Save Page
1 Tesalonika 3:1-13
Kabar baik yang dibawa oleh Timotius
3:1 Kami tidak dapat tahan lagi, karena itu kami mengambil keputusan untuk tinggal seorang diri di Atena. 3:2 Lalu kami mengirim Timotius, saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah dalam pemberitaan Injil Kristus, untuk menguatkan hatimu dan menasihatkan kamu tentang imanmu, 3:3 supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu. 3:4 Sebab, juga waktu kami bersama-sama dengan kamu, telah kami katakan kepada kamu, bahwa kita akan mengalami kesusahan. Dan hal itu, seperti kamu tahu, telah terjadi. 3:5 Itulah sebabnya, maka aku, karena tidak dapat tahan lagi, telah mengirim dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku kuatir kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau usaha kami menjadi sia-sia. 3:6 Tetapi sekarang, setelah Timotius datang kembali dari kamu dan membawa kabar yang menggembirakan tentang imanmu dan kasihmu, dan bahwa kamu selalu menaruh kenang-kenangan yang baik akan kami dan ingin untuk berjumpa dengan kami, seperti kami juga ingin untuk berjumpa dengan kamu, 3:7 maka kami juga, saudara-saudara, dalam segala kesesakan dan kesukaran kami menjadi terhibur oleh kamu dan oleh imanmu. 3:8 Sekarang kami hidup kembali, asal saja kamu teguh berdiri di dalam Tuhan. 3:9 Sebab ucapan syukur apakah yang dapat kami persembahkan kepada Allah atas segala sukacita, yang kami peroleh karena kamu, di hadapan Allah kita? 3:10 Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada imanmu. 3:11 Kiranya Dia, Allah dan Bapa kita, dan Yesus, Tuhan kita, membukakan kami jalan kepadamu. 3:12 Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu. 3:13 Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.

Penjelasan:
* 1Tes 3:1 - Tidak dapat tahan lagi // kami // Seorang diri
Tidak dapat tahan lagi. Tidak tahan lagi berpisah terus. Sekalipun Paulus memakai kata kami di sini, seperti di sepanjang surat ini, mungkin kata tersebut bersifat editorial. Seorang diri tampaknya membenarkan dugaan ini.

* 1Tes 3:2 - Saudara // saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah // menguatkan hati // menasihatkan' // tentang iman
Saudara. Timotius merupakan anak Paulus di dalam iman (I Tim. 1:2); tetapi karena misi ini, Paulus menekankan kemitraan dan bukan ketergantungan (bdg. II Kor. 1:1; Kol. 1:1; Flm. 1). Bukti dari naskah menunjukkan bahwa saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah merupakan perluasan dari suatu pernyataan semula: yakni hamba Allah atau kawan sekerja Allah. Yang pertama agak lebih banyak mendapat dukungan, sementara yang kedua lebih menakjubkan (walaupun lihat I Kor. 3:9) dam lebih kecil kemungkinannya merupakan pembetulan oleh juru tulis. Bagaimanapun juga, yang ditekankan oleh Paulus ialah kelayakan Timotius untuk melaksanakan misinya.
Yang lebih diperhatikan di sepanjang surat ini ialah kesejahteraan rohani daripada kesejahteraan jasmani orang-orang percaya. Tugas Timotius adalah menguatkan hati dan menasihatkan' mereka tentang iman mereka (sebagaimana dikemukakan Milligan, untuk kelanjutan pertumbuhan iman mereka) yang di sini dipakai bentuk aktif - pengalaman mempercayai.

* 1Tes 3:3 - Goyang iman // kita
Tugas Timotius dijelaskan lebih lanjut: untuk mencegah mereka tertarik oleh orang-orang Yahudi, yang mungkin memanfaatkan peluang yang terbuka akibat penganiayaan jemaat di Tesalonika untuk mencoba membujuk mereka agar meninggalkan iman. Goyang iman (sainesthai) mungkin tetap mengandung sebagian dari arti aslinya, menggoyang-goyangkan ekor, dan karena itu berarti "memperdayakan," atau "menyanjung" (sekalipun demikian Arndt memilih kata pindah). Penderitaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman hidup orang Kristen (Yoh. 16:33; Kis. 14:22). Perhatikan kata kita. Paulus, yang telah mengalami penderitaan melebihi yang lain, di sini bergabung dengan orang-orang percaya lain dalam penderitaan mereka.

* 1Tes 3:4 - Kamu sendiri tahu
Sebuah unsur hakiki dalam pesan rasul Paulus bagi jemaat di Tesalonika adalah penderitaan Kristus untuk penebusan (Kis. 17:3). Jemaat itu lahir di tengah-tengah penderitaan (Kis. 17:6). Paulus masih memiliki tanda-tanda dari perlakuan memalukan yang dialaminya di Filipi ketika ia memberitakan Injil di Tesalonika. Oleh karena itu, penderitaan seharusnya tidak mengejutkan mereka. Kamu sendiri tahu. Bentuk waktu imperfect menunjukkan bahwa Paulus telah berkali-kali mengingatkan mereka.

* 1Tes 3:5 - Supaya aku tahu // Imanmu // Si penggoda // telah dicobai // kalau-kalau
Bandingkan 3:1. Supaya aku tahu. Agar aku dapat mengetahui. Imanmu. Lihat tafsiran atas 3:2. Si penggoda menunjukkan aspek rayuan dalam pekerjaan Iblis. Iblis mencoba memakai penderitaan jasmaniah Kristus untuk mengalahkan-Nya secara rohani (Mat. 4:3), dan cara yang sama dipakainya untuk jemaat di Tesalonika. Kata kerja telah dicobai adalah dalam bentuk aoris indikatif dan menunjukkan bahwa si penggoda sudah melakukan pekerjaannya, sedangkan kata kerja kalau-kalau adalah dalam bentuk pengandaian, yang meragukan keberhasilan usaha Iblis tersebut.

* Laporan Timotius yang Menggembirakan (3:6-10).
Sesudah mengungkapkan kekhawatiran pribadinya atas nasib gereja, kini Paulus menyatakan bahwa dirinya telah terlepas dari beban tersebut ketika Timotius kembali.

* 1Tes 3:6 - Tetapi sekarang // Kabar yang menggembirakan // Iman // Kasih // Kenang-kenangan // baik
Tetapi sekarang menunjukkan kontras antara kekhawatiran Paulus sebelumnya dengan keyakinannya saat ini serta menunjukkan bahwa Timotius baru saja tiba (bdg. Kis. 18:5). Kabar yang menggembirakan. Akar kata Yunani dari istilah ini berarti "memberitakan kabar baik" sehingga menunjukkan bahwa laporan Timotius pada dasarnya merupakan "Injil" bagi jiwa rasul Paulus yang sedang gelisah. Kabar baik tersebut terdiri atas tiga hal: (1) Iman yang kokoh - hal mana yang paling dikhawatirkan oleh Paulus (3:5, 7); (2) Kasih mereka tetap - kendati menghadapi berbagai pencobaan yang tentu dapat menggoyahkan sikap mereka; (3) Kenang-kenangan mereka akan para rasul senantiasa baik kendati mereka mendapat teguran dan penganiayaan akibat kunjungan para rasul tersebut.

* 1Tes 3:7 - Terhibur, // kesesakan // kesukaran
Terhibur, maksudnya memperoleh dorongan semangat (bdg. 3:2). Nasib Paulus sendiri tidaklah bahagia, bahkan ketika dia menanti berita dari Makedonia sekalipun. Penganiayaan di Filipi, Tesalonika dan Berea diikuti oleh kesepian dan tanggapan acuh tak acuh di Atena (3:1; Kis. 17:32-34). Perlawanan yang gigih itu membuat dia sempat goyah sehingga harus memperoleh kepastian ilahi (Kis. 18:6-10). Tidak heran bahwa dia berbicara tentang kesesakan (tekanan yang membuat dirinya sesak) dan kesukaran (penganiayaan yang melampaui batas kemampuan).

* 1Tes 3:8 - Kami hidup // (sekarang) // teguh berdiri di dalam Tuhan // teguh berdiri
Kami hidup. Vitalitas baru telah merasuki tubuh Paulus yang makin lemah bersama dengan berita baik tentang iman jemaat di Tesalonika dan vitalitas itu tetap menyertai dia ketika menulis surat ini (sekarang). Sekalipun demikian, hal ini akan memudar kembali terkecuali orang-orang percaya di Tesalonika itu tetap teguh berdiri di dalam Tuhan. Bentuk kata kerjanya kelihatannya menunjukkan bahwa Paulus dengan penuh keyakinan mengharapkan mereka tetap teguh berdiri.

* 1Tes 3:9 - kepada Allah
Paulus tidak memuji dirinya atas kesehatan atau pertumbuhan gereja tersebut. Yang menumbuhkan adalah Allah (I Kor. 3:7). Tidak bermegah tetapi penuh ucapan syukur (bdg. 1:2 dst.; 2:13 dst.), dia bersukacita (bdg. 5:18) kepada Allah sebab Dia telah memungkinkan adanya sukacita itu.

* 1Tes 3:10 - muka dengan muka // Menambahkan
Berita yang dibawa oleh Timotius sanggup menghapus kekhawatiran Paulus, tetapi tidak mengurangi kerinduannya untuk menemui mereka (bdg. 2:17, 18; 3:6), suatu keinginan yang didorong oleh ikatan emosional yang kuat (keinginan untuk bertemu muka dengan muka) dan oleh perlunya memperbaiki beberapa kekurangan dalam iman mereka. Menambahkan (menyempurnakan; katartizo) artinya menyesuaikan sesuatu agar dapat dipakai dengan tepat dan dengan sepenuhnya.

* Doa Paulus (3:11-13).
Dia. Tujuan hidup Paulus ada di dalam kendali Allah. Nama lengkap Kristus menekankan keagungan-Nya. Paulus bergaul erat dengan Allah sebagai penerima doa dan sebagai subjek bersama dari kata kerja membukakan, yang bentuk tunggalnya (kateuthynai) mempersatukan subjek Allah dan Bapa kita dengan Yesus Tuhan kita secara sangat erat.

* 1Tes 3:12 - Tuhan // Berkelimpahan dalam kasih // (seorang terhadap yang lain) // terhadap semua orang // Sama seperti kami
Tuhan maksudnya, Kristus. Berkelimpahan dalam kasih. Bandingkan Filipi 1:9. Kasih memiliki kemampuan untuk bertumbuh terus tanpa batas. Kasih bertumbuh dalam intensitas terhadap seseorang dan meluas dengan merangkul orang lain. Kasih kristiani pertama-tama terarah kepada sesama orang percaya (seorang terhadap yang lain) dan kemudian menjangkau ke luar bagaikan kasih Allah terhadap semua orang. Kasih semacam ini hanya dapat dihasilkan oleh Roh Allah (Kol. 1:8; Gal. 5:22). Kasih Kristen, lebih daripada sekadar emosi atau rasa hangar, merupakan keinginan agar orang lain (bukan dirinya sendiri) dapat memiliki kesejahteraan yang menyeluruh. Sama seperti kami. Kasih Allah telah tercermin dari ucapan dan perilaku yang baik dari sang rasul.

* 1Tes 3:13 - kasih // kekudusan // tidak bercacat // di hadapan Allah, // Bapa // waktu kedatangan Kristus // Orang kudus
Perhatikan hubungan di antara kasih dengan kekudusan. Jika kasih merupakan hukum Kristen, maka kekudusan seseorang (pemisahan kepada Allah), terutama diukur dengan kasih. Sifat mementingkan diri merusak kekudusan ini; karena itu Paulus berdoa agar jemaat Tesalonika dapat hidup dalam kasih dan tidak bercacat dalam kekudusan mereka di hadapan Allah, yakni Allah yang karena kekudusan sempurna-Nya merupakan satu-satunya hakim yang dapat menghakimi kekudusan dengan benar. Allah menghakimi bukan sebagai kritikus yang kejam tetapi sebagai seorang Bapa yang penuh kasih. Saat perhitungan ialah waktu kedatangan Kristus (parousia, bdg. 2:19). Orang kudus. Secara harfiah, orang-orang kudus. Mungkin mencakup malaikat-malaikat kudus di samping orang-orang percaya yang sudah meninggal dunia yang memakai tubuh "yang tidak dibuat oleh tangan manusia" (II Kor. 5:1), yang menantikan kebangkitan tubuh-tubuh jasmaniah mereka. Untuk gambaran yang cocok lainnya tentang kedatangan Kristus bersama dengan seluruh bala surgawi-Nya lihat Matius 24:30, 31 dan Wahyu 19:11-14. Latar belakang Perjanjian Lamanya adalah Zakharia 14:5. Menurut Wahyu 19-20 kedatangan penuh kemuliaan ini membuka jalan bagi Kerajaan Seribu Tahun.

* Kekristenan dan penderitaan.
Nampaknya ada hubungan antara kekristenan dan penderitaan. Inilah sebuah kebenaran yang paling tidak disukai oleh orang Kristen. Tetapi, meskipun demikian iman Kristiani dan penderitaan akan sering kali berjalan bergandengan tangan.
Paulus telah mengingatkan jemaat Tesalonika bahwa kesusahan akan datang (ayat 3). Sekarang kesusahan sudah datang. Kini, Paulus mencemaskan iman jemaatnya, itu sebabnya ia mengirim Timotius untuk menguatkan dan menasihati mereka (ayat 1-5). Puji Tuhan, Timotius pulang membawa kabar yang sangat menggembirakan, yaitu bahwa iman dan kasih jemaat Tesalonika tidak tergoyahkan oleh penderitaan yang mereka alami (ayat 6). Berita ini sangat menghibur Paulus, yang saat itu sedang mengalami kesulitannya sendiri (ayat 7). Karena itu Paulus memanjatkan doa syukur (ayat 9) dan doa permohonan (ayat 10), agar Tuhan sendiri memelihara mereka dan menambahkan kasih serta iman mereka (ayat 12-13).

Seperti jemaat Tesalonika, kita pun akan diterpa penderitaan. Tetapi, ketika penderitaan itu datang menerpa kehidupan anak-anak Tuhan, jangan kita goyah apalagi jatuh. Karena kita memiliki teladan, bukan hanya rasul besar seperti Paulus, tetapi juga jemaat Tesalonika, yang tidak beda jauh daripada kita. Oleh sebab itu tidak ada alasan untuk goyah dan jatuh!
Renungkan: Waktu penderitaan melanda hidup kita, ingatlah bahwa Tuhan berdaulat untuk memelihara dan menjaga kita. Kita perlu berdoa untuk iman dan kasih agar bertahan dan menang.


SBU
MINGGU ADVEN III
KAMIS, 15 DESEMBER 2016
RENUNGAN PAGI
GB.58 -Berdoa
TIDAK PUTUS MENGUCAP SYUKUR

1 Tesalonika 2:13-20
Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sabagal perkataan manusia, tetapi - dan memang sungguh-sungguh demikian -sebagai firman Allah yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya. (ay.13)

Sampai hari ini saya tidak pernah putus mengucap syukur pada Tuhan. Mengapa? Karena Tuhan sudah membebaskan saya dari penyakit. Memang ada banyak alasan seseorang untuk mengucap syukur kepada Tuhan. Untuk kesehatan, pekerjaan, keluarga, dan sebagainya. Apa alasan Paulus mengucapkan syukur yang tidak putus seperti yang dikatakan dalam ayat 13.

Beberapa alasannya yaitu :
1. Firman Tuhan telah bekerja ditengah-tengah jemaat Tesalonika
2. Jemaat telah menjadi penurut jemaat-jemaat Allah di Yudea meskipun telah menderita.
3. Jemaat Tesalonika telah berusaha menjenguk Paulus
4. Jemaat Tesalonika telah menjadi sukacita dan kemegahan Paulus di hadapan Tuhan. Paulus mendapatkan sukacita yang membuat ia tidak putus untuk mengucap syukur kepada Tuhan.
Jerih lelahnya menyampaikan Pekabaran Injil meskipun harus menghadapi tantangan bahkan penganiayaan membuat Paulus tidak gentar karena ia melihat respons iman dan kesungguhan jemaat Tesalonika dalam mengikuti Tuhan.

Ingatlah beberapa hal bahkan banyak hal tentang kasih dan pemeliharaan Tuhan yang tidak terbatas. Mengucap syukur yang tidak pernah berhenti adalah tanda bahwa seseorang tidak pernah melupakan kasih dan pemeliharaan Tuhan. Bahkan hari baru yang akan dilalui ini pun akan ditempuh dengan penuh ucapan syukur. Ketika pengucapakan syukur kepada Tuhan keluar bersama dengan tarikan nafas kita. Rasakanlah damai, ketenangan dan kerelaan menjalani hari-hari bersama dengan Tuhan akan semakin terasa. Satu hal yang membuat kita tidak putus mengucap syukur adalah karena Injil yang diberitakan telah dihayati oleh umat yang semakin percaya pada Tuhan Yesus Kristus dalam suka dan duka.

KJ. 287a : 1,2
Doa : (Inilah syukur kami yang tidak pernah berubah. Kebaikan-Mu telah mengajarkan kami untuk tidak pernah berhenti mengucap syukur)


MINGGU ADVEN III
KAMIS, 15 DESEMBER 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.439:1 -Berdoa
JANGAN GOYANG IMAN

1 Tesalonika 3:1-13
Supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu. (ay.3)

Rasa kuatir menyelimuti diri Paulus. Apa penyebabnya? Bukan soal makan dan minum. Bahkan Paulus bukan kuatir untuk kepentingan diri sendiri. Rasa kuatir yang dialami Paulus ialah kuatir terhadap iman jemaat Tesalonika digoyangkan oleh para penggoda. Karena tidak tahan lagi memikirkan jemaat Tesalonika akhimya Paulus mengirim Timotius memberitakan lnjil Yesus serta menguatkan hati dan menasihatkan iman jemaat Tesalonika. Kemudian apa yang didengar Paulus dari Timotius? Apakah iman jemaat Tesalonika memang telah goyang oleh karena berbagai godaan. "Tetapi sekarang, setelah Timotius datang kembali dan kamu dan membawa kabar yang menggembirakan tentang imanmu dan kasihmu, dan bahwa kamu selalu menaruh kenang-kenangan yang baik akan kami dan ingin untuk berjumlah dengan kami, seperti kami juga ingin untuk berjumpa dengan kamu." (ay.6).

Paulus begitu bahagia mendengar  laporan dari Timotius bahwa iman jemaat Tesalonika tidak goyang. Sebelum istirahat malam ini. Adakah peristiwa yang terjadi hari ini telah mengoyangkan imanmu? Adakah orang-orang yang kau temui di sepanjang hari ini telah membuat engkau berpaling dan berbuat kejahatan. Di sekitar kita memang ada banyak cobaan dan godaan. Paulus seperti orangtua yang kuatir iman jemaat Tesalonika jadi goyang.

Namun Paulus bermegah, bersukacita dan bangga akan keteguhan iman jemaat Tesalonika. Kita juga bangga dan bersyukur pada Tuhan yang telah menguatkan iman percaya kita. Iman kita tidak goyang meskipun bertemu dengan orang-orang yang mengancam, menggoda dan menyakiti hati kita. Tepujilah Tuhan yang telah menguatkan semua orang kudus-Nya.

KJ.442 : 1,2
Doa : (Kuatkanlah kami ya Tuhan untuk tidak goyang kepercayaan kami meski pun dalam keadaan yang paling menakutkan)

Label:   1 Tesalonika 3:1-13 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 16 DESEMBER 2016 - BERHARAP DAN BERKARYA 1 Tesalonika 4:13-18 - MINGGU ADVEN III

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 14 DESEMBER 2016 - SALEH, ADIL TAK BERCACAT 1 Tesalonika 2:1-12 - MINGGU ADVEN III

Garis Besar 1 Tesalonika





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 Mei - Kidung Agung 1,2

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Hari ini, 23 Mei - Kidung Agung 1,2
rss lagu-gereja.com  Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni

Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 17 Desember 2019 - Yesaya 13:4-5 - MINGGU ADVEN III Yesaya 13:4-5 Penjelasan Ayat

Khotbah Ibadah GPIB Senin, 16 Desember 2019 - Yesaya 12:4-6 - MINGGU ADVEN III Yesaya 12:4-6 Penjelasan Ayat

Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 15 Desember 2019 - MANUSIA BERKESEMPATAN UNTUK HIDUP DI DALAM DAMAI SEJAHTERA - Zefanya 3:9-15 (SGD) - HARI MINGGU ADVEN III Zefanya 3:9-15 Penjelasan Ayat
Janji keselamatan, Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, Engkau tidak akan mendapat malu, Umat yang rendah hati dan lemah, Sisa Israel, Bersorak-sorailah, hai putri Sion, Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu
Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 14 Desember 2019 - Mazmur 72:1-11 - MINGGU ADVEN II Mazmur 72:1-11 Penjelasan Ayat

Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 13 Desember 2019 - Mazmur 60:1-7 - MINGGU ADVEN II Mazmur 60:1-7 Penjelasan Ayat




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Jumat, 17 Mei 2019
Open Heaven - Influencers Worship

Jumat, 17 Mei 2019
Beautiful - Influencers Worship

Jumat, 17 Mei 2019
Dance Like It's Done - Influencers Worship

Jumat, 17 Mei 2019
Halellujah - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Precious Angel - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Blowin in The Wind - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Jokerman - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Pressing On [Toronto, April 1980] - Bob Dylan

Senin, 13 Mei 2019
God Is With Us - Casting Crowns

Senin, 13 Mei 2019
Here I Go Again - Casting Crowns

Senin, 13 Mei 2019
Love Them Like Jesus - Casting Crowns

Senin, 13 Mei 2019
Courageous - Casting Crowns

Jumat, 10 Mei 2019
Hallelujah - Tori Kelly

Jumat, 10 Mei 2019
You Make Me Brave - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
Oceans (Where Feet May Fail) - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
Lord, I Need You - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
How Great Thou Art - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
Because of Who You are - Agnes Monica

Minggu, 05 Mei 2019
Revelation Song - Tori Kelly

Minggu, 05 Mei 2019
How He Loves - Tori Kelly / Romulo Costa

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



download Midi kj 427,   how to pronunce Plusquam ferrea aut lapidea corda esse oportet, quae non emolliet tam incomparabilis,   how to pronunce Plusquam ferrea aut lapidea corda esse oportet, quae non emolliet tam incomparabilis,   lagu persembahan kolekte sekolah minggu,   khotbah ibadah keluarga 2017,   lagu persembahan,   mazmur 102:2-3+13-23,   bahan jamita pslmen: 102:2-3, 13-23,   how to pronunce Plusquam ferrea aut lapidea corda esse oportet, quae non emolliet tam incomparabilis,   khotbah mazmur 84 ayat 13,   koor jika jiwaku berdoa,   kppk 337,   Kotbah kisah rasul 1:1-13,   khotbah katolik surat yakobus 1 : 2-7,   terima berkat ibadah kolom bulan,   tata ibadah 19 mei 2019 gpib kasih karunia medan,   doa persembahan syukur,   download lagu kasih yesus mengalir d hati,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   download lagu kasih yesus mengalir d hati,   kasih yesus indah dalam hidupku chord,   daniel 3 : 21-29,   daniel 3 : 21-29,   khotbah kristen gpib,   lagu gereja,   asibasaon minggu26 mei 2019,   lagu lagu persembahan beserta liriknya,   KHOTBAH 1 PETRUS 1:3-12,   download lagu rohani pentakosta,   mazmur 118 mp3,   lagu pengantar doa syafaat,   renungan mazmur 80:1-20,   jamita lukas 11:1-13,   lagu pengantar doa syafaat,   ilustrasi mazmur 102,   khotbah psalmen 102:2-3, 13-23,   ayat alkitab tentang persembahan kristen,   Kisah Para Rasul 15:22-29,   khotbah kristen gpib,   lagu pujilah sang pencipta maha mulia Gita bakti,   lirik Gita bakti pujilah sang pencipta,   lagu pujilah sang pencipta maha mulia Gita bakti,   khotbah kejadian 5:21-24,   khotbah kejadian 5:21-24,   lagu pujian pengucapan syukur,   khotbah kristen gpib,   renungan efesus 2:11-22,   lirik banyak perbuatan ,   kotbah daniel 3:21-29,   khotbah kristen gpib,   kumpulan khotbah tentang maleaki 3:18,   list lagu rohani GMS,   kumpulan khotbah tentang maleaki 3:18,   lagu persembahan,   kata kata berkat selesai ibadah,   terimalah berkat tuhan tuhan menghadapkan wajahnya,   GMS lagu mp3 free download,   lagu gms terbaru 2017,   sungguh alangkah baiknya kidung jemaat,   gms lagu,   michelle alatas mp3 rohani,   michelle alatas mp3 rohani,   lagu gms worship,   mazmur 6 tanggal 26 mei 2019,   mazmur 6 tanggal 26 mei 2019,   mazmur 6 tanggal 26 mei 2019,   kj 473a,   satu didalam roh hu chord,   chord lagu gerejawi terpopuler,   ilustrasi rohani dr Masmur 102:2+3+13-23,   ilustrasi rohani dr Masmur 102:2+3+13-23,   ilustrasi rohani dr Masmur 102:2+3+13-23,   minggu 26 mei 2019 almanak hkbp,   tafsiran markus 3:13-18,   lagu untuk hari minggu 26 mei 2019 hkbp,   lagu penutup ibadah,   khotbah katolik minggu 26 mei 2019,   https://www.bing.com/search?q=materi renungan khotbah amsal 17 : 21,   doa persembahan singkat,   download MP3 full lagu rohani Kristen versi ibrani,   ende hkbp thl 26 mei 2019,   renungan imamat 25 1 13,   ende hkbp thl 26 mei 2019,   mazmur 102:,13-23,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   lagu persembahan kolekte sekolah minggu,   lagu persembahan kolekte sekolah minggu,   not angka lagu anak sekolah minggu,   jamita psalmen 102: 2-3, 13-23,   mazmur 102 2-3,   lagu pentakosta lama dowloand,   lagu persrmbahan kristen,   download lagu rohani pentakosta,   cerita sekolah minggu yohanes 21:20-23,   renungan ayub 5:8-16,   download lagu kj pkj nkb,   homili injil Yohanes 15 : 18 - 21,   homili injil Yohanes 15 : 18 - 21,   lagu ucapan syukur,   Ppk 13 pujilah allah,   ilustrasi mazmur 102,   Yohanes 12 44,   ilustrasi mazmur 102,   khotbah psalmen 102: 2-3 ; 13-23,   lirik lagu rohani senja membayang,   khotbah ibadah keluarga 2017,   mada bsakti 236,   Lagu Rohani Gms terbaru,   when isee the blood donald lawrence,   kerinduanku datang padamu,   when isee the blood donald lawrence,   lirik lagu KITA MENABURKAN BIJI KEBENARAN,   khotbah lukas 10:25-37 gke,   khotbah 1 raja raja 19:1-18,   khotbah pengkhotbah 8:9-17,   khotbah masmur 145:14-21,   download boanerges album,   keluaran 3:1-14,   khotbah lukas 10:25-37 gke,   instrumen gita bakti 394,   when isee the blood donald lawrence,    download gita bakti 394,    download gita bakti 394,    download gita bakti 394,   gita bakti 394,   tafsiran markus 5:25-34,   gita bakti 394,   khotbah yohanes 21 1-14,   khotbah yohanes 21 1-14,   khotbah amsal 1:2-7,   lagu persembahan di remaga,   membangun jemaat gereja toraja tahun 2019 tanggal 19 mei 2019,   lagu persembahan,   lagu rohani instrumental,   buku agenda GPIB 2019,   buku agenda GPIB 2019,   when isee the blood donald lawrence,   dumaisi hutabarat rohani mp3,   berkat menjadi laknat,   lagu rohani kristiani protestan,   lagu rohani kristiani protestan,   ilustrasi mazmur 102,   lagu safaat,   lagu rohani kristiani protestan,   khotbah ezra 6 13 - 18,   lagu rohani kristiani protestan,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   chord bapa ku datan,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   contoh kotbah minggu 26 mei 2019,   pkj 289,   ezra 6:13-18,   khotbah lukas 10:25-37 gke,   jamita partangiangan hkbp pesalmen 102:2-3,13-23,   lagu rohani menyentuh hati,   ronhkasan khotbah mazmur102:2-3,13-23,   chord bapa ku datan,   lirik lagu rohani pengampunan,   chord bapa ku datan,   lagu rohani penyesalan,   lagu rohani penyesalan,   Renungan sgdk gpib 21 mei 2019,   lagu rohani penyesalan,   lagu rohani penyesalan,   chord bapa ku datan,   khotbah mazmur 102 2 3 13 23,   michelle alatas mp3 rohani,   nast pengantar persembahan,   nast pengantar persembahan,   nast pengantar persembahan,