Save Page
Pengkhotbah 9:16-18
9:16 Kataku: "Hikmat lebih baik dari pada keperkasaan, tetapi hikmat orang miskin dihina dan perkataannya tidak didengar orang." 9:17 Perkataan orang berhikmat yang didengar dengan tenang, lebih baik dari pada teriakan orang yang berkuasa di antara orang bodoh. 9:18 Hikmat lebih baik dari pada alat-alat perang, tetapi satu orang yang keliru dapat merusakkan banyak hal yang baik.

Penjelasan:


* Semua akhirnya sama saja.
Semua orang tanpa melihat keadaan, sikap atau perbuatannya akhirnya sama saja. Baik atau jahat, kasih atau benci, benar atau fasik, tahir atau najis, beribadah atau pun tidak, nasib semua orang sama saja. Apanya yang sama? Akhirnya hidup setiap orang ada di tangan Allah (ayat 1) dan semua manusia pada akhirnya harus mati (ayat 3). Melihat kenyataan ini pengkhotbah agaknya bukan sedang mensyukuri pemerintahan Allah, tetapi pasrah semata. Seolah yang bagi manusia penting, sama sekali tak penting di mata Allah.
Kelamnya kematian. Kematian adalah kebalikan dari hidup. Dalam alam maut tidak lagi ada apa pun yang dalam hidup ini orang alami. Itu sebabnya pengkhotbah memusatkan perhatian pada bagaimana mengisi hidup agar berarti dan meriah. Itu berarti menikmati hidup, pesta, hubungan suami-isteri, kerja, pengetahuan dengan sepenuhnya dan sebaik mungkin (ayat 7-12). Di bagian penutup diakuinya bahwa hikmat jauh lebih berguna daripada kuasa yang besar (ayat 13-18)


SGDK

MIGGU IX SES PENTAKOSTA
RABU, 20 JULI 2016
BERHATI-HATILAH DENGAN HATIMU
Pengkhotbah 9:13-18

PENGANTAR
Kitab Pengkhotbah dalam Perjanjian Lama tergolong dalam
kitab-kitab hikmat. Dan hikmat diperoleh dari dua sumber utama:
pengalaman dan pemikiran. Setiap orang walau tidak ber-
pendidikan dapat memperoleh hikmat dari pengalaman hidup
sehari-hari dan hikmat itu sering diungkapkan dalam bentuk
peribahasa atau perumpamaan.
Jenis hikmat kedua memang lebih teoritis yang diperoleh
melalui pemikiran. Berdasarkan pelajaran di sekolah atau tuturan
guru atau hasil penelitian para ahli dalam bidang tertentu. Hikmat
yang teoritis itu dapat kita temukan dalam wejangan hikmat
(Amsal), masalah penderitaan (Ayub) dan renungan tentang makna
hidup manusia (Pengkhotbah).
Dalam Pengkhotbah 1 : 1 - 3, Pengkhotbah merenungkan
tujuan hidup manusia yang fana bahwa segala sesuatu adalah
sia-sia. Untuk apa hidup ini. Tidak ada gunanya. Namun dia tidak
berputus asa dan tetap berusaha memahami suatu patokan hidup
yang berarti. Dia membulatkan hatinya untuk memeriksa dan
menyelidiki dengan hikmat segala yang terjadi di bawah Iangit
seperti memiliki pekerjaan, kesenangan, kemakmuran, keh0rmat-
an dan juga hikmat itu sendiri. Pengkhotbah menyimpulkan bah-
wa semuanya itu tidak memuaskan hati manusia. Tetapi dia tetap
percaya kepada Allah dan yakin bahwa rencana Allah akan di-
Iaksanakan pada waktunya.
Pengkhotbah senantiasa melihat hidup ini apa adanya agar
ia tidak frustrasi, putus asa dan kecewa. Karena memang kenyata-
an seringkali tidak sesuai dengan harapan, bahkan tampakjelas
ada yang kontradiktif dalam hidup ini.  ..ada orang-orang benar,
yang menerima ganjaran yang layak untuk perbuatan orang fasik,
dan ada orang-orang fasik yang menerima pahala yang layak
untuk perbuatan orang benar."
Banyak juga orang yang memandang orang lain dan hidup
ini tidak sepesimis Pengkhotbah, melainkan memandang orang
lain dan kehidupan ini baik adanya. Akan tetapi, betapa kagetnya
mereka jika yang dipandang baik itu melakukan sesuatu yang
buruk padanya dan kehidupan yang diharapkan tidak sesuai
kenyataan.

PEIVIAHAMAN PERIKOP
Dalam pasal 9 : 13 - 18, pengkhotbah kembali mengungkap-
kan ironi kehidupan. Ayat 14 - 15 dikisahkan bahwa ada sebuah
kota kecil yang dikepung dengan peralatan militer. Di kota itu
ada orang miskin dan rendah yang dibandingkan dengan raja
besar, namun berhikmat. Dengan siasat yang cukup jitu, si orang
miskin yang berhikmat itu telah berhasil (berjasa) menyelamatkan
sebuah kota itu dari pengepungan dan penghancuran oleh
seorang raja besar dengan kekuatan militernya. Biasanya yang
besar dan yang kuat menang terhadap yang kecil dan lemah,
tetapi di sini tidak demikian halnya. Namun setelah keadaan
menjadi aman karena bahaya sudah lewat, tidak ada orang yang
mengingat si miskin dan dia dilupakan begitu saja. Seolah-olah
jasa-jasanya tak berarti. Jangankan diberi penghargaan, diingat
pun saja tidak. Sungguh malang. Nampaknya adalah hal yang
biasa dalam kehidupan kalau manusia itu mudah melupakan,
suka pandang bulu dan tidak tahu berterima kasih.
Karenanya bersikap realistisjauh lebih baik agar orang tidak
kecewa terhadap kehidupan yang demikian. ltulah yang ter-
gambar dalam ayat 17 - 18. Pengkhotbah mengatakan bahwa
pada satu sisi memang betul kalau hikmat itu bermanfaat, jika
direnungkan dengan sungguh-sungguh. Jauh lebih baik daripada
teriakan keras dan benrvibawa dari penguasa. Namun, walaupun
demikian, pada ayat 18, Pengkhotbah tidak hanya memper-
lihatkan keunggulan dari hikmat, "Hikmat Iebih baik dari pada
alat-alat perang, tetapi satu orang yang keliru dapat merusakkan
banyak ha! yang baik", tetapi juga keterbatasan dari hikmat itu
sendiri. Meskipun hikmat pada satu pihak Iebih baik daripada
alat-alat perang, namun satu orang yang keliru dapat merusak
banyak hal yang baik. Dengan kata lain orang boleh saja berbuat
baik sepanjang hidupnya, orang boleh saja berhikmat, banyak
berjasa di sepanjang hidupnya, akan tetapi sekali saja dia me-
lakukan kekeliruan, keteledoran atau kesalahan, maka semua
yang baik, semua jasa yang sudah ditorehkannya akan rusak
akan hancur.

APLIKASI
Ada. beberapa pelajaran penting yang dapat kita peroleh dari
penkop ini:

Pengkhotbah mengatakan bahwa hikmat Iebih baik
daripada kekuatan dan keperkasaan (ay. 16). Karena
yang berhikmat adalah orang miskin, maka ia tidak
mendapat perhatian dari masyarakat. Manusia sering
memandang rendah orang lain dari penampilannya. Di
sini sepertinya ada kritik bagi kita bukankah ukuran yang
demikian yang biasa kita pakai dalam mendengarkan
orang lain. Kalau ada seseorang yang mengungkapkan
pendapat, orang cenderung untuk tidak menganalisis
pendapatnya, tetapi mempertanyakan, siapa sih orang
itu? Dikiranya siapa dirinya? Di dalam persekutuan gereja
(GPIB) dapat dipertanyakan apakah orang miskin di-
dengarkan? Memang orang miskin diperhatikan diberi
sandang-pangan (diakonia karitatif), tetapi apa didengar?
Manusia cenderung untuk melupakan kebaikan dan
pertolongan orang lain, apabila ia sudah keluar dari lilitan
masalah yang dihadapi atau ketika ia sudah mendapat
apa yang diharapkannya.

Manusia juga cenderung untuk menilai (memper-
bandingkan dan mempertandingkan) dan menyimpulkan
sebuah perbuatan keliru jauh Iebih berat nilainya dengan
begitu banyak perbuatan baik. Sehingga perbuatan keliru
itu (yang belum tentu fatal) dijadikan kacamata untuk
menilai seseorang.

PERTANYAAN DISKUSI DAN PEN DALAMAN
Apakah ada dari anggota Majelis Jemaat kita yang adalah
orang miskin?
Apakah gereja Iebih sering mendengarkan orang-orang
yang Iebih menguntungkan gereja?
Apakah akibat yang diterima gereja karena Iebih sering
bersikap Iebih baik dan santun kepada orang-orang yang
menguntungkan itu?
Mengapa manusia sering, mudah dan sengaja melupa-
kan kebaikan orang lain?
Apa sesungguhnya motif mereka yang suka menilai
negatif orang lain, padahal kekeliruannya masih bisa
dimaklumi?
Bagaimana caranya agar kita tidak terburu-buru mem-
berikan penilaian negatif kepada orang Iain yang
melakukan sebuah kekeliruan?


SBU


MINGGU IX SES. PENTAKOSTAR
RABU, 20 Juli 2016
RENUNGAN PAGI
KJ. 254:1 -Berdoa
JANGAN LUPAKAN KEBAIKAN ORANG

Pengkhotbah 9:13-15
di situ terdapat seorang miskin yang berhikmat, dengan hlkmatnya ia menyelamatkan kota itu, tetapi tak ada orang yang mengingat orang yang miskin Jtu (ay.15)

Orang sering mengatakan bahwa mereka yang ditolong oleh orang lain dan melupakan orang yang menolongnya itu dengan peribahasa habis manis sepah dibuang. Sakit rasanya apabila kita dilupakan
dalam sekejap oleh mereka yang pernah kita tolong, apalagi orang tersebut memohon dan memelas dengan sangat. Dan setelah mereka - kita tolong, kita bantu sedemikian rupa - keluar dari masalah atau
mendapat apa yang dia harapkan, mereka melupakan kebaikan kita. Padahal pada saat itu kita juga ada dalam keadaan yang perlu dibantu, namun dengan rela dan susah payah kita menolong atau membantu mereka itu di dalam pergumulannya yang berat. Apakah saudara pernah mengalaminya? Pasti sakit. Semoga hal itu tidak terulang lagi dan semoga yang pernah ditolong tidak melakukannya lagi.

Begitu pula yang disampaikan oleh pengkhotbah dalam ayat 14-15. Penduduk kota yang telah berhasil diselamatkan - dari kepungan persenjataan militer seorang raja - oleh orang miskin namun berhik-
mat. Si miskin telah bertindak sebagai pahlawan, menyelamatkan kota. Karena keadaan kota sudah aman dan bahaya sudah Iewat, tidak ada yang mau berterimakasih padanya. Orang miskin walau
berhikmat tidak pernah mendapat tempat dan perhatian dari orang lain.

Menolong sesama yang berada di dalam pergumulan berat adalah wujud kasih yang diajarkan Tuhan Yesus. Memang membantu atau menolong sesama itu harus tanpa pamrih dan tulus ikhlas. Akan tetapi,
sengaja melupakan atau tidak berterimakasih atas pertolongan dan bantuan orang lain, merupakan tindakan yang tak terpuji. Tidak ada manusia yang hidup bebas dari masalah. Setiap orang atau keluarga
pasti punya masalah dan memohon pertolongan dan bantuan orang lainjuga bukan sesuatu yang salah. Yang keliru adalahjika kita mampu menolong dan kita tidak melakukannya atau jika kita sudah ditolong, kita melupakan orang yang menolong kita. Rasul Paulus menasihatkan Jemaat Galatia agar mereka bertolong-tolongan dalam menanggung beban kehidupan. Yesus Kristus dalam kehidupan-Nya selalu menolong sesama. Dialah teladan kita.

KJ. 256: 1
Doa : (Ya Bapa, berikan kami kekuatan dan kemauan untuk menolong sesama kami)




MINGGU IX SES. PENTAKOSTA
RABU, 20 JULI 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.354:1,3 -Berdoa
NILA SETITIK RUSAK SUSU SEBELANGA

Pengkhotbah 9:16-18
lllhmnl Iuhlh hall: dari pada alat-alat perang, tetapi satu orang yang keliru dapat merusakkan banyak
lml yang balk {lly.1B)

Pengkhotbah masih terus memberi nasihat agar berhati-hati dalam berkata-kata dan bertindak. Karena hidup itu singkat, hiduplah dengan hark, benar dan serius serta selalu waspada. Walaupun Pengkhotbah mengatakan bahwa hikmat jauh lebih penting dan berharga daripada keperkasaan (jabatan), tetapi rsulit
bagi manusia untuk menghargai perkataan atau pendapat dari orang-orang yang kita anggap "miskin" dan rendah. Miskin yang saya maksud adalah sedikit memiliki pengalaman, sedikit memiliki pengetahu-
an/pendidikan, apalagi sedikit memiliki pengaruh (jabatan dan harta). Kita labih senang mendengar "teriakan" penguasa walau itu tidak manyantuh kehidupan kita sehari-hari (ay. 17). Di samping itu, walau-
pun hikmat lebih penting daripada senjata perang, akan tetapi mereka yang mengejar hikmat, apalagi yang senantiasa memberi pengajaran alika dan moral, bertingkah laku keliru, maka rusaklah segala ke-
baikan. Nila setitik rusak susu sebelanga (ay. 18).

Boleh saja kita banyak melakukan perbuatan baik atau boleh saja kita melakukan banyakjasa dalam hidup ini, akan tetapi ketika sekali waktu klta salah atau keliru dan teledor, maka rusaklah semua kebaikan yang pernah kita lakukan itu. Apa yang dikwatirkan oleh pengkhotbah tentu sering terjadi dalam kenyataan. Kita pemah mengetahui bahwa ada seorang pengajar agama yang selalu berbicara tentang
indah dan agungnya kehidupan rumah tangga yang penuh kesetiaan antara suami dan istri, tidak ada perselingkuhan dan sebagainya. Akan tetapi ketika ia berpoligami dan ada yang bercerai lalu kawin
lagi, maka semua pengajarannya tentang keharmonisan, kesetiaan dan pengorbanan dalam kehidupan berumah tangga, hancur dengan sendirinya. Nasihat di awa|"renungan malam ini, agar kita berhati-hati dalam berkata dan bertindak, kiranya menjadi bahan introspeksi diri yang baik bagi kita semua untuk memasuki malam ini.

KJ.354 : 4,6
Doa : (Kaml barsyukur boleh menikmati firman Tuhan di malam ini dan kiranya flrman-Mu selalu ada dalam hati dan kehidupan kami)




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 21 JULI 2016 - BERHATI-HATI DALAM HIDUP Pengkhotbah 10:8-11 - MINGGU IX SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa 19 Juli 2016 - Pengkhotbah 9:11-12 - MINGGU IX SESUDAH PENTAKOSTA





December 1-7 (Week 49) - Esther 7-10; Revelation 3 || Ezra 7-10; Psalm 97; Rev 4 || Nehemiah 1-3; Rev 5 || Neh 4-6; Psalm 98; Rev 6 || Neh 7-9; Psalm 140; Rev 7

Hari ini, 7 Desember - Efesus 1-3

Hari ini, 7 Desember - Maz 137:9-138:6, Dan 11-12, 1 Yoh 5, Ams 30:13-14

Hari ini, 7 Desember - Yohanes 16:1-11, Wahyu 4, Ayub 30, Yoel 2-3

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 424 bukan kj.424



Latest Christian Song
** Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 31 JANUARI 2020 - ORANG YANG MENANG ADALAH ANAK ALLAH - Wahyu 21:6-8 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 21:6-8 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Alfa dan Omega, di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang // bagian mereka, Kebenaran dan kepastian dari keadaan yang membahagiakan ini disahkan oleh firman dan janji Allah, YESUS ADALAH SUMBER PENGHARAPAN DAN KEKUATAN
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 30 JANUARI 2020 - YESUS: RAJA DARI SEGALA RAJA DAN TUHAN DARI SEGALA TUHAN - Wahyu 19:14-16 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 19:14-16 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

Khotbah Ibadah GPIB RABU, 29 JANUARI 2020 - YESUS ADALAH SOLUSI - Lukas 8:22-25 SGDK) -MINGGU II SESUDAH EPIFANI Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Marilah kita bertolak ke seberang danau, Yesus tertidur // Taufan // Perahu itu kemasukan air dan mereka dalam bahaya, Kita binasa // Ia pun bangun, lalu menghardik air dan angin yang mengamuk itu, Kristus memerintahkan murid-murid-Nya untuk bertolak ke seberang danau, LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN SAMA 0| MATATUHAN
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 28 JANUARI 2020 - BESAR DAN AJAIB - Wahyu 15:1-4 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 15:1-4 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Tujuh Cawan Penghukuman, telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya // nyanyian Musa, hamba Allah dan nyanyian Anak Domba, Pekerjaan penumpahan tujuh cawan, yang dipercayakan kepada tujuh malaikat, Patutlah Allah dipuji dan disembah sepanjang abad, BESAR DAN AJAIB
Khotbah Ibadah GPIB - SENIN, 27 JANUARI 2020 - JANJI PENYERTAAN TUHAN - Wahyu 1:17-20 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 1:17-20 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat // Efesus // Smirna // Pergamus // Tiatira, Sardis, Filadelfia, // Laodikia // Iblis, tujuh kaki dian dari emas, // Anak Manusia, // Yang Awal dan Yang Akhir // Yang Hidup; // kunci maut dan kerajaan maut // apa yang telah kaulihat // yang terjadi sekarang // yang akan terjadi sesudah ini // sesudah

Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 31 Desember 2019 - TETAP SEMANGAT KARENA TUHAN SELALU BERI BERKAT - Yesaya 61:10-11 (SGD) - MALAM TAHUN BARU Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Orang percaya yang telah lahir baru dengan sukaria menanggapi janji-janji mulia ini., Kemakmuran Jemaat . BERSYUKUR BERSAMA TUHAN
Khotbah Ibadah GPIB Senin, 30 Desember 2019 - PUJILAH NAMA TUHAN - Senin, 30 Desember 2019 - MINGGU SESUDAH NATAL Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Ajakan kepada bumi, Pujilah Tuhan di bumi, Sebuah Undangan untuk Memuji,
Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 29 Desember 2019 - MENSYUKURI PENYERTAAN ALLAH - Yesaya 52:1-10 (SGD) - HARI MINGGU SESUDAH NATAL Yesaya 52:1-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Dorongan bagi Yerusalem,
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Desember 2019 - MENGENAL DlA - 1 Yohanes 1:3-6 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:3-6 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar // persekutuan. Kamu juga , Supaya sukacita kami menjadi sempurna , Allah adalah terang, Hidup di dalam kegelapan // Tidak melakukan kebenaran, Kesaksian Rasuli
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 27 Desember 2019 - HIDUP DI DALAM TERANG - 1 Yohanes 1:5-10 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:5-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB
TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH HARI NATAL 2019, TATA IBADAH SESUDAH NATAL 26 DES 2019, TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019, TATA IBADAH MALAM AKHIR TAHUN 2019, TATA IBADAH TAHUN BARU 2020




New Submit
KAMIS, 2 JANUARI 2020
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 2 JANUARI 2020 - HADIAH DARI SORGA - Filipi 3:12-16 - MINGGU SESUDAH NATAL


TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019 (bisa dilihat di HP)


TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019 (bisa dilihat di HP)

Jumat, 06 Desember 2019
Zie De Maan Schijnt Door De Bomen

Friday, December 06, 2019
John Schneider Scores First Number One Christian Country Single

Friday, December 06, 2019
End of journey as gospel star Zimu loses battle against cancer

Friday, December 06, 2019
‘A wakeup call:‘ British theologian N.T. Wright on the prosperity gospel, climate change and Advent

Kamis, 05 Desember 2019
When Christmas Comes Around - Caitie Hurst

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises NAU chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises university chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Early Rain Church Elder Sentenced to Four Years in Prison for Having Christian Literature

Wednesday, December 04, 2019
Lighthouse Christian School Contributes to Christmas Spirit

Selasa, 03 Desember 2019
Materi Rancangan Dasar (Randas) Akta Gereja


Kalender GKJ Desember 2020


Kalender GKJ Nopember 2020


Kalender GKJ Oktober 2020


Kalender GKJ September 2020


Kalender GKJ Agustus 2020


Kalender GKJ Juli 2020


Kalender GKJ Juni 2020

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, Khotbah Ibadah GPIB 2020, Lagu Natal (Christmas), TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB,



hothbah yesaya 40:1-8,   eksposisi yakobus 1:17,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   chord O Allagku.jenguklah diriku,   kata sambutan natal,   Santapan Harian Johannes 1:14-18,   ilustrasi kasih allah terbukti untuk sekolah minggu,   sentosa dalam yesus chord,   musik mazmur 72,   not nkb 166,   kabar gembira lagu natal,   partitur SATB Hai Mari Berhimpun,   renungan Lukas 3: 1-20,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   lagu kidung ceria syair ibu,   lagu kidung ceria syair ibu,   partitur lagu paduan suara tema hari ibu,   khotbah mazmur 91,   lirik lagu dunia gemar dan soraklah,   pesan dan kesan natal kaum bapak,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   siapa gerangan sang raja not angka,   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   kotbah natal 2017,   Lirik lagu natal Gloria Gloria,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   lirik lagu kj 376 versi toraja,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   +hotbah yesaya 60:1-7,   download mp3 kidung jemaat 69,   lagu natal untuk persembahan syukur,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   bahan khotbah Adven Gmit 2019,   gits bakti 324,   download lagu GEREJA,   download lagu GEREJA,   lirik lagu tuhan pelita hidupku,   khotbah masa adventus yesaya12:1-6,   lirik lagu surya bersinar,   download lagu rohani mp3 gratis,   download lagu rohani mp3 gratis,   khotbah 1 tim. 4:1-16,   kalender liturgi 2020,   sambutan pranatal gmim,   contoh lagu komuni minggu advent ketiga tahun A 2019,   liturgi perayaan ekaristi 15 desember 2019 tahun a,   lagu mazmur untuk tahun a 15 desember 2019 minggu advent III,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   &rct=j,   Lirik lagu natal praise and worship ibadah natal 25 desember,   nyanyian rohani no 97,   lagu berita anugerah,   doa persembahan katolik,   pidato radio menjelang natal,   kalender liturgi 2020,   lagu persembahan,   khotbah maz 72:1-7,   khotbah maz 72:1-7,   pujian untuk persembahan,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah Yohannes 1:14-18,   contoh kata sambutan di acara natal,   lagu wartakanlah kabar gembira tek,   khotbah Matius 24:3-8,   kalender liturgi oktober 2020,   kalender liturgi 2019,   DSL NO 218 SAMBUTLAH,   materi adven ke1,   lirik lagu rohani pujian bukan setiap orang yang berseru Tuhan Tuhan masuk kerajaan Allah,   renungan Zakaria 9 ; 9-10,   matius 10 :34-42,   khotbah kisah para rasul 13:13-25,   contoh liturgi natal gpib,   not angka lagu bagimu damai sejahtera,   kalender liturgi desember 2019,   lagu persembahan,   pengertian tanah,kayu,perak,emas dalam konteks 2 timotius 2: 20,21,   sambutan natal sesuai tema yesus datang untuk pembaharuan,   lagu rohani o genta malam,   surat penitipan pemberkatan nikahgereja,   renungan mazmur 97 11 12,   Sabda Bina Pemuda 7 Desember 2019,   lagu rohani pakai hidupku sebagai alatmu,   kubawah kepadamu oh tuhan,   lagu kj tentang memuji tuhan,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   Rngn kisah para rasul 8:1-25,   kata sambutan kepala sekolah,   khotbah 1 tesalonika 3 7 - 13,   kotbah yesaya 43: 1-7,   Renungan harian 2 samuel 4,   MAZMUR 146:5-10 JUSWANTORI LIRIK,   partitur koor terpujilah allah hikmatnya besar,   partitur koor terpujilah allah besar kuasanya,   renungan tentang serigala akan tinggal dengan domba,   kalender liturgi 2020,   gambar kalender katolik 2020,   kalender Liturgi 2019,   lagu misa angkatlah hatimu madahkan lagu,   renungan yesaya 11:6-9,   lagu mankind,   &rct=j,   &rct=j,   lagu pengantar pernikahan digerja,   lagu sebelum doa syafaat,   renunngan ulangan 18:15-19,   renunngan ulangan 18:15-19,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh khotbah ibadah raya,   kunci lagu bagi allah yang mulia,   LIRIK mazmur gb 114,   kalender liturgi 2019,   LIRIK mazmur 146 5-10 juswantori,   Renungan Roma 15:1-13 Kaitan dengan Minggu Adven,   Berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   Khotbah tentang berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   Khotbah tentang berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   pakailah waktu anugrah tuhanmu lagu,   materi khotbah natal 2019,   khotbah yesaya 55:6-11,   PKJ no 72,   tata ibadah natal gbi 2019,   DAWNLOAD MP3 MULIAKANLAH,   kalender liturgi 2019,   kalender liturgi 2019,   TAFSIRAN YOHANES 1:14-18,   TAFSIRAN YOHANES 1:14-18,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   kalender liturgi 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   lagu worship terbaru mau khotbah,   renungan matius 3:10,   hari raya katolik 2020,   LIRIK LGU MULIA SEMBAH RAJA MULIA,   teks koor lagu natal katolik,   kata kata sambutan natal kristen,   kalender liturgi katolik 2019,   judul tata ibadah gereja,   renungan dari bacaan roma 15:4-9,   liturgi katolik desember 2019,   liturgi katolik desember 2019,   teks lagu misa hari anak misioner se dunia,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   jamita minggu 8 desember 2019, sian Johannes 1:14-18,   Yesaya 9:1-6,   kalender liturgi 2019,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   khobah minggu advend ke 2 2019 gmim,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   youtube download lagu masa adven pertama kristen protestan,   lagu persembahan natal,