Dilihat: 2598 x

Save Page
1 Tesalonika 3:1-13
Kabar baik yang dibawa oleh Timotius
3:1 Kami tidak dapat tahan lagi, karena itu kami mengambil keputusan untuk tinggal seorang diri di Atena. 3:2 Lalu kami mengirim Timotius, saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah dalam pemberitaan Injil Kristus, untuk menguatkan hatimu dan menasihatkan kamu tentang imanmu, 3:3 supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu. 3:4 Sebab, juga waktu kami bersama-sama dengan kamu, telah kami katakan kepada kamu, bahwa kita akan mengalami kesusahan. Dan hal itu, seperti kamu tahu, telah terjadi. 3:5 Itulah sebabnya, maka aku, karena tidak dapat tahan lagi, telah mengirim dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku kuatir kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau usaha kami menjadi sia-sia. 3:6 Tetapi sekarang, setelah Timotius datang kembali dari kamu dan membawa kabar yang menggembirakan tentang imanmu dan kasihmu, dan bahwa kamu selalu menaruh kenang-kenangan yang baik akan kami dan ingin untuk berjumpa dengan kami, seperti kami juga ingin untuk berjumpa dengan kamu, 3:7 maka kami juga, saudara-saudara, dalam segala kesesakan dan kesukaran kami menjadi terhibur oleh kamu dan oleh imanmu. 3:8 Sekarang kami hidup kembali, asal saja kamu teguh berdiri di dalam Tuhan. 3:9 Sebab ucapan syukur apakah yang dapat kami persembahkan kepada Allah atas segala sukacita, yang kami peroleh karena kamu, di hadapan Allah kita? 3:10 Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada imanmu. 3:11 Kiranya Dia, Allah dan Bapa kita, dan Yesus, Tuhan kita, membukakan kami jalan kepadamu. 3:12 Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu. 3:13 Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.

Penjelasan:
* 1Tes 3:1 - Tidak dapat tahan lagi // kami // Seorang diri
Tidak dapat tahan lagi. Tidak tahan lagi berpisah terus. Sekalipun Paulus memakai kata kami di sini, seperti di sepanjang surat ini, mungkin kata tersebut bersifat editorial. Seorang diri tampaknya membenarkan dugaan ini.

* 1Tes 3:2 - Saudara // saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah // menguatkan hati // menasihatkan' // tentang iman
Saudara. Timotius merupakan anak Paulus di dalam iman (I Tim. 1:2); tetapi karena misi ini, Paulus menekankan kemitraan dan bukan ketergantungan (bdg. II Kor. 1:1; Kol. 1:1; Flm. 1). Bukti dari naskah menunjukkan bahwa saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah merupakan perluasan dari suatu pernyataan semula: yakni hamba Allah atau kawan sekerja Allah. Yang pertama agak lebih banyak mendapat dukungan, sementara yang kedua lebih menakjubkan (walaupun lihat I Kor. 3:9) dam lebih kecil kemungkinannya merupakan pembetulan oleh juru tulis. Bagaimanapun juga, yang ditekankan oleh Paulus ialah kelayakan Timotius untuk melaksanakan misinya.
Yang lebih diperhatikan di sepanjang surat ini ialah kesejahteraan rohani daripada kesejahteraan jasmani orang-orang percaya. Tugas Timotius adalah menguatkan hati dan menasihatkan' mereka tentang iman mereka (sebagaimana dikemukakan Milligan, untuk kelanjutan pertumbuhan iman mereka) yang di sini dipakai bentuk aktif - pengalaman mempercayai.

* 1Tes 3:3 - Goyang iman // kita
Tugas Timotius dijelaskan lebih lanjut: untuk mencegah mereka tertarik oleh orang-orang Yahudi, yang mungkin memanfaatkan peluang yang terbuka akibat penganiayaan jemaat di Tesalonika untuk mencoba membujuk mereka agar meninggalkan iman. Goyang iman (sainesthai) mungkin tetap mengandung sebagian dari arti aslinya, menggoyang-goyangkan ekor, dan karena itu berarti "memperdayakan," atau "menyanjung" (sekalipun demikian Arndt memilih kata pindah). Penderitaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman hidup orang Kristen (Yoh. 16:33; Kis. 14:22). Perhatikan kata kita. Paulus, yang telah mengalami penderitaan melebihi yang lain, di sini bergabung dengan orang-orang percaya lain dalam penderitaan mereka.

* 1Tes 3:4 - Kamu sendiri tahu
Sebuah unsur hakiki dalam pesan rasul Paulus bagi jemaat di Tesalonika adalah penderitaan Kristus untuk penebusan (Kis. 17:3). Jemaat itu lahir di tengah-tengah penderitaan (Kis. 17:6). Paulus masih memiliki tanda-tanda dari perlakuan memalukan yang dialaminya di Filipi ketika ia memberitakan Injil di Tesalonika. Oleh karena itu, penderitaan seharusnya tidak mengejutkan mereka. Kamu sendiri tahu. Bentuk waktu imperfect menunjukkan bahwa Paulus telah berkali-kali mengingatkan mereka.

* 1Tes 3:5 - Supaya aku tahu // Imanmu // Si penggoda // telah dicobai // kalau-kalau
Bandingkan 3:1. Supaya aku tahu. Agar aku dapat mengetahui. Imanmu. Lihat tafsiran atas 3:2. Si penggoda menunjukkan aspek rayuan dalam pekerjaan Iblis. Iblis mencoba memakai penderitaan jasmaniah Kristus untuk mengalahkan-Nya secara rohani (Mat. 4:3), dan cara yang sama dipakainya untuk jemaat di Tesalonika. Kata kerja telah dicobai adalah dalam bentuk aoris indikatif dan menunjukkan bahwa si penggoda sudah melakukan pekerjaannya, sedangkan kata kerja kalau-kalau adalah dalam bentuk pengandaian, yang meragukan keberhasilan usaha Iblis tersebut.

* Laporan Timotius yang Menggembirakan (3:6-10).
Sesudah mengungkapkan kekhawatiran pribadinya atas nasib gereja, kini Paulus menyatakan bahwa dirinya telah terlepas dari beban tersebut ketika Timotius kembali.

* 1Tes 3:6 - Tetapi sekarang // Kabar yang menggembirakan // Iman // Kasih // Kenang-kenangan // baik
Tetapi sekarang menunjukkan kontras antara kekhawatiran Paulus sebelumnya dengan keyakinannya saat ini serta menunjukkan bahwa Timotius baru saja tiba (bdg. Kis. 18:5). Kabar yang menggembirakan. Akar kata Yunani dari istilah ini berarti "memberitakan kabar baik" sehingga menunjukkan bahwa laporan Timotius pada dasarnya merupakan "Injil" bagi jiwa rasul Paulus yang sedang gelisah. Kabar baik tersebut terdiri atas tiga hal: (1) Iman yang kokoh - hal mana yang paling dikhawatirkan oleh Paulus (3:5, 7); (2) Kasih mereka tetap - kendati menghadapi berbagai pencobaan yang tentu dapat menggoyahkan sikap mereka; (3) Kenang-kenangan mereka akan para rasul senantiasa baik kendati mereka mendapat teguran dan penganiayaan akibat kunjungan para rasul tersebut.

* 1Tes 3:7 - Terhibur, // kesesakan // kesukaran
Terhibur, maksudnya memperoleh dorongan semangat (bdg. 3:2). Nasib Paulus sendiri tidaklah bahagia, bahkan ketika dia menanti berita dari Makedonia sekalipun. Penganiayaan di Filipi, Tesalonika dan Berea diikuti oleh kesepian dan tanggapan acuh tak acuh di Atena (3:1; Kis. 17:32-34). Perlawanan yang gigih itu membuat dia sempat goyah sehingga harus memperoleh kepastian ilahi (Kis. 18:6-10). Tidak heran bahwa dia berbicara tentang kesesakan (tekanan yang membuat dirinya sesak) dan kesukaran (penganiayaan yang melampaui batas kemampuan).

* 1Tes 3:8 - Kami hidup // (sekarang) // teguh berdiri di dalam Tuhan // teguh berdiri
Kami hidup. Vitalitas baru telah merasuki tubuh Paulus yang makin lemah bersama dengan berita baik tentang iman jemaat di Tesalonika dan vitalitas itu tetap menyertai dia ketika menulis surat ini (sekarang). Sekalipun demikian, hal ini akan memudar kembali terkecuali orang-orang percaya di Tesalonika itu tetap teguh berdiri di dalam Tuhan. Bentuk kata kerjanya kelihatannya menunjukkan bahwa Paulus dengan penuh keyakinan mengharapkan mereka tetap teguh berdiri.

* 1Tes 3:9 - kepada Allah
Paulus tidak memuji dirinya atas kesehatan atau pertumbuhan gereja tersebut. Yang menumbuhkan adalah Allah (I Kor. 3:7). Tidak bermegah tetapi penuh ucapan syukur (bdg. 1:2 dst.; 2:13 dst.), dia bersukacita (bdg. 5:18) kepada Allah sebab Dia telah memungkinkan adanya sukacita itu.

* 1Tes 3:10 - muka dengan muka // Menambahkan
Berita yang dibawa oleh Timotius sanggup menghapus kekhawatiran Paulus, tetapi tidak mengurangi kerinduannya untuk menemui mereka (bdg. 2:17, 18; 3:6), suatu keinginan yang didorong oleh ikatan emosional yang kuat (keinginan untuk bertemu muka dengan muka) dan oleh perlunya memperbaiki beberapa kekurangan dalam iman mereka. Menambahkan (menyempurnakan; katartizo) artinya menyesuaikan sesuatu agar dapat dipakai dengan tepat dan dengan sepenuhnya.

* Doa Paulus (3:11-13).
Dia. Tujuan hidup Paulus ada di dalam kendali Allah. Nama lengkap Kristus menekankan keagungan-Nya. Paulus bergaul erat dengan Allah sebagai penerima doa dan sebagai subjek bersama dari kata kerja membukakan, yang bentuk tunggalnya (kateuthynai) mempersatukan subjek Allah dan Bapa kita dengan Yesus Tuhan kita secara sangat erat.

* 1Tes 3:12 - Tuhan // Berkelimpahan dalam kasih // (seorang terhadap yang lain) // terhadap semua orang // Sama seperti kami
Tuhan maksudnya, Kristus. Berkelimpahan dalam kasih. Bandingkan Filipi 1:9. Kasih memiliki kemampuan untuk bertumbuh terus tanpa batas. Kasih bertumbuh dalam intensitas terhadap seseorang dan meluas dengan merangkul orang lain. Kasih kristiani pertama-tama terarah kepada sesama orang percaya (seorang terhadap yang lain) dan kemudian menjangkau ke luar bagaikan kasih Allah terhadap semua orang. Kasih semacam ini hanya dapat dihasilkan oleh Roh Allah (Kol. 1:8; Gal. 5:22). Kasih Kristen, lebih daripada sekadar emosi atau rasa hangar, merupakan keinginan agar orang lain (bukan dirinya sendiri) dapat memiliki kesejahteraan yang menyeluruh. Sama seperti kami. Kasih Allah telah tercermin dari ucapan dan perilaku yang baik dari sang rasul.

* 1Tes 3:13 - kasih // kekudusan // tidak bercacat // di hadapan Allah, // Bapa // waktu kedatangan Kristus // Orang kudus
Perhatikan hubungan di antara kasih dengan kekudusan. Jika kasih merupakan hukum Kristen, maka kekudusan seseorang (pemisahan kepada Allah), terutama diukur dengan kasih. Sifat mementingkan diri merusak kekudusan ini; karena itu Paulus berdoa agar jemaat Tesalonika dapat hidup dalam kasih dan tidak bercacat dalam kekudusan mereka di hadapan Allah, yakni Allah yang karena kekudusan sempurna-Nya merupakan satu-satunya hakim yang dapat menghakimi kekudusan dengan benar. Allah menghakimi bukan sebagai kritikus yang kejam tetapi sebagai seorang Bapa yang penuh kasih. Saat perhitungan ialah waktu kedatangan Kristus (parousia, bdg. 2:19). Orang kudus. Secara harfiah, orang-orang kudus. Mungkin mencakup malaikat-malaikat kudus di samping orang-orang percaya yang sudah meninggal dunia yang memakai tubuh "yang tidak dibuat oleh tangan manusia" (II Kor. 5:1), yang menantikan kebangkitan tubuh-tubuh jasmaniah mereka. Untuk gambaran yang cocok lainnya tentang kedatangan Kristus bersama dengan seluruh bala surgawi-Nya lihat Matius 24:30, 31 dan Wahyu 19:11-14. Latar belakang Perjanjian Lamanya adalah Zakharia 14:5. Menurut Wahyu 19-20 kedatangan penuh kemuliaan ini membuka jalan bagi Kerajaan Seribu Tahun.

* Kekristenan dan penderitaan.
Nampaknya ada hubungan antara kekristenan dan penderitaan. Inilah sebuah kebenaran yang paling tidak disukai oleh orang Kristen. Tetapi, meskipun demikian iman Kristiani dan penderitaan akan sering kali berjalan bergandengan tangan.
Paulus telah mengingatkan jemaat Tesalonika bahwa kesusahan akan datang (ayat 3). Sekarang kesusahan sudah datang. Kini, Paulus mencemaskan iman jemaatnya, itu sebabnya ia mengirim Timotius untuk menguatkan dan menasihati mereka (ayat 1-5). Puji Tuhan, Timotius pulang membawa kabar yang sangat menggembirakan, yaitu bahwa iman dan kasih jemaat Tesalonika tidak tergoyahkan oleh penderitaan yang mereka alami (ayat 6). Berita ini sangat menghibur Paulus, yang saat itu sedang mengalami kesulitannya sendiri (ayat 7). Karena itu Paulus memanjatkan doa syukur (ayat 9) dan doa permohonan (ayat 10), agar Tuhan sendiri memelihara mereka dan menambahkan kasih serta iman mereka (ayat 12-13).

Seperti jemaat Tesalonika, kita pun akan diterpa penderitaan. Tetapi, ketika penderitaan itu datang menerpa kehidupan anak-anak Tuhan, jangan kita goyah apalagi jatuh. Karena kita memiliki teladan, bukan hanya rasul besar seperti Paulus, tetapi juga jemaat Tesalonika, yang tidak beda jauh daripada kita. Oleh sebab itu tidak ada alasan untuk goyah dan jatuh!
Renungkan: Waktu penderitaan melanda hidup kita, ingatlah bahwa Tuhan berdaulat untuk memelihara dan menjaga kita. Kita perlu berdoa untuk iman dan kasih agar bertahan dan menang.


SBU
MINGGU ADVEN III
KAMIS, 15 DESEMBER 2016
RENUNGAN PAGI
GB.58 -Berdoa
TIDAK PUTUS MENGUCAP SYUKUR

1 Tesalonika 2:13-20
Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sabagal perkataan manusia, tetapi - dan memang sungguh-sungguh demikian -sebagai firman Allah yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya. (ay.13)

Sampai hari ini saya tidak pernah putus mengucap syukur pada Tuhan. Mengapa? Karena Tuhan sudah membebaskan saya dari penyakit. Memang ada banyak alasan seseorang untuk mengucap syukur kepada Tuhan. Untuk kesehatan, pekerjaan, keluarga, dan sebagainya. Apa alasan Paulus mengucapkan syukur yang tidak putus seperti yang dikatakan dalam ayat 13.

Beberapa alasannya yaitu :
1. Firman Tuhan telah bekerja ditengah-tengah jemaat Tesalonika
2. Jemaat telah menjadi penurut jemaat-jemaat Allah di Yudea meskipun telah menderita.
3. Jemaat Tesalonika telah berusaha menjenguk Paulus
4. Jemaat Tesalonika telah menjadi sukacita dan kemegahan Paulus di hadapan Tuhan. Paulus mendapatkan sukacita yang membuat ia tidak putus untuk mengucap syukur kepada Tuhan.
Jerih lelahnya menyampaikan Pekabaran Injil meskipun harus menghadapi tantangan bahkan penganiayaan membuat Paulus tidak gentar karena ia melihat respons iman dan kesungguhan jemaat Tesalonika dalam mengikuti Tuhan.

Ingatlah beberapa hal bahkan banyak hal tentang kasih dan pemeliharaan Tuhan yang tidak terbatas. Mengucap syukur yang tidak pernah berhenti adalah tanda bahwa seseorang tidak pernah melupakan kasih dan pemeliharaan Tuhan. Bahkan hari baru yang akan dilalui ini pun akan ditempuh dengan penuh ucapan syukur. Ketika pengucapakan syukur kepada Tuhan keluar bersama dengan tarikan nafas kita. Rasakanlah damai, ketenangan dan kerelaan menjalani hari-hari bersama dengan Tuhan akan semakin terasa. Satu hal yang membuat kita tidak putus mengucap syukur adalah karena Injil yang diberitakan telah dihayati oleh umat yang semakin percaya pada Tuhan Yesus Kristus dalam suka dan duka.

KJ. 287a : 1,2
Doa : (Inilah syukur kami yang tidak pernah berubah. Kebaikan-Mu telah mengajarkan kami untuk tidak pernah berhenti mengucap syukur)


MINGGU ADVEN III
KAMIS, 15 DESEMBER 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.439:1 -Berdoa
JANGAN GOYANG IMAN

1 Tesalonika 3:1-13
Supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu. (ay.3)

Rasa kuatir menyelimuti diri Paulus. Apa penyebabnya? Bukan soal makan dan minum. Bahkan Paulus bukan kuatir untuk kepentingan diri sendiri. Rasa kuatir yang dialami Paulus ialah kuatir terhadap iman jemaat Tesalonika digoyangkan oleh para penggoda. Karena tidak tahan lagi memikirkan jemaat Tesalonika akhimya Paulus mengirim Timotius memberitakan lnjil Yesus serta menguatkan hati dan menasihatkan iman jemaat Tesalonika. Kemudian apa yang didengar Paulus dari Timotius? Apakah iman jemaat Tesalonika memang telah goyang oleh karena berbagai godaan. "Tetapi sekarang, setelah Timotius datang kembali dan kamu dan membawa kabar yang menggembirakan tentang imanmu dan kasihmu, dan bahwa kamu selalu menaruh kenang-kenangan yang baik akan kami dan ingin untuk berjumlah dengan kami, seperti kami juga ingin untuk berjumpa dengan kamu." (ay.6).

Paulus begitu bahagia mendengar  laporan dari Timotius bahwa iman jemaat Tesalonika tidak goyang. Sebelum istirahat malam ini. Adakah peristiwa yang terjadi hari ini telah mengoyangkan imanmu? Adakah orang-orang yang kau temui di sepanjang hari ini telah membuat engkau berpaling dan berbuat kejahatan. Di sekitar kita memang ada banyak cobaan dan godaan. Paulus seperti orangtua yang kuatir iman jemaat Tesalonika jadi goyang.

Namun Paulus bermegah, bersukacita dan bangga akan keteguhan iman jemaat Tesalonika. Kita juga bangga dan bersyukur pada Tuhan yang telah menguatkan iman percaya kita. Iman kita tidak goyang meskipun bertemu dengan orang-orang yang mengancam, menggoda dan menyakiti hati kita. Tepujilah Tuhan yang telah menguatkan semua orang kudus-Nya.

KJ.442 : 1,2
Doa : (Kuatkanlah kami ya Tuhan untuk tidak goyang kepercayaan kami meski pun dalam keadaan yang paling menakutkan)

Label:   1 Tesalonika 3:1-13 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 16 DESEMBER 2016 - BERHARAP DAN BERKARYA 1 Tesalonika 4:13-18 - MINGGU ADVEN III

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 14 DESEMBER 2016 - SALEH, ADIL TAK BERCACAT 1 Tesalonika 2:1-12 - MINGGU ADVEN III

Garis Besar 1 Tesalonika





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 26 Agustus - Mazmur 82; 2 Tawarikh 20; Mazmur 83


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Beli Kaos C59. Klik Disni






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH SYUKUR HUT KEMERDEKAAN RI KE-74

TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 25 Agustus 2019
Made A Way - Travis Greene

Minggu, 25 Agustus 2019
While I'm Waiting - Travis Greene feat. Chandler Moore

Minggu, 25 Agustus 2019
Nothing But The Blood - Travis Greene

Minggu, 25 Agustus 2019
Without Your Love - Travis Greene

Minggu, 25 Agustus 2019
Worship Rise - Travis Greene

Minggu, 25 Agustus 2019
Won't Let Go - Travis Greene

Minggu, 25 Agustus 2019
We Labor Unto Glory - The Porter`s Gate

Minggu, 25 Agustus 2019
Little Things With Great Love - The Porter`s Gate

Minggu, 25 Agustus 2019
The Earth Shall Know - The Porter`s Gate feat. Urban Doxology, Casey J & Leslie Jordan

Minggu, 25 Agustus 2019
Nothing to Fear - The Porter`s Gate feat. Audrey Assad

Minggu, 25 Agustus 2019
Establish the Work of Our Hands (feat. Aaron Keyes & Urban Doxology) - The Porter`s Gate

Sabtu, 24 Agustus 2019
More Than I Can Bear - Kirk Franklin

Sabtu, 24 Agustus 2019
I Smile - Kirk Franklin

Sabtu, 24 Agustus 2019
Better - Pat Barrett

Minggu, 18 Agustus 2019
I'm Not Alright - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Changed - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Commitment - Sanctus Real

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



khotbah 1 Tawarik 6 : 31-53,   dari sinai beralih kesion,   maksud dari lukas 8 17,   renungan Roma 2 ayat 1 sampai 16,   lagu batak full album mp3,   lirik lagu rohani pembuka ibadah,   Tata Ibadah HUT Lansia GKI,   liturgi ulang tahun lansia,   Tata Ibadah Hari Ulang Tahun Orang Lanjut Usia (Kristen),   tata ibadah lansia gmim,   matius 6:5-15,   lagu satriaksih,   liturgi ibadah lansia,   Tata Ibadah HUT Lansia (Kristen),   lagu rohani kristen mp3 free download,   khotbah 1 tawarikh 6 : 31-54,   download lagu GMS,   great is thy faithfilness kpri,   kotbah kristen nehemia 13 : 25-31 kotbah Penta kosta,    sermon dari ayat matius 19 ayat 1-12,   mars teruna gpib kord,   mars teruna gpib kord,   mars teruna gpib kord,   Lagu babtisan,   khotbah mazmur 147:1-6,   khotbah mazmur 147:1-6,   Kotbah bulan Agustus 2019,   renungan ibadah keluarga kejadian 3,   renungan ibadah keluarga kejadian3,   renungan ibadah keluarga kejadian3,   sabda bina umat agustus 2019,   download instrumen piano lagu agama aku berserah,   khotbah kristen nehemia 13 : 25-31 khotbah Pentakosta,   khotbah kristen nehemia 13 : 25-31 khotbah Pentakosta,   khotbah kristen nehemia 13 : 25-31 khotbah Pentakosta,   Lirik tasbiih al rab,   kumpulan lagu rohani gpdi,   khotbah mazmur 147:1-6,    3 Musa 25:39-43 apa artinya,   buku pujian methodist,   3 musa 25 : 39 _ 43 apa maksudnya,   3 musa 25 : 39 _ 43 apa maksudnya,   kumpulan syair lagu rohani grace simon,   kumpulan syair lagu rohani grace simon,   lagu rohani mazmur,   renungan 1 tawarikh 6:31-53,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   tatacara ibadah gky,   lagu pengakuan dlsa,   lagu greja,   Lagu kidung jemaat yang menuntun khotbah ulang tahun,   Lagu kidung jemaat yang menuntun khotbah ulang tahun,   Lagu kidung jemaat yang menuntun hotbah ulang tahun,   kotbah gpib Nehemia 1 1-7,   kotbah gpib Nehemia 1 1-7,   kotbah gpib Nehemia 1 1-7,   Lagu2 rohani indonesia timur,   khotbah kejadian 3,   maranatha tuhan datanglah lirik,   hotbah roma 13:1-7,   tafsiran 1 tawarikh 6:31-53,   ayat untuk persembahan,   AYAT ALKITAB TENTANG MEMBERI PERSEMBAHAN,   karismatik katolik lagu mp3,   doa persembahan kolekte,   3musa 25:39-43 batak toba,   3musa 25:39-43,   lagu batak gereja hkbp,   3 musa 25:39,   hotbah roma 13:1-7,   3 musa 25:39-43 batak,   tata ibadah gpib 25 agustus 2019,   kotbah dari imamat 25:39-43,   kj hkbp no 119,   www.renungan lukas 13 22 30,   renungan 1 tawarikh 6,   khotbah 1 tawarikh 6:31-53,   sabda bina umat agustus 2019,   sabda bina umat agustus 2019,   buku pujian methodist,   khotbah dari lukas 6:27-36,   renungan 1 tawarikh 6:31-53,   download kidung keesaan,   Lagu rohani advent jilid 1,   Lagu rohani advent jilid 1,   khotbah 1 tawarikh 25 1-7,   download lagu rohani kristen 2019,   renungan alkitab lukas 13:22-30,   lagu pemberkatan nikah,   lagu pemberkatan nikah,   doa deklarasi persembahan,   doa deklarasi persembahan,   doa deklarasi persembahan,   renungan pkb 1 tawarikh 6:31-53,   renungan harian 1 tawarikh 6:31-53,   renungan pkb 1 tawarikh 6:31-53,   kidung muda mudi,   renungan Tawarikh 6 : 31-53,   kunci lagu rohani elsady2 nada dasa f,   renungan Tawarikh 6 : 31-53,   kemerdekaan terakhir bagi orang benar Maleakhi 3 :13 -14khotbah kristen,   1 tawarikh 6:31-49,   kemerdekaan terakhir bagi orang benar Maleakhi 3 :13 -14khotbah kristen,   kotbah lukas 6:27-36,   nkb 119 dengan notasi,   download aplikasi kidung ceria,   renungan injil lukas 13:22-30,   khotbah dari matius 7:17-18,   renungan tentang kemerdekaan kristen kaitan dengan Lukas 12 : 13 21,   mars pelkat Pt,   khotbah dari matius 7:17-18,   1 tawarikh 6:31-49,   Mazmur 119;5-15 (bahasa toraja),   kotbah 1petrus3:8-12,   apa arti ipuh dlm amos 5:7,   sabda bina umat agustus 2019,   lagu pujian rohani kemerdekaan,   pkj 223,   imamat 25 : 39-43,   lagu penutup ibadah pemuda,   download lagu rohani takkan pernah terlambat pertolonganmu,   lagu sekolah minggu terbaru 2019,   KK 476 Berlimpah Sukacita Dihatiku ,   lagu penutup ibadah pengucapan syukur,   Kidung Keesaan 399 Mengikut Yesus Keputusanku,   download MIDI rohany kapata grup,   pengertian lukas6:27-36,   download instrument lagu rohani,   lagu walau seribu lidahku,   lagu walau seribu lidahku,   chord lagu tabu gendang,   di pintumu kudatang dan mengetok mp3,   kidung puji pujian kristen walau seribu lidahku graha bethany nginden,   lukas 13 22-30,   reungan roma 11: 33-36,   ilustrasi dalam roma 11: 33-36,   mp3 lagu rohani terbaru 2019,   Khotbah 3 musa 25:39-43,   doa persembahan,   download lagu kristen arab,   download lagu kristen arab,   renungan injil luk 13:23-30,   lagu penutup ibadah pemuda,   khotbah: Efesus 3:20-21,   lagu untuk pembukaan ibadah raya,   Rancangan khotbah ibadah minggu ,dari nas Ratapan 1:1-6?,   Renungan imamat 25:39-43,   hatorangan ni lukas6:27-36,   hatorangan ni lukas6:27-36,   partitur nkb 100,   CATATAN KHOTBAH PENDETA TENTANG MENGHAKIMI DI DALAM ROMA 14 AYAT 1 SAMPAI 12,   CATATAN KHOTBAH PENDETA TENTANG MENGHAKIMI DI DALAM ROMA 14 AYAT 1 SAMPAI 12,   CATATAN KHOTBAH PENDETA TENTANG MENGHAKIMI DI DALAM ROMA 14 AYAT 1 SAMPAI 12,   CATATAN KHOTBAH PENDETA TENTANG MENGHAKIMI DI DALAM ROMA 14 AYAT 1 SAMPAI 12,   Cerita kerna amsal 12:1-4,   Renungan kolose 2:16-23,   Kotbah pendeta amsal 12:1-4,   kidung keesaan,   kidung keesaan 2,   Khotbah minggu 25 agustus 2019 BNKP,   kita semua anak raja sekolah minggu mp3,   1 tawarikh 6:31-53 stemi,   lagu penutup ibadah Pemuda Remaja,   khotbah lukas 6 : 27 - 36,   lagu penutup ibadah Pemuda Remaja,   sabda bina umat 23 agustus 2019 ,   renungan kotbah. Yesaya 40: 37-41.,   lagu rohani GPI,   Lukas 6 :1-5,   lagu penyembahan pantekosta,   khotbah kristen tentang kemunafikan,