Save Page
Rabu, 18 Mei 2016
Kisah Para Rasul 2:41-47 (SGK)
MINGGU PENTAKOSTA

Kisah Para Rasul 2:41-47
Cara hidup jemaat yang pertama
2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. 2:44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, 2:45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. 2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, 2:47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.


Penjelasan:



* Kis 2:40-41 - angkatan yang jahat ini -
Sang rasul kemudian menasihati para pendengarnya agar mereka menyelamatkan diri dari angkatan yang jahat ini - yang telah membunuh Yesus - dengan cara menerima tawarannya untuk bertobat dan kesaksiannya bahwa Yesus adalah Mesias mereka. Hasilnya ialah bahwa sekitar tiga ribu orang menerima apa yang dikatakannya lalu dibaptiskan berdasarkan pengakuan iman mereka dan ditambahkan kepada persekutuan kecil orang percaya. Tidak ada petunjuk bahwa para rasul menumpangkan tangan atas orang-orang yang baru bertobat ini agar mereka menerima Roh Kudus.

* Kis 2:42-47
Kehidupan Gereja Mula-Mula (2:42-47).
Lukas di sini menyajikan sebuah sketsa ringkas tentang kehidupan dan sifat dari masyarakat Kristen mula-mula.

* Kis 2:42 - Pengajaran rasul-rasul // persekutuan // memecahkan roti
Pengajaran rasul-rasul. Pengajaran Tuhan, bersama dengan pemberitaan tentang kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus serta maknanya bagi keselamatan manusia. Pengajaran ini merupakan tradisi resmi di gereja mula-mula dan kemudian dimasukkan dalam Perjanjian Baru. Orang-orang percaya pada masa itu menyukai persekutuan satu dengan yang lain, khususnya untuk memecahkan roti (yang mungkin terdiri dari suatu perjamuan kasih sekaligus dengan Perjamuan Kudus) dan untuk berdoa bersama secara teratur.

* Kis 2:43
Sifat dari masyarakat Kristen mula-mula itu menimbulkan rasa takut pada masyarakat, yang makin diperkuat oleh sejumlah besar mukjizat yang dilakukan oleh para rasul.

* Kis 2:44-45
Betapa saling mengasihinya orang-orang dalam persekutuan Kristen pertama sehingga orang-orang percaya yang kaya menjual harta milik mereka untuk membantu memenuhi kebutuhan orang-orang percaya yang miskin. Kasih Kristen diwujudkan dalam suatu program sosial berupa dukungan keuangan bagi anggota yang miskin. Saling berbagi kesulitan di antara orang Kristen ini rupanya terbatas pada tahun-tahun awal dari jemaat di Yerusalem dan tidak diperluas ke jemaat-jemaat baru ketika Injil dibawa ke luar perbatasan Yudea.

* Kis 2:46
Orang-orang percaya masih orang Yahudi yang terus melaksanakan ibadah hariah menyembah Allah di Bait Allah sesuai dengan adat Yahudi. Tidak ada pikiran untuk memisahkan diri dari Yudaisme dan mendirikan suatu gerakan yang berbeda. Persekutuan Kristen mereka muncul khususnya dalam bentuk perjamuan kasih yang dilaksanakan di berbagai rumah tangga. Sukacita dan kemurahan hati merupakan dua ciri utama dari orang Kristen mula-mula ini.

* Kis 2:47
Tidak semua orang Yahudi menerima kesaksian bahwa Yesus yang telah bangkit itu adalah Mesias, tetapi orang-orang yang menolak itu pun sangat suka melihat persekutuan orang Kristen mula-mula tersebut. Hasilnya ialah bahwa Tuhan setiap hari menambahkan pada persekutuan baru itu orang-orang yang menerima kesaksian para rasul, dan masyarakat Kristen menerima mereka sebagai sesama orang percaya.

Sumber SGDK:
MINGGU PENTAKOSTA
RABU,18 MEI 2016
PERSEKUTUAN ORANG PERCAYA
Kisah Para Rasul 2:41-47

A. LATAR BELAKANG NAS
Sebagaimana diketahui bahwa kitab Kisah Para Rasul ini
merupakan tulisan lanjutan dokter Lukas kepada Teofilus yang
buku pertamanya telah dikirim juga oleh dokter Lukas kepadanya.
Kita mengenal buku pertama yang diterima Teofiolus sebagai
kitab lnjil Lukas. Sumber rujukan dr Lukas untuk dua tulisannya
ini adalah para saksi mata dan pelayan Firman (Luk.1:1) yaitu
para murid Yesus.

Secara keseluruhan kitab Kisah Rasul berisikan kisah ter-
bentuknya gereja Kristen perdana; berbagai kegiatan penginjilan
para Rasul dan yang paling banyak dikisahkan adalah perjalanan
pelayanan penginjilan Rasul Paulus. _Bacaan kita saat ini merupa-
kan ianjutan kisah Hari Pentakostaxyaitu hari pencurahan Roh
Kudus kepada para Rasul Tuhan.

Dampak dari pencurahan Roh Kudus itu, para Rasul menjadi
berani dan kemudian keluar bersakrsitentang Tuhan Yesus
Kristus. Tokoh yang menonjol pada pasca peristiwa Pentakosta
itu adalah Rasul Petrus. la berkhotbah di depan umum dan ber-
saksi tentang siapa Yesus Kristus yang telah mereka salibkan
(2:14-40). Dampak dari pemberitaan lnjil oleh Petrus ini maka
jumlah orang yang percaya semakin bertambah. Jumlah mereka
pada hari itu bertambah menjadi 3000 jiwa (ay.41).

Jumlah ini adalah jumlah awal jemaat Kristen perdana pada
waktu itu. Selanjutnya Lukas berkisah tentang bagaimana ke-
hidupan jemaat itu pada mulanya dan bagaimana mereka
menjalani rutinitas keagamaan dan kehidupan rohani mereka.
Semua hal tersebut di uraikan oleh Lukas pada pasal 2:41-47.
Karena itu, pada bacaan kita saat ini, akan dibahas tentang cara
hidup persekutuan orang percaya menurut teladan Kisah Para
Rasul 2:41-47. -

B. PENJELASAN NAS
Bagaimanakah hidup bergereja itu? Adakah ciri-ciri khusus
suatu persekutuan orang percaya? Dua pertanyaan ini mewakili
ber'bagai rupa pertanyaan dengan inti yang sama yakni model
bergereja yang ideal. Bacaan kita hari ini memberi gambaran
cara hidup jemaat perdana pasca pencurahan Roh Kudus.
Beberapa poin khusus di kisahkan oleh dr. Lukas pada pagi hari
ini, yakni:

Pertama, siapakah anggotanya siapa? Mereka yang memberi
diri dibaptis (ay.41) yangberarti menerima dan percaya pada
Yesus Kristus. Kedua, apa yang mereka lakukan saat berkumpul?
Tidak ada hal lain selain bertekun dalam pengajaran para rasul
(ay.42a). Hal ini memberikan indikasi bahwa Firman menjadi hal
utama kebutuhan persekutuan itu. lstilah bertekun menunjuk
pada kegiatan yang berlangsung terus menerus tanpa lelah dan
dengan segala bentuk keseriusan tak jemu. Ketiga, sekuat
apakah ikatan persekutuan itu? Sangat erat dalam kasih dan
kepedulian. Hal ini terlihat dalam kegiatan memecah roti bersama
dalam kesatuan doa (ay.42b). lkatan persekutuan yang kuat dan
saling memiliki satu dengan yang lain itu dinampakkan dari
kesediaan untuk berbagi dan menanggung beban orang lain
secara bersama. Tidak ada hitungan untung rugi ketika berbagi
dan menopang keperluan tiap anggota (ay.44,45).

Menarik untuk diungkapkan bahwa pertemuan yang ber-
kumpul itu selain di Bait Allah, juga dilakukan secara bergilir di
rumah masing-masing (ay.46). Suasana apa yang terlihat tiap-
tiap hari dalam perkumpulan orang percaya itu? Pada ayat 46
disebutkan bahwa suasana persekutuan penuh dengan ke-
gembiraan dan tulus hati. Menikmati persekutuan itu dengan
gembira, dan saat mendapat giliran rumahnya untuk beribadah
dan memberi makan tamu dan undangan, semua dilakukan tanpa
beban tetapi dengan tulus hati. Kata kunci persekutuan itu
dicirikan dengan istilah gembira dan tulus hati.

Bayangkanlah apa reaksi orang lain yang tiap hari melihat
suasana gembira dalam ketulusan dari persekutuan itu? Sudah
pasti menarik perhatian. Daya tarik ini pasti memikat orang lain.
Bisa jadi ada_ yang kemudian bergabung menjadi bagian dari
persekutuan tersebut. Tidak heran jika kemudian, pada ayat 47
disebutkan bahwa tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah
mereka. Perhatikanlah, tiap-tiap hari persekutuan ini menampak-
kan prilaku hidup yang memikat sehingga tiap-tiap hari perse-
kutuan itupun dinfinati orang. Jumlah bertambah itu memang
benar karena anugerah Tuhan. Tetapi anugerah pertambahan
jumlah itu Tuhan berikan karena umat Tuhan menampakkan
model persekutuan yang menjadi teladan dan mempengaruhi
orang lain.

C. RELEVANSI ATAU PENERAPAN
Bukankah seharusnya demikian orang percaya bersekutu?
Kesatuan tubuh Kristus nampak dari kebersamaan untuk tidak
hanya memikirkan diri sendiri. F irman Tuhan harus menjadi menu
utama persekutuan orang percaya. Kasih dan kebersamaan
nampak bukan hanya dari perkataan, hamun sikap hidup yang
nyata dalam perjumpaan dengan orang lain. Bagaimana dengan
kita? Adakah persekutuan gereja Tuhan ini menampilkan prilaku
dan cara hidup yang memikat orang lain untuk berjumpa dengan
Kristus? Ataukah justru menjadi sandungan?

Saatnya kita tampil sebagai model persekutuan orang percaya
yang dicontohkan jemaat perdana ini.Mari|ah, nampakkan ciri
persekutuan orang percaya ini dalam kehidupan bergereja kita.
Jangan ijinkan iri hati, ego diri, kepentingan pribadi, dan per-
selisihan merusak keutuhan gereja Tuhan. Mari bersatu dalam
semangat kebersamaan di tengah kepelbagaian anggota tubuh
Kristus sebagai ciri khas persekutuan orang percaya.

D. PERTANYAAN DISKUSI
1. Bagaimanakah pendapat saudara tentang cara hidup per-
sekutuan orang percaya pada awal gereja TUHAN berdiri
yang dikisahkan di atas, dihubungkan dengan kehidupan
gereja modern saat ini? Apakah ada persamaannya?

2. Umat pada gereja perdana hidup saling berbagi dan saling
memiliki satu dengan yang lain. Kepunyaan yang Iain menjadi
kepunyaan bersama saat berbagai kebutuhan hidup mereka
tanggulangi bersama. Masihkah cara ini relevan untuk kita
sekarang? Atau adakah cara Iain yang diusulkan? Atau ada
metode yang telah diprogramkan dan suskes berjalan saat
ini, silakan sampaikan!!

3. Tiap anggota jemaat berdana, bergilir ganti menjadi tuan dan
nyonya rumah untuk beribadah, memecahkan roti dan men-
dengar pengajaran para Rasul. Rupanya ibadah di rumah-
rumah yang sering kita lakukan di GPIB saat ini seperti ibadah
keluarga antar sektor atau biston, telah dilakukan sejak gereja
perdana berdiri. Menurut saudara , apakah manfaat beribadah
di rumah-rumah seperti saat ini, bukankah ibadah hari minggu
juga sudah dilakukan?

MINGGU PENTAKOSTA
SBU


RABU, 18 MEI 2016
RENUNGAN PAGI
KJ.249 : 1.2 -Berdoa
PERSEKUTUAN ORANG PERCAYA (bag 1)

Kisah Para Rasul 2:41-45
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan (ay.42)

Bagaimanakah hidup bergereja itu? Adakah ciri-ciri khusus suatu persekutuan orang percaya? Dua pertanyaan ini mewakili berbagai rupa pertanyaan dengan intl yang sama yakni model bergereja yang
ideal. Bacaan kita pagi hari ini memberi gambaran cara hidup jemaat perdana pasca pencurahan Roh Kudus. Beberapa poin khusus dikisahkan oleh dr Lukas pada pagi hari ini, yakni:

Pertama, memberi diri atau anggotanya siapa? Mereka yang memberi diri dibaptls (ay.41) yang berarti menerima dan percaya pada Yesus Kristus.

Kedua, apa yang mereka lakukan saat berkumpul? Tidak ada hal lain selain bertekun dalam pengajaran para rasul (ay.42a). Hal ini mengindikasikan bahwa Firman menjadi hal utama kebutuhan persekutuan itu. Istilah bertekun menunjuk pada kegiatan yang berlangsung terus menerus tanpa lelah dan dengan
segala bentuk keseriusan tak jemuh.

Ketiga, sekuat apakah ikatan persekutuan itu? Sangat erat dalam kasih dan kepedulian. Hal ini terlihat dalam keglatan memecah roti bersama dalam kesatuan doa (ay.42b). lkatan persekutuan yang kuat dan saling memiliki satu dengan yang lain itu dinampakkan dari kesedian untuk berbagi dan menanggung beban orang lain secara bersama. Tidak ada hitungan untung rugi ketika berbagi dan menopang keperluan tiap anggota (ay.44,45).

Bukankah seharusnya demikian orang percaya bersekutu? Kesatuan tubuh Kristus nampak dari kebersamaan untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri. Firman Tuhan harus menjadi menu utama
persekutuan orang percaya. Kasih dan kebersamaan nampak bukan hanya dari perkataan, namun sikap hidup yang nyata dalam perjumpaan dengan orang lain.

Marilah nampakkan ciri persekutuan orang percaya ini dalam kehidupan bergereja. Jangan ijinkan iri hati, ego diri, kepentingan pribadi, dan perselisihan merusak keutuhan gereja Tuhan. Mari bersatu dalam semangat kebersamaan di tengah kepelbagaian anggota tubuh Kristus sebagai ciri khas persekutuan orang percaya.

KJ.249: 3
Doa : (Satukanlah kami ya Tuhan dalam kasih dan keutuhan persekutuan)

MINGGU PENTAKOSTA
RABU, 18 MEI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.422 : 1,2 - Berdoa
PERSEKUTUAN ORANG PERCAYA (bag 2)

Kisah Para Rasul 2:46-47
llnngan bortokun dan dengan sehati mereka berkumpui tiap-tiap hari dalam Bait Allah.... (ay.46)

Renungan malam ini lanjutan tadi pagi. Apakah yang nampak dalam p(3rSOkUtU8l"l orang percaya pasca pencurahan Roh Kudus? Selain yang disebutkan pada renungan pagi, maka malam ini menarik untuk diungkapkan bahwa pertemuan yang berkumpul itu selain di Bait Allah, |uga dilakukan secara bergilir di rumah masing-masing (ay.46). Suasana apa yang terlihat tiap-tiap hari dalam perkumpulan orang percaya itu? Pada ayat 46 disebutkan bahwa suasana persekutuan penuh dengan kegembiraan dan tulus hati.

Menikmati persekutuan itu dengan gembira, dan saat mendapat gihran rumahnya untuk beribadah dan memberi makan tamu dan undangan, semua dilakukan tanpa beban tetapi dengan tulus hati.
Kata kuncl persekutuan itu dicirikan dengan istilah gembira dan tulus hatl.

Bayangkanlah apa reaksi orang lain yang tiap hari melihat suasana gembira dalam ketulusan dari persekutuan itu? Sudah pasti menarik perhatian. Situasi ini menjadi daya tarik dan tentu memikat orang
lain. Bisa jadi ada yang kemudian bergabung menjadi bagian dari persekutuan tersebut. Tidak heran jika kemudian, pada ayat 47 disebutkan bahwa tiap-tiap hari Tuhan menambahkan jumlah mereka. Perhatikanlah, tiap-tiap hari persekutuan ini menampakkan prilaku hidup yang memikat sehingga tiap-tiap hari persekutuan itupun diminati orang. Jumlah bertambah itu memang benar karena anugerah Tuhan, tetapi anugerah pertambahan jumlah itu Tuhan berikan karena umat Tuhan menampakkan model persekutuan yang menjadi teladan dan mempengaruhi orang lain.

Bagaimana dengan kita. Adakah persekutuan gereja Tuhan ini menampilkan prilaku dan cara hidup yang memikat orang lain untuk berjumpa dengan Kristus? Ataukah justru menjadi sandungan? Saatnya kita tampil sebagai model persekutuan orang percaya yang dicontohkan jemaat perdana ini. Amin.

KJ.422 : 3
Doa : (Jadikanlah kami ya Tuhan persekutuan yang bersaksi)

Label:   Kisah Para Rasul 2:41-47 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 19 Mei 2016 - MENANGKAP PELUANG Kisah Para Rasul 3:11-16 - MINGGU PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 17 Mei 2016 - JANGAN TUNDA, SEKARANGLAH WAKTUNYA Kisah Para Rasul 2:37-40 - MINGGU PENTAKOSTA

Garis Besar Kisah Rasul





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 17 Juli - Mazmur 79,94; 2 Raja 24:1-16

Hari ini, 17 Juli - Maz 82:3-83:1, 2 Taw 27-28, Kis 20:1-16, Ams 20:26-27

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB
MARS YAPENDIK GPIB | Lirik dan Video Lagu - MINGGU, 14 JULI 2019




Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Rabu, 17 Juli 2019
Nobody - Casting Crowns feat. Matthew West

Rabu, 17 Juli 2019
Jesus Loves You - Sanctus Real

Selasa, 16 Juli 2019
Let Your Power Fall - James Fortune

Selasa, 16 Juli 2019
What Can I Do - Tye Tribbett

Selasa, 16 Juli 2019
Everlasting God - William Murphy

Selasa, 16 Juli 2019
Victory Belongs To Jesus - Todd Dulaney

Selasa, 16 Juli 2019
THE CALL - Isabel Davis

Selasa, 16 Juli 2019
Your Love - William Murphy

Selasa, 16 Juli 2019
Glory to the Lamb - Geoffrey Golden

Selasa, 16 Juli 2019
It's Working - William Murphy

Selasa, 16 Juli 2019
You're Bigger - Jekalyn Carr

Selasa, 16 Juli 2019
My Worship - Phil Thompson

Selasa, 16 Juli 2019
My Hands Are Lifted Up - Jovonta Patton

Selasa, 16 Juli 2019
Pour Your Oil - Joshua Rogers

Selasa, 16 Juli 2019
VICTORY - Fred Jerkins

Selasa, 16 Juli 2019
Mention - FreshStart Worship

Selasa, 16 Juli 2019
Have It All - FreshStart Worship

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



materi kotbah dari Yeremia 33 : 9-13,   Cord piano dia nobatkanlah,   khotbah mazmur 119:17-32,   Renungan Harian Pengkhotbah 9:13-18,   Khotbah GKJ Lewi 23:1,4-11,15-16,27-31,   khotbah lukas 21 1-4,   renungan kristen dari Amos 3 : 1-8,   musim hidupku dalam alkitab,   lagu rohani pengucapan syukur,   ilustrasi khotbah yakobus 1 2-8,   renungan yoel 2:18-27,   lagu kudaki kedua gunung kembar dengan lidahku,   hotbah yeremia 33 : 9-13,   lagu rohani for pengucapan,   lagu2 rohani for pengucapan,   khotbah kisah para rasul 14 : 21-28 gpib,   penjelasan alkitab kolose 2:1-5,   penjelasan alkitab kolose 2:1-5,   lirik lagu senja membayang dibatas hari,   lirik lagu senja membayang dibatas hari,   Kidung ceria 269,   Kidung ceria 269,   renungan imamat 26 1-13,   download lagu el shaddai tak usah kau takut,   Download lagu di malam sunyi betlehem,   renungan mazmur 111,   renungan mazmur 37 34-40,   iman tanpa perbuatan adalah mati airhidup,   petunjuk hidup baru,   Turpuk: jakobus 1:2-12.,   dawnload lagu anak timur tengah,   dwonload lagu anak anak puji nama allah,   yesaya 54:13,   download lagu rohani ku utus kau,   renungan yesaya 54:13,   khotbah yakobus 1:2-12,   kunci dasar lagu el shaddai,   tema kemerdekaan untuk gereja,   khotbah tentang keluaran 16:1-24,   Anak laki agama kristen GPIB sunat?,   doa berkat hkbp tertulis dialkitab,   renungan mazmur 111,   kotbah sekolah minggu Mazmur 118 :24-25,   langkah konkrit yang harus dilakukan orang tua dalam menanamkan nilai hidup kebenaran, kejujuran, ke,   renungan yesaya 54:13-14,   renungan mazmur 111,   vetri kumase,   ibadah syukur HUT PKB,   KHOTBAH KITAB KISAH PARA RASUL 18:9-17,   pujian penutup ibadah,   kumpulan dangdut rohani kristen mp3,   REnungan katolik matius 11:25-27,   renungan kristen ester 2,pdf,   nats persembahan syukur,   nyanyian penutup ibadah,   Bacaan alkitab pengkhotbah 5:7-19,   kidung keesahan,   bahan sermon 21 juli 2019,   khotbah 1 raja raja 3:5-15,   download lagu Rohani Sudahkah yang terbaik ku berikan kepada Yesus Tuhan ku,   lagu rohani kristen terbaru mp3,   ilustrasi khotbah yakobus 1 2-8,   firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   renunganharian 1raja 3:5-15,   prikop kata sambuntang dalam ibadah perayan natal,   rama ingkangbing swarga mp3,   download lagu el shaddai tak usah ku takut,   kmm 79,   download lagh bertahan dan berjuang terus kidung jemaat,   Renungan yakobus 1 : 2-12,   kidung ceria no 3,   renungan ulangan 1:34-40,   bacaan injil tentang persembahan diri,   sermon jamita 1 rajaraja 3:5-15,   sermon jamita 1 rajaraja 3:5-15,   sermon jamita 1 rajaraja 3:5-15,   catatan khotbah Amos 3:9-15.,   kotbah hkbp jakobus 1:2-8,   khotbah roma 7 15 20,   nyanyian penutup ibadah,   kotbah Kolose 1:15-23,   khotbah roma 7 15 20,   nyanyian penutup ibadah,   lagu mars pam GKI not,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   renungan alkitab mazmur 36,   renungan alkitab mazmur 36,   khotbah I Petrus 2, 6-9,   khotbah I Petrus 2, 6-9,   renungan pengkhotbah 10:1-20,   songwriter pada satu bukit lagu rohani,   songwriter pada satu bukit lagu rohani,   Downlod lagu rohani nikita,   Downlod lagu rohani nikita,   penjelasan pembacaan alkitab kejadian 1 ayat 26 sampai 28,   sermon jamita 1 rajaraja 3:5-15,   selamat ultah pelkat gp gpib ke 69,   selamat ultah pelkat GPgpib ke 69,   download lagu pelengkap kidung jemaat mp3,   download mp3 rohani kubuka hati menyembah Mu Tuhan,   mp3 rohani kubuka hati menyembah Mu Tuhan,   download lagu rohani versi cewek sekian lama,   download lagu rohani versi cewek sekian lama,   renungan rohani katolik mat 13:31-35 serta ilustrasinya,   khotbah oleh karena kemurahan tuhan,   dowenload lirik lagu ada hati yang termanis,   download lagu buka mata hatiku,   renungan yoel 2:18-27,   sambutan ketua panitia natal 2018,   renungan khotbah Keluaran 18 : 1-12,   Nyanyian rohani 15 bahasa moi lagu mp3,   jakobus 1:2-12,   jamita bahasa batak jakobus 1: 2-12,   mikha 6 renungan,   Download lagu Rohani ambon,   lagu pengakuan dosa,   lagu pkj biarkanlah anak anak datang pada yesus,   sabda Bina umat,   download lagu nkb nyanyikan lagu baru,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   Apakah kau mau jadi pemenang mp3,   Zaburi 22:1_2,   sabdabinaPT gpib 14 juli 2019,   khotbah roma 6:1-11,   Madah Bakti 211 SATB,   materi katekisasi gpib,   doa berkat ibadah pemuda,   download lagu bawaku dekat,   lagu rohani barat,   dowdload lagu rohani tabur waktu pagi,   rohani 14,   lagu kala ku cari damai,   lagu pengakuan dosa,   lagu pengakuan dosa,   renungan harian kitab ester 5:1-10,   renungan harian kitab ester 5:1-10,   mars pkb gpib sangkakala,   Daftar lagu pantekosta girang,   arti mahanaim,   daftar lagu pengampunan dosa,   daftar lagu pengampunan dosa,   khotba gpdi masmur 15:1-5,   lagu rohani pengakuan dossa,   lirik lagu mars Gereja GMPU,   renungan gpib minggu 14 july 2019,   lagu gereja rock,   lagu pantekosta lama,   GB 389b,   nyanyian rohani 160,   doa berkat setelah ibadah bahasa jawa,   lagu pelengkap kixung jemaat,   rohani 131,   1 tesalonika 5:12 hiduplah selalu dalam damai,   rohani 132 ,   nyanyian rohani 106,   lagu firman tuhan menerangi jalanku,   nyanyian rohani 106,   1 korintus 4: 6-13,   khotbah ester 5:1-8,   renungan 1 tesalonika 5 : 14. belalah mereka yg lemah,   bapa ajarku bersyukur sampai putih rambutku,   khotbah kisah para rasul 7 ayat 9-18,   doa berkat,   khotbah ester 5 1-8,   chord dhasyat sgala perbuatanmu,   pendalaman kitab keluaran pasal 19 ayat 21-25,   Khotbah nast 2 petrus 10-15,   lagu-lagu rohani penutup,   kata sambutan perayaan natal 2018,   nyanyian rohani 107,