Save Page
Yehezkiel 1:1-14
Nabi melihat kemuliaan TUHAN
1:1 Pada tahun ketiga puluh, dalam bulan yang keempat, pada tanggal lima bulan itu, ketika aku bersama-sama dengan para buangan berada di tepi sungai Kebar, terbukalah langit dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Allah. 1:2 Pada tanggal lima bulan itu, yaitu tahun kelima sesudah raja Yoyakhin dibuang, 1:3 datanglah firman TUHAN kepada imam Yehezkiel, anak Busi, di negeri orang Kasdim di tepi sungai Kebar, dan di sana kekuasaan TUHAN meliputi dia. 1:4 Lalu aku melihat, sungguh, angin badai bertiup dari utara, dan membawa segumpal awan yang besar dengan api yang berkilat-kilat dan awan itu dikelilingi oleh sinar; di dalam, di tengah-tengah api itu kelihatan seperti suasa mengkilat. 1:5 Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat makhluk hidup dan beginilah kelihatannya mereka: mereka menyerupai manusia, 1:6 tetapi masing-masing mempunyai empat muka dan pada masing-masing ada pula empat sayap. 1:7 Kaki mereka adalah lurus dan telapak kaki mereka seperti kuku anak lembu; kaki-kaki ini mengkilap seperti tembaga yang baru digosok. 1:8 Pada keempat sisi mereka di bawah sayap-sayapnya tampak tangan manusia. Mengenai muka dan sayap mereka berempat adalah begini: 1:9 mereka saling menyentuh dengan sayapnya; mereka tidak berbalik kalau berjalan, masing-masing berjalan lurus ke depan. 1:10 Muka mereka kelihatan begini: Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang. 1:11 Sayap-sayap mereka dikembangkan ke atas; mereka saling menyentuh dengan sepasang sayapnya dan sepasang sayap yang lain menutupi badan mereka. 1:12 Masing-masing berjalan lurus ke depan; ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, mereka tidak berbalik kalau berjalan. 1:13 Di tengah makhluk-makhluk hidup itu kelihatan seperti bara api yang menyala, seperti suluh, yang bergerak kian ke mari di antara makhluk-makhluk hidup itu, dan api itu bersinar sedang dari api itu kilat sabung-menyabung. 1:14 Makhluk-makhluk hidup itu terbang ke sana ke mari seperti kilat.


Penjelasan:
* Empat makhluk Ilahi
Di manakah kemuliaan Tuhan jelas terlihat dan dirasakan? Yesaya melihat kemuliaan Allah di bait Allah (Yes. 6:1-3). Namun, Yehezkiel justru melihat kemuliaan Allah saat ia sedang berada di Babel, bersama kaum buangan dari Yehuda! Pancaran terang terasa menyilaukan bahkan membutakan tatkala sekelilingnya gelap.
Bagi Yehezkiel, penglihatan ini penting sekali. Penglihatan ini merupakan bagian dari inaugurasinya sebagai nabi bagi umat buangan. Kegelapan dunia pembuangan yang seperti tanpa harapan, sirna oleh sinar kemuliaan Tuhan. Tidak heran penglihatan di sini sarat dengan pemakaian kata seperti, berkilat, bersinar, berkilap, menyala, dst. (ayat 4, 7, 13, 14). Kemuliaan Tuhan menggambarkan kedaulatan dan kedahsyatan Tuhan. Yehezkiel dan seluruh umat Tuhan perlu pembukaan bahwa Allah tidak seperti dewa bangsa lain. Ia dahsyat, berdaulat, dan bertindak!

Penglihatan ini meneguhkan pelayanan Yehezkiel bahwa yang ia akan lakukan adalah seperti yang dilakukan empat makhluk yang dilihatnya yang masing-masing kepalanya berwajah empat: manusia, singa, lembu, dan rajawali (ayat 10). Nanti diperlihatkan keempat makhluk itu menopang takhta Allah dan Allah dalam kemuliaan-Nya (ayat 22-28). Empat makhluk yang masing-masing berwajah empat makhluk hidup di dunia ini, mewakili ciptaan Tuhan yang gemilang. Setiap ciptaan Tuhan dalam gerakan Roh Allah patut menjunjung takhta kemuliaan Tuhan mengikuti arah gerak Allah dalam sejarah.
Bukankah seringkali kesuraman situasi di sekeliling kita membuat kecil hati kita untuk setia melayani Tuhan? Namun, justru di kegelapan lingkungan kita, Tuhan mau menyatakan kemuliaan-Nya yang melampaui segala sesuatu. Dia Tuhan yang berdaulat serta berkuasa. Tidak ada pelayanan anak-anak-Nya yang perlu gagal. Justru pelayanan kita harus memancarkan sinar kemuliaan-Nya seperti keempat makhluk yang menopang takhta Tuhan.


SGDK
HARI MINGGU IV SESUDAH EPIFANIA
MINGGU, 29 JANUARI 2017
ADA PENAMPAKAN KEMULIAAN ALLAH, BERSIAPLAH!
Yehezkiel 1:1-14

PENGANTAR
Ketika bangsa Babel berhasil menundukkan Yehuda, sedikitnya
ada 4.600 penduduk Yehuda yang dibuang ke tanah orang Kasdim
itu melalui tiga tahap pembuangan (Norman K. Gottwald, 1985}.
Yehezkiel bin Buzi, seorang imam di Yerusalem, bersama raja
Yoyakhin, para pamuka Yehuda dan dua per tiga dari jumlah
tawanan tersebut dibuang pada tahap pertama (597 SZB).
Pada saat itu Yehezkiel diperkirakan berumur 25 tahun. 5
iahun kemudian, saat usia 30 tahun, Yehezkiel menerima
panggilannya menjadi nabi. Dalam pembuangan tersebut la hidup
sebagai warga biasa, seperti orang-orang buangan lainnya. la
menikah dan berkeluarga di sana. lajuga rnembangun rumahnya
sendiri di tepi sungai Kebar di Tel Abib, koloni terpenting dari
orang-orang buangan.

Dalam sejarah bangsa Israel, Yehezkiel dikenal sebagai se-
orang nabi yang memiliki penglihatan dan nubuatan yang aneh,
meskipun demikian itu semua melalui penglihalan ilahi. Beberapa
ahli menyebutnya sebagai erang pertama yang menuliskan tulisan
apokaliptik dalam Alkitab. lajuga dianggap sebagai seorang nabi
yang dipenuhi dengan kemuliaan Allah, serta mampu mengekspresi-
kan dogma secara jelas dan tegas. Dalam pelayanannya
Yehezkiel menekankan kejatuhan Yehuda di tangan bangsa lain,
tanggung jawab umat Israel untuk berubah dari hidup yang murtad
dan berdosa, perihal pembaharuan hidup dan keselamatan bagi
bangsa Israel.

Tujuan nubuat-nubuatYehezkiel adalah untuk 1.) menyampai-
kan firman Allah tentang hukuman Allah atas Yerusalem dan
Yehuda Karena closa dan pemberontakannya, 2.) menyadarkan
orang-orang Israel tentang eksistensi bangsa-bangsa asing di
sekitar mereka, 3.) menopang kehidupan beriman umat Allah
yang tersisa di Babel, akibat tradisi dan kepercayaan orang-orang
Babel yang memengaruhi religiusitas orang-orang buangan ter-
sebut.

Kitab Yehezkiel secara garis besar berisi tentang:
1 . Panggilan Yehezkiel clan nubuat hukuman terhadap Yerusalem
dan Yehuda, sebelum kota Yerusalem jatuh pada tahun 586
SM (pasal 1 - 24).
2. Nubuat mengenai bangsa-bangsa asing (pasal 25-32).
3. Nubuat keselamatan bagi Israel, setelah jatuhnya Yerusalem
(pasal 33-39).
4. Nubuat tenlang zaman baru (pasal 40-48).

TELAAH TEKS
Ayat 1-3 : Sebutan "tahun ketiga puluh mengacu kepada usia
dari Yehezkiel pada saat itu. Ia barada dalam koloni
buangan paling penting di Babel, di tepian Sungai
Kebar, Tel Abib. Ayat ini juga menunjukkan awal
penglihatan Yehezkiel dan panggilannya untuk mem-
beritakan firman Allah kepada orang-orang buangan
di negeri orang Kasdim. Panggilan kepacla imam
Yehezkiel untuk menjadi nabi terjadi setelah 5 tahun
ia berada di Babel (ia berusia 25 tahun ketika masuk
dalam pembuangan tahap pertama bersama raja
Yoyakin).

Hal ini juga menegaskan bahwa Allah hadir dan
menampakkan kemuliaan-Nya tidak hanya di
Yerusalem, la tidak terikat pada bait Allah; Allah iuga
hadir di luar tanah perjanjlan, Babel, di negeri orang-
orang yang tidak menyembah-Nya, di tempat orang-
orang berdosa (band. Yesaya 6 : 3, Habakuk 2 : 14,
Mazmur 97: 6)

Lebih jauh, mengenai frase "kernuliaan Allah" dalam Alkitab
dipakai untuk beberapa pengerlian:
a. Melukiskan kemegahan dan keagungan Allah (band.
1 Tawarikh 29:11, Hab. 3:3-5), yangjuga menunjukkan
suatu keadaan kemuliaan yang demikian cemerlang
sehlngga tidak ada manusia yang dapat melihalnya
(Iih. Keluaran 33:18-23).
b. Mengacu pada tempat kehacliran Allah (shekinah) dan
momentum yang tampak di antara umat manusia
(band. Kel. 13:21, 29:43; 1 Sam 4:4; 2 Tawarikh 7:1;
" Mal. 17:2; Luk. 2:9).
c. Menunjukkan kehadiran dan kuasa Roh-Nya, yakni
orang percaya dapat mengalami kemuliaan dan
kehadiran Allah di dalam persekuluan, kasih dan
kebanaran (band. Habakuk 2:14).
d. Penyataan Allah melalui kehadiran dan palayanan
Yesus Kristus (Y0hanes 14:13; 17:1, 4-5). .

Ayat 4 : 'akumellhal...," penglihatan adalah hal pertama yang
dialami Yehezkiel dalam mengawali pelayanannya
sebagai nabi, dan hal yang paling penling dalam
seluruh pelayanannya sebagai nabi (selama se-
kurang-kurangnya 23 tahun). Pada ayat ini menyala-
kan pula tanda persiapan kehadiran Allah dengan
munculnya angin badai dan gurnpalan awan besar
yang berapi dan berkilat-kilat. Di sisi lain persiapan
ini barlungsi unluk menyentak, mamberi rasa gentar
dan menarik perhalian Yehezkiel, dan pada saat yang
sama Yehezkiel juga sadang dipersiapkan unluk
melihat serla mendengar kehendak Allah.

Ayat 5-14:keempat rnakhluk dirnaksud adalah kerub-kerub
yang melayani Allah (lih. ll} : 20). Kerub adalah
malaikat yang merupakan manifeslasi kekudusan
dan kemuliaan Allah kepada manusla. Sebagai
malaikat, tugas utama mere_ka adalah membawa
pesan, malayani clan melakukan perinlah Allah. Bara
api dan kilal yang ada pada keempat malaikat ini
menunjukkan kekuatan Allah yang mereka lerima.
Mereka memiliki pemahaman dan kemampuan yang
lebih unggul dari manusla. Hal ilu juga dilandai
dengan keempat muka! wajah yang mereka miliki.
Muka rnanusia menunjukkan bahwa mereka juga
adalah ciptaan Al|ah- yang hidup, yang diciptakan
dengan maksud dan tuiuan khusus untuk me|ayani-
nya. Muka singa menunjukkan keunggulan dalam
kakuatan dan keberanian. Muka lembu menunjukkan
keunggulan dalam ketekunan dan kesabaran.
Sedangkan muka rajawali menujukkan keunggulan
dalam kecepatan dan tatapanl pandangan yang lajam
bahkan dari tempal yang tinggi.

Kaampat kerub ini digambarkan berdiri tegak, kokoh dan mantap
lambang kesetiaan dan tidak akan menyimpang dari apa yang
diperinlahkan Allah. Maraka juga diperlengkapi tangan-tangan
yang sangat siap dan terampil unluk bertindak. Sayap-sayap
kita; peristiwa yang akan membuat lcita selalu tersentak dan
terpukau, bahkan yang dapat membuat kila menjadi teguh,
berani, sabar, ta]-am, terampil. dan gesit dalam melayani Allah
{sebagai bentuk sikap meneladani keempal kerub-Nya}.
Dalam hal inl juga, seperti halnya Yehezkiel' kita perlu me-
ngalami kuasa kemuliaan Allah sebelum lerlibat aktif melal-cu-
kan pekerjaan-Nya, agar kita dibekall dengan pengalaman
dan kemam-puan meiayani seperti di atas.Kita dapat me-
nerima pemahaman tentang kemuliaan Allah ilu melalui
Yesus Krlstus, Roh Kudus dan Firman Allah (Band. Yohanes
1:14, 1 Petrus 4:14, 1 Korintus 3:7-11)

TUJUAN KHOTBAH
1. Umat memahami bahwa kernuliaan Allah tidak dapat
dibatasi oleh ruang dan waktu (Allah manciptakan dan
melampaui ruang dan waktu); adalah 0t0ritasAllah unluk
menunjukkan kehadiran-Nya kepada seluruh rnakhluk
melalui sirnbol atau tanda-tanda terlentu.

2. Umat memahami bahwa setiap orang yang menyadari
dan melihat kemuliaan Allah akan lersentak, terpukau
58113 tergerak untuk selalu bersyukur dan setia kepada
Sang Pencipta, hal ilu terjadi melalui kesiapan diri unluk
disapa oleh Allah dan mau melakukan firman-Nya.

3. Umat menyadari bahwa melalui kehadlranl kemuliaan
Allah tersebut menegaskan juga penyertaan Allah dalam
segala perkara kehidupan bagi setiap orang yang setia
mendengar dan melakukan perintah-Nya.


SBU
MINGGU IV SESLIDAH EPIFANIA
MINGGU, 29 JANUARI 2017
Renungan Pagi
KJ.5:1 -Berdoa
KEMULIAAN ALLAH!

Yehezkiel 1:1-14
... terbukalah langit dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Allah." (ay.1)

Masyarakat Dayak di Entikong, Kalirnantan Barat, memaknai beberapa mimpi alau kejadian tak lazim di sekitarnya sebagai simbol-simbol yang patut dikhawatirkan. Umumnya setelah mengalami mimpi yang aneh seperti bertemu orang yang sudah meninggal, gigi tanggal atau mendengar suara tertentu dan melihat jejak darah. mereka meminta presbiter untuk mengadalkan ibadah di rumahnya agar Tempa (Tuhan) melindungi mereka dari segala hal buruk.

Berbada dengan situasi di atas, pada perikop ini saat nabi Yahezkiel berada di Babel, ia rnelihal simbol-slmbol yang tak lazim dan mamaknainya sebagai kemuliaan Allah. Sebagaimana Yehezkiel 1:1, blsa dibayangkan yang terjadi pada saat itu, Yehezkiel mungkin terkejut, terkagurn-kagum, bersukacita bahkan menangis sewaktu menatap simbul-simbol saperli awan besar dengan api yang berkilat-kilat, api dengan suasa (logam campuran emas dan tembaga yang mengkilat. makhluk seperli rnanusla yang bersayap, bermuka empat dengan telapak kaki seperti kuku anak lembu (ayat 4-14).

Semenlara itu orang-oranng buangan (Ibrani: gowlah) di sekitarnya mungkin memandang Yehezkiel dengan kebingungan atau menganggapnya sedang bertingkah aneh. Namun Yehezkiel begitu menikmati penglihatan itu sampai akhimya ia sernbah sujud kapada Allah (ayat 28).

Dari pengalaman Yehezkiel, kita bisa melihat bahwa kemuliaan Allah tidak hanya tampak pada situasi yang diharapkan tetapi juga sewaktu dalam keterbatasan seperti masa pembuangan. Meskipun kita tidak: menerima penglihatan seperti yang Yehezkiel terima, namun kemuliaan Allah pasti dapat disaksikan juga oleh setiap orang dipanggil dlan dipilih-Nya. Allah menampakkan kemullaan-Nya kepada setiap orang yang rendah hati dan sedia menjalankan kehendak-Nya dengan sungguh-sungguh.

Tujuan Allah menampakkan kemuliaan-Nya supaya seluruh hidup dan kerja kila menjadi pentas kemuliaan-Nya. Baik di hari ini. saat berjalan menuju gereja, di tempat kerja bahkan di pusat perbeianjaan.

Kemuliaan Allah pun bisa tampak di setiap tatapan dan senyuman orang-orang yang kita temui di sepanjang hari. Mari nyatakan kemuliaan Allah di dalam seluruh karya panggilan clan pengulusan agar samua orang bersyukur dan menyembah Tuhan.

KJ. 5:2
Doa: (Ya Tuhan, Mahamulia, mampukan kami untuk seialu memandang kemuliaan-Mu rnalalui segala ciptaan-Mu, dan ajarilah kami untuk bersyukur dalam segala hal)




MINGGU IV SESLIDAH EPIFANIA
MINGGU, 29 JANUARI 2017
Renungan Malam
KJ.289 : 1 -Berdoa
DIA LUAR BIASA, SAYA SIH BIASA

Yehezkiel 1:15-28
"
Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman. " (ay. 28)

Dalam kegiatan seminar motivasi maupun kegiatan pamuda di gereja, kita tidak asing dengan seruan bahwa hidup kita harus luar biasa. Frase "luar biasa" ini dimaksudkan untuk menyemangati peserta seminar dan para pemuda meskipun mereka tidak sungguh-sungguh mengerti apa yang sebanarnya luar biasa pada din mereka. Semakin kata 'luar biasa' itu diucapkan dengan lantang, semakin ia terkesan seperti yel-yel semata dan tanpa makna. Benarkah kita luar biasa'?

Sebagai rangkaian peristiwa penampakan kemuliaan Allah kepada Yehezkiel, dalam bacaan ini kemuliaan Allah semakin digambarkan luar biasa. Keernpat kerub yang Yehezklel saksikan begitu indah dan dahsyat telah menyatu dengan roda-roda kereta-takhta adikodrati yang terus bergerak sesuai kehendak Roh (ayat 15-21). Roda dan kereta-takhta ini melambangkan kedaulatan Allah atas segala sesuatu, la hadir bagi saluruh ciptaan-Nya. Gambaran itu semakin bertambah luar biasa, dan puncak panampakan kemuliaan Allah adalah penampakan di atas takhta tadi, yakni seperti rupa manusia (ayal 27).

Penglihatan terakhir ini rnenuniukkan kenyataan bahwa ketika Allah hendak menyatakan diri-Nya secara penuh adalah dalam rupa rnanusia (band. Filipi 2:5-7, Kolose 2:9)
.
Kemuliaan Allah digambarkan dengan simbol-simbol adikodrati yang sulit untuk dipahaml oleh manusia secara penuh. lni membuktikan bahwa yang luar biasa itu adalah Allah sendiri, bukan manusia. la melampaui segala akal. Dengan mengakui bahwa Allah kita luar biasa berarti kita juga mengakui keluarbiasaan-Nya melampaui seluruh ciplaan-Nya yang biasa.

Tidak ada yang salah dengan diri kita yang biasa. Allah telah menciptakan kita baik adanya (lih.Keladian 1:31) dan untuk mengalaml hidup secara teratur. Sulit untuk membayangkan jika aemua bekarja secara luar biasa, saperti mengalami lapar dan kenyang luar biasa, jantung bardenyut luar biasa, air mata dan ludah berproduksl luar biasa. Syukuri segala yang biasa terjadi dalam hidup kita hari ini maupun esok, Karena Allah
rnenciplakan yang blasa itu balk menurut-Nya.

KJ. 289 : 3
Doa: (Ya Allah kami yang sungguh luar biasa, ajarlah kami yang hiasa ini untuk selalu bersyukur atas sagala pembarianMu, dan mampukan kami untuk menjadi berkat bagi seluruh ciptaan-Mu)

Label:   Yehezkiel 1:1-14 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 30 JANUARI 2017 - MEMILIH UNTUK DICINTAI DAN MENCINTAI Yehezkiel 2:8-10 - MINGGU IV SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 28 JANUARI 2017 - DALAM BAYANG-BAYANG HUKUMAN Yeremia 4:29-31 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar Yehezkiel





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 20 Oktober - Matius 12-15 Penjelasan Ayat

Hari ini, 20 Oktober - Maz 118:25-119:2, Yer 20-21, 2 Tes 2, Ams 27:1-2

20 Oktober - Yohanes 6:25-40, 1 Petrus 3:8-12, Kidung 4:8-16, Yeremia 51

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2017..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
What A Beautiful Name - The Brooklyn Tabernacle Choir

Rabu, 16 Oktober 2019
There Was Jesus - Zach Williams and Dolly Parton

Rabu, 16 Oktober 2019
Worthy is the Lamb - Natashia Midori

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
Revival Anthem - Rend Collective

Rabu, 16 Oktober 2019
The steadfast love of the Lord

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Where You Are - Leeland

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Adore Him - Kari Jobe

Selasa, 15 Oktober 2019
All Things Are Possible - Hillsong Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Resurrecting - Elevation Collective, The Walls Group

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,   you tube karaoke lagu rohani ikut dikau saja tuhan,   Kotbah yohanes 4:21-26,   kidung ceria 125,   download lagu rohani 15 kristen 2019,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   Hotbah Amsal 22:6,   lagu rohani pengakuan dosa,   refrensi lukas 12:8-12,   kalender liturgi 2019,   catatan khotbah ratapan3:40,   doa persembahan kolekte katolik,   kudaki daki lirik, versi mandarin,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   contoh doa persembahan gke,   download lagu rohani kristen mp3 gratis 2018,   Jamita HKBP. Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Jamita Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Perikop kotbah joh 4: 21-26.,   notasi angka kj 452,   renungan bacaan injil lukas 12:8-12,   lagu panasnya mata hali,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   penerangan lukas 12 8-12,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   tata ibadah malam akhir tahun keluarga,   catatan khotbah matius 9:18,   catatan khotbah matius 9:18,   Renungan Wahyu 7:13-17,   renungan luk12:8-12.com,   renungan lukas 12:8-12,   pkj 213 gambar not,   pkj 213 gambar not,   lagu rohani tentang doa untuk greja,   lagu pkj 202,   lagu pkj 202,   contoh lagu untuk persekutuan akhir bulan,   lagu pkj 202,   lagu nkb tentang aku dan seisi rumahku,   jamita Evagelum HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   yohanes 4:21-26,   cerita orang samaria yang baik hati,   kotbah untuk tanggal 20 oktober 2019,   tafsiran yer 17:7-8,   kumpulan khotbah Kristen protestan tanggal 20 oktober 2019,   Kumpulan Khotbah Kristen protestan bulan keluarga tanggal 20 oktober 2019,   KHOTBAH LUKAS 16 :19-31,    jamita HKBP. Hata batak. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   Kotbah minggu 20 oktober 2019,   Bacaan liturgi minggu 20 oktober 2019,   Jamita johanes 4:21-26,   download lagu pelengkap kidung jemaat mp3,   not angka untuk lagu tuhan memanggil,   susunan ibadah katolik hari sabtu tanggal 19 october 2019,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   lagu rohani untuk persembahan,   donload lagu nikita ku sembah engkau yesus,   download lagu mawar sharoon,   free download mp3 lagu penyembahan gereja gms,   Khotbah GKI Yohanes 4:21-26,   lagu penutup ibadah kristen,   lagu rohani seperti rusa merindukan sungai hemy pesolima,   lagu rohani seperti rusa merindukan sungai hemy pesolima,   lirik lagu dia harus makin bertambah,   injil 20 oktober 2019,   injil 20 oktober 2019,   injil 20 oktober 2019,   lagu untuk persembahan,   sabda bina umat oktober 2019,   khotbah anak muda dari kitab pengkhotbah 11:9,   Jamita johannes 4:21-26,   tafsir yohanes 6: 1-15,   ilustrasi tentang amsal 10 :1,   nast khotba zefanya 3 : 9 - 20,   Nats khotbah kisah para rasul 20-21-31,   nast khotba zefanya 3 : 9 - 20,   Nats khotbah kisah para rasul 20-21-31,   pujian rohani kristen penutup ibadah,   khotbah amsal 22:8-12,   bacaan injil harian tgl 18 oktober calender liturgi 2019,   ringkasan khotbah mazmur 25: 8-15,   ringkasan khotbah mazmur 25: 8-15,   mars pkb gpib,   mars pkb gpib,   khotbah Hakim-hakim 6:15-23,   lagu ibadah pemuda,   not dan angka pkj 36,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   renungan amsal 3:17-30,   lagu lagu pengakuan dosa,   lagu lagu pengakuan dosa,   Renungan amsal 13:3,   lagu kanon rohani,   renungan lukas 12:12-18,   renungan lukas 12:12-18,   dialah yang maha tinggi chord,   bimbinglah niat hamba,   kalender.katolik bln oktober .2019,   lagu untuk penutup ibadah,   lagu liturgi hari minggu tgl 20-oktober-2019,   khotbah tentang hidup ini hanya sementara,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   kalender liturgi 2019,   kalender liturgi 2019,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   khotbah amsal 22:8-12,   liturgi ibadah kedukaan,   zefanya 3 9-20,   contoh kata sambutan kristen,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   album gms baru,   khotbah hari pekan pemuda tetap berpegang pada kebenaran 2 timotius 3:14-4:5,   daftar lagu baru gms,   lagu rohani untuk penutup ibadah,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   khotba filipi 2:1-11,   bacaan injil bulan oktober 2019,   lagu gereja mp3,   download lagu kubri yang terbaik gms,   cache:0Zr0zI7toXoJ:https://www.lagu-gereja.com/index.php?ipage=12104,   Renungan Mazmur 119:32-33,   khotbah zakaria 3:9-20,   lagu gereja pagi,   kalender katolik 2019,   khotbah kisah para rasul 5 ayat 26 sampai 32,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   lagu penutup ibadah,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   khotbah Matius 7 ayat 15 sampai 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   jamita johannes4,21-26,   jamita minggu 20 oktober 2019 sian Johannes 4:21-26,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   perikop yesaya 2:2-5,   Glory haleluya lagu natal alfa trio,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   lagu kantri rohani kidung jemaat mp3,   lagu persembahan,   tata ibadah penghiburan gki di tanah papua,   Ruhanga Ninkuhimbisa,   lagu penutup ibadah,