Save Page
Ibrani 11:1-7
Saksi-saksi iman
11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. 11:2 Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. 11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat. 11:4 Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati. 11:5 Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. 11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. 11:7 Karena iman, maka Nuh -- dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan -- dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.


Penjelasan:

* Ibr 11:1-7 - sesuatu yang tidak kita lihat // tidak dapat kita lihat // segala sesuatu yang kita harapkan // sebelum ia terangkat ... ia berkenan kepada Allah // kebenaran sesuai dengan imannya
Penulis terlebih dahulu menjelaskan sifat dari iman sejati yang dikemukakan olehnya dengan melukiskan dan bukan dengan mendefinisikan. Iman adalah percaya kepada hal-hal yang belum kelihatan. Iman bukan percaya kepada yang tidak dikenal, sebab melalui iman kita dapat mengetahui hal-hal yang tidak kelihatan oleh mata. Orang-orang kepada siapa penulis menujukan pemikirannya itu sekarang mendapat bantuan tambahan dari daftar tokoh Perjanjian Lama yang hidup dengan percaya kepada yang tidak terlihat. atau oleh iman. Iman adalah bukti dan jaminan yang paling kokoh bahwa segala sesuatu yang tidak kita lihat merupakan kenyataan (pragmata). Kesinambungan tokoh-tokoh iman yang percaya akan hal-hal yang tidak dapat kita lihat tidak pernah putus.

Melalui iman, anak-anak Allah mengetahui bahwa Tuhan telah menciptakan bumi dengan firman-Nya. Tokoh-tokoh Perjanjian Lama terkemuka hidup oleh iman. Habel, Henokh, Nuh disebut sebagai contoh orang-orang yang bertindak dengan iman. Angkatan yang menerima nasihat ini hendaknya juga hidup oleh iman. Dan setiap angkatan juga harus hidup oleh segala sesuatu yang kita harapkan hingga Kristus datang kembali.
Habel mempersembahkan kurban yang diperkenan. yaitu kurban darah. Dan persembahan kurban ini secara tipologis menetapkan persembahan kurban darah sebagai syarat untuk memasuki hidup beriman. Kehidupan beriman dengan demikian hanya diperoleh bila sudah dilaksanakan pendamaian. Oleh karena itu Habel masih berbicara. Henokh memiliki hidup yang benar. Sasaran hidupnya ialah menyenangkan Allah berapapun harganya, dan dia berhasil mencapai tujuannya itu; sebelum ia terangkat ... ia berkenan kepada Allah. Sasaran ini masih merupakan sasaran hidup orang percaya masa kini, dan tidak mungkin seseorang berkenan kepada Allah tanpa iman. Habel mempersembahkan kurban yang diperkenan, dan Henokh bersekutu secara tidak berkeputusan dengan Allah. Nuh percaya bahwa Allah akan menghukum bumi, dan kepercayaan ini merupakan perangsang bagi hidup imannya. Dia membangun bahtera sebagai bukti dari imannya. Dia mengaktifkan imannya dengan mengingat penghakiman yang menjelang.
Nuh sempat menyaksikan iman dan perbuatannya dibenarkan. Di satu sisi, dia membuktikan imannya dengan membuat bahtera: di sisi lain, dia menyaksikan imannya dibenarkan di dalam pembebasannya dari Air Bah. Dengan demikian dia bergabung dalam kumpulan agung orang-orang benar yang hidup oleh iman melalui kebenaran sesuai dengan imannya.

*  Ibr 11:1-7 - Pahlawan iman Perjanjian Lama
Sering kita mendengar orang berkata bahwa Perjanjian Lama mengajarkan perbuatan yang menyelamatkan seseorang. Barulah pada Perjanjian Baru, iman kepada Tuhan Yesus yang menyelamatkan. Penulis Ibrani telah menguraikan bahwa Kristus adalah penggenapan hukum ritual, nubuat, dan simbol-simbol yang ada dalam PL. Berarti PL juga menekankan iman kepada Kristus melalui menaati berbagai peraturan Taurat. Kurban persembahan tidak dapat menghapus dosa, tetapi iman kepada Allah yang menginstruksikan peraturan itulah yang menyelamatkan.
Seluruh pasal 11 berisikan catatan pahlawan-pahlawan iman PL, yaitu mereka yang bukan karena perbuatan disebut orang benar melainkan karena iman. Penulis mencatat banyak tokoh PL yang hanya memiliki janji-janji Allah tanpa melihat realisasinya pada masa mereka hidup. Akan tetapi, janji-janji itu cukup membuat mereka menjalani kehidupan sehari-hari mereka dalam ketaatan kepada Tuhan (ayat 1- 2). Mereka bahkan hidup taat seakan-akan janji-janji itu sudah digenapi. Habel memberikan yang terbaik bagi Allah karena ia yakin Allah menjanjikan yang terbaik baginya (ayat 4). Henokh mendapatkan yang terbaik dari Allah karena imannya (ayat 5). Sama seperti manusia lainnya yang berdosa, ia tidak mungkin bisa melihat Allah muka dengan muka. Namun, Alkitab mencatat Henokh bergaul dengan Allah (Kej. 5:24). Iman Henokh memperkenan Allah (Ibr. 11:6). Nuh taat bekerja membangun bahtera karena ia percaya pada rencana Allah, karenanya keluarganya pun selamat (ayat 7).
Tiga tokoh di atas adalah para pahlawan iman sebelum masa Hukum Taurat. Iman mereka memandang kepada Allah dan tidak menjadi goyah. Orang Kristen masa kini memiliki Alkitab yang berisikan janji-janji Allah, yang terbukti digenapi dalam sejarah. Maka seharusnya kita tidak ragu untuk memercayai Dia yang tak pernah ingkar janji.
Renungkan: Orang yang bersandar kepada firman Tuhan tak akan kecewa karena janji-Nya pasti digenapi.

SGDK
MINGGU Xll SES PEN TAKOSTA
MINGGU, 7 AGUSTUS 2016
HIDUP YANG BERKENAN BAGI TUHAN
Ibrani 11:1-7

PENGANTAR
Surat lbrani dltujukan kepada orang-orang Kristen Yahudi yang menurut Tafsiran Alkitab Wycliffe "berada dalam bahaya akan meninggalkan Krlstus dan kembali ke Musa. Kemurtadan ini merupakan bahaya yang sudah dekat (2:1) dan berlandaskan pada ketidakpercayaan (3:12). Perilaku mengisyaratkan adanya kemungkinan tersebut (5:13, 14). Mengabalkan ibadah umum (10:25), kelemahan di dalam berdoa (12:12), ketidakmantapan tertentu di dalam melaksanakan doktrin (13:9), penolakan untuk mengajar orang lain sebagaimana seharusnya dilakukan orang yang sudah dewasa imannya (5:12), dan mengabaikan Alkitab (2:1) merupakan gejala-gejala lainnya dari kelemahan rohani. Bahayanya adalah bahwa orang-orang yang merupakan "saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan surgawi (3:1) bisa "murtad lagi" (6:6) atau "murtad dari Allah yang hidup" (3:12)". Dengan tangkas, penulis surat lbrani menekankan keunggulan Krlstus dibandlng para malaikat, Musa, Harun, Melkizedek, dan sistem agama Yahudi. Menyangkut siapa sesungguhnya penulis surat lbrani, Euseblus
berpendapat "saya hendak mengatakan bahwa pemikiran yang dikemukakan dalam surat ini adalah milik sang rasul, tetapi gaya penulisan dan kalimat-kalimat yang dipakai adalah milik seseorang yang telah mencatat apa yang dikatakan oleh sang rasul, dan seseorang yang telah mencatat pada waktu luangnya apa yang dikemukakan oleh gurunya itu. Jika karena itu ada gereja yang menganggap surat lni sebagai berasal dari rasul Paulus, hendaknya gereja tersebut dipuji, sebab orang-orang zaman dahulu itu juga tidak mengedarkan surat ini tanpa alasan yang jelas. Tetapl siapa yang sesungguhnya menulis surat ini, hanya Allah yang tahu" (Eusebius, Ecclesiastical History).

Definisl tentang iman dlrumuskan secara sederhana dengan memberikan contoh-contoh yang berasal dari tokoh-tokoh Perjanjian Lama. Penyebutan tokoh-tokoh ini memberikan kemudahan bagi umat mengikuti apa yang mereka lakukan sebagai wujud ketaatan iman kepada Allah. Dengan menjelaskan kisah penciptaan alam semesta, persembahan Habel, perbuatan Henokh yang menyenangkan hati Tuhan, ketaatan Nuh dan banyak tokoh iman lainnya termasuk orang-orang kristen yang rela menderita dan sengsara karena Yesus, diharapkan umat makin setia dan mengasihi Tuhan Yesus dan semakin maju dalam kesaksian iman mereka. Keputusan mengimani Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat menjadi keputusan terbaik bagi hidup umat Tuhan dan masa depan mereka sendiri.

Segala perbuatan iman yang dilakukan demi mempertahankan Tuhan Yesus beroleh upah yang besar sebagaimana dicatat berulang-ulang dalam pasal 10:35 "Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya" pasal 11 :6  
"Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus perca ya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencarl Dla'? dan pasal 11 :26 "la menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang leblh besar dari pada semua harta Mesil; sebab pandangannya la arahkan kepada upah".

PENDALAMAN
Hidup beriman berarti seseorang percaya pada Allah yang dapat berkarya menolong dan memberkatinya sekarang dan masa depan tanpa ragu sedikitpun sebab perbuatan Allah yang tak terlihat itu dapat dibuktikan secara langsung. Orang yang beriman tidak mendasarkan hidupnya pada teori spekulatif. Mereka menggunakan rasionalitasnya untuk mengerti dan memahami bahwa dalam hidup ini kuasa Allah itu nyata sejak awal kehidupan sampai perkembangan terbaru. Orang beriman memercayai Allah dalam semua aspek hidupnya saat mereka beribadah, bekerja dan taat melakukan perintah-Nya. Orang
beriman memberi prioritas utama atas kehendak Allah dan mengambil risiko apapun demi membuktikan percayanya. Habel, Henokh dan Nuh menjadi bukti orisinal bahwa hidup yang mengandalkan Tuhan
dan tunduk pada otoritas-Nya merupakan pilihan utama. Jelas bahwa iman bukan sekedar percaya tentang sesuatu tetapi lebih pada keyakinan kokoh pada Allah yang berdaulat dalam hidup manusia
dan menghadirkan kehendak-Nya agar manusia selamat dan bahagia kelak dalam keabadian bersama Tuhan Yesus.

PENERAPAN
Tokoh-tokoh iman dicantumkan agar menjadi referensi dan sekaligus panutan tentang bagaimana kita menjalani hidup di tengah pelbagai tantangan dan masalah yang ada. Dengan iman kepada Tuhan
Yesus, kita memaknai bahwa hidup ini tidak tercipta dengan sendirinya. Allah menjadi Pelaku satu-satunya yang berkuasa menciptakan langit bumi dan segala isinya serta manusia yang ada di dalamnya.
Dengan mengakui bahwa Allah berkuasa atas segala ciptaan dan selalu memelihara ciptaan sebagaimana perjanjian-Nya dengan Nuh, maka kita mengakui bahwa tidak ada ruang dan waktu kosong tanpa kehadiran dan campur tangan Allah. Allah mengetahui dengan baik segala yang terjadi di muka bumi dan bagaimana manusia bertingkah laku di hadapan-Nya. Allah memberi kebebasan bagi manusia me- milih apa yang terbaik bagi hidupnya dan lingkungan sosialnya. Allah tidak mengekang manusia sehingga kehilangan hak asasi dan kreativitas dalam dirinya. Dengan mengakui bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya, kita dapat menerima pencapaian prestasi manusia di bidang ilmu pengetahuan sebagai berkat yang Tuhan berikan bagi kesejahteraan hidup manusia itu sendiri. Secara horizontal, kita diingatkan bahwa hidup beriman semestinya tidak mendatangkan musibah bagi orang lain sebagaimana dipraktekkan Kain yang membunuh adiknya, Habel. Kisah yang mengejutkan bahwa hidup beribadah tidak mendatangkan sikap hormat terhadap keselamatan dan kebahagiaan orang lain, seolah hendak membenarkan perkataan: Kok orang rajin beribadah, tetapi perilakunya beg itu (jahat)? Tak disangka, orangnya alim kenapa bisa berperilaku seks menyimpang? Dia itu suami yang baik dan sayang istri, lalu kenapa dia selingkuh? Kebanyakan kita berharap dan seharusnya demikian, bahwa nilai-nilai agama dan kepercayaan membentuk perilaku dan perbuatan baik dalam diri seseorang.

Satunya kata dan perbuatan. lbarat orang memuji Tuhan maka dia dapat mengasihi orang lain seperti yang Tuhan kehendaki. Jika demikian iman menjadi pilihan yang mengandung risiko besar. Habel karena imannya dibenci saudaranya. Henokh karena imanya menolak godaan dunia. Nuh karena imannya melakukan dengan taat perintah Tuhan yang terasa ganjil dengan membuat bahtera yang
tidak lazim ukurannya. Begitu pula mereka yang menderita dan sengsara karena nama Tuhan Yesus hendaknya tidak berkecil hati dan murtad di hadapan Allah. Sebagaimana tokoh-tokoh iman yang
melihat janji Allah di masa depan dan percaya bahwa "sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena la
telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka" (11: 16). Kita dihibur dan dikuatkan untuk terus mengimani Tuhan Yesus meskipun lingkungan tak bersahabat, situasi tak membaik dan kejahatan tak
ada habisnya dengan tetap hidup setia dalam iman kepada Yesus dan memegang teguh janji firman Tuhan, "sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya"
(10:35).

KHOTBAH LENGKAP
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, Kegairahan umat beragama dengan mudah kita temukan di lingkungan kita. Saat perayaan hari keagamaan, semua orang bergembira dan rela berkorban tenaga dan harta untuk dapat berkumpul bersama di hari bahagia. Wisata rohani ke Yerusalem di kalangan kristen selalu ramai peminat. Para pendeta turut sibuk dan menawarkan diri menjadi pemandu rohani dan seakan wajib mengantar para peziarah berduit mengunjungi tempat-tempat suci untuk mengenal lebih dekat apa yang disaksikan Alkitab. Kita bersyukur jika semua kegiatan ibadah itu terkait erat dengan keseharian hidup kita.

Sungguhkah semarak ibadah kita selaras dengan relasi sosial kita dalam keluarga, dalam persekutuan dan di tengah masyarakat? Benarkah hidup rumah tangga kita makin harmonis dan bahagia?
Sungguhkah kinerja kita semakin terpuji dan bukannya memalukan? Sudah sejauh mana kita mendorong kawan seiman mengusahakan perdamaian dan mengambil peran konstruktif dalam pembangunan jemaat? Pedulikah kita terhadap saudara seiman kita yang kemudian murtad karena alasan pribadi dan motif ekonomi?

Penulis surat Ibrani mendorong umat untuk setia dan mengasihi Tuhan Yesus seumur hidup mereka dan percaya bahwa janji Allah itu indah dan pasti digenapi. Sama seperti yang diimani para tokoh Alkitab seperti Habel, Henokh dan Nuh, kita menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam mengaktualkan iman kristen kita. Kebencian terhadap orang kristen sama hebatnya seperti kebencian Kain kepada
adiknya. Gereja dibongkar, dibakar dan disegel dengan alasan tidak ada izin mendirikan bangunan (IMB). Di kantor dan sekolah, anggota keluarga kita mengalami perlakuan diskriminatif dengan cara
mengurangi nilai agama sampai menghambat kenaikan pangkat dan jabatan. Kejujuran dan pola hidup sederhana"semakin langka dan ditinggalkan sebab banyak orang memburu kesenangan dunia meski
harus melanggar hukum dan merugikan orang lain. Dalam perkembangan mutakhir, kita diperhadapkan dengan komitmen pada kekudusan hidup ketika sekelompok orang mengampanyekan gaya hidup LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender). Gaya hidup LGBT sejatinya hendak merusak bangunan perkawinan suci keluarga kristen di mana Kristus menjadi dasar hidup rumah tangga. Jelas
tidak ada yang namanya perkawinan sejenis dengan dalil apapun sebagaimana firman Tuhan dengan tegas mengatakan "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu
dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging" (Kejadian 2:24).

Hidup beriman bukan sekedar mahir dalam pemahaman teoritis atas isi kitab suci. Hidup beriman yang berkualitas hanya dapat disaksikan lewat serangkaian ujian dan pencobaan hidup seperti yang dihadapi Ayub dan ketaatan pada pemberlakuan firman seperti yang dikerjakan Habel, Henokh dan Nuh. Seringkali orang memahami bahwa dengan beriman mereka terhindar dari serangan sijahat dan lepas dari musibah. Nyatanya pemahaman demikian tidak sepenuhnya benar sebab Allah menganugerahkan kebebasan dalam hidup manusia yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya. Di sini kita dapat mengerti mengapa Habel mati Karena kebencian saudaranya. Allah sebenamya berdialog dengan Kain mengingatkan agar tidakjatuh dalam dosa, namun pilihan yang diambil sebaliknya. Akibat dosa, Kain menanggung hukuman seumur hidup.

Kepercayaan kepada Allah yang kokoh memampukan seseorang bertahan dalam iman seperti Henokh yang kemudian diangkat Tuhan dalam kemuliaan dan tidak mengalami kematian fana. Jalan hidup Henokh sama sekali berbeda baik semasa hidup maupun saat waktunya selesal dl muka bumi inl. Henokh menjalani kehidupan yang berkenan bagi Tuhan; hidupnya menyenangkan hati Allah; hidupnya
sepenuhnya diabdikan untuk mempermuliakan Allah tanpa beban sama sekali. Kitab Kejadian 5:23-24 menyebutkan "Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun. Dan Henokh hidup ber-
gaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah". Tiga setengah abad lebih Henokh terus menerus mengasihi Allah dengan segala pikiran, tenaga, waktu dan harta benda sehingga
Allah menganugerahkan kehidupan yang berbeda dengan kebanyakan kita. Bukan jalan kematian yang sarat tangisan, tetapi dengan pengangkatan yang mendatangkan sukaclta. Kebahaglaan yang sama
dialami Nuh dan keluarganya yang selamat dari bencana air bah.

Alam dengan kuasanya dapat digunakan Allah untuk menyatakan kehendak-Nya bagi manusia. Hal demikian menjadi pelajaran rohani bagi kita untuk lebih memberi perhatian dan pendengaran kita mengerjakan apa yang Tuhan ingin kita lakukan sebagaimana Roh-Nya berbicara secara batin maupun melalui saudara-saudara kita yang menuntun pada kebenaran Allah. Sikap masa bodoh dan tegar tengkuk hanya membawa petaka panjang bagi pribadi dan keluarga. Firman Tuhan mendorong kita memeriksa hidup iman secara pribadi. Sudah sejauh manakah kehidupan berimanku mendatangkan kasih Yesus Kristus yang mengampuni dan membangun sesama? Sungguhkah kita dapat menjadi pelaku firman Tuhan yang dapat mengalahkan kejahatan dengan kebaikan? Adakah saudara bersukacita saat beribadah bersama dengan saudara seiman dan keluarga sehingga segala kepahitan lenyap diganti damai sejahtera Allah yang melampaui pikiran? Adalah tugas kita sebagal umat Tuhan untuk terus mengobarkan kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus dalam kesaksian dan pelayanan kita di rumah, kantor, sekolah, lingkungan sosial dan dalam gereja Tuhan sendiri. Kita bertanggungjawab menasihati saudara kita untuk setia dan percaya kepada Tuhan Yesus sekalipun pencobaan hidup datang silih ganti.
Di sini kita dapat menjadi mitra doa, juru damai dan penasihat rohani bagi saudara-saudara kita yang ada dalam kebimbangan dan keputusasan. Tuhan memakai kita semua untuk maksud penyelamatan-Nya sesuai rancangan dan kehendak-Nya yang ajaib dan sempurna.

SBU

MINGGU XII SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 7 AGUSTUS 2016
RENUNGAN PAGI
KJ 367:1,2 -Berdoa
HIDUP YANG BERKENAN BAGI TUHAN

Ibrani 11:1-7
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada AIIah...(ay. 6)

Kekristenan tidak memuja penderitaan sebagai sarana memperoleh kebahagiaan hidup. Penderitaan karena iman kepada Yesus Kristus, bukan sesuatu yang asing sebab Tuhan Yesus sendiri menderita dan mati agar manusia beroleh keselamatan (baca 2:9-10). Tuhan Yesus berkata : "Setiap orang yang
mau mengikutAku, ia harus men yangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku" (Mat. 16:24). Kita tidak dibebaskan dari penderitaan hidup, namun kelak janji-Nya digenapi saat kita dipermuliakan.

Karya Allah yang mencipta alam semesta dan memberkali pekerjaan manusia, diimani oleh nenek moyang kita dlmasa lampau. Kehidupan iman Habel dan Henokh menjadi contoh nyata tentang kehidupan yang berkenan bagi Tuhan. Tentu kita mengenal kisah Habel yang dibunuh saudaranya sendlri sebab kebencian pribadi karena soal persembahan ibadah. Tidakkah hal demikian sangat memprihatinkan bahwa ibadah bukan mena damaikan, malah menimbulkan kemarahan hebat. Dalam gereja sendiri, konflik Iaten dan terbuka selalu muncul. Sama-sama beribadah, sama-sama melayani, namun suka membenci dan berlaku tidak ramah. Sungguhkah kita beribadah karena iman kepada Tuhan Yesus? Atau jangan-jangan ibadah dan palayanan kita hanya formalitas dan topeng yang membungkus hati yang busuk dan pikiran yang culas.

Dengan iman, kita merenungkan hidup Henokh yang tak herujung pada kematian. Hidupnya dimuliakan Allah dengan malepaskannya dari alam maut. Selain Henokh, tokoh lain yang diangkat ke sorga tanpa lewat kematian adalah nabi Elia (2 Raj. 2:11). Jelas sudah bagi kita bahwa kematian bukan tujuan akhir
hidup manusia,melainkan kehidupan kekal bersama Tuhan Yesus.

Dalam iman kepada Yesus Kristus, kita pikul salib dan buknkan bahwa janji Allah itu pasti bagi mereka yang sungguh-sungguh mengasihi-Nya sekalipun ancaman dan aniaya di depan mata.

KJ.367 : 5,6
Doa : (Tuhan, berilah kami iman yang teguh agar hidup kami berkenan kepada-Mu)




MINGGU XII SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 7 AGUSTUS 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.318:1 -Berdoa
TETAP PERCAYA SEKALIPUN PERSOALAN MENERPA

lbrani 11:8-12
Karena iman ia juga dan Sara_ beroleh kekuatan untuk manurunkan anak cucu, walaupun usianya
sudah lawat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia (ay.11)

Terdengar kabar bahwa sepasang suami istri bercerai. Apa masalahnya? fidak punya keturunan. Sekian lama berumah-tangga, tidak ada anak yang lahir. Suaminya malu. Demikian pula keluarga besarnya. Solusinya bagaimana? Cerai dan kawin Iagi. Desakan macam ini selalu dilontarkan tanpa ragu ketika
suami-istri terbebani soal anak. Pertanyaan sama diajukan berulang-ulang, begitu menyakitkan : berapa anaknya? Mereka tak mampu menggunakan iman yang dianugerahkan menjawab persoalan krusial keluarga. Tak ada percakapan sehati sejiwa, apalagi doa pergumulan dari suami bagi istrinya.

Abraham mengikuti panggilan Tuhan jadi bangsa yang diberkati. Bersama istrinya, Abraham mengimani janji Allah meskipun harus jatuh bangun karena persoalan yang datang menerpa. Kekeliruan bertindak bisa terjadi entah dari pihak suami atau istri. Tokh, keduanya tetap menyadari pemeliharaan Tuhan yang melindungi rumah tangga mereka. Campur tangan Tuhan begitu nyata sehingga perkawinan Abraham dan Sara tidak karam. Allah mengasihi keduanya dan berjanji memberikan keturunan sebanyak bintang di langit dan pasir di laut. Janji Allah sukar dimengerti manusia, namun faktanya terjadi. Allah tidak terikat dengan sifat lahiriah manusia yang terbatas. Allah mengaruniakan lshak hadir dalam rahim Sara, ibunya. Sama sekali tidak ada kematian ibu akibat melahirkan dimasa tua. lbu dan anak selamat sebab kuasa Tuhan ada di dalamnya.

Sebagaimana Abraham dan Sara menerima berkat Allah, mari kita percaya pada janji Allah bagi kebahagiaan rumah tangga. Abraham tetap mengambil peran utama sebagai pembimbing rohani bagi keluarganya. Abraham peka terhadap kehendak Allah sehingga tetap mengasihibistrinya. Berkat Allah pasti datang bagi mereka yang mengasihi Tuhan Yesus dengan sepenuh hati.

KJ 318 : 2
Doa : (Bapa Mahakasih, kami bersyukur untuk tahun-tahun perkawinan yang mematangkan cinta kasih kami dan meneguhkan janji perkawinan yang sudah terucap sehingga kami terus saling mengasihi dan mendoakan saat kebahagiaan dan pergumulan datang silih gantl. Kami percaya bahwa Tuhan Yesus yang telah menyatukan kami setia memberkati kami hari demi hari)



Label:   Ibrani 11:1-7 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 8 AGUSTUS 2016 - TEGUH DALAM IMAN MESKl PENCOBAAN DATANG Ibrani 11:17-19 - MINGGU XII SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 6 AGUSTUS 2016 RENU- PUJILAH NAMA TUHAN Mazmur 148:7-14 - MINGGU XI SES. PENTAKOSTA

Garis Besar Ibrani





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 September - Mazmur 119

Hari ini, 23 September - Maz 107:6-12, Yes 32-33, 2 Kor 13, Ams 25:3-4


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song





Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
Great Jehovah - Travis Greene

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



kotbah maleakhi 1: 6-14,   jamita Pesalmen 40; 7-11,   mazmur 40:7-11 memberitakan kasih tuhan,   nama komunitas rohani,   jaamita epistel pesalmen 40:7-11. topik paturetureon angka nabadia,   minggu 29 september 2019 epistel,   kumpulan lagu rohani mawar sharon mp3 download,   slide ibadah minggu gereja hkbp,   sgdk gpib september 2019,   epistel minggu 29-09-2019,   sermon evangelium epistel mazmur 40:7-11,   sermon evangelium epistel mazmur 40:7-11,   mazmur 146 ayat 5,   kothbah mazmur 40:7-11,   sgdk gpib september 2019,   lagu penutup ibadah kristen,   renungan 1 tesalonika 3 12,   Rngn maz 113:1-9,   Khotbah 1tesalonika3,   nats pembimbing persembahan,   Rngn maz 113:1-8,   Masmur 145:8,   Jamita efesus4;7-16,   khotbah minggu Efesus 4: 7-16,   khotbah minggu Efesus 4: 7-16,   yang idlkukan oleh sadrakh, mesakh dan abednego utnuk menjaga kesucian ibadah,   renungan roma 1 18-32,   tafsiran Roma pasal 1 ayat 18,   kotbah dari lukas 8:19-21,   renungan Filemon 1:15 Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau,   Maksud renungan di Mazmur 33:4,   lagu rohani anak sekolah minggu donload,   LAGU PENGAKUAN DOSA POP ROHANI KRISTEN,   lagu nyanyian rohani,   lagu nyanyian rohani,   khotbah bilangan 28 16 31,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   khotbah minggu 29 september 2019,   2 korintus 9:7-8,   Bacaan sbu oktober 2019,   Tata Ibadah HUT Organisasi Wanita (Kristen),   apa beda diaken dan penatua,   renungan amos 8 : 4-8,   jamita psalmen 40 7-11,   lagu rohani saat malam hari,   tafsiran Yesaya 65:17-25,   nama group gereja,   lagu gereja katolik penutup,   lirik lagu gereja mari bersyukur,   lirik lagu Tuhanku berkatmu limpah bagai hujan yang deras,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   rohani barat,   gpib zebulon batam september 2019,   lagu rohani mp3 free download,   nyaniyan rohani 132,   kotbah hari minggu ke 25 september 22, 2019,   Misa hari minggu biasa ke 25, september 22, 2019,   nyanyian suara gembira 21,   Doa sebelum ngambil khobat,    maz 40:7-11 renungan harian menanggapi karya pnenyelamatan Allah,   kidung muda mudi 87,   khotbah pelita hidup,   Khotbah Mazmur 40:7-11,   Khotbah Psalm 40:7-11,   ringkasan khotbah mazmur 40 7 11,   ringkasan kotbah mazmur 40 7 11,   KHOTBAH MENGADAKAN PENDAMAIAN,   sgdk oktober 2019,   renungan amos 8 ayat 4 - 8,   nyanyian suara gembira 21,   not angka gita bakti no 45 Dan lyrik,   not angka gita bakti no 45,   mars gerakan pemuda,   nyaniyan rohani 132,   tema mazmur 40:7-11,   sabda bina umat 22 september 2019 ,   jamita partangiangan 29 september 2019 mazmur 40:7-11,   kmm 33,   bahan kotbah mazmur 40:7-11 sabda.com,   Jamita psalmen 40:7-11,   khotbah yosua 24 13-25,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,   renungan kis,   khotbah yosua 24:13-25,   instrumen lagu rohani mp3,   khotbah minggu 22 september 2019 Yosua 24:13-25,