Save Page
Roma 13:1-7
Kepatuhan kepada pemerintah
13:1 Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. 13:2 Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya. 13:3 Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya. 13:4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat. 13:5 Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita. 13:6 Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah. 13:7 Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.


Penjelasan:

* Rm 13:1
Tiap-tiap orang766 harus takluk kepada pemerintah767 yang di atasnya,768 sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.

Dalam ayat ini Paulus memberi perintah yang jelas, bahwa kita harus takluk kepada pemerintah, dan dia menyebut dasar teologis bagi perintah tersebut, yaitu bahwa tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah. Sisa dari bagian ini, yaitu pasal 13:2-7, menjelaskan dan menerapkan perintah dan dasarnya.

Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya...

Berkaitan dengan nats ini, sering kali orang membahas masalah keterbatasan perintah ini. "Apakah Paulus mau supaya kita taat seandainya kita disuruh melakukan sesuatu yang bertentangan dengan Firman Allah?" Tetapi sebenarnya mereka tidak pernah diperintahkan untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan Alkitab. Lebih dari itu, sebagai kepala keluarga mereka tidak membayar pajak yang diwajibkan, sebagai pengemudi mereka melanggar segala macam peraturan lalu lintas, dan sebagai mahasiswa mereka nyontek dalam ujian dan "meminjam" pekerjaan rumah dari teman. Memang masalah keterbatasan firman harus takluk kepada pemerintah perlu dibahas, tetapi biarlah masalah ini dibahas oleh orang yang membayar pajak, mengemudi, dan belajar secara tertib!

...sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.

Bahwa setiap pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah sering dikatakan dalam Perjanjian Lama. Dalam Amsal 8:15-16 hikmat (yang ditetapkan oleh Allah) berseru, "Karena aku para raja memerintah, dan para pembesar menetapkan keadilan. Karena aku para pembesar berkuasa juga para bangsawan dan semua hakim di bumi."769

* Hagelberg: Rm 13:2
Sebab itu barangsiapa melawan kuasa itu, ia telah melawan770 ketetapan Allah, dan siapa yang telah melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.
Akibat dari apa yang dikatakan dalam pasal 13:1 adalah bahwa barangsiapa melawan kuasa pemerintah, ia melawan... Allah sendiri. Lebih dari itu, dia medatangkan hukuman atas dirinya. Baik perlawanan yang nyata dan aktif, misalnya di mana orang memberontak dengan kekerasan, maupun perlawanan yang tersembunyi dan pasif, di mana orang tidak mau membayar pajak, itulah yang dimaksud dalam nats ini.

Kadang hukuman datang melalui pemerintah yang dilawan, kadang dari saluran yang lain, tetapi hukuman itu pasti datang. Kita sudah membaca dalam pasal 1:18 bahwa, "...murka Allah sedang dinyatakan... atas segala kefasikan dan kelaliman manusia...." Hukuman yang dibahas dalam pasal 13:1-7 merupakan salah satu wujud dari murka Allah yang disebut dalam pasal 1:18. Berkaitan dengan hukuman ini, lihatlah bahasan dari pasal 13:4 di bawah mengenai murka Allah, dan caranya di mana manusia dapat "diselamatkan" dari murka Allah yang sedang dinyatakan.

* Rm 13:3
Karena mereka yang memerintah tidak menakutkan bagi orang-orang yang berbuat baik, tetapi mereka yang berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah?771 Lakukanlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.
Apa yang dikatakan dalam ayat ini merupakan suatu prinsip hikmat seperti dalam Kitab Amsal. Paulus tidak menyangkal adanya kecualian, seperti pengalaman Paulus sendiri dalam KPR 16. Tetapi pada umumnya, kalau kita berbuat baik, maka kita tidak takut polisi ataupun petugas keamanan yang lain.

* Rm 13:3
Karena mereka yang memerintah tidak menakutkan bagi orang-orang yang berbuat baik, tetapi mereka yang berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah?771 Lakukanlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.
Apa yang dikatakan dalam ayat ini merupakan suatu prinsip hikmat seperti dalam Kitab Amsal. Paulus tidak menyangkal adanya kecualian, seperti pengalaman Paulus sendiri dalam KPR 16. Tetapi pada umumnya, kalau kita berbuat baik, maka kita tidak takut polisi ataupun petugas keamanan yang lain.

* Rm 13:4
Karena dia adalah hamba772 Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia773 karena tidak percuma pemerintah774 membawa pedang, sebab dia adalah hamba Allah yang ditetapkan untuk membalas775 dengan murka atas mereka yang berbuat jahat.
Sebagai hamba Allah pemerintah "tidak menakutkan bagi orang-orang yang berbuat baik". Sebaliknya, sebagai hamba Allah pemerintah membalas dengan murka atas mereka yang berbuat jahat.

...tidak percuma pemerintah membawa pedang...

Dalam ayat ini kata membawa pedang melambangkan hak yang dimiliki pemerintah atas hukuman mati. Hak atas hukuman mati tidak sekedar menakut-nakuti dan tidak percuma, tetapi sungguh-sungguh. Hak tersebut menjadi salah satu alasan di mana kita harus takluk kepada pemerintah.

...membalas dengan murka atas mereka yang berbuat jahat.

Kita sudah membaca dalam Surat Roma bahwa murka Allah dinyatakan melawan segala kejahatan. Allah tidak memandang bulu. Jika orang Kristen atau orang yang ikut ajaran lain melakukan dosa yang disebut dalam Roma pasal 1, maka sebagai wujud pernyataan murka Allah orang itu diserahkan ke dalam dosa yang semakin ngeri. Itu salah satu bentuk dari murka Allah. Orang yang berbuat jahat juga kena murka Allah melalui perantara "hamba Allah", yaitu pemerintah.

* Rm 13:4
Karena dia adalah hamba772 Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia773 karena tidak percuma pemerintah774 membawa pedang, sebab dia adalah hamba Allah yang ditetapkan untuk membalas775 dengan murka atas mereka yang berbuat jahat.
Sebagai hamba Allah pemerintah "tidak menakutkan bagi orang-orang yang berbuat baik". Sebaliknya, sebagai hamba Allah pemerintah membalas dengan murka atas mereka yang berbuat jahat.

...tidak percuma pemerintah membawa pedang...

Dalam ayat ini kata membawa pedang melambangkan hak yang dimiliki pemerintah atas hukuman mati. Hak atas hukuman mati tidak sekedar menakut-nakuti dan tidak percuma, tetapi sungguh-sungguh. Hak tersebut menjadi salah satu alasan di mana kita harus takluk kepada pemerintah.

...membalas dengan murka atas mereka yang berbuat jahat.

Kita sudah membaca dalam Surat Roma bahwa murka Allah dinyatakan melawan segala kejahatan. Allah tidak memandang bulu. Jika orang Kristen atau orang yang ikut ajaran lain melakukan dosa yang disebut dalam Roma pasal 1, maka sebagai wujud pernyataan murka Allah orang itu diserahkan ke dalam dosa yang semakin ngeri. Itu salah satu bentuk dari murka Allah. Orang yang berbuat jahat juga kena murka Allah melalui perantara "hamba Allah", yaitu pemerintah.

* Rm 13:5
Sebab itu kita harus takluk, bukan saja oleh karena murka tersebut, tetapi juga karena suara hati.776
Dalam ayat ini Paulus meringkas apa yang dikatakan di atas. Oleh karena dua alasan maka kita harus tunduk, yaitu 1) karena murka tersebut, yaitu murka Allah, yang disebut dalam pasal 13:2 ("hukuman"), dan dalam pasal 13:4 ("pedang" dan "murka"), dan 2) karena suara hati, dengan arti bahwa pasti suara hati kita terganggu kalau kita melawan dia yang telah ditetapkan sebagai "hamba Allah" (pasal 13:4 dan 13:6).

* Rm 13:5
Sebab itu kita harus takluk, bukan saja oleh karena murka tersebut, tetapi juga karena suara hati.776
Dalam ayat ini Paulus meringkas apa yang dikatakan di atas. Oleh karena dua alasan maka kita harus tunduk, yaitu 1) karena murka tersebut, yaitu murka Allah, yang disebut dalam pasal 13:2 ("hukuman"), dan dalam pasal 13:4 ("pedang" dan "murka"), dan 2) karena suara hati, dengan arti bahwa pasti suara hati kita terganggu kalau kita melawan dia yang telah ditetapkan sebagai "hamba Allah" (pasal 13:4 dan 13:6).

* Rm 13:6
Itulah juga sebabnya kamu membayar pajak, karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan777 Allah.
Akhirnya dalam ayat ini dan ayat yang berikut Paulus menerapkan apa yang dikatakan dalam pasal 13:1-5 secara khusus: pajak harus dibayar! Sesuai dengan pendekatan Rasul Paulus pada hal-hal yang peka778 seperti ini, dia tidak hanya menjabat sebagai rasul dan memberi perintah saja, tetapi dia mendidik kita, dan dia menjelaskan dasar untuk hal itu. Dia menjelaskan bagaimana ketaatan itu sebenarnya lebih baik bagi diri kita sendiri.

* Rm 13:6
Itulah juga sebabnya kamu membayar pajak, karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan777 Allah.
Akhirnya dalam ayat ini dan ayat yang berikut Paulus menerapkan apa yang dikatakan dalam pasal 13:1-5 secara khusus: pajak harus dibayar! Sesuai dengan pendekatan Rasul Paulus pada hal-hal yang peka778 seperti ini, dia tidak hanya menjabat sebagai rasul dan memberi perintah saja, tetapi dia mendidik kita, dan dia menjelaskan dasar untuk hal itu. Dia menjelaskan bagaimana ketaatan itu sebenarnya lebih baik bagi diri kita sendiri.

* Rm 13:7
Jadi berilah779 kepada semua orang apa yang wajib: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai780 kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut, hormat kepada orang yang behak menerima hormat.781
Dalam pasal 12 Paulus menguraikan ciri khas dan sikap kasih yang menandai orang yang melakukan kehendah Allah, dan kita membaca di situ bahwa kasih membalas apa yang jahat dengan apa yang baik. Dalam pasal 13:1-7 sikap kasih tersebut diterapkan dari segi hubungan kita dengan pemerintah. Dalam pasal 13:7 hubungan tersebut diringkas: kita tidak usah bertanya, "Apakah pemerintah kita baik atau tidak?" Memang pemerintah Roma sering kali tidak baik. Pokoknya, berilah!

Lagipula, apa yang kita bayar tidak dibatasi pada masalah uang saja, tetapi kita juga memberikan rasa takut dan hormat kepada pemerintah dan wakilnya. Jangan-jangan kita puas dengan ketaatan yang lahiriah saja, seperti membayar pajak dan menghormati pejabat dengan sikap dan perkataan. Nats ini mewajibkan sikap yang lebih dalam daripada itu, karena pemerintah dan wakilnya adalah "pelayan-pelayan Allah".


SGDK
MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA
RABU, 17 AGUSTUS 2016
HUT RI KE-71
JEMAAT DI TENGAH MASYARAKAT
Roma 13:1-7

PENDAHULUAN
Nasihat Paulus di dalam Roma 13:1-7 ini, mau menekankan
bahwa jemaat di Roma ini berada di tengah masyarakat dan
berada di bawah pemerintah dan militer Romawi. Paulus memulai
tulisannya di pasal 13 ini dengan mengatakan tiap-tiap orang
harus takluk kepada pemerintah. Termasuk dirinya. Kemudian
Paulusjuga mengatakan bahwa pemerintah adalah hamba Allah.
Alkitab Edisi Studi mengatakan:

[Menaati pemerintah berarti membayar pajak untuk mendukung
pemerintah dan militer Romawi. Hal ini sulit bagi pengikut Yesus karena
mereka menganggap pajak-pajak itu sebagai penopang para kaisar
yang tidak percaya kepada Allah dan bahkan menyatakan diri sebagai
i|ah]

Lebih dalam lagi, Paulus mengatakan bahwa siapa melawan
pemerintah, ia melawan ketetapan Allah. Pokok-pokok pikiran
ini kiranya dapat menuntun kita bersama ketika gereja/jemaat
berada di tengah masyarakat.

PERENUNGAN dan CATATAN
Dalam kehidupan bermasyarakat, kita menghormati orang-
orang yang ditempatkan Allah di dalam pemerintahan ini. Kita
juga punya kewajiban-kewajiban sebagai warga negara yang
harus ditaati. Kalau pelayanan pemerintah itu buruk bukan berarti
kita tidak usah menaatinya.

Dapatlah dibayangkan, seorang Paulus tetap menempatkan
dirinya sebagai orang yang taat kepada pemerintah dan yang
takut akan Tuhan. Bukankah ia juga berhadapan dengan pemerin-
tah Romawi yang mencurigai dan mengancam dirinya? Di salah
satu buku tafsiran, kata "pemerintah" lebih cocok kalau digunakan
kata "penguasa". Karena pemerintah itu luas dan abstrak tetapi
penguasa adalah jajaran orang yang ben/venang. Mereka, dikata-
kan 'berada di atas kita' dan karena itu kita harus 'takluk' kepada
mereka.

Catatan. Paulus mengatakan bahwa tidak ada pemerintah
yang tidak berasal dari Allah. Artinya, kita harus takluk kepada
penguasa karena ia mewakili Allah. Ketika kita berhadapan
dengan penguasa, secara tidak Iangsung kita berhadapan dengan
Allah. Para penguasa seyogianya menyadari bahwa mereka
harus melaksanakan kehendak Tuhan.

Sebagai 'penguasa', yaitu para penguasa Romawi, mulai dari
kaisar sampai aparat pemerintahan di propinsi dan kotapraja,
sekali pun mereka menyembah dewa dan kadang-kadang merugi-
kan orang Kristen, mereka harus dianggap sebagai pemerintah
yang ditetapkan Allah.

Catatan periltutlnya. Dikatakan oleh Paulus, barang siapa me-
Iawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah. Orang demikian
akan mendatangkan hukuman atas dirinya. Hukuman siapa? Dari
penguasa, tentu, tetapi yang lebih parah, hukuman itu juga
hukuman Allah.

Paulus meletakkan satu patokan sikap orang-orang Kristen
terhadap pemerintah. Gereja harus menyesuaikan diri dengan
lembaga-Iembaga yang ada di lingkungannya. Gereja harus
mengikuti aturan-aturan yang ada, melaksanakan kewajiban yang
menjadi tanggungjawabnya. Tetapi gereja juga harus berani me-
nyatakan sikapnya dengan tegas namun santun.

Catatan akhjr. Gereja tidak boleh melepaskan dirinya dari
pergumulan bangsa Indonesia. Gereja harus mengajak umatnya
untuk membawa negara Indonesia menuju masa depan yang
semakin penuh tantangan. Gereja turut membentuk kader-kader
yang akan duduk di dalam pemerintahan sehingga mereka tidak
menjadikan dirinya 'penguasa' tetapi abdi masyarakat yang me-
layani dengan hati. Abdi yang takut akan Tuhan.

Catatan perengngan. Prof. Dr. Sularso Sopater dalam tulisan-
nya yang berjudul "Upaya Berteologi Dalam Konteks Pancasila"
mengatakan:

[Berteologi bukanlah monopoli dari para teolog dan civitas
academica Sekolah-sekolah Tinggi Teologi saja, seperti yang diduga
oleh kebanyakan orang. Dr. Eka Darmaputera menyebutkan secara
sederhana bahwa "teologi adalah upaya untuk merumuskan
penghayatan iman kristiani pada konteks ruang dan waktu yang
tertentu" (Konteks Berteologi di Indonesia, Jakarta: BPK Gunung Mulia,
1988, hal. 9). Oleh sebab itu, peran para penghayat iman kristiani
sangat penting, sebagai subyek-subyek yang menghayatinya dalam
ruang dan dunia secara menyeluruh. Justru di sanalah, segenap warga
gereja, sebagai gereja yang tersebar dalam masyarakat, menjalankan
fungsi berteologinya, yaitu merumuskan penghayatan imannya, yang
memandu tindak-tanduknya dalam kehidupan bermasyarakat, ber-
bangsa dan bernegara.]

Selamat merayakan hari ulang tahun Republik Indonesia ke
71 Tuhan memberkati.

PERCAKAPANIDISKUSI :
1. Kita bersyukur bahwa ada orang-orang Kristen yang
terlibat di dalam kebijakan-kebijakan pemerintah.
Menjadi garam dan terang dunia, itu sudah sering kita
dengar. Dan tentunya, haruslah demikian. Menjadi
kepanjangan tangan Tuhan dan sekaligus sebagai
pewarta tentang Kerajaan Allah, itu bukanlah hal sepele.
Apa yang ingin Saudara sampaikan kepada Saudara-
saudara kita yang bekerja di dalam pemerintahan ini?

2. Jika kita mengikuti pembacaan ini, maka Paulus tidak
mengajak orang Kristen di sana untuk membenci
pemerintah Romawi. Ia tidak menggiring orang-orang
Kristen untuk memusuhi mereka. Diskusikan hal-hal apa
yang pernah mengecewakan atau menggembirakan
Saudara ketika berhubungan dengan pemerintah
Indonesia berkaitan dengan urusan Saudara.

3. Diskusikan maksud dari perkataan ini, "pemerintah
adalah hamba Allah untuk kebaikanmu" (ayat 4a).

Buku Bacaan:
1. Dr.Th. van den End: Tafsiran Alkitab Surat Roma
2. Willi Marxsen : PENGANTAR PERJANJIAN BARU.Pendekatan Kritis Terhadap Masalah-Masalahnya
3, ALKITAB Edisi Studi, LAI, Jakarta 2010
4. Prof. Dr. Sularso Sopater, "Upaya Berteologi Dalam Konleks Pancasila"


SBU

MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA
Rabu, 17 Agustus 2016
RENUNGAN PAGI
KJ.336: 1,2 -Berdoa
INDONESIA, NEGARAKU, TUHAN YANG MEMBERIKANNYA

Roma 13:1-7
Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang
tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah (ay.1)

Setiap menyaksikan pengalungan medali emas kepada atlet atau olahragawan dari Indonesia yang bertanding di Iuar negeri - tidak bisa dipungkiri - ada rasa haru di dada. Lagu Indonesia Raya berkumandang di jagad Internasional. Atau, pada saat upacara bendera memperingati hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, tetaplah rasa haru itu memenuhi relung hati kita. Kita bangga sebagai orang Indonesia. Bukan tanpa maksud, Paulus menuliskan tentang kepatuhan kepada pemerintah dan penegasan bahwa tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah. Pemerintah Romawi boleh
menguasai penduduk Roma pada waktu itu tetapi orang Kristen di Roma diarahkan untuk menghormati pemerintah yang ada. Menghormati pemerintah berarti menghormati Allah. Paulus juga berhadapan dengan pemerintah Romawi tetapi ia tidak menghasut orang-orang Kristen di sana untuk membenci mereka Ia justru meletakkan prinsip-prinsip Kristiani di dalam kehidupan bermasyarakat walaupun ia mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan. Paulus meyakini bahwa Allah berkarya dengan menempatkan seseorang dalam pemerintahan. Oleh karena itu hormatilah mereka dan lakukan tanggungjawabmu selaku warqu negara, demikian kata Paulus.

Kadang-kadang kita mengalami kejadian-kejadian tidak mengenakkan di negeri tercinta Indonesia ini. Kita punyu pengaiaman buruk ketika mengurus ini dan itu, tidak dilayani dengan baik namun - jauh di dalam hati - kita juga tidak rela kalau pemerintahan ini dicela serta dihujat terus menerus. Bukankah kita selalu berdoa untuk Indonesia. Berkiharlah bendera Merah Putih. Tuhan sayang kita semua.

KJ.336 : 3,4
Doa : (Sayangilah kami, ya Allah. Peliharalah Negara Kesatuan Republlk Indonesia ini dan bantulah kami menegakkan keadllan, damai dan kebenaran di bumi)


MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA
Rabu, 17 Agustus 2016
RENUNGAN MALAM
KJ 450:1 -Berdoa
BERUBAH DI DALAM TUHAN

Roma 13:8-14
Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan
senjata terang! (ay.12b)

Bersediakah Anda diubah untuk menjadi "baru" di dalam Tuhan? Menurut Paulus keselamatan sudah lebih dekat. Telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur, demikianlah peringatan dari Paulus. Berubahlah dan songsonglah kedatangan-Nya.  Mengikut Yesus berarti siap untuk dibentuk. Dibentuk menurut cara Yesus. Rela untuk diubah. Banyak syarat yang diajukan oleh Paulus namun syarat itu membawa orang percaya kepada keselamatan. 'Fnggalkan perbuatan kegelapan dan berjuanglah artinya, serius melawan kebiasaan-kebiasaan buruk yang berlaku di dunia. Jangan bimbang dan tarik ulur. Sekarang juga kata Paulus. Ubahlah kebiasaan-kebiasaan yang jelek dengan yang baik. Minta Tuhan menolong. Ketika kita mau diubah-Nya maka kita akan dimampukan oleh Tuhan. Dan kita akan menikmati pimpinan-Nya. Jangan takut apalagi malu ketika kita menjadi orang yang "berubah" di dalam Tuhan. Memang, dunia ini memungkinkan orang untuk kembali menjadi manusia "lama".

Kadang-kadang orang tergoda namun kita harus bertekad untuk tidak kalah. Marilah menjauhkan diri dari pengaruh-pegngaruh jahat dengan segala bentuknya. lngatlah apa yang dikatakan Paulus, keselamatan itu sudah dekat. Ada sesuatu yang penting di dalam Tuhan, yaitu keselamatan. Bawalah orang lainjuga mendekat kepada Tuhan.

Mari menjalani hidup ini dengan tetap beriman. Dengan tegas Paulus katakan, kenakanlah Tuhan Yesus sebagai perlengkapan senjata terang. Kenakanlah Tuhan Yesus, bukan yang lain. Tuhan akan mengendalikan Anda. la akan mengendalikan hati dan pikiran Anda. lsilah pikiran Anda dengan firman Tuhan. Tuhan memberkati.

KJ. 450 : 5
Doa : (Ubahlah aku, ya Tuhan, demikianlah permohonanku)

Label:   Roma 13:1-7 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 18 Agustus 2016 - HIDUP YANG BERARTI Roma 14:8-12 - MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 16 AGUSTUS 2016 - RELA DAN TULUS Roma 12:9-21 - MINGGU XIII SES. PENTAKOSTA




BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 24 September - Ezra 3:1-7; Mazmur 107,111

Hari ini, 24 September - Maz 107:13-19, Yes 34-35, Gal 1, Ams 25:5-6


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song





Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
Great Jehovah - Travis Greene

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



khotbah pslmn 40:7-11,   TAFSIRAN 1 KORINTUS 3:18-23,   tata ibadah penutupan peti GBI,   kotbah 1petrus 3:17-22,   kotbah maleakhi 1: 6-14,   jamita Pesalmen 40; 7-11,   mazmur 40:7-11 memberitakan kasih tuhan,   nama komunitas rohani,   jaamita epistel pesalmen 40:7-11. topik paturetureon angka nabadia,   minggu 29 september 2019 epistel,   kumpulan lagu rohani mawar sharon mp3 download,   slide ibadah minggu gereja hkbp,   sgdk gpib september 2019,   epistel minggu 29-09-2019,   sermon evangelium epistel mazmur 40:7-11,   sermon evangelium epistel mazmur 40:7-11,   mazmur 146 ayat 5,   kothbah mazmur 40:7-11,   sgdk gpib september 2019,   lagu penutup ibadah kristen,   renungan 1 tesalonika 3 12,   Rngn maz 113:1-9,   Khotbah 1tesalonika3,   nats pembimbing persembahan,   Rngn maz 113:1-8,   Masmur 145:8,   Jamita efesus4;7-16,   khotbah minggu Efesus 4: 7-16,   khotbah minggu Efesus 4: 7-16,   yang idlkukan oleh sadrakh, mesakh dan abednego utnuk menjaga kesucian ibadah,   renungan roma 1 18-32,   tafsiran Roma pasal 1 ayat 18,   kotbah dari lukas 8:19-21,   renungan Filemon 1:15 Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau,   Maksud renungan di Mazmur 33:4,   lagu rohani anak sekolah minggu donload,   LAGU PENGAKUAN DOSA POP ROHANI KRISTEN,   lagu nyanyian rohani,   lagu nyanyian rohani,   khotbah bilangan 28 16 31,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   khotbah minggu 29 september 2019,   2 korintus 9:7-8,   Bacaan sbu oktober 2019,   Tata Ibadah HUT Organisasi Wanita (Kristen),   apa beda diaken dan penatua,   renungan amos 8 : 4-8,   jamita psalmen 40 7-11,   lagu rohani saat malam hari,   tafsiran Yesaya 65:17-25,   nama group gereja,   lagu gereja katolik penutup,   lirik lagu gereja mari bersyukur,   lirik lagu Tuhanku berkatmu limpah bagai hujan yang deras,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   rohani barat,   gpib zebulon batam september 2019,   lagu rohani mp3 free download,   nyaniyan rohani 132,   kotbah hari minggu ke 25 september 22, 2019,   Misa hari minggu biasa ke 25, september 22, 2019,   nyanyian suara gembira 21,   Doa sebelum ngambil khobat,    maz 40:7-11 renungan harian menanggapi karya pnenyelamatan Allah,   kidung muda mudi 87,   khotbah pelita hidup,   Khotbah Mazmur 40:7-11,   Khotbah Psalm 40:7-11,   ringkasan khotbah mazmur 40 7 11,   ringkasan kotbah mazmur 40 7 11,   KHOTBAH MENGADAKAN PENDAMAIAN,   sgdk oktober 2019,   renungan amos 8 ayat 4 - 8,   nyanyian suara gembira 21,   not angka gita bakti no 45 Dan lyrik,   not angka gita bakti no 45,   mars gerakan pemuda,   nyaniyan rohani 132,   tema mazmur 40:7-11,   sabda bina umat 22 september 2019 ,   jamita partangiangan 29 september 2019 mazmur 40:7-11,   kmm 33,   bahan kotbah mazmur 40:7-11 sabda.com,   Jamita psalmen 40:7-11,   khotbah yosua 24 13-25,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,