
sekarang? Atau adakah cara Iain yang diusulkan? Atau ada
metode yang telah diprogramkan dan suskes berjalan saat
ini, silakan sampaikan!!

3. Tiap anggota jemaat berdana, bergilir ganti menjadi tuan dan
nyonya rumah untuk beribadah, memecahkan roti dan men-
dengar pengajaran para Rasul. Rupanya ibadah di rumah-
rumah yang sering kita lakukan di GPIB saat ini seperti ibadah
keluarga antar sektor atau biston, telah dilakukan sejak gereja
perdana berdiri. Menurut saudara , apakah manfaat beribadah
di rumah-rumah seperti saat ini, bukankah ibadah hari minggu
juga sudah dilakukan?

MINGGU PENTAKOSTA
SBU



RABU, 18 MEI 2016
RENUNGAN PAGI
KJ.249 : 1.2 -Berdoa
PERSEKUTUAN ORANG PERCAYA (bag 1)

Kisah Para Rasul 2:41-45
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan (ay.42)

Bagaimanakah hidup bergereja itu? Adakah ciri-ciri khusus suatu persekutuan orang percaya? Dua pertanyaan ini mewakili berbagai rupa pertanyaan dengan intl yang sama yakni model bergereja yang
ideal. Bacaan kita pagi hari ini memberi gambaran cara hidup jemaat perdana pasca pencurahan Roh Kudus. Beberapa poin khusus dikisahkan oleh dr Lukas pada pagi hari ini, yakni:

Pertama, memberi diri atau anggotanya siapa? Mereka yang memberi diri dibaptls (ay.41) yang berarti menerima dan percaya pada Yesus Kristus.

Kedua, apa yang mereka lakukan saat berkumpul? Tidak ada hal lain selain bertekun dalam pengajaran para rasul (ay.42a). Hal ini mengindikasikan bahwa Firman menjadi hal utama kebutuhan persekutuan itu. Istilah bertekun menunjuk pada kegiatan yang berlangsung terus menerus tanpa lelah dan dengan
segala bentuk keseriusan tak jemuh.

Ketiga, sekuat apakah ikatan persekutuan itu? Sangat erat dalam kasih dan kepedulian. Hal ini terlihat dalam keglatan memecah roti bersama dalam kesatuan doa (ay.42b). lkatan persekutuan yang kuat dan saling memiliki satu dengan yang lain itu dinampakkan dari kesedian untuk berbagi dan menanggung beban orang lain secara bersama. Tidak ada hitungan untung rugi ketika berbagi dan menopang keperluan tiap anggota (ay.44,45).

Bukankah seharusnya demikian orang percaya bersekutu? Kesatuan tubuh Kristus nampak dari kebersamaan untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri. Firman Tuhan harus menjadi menu utama
persekutuan orang percaya. Kasih dan kebersamaan nampak bukan hanya dari perkataan, namun sikap hidup yang nyata dalam perjumpaan dengan orang lain.

Marilah nampakkan ciri persekutuan orang percaya ini dalam kehidupan bergereja. Jangan ijinkan iri hati, ego diri, kepentingan pribadi, dan perselisihan merusak keutuhan gereja Tuhan. Mari bersatu dalam semangat kebersamaan di tengah kepelbagaian anggota tubuh Kristus sebagai ciri khas persekutuan orang percaya.

KJ.249: 3
Doa : (Satukanlah kami ya Tuhan dalam kasih dan keutuhan persekutuan)

MINGGU PENTAKOSTA
RABU, 18 MEI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.422 : 1,2 - Berdoa
PERSEKUTUAN ORANG PERCAYA (bag 2)

Kisah Para Rasul 2:46-47
llnngan bortokun dan dengan sehati mereka berkumpui tiap-tiap hari dalam Bait Allah.... (ay.46)

Renungan malam ini lanjutan tadi pagi. Apakah yang nampak dalam p(3rSOkUtU8l"l orang percaya pasca pencurahan Roh Kudus? Selain yang disebutkan pada renungan pagi, maka malam ini menarik untuk diungkapkan bahwa pertemuan yang berkumpul itu selain di Bait Allah, |uga dilakukan secara bergilir di rumah masing-masing (ay.46). Suasana apa yang terlihat tiap-tiap hari dalam perkumpulan orang percaya itu? Pada ayat 46 disebutkan bahwa suasana persekutuan penuh dengan kegembiraan dan tulus hati.

Menikmati persekutuan itu dengan gembira, dan saat mendapat gihran rumahnya untuk beribadah dan memberi makan tamu dan undangan, semua dilakukan tanpa beban tetapi dengan tulus hati.
Kata kuncl persekutuan itu dicirikan dengan istilah gembira dan tulus hatl.

Bayangkanlah apa reaksi orang lain yang tiap hari melihat suasana gembira dalam ketulusan dari persekutuan itu? Sudah pasti menarik perhatian. Situasi ini menjadi daya tarik dan tentu memikat orang
lain. Bisa jadi ada yang kemudian bergabung menjadi bagian dari persekutuan tersebut. Tidak heran jika kemudian, pada ayat 47 disebutkan bahwa tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah mereka. Perhatikanlah, tiap-tiap hari persekutuan ini menampakkan prilaku hidup yang memikat sehingga tiap-tiap hari persekutuan itupun diminati orang. Jumlah bertambah itu memang benar karena anugerah Tuhan, tetapi anugerah pertambahan jumlah itu Tuhan berikan karena umat Tuhan menampakkan model persekutuan yang menjadi teladan dan mempengaruhi orang lain.

Bagaimana dengan kita. Adakah persekutuan gereja Tuhan ini menampilkan prilaku dan cara hidup yang memikat orang lain untuk berjumpa dengan Kristus? Ataukah justru menjadi sandungan? Saatnya kita tampil sebagai model persekutuan orang percaya yang dicontohkan jemaat perdana ini. Amin.

KJ.422 : 3
Doa : (Jadikanlah kami ya Tuhan persekutuan yang bersaksi)

Label:   Kisah Para Rasul 2:41-47 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 19 Mei 2016 - MENANGKAP PELUANG Kisah Para Rasul 3:11-16 - MINGGU PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 17 Mei 2016 - JANGAN TUNDA, SEKARANGLAH WAKTUNYA Kisah Para Rasul 2:37-40 - MINGGU PENTAKOSTA

Garis Besar Kisah Rasul





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 12 November - Kisah Para Rasul 7-9

Hari ini, 12 November - Maz 119:157-163, Yeh 9-10, Ibr 8, Ams 28:20-21

12 Nopember - Yohanes 10:11-21, 1 Yohanes 2:18-23, Ayub 11, Yehezkiel 31 – 32

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392





Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402c AMIN

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402b AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 402a AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 401 AMIN, AMIN, YA, BENAR ADANYA

Kamis, 20 Juni 2013
GB 400 AMIN, AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 399 AMIN, HALELUYA!

Selasa, 06 Agustus 2013
GB 398b MARANATHA dan GB lama maranatha - gb 293c pada GB Lama

Senin, 29 Juli 2013
GB 398a MARANATHA & GB lama 293a MARANATHA

Senin, 22 Juli 2013
GB 397 HOSIANA

Senin, 22 Juli 2013
GB 396 HOSIANA, HOSIANA

Kamis, 11 Juli 2013
GB 395 HALELUYA! AMIN

Kamis, 11 Juli 2013
GB 394 HALELUYA, HALELUYA! PUJILAH TUHANMU

Kamis, 11 Juli 2013
GB 393 HALELUYA

Senin, 20 Juli 2015
GB 392b KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Kamis, 18 Juli 2013
GB 392a KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Rabu, 31 Juli 2013
GB 391 TUHAN MENYERTAI KAMU

Rabu, 29 April 2015
GB 389b KARNA ENGKAULAH

Selasa, 23 Juli 2013
GB 389a KARNA ENGKAULAH

Senin, 29 Juli 2013
GB 388 PUJI ALLAH | MULIAKANLAH

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



Gita bakti pdf,   Gita bakti pdf,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   ulangan 24:19-22 jamita partangiangan,   kasihnya seperti sungai lagu misa,   bahan sermon jamita 5 Musa 24 19-22,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   proses menulis kotbah ulangan 24:19-22,   firmanmu pelita bagi kakiku lagu misa,   renungan alkitab markus 13 ayat 33-37,   Renungan joel 2:23-32,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   khotbah gpib tahun 2019,   khotbah gpib 2019,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   partitur lagu koor natal,   renungan Lukas 17:7-10,   khotbah yakobus 1:9-11,   lagu penutup ibadah,   kalendar liturgi 2020 agustus,   kalender katolik 2020,   kalender katolik 2020,   kidung kabungahan 45,   tafsir amsal 1 : 5,   contoh contoh tema natal ibadah wbi,   koor natal batak,   sejarah kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu unyuk renungan kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu gereja ku bersyukur,   nats khotbah kej 6:1-8,   kotbah tekun dalam berkarya,   liturgi katolik desember 2019,   nyanyian rohani no.97,   renungan Kitab Keluaran 31 : 12-17,   liturgi katolik desember 2019,   cerita ulangtahun sekolah minggu dari pengkhotbah 11:8,   judul lagu gms,   kotbah tekun dalam berkarya,   kotbah tekun dalam berkarya,   partitur lagu koor natal,   liturgi ibadah hari minggu gereja toraja 17 november 2019,   khotbah ajakan juruslamat,   khotbah ajakan juruslamat,   tafsiran maleakhi 4:1-6 GKI,   tafsiran maleakhi 4:1-6 GKI,   kasih allahku sungguh tlah terbukti.mp3,   khotbah kis rasul 10 34 36 gpib,   khotbah kis rasul 10 34 36 gpib,   khotbah kis rasul 10 34 36 gpib,   kalender liturgi katolik bulan nopember 2019,   khotbah keluaran 23;1-13,   forevermore gms mp3,   renungan Nahum 1 : 1-8,   ulangan 24:19-22 kotbah GPIB,    bagaimana menyusun kerangka kotbah ulangan 24:19-22,   kejadian 1:11-31 tidak sesuai dengan pengetahuan,   alangkah indah dalam rumah doamu beban ku terlepas ganti kelegaanku ,   download mp3 rohani,   khotbah minggu 15 desember 2019,   khotbah minggu 15 desember 2019,   kotbah roma 1 : 28--32,   khotbah mazmur 138,   khotbah mazmur 138,   MP3 tabuh gendang,   gereja salamat haru natal ,   kotbah partangiangan ulangan "24 19-22" melindungi sesama manusia,   kotbah kristen tentang melindungi sesama manusia ulangan "24 19-22",   bimbinagan menulis kerangka kotbah ulangan 24:19-22 ,   khotbah mini dari nats matius 22:34-40,   Nats khobat pada hari ini tanggal 10 november 2019 yang tertulis di Amsal 19: 20-29 dengan tema " me,   lewatlah malam yang gelap,   trio elexis,   ulangan 16:18-20 renungan di kaitkan dengan pemuda kristen,   Renungan Mazmur8:2,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   Khotbah hr nr gmit,   daftar bacaan sinode gmit 2019,   amsal 19:20-29,   khotbah dari kitab nahum,   lagu pkj taize,   orang kaya susah masuk sorga,   nyanyian rohani kesukaan yang ceria lirik,   pupuja maria nama gereja katolik di bali,   khotbah dari kitab nahum,   lagu gms live,   kalender liturgi katolik 2019,   gereja tiberias indonesia,   Download lagu rohani ambon,   Amsal 19:20-29,   jamita hkbp minggu 10 november 2019,   kotbah amsal 19:20-29,   kotbah kristen rotestan minggu 10 november ini,   khotbah matius 8:23-27,   ibadah minggu 10 november 2019 hkbp,   ibadah minggu 10 november 2019 hkbp,   Khotbah minggu gereja gpib,   Khotbah minggu gereja gpib,   tafsiran amsal 19:20-29,   Renungan filemon 1-4-7,   Renungan Ayub 12:14,   kmm no 4,   lirik lagu jadikan aku terangmu Tuhan disekolah dirumah dan dimana saja,   bahan khotbah mazmur 11:1-7,   Khotbah amsal 19:20-29,   kmm no 4,   kmm no 4,   kmm no 4,   lagu untuk membawa persembahan,   Tema dari Amsal 19:20-29, yaitu: Mendengar dan melakukan nasehat,   renungan harian 1 tesalonika 4:13-18,   lagu persbahan,   ilustrasi dari kitab imamat 14:33-53,   lirik lagu cu ye su ai wo,   Tema dari Amsal 19:20-29, yaitu: Mendengar dan melakukan nasehat,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   Lagu pkj utk tabis majelis,   kidung ceria 248,   Lirik dan akord lagu Kidung ceria 248,   Lirik dan akord lagu Kidung ceria 248,   Kidung ceria Sekolah minggu Jangan kita takut,   renungan 2 tesalonika 2: 1-17,   Renungan pagi kel kristen 10 nov 2019,   yutube lagu gereja hit 2019,   khotbah imamat 14:33-53,   nyanyian rohani 136,   nyanyian rohani 146,   lirik lagi gereja sabda tuhan,   khotbah amsal 19:20-29,   lirik lagu rohani 10 november 2019,   kobah minggu 10 november 2019,   khotbah Mazmur 33:,   jamita minggu 27 okt 2019 daniel,   khotbah Mazmur 33:9,   KHOTBAH AMSAL 19 : 20-29,   Amsal 19:20-29,   Kidung rohani.com/mp3 sydney mohede-dia jamah,   download lagu kristen,   Khotbah amsal 19:20-29,   amsal 19:20-29,   ilustrasi khotbah matius 13 53 58,   kotbah amsal 19:20-29,   khotbah ibadah minggu 10 november 2019,   Renungan Imamat 14:33-53,   khotbah ibadah minggu 10 november 2019,   Renungan Imamat 14:33-53,   lirik lagu tuhan terang kasihMu bersinar,   bacaan liturgi 10 novemb,l,   sabda bina umat gpib 10 november 2019,   sabda guna krida dharma gpib 10 novemb,   bacaan liturgi 10 novemb,l,   lagu persemban untuk TUhan,   habakuk 3 ayat 14-19,   penjelasan 1 tesalonika3,   renungan Pengkhotbah 11:4 untuk ayat persembahan,   lagu gereja.com,   Renungan harian dari 1 timotius 3:14-16,   jamita filipi 4 :10-20,   jamita filipi 4 :10-20,   jamita filipi 4 :10-20,   nyanyian rohani untuk pernikahan,