Save Page
Roma 12:1-8
Persembahan yang benar
12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. 12:3 Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. 12:4 Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, 12:5 demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. 12:6 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. 12:7 Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; 12:8 jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

Penjelasan:

*  Rm 12:1
Bahasa yang dipakai di sini diambil dari Perjanjian Lama, dan mengingatkan kita bahwa orang-orang percaya Yahudi memberikan persembahan kurban kepada Tuhan. Tetapi orang-orang Kristen, sebaliknya daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai kurban yang hidup. kudus dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.

* Rm 12:2 - menjadi serupa dengan dunia ini // berubah oleh pembaharuan budi
Karena termasuk pengabdian maka orang-orang percaya harus berhenti menjadi serupa dengan dunia ini dan membiarkan diri mereka berubah oleh pembaharuan budi mereka (12:2). Pembaharuan dan perubahan semacam itu harus dibuktikan dengan menyelidiki kehendak Allah yaitu mana yang baik dan berkenan kepada Allah dan sempurna.

* Rm 12:3 - kasih karunia // janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaknya kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri // menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada
Sewaktu memperkenalkan soal karunia-karunia Paulus berbicara tentang kasih karunia yang telah dianugerahkan kepadanya yang memungkinkan dia menjadi seorang rasul. Sesudah itu dia menasihati para pembacanya untuk tidak terlalu tinggi hati, yaitu tidak menganggap diri mereka terlalu tinggi. Ia memakai suatu permainan kata dengan mempergunakan berbagai istilah Yunani sebagai unsur dasarnya: janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaknya kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri (mampu melakukan pertimbangan yang matang). Kita diharuskan mampu melakukan suatu pertimbangan yang matang menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kita masing-masing. Yang dibicarakan oleh Paulus di sini bukan "iman yang menyelamatkan" tetapi lebih tepatnya "iman yang melayani Allah." "Iman yang menyelamatkan" tidak akan merupakan patokan untuk membuat penilaian diri dengan benar. Hanya keangkuhan yang dapat mengatakan. "Lihatlah betapa banyaknya iman menyelamatkan yang aku miliki." Tetapi kerendahan hatilah yang mampu berkata, "Inilah iman yang aku miliki untuk melaksanakan tugas khusus ini atau itu bagi Allah." Ini hanya akan menuntun kita untuk memanjatkan doa, "Tuhan, tambahkanlah iman kami" (lih. Luk. 17:5). Di dalam kisah pahlawan-pahlawan iman dalam Ibrani 11, kita melihat bahwa ukuran iman yang dianugerahkan sesuai dengan tugas yang harus dilaksanakan.

* Rm 12:4-5 - Satu tubuh
Satu tubuh yang beranggotakan banyak orang, yang pada saat yang sama juga masing-masing merupakan anggota seorang terhadap yang lain, adalah Gereja universal yang terdiri atas semua orang percaya di dalam Kristus (lih. I Kor. 10:17, 12:12, 13, 27, 28; Ef. 1:22, 23; 2:15b, 16; 4:3-6, 11-13, 15, 16; 5:22-30; Kol. 1:17, 18, 24, 25). Lambang tubuh itu melukiskan Gereja sebagai suatu organisme, di mana semua anggota memperoleh hidup dari Kristus (lih. Kol. 3:3). Karena semua anggota memperoleh hidup mereka dari Kristus, maka semua anggota itu saling memiliki. Kelompok-kelompok lokal orang percaya merupakan manifestasi lokal dari tubuh Kristus, yaitu Gereja. Kelompok lokal semacam itu adalah tubuh Kristus, tetapi bukan keseluruhan tubuh Kristus (lih. I Kor. 12:27). Tubuh Kristus terdiri atas keseluruhan orang-orang percaya yang dipersatukan dengan Kristus. Kepala Gereja.

* Rm 12:6 - Kasih Karunia // Jika karunia itu adalah untuk bernubuat, baiklah kita melakukannya (bernubuat) sesuai // dengan iman kita. Iman
Kasih Karunia Allah yang dianugerahkan kepada setiap orang percaya ditunjukkan dalam bentuk karunia yang berbeda-beda. Paulus menyebut karunia-karunia tersebut dan kemudian memberitahukan bagaimana masing-masing karunia itu dimanfaatkan. Di dalam setiap kasus si pembaca, untuk memperoleh suatu pengertian yang tepat, hendaknya menambahkan kata kerja baiklah kita, yang mendahului setiap karunia tertentu. Jika karunia itu adalah untuk bernubuat, baiklah kita melakukannya (bernubuat) sesuai atau di dalam hubungan yang benar dengan iman kita. Iman di sini berarti pokok iman, kepercayaan atau doktrin (lih. Arndt, pistis, 3, hlm. 669-670). Bernubuat. yang dimaksudkan untuk menasihati. memberi semangat, dan menghibur (lih. I Kor. 14:3), harus dilakukan sesuai dengan kebenaran Allah yang telah dinyatakan.

* Rm 12:7 - melayani // diaken // mengajar // menasihati
Kata diakonia diterjemahkan dengan melayani dalam pengertian yang umum. Apabila diambil pengertian yang khusus maka kata itu berarti bertugas sebagai diaken. Penekanannya di sini adalah bahwa karunia-karunia tersebut harus digunakan. Orang-orang yang memiliki karunia untuk mengajar dan menasihati hendaknya mempergunakan karunia-karunia itu.

* Rm 12:8 - Membagi-bagikan // pimpinan // memberikan bantuan // dengan rajin // menunjukkan kemurahan // dengan sukacita
Membagi-bagikan harus dilakukan dengan murah hati. Kata proisteni yang diterjemahkan dengan memberi pimpinan dapat berarti memimpin atau memberikan bantuan. Hal ini harus dilakukan dengan rajin. Orang yang memiliki karunia untuk menunjukkan kemurahan harus melakukannya dengan sukacita. Karunia-karunia yang disebutkan di sini adalah - (1) bernubuat, (2) melayani atau bertugas sebagai diaken. (3) mengajar (4) menasihati (mungkin menghibur, memberi semangat), (5) membagi-bagi, (6) memberi pimpinan atau memberi bantuan. dan (7) menunjukkan kemurahan. Masing-masing karunia ini merupakan talenta khusus untuk jenis kegiatan tertentu.


SGDK
MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 14 AGUSTUS 2016
PEMBAHARUAN BUDI SESUAI KEHENDAK ALLAH
Roma 12:1-8

PENDAHULUAN
Setelah Paulus berbicara tentang lnjil, hukuman Allah, hukum
Taurat dan sunat, orang Yahudi, Abraham, Adam dan Kristus,
mati dan bangkit, dosa, hidup oleh Roh, pengharapan anak-anak
Allah, keselamatan, kebenaran karena iman, penyelamatan Israel
maka kini Paulus berbicara tentang persembahan yang benar
dan nasihat untuk hidup dalam kasih. Di pasal 12 ini nampak
ada peralihan pembicaraan dari prinsip-prinsip dasar (pasal 1-
11) kepada pembicaraan tentang etika.

Kota Roma sebagai kota yang sibuk, kota yang ramai
dikunjungi, tentunya dipenuhi dengan beragam ajaran dan budaya
asing yang cukup mempengaruhi kehidupan orang-orang Roma.
Bagi Paulus, persekutuan umat Kristen yang sudah terbentuk
ini, haruslah tetap mencerminkan persekutuan umat Allah. Seribu
ajaran boleh tumbuh tetapi hanya kebenaran Allah yang berlaku.
Ajaran dan budaya asing tidak dapat ditolak namun semua itu
tidak boleh mencemari persekutuan umat Allah. Kebenaran ajaran
lain memang tidak bisa dicegah tetapi kebenaran Allah tidak dapat
dibenamkan. Kebenaran Allah tetap harus diletakkan sebagai
dasar iman persekutuanjemaat di Roma. Persekutuan ini jangan-
lah "diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran."
Bagi Paulus, kebenaran Allah itu yang berlaku. Contoh, pasal
13 dikatakan bahwa tiap-tiap orang harus takluk pada pemerintah
karena tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah.
Kerajaan Romawi boleh menguasai penduduk pada waktu itu
tetapi mereka tidak dapat memenjarakan pikiran-pikiran Paulus.
Mengapa Paulus berani menyampaikan hal-hal tentang Allah?
Karena Paulus mengalami perubahan di dalam Allah.

PENJELASAN
Apa yang Paulus mau ajarkan tentang persembahan yang
hidup dan benar? Kebenaran Allah yang bagaimana yang mau
diletakkan oleh Paulus kepadajemaat di Roma? Pembaharuan
budl sepeni apa yang diinginkan oleh Paulus?

Menurut Paulus, dunia ini penuh dengan hal-hal yang ber-
tentangan dengan Allah. Dunia ini sudah dikuasai dosa. Namun
jemaat Roma tidak boleh tunduk dan larut oleh situasi dunia. la
tidak boleh menjadi serupa dengan dunia. Pada ayat 2 dengan
tegas dikatakan, "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia
ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu
dapat membedakan manakah kehendak: apa yang baik, yang
berkenan kepada Allah dan apa yang sempurna." Artinya, orang
Kristen tidak boleh melarikan diri dari dunia ini tetapi harus
mampu mengatasi masalah-masalah kehidupan. Jangan
mengikuti gaya dunia. Oleh karena itu mereka harus diubah
melalui pembaruan pikiran mereka supaya mereka dapat mem-
buktikan apa kehendak Allah itu. Perubahan yang diharapkan
ialah perubahan hati, yang terwujud dalam seluruh kehidupan.
Dalam tafsiran Alkitab Surat Roma, Dr. Th. /an den End
mengatakan:

Perubahan itu berlangsung oleh pembaharuan budimu. Perkataan
Yunani nous, yang di sini diberi terjemahan 'budi', muncul juga dalam
1:28, dalam 7:23 dan 25, dan baru saja dalam 11:34. Di situ LAI
memakai terjemahan 'pikiran' atau 'akal budi'. Agaknya di sini 'budi'
dipilih karena dalam hubungan ini artinya memang perubahan kelakuan
manusia, bukan perubahan pikirannya saja. Yang dimaksud ialah pusat
kemauan kita, yang mengambil keputusan-keputusan yang menentu-
kan tindakan kita (bnd. Ams. 4:23). Pusat itu perlu dibarui. Telah kita
lihat bahwa pembaruan hidup dikerjakan oleh Roh Kudus (7:6;8:4).
Namun, di sini manusia sendiri juga diajak membarui diri. Pendekatan
ganda seperti itu telah kita temukan dalam tafsiran 9:16.]
Hasil dari pembaruan budi ialah sehingga kamu dapat
membedakan manakah kehendak Allah. Dalam kehidupan ini kita
dihadapkan dengan berbagai persoalan dan sejumlah tawaran
dunia. Sangat diperlukan penimbangan matang sebelum kita
dapat menentukan (itu pun dengan hati-hati!) manakah kehendak
Allah.

Ada hal yang menarik yang disampaikan oleh Paulus kepada
jemaat di Roma. Orang-orang Kristen di sana bukan individu-
individu yang hidup sendiri-sendiri. Mereka merupakan satu tubuh
(ayat 4). Maka dalam mencari kehendak Allah pun mereka akan
berkumpul dan saling meminta nasihat. Akhirnya, kita mendapati
bahwa Allah itu pusat segala sesuatu. Sang Sumber Kehidupan.

KHOTBAH
Umat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,
Dunia yang bergerak serba cepat dan semakin maju ini
telah membuat perubahan perilaku dan pola pikir seseorang.
Ada orang-orang yang bisa mengikuti perkembangan dunia
ini dengan matang dan cermat. Mereka adalah kelompok yang
melek teknologi. Bahkan mereka mampu melakukan be-
berapa pekerjaan sekaligus. Ada pula yang harus berjuang
keras dan mati-matian. Ada yang menjalani hidup ini dengan
ambisi yang tinggi tapi tahu apa yang harus dilakukan namun
ada juga yang tetap lugu dan tidak ngoyo. Ada juga kelompok
orang yang easy going. Tidak mau direpotkan dengan per-
kembangan jaman. Pokoknya mengalir aja. Ada juga yang
maunya serba instant. Melejit tanpa didukung dengan pe-
ngetahuan yang memadai.

Saudara-saudara, di sisi yang lain, ada pula orang-orang
yang kelelahan karena kemacetan di jalan sehingga menim-
bulkan persoalan lain di rumah tangga dan pekerjaan. Ada
yang terjerembab karena masalah ekonomi. Biaya yang
dibutuhkan untuk sandang, pangan, papan dan pendidikan
tidaklah kecil sehingga mempengaruhi pikiran dan kesehatan
seseorang. Melihat isi dari perikop kita ini maka apa yang
Paulus tuliskan menguatkan dan sekaligus patokan kita di
ribut dunia. Dapatkah kita menata hidup ini dengan ber|andas-
kan firman Tuhan? Ya. Apakah ketaatan kita kepada Tuhan
dapat menentramkan hati dan piki ran kita? Tentunya, iya. Lihat
ayat 2. "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini,
tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu
dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik,
yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. "
Perkembangan jaman tidak bisa dihindari. Masuki ke-
hidupan ini danjalanilah dengan kesadaran bahwa kita adalah
umat yang ditempatkan Tuhan di tengah-tengah dunia.
Saudara-saudara, kitalah yang memilih, jalan mana yang
harus kita tempuh. Di tengah-tengah riak kehidupan yang
keras dan kebutuhan-kebutuhan kita yang besar, disertai goda-
an dan tawaran dunia, maka sangatlah panting untuk men-
dengarkan suara Tuhan. Kita harus mengakui bahwa kita
punya kelemahan tetapi kita tidak boleh mengingkari bahwa
bersama Tuhan kita mampu menjalani hidup ini. Kita tidak
berdoa supaya hidup ini gampang dan mudah tetapi supaya
kita mampu menjalaninya dengan iman yang teguh dan pikiran
yang jernih. Dan tentu saja, penguasaan diri itu sangat
diperlukan. Apakah orang Kristen tidak boleh mempunyai kiat
atau perencanaan strategis dalam menjalani hidup ini? O,
tentu saja boleh dan harus. Kiat dan perencanaan strategis
yang dipenuhi oleh hikmat dari Tuhan. Di era kompetisi yang
begitu kuat dan "ganas" kita harus memercayakan diri kita
kepada Tuhan dan meminta Roh Kudus menuntun kita. Selalu
mengikutsertakan Tuhan.
Umat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,
Janganlah takut ketika kita berbeda dari orang lain. Janganlah
malu karena perbuatan dan pikiran kita yang tidak sama
dengan anak-anak dunia. Jangan takut diejek ketika kita
menjadi orang yang takut akan Tuhan. Jadikanlah hidup kita
sebagai persembahan yang benar.

Buku Bacaan :
1. Dr.Th. van den End: Tafsiran Alkitab Surat Roma
2. Willi Marxsen : PENGANTAR PERJANJIAN BARU.
Pendekatan Kritis Terhadap Masalah-Masalahnya
3. ALKITAB Edisi Studi, LAI, Jakarta 2010


SBU

MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 14 AGUSTUS 2016
RENUNGAN PAGI
KJ 158:1 -Berdoa
PEMBARUAN BUDI SESUAI KEHENDAK ALLAH

Roma 12:1-5
Janganlah kamu menjadi sarupa dengan dunia ini, tegapi berubahlah oleh pombaharuan budimu,...(ay.2)

Cobalah jawab pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur. Mana yang lebih saudara pilih : dengar khotbah 30 menit atau makan siang dua jam? Membaca Alkitab atau membaca surat kabar pagi? Mendahulukan kerja pelayanan atau tambahan order bisnis? terlambat masuk gereja atau terlambat masuk bioskop? dengar firman dikhotbahkan atau keluar untuk merokok? konsentrasi dalam doa syafaat atau tidur pulas sampai "amin"? Jawaban-jawaban yang mengarahkan pikiran kita selaras dengan firman Tuhan, membarikan gambaran ideal bagaimana pola pikir yang diperbaharui Roh Kudus.

Nasihat dan dorongan disampaikan rasul Paulus dengan tujuan agar hidup kita menjadi persembahan yang hidup, yang kudus dan berkenan kepada Allah. lbadah sejati bukan hanya tindakan formal keagamaan. Lebih dari itu, ibadah sejati memampukan orang percaya hidup kudus, giat dalam pelayanan, murah hati dalam pamberian, membenci kejahatan, melakukan kebaikan tanpa pamrih dan
dapat memutuskan mana yang benar dan tidak. Bahkan rasul Paulus dalam suratnya menyatakan bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus sehingga kita hidup bukan bagi diri sendiri tetapi untuk kamulia
an Allah (1 Korintus 6:19-20). Hidup yang diperbarui jauh daripada hawa nafsu dunla.

Seringkali kita tidak mampu memperbarui pengertian dan panghayatan kita tentang ani ibadah yang benar. Kesibukan kita dalam aktifitas ibadah dan pelayanan ternyata tidak selaras dengan kecenderungan kita yang suka menghakimi, dan menghina saudam seiman. Kita membangun "menara babel versi baru" sehingga berlaku sombong, angkuh dan tak mau menerima ajaran sehat.

Jika demikian yang terjadi, maka perpecahan dan persengketaan pasti terjadi dalam jemaat Tuhan. Mari kita berdoa mohon agar Roh Kudus rrmmbarui akal budi kita agar terwujud pengampunan dan kedamaian. Pembaruan akal budi yang dilakukan terus menerus, menandakan karya Roh Kudus yang aktif sehingga kita saling mengasihi dan menggunakan semua talenta dan karunia pelayanan dengan sukacita untuk kebaikan bersama.

KJ.158 : 3
Doa : (Ya Allah, tolong kami untuk dapat menghayati firman-Mu dan melakukannya)



MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 14 AGUSTUS 2016
RENUNGAN MALAM
KJ 367:1 -Berdoa
PADA-MU, TUHAN DAN ALLAHKU

Roma 12:6-8
Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-Iainan menu rut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita... (ay.6)

Manusia adalah umat kepunyaan Tuhan yang diciptakan berbeda satu dengan yang lain sehingga setiap manusia memiliki kekhasannya masing-masing. Setlap manusia diperlengkapi Tuhan dengan berbagai karunia. Karunia itu bukan untuk dipertentangkan tetapi untuk membangun kehidupan bersama. Tidak
untuk menonjolkan diri sendiri tetapi untuk kebaikan banyak orang.

Allah menghadirkan kita di dunia, bertemu dengan karunia-karunia yang berlainan. Semua karunia itu penting. Dan semua karunia itu diberikan oleh Allah kepada kita untuk dikembangkan sehingga berguna serta bermakna dalam kehidupan bersama. Kita harus mengelola karunia-karunia itu karena kita sudah
dipercayai Allah. Tidak ada lagl yang berpikir bahwa karunia itu hanya untuk dirinya atau kelompoknya sendiri. Adalah pentlng untuk direnungkan bahwa melalui karunia yang kita miliki Allah dipermuliakan. Marilah melakukannya dengan hati yang tulus, sungguh dan penuh sukacita. Juga dengan ikhlas. Teruslah
menggali dan membarui diri agar terjadi seperti yang dikehendaki Tuhan. Persembahkanlah karunia Saudara sebagai persembahan yang hidup. Kembangkanlah itu dan marilah memuliakan Tuhan lewat karunia tersebut.

Tuhan itu balk. Kita diijinkan untuk menikmati karunia pemberian-Nya. Biarlah kita semua bertumbuh dan berkembang dengan hal-hal balk dari Tuhan. Hellen Keller, seorang penulis Amerika mengatakan, sendiri kita hanya dapat melakukan sedikit tetapi bersama-sama kita dapat melakukan banyak. Marilah saling
menghormati agar kita semua dapat menikmati anugerah dan kehendak-Nya.

KJ. 367 : 6
Doa : (Ya Tuhan, kami persembahkan hidup kami kepada Engkau. Pakailah seturut maksud dan kehendak-Mu)

Label:   Roma 12:1-8 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SENlN, 15 AGUSTUS 2016 - BERSAMA TUHAN KITA MAMPU Roma 12:12-14 - MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 13 Agustus 2016 - IBADAH YANG BERKENAN Ibrani 12:25-29 - MINGGU XII SES. PENTAKOSTA




BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 18 Oktober - Matius 5-7

Hari ini, 18 Oktober - Maz 118:11-17, Yer 16-17, 1 Tes 5, Ams 26:25-26

18 Oktober - Yohanes 6:1-15, 1 Petrus 2:18-25, Kidung 3, Yeremia 49

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Rabu, 16 Oktober 2019
What A Beautiful Name - The Brooklyn Tabernacle Choir

Rabu, 16 Oktober 2019
There Was Jesus - Zach Williams and Dolly Parton

Rabu, 16 Oktober 2019
Worthy is the Lamb - Natashia Midori

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
Revival Anthem - Rend Collective

Rabu, 16 Oktober 2019
The steadfast love of the Lord

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Where You Are - Leeland

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Adore Him - Kari Jobe

Selasa, 15 Oktober 2019
Angels We Have Heard on High - Chris Tomlin

Selasa, 15 Oktober 2019
All Things Are Possible - Hillsong Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Resurrecting - Elevation Collective, The Walls Group

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



lagu untuk penutup ibadah,   lagu liturgi hari minggu tgl 20-oktober-2019,   khotbah tentang hidup ini hanya sementara,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   kalender liturgi 2019,   kalender liturgi 2019,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   khotbah amsal 22:8-12,   liturgi ibadah kedukaan,   zefanya 3 9-20,   contoh kata sambutan kristen,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   album gms baru,   khotbah hari pekan pemuda tetap berpegang pada kebenaran 2 timotius 3:14-4:5,   daftar lagu baru gms,   lagu rohani untuk penutup ibadah,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   khotba filipi 2:1-11,   bacaan injil bulan oktober 2019,   lagu gereja mp3,   download lagu kubri yang terbaik gms,   cache:0Zr0zI7toXoJ:https://www.lagu-gereja.com/index.php?ipage=12104,   Renungan Mazmur 119:32-33,   khotbah zakaria 3:9-20,   lagu gereja pagi,   kalender katolik 2019,   khotbah kisah para rasul 5 ayat 26 sampai 32,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   lagu penutup ibadah,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   khotbah Matius 7 ayat 15 sampai 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   jamita johannes4,21-26,   jamita minggu 20 oktober 2019 sian Johannes 4:21-26,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   perikop yesaya 2:2-5,   Glory haleluya lagu natal alfa trio,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   lagu kantri rohani kidung jemaat mp3,   lagu persembahan,   tata ibadah penghiburan gki di tanah papua,   Ruhanga Ninkuhimbisa,   lagu penutup ibadah,   khotbah Yohanes 4:21-26,   lagu doa syafaat,   Download lagu rohani senada dengan surga,   khotbah minggu 27 Oktober 2019 Amsal 22 : 8 - 22,   khotbah amsal 22 : 8-12,   buku bimbingan pra nikah gmit,   pdf satb cari dahulu kerajaan allah,   khotbah dan penjelasan 1 Korintus 3:10-23,   khotbah dan penjelasannya Roma 16:25-27,   khotbah amsal 22 : 8 - 12,   khotbah amsal 22 : 8 - 12,   khotbah serta penjelasannya kissah para rasul 27:14-25,   lagu lagu gereja,   lagu lagu gereja,   lagu lagu gereja,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah 1 korintus 7 : 1 - 16,   Yohanes 4 : 21-26,   khotbah Yohanes 4:21-26,   Lagu2 gereja tiberias pendeta pariaji,   download lagu el shaddai,   lagu2 gereja tiberias,   imamat 25 : 35,   perikop yesaya 2:2-5,   doa persembahan,   lagu penutup ibadah,   khotbah tetap berpegang pada kebenaran yeremia 31:21-34; 2 timotius 3:14-4:5; lukas 18:1-8,   contoh tata ibadah kgpi,   contoh agenda kgpi,   tema khotbah tetap berpegang pada kebenaran 2 timotius 3:14-4:5,   bacaan liturgi 17 oktober 2019,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh full album,   lirik lagu nkb 42,   lirik lagu nkb 42,   chord pelengkap kidung jemaat,   lirik lagu nkb 42,   lagu kristen arab,   renungan gmim mazmur 85,   +firman-Mu plita bagi kakiku in mandarin lyrics,   renungan johanes 10;1-10,   renungan johanes 10;1-10,   renungan johanes 10;1-10,   Lagu persemban yang cocok,   thema - thema natal,   khotbah 2 raja-raja 2:23-25,   download pkj 289,   nyanyian rohani,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   Sabda bina umat 16 oktober 2019 ,   kalender liturgi katolik 2019,   bahan khotbah lukas 17:11-19,   bahan khotbah lukas 17:11-19,   lagu sungguh baik dan indahnya bila saudara semua diam Jalu Tegar Prasetya,   Jamita Johanes 4,21-26.,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   perikop yesaya 2:2-5,   tata ibadah penghiburan kristen protestan,   jamita johanes 4:21-26,   contoh khotbah kenamaan dan kepujian di bumi,   lagu untuk persembahan,   Kotbah lukas 16:19-31,   ringkasan dlm injil yoh 20:21-25,   renungan amsal 3:17-30,   Kunci lagu firman allah jayalah,   Jamita sian Habakuk 3:1-6,   kotbah kisah pararasul 4:32-33,   khotbah 1 tawarikh 16:29,   khotbah 1 tawarikh 16:29,   ayat alkitab tentang persembahan uang,   instrument lagu gereja,   lirik lagu rohani Kristen pemuda GKE,   lirik lagu mari kita puji dia yg kekal dan bersyukur padanya,   kmm 144,   lagu2 ceriah ambon,   lirik lagu mari kita puji dia yg kekal,   lirik lagu mari kita puji dia yg kekal,   mp3 mari kita puji dia yang kekal,   tafsiran kisah para rasul 1:1-5,   bacaan sbu hari ini 16 oktober 2019,   renungan kitab 2 timotius 3 : 14 - 4 : 5,   renungan kitab 2 timotius 3 : 14 - 4 : 5,   renungan rohani kristen pantang mundur,   renungan rohani kristen pantang mundur,   lagu untuk wedding indonesia Kristen,   kidung jemaat no 69,   Tata Ibadah Minggu GPIB, 6 Oktober 2019,   Tata Ibadah Minggu, 6 Oktober GPIB,   pembacaan sabda gereja,   pembacaan sabda gereja,   renungan Roma 1: 18 - 32,   khotbah mazmur 50,   Renungan kristen tentang pemudah di penghotbah,   2 tesalonika 3 : 1-15 kotbah,   kumpulan lagu rohani terbaru 2018 mp3,   Renungan Filipi 3:17-23,   bulan keluarga lukas 18:9-14,   randas pemahaman iman,   nama grup rohani kristen,   Buku ende pentakosta,   lagu persembahan saat ibadah,   lagu ucapan syukur dan penyembahan,   Buku ende pentakosta,   lirik lagu rohani senja di batas hari,   kalender.katolik bln oktober .2019,   kotbah hkbp yesaya 2: 2-5. 2019,   sabda guna dharma hari rabu 16 oktober 2019,   2 tesalonika 3 : 1-15 kotbah,   lirik lagu rohani terbaru gms live 2019,   wielbij ma duszo mocarza i krola wrzechswiata,   2 tesalonika 3 : 1-15 kotbah,   instrument lagu gereja,   khotbah kristen ul 28:1-6,   renungan yeremia 9:23,   lagu rohani persembahan syukur,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   lagu untuk membawa persembahan,   Bacaan injil untuk hari minggu 20 oktober 2019,   khotbah lukas 18:1-8,