Save Page
1 Tesalonika 3:1-13
Kabar baik yang dibawa oleh Timotius
3:1 Kami tidak dapat tahan lagi, karena itu kami mengambil keputusan untuk tinggal seorang diri di Atena. 3:2 Lalu kami mengirim Timotius, saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah dalam pemberitaan Injil Kristus, untuk menguatkan hatimu dan menasihatkan kamu tentang imanmu, 3:3 supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu. 3:4 Sebab, juga waktu kami bersama-sama dengan kamu, telah kami katakan kepada kamu, bahwa kita akan mengalami kesusahan. Dan hal itu, seperti kamu tahu, telah terjadi. 3:5 Itulah sebabnya, maka aku, karena tidak dapat tahan lagi, telah mengirim dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku kuatir kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau usaha kami menjadi sia-sia. 3:6 Tetapi sekarang, setelah Timotius datang kembali dari kamu dan membawa kabar yang menggembirakan tentang imanmu dan kasihmu, dan bahwa kamu selalu menaruh kenang-kenangan yang baik akan kami dan ingin untuk berjumpa dengan kami, seperti kami juga ingin untuk berjumpa dengan kamu, 3:7 maka kami juga, saudara-saudara, dalam segala kesesakan dan kesukaran kami menjadi terhibur oleh kamu dan oleh imanmu. 3:8 Sekarang kami hidup kembali, asal saja kamu teguh berdiri di dalam Tuhan. 3:9 Sebab ucapan syukur apakah yang dapat kami persembahkan kepada Allah atas segala sukacita, yang kami peroleh karena kamu, di hadapan Allah kita? 3:10 Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada imanmu. 3:11 Kiranya Dia, Allah dan Bapa kita, dan Yesus, Tuhan kita, membukakan kami jalan kepadamu. 3:12 Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu. 3:13 Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.

Penjelasan:
* 1Tes 3:1 - Tidak dapat tahan lagi // kami // Seorang diri
Tidak dapat tahan lagi. Tidak tahan lagi berpisah terus. Sekalipun Paulus memakai kata kami di sini, seperti di sepanjang surat ini, mungkin kata tersebut bersifat editorial. Seorang diri tampaknya membenarkan dugaan ini.

* 1Tes 3:2 - Saudara // saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah // menguatkan hati // menasihatkan' // tentang iman
Saudara. Timotius merupakan anak Paulus di dalam iman (I Tim. 1:2); tetapi karena misi ini, Paulus menekankan kemitraan dan bukan ketergantungan (bdg. II Kor. 1:1; Kol. 1:1; Flm. 1). Bukti dari naskah menunjukkan bahwa saudara yang bekerja dengan kami untuk Allah merupakan perluasan dari suatu pernyataan semula: yakni hamba Allah atau kawan sekerja Allah. Yang pertama agak lebih banyak mendapat dukungan, sementara yang kedua lebih menakjubkan (walaupun lihat I Kor. 3:9) dam lebih kecil kemungkinannya merupakan pembetulan oleh juru tulis. Bagaimanapun juga, yang ditekankan oleh Paulus ialah kelayakan Timotius untuk melaksanakan misinya.
Yang lebih diperhatikan di sepanjang surat ini ialah kesejahteraan rohani daripada kesejahteraan jasmani orang-orang percaya. Tugas Timotius adalah menguatkan hati dan menasihatkan' mereka tentang iman mereka (sebagaimana dikemukakan Milligan, untuk kelanjutan pertumbuhan iman mereka) yang di sini dipakai bentuk aktif - pengalaman mempercayai.

* 1Tes 3:3 - Goyang iman // kita
Tugas Timotius dijelaskan lebih lanjut: untuk mencegah mereka tertarik oleh orang-orang Yahudi, yang mungkin memanfaatkan peluang yang terbuka akibat penganiayaan jemaat di Tesalonika untuk mencoba membujuk mereka agar meninggalkan iman. Goyang iman (sainesthai) mungkin tetap mengandung sebagian dari arti aslinya, menggoyang-goyangkan ekor, dan karena itu berarti "memperdayakan," atau "menyanjung" (sekalipun demikian Arndt memilih kata pindah). Penderitaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman hidup orang Kristen (Yoh. 16:33; Kis. 14:22). Perhatikan kata kita. Paulus, yang telah mengalami penderitaan melebihi yang lain, di sini bergabung dengan orang-orang percaya lain dalam penderitaan mereka.

* 1Tes 3:4 - Kamu sendiri tahu
Sebuah unsur hakiki dalam pesan rasul Paulus bagi jemaat di Tesalonika adalah penderitaan Kristus untuk penebusan (Kis. 17:3). Jemaat itu lahir di tengah-tengah penderitaan (Kis. 17:6). Paulus masih memiliki tanda-tanda dari perlakuan memalukan yang dialaminya di Filipi ketika ia memberitakan Injil di Tesalonika. Oleh karena itu, penderitaan seharusnya tidak mengejutkan mereka. Kamu sendiri tahu. Bentuk waktu imperfect menunjukkan bahwa Paulus telah berkali-kali mengingatkan mereka.

* 1Tes 3:5 - Supaya aku tahu // Imanmu // Si penggoda // telah dicobai // kalau-kalau
Bandingkan 3:1. Supaya aku tahu. Agar aku dapat mengetahui. Imanmu. Lihat tafsiran atas 3:2. Si penggoda menunjukkan aspek rayuan dalam pekerjaan Iblis. Iblis mencoba memakai penderitaan jasmaniah Kristus untuk mengalahkan-Nya secara rohani (Mat. 4:3), dan cara yang sama dipakainya untuk jemaat di Tesalonika. Kata kerja telah dicobai adalah dalam bentuk aoris indikatif dan menunjukkan bahwa si penggoda sudah melakukan pekerjaannya, sedangkan kata kerja kalau-kalau adalah dalam bentuk pengandaian, yang meragukan keberhasilan usaha Iblis tersebut.

* Laporan Timotius yang Menggembirakan (3:6-10).
Sesudah mengungkapkan kekhawatiran pribadinya atas nasib gereja, kini Paulus menyatakan bahwa dirinya telah terlepas dari beban tersebut ketika Timotius kembali.

* 1Tes 3:6 - Tetapi sekarang // Kabar yang menggembirakan // Iman // Kasih // Kenang-kenangan // baik
Tetapi sekarang menunjukkan kontras antara kekhawatiran Paulus sebelumnya dengan keyakinannya saat ini serta menunjukkan bahwa Timotius baru saja tiba (bdg. Kis. 18:5). Kabar yang menggembirakan. Akar kata Yunani dari istilah ini berarti "memberitakan kabar baik" sehingga menunjukkan bahwa laporan Timotius pada dasarnya merupakan "Injil" bagi jiwa rasul Paulus yang sedang gelisah. Kabar baik tersebut terdiri atas tiga hal: (1) Iman yang kokoh - hal mana yang paling dikhawatirkan oleh Paulus (3:5, 7); (2) Kasih mereka tetap - kendati menghadapi berbagai pencobaan yang tentu dapat menggoyahkan sikap mereka; (3) Kenang-kenangan mereka akan para rasul senantiasa baik kendati mereka mendapat teguran dan penganiayaan akibat kunjungan para rasul tersebut.

* 1Tes 3:7 - Terhibur, // kesesakan // kesukaran
Terhibur, maksudnya memperoleh dorongan semangat (bdg. 3:2). Nasib Paulus sendiri tidaklah bahagia, bahkan ketika dia menanti berita dari Makedonia sekalipun. Penganiayaan di Filipi, Tesalonika dan Berea diikuti oleh kesepian dan tanggapan acuh tak acuh di Atena (3:1; Kis. 17:32-34). Perlawanan yang gigih itu membuat dia sempat goyah sehingga harus memperoleh kepastian ilahi (Kis. 18:6-10). Tidak heran bahwa dia berbicara tentang kesesakan (tekanan yang membuat dirinya sesak) dan kesukaran (penganiayaan yang melampaui batas kemampuan).

* 1Tes 3:8 - Kami hidup // (sekarang) // teguh berdiri di dalam Tuhan // teguh berdiri
Kami hidup. Vitalitas baru telah merasuki tubuh Paulus yang makin lemah bersama dengan berita baik tentang iman jemaat di Tesalonika dan vitalitas itu tetap menyertai dia ketika menulis surat ini (sekarang). Sekalipun demikian, hal ini akan memudar kembali terkecuali orang-orang percaya di Tesalonika itu tetap teguh berdiri di dalam Tuhan. Bentuk kata kerjanya kelihatannya menunjukkan bahwa Paulus dengan penuh keyakinan mengharapkan mereka tetap teguh berdiri.

* 1Tes 3:9 - kepada Allah
Paulus tidak memuji dirinya atas kesehatan atau pertumbuhan gereja tersebut. Yang menumbuhkan adalah Allah (I Kor. 3:7). Tidak bermegah tetapi penuh ucapan syukur (bdg. 1:2 dst.; 2:13 dst.), dia bersukacita (bdg. 5:18) kepada Allah sebab Dia telah memungkinkan adanya sukacita itu.

* 1Tes 3:10 - muka dengan muka // Menambahkan
Berita yang dibawa oleh Timotius sanggup menghapus kekhawatiran Paulus, tetapi tidak mengurangi kerinduannya untuk menemui mereka (bdg. 2:17, 18; 3:6), suatu keinginan yang didorong oleh ikatan emosional yang kuat (keinginan untuk bertemu muka dengan muka) dan oleh perlunya memperbaiki beberapa kekurangan dalam iman mereka. Menambahkan (menyempurnakan; katartizo) artinya menyesuaikan sesuatu agar dapat dipakai dengan tepat dan dengan sepenuhnya.

* Doa Paulus (3:11-13).
Dia. Tujuan hidup Paulus ada di dalam kendali Allah. Nama lengkap Kristus menekankan keagungan-Nya. Paulus bergaul erat dengan Allah sebagai penerima doa dan sebagai subjek bersama dari kata kerja membukakan, yang bentuk tunggalnya (kateuthynai) mempersatukan subjek Allah dan Bapa kita dengan Yesus Tuhan kita secara sangat erat.

* 1Tes 3:12 - Tuhan // Berkelimpahan dalam kasih // (seorang terhadap yang lain) // terhadap semua orang // Sama seperti kami
Tuhan maksudnya, Kristus. Berkelimpahan dalam kasih. Bandingkan Filipi 1:9. Kasih memiliki kemampuan untuk bertumbuh terus tanpa batas. Kasih bertumbuh dalam intensitas terhadap seseorang dan meluas dengan merangkul orang lain. Kasih kristiani pertama-tama terarah kepada sesama orang percaya (seorang terhadap yang lain) dan kemudian menjangkau ke luar bagaikan kasih Allah terhadap semua orang. Kasih semacam ini hanya dapat dihasilkan oleh Roh Allah (Kol. 1:8; Gal. 5:22). Kasih Kristen, lebih daripada sekadar emosi atau rasa hangar, merupakan keinginan agar orang lain (bukan dirinya sendiri) dapat memiliki kesejahteraan yang menyeluruh. Sama seperti kami. Kasih Allah telah tercermin dari ucapan dan perilaku yang baik dari sang rasul.

* 1Tes 3:13 - kasih // kekudusan // tidak bercacat // di hadapan Allah, // Bapa // waktu kedatangan Kristus // Orang kudus
Perhatikan hubungan di antara kasih dengan kekudusan. Jika kasih merupakan hukum Kristen, maka kekudusan seseorang (pemisahan kepada Allah), terutama diukur dengan kasih. Sifat mementingkan diri merusak kekudusan ini; karena itu Paulus berdoa agar jemaat Tesalonika dapat hidup dalam kasih dan tidak bercacat dalam kekudusan mereka di hadapan Allah, yakni Allah yang karena kekudusan sempurna-Nya merupakan satu-satunya hakim yang dapat menghakimi kekudusan dengan benar. Allah menghakimi bukan sebagai kritikus yang kejam tetapi sebagai seorang Bapa yang penuh kasih. Saat perhitungan ialah waktu kedatangan Kristus (parousia, bdg. 2:19). Orang kudus. Secara harfiah, orang-orang kudus. Mungkin mencakup malaikat-malaikat kudus di samping orang-orang percaya yang sudah meninggal dunia yang memakai tubuh "yang tidak dibuat oleh tangan manusia" (II Kor. 5:1), yang menantikan kebangkitan tubuh-tubuh jasmaniah mereka. Untuk gambaran yang cocok lainnya tentang kedatangan Kristus bersama dengan seluruh bala surgawi-Nya lihat Matius 24:30, 31 dan Wahyu 19:11-14. Latar belakang Perjanjian Lamanya adalah Zakharia 14:5. Menurut Wahyu 19-20 kedatangan penuh kemuliaan ini membuka jalan bagi Kerajaan Seribu Tahun.

* Kekristenan dan penderitaan.
Nampaknya ada hubungan antara kekristenan dan penderitaan. Inilah sebuah kebenaran yang paling tidak disukai oleh orang Kristen. Tetapi, meskipun demikian iman Kristiani dan penderitaan akan sering kali berjalan bergandengan tangan.
Paulus telah mengingatkan jemaat Tesalonika bahwa kesusahan akan datang (ayat 3). Sekarang kesusahan sudah datang. Kini, Paulus mencemaskan iman jemaatnya, itu sebabnya ia mengirim Timotius untuk menguatkan dan menasihati mereka (ayat 1-5). Puji Tuhan, Timotius pulang membawa kabar yang sangat menggembirakan, yaitu bahwa iman dan kasih jemaat Tesalonika tidak tergoyahkan oleh penderitaan yang mereka alami (ayat 6). Berita ini sangat menghibur Paulus, yang saat itu sedang mengalami kesulitannya sendiri (ayat 7). Karena itu Paulus memanjatkan doa syukur (ayat 9) dan doa permohonan (ayat 10), agar Tuhan sendiri memelihara mereka dan menambahkan kasih serta iman mereka (ayat 12-13).

Seperti jemaat Tesalonika, kita pun akan diterpa penderitaan. Tetapi, ketika penderitaan itu datang menerpa kehidupan anak-anak Tuhan, jangan kita goyah apalagi jatuh. Karena kita memiliki teladan, bukan hanya rasul besar seperti Paulus, tetapi juga jemaat Tesalonika, yang tidak beda jauh daripada kita. Oleh sebab itu tidak ada alasan untuk goyah dan jatuh!
Renungkan: Waktu penderitaan melanda hidup kita, ingatlah bahwa Tuhan berdaulat untuk memelihara dan menjaga kita. Kita perlu berdoa untuk iman dan kasih agar bertahan dan menang.


SBU
MINGGU ADVEN III
KAMIS, 15 DESEMBER 2016
RENUNGAN PAGI
GB.58 -Berdoa
TIDAK PUTUS MENGUCAP SYUKUR

1 Tesalonika 2:13-20
Dan karena itulah kami tidak putus-putusnya mengucap syukur juga kepada Allah, sebab kamu telah menerima firman Allah yang kami beritakan itu, bukan sabagal perkataan manusia, tetapi - dan memang sungguh-sungguh demikian -sebagai firman Allah yang bekerja juga di dalam kamu yang percaya. (ay.13)

Sampai hari ini saya tidak pernah putus mengucap syukur pada Tuhan. Mengapa? Karena Tuhan sudah membebaskan saya dari penyakit. Memang ada banyak alasan seseorang untuk mengucap syukur kepada Tuhan. Untuk kesehatan, pekerjaan, keluarga, dan sebagainya. Apa alasan Paulus mengucapkan syukur yang tidak putus seperti yang dikatakan dalam ayat 13.

Beberapa alasannya yaitu :
1. Firman Tuhan telah bekerja ditengah-tengah jemaat Tesalonika
2. Jemaat telah menjadi penurut jemaat-jemaat Allah di Yudea meskipun telah menderita.
3. Jemaat Tesalonika telah berusaha menjenguk Paulus
4. Jemaat Tesalonika telah menjadi sukacita dan kemegahan Paulus di hadapan Tuhan. Paulus mendapatkan sukacita yang membuat ia tidak putus untuk mengucap syukur kepada Tuhan.
Jerih lelahnya menyampaikan Pekabaran Injil meskipun harus menghadapi tantangan bahkan penganiayaan membuat Paulus tidak gentar karena ia melihat respons iman dan kesungguhan jemaat Tesalonika dalam mengikuti Tuhan.

Ingatlah beberapa hal bahkan banyak hal tentang kasih dan pemeliharaan Tuhan yang tidak terbatas. Mengucap syukur yang tidak pernah berhenti adalah tanda bahwa seseorang tidak pernah melupakan kasih dan pemeliharaan Tuhan. Bahkan hari baru yang akan dilalui ini pun akan ditempuh dengan penuh ucapan syukur. Ketika pengucapakan syukur kepada Tuhan keluar bersama dengan tarikan nafas kita. Rasakanlah damai, ketenangan dan kerelaan menjalani hari-hari bersama dengan Tuhan akan semakin terasa. Satu hal yang membuat kita tidak putus mengucap syukur adalah karena Injil yang diberitakan telah dihayati oleh umat yang semakin percaya pada Tuhan Yesus Kristus dalam suka dan duka.

KJ. 287a : 1,2
Doa : (Inilah syukur kami yang tidak pernah berubah. Kebaikan-Mu telah mengajarkan kami untuk tidak pernah berhenti mengucap syukur)


MINGGU ADVEN III
KAMIS, 15 DESEMBER 2016
RENUNGAN MALAM
KJ.439:1 -Berdoa
JANGAN GOYANG IMAN

1 Tesalonika 3:1-13
Supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita ditentukan untuk itu. (ay.3)

Rasa kuatir menyelimuti diri Paulus. Apa penyebabnya? Bukan soal makan dan minum. Bahkan Paulus bukan kuatir untuk kepentingan diri sendiri. Rasa kuatir yang dialami Paulus ialah kuatir terhadap iman jemaat Tesalonika digoyangkan oleh para penggoda. Karena tidak tahan lagi memikirkan jemaat Tesalonika akhimya Paulus mengirim Timotius memberitakan lnjil Yesus serta menguatkan hati dan menasihatkan iman jemaat Tesalonika. Kemudian apa yang didengar Paulus dari Timotius? Apakah iman jemaat Tesalonika memang telah goyang oleh karena berbagai godaan. "Tetapi sekarang, setelah Timotius datang kembali dan kamu dan membawa kabar yang menggembirakan tentang imanmu dan kasihmu, dan bahwa kamu selalu menaruh kenang-kenangan yang baik akan kami dan ingin untuk berjumlah dengan kami, seperti kami juga ingin untuk berjumpa dengan kamu." (ay.6).

Paulus begitu bahagia mendengar  laporan dari Timotius bahwa iman jemaat Tesalonika tidak goyang. Sebelum istirahat malam ini. Adakah peristiwa yang terjadi hari ini telah mengoyangkan imanmu? Adakah orang-orang yang kau temui di sepanjang hari ini telah membuat engkau berpaling dan berbuat kejahatan. Di sekitar kita memang ada banyak cobaan dan godaan. Paulus seperti orangtua yang kuatir iman jemaat Tesalonika jadi goyang.

Namun Paulus bermegah, bersukacita dan bangga akan keteguhan iman jemaat Tesalonika. Kita juga bangga dan bersyukur pada Tuhan yang telah menguatkan iman percaya kita. Iman kita tidak goyang meskipun bertemu dengan orang-orang yang mengancam, menggoda dan menyakiti hati kita. Tepujilah Tuhan yang telah menguatkan semua orang kudus-Nya.

KJ.442 : 1,2
Doa : (Kuatkanlah kami ya Tuhan untuk tidak goyang kepercayaan kami meski pun dalam keadaan yang paling menakutkan)

Label:   1 Tesalonika 3:1-13 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 16 DESEMBER 2016 - BERHARAP DAN BERKARYA 1 Tesalonika 4:13-18 - MINGGU ADVEN III

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 14 DESEMBER 2016 - SALEH, ADIL TAK BERCACAT 1 Tesalonika 2:1-12 - MINGGU ADVEN III

Garis Besar 1 Tesalonika





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 Oktober - Matius 20-22

Hari ini, 22 Oktober - Maz 119:10-16, Yer 24-25, 1 Tim 1, Ams 27:5-6

22 Oktober - Yohanes 6:60-71, 1 Petrus 4: 1-11, Kidung 6, Ratapan 1

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2016..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392
Daftar Resmi Susunan Kabinet Jokowi Jilid II
Klik Disini



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 20 Oktober 2019
Joy To The World - David Crowder

Minggu, 20 Oktober 2019
The First Noel - Third Day

Minggu, 20 Oktober 2019
Away in a Manger - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Come and Worship - Bebo Norman

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come O Come Emmanuel - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Hallelujah (Light Has Come) - BarlowGirl

Minggu, 20 Oktober 2019
Hark The Herald Angels Sing - Matt Maher

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come All Ye Faithful - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Let Us Adore - Hillsong Worship

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



ayat untuk persembahan,   Rngn 1 kor 4:6-21,   Rngn 1 kor 4:6-21,   kalender.katolik bln oktober .2019,   free mp3 pujiam kristen,   free mp3 pujiam kristen,   renungan yoel 2 28,   download sound of praise - janjiMu Ya dan Amin,   khotbah : Tdk Ada Yg Mustahil Bagi Orang Percaya,   eksposisi zefanya 3:9-20 stemi,   ayat persembahan,   tak usah ku takut renna,   bahan diskusi zefanya 3:9-20,   contoh renungan kejadian 2:21-24 dan ilustrasinya,   epistel minggu 27 oktober 2019,   tampilan nats Amsal 22:8-12,   renungan wahyu 7 13-17,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lagu gms,   renungan yosua 2:1-7,   lirik lagu di tengah kesukaran,   partitur satb kidung jemaat,   kunci gitar bila ku ingat cinta Tuhanku,   khotbah dalam matius 10¦1-4,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   kj 384,   kj 384,   gita bakti 47 note,   CONTOH BPJ GKII JEMAAT INDUK DI INDONESIA,   teks lagu puji syukur no 320,   ilustrasi khotbah amsal 22:8-12,   rancangan khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi oktober 2019,   kalender liturgi oktober 2019,   lagu rohani untuk persembahan ,   lagu penu5up ibadah ,   khotbah amsal 22 : 8-12,   doa persembahan di partangiangan,   chord gitar bri padanya segnap hatimu,   lagu doa gereja singkat,   lagu doa gereja singkat,   lagu dan gerakan anak sekolah minggu umur 3-6 tahun,   gke tata ibadah,   Lagu rohani kuduslah tuhan yg terbaru,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lyrics lagu yesus mulia,   lyrics lagu yesus mulia,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   khotbah zefanya 3 9 - 20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   ny rohani 94,   lagu natal ceria,   lagu kidung ceria,   Lagu kur gereja tiberias,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah amsal 22:8-12,   khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi katolik 2019,   lagu persembahan,   renungan hagai 1; 12-14,   kalender liturgi katolik 2019,   hagai 1:12-14,   hagai 1:12-14,   kunci lagu senja mulai terbenam lagu rohani,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   jamita 1 korintus 6 1-8,   khotbah kristiani kitab 2 timotius 3 : 10 -17,   renungan Melayani Tuhan seumur hidup,   Ambilan minggu bapa gkps 3september 2019 gkps,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   pelita hidup lukas 17:11-19 khotbah,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   tafsiran amsal 22 8 12,   renungan zefanya 3:1-20,   renungan umat tuhan menjadi kenamaan dan pujian menurut zefanya 3:9-20,   patitur mazmur 150,   makna lagu burung pipit yang kecil,   Sabda bina pemuda gpib bulan oktober,   sabda bina umat gpib 21 oktober 2019,   khotbah yosua 23:1-28,   khotbah yosua 23:1-28,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   lirik tabur tabur mari menabur,   Oneway terbang. Mp3,   renungan matius 12:33,   contoh ilustrasi dari pembacaan kitab Yoel 1:13-20,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   yesus nampi nu dosa loril,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa lirik,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   lagu yang cocok untik persembahn,   renungan amsal 22:8-12,   kalender liturgi 2019,   Amsal 22; 8-22,   lagu-gereja.com,   renungan dari amsal 22 ,8;12,   khotbah dari amsal 22;8-12,   Penafsiran 1 yoh 4 ; 1 - 6,   dia girangkanku mp3,   download lagu kumasuki gerbangnya mp3 frankie,   download lagu kumasuki gerbangnya,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   LAGU ROHANI PERSEMBAHAN,   lagu gereja baru,   lagu pernikahan dari kj atau nkb,   kotbah amsal 22:8-12,   katekisasi 22,   pembacaan Alkitab GMIM 20 oktober 2019,   slide ezra 4:1-16,   lirik lagu rohani hanya dekat allahku,   almanak HKI,   hari hari besar dalam kalender gerejawi gki,   alkitab johanes 4:21-26,   alkitab johanes 4:21-26,   isi nats johanes 4:21-26,   johanes 4:21-26,   lagu memberi persembahan,   jamita Johannes 4:21-26,   khotbah ibadah GMIT minggu 29 september 2019,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   khotbah bilangan 22,   rohani 16,   lagu mazmur 121,   Jamita johanes 4:21-26,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh,   warna liturgii 20 oktober 2019,   khotbah tentang 2 timotius 3:14-4:5,   penilik jemaat dan kewajibannya,   doa berkat,   menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,   you tube karaoke lagu rohani ikut dikau saja tuhan,   Kotbah yohanes 4:21-26,   kidung ceria 125,   download lagu rohani 15 kristen 2019,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   Hotbah Amsal 22:6,   lagu rohani pengakuan dosa,   refrensi lukas 12:8-12,   kalender liturgi 2019,   catatan khotbah ratapan3:40,   doa persembahan kolekte katolik,   kudaki daki lirik, versi mandarin,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   contoh doa persembahan gke,   download lagu rohani kristen mp3 gratis 2018,   Jamita HKBP. Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Jamita Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Perikop kotbah joh 4: 21-26.,