Save Page
Minggu, 21 Mei 2017
MINGGU V SESUDAH PASKAH
Roma 10:4-13 (SGD)

Roma 10:4-13
10:4 Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. 10:5 Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: "Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya." 10:6 Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian: "Jangan katakan di dalam hatimu: Siapakah akan naik ke sorga?", yaitu: untuk membawa Yesus turun, 10:7 atau: "Siapakah akan turun ke jurang maut?", yaitu: untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati. 10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan. 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. 10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. 10:11 Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan." 10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. 10:13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Penjelasan:
* Hubungan Antara Kebenaran Iman dan Objek Iman. (10:4-15).
Di dalam ayat 4 ada dua hal yang ditekankan: (1) siapa Kristus sebenarnya; (2) siapa yang memperoleh manfaat dari Kristus. Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. Kata kegenapan - telos - tampaknya memadukan pengertian dari kata sasaran dan akhir (lih. Arndt, telos, 1.a.b.c, hlm. 819). Kita tidak dapat mengatakan bahwa Kristus hanyalah sasaran dan akhir dari hukum Taurat. Lebih tepat kalau dikatakan bahwa Dia adalah sasaran dan akhir dari hukum Taurat dalam kaitan dengan kebenaran. Sebelum Kristus datang, orang-orang yang percaya kepada Allah berada dalam ketegangan. Artinya, mereka dijanjikan akan memperoleh hidup dengan syarat bahwa mereka hidup dengan cara yang tidak mungkin dapat mereka penuhi. 5. Sekalipun ketika mengutip Musa, Paulus sedikit mengubah Imamat 18:5 dari naskah Ibrani dan Yunani, ia pada dasarnya memberikan pengertian yang benar dari ayat itu. Orang yang melakukannya (kebenaran yang dituntut oleh hukum Taurat) akan hidup karenanya (kata ganti orang feminin, mengacu kepada kebenaran). Di dalam naskah Yunani untuk Imamat 18:5, orang percaya Yahudi diperintahkan untuk memelihara semua ketetapan dan peraturan. Sekalipun seorang yang percaya kepada Allah berusaha sebaik-baiknya untuk memenuhi tuntutan untuk hidup benar yang ditetapkan hukum Taurat. dia juga sadar akan segala kegagalannya. Keadaan tidak konsisten ini menghasilkan ketegangan. Karena itu ia selalu menyajikan persembahan kurban tebusan salah dan kurban penghapus dosa. Sebab itu, seorang Yahudi yang percaya tidak dapat berpegang pada Imamat 18:5 sebagai landasan hukum yang menjamin dirinya memperoleh hidup kekal, tetapi hanya sebagai janji dari Allah menyangkut persekutuan manusia dengan Dia. Manusia tidak dapat melihat ayat tersebut sebagai sebuah peraturan hukum. Kalau manusia berbuat demikian maka ketegangan yang muncul tidak tertahankan. Kristus telah mengakhiri ketegangan ini. Melalui kehidupan dan kematian-Nya Dia menyatakan kebenaran sempurna dari Allah, yang dicurahkan oleh Bapa melalui iman kepada Anak. Inilah sasaran yang ditunjuk oleh hukum Taurat. Kehidupan dan kematian Kristus mengakhiri ketegangan yang muncul karena adanya janji kehidupan kepada manusia dengan syarat yang tidak akan pernah dapat dipenuhinya. Karena manusia tidak dapat hidup sebagaimana dikehendaki oleh Allah, keselamatan di bawah Perjanjian Lama maupun di bawah Perjanjian Baru haruslah oleh iman.

Di dalam Roma 10:6-8 Paulus mengutip Ulangan 30:12-14 dengan menyisipkan aneka tanggapan dan frasanya sendiri. Di dalam nas Perjanjian Lama, kata -"nya" di dalam pertanyaan mengenai siapa yang akan naik atau siapa yang akan menyeberang untuk mengambil-"nya" bagi manusia, mengacu kepada perintah untuk "mengasihi Tuhan, Allahmu." Perintah Allah inilah yang ada di dalam hati dan diucapkan oleh mulut orang Israel itu. 6, 7. Tetapi Paulus mengambil kalimat dalam Ulangan itu dan memakainya untuk soal kebenaran yang diperoleh karena iman. Paulus mengaitkan masalah naik dan menyeberang itu dengan soal naik dan turunnya Kristus. 8. Ucapan yang ada di mulut dan dalam hati ialah firman iman yang kami beritakan. Paulus tidak mengatakan bahwa Musa di dalam kitab Ulangan menubuatkan bahwa kebenaran akan diperoleh melalui iman. Yang dikatakan Paulus ialah, "Kebenaran karena iman berkata demikian" (10:6). Kesesuaian dua perjanjian tersebut ditunjukkan oleh fakta bahwa kebenaran ini ternyata demikian cocok dengan kalimat di Perjanjian Lama itu.



SGDK
HARI MINGGU V SESUDAH PASKAH
MINGGU, 21 MEI 2017
YESUS, MESIAS SEJATI

PENGANTAR
Roma 10 : 4 - 13
Surat Roma secara garis besar dapat dibagi menjadi 5 bagian,
yaitu :
1. Pasal 1 - 8 : berisi tentang kebenaran.
2. Pasal 9 - 11 : berisi tentang masalah bangsa Yahudi
sebagai umat pilihan Allah.
3. Pasal12-15: berisi tentang masalah-masalah
kehidupan praktis.
4. Pasal 16 : surat pengantar untuk Fede.
Pengertian kebenaran dalam pasal 1 - 8 dl atas atau dalam selu-
ruh surat Roma yang Rasul Paulus maksudkan adalah suatu hu-
bungan yang benar dengan Allah. Orang benar adalah orang
yang mempunyai hubungan yang benar dengan Allah dan hidup-
nya membuktikan hal tersebut.

Rasul Paulus telah menemukan jalan kebenaran di dalam
kepercayaan dan penyerahan dirinya secara mutlak kepada Allah.
Satu-satunya jalan untuk mempunyai hubungan yang balk de-
ngan Allah ialah taat pada firman-Nya dan menyerahkan diri ke-
pada anugerah dan kasih-Nya. lnilah jalan iman. Dengan demiki-
an orang percaya menjadi tahu bahwa yang terutama bukanlah
apa yang dapat kita lakukan untuk Allah, melainkan apa yang te-
lah Allah lakukan bagi kita. Bagi Paulus inti iman Kristen adalah
kita tidak dapat mengusahakan hak untuk mendapat kemurahan
Allah. Semuanya itu adalah anugerah Allah dan yang dapat kita
lakukan adalah hanya menerima kaslh Allah dan bersyukur pa-
da-Nya serta menaruh percaya atas apa yang Allah telah kerja-
kan bagi kita.

Pada pasal 9-11 Paulus menyatakan bahwa dengan keke-
rasan hati orang Yahudi--sebagai umat pilihan A/lah-yang ti-
dak mau menerima Yesus sebagai Mesias, justru membuka ke-
sempatan bagi orang-orang non-Yahudi untuk masuk dalam per-
sekutuan umat pilihan Allah. Bagi Paulus, orang Yahudi sejati
(Israel baru) tidak ditentukan dari garis keturunan darah, melain-
kan ia adalah orang yang telah mengambil keputusan untuk me-
nyerahkan diri kepada Allah di dalam iman seperti Abraham.

Paulus telah melontarkan kecaman-kecaman keras kepada
orang-orang Yahudi dan memberitahukan kebenaran-kebenar-
an, tetapi mereka tidak mau mendengarkan/menerimanya.
Walaupun pasal 9-11 adalah kecaman terhadap sikap aga-
maniah orang Yahudi. Namun demikian, tidak ada kemarahan
Paulus kepada mereka, melainkan kesedihan dan kerinduan hati
Paulus.Keinginan Paulus adalah orang-orang Yahudi dapat di-
selamatkan.

Pasal-pasal ini juga berupa seruan untuk meninggalkan keya-
kinan yang berpusat pada usaha atau perbuatan baik manusia
(ketaatan melaksanakan taurat) untuk mendapatkan kasih karu-
nia Allah (keselamatan). Orang Yahudi mesti menerima kasih
karunia Allah dengan iman yang tulus dan bukan dengan usaha
untuk mendapatkannya dari Allah.

Paulus bersedia mengakui bahwa orang-orang Yahudi sangat
giat untuk Allah, namun arah mereka keliru karena mereka
beranggapan bahwa perbuatan (ketaatan pada hukum Taurat)
akan membawa keselamatan.

Pasal 10 membicarakan ketidak-percayaan Israel bahwa Ye-
sus adalah Mesias, Sang Juruselamat dan faktor-faktor penye-
bab ketidak-percayaan mereka. Dalam Roma 10:4-13 telah di-
nyatakan bahwa keselamatan tersedia bagi semua orang, terma-
suk orang Yahudi. Namun, ketidakpercayaan Israel tidak lain di-
sebabkan oleh ketegaran hati mereka.

PEMAHAMAN NAS
Salah satu masalah di jemaat Roma adalah mengenai hu-
bungan antara orang Kristen Yahudi dan Kristen non-Yahudi.
Orang Kristen Yahudi menganggap bahwa mereka secara lang-
sung termasuk umat pilihan Allah hanya karena ia terlahir seba-
gai orang Yahudi (keturunan Abraham secara jasmani). Akan te-
tapi, bagi Paulus orang Yahudi yang sejati bukanlah berdasar-
kan keturunan secara jasmani, melainkan adalah orang yang te-
lah mengambil keputusan untuk menyerahkan diri kepada Allah
di dalam iman, sama seperti Abraham (keturunan Abraham se-
cara rohani).

Firman Tuhan itu dekat denganmu, di mulut dan hatimu. De-
ngan mulut orang mengakui Yesus adalah Tuhan dan Jurusela-
mat dan dengan iman orang percaya bahwa Yesus yang adalah
Tuhan, telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati, maka ia
akan diselamatkan.

Ayat 9-10 sangat penting bagi kita karena dalam ayat-ayat
ini terletak dasar dari pengakuan iman Kristen. Pertama, orang
harus mengakui Yesus Kristus adalah Tuhan. Dengan pengakuan
itu ia telah memberikan tempat yang sangat istimewa kepada
Yesus dalam kehidupannya, bahkan menjanjikan ketaatan dan
ibadah yang sungguh-sungguh kepada-Nya. Kedua, orang harus
percaya bahwa Yesus sudah dibangkitkan dari kematian. Orang
Kristen mesti percaya bahwa bukan saja Yesus pernah hidup,
tetapi juga la masih tetap hidup. Kebangkitan adalah dasar uta-
ma kepercayaan Kristen. Ketiga, orang percaya bukan hanya
percaya di dalam hatinya, tetapi dia juga mesti mengaku (meng-
ucapkan) dengan bibirnya/mulutnya. lni adalah kesaksian orang
percaya kepada dunia ini.

Orang Yahudi sulit percaya bahwa ada jalan menuju Allah
tanpa melalui hukum Taurat. Konsep pemikiran Yahudi ialah me-
lalui ketaatan pada hukum taurat manusia dapat memperoleh
kebenaran di hadapan Allah. Terhadap pemikiran ini Paulus men-
jawab bahwa Kristus adalah kegenapan hukum Taurat. Artinya,
di dalam Yesus Kristus, manusia tidak perlu lagi berusaha men-
dapatkan kasih Allah (keselamatan); sebaliknya yang manusia
perlukan adalah hanya mau menerima kasih karunia Allah dan
kemurahan-Nya.

Karena itu, Roma 10:4-13 dapat dilihat sebagai seruan kepa-
da orang Yahudi untuk meninggalkan jalan ketaatan hukum Tau-
rat (perbuatan) dan menerimajalan anugerah atau kasih karunia
Allah dalam Yesus Kristus. Peralihan ini adalah iman dan iman
seperti ini terbuka bagi setiap orang.

POINT APLIKASI
1. Ajaran tentang keselamatan di dalam kekristenan sungguh-
sungguh adalah anugerah atau kasih karunia Allah. Anuge-
rah ini berada di dalam Yesus Kristus dan bukan yang lain.
2. Pengakuan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah di da-
lam Yesus Kristus, ternyata bukan hanya penting diketahui
oleh Allah di dalam iman, melainkan juga harus dinyatakan
oleh orang percaya di hadapan orang lain di dalam kehidupan
ini. lni adalah kesaksian iman.
3. Kesaksian iman, apa yang dipercaya di dalam iman (hati),
haruslah terucap lewat mulut (bibir), juga sangat penting
terlihat dan terlaksana dalam kehidupan. Kehidupan yang
dimaksud tentunya kehidupan yang mengejawantahkan
perintah-perintah Tuhan Yesus.

memegang teguh bahwa tidak ada keselamatan yang adalah
anugerah Allah tanpa Yesus Kristus.
Kita yang memegang keyakinan seperti pada point 2 di atas,
tidak boleh menjadikan kita (orang Kristen) tinggi hati dan
sombong. Justru sebaliknya, keyakinan seperti itu hendaknya
membuat kita semakin sadar bahwa harus tetap rendah hati
mengasihi sesama.
PERTANYAAN UNTUK DISKUSI
1. Mengapa orang Kristen ada yang meragukan bahwa Ye-
sus Kristus adalah satu-satunya Juruselamat?
2. Pembinaan seperti apakah (materinya, bentuknya dan
sebagainya) yang perlu diberikan oleh gereja kepada
warganya yang belum mantap keyakinannya itu?
3. Apakah warga gereja sekarang mau menyediakan hati
untuk mendapatkan pembinaan seperti itu?


SBU

HARI MINGGU V SESUDAH PASKAH
MINGGU, 21 MEI 2017
Renungan Pagi
KJ.141 :1,2 -Berdoa
YESUS, MESIAS SEJATI

Roma 10:4-13
"$ebab iika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan
percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang
mati, maka kamu akan diselamatkan (ay. 9)

Kepada orang-orang Yahudi di Roma, Paulus mengingatkan kembali akan panggilannya sebagai umat pilihan Allah, yang mesti menjadi alat saluran berkat bagi sesama. Panggilan Paulus terus digemakan bagi mereka yang adalah orang pilihan Allah. Paulus tidak mau orang Yahudi berhenti pada tugas panggilan itu. Menurut Paulus, orang Yahudi memang mendapatkan kekhususan dalam panggilannya menjadi alat keselamatan Allah. Tetapi, panggilan Iahiriah (kelahiran) tidak bisa menjadikan orang Yahudi satu-satunya alat keselamatan bagi manusia. Dengan diperluasnyajangkauan kepada gereja sebagai alat keselamatan, Allah telah membuat satu langkah cerdas dan tepat.

Kekristenan dibangun di alas dasar seorang pribadi yaitu Yesus Kristus, Anak Allah dan Mesias. Karena itu, ajaran-ajaran kekristenan keluar dan berasal dari Yesus Kristus, dan bukan sekadar berasal dari agama Yahudi. Paulus menyatakan itulah sebabnya kita dapat memahami mengapa bahwa kegenapan dari hukum Taurat adalah Yesus Kristus. Yesus Kristus yang adalah pusat dari Taurat itu sendiri telah ditolak oleh orang Yahudi. Namun menjadi jalan masuk bagi suku-suku bangsa lain yang bukan umat pilihan Allah. Yesus Kristus adalah kebenaran sejati. Dengan terbukanya jalan baru menuju Allah melalui
Yesus maka kesempatan untuk menjadi anak-anak Allah terbuka lebar.

Anak-anak Allah bukanlah mereka yang berasal dari keturunan Abraham yang melahirkan bangsa Yahudi, tetapi melalui iman percaya yang mengakui Yesus dengan mulut dan hatinya sebagai Juruselamat. Suatu pengakuan bukanlah suatu pernyataan kesadaran akan objek tertentu tetapi ungkapan keyakinan bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh Mesias dan Juruselamat.

Dunia masa kini masih mungkin memberikan dan menawarkan bagi kita sosok mesias dan juruselamat yang dapat diandalkan untuk memimpin dan menyelamatkan kita dari berbagai masalah hidup. Namun kenyataannya Mesias atau Juruselamat yang ditawarkan oleh dunia sangat terbatas kuasanya. Hanya Yesus, Mesias dan Juruselamat sejati yangdapat memimpin dan menyelamatkan kita dari berbagai pergumulan dan masalah hidup yang berat sekalipun. Hanya Yesus, Mesias dan Juruselamat yang keberadaan-Nya sejak purbakala dan kekal. Akuilah dan percayalah dengan mulut dan hatimu.

KJ.141 : 5
Doa : (Tuhan Yesus, berilah kami kekuatan untuk berjalan bersama-Mu di hari ini)



HARI MINGGU V SESUDAH PASKAH
MINGGU, 21 MEI 2017
Renungan Malam
KJ. 383:1 -Berdoa
INDAHNYA PEMBERITAAN KABAR BAIK

Roma 10:14-15
Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? (ay.15)

Tegar tengkuk adalah istilah akrab untuk bangsa Israel yang sering tidak melakukan perintah Allah. Ketegaran hati Israel untuk tidak mau mendengarkan suara Tuhan, juga menjadi perhatian Rasul Paulus. Pertanyaan-pertanyaan yang Paulus ungkapkan dalam ayat 14-15 sebenarnya hendak mengoreksi sikap mereka terhadap pemberitaan kabar baik.

Memang keyakinan teguh orang Israel bahwa keselamatan hanya diberikan Allah kepada mereka saja menjadi kendala utama diterimanya lnjil Kristus. Mereka merasa bahwa sebagai umat pilihanNya yang telah diberikan Taurat sebagai syarat keselamatan. Keyakinan seperti ini mau menyatakan bahwa manusia (orang Yahudi) dapat memenuhi hukum Taurat tersebut. Padahal dalam kenyataannya mereka tidak mampu melaksanakan atau menuruti hukum Taurat itu. Bukankah orang-orang beragama-agama lain pun memiliki pemahaman yang sama dengan orang Yahudi bahwa perbuatan taat melakukan hukum agama. adalah jaminan keselamatan? Rasul Paulus dapat mengerti kalau orang Yahudi, khususnya yang ada di Roma masih belum mengerti dan belum percaya bahwa keselamatan tidak dapat dicapai oleh usaha manusia, melainkan diberikan oleh Allah melalui Yesus Kristus, sebab lnjil Kristus belum sampai kepada mereka. Karena itu Paulus menyatakan dengan menerima atau percaya melalui pemberitaan tentang kabar baik atau lnjil oleh utusanNya, maka terbuka keselamatan untuk orang Yahudi dan non-Yahudi. Kabar baik atau lnjil menyatakan bahwa keselamatan adalah anugerah, karena Allah di dalam Yesus telah melakukan pengampunan dosa dan pembenaran bagi manusia. Manusia tidak dapat membenarkan dirinya sendiri di hadapan Allah.

Oleh karena orang percaya telah diampuni dan dibenarkan Allah di dalam Yesus Kristus, maka hendaknya ia selalu hidup menuruti kehendak Allah. Janganlah orang percaya juga tegar hati atau lemah iman untuk tidak mengindahkan Kristus dalam kehidupannya karena tantangan dan pergumulan hidup yang dialami. Mari kita terus berpegang pada-Nya agar pergumulan hidup dapat kita atasi bersama Kristus.

KJ.383:2
Doa : (Tuhan, kami bersyukur rancangan keselamatan-Mu bagi kami)

Label:   Roma 10:4-13 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Senin, 22 Mei 2017 - TAK DITOLAK ALLAH Roma 11:1-10 - MINGGU V SESUDAH PASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 20 Mei 2017 - SISIH ATAU SISA BUAT TUHAN? Ulangan 15:19-23 - MINGGU IV SESUDAH PASKAH




BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 12 November - Kisah Para Rasul 7-9

Hari ini, 12 November - Maz 119:157-163, Yeh 9-10, Ibr 8, Ams 28:20-21

12 Nopember - Yohanes 10:11-21, 1 Yohanes 2:18-23, Ayub 11, Yehezkiel 31 – 32

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2017..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392





Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402c AMIN

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402b AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 402a AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 401 AMIN, AMIN, YA, BENAR ADANYA

Kamis, 20 Juni 2013
GB 400 AMIN, AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 399 AMIN, HALELUYA!

Selasa, 06 Agustus 2013
GB 398b MARANATHA dan GB lama maranatha - gb 293c pada GB Lama

Senin, 29 Juli 2013
GB 398a MARANATHA & GB lama 293a MARANATHA

Senin, 22 Juli 2013
GB 397 HOSIANA

Senin, 22 Juli 2013
GB 396 HOSIANA, HOSIANA

Kamis, 11 Juli 2013
GB 395 HALELUYA! AMIN

Kamis, 11 Juli 2013
GB 394 HALELUYA, HALELUYA! PUJILAH TUHANMU

Kamis, 11 Juli 2013
GB 393 HALELUYA

Senin, 20 Juli 2015
GB 392b KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Kamis, 18 Juli 2013
GB 392a KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Rabu, 31 Juli 2013
GB 391 TUHAN MENYERTAI KAMU

Rabu, 29 April 2015
GB 389b KARNA ENGKAULAH

Selasa, 23 Juli 2013
GB 389a KARNA ENGKAULAH

Senin, 29 Juli 2013
GB 388 PUJI ALLAH | MULIAKANLAH

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



Gita bakti pdf,   Gita bakti pdf,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   ulangan 24:19-22 jamita partangiangan,   kasihnya seperti sungai lagu misa,   bahan sermon jamita 5 Musa 24 19-22,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   proses menulis kotbah ulangan 24:19-22,   firmanmu pelita bagi kakiku lagu misa,   renungan alkitab markus 13 ayat 33-37,   Renungan joel 2:23-32,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   khotbah gpib tahun 2019,   khotbah gpib 2019,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   partitur lagu koor natal,   renungan Lukas 17:7-10,   khotbah yakobus 1:9-11,   lagu penutup ibadah,   kalendar liturgi 2020 agustus,   kalender katolik 2020,   kalender katolik 2020,   kidung kabungahan 45,   tafsir amsal 1 : 5,   contoh contoh tema natal ibadah wbi,   koor natal batak,   sejarah kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu unyuk renungan kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu gereja ku bersyukur,   nats khotbah kej 6:1-8,   kotbah tekun dalam berkarya,   liturgi katolik desember 2019,   nyanyian rohani no.97,   renungan Kitab Keluaran 31 : 12-17,   liturgi katolik desember 2019,   cerita ulangtahun sekolah minggu dari pengkhotbah 11:8,   judul lagu gms,   kotbah tekun dalam berkarya,   kotbah tekun dalam berkarya,   partitur lagu koor natal,   liturgi ibadah hari minggu gereja toraja 17 november 2019,   khotbah ajakan juruslamat,   khotbah ajakan juruslamat,   tafsiran maleakhi 4:1-6 GKI,   tafsiran maleakhi 4:1-6 GKI,   kasih allahku sungguh tlah terbukti.mp3,   khotbah kis rasul 10 34 36 gpib,   khotbah kis rasul 10 34 36 gpib,   khotbah kis rasul 10 34 36 gpib,   kalender liturgi katolik bulan nopember 2019,   khotbah keluaran 23;1-13,   forevermore gms mp3,   renungan Nahum 1 : 1-8,   ulangan 24:19-22 kotbah GPIB,    bagaimana menyusun kerangka kotbah ulangan 24:19-22,   kejadian 1:11-31 tidak sesuai dengan pengetahuan,   alangkah indah dalam rumah doamu beban ku terlepas ganti kelegaanku ,   download mp3 rohani,   khotbah minggu 15 desember 2019,   khotbah minggu 15 desember 2019,   kotbah roma 1 : 28--32,   khotbah mazmur 138,   khotbah mazmur 138,   MP3 tabuh gendang,   gereja salamat haru natal ,   kotbah partangiangan ulangan "24 19-22" melindungi sesama manusia,   kotbah kristen tentang melindungi sesama manusia ulangan "24 19-22",   bimbinagan menulis kerangka kotbah ulangan 24:19-22 ,   khotbah mini dari nats matius 22:34-40,   Nats khobat pada hari ini tanggal 10 november 2019 yang tertulis di Amsal 19: 20-29 dengan tema " me,   lewatlah malam yang gelap,   trio elexis,   ulangan 16:18-20 renungan di kaitkan dengan pemuda kristen,   Renungan Mazmur8:2,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   Khotbah hr nr gmit,   daftar bacaan sinode gmit 2019,   amsal 19:20-29,   khotbah dari kitab nahum,   lagu pkj taize,   orang kaya susah masuk sorga,   nyanyian rohani kesukaan yang ceria lirik,   pupuja maria nama gereja katolik di bali,   khotbah dari kitab nahum,   lagu gms live,   kalender liturgi katolik 2019,   gereja tiberias indonesia,   Download lagu rohani ambon,   Amsal 19:20-29,   jamita hkbp minggu 10 november 2019,   kotbah amsal 19:20-29,   kotbah kristen rotestan minggu 10 november ini,   khotbah matius 8:23-27,   ibadah minggu 10 november 2019 hkbp,   ibadah minggu 10 november 2019 hkbp,   Khotbah minggu gereja gpib,   Khotbah minggu gereja gpib,   tafsiran amsal 19:20-29,   Renungan filemon 1-4-7,   Renungan Ayub 12:14,   kmm no 4,   lirik lagu jadikan aku terangmu Tuhan disekolah dirumah dan dimana saja,   bahan khotbah mazmur 11:1-7,   Khotbah amsal 19:20-29,   kmm no 4,   kmm no 4,   kmm no 4,   lagu untuk membawa persembahan,   Tema dari Amsal 19:20-29, yaitu: Mendengar dan melakukan nasehat,   renungan harian 1 tesalonika 4:13-18,   lagu persbahan,   ilustrasi dari kitab imamat 14:33-53,   lirik lagu cu ye su ai wo,   Tema dari Amsal 19:20-29, yaitu: Mendengar dan melakukan nasehat,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   khotbah amsal 19 20 29,   Lagu pkj utk tabis majelis,   kidung ceria 248,   Lirik dan akord lagu Kidung ceria 248,   Lirik dan akord lagu Kidung ceria 248,   Kidung ceria Sekolah minggu Jangan kita takut,   renungan 2 tesalonika 2: 1-17,   Renungan pagi kel kristen 10 nov 2019,   yutube lagu gereja hit 2019,   khotbah imamat 14:33-53,   nyanyian rohani 136,   nyanyian rohani 146,   lirik lagi gereja sabda tuhan,   khotbah amsal 19:20-29,   lirik lagu rohani 10 november 2019,   kobah minggu 10 november 2019,   khotbah Mazmur 33:,   jamita minggu 27 okt 2019 daniel,   khotbah Mazmur 33:9,   KHOTBAH AMSAL 19 : 20-29,   Amsal 19:20-29,   Kidung rohani.com/mp3 sydney mohede-dia jamah,   download lagu kristen,   Khotbah amsal 19:20-29,   amsal 19:20-29,   ilustrasi khotbah matius 13 53 58,   kotbah amsal 19:20-29,   khotbah ibadah minggu 10 november 2019,   Renungan Imamat 14:33-53,   khotbah ibadah minggu 10 november 2019,   Renungan Imamat 14:33-53,   lirik lagu tuhan terang kasihMu bersinar,   bacaan liturgi 10 novemb,l,   sabda bina umat gpib 10 november 2019,   sabda guna krida dharma gpib 10 novemb,   bacaan liturgi 10 novemb,l,   lagu persemban untuk TUhan,   habakuk 3 ayat 14-19,   penjelasan 1 tesalonika3,   renungan Pengkhotbah 11:4 untuk ayat persembahan,   lagu gereja.com,   Renungan harian dari 1 timotius 3:14-16,   jamita filipi 4 :10-20,   jamita filipi 4 :10-20,   jamita filipi 4 :10-20,   nyanyian rohani untuk pernikahan,