Save Page
Ulangan 12:1-12
Satu tempat ibadah
12:1 "Inilah ketetapan dan peraturan yang harus kamu lakukan dengan setia di negeri yang diberikan TUHAN, Allah nenek moyangmu, kepadamu untuk memilikinya, selama kamu hidup di muka bumi. 12:2 Kamu harus memusnahkan sama sekali segala tempat, di mana bangsa-bangsa yang daerahnya kamu duduki itu beribadah kepada allah mereka, yakni di gunung-gunung yang tinggi, di bukit-bukit dan di bawah setiap pohon yang rimbun. 12:3 Mezbah mereka kamu harus robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, tiang-tiang berhala mereka kamu bakar habis, patung-patung allah mereka kamu hancurkan, dan nama mereka kamu hapuskan dari tempat itu. 12:4 Jangan kamu berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu. 12:5 Tetapi tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu sebagai kediaman-Nya untuk menegakkan nama-Nya di sana, tempat itulah harus kamu cari dan ke sanalah harus kamu pergi. 12:6 Ke sanalah harus kamu bawa korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu dan persembahan khususmu, korban nazarmu dan korban sukarelamu, anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu. 12:7 Di sanalah kamu makan di hadapan TUHAN, Allahmu, dan bersukaria, kamu dan seisi rumahmu, karena dalam segala usahamu engkau diberkati oleh TUHAN, Allahmu. 12:8 Jangan kamu melakukan apapun yang kita lakukan di sini sekarang, yakni masing-masing berbuat segala sesuatu yang dipandangnya benar. 12:9 Sebab hingga sekarang kamu belum sampai ke tempat perhentian dan ke milik pusaka yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. 12:10 Tetapi apabila nanti sudah kamu seberangi sungai Yordan dan kamu diam di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki, dan apabila Ia mengaruniakan kepadamu keamanan dari segala musuhmu di sekelilingmu, dan kamu diam dengan tenteram, 12:11 maka ke tempat yang dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah kamu bawa semuanya yang kuperintahkan kepadamu, yakni korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu dan persembahan khususmu dan segala korban nazarmu yang terpilih, yang kamu nazarkan kepada TUHAN. 12:12 Kamu harus bersukaria di hadapan TUHAN, Allahmu, kamu ini, anakmu laki-laki dan anakmu perempuan, hambamu laki-laki dan hambamu perempuan, dan orang Lewi yang di dalam tempatmu, sebab orang Lewi tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama kamu.


Penjelasan:
* Ul 12:1-3 - Di negeri // Memusnahkan sama sekali ... dan ... robohkan
Di negeri (ay. 1; bdg. 6:1). Menurut sudut pandangan nabi tentang ketetapan-ketetapan yang berikut, Israel dilihat sebagai sudah mewarisi negeri yang dijanjikan. Memusnahkan sama sekali ... dan ... robohkan (ay. 2, 3). Bagian ini terkait kepada bagian sebelumnya dengan melanjutkan bagian dari perintah untuk menaklukkan itu yang mengharuskan pemusnahan menyeluruh semua pusat dan instalasi .pemujaan orang Kanaan (bdg. 7:5, 25; Kel. 23:24; 34:13). Pelaksanaan rencana penaklukan secara menyeluruh akan membuat semua suku Israel itu mengendalikan semua tempat pemujaan berhala di seluruh wilayah (bdg. Yes. 1:29; 57:5; 65:7; Yer. 2:20; 3:6; 17:2; Yeh. 6:13; 18:6 dst.; Hos. 4:13; I Raj. 14:23; II Raj. 16:4; 17:10) dan kenyataan ini akan merupakan godaan untuk terjebak dalam pembauran (sinkretisme) religius (12:29, 30). Orang-orang Israel akan terancam bahaya menganut kekejian seperti memberi kurban berupa anak-anak sesuai dengan nazar (ay. 31; bdg. 18:10; Im. 18:21; II Raj. 16:3; 17:17; 21:6; 23:10; Yer. 7:31; 19:5; 32:35). Dengan demikian, di samping maksud menghukum melalui tindakan pemusnahan tempat-tempat pemujaan berhala di Kanaan, tindakan itu juga dimaksudkan sebagai pencegahan untuk melindungi Israel agar tidak terpikat pada upacara-upacara penyembahan berhala tersebut. Kenyataan bahwa dengan demikian hukum tentang tempat ibadah utama (Ul. 12:4 dst.) diperkenalkan (ay. 2, 3) dan diakhiri (bdg. ay. 29-31) dengan acuan-acuan kepada cara ibadah orang Kanaan menunjukkan bahwa salah satu tujuan dari pemusatan ibadah Israel di satu tempat adalah juga untuk menghindari pencemaran ibadah yang murni kepada Tuhan oleh berbagai praktik penyembahan berhala.

Keharusan pemusatan ibadah juga harus dipahami dari segi sifat Kitab Ulangan sebagai perjanjian yang dibuat oleh raja yang berkuasa. Perjanjian-perjanjian sejenis melarang pihak yang kalah untuk terlibat di dalam hubungan diplomatik dengan kekuasaan lain selain raja yang menang. Khususnya, negara yang kalah itu tidak diizinkan membayar upeti kepada pihak lain selain raja pemenang. Demikian pula semua keharusan dan larangan di pasal 12 ini dimaksudkan untuk menjamin bahwa Tuhan memperoleh seluruh kurban dan persembahan. Israel tidak boleh memberikan kurban dan persembahan kepada allah lainnya, sebab usaha mengerikan untuk mengabdi kepada dua tuan itu akan merupakan pemberontakan terhadap hukum yang terutama dari perjanjian Allah.

Di negeri yang dijanjikan, hukum mengenai mezbah pusat ini akan mencakup baik pemusatan perayaan kurban-kurban khusus (ay. 4-14) maupun kebebasan untuk melaksanakan perayaan-perayaan kekeluargaan yang umum di tempat masing-masing (ay. 15-28).

* Ul 12:4-14 - tempat yang akan dipilih Tuhan
Berbeda dengan banyaknya mezbah orang Kanaan (ay. 4) yang memberikan persembahan di mana saja sesuka hati mereka (bdg. ay. 13), Israel hanya diizinkan memiliki satu mezbah pusat dan mezbah itu harus didirikan di tempat yang akan dipilih Tuhan (ay. 5). Ketunggalan dari tempat ibadah ini sesuai dengan ketunggalan dari ketuhanan ilahi Israel (bdg. 6:4, 5).
Penelitian Alkitab dari segi sejarah dan sastra modern telah keliru beranggapan bahwa konsep mezbah pusat yang diajarkan dalam Kitab Ulangan ini (atau, menurut beberapa orang, hanya Ul. 12:1-7 yang kemudian dianggap sebagai tambahan yang disisipkan belakangan) bertentangan dengan peraturan Alkitab lainnya (lih. khususnya di dalam Kitab Perjanjian, Kel. 20:24). Karena itu keharusan dalam Kitab Ulangan dinilai merupakan penyempurnaan kemudian dari praktik yang diperkirakan lebih lemah. Seluruh kitab ini dianggap berasal dari abad ke-17 sM dan diidentifikasi sebagai kitab hukum yang ditemukan pada zaman raja Yosia. Pendekatan yang lebih baru oleh para peneliti adalah menjelaskan apa yang dianggap sebagai konflik peraturan ini bukan dengan menempatkan masing-masing di dalam urutan kronologis yang berbeda namun dengan mengaitkan masing-masing dengan tempat ibadah yang berbeda letaknya. Kitab Ulangan dipandang sebagai mewakili sudut pandang suku Lewi utara dengan pusat ibadah yang ada di Sikhem. Sejumlah kritikus bahkan mengakui bahwa pemusatan tempat ibadah di dalam Kitab Ulangan mungkin menunjukkan tindakan kembali kepada sebuah cita-cita dari masa sebelumnya yaitu bentuk amfiktioni.

Sesungguhnya, kalau menyangkut praktik religius yang normatif, tidak ada yang secara hakiki baru tentang hukum ini, bahkan pada zaman Musa sekalipun. Pada zaman leluhur, bila serangkaian mezbah didirikan dalam perjalanan mereka, tampaknya hanya ada satu mezbah pusat pada suatu masa tertentu. Demikian pula di dalam peraturan yang dirumuskan di Sinai (Kel. 20:24), tempat Israel mempersembahkan kurban diidentifikasikan sebagai tempat utama di mana Allah mencantumkan nama-Nya (maksudnya, menyatakan kemuliaan-Nya) melalui penampakan ilahi yang adikodrati, yaitu tempat tinggal simbolis Allah di tengah-tengah umat-Nya. Kemah Suci memiliki tempat yang berubah-ubah terus sepanjang pengembaraan mereka, namun tempat ibadahnya tetap satu itu saja.

Yang baru di dalam rumusan Kitab Ulangan ini hanyalah kemungkinan suatu tempat yang menetap untuk tempat ibadah itu. Kitab Ulangan menggambarkan suatu tempat tinggal tetap Allah di Israel.

* Demi keberbedaan.
Teks Alkitab yang kita baca hari ini mungkin mencengangkan kita karena berbicara tentang sentralisasi tempat ibadah, sesuatu yang amat janggal. Kita dapat memahami bahwa Allah menginginkan orang-orang Israel taat dengan saksama terhadap hukum dan perintah-Nya. Semua tempat penyembahan berhala orang-orang Kanaan harus dihancurkan sampai tidak ada sisanya. Memang, jika seseorang ingin melepaskan diri dari dosa, ia tidak bisa menyisakan dosa itu sedikit pun. Bagaikan bakteri, bila ia tidak dibasmi sampai tuntas, penyakit itu tidak akan bisa dikalahkan - - suatu saat kekuatannya akan bangkit lagi. Eksistensi dari orang-orang Kanaan akan dilenyapkan, dan sebagai gantinya nama Allah akan ditegakkan.
Bangsa Israel tidak diizinkan untuk menyembah Allah dengan cara yang sama seperti orang-orang Kanaan menyembah dewa-dewi mereka. Kemungkinan karena itulah maka Allah membuat sebuah sentralisasi tempat ibadah. Akibatnya, terjadi perubahan pada cara hidup dan ibadah umat Israel. Tidak boleh lagi ada pengorbanan di mezbah- mezbah lokal. Itu berarti orang-orang Lewi akan kehilangan pekerjaan mereka, namun bangsa Israel harus tetap memperhatikan mereka (ayat 12). Peraturan yang agak sedikit dilonggarkan adalah mengenai izin untuk memakan hewan sembelihan yang tidak disembelih di mezbah -- sebelumnya ternak domestik seperti sapi dan kambing harus disembelih di mezbah, bahkan bila hanya untuk dimakan. Ini mungkin disebabkan karena tempat ibadah yang baru jauh dari tempat tinggal banyak orang. Namun, peraturan tentang darah tetap berlaku. Ini semua kemungkinan diperintahkan Allah untuk membuat bangsa Israel tampil berbeda dari para tetangganya.



SBU
MINGGU IV SESUDAH PASKAH
SELASA, 16 MEI 2017
Renungan Pagi
KJ. 389 : 1,2 -Berdoa
BERKAT DAN KUTUK, MAU YANG MANA!

Ulangan 11:26-32
Lihatlah, Aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk :.....(ay.23)

Apa yang kita lakukan saat bangun tidur? Berdoa, sarapan, cuci piring, mandi atau apa? Pasti ada sesuatu yang kita lakukan saat bangun tidur, apa pun itu. Sadarkah kita bahwa apa pun yang kita lakukan adalah pilihan yang kita pilih dan proses itu sudah terjadi sejak terjaga dari tidur. Hidup ini adalah pilihan dan selalu disertai dengan suatu risiko. Memilih pasti berisiko, tidak memilih pun ada risikonya. Artinya kita tidak dapat menghindari proses memilih yang di dalamnya mengandung risiko.

Bacaan kita saat ini menunjukkan bahwa Tuhan sedang menawarkan pilihan kepada orang Israel. Ada berkat dan kutuk yang la sediakan dan la sangat menghargai kehendak bebas bangsa itu (ayat 26-28). Ada upah bagi masing-masing pilihan yang diambil. Tuhan mengarahkan agar bangsa itu tidak salah dalam memilih dan mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan atas pilihan mereka. Di sisi lain Tuhan juga hendak menunjukkan bahwa la adalah Allah yang tidak main-main. la adalah Tuhan yang serius bahkan sangat serius akan keputusan-Nya. Oleh karena itu bangsa Israel tidak boleh salah pilih.

Saat kita membaca Alkitab dan renungan ini, berarti kita sudah memilih. Setelah ini apa yang akan kita lakukan? Apa pun pilihan kita di hari ini, ingat bahwa la ingin agar kita selalu melibatkan dan mengutamakan-Nya. Dengan demikian kita akan terhindar dari pilihan yang dapat membuat kita terjerumus ke dalam penyesalan. Jangan lupa bahwa dunia di sekitar kita menawarkan banyak sekali pilihan yang dapat menyenangkan hati. Akan tetapi berwaspadalah karena bisa saja yang menyenangkan hati itu dapat menjadi kesusahan di masa berikutnya. Jangan sampai kita salah memilih. Kutuk dan berkat sudah tersedia. Lalu, apa pilihan kita di sepanjang hari ini?

KJ.389 :3,4
Doa : (Tolong hamba ya Tuhan, dalam menialani keseharian hari ini agar tidaksalah memilih dan melangkah)



MINGGU IV SESUDAH PASKAH
SELASA, 16 MEI 2017
Renungan Malam
KJ. 372 : 1,2 -Berdoa
SIAP, 86!

Ulangan 12:1-12
"Inilah ketetapan dan peraturan yang harus kamu lakukan... (ay.1)

istilah "siap, 86" baru saya dengar sekitar tahun 2005, ketika melayani di wilayah Kaltara. Terlebih ketika di sekitar reman- teman anggota Gerakan Pemuda (GP). Awalnya tidak paham dan baru kemudian hari saya tahu bahwa artinya adalah sama-sama dimengerti atau saya memahami. Bahasa sandi yang familiar di lingkungan Polisi dan menyatakan siap melaksanakan apa yang dipahami. Sekarang istilah ini menjadi nama program di salah satu televisi swasta.

Bagian yang kita baca saat ini merupakan perintah Tuhan yang diberikan dengan sangat tegas kepada bangsa Israel dan terkesan mengandung unsur kekejaman. Akan tetapi maksud dari semuanya adalah bahwa Tuhan menghendaki agar mereka mempersiapkan satu ibadah dan beribadah di tempat itu kepada-Nya. Ia menetapkan tempat di mana mereka harus beribadah dan apa yang harus mereka buat. Tentu di dalamnya Tuhan menghendaki agar bangsa itu memahami maksud dan melaksanakannya. Perintah yang telah dipahami itu kemudian harus dilaksanakan dengan baik.

Sadar atau tidak, ternyata kita sering berhadapan dengan perintah Tuhan. Perintah itu terwujud saat kita merenungkan firman Tuhan di setiap ibadah yang diikuti. Lalu bagaimana sikap kita? Apakah kita dapat memahaminya dengan baik? Atau hanya paham lalu tidak berbuat? Mari kembali merenungkan motivasi
kita hadir di setiap ibadah. Apakah di dalamnya kita pun memberikan jawaban kepada Tuhan: "baik Tuhan, saya mengerti perintah-Mu dan siap me|aksanakannya."

KJ.372 :3
Doa : (Ampuni hamba ya Tuhan, jika selama ini kurang memahami segala perintah-Mu)

Label:   Ulangan 12:1-12 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Rabu, 17 Mei 2017 - DIPIKIR PUN, JANGAN! - Ulangan 12:29-32 (SGK) - MINGGU IV SESUDAH PASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Senin, 15 Mei 2017 Ulangan 11:8-21 - MENGASIHI ITU KEKUATAN Ulangan 11:22-25 - MINGGU IV SESUDAH PASKAH

Garis Besar Ulangan






November 10 - 16 (Week 46) - Ezekiel 46-48; John 16 || Daniel 1-3; Psalm 88; John 17 || Dan 4-6; John 18 || Dan 7-9; Psalm 91; John 19 || Dan 10-12; John 20

Hari ini, 14 November - Yakobus 1,2<...

Hari ini, 14 November - Maz 119:171-...

Hari ini, 14 Nopember - Yohanes 11:1...

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2017..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392





Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402c AMIN

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402b AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 402a AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 401 AMIN, AMIN, YA, BENAR ADANYA

Kamis, 20 Juni 2013
GB 400 AMIN, AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 399 AMIN, HALELUYA!

Selasa, 06 Agustus 2013
GB 398b MARANATHA dan GB lama maranatha - gb 293c pada GB Lama

Senin, 29 Juli 2013
GB 398a MARANATHA & GB lama 293a MARANATHA

Senin, 22 Juli 2013
GB 397 HOSIANA

Senin, 22 Juli 2013
GB 396 HOSIANA, HOSIANA

Kamis, 11 Juli 2013
GB 395 HALELUYA! AMIN

Kamis, 11 Juli 2013
GB 394 HALELUYA, HALELUYA! PUJILAH TUHANMU

Kamis, 11 Juli 2013
GB 393 HALELUYA

Senin, 20 Juli 2015
GB 392b KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Kamis, 18 Juli 2013
GB 392a KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Rabu, 31 Juli 2013
GB 391 TUHAN MENYERTAI KAMU

Rabu, 29 April 2015
GB 389b KARNA ENGKAULAH

Selasa, 23 Juli 2013
GB 389a KARNA ENGKAULAH

Senin, 29 Juli 2013
GB 388 PUJI ALLAH | MULIAKANLAH

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



Jamita johanes 8:12-20,   Jamita natal johannes 8:12-20,   bagaimana cara memberitakan injil di lingkungan,   Yohanes 6 : 27 - 29,   kejadian 21:1-7renungan,   kejadian 21:1-7renungan,   tafsiran lukas 21 : 5-19,   forevermore gms mp3 ,   lagu ibadah penutup,   lagu memberikan persembahan,   kidung ceria cinta akan Yesus tak berarti hanya nyanyi dan doa,   khotbah Roma 1:18-25,   judul lagu rohani arab,   Yohanes 6 : 27 - 29,   Bahan khotbah dari 2 Tesalonika 3: 1-9,   lagu rohani pujian,   dunia gemar dan soraklah lirik,   dunia gemar dan soraklah lirik,   2 korintus 9;6-7 NATS PERSEMBAHAN,   nats ayat alkitab untuk persembahan,   lagu penutup ibadah,   tema natal tentang hendaklah kamu sehati,sepikir dalam tuhan bahasa batak,   lagu penutup ibadah,   lagu pembuka ibadah,   khotbah dari kitab nahum,   yakobus 3 cerita sekolah minggu,   khotbah gereja toraja dari matius 16:13-20,   khotbah gereja toraja dari matius 16:13-20,   mazmur 69:20-37 gpib,   mazmur 69:20-37 gpib,   lagu doa syafaat,   lagu buat doa syafaat,   2tesalonika3:6-13,   kristen kata pengantar persembahan,   jamita filipi 4:10-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   lagu lagu pengakuan dosa,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   download lagu mp3 di mazmur 150,   kumpulan lagu gereja kristen maranatha indonesia pengajaran tabernakel,   renungan ulangan 24 17 22,   lagu persembahan gmim,   filipi 4:10-20,   download lagu mp3 di mazmur 150,   khotbah : Tetaplah Setia,   Filipi 4:10-20,   Filipi 4:10-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   syair dan not lagu gereja pdf,   khotbah yohanes 5:19-29,   khotbah yohanes 5:19-29,   you rise me up versi paduan suara,   lagu untuk persembahan,   renungan harian yohanes 5:19-29,   partitur lagu natal,   jembatan lagu untuk persembahan,   ambilan gkps 17 november 2019,   meresponi panggilan tuhan Yosua 1:1-9,   khotbah ulangan 24:19-22,   khotbah ulangan 24:19-22,   liturgi ibadah persekutuan kaum pria bala keselamatan,   lagu bala keselamatan perjuangan,   Khotbah KRISTEN dari Ayub 19: 23-27,   Khotbah KRISTEN dari Ayub 19: 23-27,   jamita filipi 4:10-20,   khotbah ulangan 24:19,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   lagu gereja kj 49,   khotbah pilipi 4:10-20 versi hkbp,   renungan yakobus 2:1-13,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6 GKI,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6 GKI,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   Contoh renungan kotbah harian agama Kristen Protestan bulan November 2019,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   Khlbh masmur 55:2-8,   renungan remaja kristen gmit,   kothbah katolik menurut lukas 21:5-19,   kothbah katolik menurut lukas 21:5-19,   renungan kristen insani 13:20-21 dari gmit,   lagu persembahan,   Tafsiran alkitap 2 tesalonika 3;13-15,   khotbah yakobus 2 1-10,   ayat2 alkitab utk ajakan persembahan,   lagu kristen yang sesuai dengan nats matius 25:31-46,   tata ibadah unit gpm,   MEMANDANG ALLAH MELAMPAUI HIDUP INI Ayub 19: 23 - 27a,   kejadian 21:1-7renungan,   renungan Yosua 24:22-28,   khotbah keluaran 23;1-13,   khotbah amsal 12,    kitab ulangan 24:19-22 berbuat baik bagi semua orang,    kitab ulangan 24:19-22 berbuat baik bagi semua orang,   kotbah ulangan 24:19-22 ,    ulangan 24:19-22 melindungi sesama,   khotbah yoel 2 : 28-32,   khotbah yoel 2 : 28-32,   partirtur 4 suara lagu natal,   renungan sbu tgl 17 november,   khotbah yoel 2 : 28-32,   tafsiran “Engkaulah anakKu yang kukasihi, kepadaMulah aku berkenan” ?,   kalender liturgi katolik tgl 12 nopember 2019,   Jamita filipi 4;10-20,   renungan kristen keluaran 19: 10-11 ,   nyanyian pujian downlod,   nyanyian pujian downlod,   renungan kristen keluaran 19: 10-11 ,   renungan pagi sabda bina umat gpib matius 12. 46_ 50,   NYANYIAN BALA KESELAMATAN,   sabda bina umat gpib 12 nov 2019,   contoh liturgi kedukaan kristen gki,   contoh liturgi kedukaan kristen gki,   lagu gereja.com,   Gita bakti pdf,   Gita bakti pdf,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   ulangan 24:19-22 jamita partangiangan,   kasihnya seperti sungai lagu misa,   bahan sermon jamita 5 Musa 24 19-22,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   proses menulis kotbah ulangan 24:19-22,   firmanmu pelita bagi kakiku lagu misa,   renungan alkitab markus 13 ayat 33-37,   Renungan joel 2:23-32,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   khotbah gpib tahun 2019,   khotbah gpib 2019,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   partitur lagu koor natal,   renungan Lukas 17:7-10,   khotbah yakobus 1:9-11,   lagu penutup ibadah,   kalendar liturgi 2020 agustus,   kalender katolik 2020,   kalender katolik 2020,   kidung kabungahan 45,   tafsir amsal 1 : 5,   contoh contoh tema natal ibadah wbi,   koor natal batak,   sejarah kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu unyuk renungan kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu gereja ku bersyukur,   nats khotbah kej 6:1-8,   kotbah tekun dalam berkarya,   liturgi katolik desember 2019,   nyanyian rohani no.97,   renungan Kitab Keluaran 31 : 12-17,   liturgi katolik desember 2019,   cerita ulangtahun sekolah minggu dari pengkhotbah 11:8,   judul lagu gms,   kotbah tekun dalam berkarya,   kotbah tekun dalam berkarya,   partitur lagu koor natal,   liturgi ibadah hari minggu gereja toraja 17 november 2019,   khotbah ajakan juruslamat,   khotbah ajakan juruslamat,   tafsiran maleakhi 4:1-6 GKI,