Save Page
2 Korintus 8:16-24
Titus diutus
8:16 Syukur kepada Allah, yang oleh karena kamu mengaruniakan kesungguhan yang demikian juga dalam hati Titus untuk membantu kamu. 8:17 Memang ia menyambut anjuran kami, tetapi dalam kesungguhannya yang besar itu ia dengan sukarela pergi kepada kamu. 8:18 Bersama-sama dengan dia kami mengutus saudara kita, yang terpuji di semua jemaat karena pekerjaannya dalam pemberitaan Injil. 8:19 Dan bukan itu saja! Ia juga telah ditunjuk oleh jemaat-jemaat untuk menemani kami dalam pelayanan kasih ini, yang kami lakukan untuk kemuliaan Tuhan dan sebagai bukti kerelaan kami. 8:20 Sebab kami hendak menghindarkan hal ini: bahwa ada orang yang dapat mencela kami dalam hal pelayanan kasih yang kami lakukan dan yang hasilnya sebesar ini. 8:21 Karena kami memikirkan yang baik, bukan hanya di hadapan Tuhan, tetapi juga di hadapan manusia. 8:22 Bersama-sama dengan mereka kami utus seorang lain lagi, yakni saudara kita, yang telah beberapa kali kami uji dan ternyata selalu berusaha untuk membantu. Dan sekarang ia makin berusaha karena besarnya kepercayaannya kepada kamu. 8:23 Titus adalah temanku yang bekerja bersama-sama dengan aku untuk kamu; saudara-saudara kami yang lain itu adalah utusan jemaat-jemaat dan suatu kemuliaan bagi Kristus. 8:24 Karena itu tunjukkanlah kepada mereka di hadapan jemaat-jemaat bukti kasihmu dan bukti kemegahanku atas kamu.


Penjelasan:

* Membangun kepercayaan
Semakin mengakarnya budaya korupsi di negeri ini, memperlihatkan pada kita betapa sulitnya menemukan orang-orang yang dapat dipercayai untuk mengelola harta milik negara. Bukan tidak mungkin bila budaya ini bisa merambah ke dalam lingkungan gereja dan lembaga pelayanan Kristen lainnya.

Rasul Paulus mencoba mengantisipasi kemungkinan munculnya ketidakpercayaan orang lain terhadap dirinya, berkaitan dengan pengumpulan serta penggunaan uang bantuan bagi jemaat miskin di Yerusalem. Antisipasi ini dilakukan karena dia tidak ingin usaha tersebut dicela orang lain (20). Untuk membangun kepercayaan jemaat Korintus, Paulus kemudian mengutus beberapa orang, termasuk di dalamnya adalah Titus (17, 18, 22), sebagai wujud transparansi. Jemaat Korintus telah bertemu dengan dia dan menerima pelayanannya. Seperti Paulus, ia juga mengasihi jemaat Korintus. Paulus memang menaruh kepedulian pada kualifikasi mereka yang akan di utus. Kualifikasi itu adalah sebagai berikut: pertama, memiliki kesungguhan hati serta tidak mengharapkan imbalan (sukarela) dalam melakukan pelayanan (17). Kedua, terpuji karena pekerjaannya dalam pemberitaan Injil (18). Ketiga, teruji dan memang dikenal sebagai orang yang selalu berusaha untuk membantu (22a). Keempat, mendapat rekomendasi, bukan saja dari individu-individu namun dari sekelompok jemaat (19, 23).

Paulus terlihat sangat berhati-hati dalam menangani proyek bantuan ini, juga dalam melibatkan orang-orang yang akan menanganinya. Dia berusaha sebisa mungkin menghindari kesalahan penanganan proyek tersebut, yang dapat menyebabkan runtuhnya kepercayaan jemaat Korintus. Kita perlu menerapkan cara Paulus dalam mengelola keuangan dalam pelayanan. Ini perlu untuk membangun kepercayaan orang lain ditengah-tengah dunia yang semakin sulit menemukan orang-orang yang dapat dipercayai, terutama bila uang itu merupakan uang untuk pelayanan.

Sumber SGDK:
MINGGU VI SES. PENTAKOSTA
RABU, 29 JUNI 2016
INDAHNYA MENGELOLA BERKAT TUHAN
2 Korintus 8:16-24

A. PENDAHULUAN DAN LATAR BELAKANG NAS
Kota Korintus dikenal dengan reputasi yang kurang baik. Paulus mendengar informasi bahwa jemaat Korintus dilanda berbagai persoalan, termasuk diantaranya 'persoalan seksualitas dan perbedaan pandangan yang menimbulkan pertikaian dan menjurus pada perpecahan. Oleh karena itu, dalam suratnya yang ditulis sekitar tahun 54-56 M ini, Paulus memberikan nasihat, bimbingan dan arahan terkait dengan upaya penyelesaian konflik yang melanda jemaat. Di sisi lain, sebagai kota pelabuhan, Korintus menjadi kota yang strategis sekaligus rawan karena kelas sosial masyarakat di Kori ntus menjadi begitu beragam, ada yang kelas bawah (budak), tapi ada juga kelompok orang-orang kaya yang sangat eksklusif. Jadi persoalan yang membungkus jemaat Korintus dapat dikatakan cukup "bertubi-tubi". Jemaat Korintus seolah "babak belur" dengan pengelompokkan berdasarkan kelas sosial, persoalan moral dan ancaman perpecahan yang serius. Dalam konteks demikian, Paulus hendak mengusung sebuah konsep teologis yang diharapkan dapat memberi aliran kesejukan di tengah panasnya persoalan yang dihadapi oleh jemaat Korintus. Paulus mengemukakan bahwa tumpukan persoalan yang melanda jemaat Korintus bukanlah sesuatu yang bisa
menggusur iman dan pengharapan mereka karena justru dalam keterbatasan itulah, rahmat Tuhan tersalurkan.

B. PENJELASAN AYAT-AYAT
Ayat 16-19 :Ada pelayanan kasih yang dilakukan untuk membantu jemaat miskin yang ada di Yerusalem. Bantuan ini dilakukan dengan mengumpulkan persembahan dari jemaat-jemaat, termasuk jemaat Korintus. Sekalipun jemaat Korintus dilanda banyak pergumulan dan persoalan, mereka tetap bisa menjadi saluran berkat. Konsep teologi akan rahmat Tuhan membuat jemaat menyadari kasih karunia Allah yang berlimpah bagi jemaat yang rapuh ini. lnilah yang dikenal dengan istilah teologis, a theological twist (perputaran atau pembalikan realitas teologis), yang rapuh itu menjadi 'sum ber berkat dan teladanl Oleh karena itulah, dalam persoalan berat, jemaat tetap berbagi berkat melalui persembahan. Itulah yang kemudian membuat Paulus menerima banyak bantuan. Namun, Paulus tidak mengelolanya sendiri. Ada Titus dan seorang pelayan lain (tidak disebutkan namanya) dilibatkan dalam pelayanan kasih ini (ay. 18-19). Dengan demikian, fungsi kontrol dalam pengelolaan bantuan tetap berjalan.

Ayat 20-24 : Paulus menyadari keterbatasannya sebagai manusia yang bisa lemah dan tergoda. Di sisi lain, posisinya memang sangat rentan. Upaya pembandingan dirinya dengan guru-guru lain yang ada di kota Korintus membuat Paulus menjadi pusat perhatian. Tindak tanduknya diawasi dengan saksama. Salah
sedikit, buah pengajarannya akan menjadi sia-sia. Oleh sebab itu, tidak hanya memberitakan firman dengan kata, ia membuktikan pemberitaannya dengan karya. Dengan tegas ia meminta agar bantuan bagi jemaat di Yerusalem dikelola bersama dan tidak seorang diri. Selain itu, melalui suratnya, Paulus tetap menjalin komunikasi dengan jemaat. Dia terus memberi informasi secara jelas mengenai pelayanan kasih yang ia lakukan. Dari Paulus kita belajar untuk mengelola uang dalam pelayanan. Mengapa demikian? Karena persoalan uang memang sensitif. Banyak kawan berubah menjadi lawan karena uang. Rumah tangga yang dipenuhi cinta romantis mendadak berakhir dengan isak tangis, lagi-lagi karena uang. Tadak hanya itu, banyak juga warga gereja yang tadinya saling merangkul menjadi baku pukul karena uang. Yang salah tentu bukan uangnya. Manusia sebagai pengguna uang seringkali membuatnya menjadi sesuatu yang
sangat penting, melebihi cinta kasih dan kebersamaan. Sebagai alat tukar resmi, uang memang menjadi syarat untuk kita bisa membeli sesuatu. Nah, berhubung manusia itu memang tak pernah puas, maka uang rasanya tak pernah cukup. Tidak hanya itu, seringkali banyak juga donatur yang kesulitan untuk mengetahui
sejauh mana bantuannya tersalur. Laporan pertanggungjawaban keuangan menjadi lebih sulit diminta dibanding proposal bantuan dana. Dari sini Paulus mengajak kita untuk selalu membangun keterbukaan melalui komunikasi intensif terkait dengan laporan penggunaan dana. Jika kita sering kecewa dan marah karena penyelewengan dana yang terjadi dalam jemaat, marilah kita melakukan fungsi kontrol bersama dalam keuangan jemaat!

RELEVANSI NASDAN RUMUSAN PERTANYAAN
Relevansi dari perikop firman Tuhan saat ini adalah sebagai berikut:
* Fungsi kontrol keuangan sangat penting. ltulah yang mem buat Paulus melibatkan 'Ftus dan seorang pelayan lain (tidak disebutkan namanya) dalam pelayanan kasih yang dipercayakan kepadanya.
* Paulus menyadari keterbatasannya sebagai manusia yang bisa lemah dan tergoda. Oleh sebab itu, ia meminta agar bantuan bagi jemaat di Yerusalem dikelola bersama dan tidak seorang diri. Selain itu, melalui suratnya, Paulus tetap menjalin komunikasi dengan jemaat. Dia terus memberi informasi secara jelas mengenai pelayanan kasih yang ia lakukan.

Dengan demikian, dari Paulus kita belajar untuk mengelola uang dalam pelayanan. Jika kita sering kecewa dan marah karena penyelewengan dana yang terjadi dalam jemaat, marilah kita melakukan fungsi kontrol bersama dalam keuangan jemaat! Doakanlah BPPJ, BPPG atau bendahara dalam doa harian atau
dalam doa syafaat di setiap ibadah yang dilaksanakan? Di sisi lain, sebagai pengelola keuangan di gereja, libatkanlah orang lain sembari terus membangun komunikasi terbuka dalam pengelolaan dana jemaat. Jangan sampai kasjemaat kita perlakukan seperti milik kita sendiri dan bukan milik Tuhan, sehingga
jangankan dikelola, dipakai saja kita tak sudi! Semoga jemaat kita tidak hancur melainkan semakin makmur karena uang yang Tuhan berikan benar-benar menjadi berkat untuk pelayanan di tengah jemaat. Semoga. ..

DAFTAR PERTANYAANUNTUK DIDISKUSIKAN :
1. Sejauh mana jemaat kita menjalankan fungsi kontrol dalam pengelolaan kas jemaat?
2. Pernahkah kita mendoakan secara serius orang-orang yang terlibat dalam pengelolaan keuangan gereja?
3. Apa usulan konstruktif (bukan destruktif) bagi pengelolaan keuangan gereja kita?


SBU

MINGGU VI SES. PENTAKOSTA
RABU, 29 JUNI 2016
RENUNGAN PAGI
KJ.434:1,2 -Berdoa
INDAHNYA KERELAAN MEMBERI
2 Korintus 8:8-15

.."Orang yang mangumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan (ay.15)

Pengalaman berjumpa dengan seorang pendeta di Cilacap begitu berkesan. Beliau adalah sosok yang sangat murah hati. Yang menarik, sikap murah hatinya tergam bar dalam bentuk yang unik. Saat akan mengisi bensin, ia mengeluarkan selembar uang 100 ribu lalu berkata, "isi bensin 90 ribu ya pak! Dalam hati, saya membatin, "kok nanggung, kenapa tidak 100 ribu sekaligus saja." Tidak lama kemudian, saat bensin sudah terisi penuh, pendeta ini berkata, "tidak usah dikembalikan ya, kembaliannya untuk bapak saja." Kebiasaan unik ini memang sederhana dan mungkin tidak seberapa tapi sepuluh ribu rupiah yang diterima tentu akan disambut dengan hati yang penuh suka. Saat hati orang Iain bersukacita karena apa yang kita lakukan, tentu buahnya adalah berkat dalam kehidupan kita.

Tanda kasih yang sejati adalah kesediaan untuk berbagi dan memberi (ay. 8). Jadi, saat kita memberi dengan tulus, kita sebenarnya tidak hanya sedang berbagi uang tapi juga berbagi iman!. Ada pepatah yang mengatakan anda dapat memberi tanpa mengasihi, tetapi anda tidak dapat mengasihi tanpa memberi. Percuma jika kita mengaku bahwa kita adalah sosok yang penuh kasih jika kita pelit bukan main. Percuma jika kita mengaku bahwa kita adalah gereja yang penuh kasih jika terlalu irit dan sangat perhitungan untuk berbagi seolah-olah kas jemaat adalah tabungan kita pribadi.

Firman Tuhan kali ini tidak meminta kita untuk memberikan seluruh uang kita dan memaksa diri sampai berlebihan. Kita hanya diminta untuk memberi dengan tulus sesuai kemampuan dan mempercayai Tuhan sepenuhnya karena Ia tidak akan membuat kita kekurangan karena memberi dan berbagi kasih. Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpuIkan sedikit, tidak kekurangan (ay. 15). Bukankah ayat ini sering kita gunakan saat mengungkapkan ajakan memberi dalam ibadah-ibadah? Biarlah ayat ini tidak hanya dibaca dan dikumandangkan dalam ibadah ritual kita tapijuga terbaca oleh orang lain dalam ibadah aktual kita, khususnya bagi orang-orang yang berkekurangan dan memang patut untuk mendapat pertolongan. Kiranya Tuhan memberkati pemberian kita!

KJ.434 : 3, 4
Doa : (Ya Tuhan, biarlah kasih sejati terus menghangatkan hati kami agar kami dimampukan untuk menjadi berkat dalam kehidupan ini)



MINGGU VI SES. PENTAKOSTA
RABU, 29 JUNI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.450:1,2 -Berdoa
INDAHNYA MENGELOLA BERKAT TUHAN

2 Korintus 8:16-24
Sebab kami hendak menghindarkan hal ini: bahwa ada orang yang dapat mencela kami dalam hal pelayanan kasih yang kami lakukan dan yang hasilnya sebesar ini (ay.20)

Persoalan uang memang sensitif. Banyak kawan berubah menjadi lawan karena uang. Rumah tangga yang dipenuhi cinta romantis mendadak berakhir dengan isak tangis, lagi-lagi karena uang. Tidak hanya itu, banyak juga warga gereja yang tadinya saling merangkul menjadi baku pukul karena uang. Yang salah tentu bukan uangnya. Manusia sebagai pengguna uang seringkali membuatnya menjadi sesuatu yang sangat penting, melebihi cinta kasih dan kebersamaan. Sebagai alat tukar resmi, uang memang menjadi syarat untuk kita bisa membeli sesuatu. Nah, berhubung manusia itu memang tak pernah puas, maka uang rasanya tak pernah cukup.

Paulus menyadari betul keadaan ini. Dalam upaya untuk mengumpulkan bantuan bagi jemaat di Yerusalem, Paulus menerima banyak bantuan. Namun, Paulus tidak mengelolanya sendiri. Ada Titus dan seorang pelayan lain (tidak disebutkan namanya) dilibatkan dalam pelayanan kasih ini (ay. 18-19). Dengan dearnikian, fungsi kontrol tetap berjalan. Paulus menyadari keterbatasannya sebagai manusia yang bisa lemah dan tergoda. Oleh sebab itu, ia meminta agar bantuan bagi jemaat di Yerusalem dikelola bersama dan tidak seorang diri. Selain itu, melalui suratnya, Paulus tetap menjalin komunikasi dengan jemaat. Dia terus mem beri informasi secara jelas mengenai pelayanan kasih yang ia lakukan. Dari Paulus kita belajar untuk mengelola uang dalam pelayanan.

Jika kita sering kecewa dan marah karena penyelewengan dana yang terjadi dalam jemaat, marilah kita melakukan fungsi kontrol bersama dalam keuangan jemaat! Doakanlah BPPJ, BPPG atau bendahara dalam doa harian atau dalam doa syafaat di setiap ibadah yang dilaksanakan? Di sisi lain, sebagai pengelola keuangan di gereja, libatkanlah orang Iain sembari terus membangun komunikasi terbuka dalam pengelolaan dana jemaat. Jangan sampai kas jemaat kita perlakukan seperti milik kita sendiri dan bukan milik Tuhan, sehingga jangankan dikelola, dipakai saja kita tak sudi!. Semoga jemaat kita tidak hancur melainkan semakin makmur karena uang yang Tuhan berikan benar-benar menjadi berkat untuk pelayanan di tengah jemaat. Semoga...

KJ.450 : 3, 4, 5
Doa : (Ya Tuhan, karuniakanlah hikmat-Mu agar kami dimampukan untuk mengelola berkat-Mu secara optimal)

Label:   2 Korintus 8:16-24 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 30 JUNI 2016 - INDAHNYA MEMBERI DENGAN SUKACITA 2 Korintus 9:6-14 - MINGGU VI SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 28 JUNI 2016 - INDAHNYA BERBAGI 2 Korintus 8:1-7 - MINGGU VI SES. PENTAKOSTA

Garis Besar 2 Korintus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 24 September - Ezra 3:1-7; Mazmur 107,111

Hari ini, 24 September - Maz 107:13-19, Yes 34-35, Gal 1, Ams 25:5-6


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song





Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
Great Jehovah - Travis Greene

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



khotbah pslmn 40:7-11,   TAFSIRAN 1 KORINTUS 3:18-23,   tata ibadah penutupan peti GBI,   kotbah 1petrus 3:17-22,   kotbah maleakhi 1: 6-14,   jamita Pesalmen 40; 7-11,   mazmur 40:7-11 memberitakan kasih tuhan,   nama komunitas rohani,   jaamita epistel pesalmen 40:7-11. topik paturetureon angka nabadia,   minggu 29 september 2019 epistel,   kumpulan lagu rohani mawar sharon mp3 download,   slide ibadah minggu gereja hkbp,   sgdk gpib september 2019,   epistel minggu 29-09-2019,   sermon evangelium epistel mazmur 40:7-11,   sermon evangelium epistel mazmur 40:7-11,   mazmur 146 ayat 5,   kothbah mazmur 40:7-11,   sgdk gpib september 2019,   lagu penutup ibadah kristen,   renungan 1 tesalonika 3 12,   Rngn maz 113:1-9,   Khotbah 1tesalonika3,   nats pembimbing persembahan,   Rngn maz 113:1-8,   Masmur 145:8,   Jamita efesus4;7-16,   khotbah minggu Efesus 4: 7-16,   khotbah minggu Efesus 4: 7-16,   yang idlkukan oleh sadrakh, mesakh dan abednego utnuk menjaga kesucian ibadah,   renungan roma 1 18-32,   tafsiran Roma pasal 1 ayat 18,   kotbah dari lukas 8:19-21,   renungan Filemon 1:15 Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau,   Maksud renungan di Mazmur 33:4,   lagu rohani anak sekolah minggu donload,   LAGU PENGAKUAN DOSA POP ROHANI KRISTEN,   lagu nyanyian rohani,   lagu nyanyian rohani,   khotbah bilangan 28 16 31,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   khotbah minggu 29 september 2019,   2 korintus 9:7-8,   Bacaan sbu oktober 2019,   Tata Ibadah HUT Organisasi Wanita (Kristen),   apa beda diaken dan penatua,   renungan amos 8 : 4-8,   jamita psalmen 40 7-11,   lagu rohani saat malam hari,   tafsiran Yesaya 65:17-25,   nama group gereja,   lagu gereja katolik penutup,   lirik lagu gereja mari bersyukur,   lirik lagu Tuhanku berkatmu limpah bagai hujan yang deras,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   rohani barat,   gpib zebulon batam september 2019,   lagu rohani mp3 free download,   nyaniyan rohani 132,   kotbah hari minggu ke 25 september 22, 2019,   Misa hari minggu biasa ke 25, september 22, 2019,   nyanyian suara gembira 21,   Doa sebelum ngambil khobat,    maz 40:7-11 renungan harian menanggapi karya pnenyelamatan Allah,   kidung muda mudi 87,   khotbah pelita hidup,   Khotbah Mazmur 40:7-11,   Khotbah Psalm 40:7-11,   ringkasan khotbah mazmur 40 7 11,   ringkasan kotbah mazmur 40 7 11,   KHOTBAH MENGADAKAN PENDAMAIAN,   sgdk oktober 2019,   renungan amos 8 ayat 4 - 8,   nyanyian suara gembira 21,   not angka gita bakti no 45 Dan lyrik,   not angka gita bakti no 45,   mars gerakan pemuda,   nyaniyan rohani 132,   tema mazmur 40:7-11,   sabda bina umat 22 september 2019 ,   jamita partangiangan 29 september 2019 mazmur 40:7-11,   kmm 33,   bahan kotbah mazmur 40:7-11 sabda.com,   Jamita psalmen 40:7-11,   khotbah yosua 24 13-25,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,