Save Page
Yohanes 5:13-21
5:13 Tetapi orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang itu, sebab Yesus telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak di tempat itu. 5:14 Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk." 5:15 Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkan dia. 5:16 Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat. 5:17 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga." 5:18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.
Kesaksian Yesus tentang diri-Nya
5:19 Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. 5:20 Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran. 5:21 Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.

Penjelasan:

* Yoh 5:10-13 - hari Sabat. Orang-orang Yahudi
Dengan cepat penyembuhan tersebut menjadi pokok perdebatan, karena dilaksanakan pada hari Sabat. Orang-orang Yahudi. Dalam hal ini bukan orang-orang biasa, tetapi para pemimpin mereka (bdg. 1:19). Rupanya mereka melihat orang itu berjalan ke rumahnya sambil membawa tilam. Peristiwa ini melanggar perintah untuk berhenti pada hari sabat (Yer. 17:21). Dalam keadaan bingung orang yang disembuhkan ini hanya dapat mengatakan bahwa Penolongnya yang menyuruhnya melakukan hal itu (Yoh. 5:11). Dia tidak bisa menyebut orang yang telah menyembuhkan dirinya karena dia tidak mengetahui nama-Nya, dan sekarang kelihatannya mustahil untuk mencari tahu sebab Yesus sudah pergi.

* Yoh 5:14-16 - Jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk // lebih buruk // menganiaya // Hal-hal itu
Sebab tidak dengan sengaja melanggar Hukum Taurat, orang yang disembuhkan itu diizinkan pulang. Orang ini kemudian pergi ke Bait Suci untuk bersyukur atas kesembuhan dirinya. Di Sana Yesus menjumpai dia dan memberikan peringatan kepadanya. Jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk. Kesembuhan jasmaniah di tangan Yesus tampaknya termasuk pengampunan dosa (bdg. Mrk. 2:9-12). Pengampunan ini tidak boleh diterima dengan asal-asalan. Hal yang lebih buruk tidak dijelaskan lebih lanjut, sehingga peringatan ini lebih berhasilguna karenanya. Ketika kembali kepada orang-orang Yahudi, orang ini menyebut Yesus sebagai Penyembuh, bukan karena dia tersinggung diperingatkan oleh Yesus, tetapi karena dia merasa berkewajiban. sebagai anggota masyarakat, untuk memberikan informasi yang diperlukan para pemimpin itu. Masukan ini membuat para pemimpin itu kemudian berusaha menganiaya Yesus. Bagi mereka, kesalahan-Nya sebagai pelanggar hukum sudah jelas. Dia telah melanggar peraturan tentang Sabat. Hal-hal itu tidak dirinci, tetapi menunjukkan seakan-akan Dia telah melakukan pelanggaran lainnya.

* Pembelaan Diri Yesus (5:17-47)
 Khotbah berikut ini membahas kuasa Yesus yang Ia dasarkan pada hubungan-Nya yang khusus dengan Bapa.

* Yoh 5:17-18
Sebab bekerja merupakan dasar dari kepuasan, Yesus menunjuk kepada Allah sebagai pekerja yang bekerja terus. Sekalipun Bapa beristirahat dari kegiatan-Nya mencipta (Kej. 2:2), Dia harus bekerja terus untuk menopang alam semesta. Dia juga harus bekerja untuk memasukkan ciptaan yang baru. Tampaknya yang dimaksudkan ialah bahwa selama Bapa bekerja, Anak juga ikut bekerja. Ini merupakan pernyataan yang lebih agung daripada mengemukakan bahwa Bapa selama ini telah bekerja dan kini Anak melanjutkan hal itu. Orang-orang Yahudi berkesimpulan bahwa; Yesus bermaksud menyatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya, jadi mengklaim diri-Nya sama dengan Allah. Klaim ini lebih parah daripada bekerja pada hari Sabat. Penghujatan semacam itu harus dihukum mati (bdg. Yoh. 7:30).

* Yoh 5:19-20 - segala sesuatu // pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada pekerjaan-pekerjaan
Khotbah ini berlanjut tanpa dihentikan oleh orang-orang Yahudi. Klaim Yesus tidak menunjukkan kesombongan, malah diimbangi dengan ketergantungan dan keadaan tunduk sepenuhnya kepada Bapa. Yesus menunjukkan bahwa demikianlah sifat yang benar sebagai anak, yaitu belajar dari Bapa dan menghasilkan juga apa yang telah dilihat (ay. 19). Pengertian Sang Anak dibantu oleh penyataan Bapa kepada-Nya tentang arti dari segala sesuatu yang dilakukan oleh Bapa. Untuk menunjukkan kesungguhan dari hubungan di antara keduanya, pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada pekerjaan-pekerjaan itu (penyembuhan orang lumpuh dan tanda-tanda sejenis) masih akan terjadi.

* Yoh 5:21-24 - Menghakimi // hidup yang kekal
Salah satu dari berbagai pekerjaan yang lebih besar ini ialah membangkitkan orang mati (ay. 21). Jelas tindakan ini sama dengan tindakan mencipta, yaitu memberikan kehidupan baru. Apabila Sang Anak memiliki kuasa untuk membangkitkan orang yang ingin dibangkitkan-Nya, Dia ambil bagian di dalam kuasa Bapa. Menghakimi merupakan bidang kedua di mana kekuasaan ilahi dinyatakan. Fungsi ini telah diserahkan kepada sang Anak. Perhatikan bahwa kebangkitan dan penghakiman merupakan fungsi-fungsi eskatologis yang terkait erat. yang sudah tampak pendahuluannya sepanjang pelayanan Kristus, seperti kebangkitan Lazarus dan penghukuman terhadap Iblis (16:11). Di balik pembagian kekuasaan ini ada rancangan bahwa Sang Anak akan memperoleh kemuliaan yang sama dengan Bapa. Menolak-Nya berarti menghina Bapa (5:23). Kedua tema, yaitu (1) hidup dari kematian dan (2) penghakiman, kini dipersatukan (ay. 24); tetapi di sini kebangkitan bersifat rohani, bukan jasmani, maksudnya: ambil bagian di dalam hidup yang kekal. Orang harus percaya kepada Oknum yang mengutus Sang Anak, bukan dalam arti mengabaikan Sang Anak, tetapi karena memahami bahwa iman kepada Bapa dan kepada Anak tidak dapat dipisahkan.

Sumber SGDK:
MINGGU TRINITAS
RABU, 25 MEI 2016
BERDOALAH DENGAN IMAN
1 Yohanes 5:13-21

PENGANTAR
Surat 1 Yohanes ini ditulis dengan tujuan:
Pertama, untuk memberi dorongan kepada para pembacanya agar mereka hidup
bersatu dengan Allah dan Anak-Nya, Yesus Kristus.
Kedua, untuk mengingatkan mereka supaya tidak mengikuti ajaran-ajaran
sesat, yang dapat merusak hubungan mereka dengan Allah dan
dengan Yesus Kristus.

Ajaran-ajaran yang sesat itu didasarkan pada kepercayaan
bahwa apa saja yang bersentuhan dengan dunia ini menghasilkan
yang jahat. Jadi, Yesus -Anak Allah, tidak mungkin bisa menjadi
manusia (bahkan hidup di antara manusia). Guru-guru yang
mengajarkan ajaran-ajaran yang sesat itu berkata bahwa
diselamatkan berarti dilepaskan dari urusan-urusan kehidupan
di dunia ini; dan bahwa keselamatan tidak ada hubungannya
dengan persoalan kesusilaan atau kasih terhadap sesama
manusia.

Rasul Yohanes justru menentang pengajaran seperti itu dan
menegaskan bahwa Yesus Kristus sungguh-sungguh sudah
menjadi manusia sejati. la menekankan pula bahwa setiap orang
yang percaya kepada Yesus serta mengasihi Allah, harus
menyatakan kasihnya juga kepada sesama. Jadi ada keterkaitan
yang erat antara mengasihi Allah dan mengasihi saudara seiman.

PENJELASAN NAS
Ayat 13-15
Keyakinan berkaitan erat dengan kepastian. Penulis surat
Yohanes di sini secara khusus membahas tentang kepastian
dalam hal doa. Jikalau doa atau permohonan kita itu berkenan
kepada Allah, atau sesuai dengan kehendak Allah maka niscaya
doa itu akan dikabulkan. Tetapi masalahnya bagaimana kita
mengetahui kehendak Allah? Tidak segrang pun yang dapat
mereka-reka kehendak Allah. Oleh sebab itu berdoa saja. Doa
bukanlah sebuah usaha "membujuk" Allah agar mengubah
maksud-Nya. Doa harus dipersembahkan sesuai dengan
kehendak-Nya dan memang mendatangkan sesuatu yang
sungguh-sungguh berguna bagi kita. Doa harus dilakukan dalam
"iman" (Mrk. 11:24), di dalam nama Yesus (Yoh. 14:14),
disampaikan oleh orang-orang yang sungguh-sungguh tinggal di
dalam Kristus (Yoh. 15:7), dan mereka yang telah mengampuni
orang yang bersalah kepada mereka (Mrk. 11 :25). 'Doa' itu juga
harus disertai ketaatan (1 Yoh. 3:22), dan yang tidak kalah penting,
bahwa 'doa' itu tidak boleh menjadi pemuasan hawa nafsu se-
seorang (Yak. 4:3). .

Ayat 16-17
Penulis surat 1 Yohanes lebih lanjut menguraikan tentang doa
bagi orang-orang yang berbuat salah/dosa. Ada dosa yang
mendatangkan maut dan dosa yang tidak mendatangkan maut.
Bila kita melihat seorang saudara kita berbuat dosa, maka kita
boleh memohon pengampunan Allah bagi dia agar orang itu sadar
dan kembali kepada-Nya. Misalnya doa seorang ibu yang anak-
nya kepala batu, nakal, bebal dan tidak pernah mau mendengar
nasihat orang tua. Doa ibu yang terus menerus dinyatakan kepada
Allah, pada suatu saat akan nampak hasilnya sebab si anak
akhirnya sadar, bertobat dan kembali kepadanya.

Tuhan Yesus pernah mengajarkan murid-murid-Nya bahwa setiap
orang yang menghujat Roh Kudus, "tidak akan diampuni" (Luk.
12:10) dan hal seperti inilah yang dimaksud oleh penulis surat 1
Yohanes ini. Semua kejahatan adalah dosa tetapi ada yang fatal
yaitu jika kita yang sudah mengenal Kristus tetapi kemudian kita
menjadi murtad.

Ayat 18-21
Ada tiga hal penting yang dikemukakan penulis surat Yohanes
pada bagian akhir ini.
- Pertama, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak
berbuat dosa. Mengapa? Karena orang itu dipelihara oleh
Dia yang lahirdari Allah yaitu Yesus Kristus. Si jahat pun tak
mampu mempengaruhi atau menjamahnya.
- Kedua, bahwa kita berasal dari Allah; berbeda dengan orang-
orang dunia yang telah dipengaruhi oleh kuasa si jahat.
Mereka tidak berdaya dan takluk kepada kuasa lblis.
- Ketiga, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengarunia-
kan pengertian kepada kita (melalui Roh Kudus) sehingga
kita mengenal Kebenaran Allah di dalam diri Anak-Nya. Di
sini kita dapat melihat ketritunggalan Allah yang sangat jelas.

Dengan percaya kepada Allah Tritunggal, kita akan menjauh-
kan diri dari penyembahan berhala atau yang ada lainnya,
sebab semuanya itu adalah ilah-ilah yang palsu.

BAHAN DISKUSI
Sebutkan 2 (dua) tujuan utama dari penulisan surat 1 Yohanes
ini!
Apa sajakah yang saudara pelajari tentang "doa" dari tulisan
rasul Yohanes dalam perikop bacaan ini ?
Apakah yang saudara pahami tentang Allah Tritunggal bagi
kehidupan saudara saat ini?
Bagikanlah kesaksian iman saudara tentang "cara Allah
menjawab doa" saudara, agar menjadi berkat bagi yang lain.
~ ~ ~ Selamaz' berdiskusi ~ ~ -



MINGGU TRINITAS
SBU
RABU, 25 MEI 2016
RENUNGAN PAGI
KJ.454:1,2 -Berdoa
MUJIZAT DOA

1 Yohanes 5:13-15
Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa la mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya (ay.14)

Ketika membaca bahan bacaan pagi ini, khususnya pada ayat 14 yang berkata: "...bahwa la mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya." Saya pun
teringat pada buku autobiografi papa yang diketik sendiri olehnya sebelum ia meninggal. Salah satu bagian menarik dari buku yang ditulis papa berdasarkan catatan hariannya itu adalah kisah tentang pembangunan rumah kami di sebuah daerah di bilangan Jakarta Utara. Papa adalah seorang pendeta militer yang ditugaskan di daerah tersebut. Papa berniat membangun rumah sendiri agar tidak mem bebani keuangan jemaat yang baru berdiri saat itu. Pembangunan rumah kami baru berjalan sekitar 3 (tiga) bulan namun harus terhenti karena terjadi perubahan ekonomi waktu itu yang berdampak pada melonjaknya semua harga bahan bangunan.

Sebelum makan malam, papa menyuruh saya (waktu itu berusia 10 tahun), untuk berdoa: doa syukur atas makanan yang tersedia dan mohon Tuhan memberi "berkat" buat papa agar bisa menyelesaikan pembangunan rumah tersebut. Dalam keluguan dan kesederhanaan kata-kata seoranganak, doa itu pun terucap. Namun satu hal yang tidak terlupakan oleh papa adalah keesokan harinya, doa itu pun dijawab dan lebih ajaib lagi, Tuhan memberikan 5 x lebih besar dari jumlah yang saat itu dibutuhkan.

Oleh sebab itu pada bagian kisah autobiografinya ini, papa memberi judul "mujizat doa si kecil..."
Ada sebagian orang menganggap bahwa doa-doa yang dirangkai dengan kata-kata yang indah -itulah yang didengar. Padahal Allah melihat "ketulusan hati" kita. Ucapkanlah doa dalam kesederhanaan dan kemurnian hati, sebagaimana seorang anak yang berbicara kepada ayah atau ibunya. Tuhan Yesus berkata dalam Yoh. 15:7, "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya."

KJ. 454 : 3
Doa : (Ya Bapa, yakinkan kami bahwa di setiap doa yang kami ucapkan kepada-Mu, ada kuasa yang bekerja di dalamnya)


MINGGU TRINITAS
RABU, 25 MEI 2016
GB.120:1,2 -Berdoa
JANGAN MURTAD!

1 Yohanes 5:16-21
Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut (ay.17)

Ada seorang katekisan bertanya kepada pembinanya, "Bu, mengapa setiap kali kita berdoa, kita selalu saja meminta pengampunan dari Allah? Pembina katekisasi itu pun menjawab: "Ya, sebab kita menyadari bahwa walaupun kita sudah beriman kepada Yesus Kristus, hidup kita tidak serta merta berubah dan terbebas dari dosa. Setiap saat, dosa itu bisa saja masuk dalam hati dan pikiran kita, baik yang kita sadari atau tidak. Selama kita masih hidup di dunia ini, tidak ada seorang pun yang dapat
terbebas sepenuhnya dari kuasa dosa. Rasul Paulus katakan dalam Roma 3:23: "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah."

Penulis surat Yohanes dalam perikop ini membedakan 2 macam dosa. Dosa yang mendatangkan maut dan dosa yang tidak mendatangkan maut. Mungkin lebih praktisnya, sebut sajalah ada dosa yang "biasa" dan dosa "Iuar biasa". Dosa "biasa"  seperti yang disebut dalam alinea di atas, dosa yang terjadi karena kelemahan dan keterbatasan kita untuk mengontrol pikiran, perkataan dan tindakan kita setiap saat -- entah yang disengaja atau pun tidak.

Sedangkan dosa "luar biasa" adalah dosa yang berkaitan dengan penyangkalan iman seseorang. Dosa menyangkal Roh Kudus- tidak diampuni (Lukas 11:9-10). Dl dalam Kristus, Anak Allah, kita percaya Roh Kudus yang selalu menuntun hidup kita dalam pengertian yang benar tetapi bila kita membiarkan diri
terus berkanjang dalam dosa, bahkan murtad, maka tidak ada lagi pengampunan bagi kita.

Jadi, jika ada orang yang sudah mengikuti pelajaran katekisasi namun di kemudian hari, karena satu dan lain hal - menyangkal Kristus. Hati-hatilah, karena dosa tersebut dapat menghilangkan keselamatan yang kita terima di dalam Tuhan Yesus Krlstus. Sekali kita mengucapkan "janji setia" kepada Kristus, jangan pernah mengingkarinya!

GB.120:3
Doa : (Ya Tuhan, bimbing kami terus agar iman kami tetap teguh menghadapi berbagai pencobaan yang datang dalam hidup ini)

Label:   1 Yohanes 5:13-21 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 26 MEI 2016 - Yesaya 40:9-11 - MINGGU TRINITAS

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA. 24 MEI 2016 - 1 Yohanes 5:6-12 - MINGGU TRINITAS

Garis Besar 1 Yohanes





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 Oktober - Matius 20-22

Hari ini, 22 Oktober - Maz 119:10-16, Yer 24-25, 1 Tim 1, Ams 27:5-6

22 Oktober - Yohanes 6:60-71, 1 Petrus 4: 1-11, Kidung 6, Ratapan 1

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392
Daftar Resmi Susunan Kabinet Jokowi Jilid II
Klik Disini



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 20 Oktober 2019
Joy To The World - David Crowder

Minggu, 20 Oktober 2019
The First Noel - Third Day

Minggu, 20 Oktober 2019
Away in a Manger - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Come and Worship - Bebo Norman

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come O Come Emmanuel - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Hallelujah (Light Has Come) - BarlowGirl

Minggu, 20 Oktober 2019
Hark The Herald Angels Sing - Matt Maher

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come All Ye Faithful - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Let Us Adore - Hillsong Worship

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



gita bakti 47 note,   CONTOH BPJ GKII JEMAAT INDUK DI INDONESIA,   teks lagu puji syukur no 320,   ilustrasi khotbah amsal 22:8-12,   rancangan khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi oktober 2019,   kalender liturgi oktober 2019,   lagu rohani untuk persembahan ,   lagu penu5up ibadah ,   khotbah amsal 22 : 8-12,   doa persembahan di partangiangan,   chord gitar bri padanya segnap hatimu,   lagu doa gereja singkat,   lagu doa gereja singkat,   lagu dan gerakan anak sekolah minggu umur 3-6 tahun,   gke tata ibadah,   Lagu rohani kuduslah tuhan yg terbaru,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lyrics lagu yesus mulia,   lyrics lagu yesus mulia,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   khotbah zefanya 3 9 - 20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   ny rohani 94,   lagu natal ceria,   lagu kidung ceria,   Lagu kur gereja tiberias,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah amsal 22:8-12,   khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi katolik 2019,   lagu persembahan,   renungan hagai 1; 12-14,   kalender liturgi katolik 2019,   hagai 1:12-14,   hagai 1:12-14,   kunci lagu senja mulai terbenam lagu rohani,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   jamita 1 korintus 6 1-8,   khotbah kristiani kitab 2 timotius 3 : 10 -17,   renungan Melayani Tuhan seumur hidup,   Ambilan minggu bapa gkps 3september 2019 gkps,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   pelita hidup lukas 17:11-19 khotbah,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   tafsiran amsal 22 8 12,   renungan zefanya 3:1-20,   renungan umat tuhan menjadi kenamaan dan pujian menurut zefanya 3:9-20,   patitur mazmur 150,   makna lagu burung pipit yang kecil,   Sabda bina pemuda gpib bulan oktober,   sabda bina umat gpib 21 oktober 2019,   khotbah yosua 23:1-28,   khotbah yosua 23:1-28,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   lirik tabur tabur mari menabur,   Oneway terbang. Mp3,   renungan matius 12:33,   contoh ilustrasi dari pembacaan kitab Yoel 1:13-20,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   yesus nampi nu dosa loril,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa lirik,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   lagu yang cocok untik persembahn,   renungan amsal 22:8-12,   kalender liturgi 2019,   Amsal 22; 8-22,   lagu-gereja.com,   renungan dari amsal 22 ,8;12,   khotbah dari amsal 22;8-12,   Penafsiran 1 yoh 4 ; 1 - 6,   dia girangkanku mp3,   download lagu kumasuki gerbangnya mp3 frankie,   download lagu kumasuki gerbangnya,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   LAGU ROHANI PERSEMBAHAN,   lagu gereja baru,   lagu pernikahan dari kj atau nkb,   kotbah amsal 22:8-12,   katekisasi 22,   pembacaan Alkitab GMIM 20 oktober 2019,   slide ezra 4:1-16,   lirik lagu rohani hanya dekat allahku,   almanak HKI,   hari hari besar dalam kalender gerejawi gki,   alkitab johanes 4:21-26,   alkitab johanes 4:21-26,   isi nats johanes 4:21-26,   johanes 4:21-26,   lagu memberi persembahan,   jamita Johannes 4:21-26,   khotbah ibadah GMIT minggu 29 september 2019,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   khotbah bilangan 22,   rohani 16,   lagu mazmur 121,   Jamita johanes 4:21-26,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh,   warna liturgii 20 oktober 2019,   khotbah tentang 2 timotius 3:14-4:5,   penilik jemaat dan kewajibannya,   doa berkat,   menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,   you tube karaoke lagu rohani ikut dikau saja tuhan,   Kotbah yohanes 4:21-26,   kidung ceria 125,   download lagu rohani 15 kristen 2019,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   Hotbah Amsal 22:6,   lagu rohani pengakuan dosa,   refrensi lukas 12:8-12,   kalender liturgi 2019,   catatan khotbah ratapan3:40,   doa persembahan kolekte katolik,   kudaki daki lirik, versi mandarin,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   contoh doa persembahan gke,   download lagu rohani kristen mp3 gratis 2018,   Jamita HKBP. Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Jamita Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Perikop kotbah joh 4: 21-26.,   notasi angka kj 452,   renungan bacaan injil lukas 12:8-12,   lagu panasnya mata hali,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   penerangan lukas 12 8-12,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   tata ibadah malam akhir tahun keluarga,   catatan khotbah matius 9:18,   catatan khotbah matius 9:18,   Renungan Wahyu 7:13-17,   renungan luk12:8-12.com,   renungan lukas 12:8-12,   pkj 213 gambar not,   pkj 213 gambar not,   lagu rohani tentang doa untuk greja,   lagu pkj 202,   lagu pkj 202,   contoh lagu untuk persekutuan akhir bulan,   lagu pkj 202,   lagu nkb tentang aku dan seisi rumahku,   jamita Evagelum HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   yohanes 4:21-26,