Save Page
Rabu, 18 Mei 2016
Kisah Para Rasul 2:41-47 (SGK)
MINGGU PENTAKOSTA

Kisah Para Rasul 2:41-47
Cara hidup jemaat yang pertama
2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. 2:44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, 2:45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. 2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, 2:47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.


Penjelasan:



* Kis 2:40-41 - angkatan yang jahat ini -
Sang rasul kemudian menasihati para pendengarnya agar mereka menyelamatkan diri dari angkatan yang jahat ini - yang telah membunuh Yesus - dengan cara menerima tawarannya untuk bertobat dan kesaksiannya bahwa Yesus adalah Mesias mereka. Hasilnya ialah bahwa sekitar tiga ribu orang menerima apa yang dikatakannya lalu dibaptiskan berdasarkan pengakuan iman mereka dan ditambahkan kepada persekutuan kecil orang percaya. Tidak ada petunjuk bahwa para rasul menumpangkan tangan atas orang-orang yang baru bertobat ini agar mereka menerima Roh Kudus.

* Kis 2:42-47
Kehidupan Gereja Mula-Mula (2:42-47).
Lukas di sini menyajikan sebuah sketsa ringkas tentang kehidupan dan sifat dari masyarakat Kristen mula-mula.

* Kis 2:42 - Pengajaran rasul-rasul // persekutuan // memecahkan roti
Pengajaran rasul-rasul. Pengajaran Tuhan, bersama dengan pemberitaan tentang kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus serta maknanya bagi keselamatan manusia. Pengajaran ini merupakan tradisi resmi di gereja mula-mula dan kemudian dimasukkan dalam Perjanjian Baru. Orang-orang percaya pada masa itu menyukai persekutuan satu dengan yang lain, khususnya untuk memecahkan roti (yang mungkin terdiri dari suatu perjamuan kasih sekaligus dengan Perjamuan Kudus) dan untuk berdoa bersama secara teratur.

* Kis 2:43
Sifat dari masyarakat Kristen mula-mula itu menimbulkan rasa takut pada masyarakat, yang makin diperkuat oleh sejumlah besar mukjizat yang dilakukan oleh para rasul.

* Kis 2:44-45
Betapa saling mengasihinya orang-orang dalam persekutuan Kristen pertama sehingga orang-orang percaya yang kaya menjual harta milik mereka untuk membantu memenuhi kebutuhan orang-orang percaya yang miskin. Kasih Kristen diwujudkan dalam suatu program sosial berupa dukungan keuangan bagi anggota yang miskin. Saling berbagi kesulitan di antara orang Kristen ini rupanya terbatas pada tahun-tahun awal dari jemaat di Yerusalem dan tidak diperluas ke jemaat-jemaat baru ketika Injil dibawa ke luar perbatasan Yudea.

* Kis 2:46
Orang-orang percaya masih orang Yahudi yang terus melaksanakan ibadah hariah menyembah Allah di Bait Allah sesuai dengan adat Yahudi. Tidak ada pikiran untuk memisahkan diri dari Yudaisme dan mendirikan suatu gerakan yang berbeda. Persekutuan Kristen mereka muncul khususnya dalam bentuk perjamuan kasih yang dilaksanakan di berbagai rumah tangga. Sukacita dan kemurahan hati merupakan dua ciri utama dari orang Kristen mula-mula ini.

* Kis 2:47
Tidak semua orang Yahudi menerima kesaksian bahwa Yesus yang telah bangkit itu adalah Mesias, tetapi orang-orang yang menolak itu pun sangat suka melihat persekutuan orang Kristen mula-mula tersebut. Hasilnya ialah bahwa Tuhan setiap hari menambahkan pada persekutuan baru itu orang-orang yang menerima kesaksian para rasul, dan masyarakat Kristen menerima mereka sebagai sesama orang percaya.

Sumber SGDK:
MINGGU PENTAKOSTA
RABU,18 MEI 2016
PERSEKUTUAN ORANG PERCAYA
Kisah Para Rasul 2:41-47

A. LATAR BELAKANG NAS
Sebagaimana diketahui bahwa kitab Kisah Para Rasul ini
merupakan tulisan lanjutan dokter Lukas kepada Teofilus yang
buku pertamanya telah dikirim juga oleh dokter Lukas kepadanya.
Kita mengenal buku pertama yang diterima Teofiolus sebagai
kitab lnjil Lukas. Sumber rujukan dr Lukas untuk dua tulisannya
ini adalah para saksi mata dan pelayan Firman (Luk.1:1) yaitu
para murid Yesus.

Secara keseluruhan kitab Kisah Rasul berisikan kisah ter-
bentuknya gereja Kristen perdana; berbagai kegiatan penginjilan
para Rasul dan yang paling banyak dikisahkan adalah perjalanan
pelayanan penginjilan Rasul Paulus. _Bacaan kita saat ini merupa-
kan ianjutan kisah Hari Pentakostaxyaitu hari pencurahan Roh
Kudus kepada para Rasul Tuhan.

Dampak dari pencurahan Roh Kudus itu, para Rasul menjadi
berani dan kemudian keluar bersakrsitentang Tuhan Yesus
Kristus. Tokoh yang menonjol pada pasca peristiwa Pentakosta
itu adalah Rasul Petrus. la berkhotbah di depan umum dan ber-
saksi tentang siapa Yesus Kristus yang telah mereka salibkan
(2:14-40). Dampak dari pemberitaan lnjil oleh Petrus ini maka
jumlah orang yang percaya semakin bertambah. Jumlah mereka
pada hari itu bertambah menjadi 3000 jiwa (ay.41).

Jumlah ini adalah jumlah awal jemaat Kristen perdana pada
waktu itu. Selanjutnya Lukas berkisah tentang bagaimana ke-
hidupan jemaat itu pada mulanya dan bagaimana mereka
menjalani rutinitas keagamaan dan kehidupan rohani mereka.
Semua hal tersebut di uraikan oleh Lukas pada pasal 2:41-47.
Karena itu, pada bacaan kita saat ini, akan dibahas tentang cara
hidup persekutuan orang percaya menurut teladan Kisah Para
Rasul 2:41-47. -

B. PENJELASAN NAS
Bagaimanakah hidup bergereja itu? Adakah ciri-ciri khusus
suatu persekutuan orang percaya? Dua pertanyaan ini mewakili
ber'bagai rupa pertanyaan dengan inti yang sama yakni model
bergereja yang ideal. Bacaan kita hari ini memberi gambaran
cara hidup jemaat perdana pasca pencurahan Roh Kudus.
Beberapa poin khusus di kisahkan oleh dr. Lukas pada pagi hari
ini, yakni:

Pertama, siapakah anggotanya siapa? Mereka yang memberi
diri dibaptis (ay.41) yangberarti menerima dan percaya pada
Yesus Kristus. Kedua, apa yang mereka lakukan saat berkumpul?
Tidak ada hal lain selain bertekun dalam pengajaran para rasul
(ay.42a). Hal ini memberikan indikasi bahwa Firman menjadi hal
utama kebutuhan persekutuan itu. lstilah bertekun menunjuk
pada kegiatan yang berlangsung terus menerus tanpa lelah dan
dengan segala bentuk keseriusan tak jemu. Ketiga, sekuat
apakah ikatan persekutuan itu? Sangat erat dalam kasih dan
kepedulian. Hal ini terlihat dalam kegiatan memecah roti bersama
dalam kesatuan doa (ay.42b). lkatan persekutuan yang kuat dan
saling memiliki satu dengan yang lain itu dinampakkan dari
kesediaan untuk berbagi dan menanggung beban orang lain
secara bersama. Tidak ada hitungan untung rugi ketika berbagi
dan menopang keperluan tiap anggota (ay.44,45).

Menarik untuk diungkapkan bahwa pertemuan yang ber-
kumpul itu selain di Bait Allah, juga dilakukan secara bergilir di
rumah masing-masing (ay.46). Suasana apa yang terlihat tiap-
tiap hari dalam perkumpulan orang percaya itu? Pada ayat 46
disebutkan bahwa suasana persekutuan penuh dengan ke-
gembiraan dan tulus hati. Menikmati persekutuan itu dengan
gembira, dan saat mendapat giliran rumahnya untuk beribadah
dan memberi makan tamu dan undangan, semua dilakukan tanpa
beban tetapi dengan tulus hati. Kata kunci persekutuan itu
dicirikan dengan istilah gembira dan tulus hati.

Bayangkanlah apa reaksi orang lain yang tiap hari melihat
suasana gembira dalam ketulusan dari persekutuan itu? Sudah
pasti menarik perhatian. Daya tarik ini pasti memikat orang lain.
Bisa jadi ada_ yang kemudian bergabung menjadi bagian dari
persekutuan tersebut. Tidak heran jika kemudian, pada ayat 47
disebutkan bahwa tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah
mereka. Perhatikanlah, tiap-tiap hari persekutuan ini menampak-
kan prilaku hidup yang memikat sehingga tiap-tiap hari perse-
kutuan itupun dinfinati orang. Jumlah bertambah itu memang
benar karena anugerah Tuhan. Tetapi anugerah pertambahan
jumlah itu Tuhan berikan karena umat Tuhan menampakkan
model persekutuan yang menjadi teladan dan mempengaruhi
orang lain.

C. RELEVANSI ATAU PENERAPAN
Bukankah seharusnya demikian orang percaya bersekutu?
Kesatuan tubuh Kristus nampak dari kebersamaan untuk tidak
hanya memikirkan diri sendiri. F irman Tuhan harus menjadi menu
utama persekutuan orang percaya. Kasih dan kebersamaan
nampak bukan hanya dari perkataan, hamun sikap hidup yang
nyata dalam perjumpaan dengan orang lain. Bagaimana dengan
kita? Adakah persekutuan gereja Tuhan ini menampilkan prilaku
dan cara hidup yang memikat orang lain untuk berjumpa dengan
Kristus? Ataukah justru menjadi sandungan?

Saatnya kita tampil sebagai model persekutuan orang percaya
yang dicontohkan jemaat perdana ini.Mari|ah, nampakkan ciri
persekutuan orang percaya ini dalam kehidupan bergereja kita.
Jangan ijinkan iri hati, ego diri, kepentingan pribadi, dan per-
selisihan merusak keutuhan gereja Tuhan. Mari bersatu dalam
semangat kebersamaan di tengah kepelbagaian anggota tubuh
Kristus sebagai ciri khas persekutuan orang percaya.

D. PERTANYAAN DISKUSI
1. Bagaimanakah pendapat saudara tentang cara hidup per-
sekutuan orang percaya pada awal gereja TUHAN berdiri
yang dikisahkan di atas, dihubungkan dengan kehidupan
gereja modern saat ini? Apakah ada persamaannya?

2. Umat pada gereja perdana hidup saling berbagi dan saling
memiliki satu dengan yang lain. Kepunyaan yang Iain menjadi
kepunyaan bersama saat berbagai kebutuhan hidup mereka
tanggulangi bersama. Masihkah cara ini relevan untuk kita
sekarang? Atau adakah cara Iain yang diusulkan? Atau ada
metode yang telah diprogramkan dan suskes berjalan saat
ini, silakan sampaikan!!

3. Tiap anggota jemaat berdana, bergilir ganti menjadi tuan dan
nyonya rumah untuk beribadah, memecahkan roti dan men-
dengar pengajaran para Rasul. Rupanya ibadah di rumah-
rumah yang sering kita lakukan di GPIB saat ini seperti ibadah
keluarga antar sektor atau biston, telah dilakukan sejak gereja
perdana berdiri. Menurut saudara , apakah manfaat beribadah
di rumah-rumah seperti saat ini, bukankah ibadah hari minggu
juga sudah dilakukan?

MINGGU PENTAKOSTA
SBU


RABU, 18 MEI 2016
RENUNGAN PAGI
KJ.249 : 1.2 -Berdoa
PERSEKUTUAN ORANG PERCAYA (bag 1)

Kisah Para Rasul 2:41-45
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan (ay.42)

Bagaimanakah hidup bergereja itu? Adakah ciri-ciri khusus suatu persekutuan orang percaya? Dua pertanyaan ini mewakili berbagai rupa pertanyaan dengan intl yang sama yakni model bergereja yang
ideal. Bacaan kita pagi hari ini memberi gambaran cara hidup jemaat perdana pasca pencurahan Roh Kudus. Beberapa poin khusus dikisahkan oleh dr Lukas pada pagi hari ini, yakni:

Pertama, memberi diri atau anggotanya siapa? Mereka yang memberi diri dibaptls (ay.41) yang berarti menerima dan percaya pada Yesus Kristus.

Kedua, apa yang mereka lakukan saat berkumpul? Tidak ada hal lain selain bertekun dalam pengajaran para rasul (ay.42a). Hal ini mengindikasikan bahwa Firman menjadi hal utama kebutuhan persekutuan itu. Istilah bertekun menunjuk pada kegiatan yang berlangsung terus menerus tanpa lelah dan dengan
segala bentuk keseriusan tak jemuh.

Ketiga, sekuat apakah ikatan persekutuan itu? Sangat erat dalam kasih dan kepedulian. Hal ini terlihat dalam keglatan memecah roti bersama dalam kesatuan doa (ay.42b). lkatan persekutuan yang kuat dan saling memiliki satu dengan yang lain itu dinampakkan dari kesedian untuk berbagi dan menanggung beban orang lain secara bersama. Tidak ada hitungan untung rugi ketika berbagi dan menopang keperluan tiap anggota (ay.44,45).

Bukankah seharusnya demikian orang percaya bersekutu? Kesatuan tubuh Kristus nampak dari kebersamaan untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri. Firman Tuhan harus menjadi menu utama
persekutuan orang percaya. Kasih dan kebersamaan nampak bukan hanya dari perkataan, namun sikap hidup yang nyata dalam perjumpaan dengan orang lain.

Marilah nampakkan ciri persekutuan orang percaya ini dalam kehidupan bergereja. Jangan ijinkan iri hati, ego diri, kepentingan pribadi, dan perselisihan merusak keutuhan gereja Tuhan. Mari bersatu dalam semangat kebersamaan di tengah kepelbagaian anggota tubuh Kristus sebagai ciri khas persekutuan orang percaya.

KJ.249: 3
Doa : (Satukanlah kami ya Tuhan dalam kasih dan keutuhan persekutuan)

MINGGU PENTAKOSTA
RABU, 18 MEI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.422 : 1,2 - Berdoa
PERSEKUTUAN ORANG PERCAYA (bag 2)

Kisah Para Rasul 2:46-47
llnngan bortokun dan dengan sehati mereka berkumpui tiap-tiap hari dalam Bait Allah.... (ay.46)

Renungan malam ini lanjutan tadi pagi. Apakah yang nampak dalam p(3rSOkUtU8l"l orang percaya pasca pencurahan Roh Kudus? Selain yang disebutkan pada renungan pagi, maka malam ini menarik untuk diungkapkan bahwa pertemuan yang berkumpul itu selain di Bait Allah, |uga dilakukan secara bergilir di rumah masing-masing (ay.46). Suasana apa yang terlihat tiap-tiap hari dalam perkumpulan orang percaya itu? Pada ayat 46 disebutkan bahwa suasana persekutuan penuh dengan kegembiraan dan tulus hati.

Menikmati persekutuan itu dengan gembira, dan saat mendapat gihran rumahnya untuk beribadah dan memberi makan tamu dan undangan, semua dilakukan tanpa beban tetapi dengan tulus hati.
Kata kuncl persekutuan itu dicirikan dengan istilah gembira dan tulus hatl.

Bayangkanlah apa reaksi orang lain yang tiap hari melihat suasana gembira dalam ketulusan dari persekutuan itu? Sudah pasti menarik perhatian. Situasi ini menjadi daya tarik dan tentu memikat orang
lain. Bisa jadi ada yang kemudian bergabung menjadi bagian dari persekutuan tersebut. Tidak heran jika kemudian, pada ayat 47 disebutkan bahwa tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah mereka. Perhatikanlah, tiap-tiap hari persekutuan ini menampakkan prilaku hidup yang memikat sehingga tiap-tiap hari persekutuan itupun diminati orang. Jumlah bertambah itu memang benar karena anugerah Tuhan, tetapi anugerah pertambahan jumlah itu Tuhan berikan karena umat Tuhan menampakkan model persekutuan yang menjadi teladan dan mempengaruhi orang lain.

Bagaimana dengan kita. Adakah persekutuan gereja Tuhan ini menampilkan prilaku dan cara hidup yang memikat orang lain untuk berjumpa dengan Kristus? Ataukah justru menjadi sandungan? Saatnya kita tampil sebagai model persekutuan orang percaya yang dicontohkan jemaat perdana ini. Amin.

KJ.422 : 3
Doa : (Jadikanlah kami ya Tuhan persekutuan yang bersaksi)

Label:   Kisah Para Rasul 2:41-47 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 19 Mei 2016 - MENANGKAP PELUANG Kisah Para Rasul 3:11-16 - MINGGU PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 17 Mei 2016 - JANGAN TUNDA, SEKARANGLAH WAKTUNYA Kisah Para Rasul 2:37-40 - MINGGU PENTAKOSTA

Garis Besar Kisah Rasul





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 19 Oktober - Matius 8-11

Hari ini, 19 Oktober - Maz 118:18-24, Yer 18-19, 2 Tes 1, Ams 26:27-28

19 Oktober - Yohanes 6:16-24, 1 Petrus 3:1-7, Kidung 4:1-7, Yeremia 50

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
What A Beautiful Name - The Brooklyn Tabernacle Choir

Rabu, 16 Oktober 2019
There Was Jesus - Zach Williams and Dolly Parton

Rabu, 16 Oktober 2019
Worthy is the Lamb - Natashia Midori

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
Revival Anthem - Rend Collective

Rabu, 16 Oktober 2019
The steadfast love of the Lord

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Where You Are - Leeland

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Adore Him - Kari Jobe

Selasa, 15 Oktober 2019
All Things Are Possible - Hillsong Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Resurrecting - Elevation Collective, The Walls Group

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



download lagu rohani 15 kristen 2019,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   Hotbah Amsal 22:6,   lagu rohani pengakuan dosa,   refrensi lukas 12:8-12,   kalender liturgi 2019,   catatan khotbah ratapan3:40,   doa persembahan kolekte katolik,   kudaki daki lirik, versi mandarin,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   contoh doa persembahan gke,   download lagu rohani kristen mp3 gratis 2018,   Jamita HKBP. Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Jamita Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Perikop kotbah joh 4: 21-26.,   notasi angka kj 452,   renungan bacaan injil lukas 12:8-12,   lagu panasnya mata hali,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   penerangan lukas 12 8-12,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   tata ibadah malam akhir tahun keluarga,   catatan khotbah matius 9:18,   catatan khotbah matius 9:18,   Renungan Wahyu 7:13-17,   renungan luk12:8-12.com,   renungan lukas 12:8-12,   pkj 213 gambar not,   pkj 213 gambar not,   lagu rohani tentang doa untuk greja,   lagu pkj 202,   lagu pkj 202,   contoh lagu untuk persekutuan akhir bulan,   lagu pkj 202,   lagu nkb tentang aku dan seisi rumahku,   jamita Evagelum HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   yohanes 4:21-26,   cerita orang samaria yang baik hati,   kotbah untuk tanggal 20 oktober 2019,   tafsiran yer 17:7-8,   kumpulan khotbah Kristen protestan tanggal 20 oktober 2019,   Kumpulan Khotbah Kristen protestan bulan keluarga tanggal 20 oktober 2019,   KHOTBAH LUKAS 16 :19-31,    jamita HKBP. Hata batak. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   Kotbah minggu 20 oktober 2019,   Bacaan liturgi minggu 20 oktober 2019,   Jamita johanes 4:21-26,   download lagu pelengkap kidung jemaat mp3,   not angka untuk lagu tuhan memanggil,   susunan ibadah katolik hari sabtu tanggal 19 october 2019,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   lagu rohani untuk persembahan,   donload lagu nikita ku sembah engkau yesus,   download lagu mawar sharoon,   free download mp3 lagu penyembahan gereja gms,   Khotbah GKI Yohanes 4:21-26,   lagu penutup ibadah kristen,   lagu rohani seperti rusa merindukan sungai hemy pesolima,   lagu rohani seperti rusa merindukan sungai hemy pesolima,   lirik lagu dia harus makin bertambah,   injil 20 oktober 2019,   injil 20 oktober 2019,   injil 20 oktober 2019,   lagu untuk persembahan,   sabda bina umat oktober 2019,   khotbah anak muda dari kitab pengkhotbah 11:9,   Jamita johannes 4:21-26,   tafsir yohanes 6: 1-15,   ilustrasi tentang amsal 10 :1,   nast khotba zefanya 3 : 9 - 20,   Nats khotbah kisah para rasul 20-21-31,   nast khotba zefanya 3 : 9 - 20,   Nats khotbah kisah para rasul 20-21-31,   pujian rohani kristen penutup ibadah,   khotbah amsal 22:8-12,   bacaan injil harian tgl 18 oktober calender liturgi 2019,   ringkasan khotbah mazmur 25: 8-15,   ringkasan khotbah mazmur 25: 8-15,   mars pkb gpib,   mars pkb gpib,   khotbah Hakim-hakim 6:15-23,   lagu ibadah pemuda,   not dan angka pkj 36,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   renungan amsal 3:17-30,   lagu lagu pengakuan dosa,   lagu lagu pengakuan dosa,   Renungan amsal 13:3,   lagu kanon rohani,   renungan lukas 12:12-18,   renungan lukas 12:12-18,   dialah yang maha tinggi chord,   bimbinglah niat hamba,   kalender.katolik bln oktober .2019,   lagu untuk penutup ibadah,   lagu liturgi hari minggu tgl 20-oktober-2019,   khotbah tentang hidup ini hanya sementara,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   kalender liturgi 2019,   kalender liturgi 2019,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   khotbah amsal 22:8-12,   liturgi ibadah kedukaan,   zefanya 3 9-20,   contoh kata sambutan kristen,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   album gms baru,   khotbah hari pekan pemuda tetap berpegang pada kebenaran 2 timotius 3:14-4:5,   daftar lagu baru gms,   lagu rohani untuk penutup ibadah,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   khotba filipi 2:1-11,   bacaan injil bulan oktober 2019,   lagu gereja mp3,   download lagu kubri yang terbaik gms,   cache:0Zr0zI7toXoJ:https://www.lagu-gereja.com/index.php?ipage=12104,   Renungan Mazmur 119:32-33,   khotbah zakaria 3:9-20,   lagu gereja pagi,   kalender katolik 2019,   khotbah kisah para rasul 5 ayat 26 sampai 32,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   lagu penutup ibadah,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   khotbah Matius 7 ayat 15 sampai 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   jamita johannes4,21-26,   jamita minggu 20 oktober 2019 sian Johannes 4:21-26,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   perikop yesaya 2:2-5,   Glory haleluya lagu natal alfa trio,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   lagu kantri rohani kidung jemaat mp3,   lagu persembahan,   tata ibadah penghiburan gki di tanah papua,   Ruhanga Ninkuhimbisa,   lagu penutup ibadah,   khotbah Yohanes 4:21-26,   lagu doa syafaat,   Download lagu rohani senada dengan surga,   khotbah minggu 27 Oktober 2019 Amsal 22 : 8 - 22,   khotbah amsal 22 : 8-12,   buku bimbingan pra nikah gmit,   pdf satb cari dahulu kerajaan allah,   khotbah dan penjelasan 1 Korintus 3:10-23,   khotbah dan penjelasannya Roma 16:25-27,   khotbah amsal 22 : 8 - 12,   khotbah amsal 22 : 8 - 12,   khotbah serta penjelasannya kissah para rasul 27:14-25,   lagu lagu gereja,   lagu lagu gereja,   lagu lagu gereja,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah 1 korintus 7 : 1 - 16,