Save Page
Minggu, 2 Juli 2017
MINGGU IV SESUDAH PENTAKOSTA
Kisah Para Rasul 8:14-25 SGD

8:14 Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ. 8:15 Setibanya di situ kedua rasul itu berdoa, supaya orang-orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. 8:16 Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorangpun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. 8:17 Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus. 8:18 Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka, 8:19 serta berkata: "Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus." 8:20 Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang. 8:21 Tidak ada bagian atau hakmu dalam perkara ini, sebab hatimu tidak lurus di hadapan Allah. 8:22 Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini; 8:23 sebab kulihat, bahwa hatimu telah seperti empedu yang pahit dan terjerat dalam kejahatan." 8:24 Jawab Simon: "Hendaklah kamu berdoa untuk aku kepada Tuhan, supaya kepadaku jangan kiranya terjadi segala apa yang telah kamu katakan itu." 8:25 Setelah keduanya bersaksi dan memberitakan firman Tuhan, kembalilah mereka ke Yerusalem dan dalam perjalanannya itu mereka memberitakan Injil dalam banyak kampung di Samaria.

Penjelasan:





* Kis 8:14-17 - Rasul-rasul di Yerusalem // adalah orang-orang Samaria
Rasul-rasul di Yerusalem tetap menjalankan peranan sebagai pengawas bagi seluruh gereja, dan karena itulah mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke Samaria untuk memeriksa perkembangan baru ini. (Yohanes dan saudaranya Yakobus pernah bertanya kepada Yesus apakah mereka tidak sebaiknya mendatangkan api dari langit untuk menghanguskan sebuah desa Samaria tertentu; lihat Luk. 9:52 dst.). Petrus dan Yohanes akhirnya mengetahui bahwa karunia Roh Kudus yang diterima pada hari Pentakosta belum dialami oleh orang-orang Samaria yang sudah bertobat. Mereka telah menerima babtisan air tetapi bukan baptisan Roh. Jelas bagi kedua rasul itu bahwa iman orang-orang Samaria tersebut memang sungguh-sungguh. Karena itu mereka menumpangkan tangan di atas orang-orang tersebut, dan Roh Kuduspun turun atas mereka. Makna dari peristiwa ini telah menjadi pokok perdebatan, tetapi harus dikemukakan bahwa pada hari Pentakosta dan di rumah tangga Kornelius (Kis. 10), Roh Kudus diberikan tanpa penumpangan tangan. Karena itu adalah sewenang-wenang kalau orang memilih satu peristiwa ini dan menjadikannya hal yang harus dialami oleh semua orang Kristen, dan juga sewenang-wenang kalau orang bersikukuh bahwa ada baptisan khusus Roh sesudah orang memiliki iman yang menyelamatkan melalui penumpangan tangan oleh orang-orang yang telah mengalaminya. Makna dari peristiwa ini terletak pada kenyataan bahwa orang-orang ini adalah orang-orang Samaria. Inilah langkah pertama di mana gereja mematahkan belenggu ikatan Yahudinya dan bergerak menuju suatu persekutuan yang benar-benar meliputi seluruh dunia. Penumpangan tangan bukan hal yang diperlukan oleh orang Samaria; tetapi perlu bagi para rasul, agar mereka benar-benar yakin bahwa Allah memang sedang mematahkan berbagai hambatan dari sikap kesukuan dan menerima orang-orang berbangsa campuran ini di dalam persekutuan Gereja. Peristiwa ini bukan merupakan Pentakosta baru, melainkan perluasan dari Pentakosta kepada orang-orang Samaria.

* Kis 8:18-24 - terjerat dalam kejahatan
Keinginan Simon untuk membeli karunia-karunia Allah dengan uang telah dijawab Petrus dengan mengatakan, "Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau ... jadi bertobatlah dari kejahatanmu." Tampaknya Simon benar-benar bertobat, tetapi kebiasaan hidup yang lama dan keadaan Simon yang terjerat dalam kejahatan (ay. 23) belum dipatahkan. Simon menjadi gemetar ketakutan dan memohon kepada para rasul untuk berdoa syafaat baginya dan memohon pengampunan Allah (ay. 24).

* Kis 8:25
Petrus dan Yohanes sekarang terlibat dalam suatu program penginjilan penuh semangat yang membawa mereka mengunjungi banyak desa di Samaria. Kemudian, setelah menyelesaikan perjalanan ini, mereka kembali ke Yerusalem.


SGDK
HARI MINGGU IV SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 2 JULI 2017
Syukur HUT Ke 36 Yapendik GPIB
TANGGUNG JAWAB DI DUNIA PENDIDIKAN
Kisah Rasul 8:14-25

PENGANTAR
Kisah Para Rasul 8:14-25 adalah penggalan kisah kehidupan
jemaat mula-mula, perkembangan misi, dan perluasan ajaran
Yesus Kristus. Peristiwa Pentakosta (Kisah Rasul 2) adalah
gambaran dari luasnya komunitas orang percaya yang telah
menerima ajaran Yesus Kristus. Sementara itu Kis. 6 mem periihat
kebutuhan untuk melakukan pendampingan secara baik orang-
orang yang telah menerima ajaran Yesus Kristus itu. Di tengah
penerimaan dan perkembangan ajaran Yesus Kristus, ada orang
yang keliru menerima atau memahami ajaran tersebut, bahkan
salah dalam menyikapi ajaran tersebut dan juga para pemberita-
nya (Kis. 6:8-7:53). Di antara mereka yang salah memahami
ajaran tersebut ada yang mau bertobat, seperti Simon, tetapi
adajuga yang bahkan melakukan kekerasan terhadap para pem-
berita lnjil, seperti yang ditunjukkan oleh Paulus. Bagian ini (Kisah
Rasul 8:14-25) merupakan sebuah upaya untuk membangun
penyadaran dan pemahaman di antara para penerima lnjil Yesus
Kristus agar memiliki sikap yang benar dalam menerima lnjil
tersebut.

PEMAHAMAN TEKS
Ketika kitab lnjil berkisah tentang orang Samaria, terutama
dalam kisah orang Samaria dalam Lukas 10:25-37, ada
kesadaran tentang relasi kurang baik antara orang-orang percaya
berlatar belakang Yahudi dan yang berlatar belakang Samaria.
Kisah itu seakan ingin memperlihatkan bahwa orang-orang
percaya dari latar belakang Samaria justru sangat memahami
ajaran Yesus Kristus dengan baik. Pertanyaannya, bagaimana
orang Samaria bisa memahami ajaran Yesus Kristus ini dengan
baik? Jawabannya bisa ditemukan dalam penggalan kisah dari
Kisah Para Rasul 8:14-25.

Kisah Para Rasul 8:14 tidak merasa penting untuk menyebut-
kan dari siapa orang-orang Samaria menerima Firman Allah.
Tetapi kemungkinan tersebarnya lnjil'Yesus Kristus ke tanah
Samaria ada hubungannya dengan penganiayaan yang dialami
jemaat mula-mula (Kis.8:1b). Yang lebih ingin ditekankan adalah
sekalipun mereka telah menerima firman Allah, mereka masih
memerlukan pendampingan. Bahkan untuk memberikan pen-
dampingan yang baik, kepada orang-orang Samaria diutus dua
orang murid Yesus yang 'terkemuka', Petrus dan Yohanes.
Pengutusan Petrus dan Yohanes juga berhubungan dengan
informasi bahwa belum ada warga jemaat yang menerima Roh
Kudus (ay.16).

Teks ini dengan tegas memperlihatkan tanggung jawab dan
tujuan kehadiran kedua rasul di tengah-tengah jemaat Samaria.
Pertama, tujuan kehadirannya adalah untuk memperlengkapi
jemaat dengan Roh Kudus yang diperlukan dalam menuntun
hidupjemaat. Kehadiran Roh Kudus di sini dihubungkan dengan
penumpangan tangan yang dibedakan dari baptisan. Penjelasan
ini juga memperlihatkan formulasi baptisan (dalam nama Tuhan
Yesus - ay.16) yang berbeda dengan Mat. 28:19 (dalam nama
Bapa dan Anak dan Roh Kudus), tetapi sejalan dengan Kis. 2:38
(dalam nama Yesus Kristus). Kedua, kedua rasul memberikan
pemahaman yang benar tentang Roh Kudus dan kuasa yang
penumpangan tangan (karunia Allah) yang tidak bisa dibeli
dengan uang (ay. 18-21). Ketiga, kedua rasul juga meneruskan
pengajaran tentang lnjil kepada orang-orang Samaria di kam-
pung-kampung mereka (ay.25).

PENERAPAN DAN APLIKASI
Kisah ini dengan jelas memperlihatkan bahwa pendampingan
dan pemberitaan lnjil tidak berhenti setelah orang menerima lnjil.
Setiap orang yang menerima lnjil memiliki kemampuan yang
berbeda-beda dalam memahami dan merespons lnjil Yesus
Kristus. Untuk itu perlu diberikan pendampingan dan pengajaran
yang memadai sesuai dengan yang mereka butuhkan. lnilah yang
dimaksudkan dengan tanggung jawab pendidikan. Dan untuk
memberikan pendampingan dan pengajaran yang baik, perlu
diutus para pendamping atau pengajar yang memiliki kwalitas
yang baik.

Ketika Yesus akan meninggalkan para murid, dia menjanjikan
Penghibur yaitu Roh Kudus (Yoh. 14:26) yang akan mengajarkan
segala sesuatu kepada para murid dan akan mengingatkan
mereka akan semua yang telah Yesus katakan kepada mereka.
Karena itu tidak cukup orang menerima ajaran Yesus Kristus dan
dibaptis tanpa memiliki Roh Kudus di dalam dirinya. Teks ini se-
cara implisit ingin memperlihatkan bahwa Roh Kudus tidak begitu
saja diberikan atau diterima secara otomatis ketika orang me-
nerima Injil Yesus Kristus. Pemberian Roh Kudus harus menjadi
bagian dari permohonan orang percaya dan anugerah Allah
kepadanya. Penumpangan tangan mengandung makna bahwa
orang percaya harus memohon kepada Allah agar Roh Kudus
dicurahkan ke dalam dirinya. Karena itu kita sering mendengar
orang percaya berdoa memohon agar diurapi dengan Roh Kudus.
Teks dengan tegas mengajarkan orang percaya bahwa karunia
Allah adalah anugerah, bukan sebuah hasil upaya manusia dan
hanya diperoleh atas kemurahan Allah. Tidak ada harta yang
dimiliki manusia kecuali dipakai untuk memperoleh karunia Allah.
Roh Kudus adalah anugerah atau karunia yang diberikan atas
kemurahan Allah. Dengan memohon dan berserah kepada Allah,
manusia akan memperoleh karunia tersebut. Jangan berpikir
bahwa dengan uang atau harta yang dimiliki manusia bisa mem-
peroleh karunia Allah. Manusia harus belajar untuk mem bebaskan
dirinya dari pikiran-pikiran tentang dengan harta untuk mendapat-
kan apapun yang dia mau. lni juga tanggung jawab pendidikan.

KHOTBAH
Ada kurang lebih 66 sekolah di bawah naungan Yayasan Pen-
didikan Kristen (Yapendik) GPIB. Sekolah-sekolah ini didirikan
bukan hanya bertujuan membuat anak-anak Indonesia pandai
membaca dan menghitung, atau memiliki bentuk-bentuk per-
mainan yang sesuai dengan usia anak, atau memiliki pengetahu-
an yang memadai. Dalam visi, misi dan tujuan Yapendik GPIB
secara ekspilist diperlihatkan tujuan kehadiran Yapendik GPIB
dalam dunia pendidikan di lndonesia. Pengembangan kwalitas
sum ber daya insani yang didasarkan atas identitas dan nilai-nilai
Kristiani merupakan ciri yang menonjol dari tujuan kehadiran
Yapendik GPIB. Yang menjadi pertanyaan adalah sejauh mana
Yapendik dan jemaat-jemaat GPIB secara bersama-sama dan
bersinergi mewujudkan visi, misi dan tujuan tersebut?

Bacaan hari ini memperlihatkan bahwa para rasul merasa
bertanggung jawab terhadap kwalitas beriman dari orang-orang
percaya yang ada di Samaria. Sekalipun mereka telah menerima
lnjil, bahkan bukan melalui para rasul, itu tidak berarti bahwa
sudah cukup bagi mereka dalam mempelajari Yesus Kristus. Para
rasul secara bertanggung jawab rnengirim dua rasul terkemuka,

Petrus dan Yohanes untuk mendampingi mereka dalam men-
dalami lnjil Yesus Kristus. Kedua rasul tidak hanya meningkatkan
pengetahuan mereka tentang lnjil Yesus Kristus, tetapi juga mem-
perbaiki pemahaman-pemahaman yang keliru dalam jemaat dan
mendorong mereka untuk mengubah pola pikir yang keliru.
Jemaat didorong untuk berani mengakui kekurangan atau
kesalahan mereka dan melakukan pertobatan. Di samping itu
Petrus dan Yohanes juga menolong jemaat untuk mendapatkan
hal penting dalam hidup orang percaya, Roh Kudus, yang me-
nuntun mereka untuk hidup sebagai orang beriman secara benar.
Belajarlah kehadiran Petrus dan Yohanes di tengah-tengah
Jemaat Samaria, GPIB juga diingatkan untuk menjalankan
tanggung jawab pendidikannya dengan baik melalui Yapendik
GPIB.

GPIB melalui Yapendik harus bisa mempersiapkan tenaga-
tenaga didik yang berkwalitas. Dengan adanya tenaga-tenaga
didik yang berkwalitas maka GPIB juga bisa menghadirkan
pendidikan yang lebih berkwalitas, bukan hanya secara
inteiegensia, tetapi juga emosional dan spiritual. GPIB juga harus
mampu menyediakan apa yang dibutuhkan para anak didik dalam
mengembangkan kwalitas pendidikan mereka. GPIB juga harus
bisa menghadirkan pendidikan yang membebaskan, terutama
membebaskan pikiran-pikiran anak didik bahwa mereka Iemah,
tidak mampu, tidak bisa bersaing dengan anak-anak di sekolah
yang lain, dan pikiran-pikiran lainnya yang membuat mereka tidak
dapat mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka.



SBU



HARI MINGGU IV SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 2 JULI 2017
Syukur HUT ke 36 Yapendik GPIB
Renungan Pagi
GB.62:1 -Berdoa
TANGGUNG JAWAB DI DUNIA PENDIDIKAN

Kisah Para Rasul 8:14-25
... keduanya bersaksi dan memberitakan fimian Tuhan... (ay.25a)

Sejarah gereja mencatat pada sekitar tahun 1500-an terjadi penjualan surat indulgensi (pengampunan dosa) oleh para petinggi gereja Roma Katolik. Martin Luther, reformator gereja menjadi sangat marah dan menentang praktekjual beli indulgensi di masa itu. Menurut Luther, pengampunan dosa yang diberikan Allah kepada manusia adalah berdasarkan kasih karunia Allah; artinya diberikan secara cuma-cuma alias gratis; tidak boleh diperjualbelikan.

Bacaan Alkitab pagi ini mengisahkan seorang yang bernama Simon. la menjadi percaya kemudian dibaptis (ay 13). Ia menyaksikan Roh Kudus diberikan melalui penumpangan tangan rasul-rasul dan ia ingin, bahkan berniat membeli kemampuan itu dengan uang (ay 18-19). Hal ini menunjukkan bahwa tidakmudah membedakan
orang Kristen sejati dengan orang Kristen palsu. Petrus menghardik keras Simon yang menyangka bisa membeli karunia Allah dengan uangnya.

Kitapun, baik selaku pribadi maupun bersama sebagai persekutuan lembaga gereja harus bersikap tegas dengan memperingatkan siapapun juga yang bermental dan bermoral seperti Simon di tengah gereja maupun di tengah masyarakat. Dalam rangka HUT Yapendik GPIB, kita perlu menyadari bahwa sebagai warga gereja yang baik, kita terpanggil untuk memajukan dunia pendidikan Kristen yang menghasilkan murid-murid yang tak hanya menguasai ilmu pengetahuan, melainkanjuga memiliki mental dan moral seperti Petrus. Murid yang diajar berani menyuarakan kebenaran berdasarkan hikmat Kristus. Murid yang dipersiapkan untuk tidak takut memerangi gaya hidup dan cara pandang Simon yang berorientasi kepada materi dengan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Semoga kesadaran itu selalu membara dalam diri kita, khusus para pemangku proses belajar dan mengajar di Yapendik GPIB. ltu adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama.

Dirgahayu Yapendik GPIB.

GB.62 : 2
Doa : (Roh Kudus penuhi kami dengan hikmat dan tanggungjawab)




HARI MINGGU IV SE8. PENTAKOSTA
MINGGU, 2 JULI 2017
Renungan Malam
GB.61 : 1-Berdoa
PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN

Kisah Para Rasul 8:26-40
"Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" (ay.31a)

Pendampingan dan pemberdayaan adalah sebuah proses penting dalam pendidikan. Pendampingan bertujuan menolong orang untuk mendapatkan pengetahuan yang benar. Dalam kehidupan beriman pendampingan juga terus dibutuhkan agar orang percaya memiliki pemahaman iman yang benar. Di GPIB pendampingan ini berlangsung mulai dari masa anak-anak, melalui Pelayanan Kategorial (Pelkat) Pelayanan Anak (PA), sampai dengan usia Ianjut, melalui Pelkat Persekutuan Kaum Lanjut Usia (PKLU).

Sida-sida dari Etiopia adalah contoh orang yang ingin belajar tetapi membutuhkan pendamping. Tanpa bantuan seorang pendamping, dia tidak akan memahami Firman Tuhan yang dibacanya. Apalagi sebagai orang yang baru belajar mengenal Firman Tuhan, sida-sida itu perlu dibimbing. Dia bahkan dengan tegas mengatakan kepada Filipus: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" (ay.31a). Roh yang mengutus Filipus juga tahu betul bahwa sebagai orang yang baru belajar Firman Tuhan dia perlu dibimbing.Karena itu Filipus diutus dengan tujuan tersebut.Fi|ipus mendampinginya dalam memahami Firman Tuhan sampai dia mengaku percaya kepada Yesus Kristus. Namun setelah Filipus membaptisnya, Filipus meninggalkan dia. Perginya Filipus dapat diartikan sebagai cara Filipus membiarkan dia memberdayakan dirinya dan mengembangkan pengetahuan dan pengalaman iman yang telah dimilikinya.

Teladan Filipus ini perlu diikuti oleh orang-orang yang mendampingi orang lain dalam belajar. Ada waktunya orang yang didampingi dalam belajar, khususnya dalam mendalami ajaran iman, perlu ditinggalkan sendiri agar tumbuh menjadi dewasa dalam iman dan tidak bergantung terus pada yang membimbingnya. ltu adalah cara memberdayakan orang yang didampingi. Ketika orang yang didam-
pingi bisa menjadi mandiri, maka dia juga pada waktunya bisa menjadi pendamping bagi orang lain.

GB.61 :2
Doa : (Ya Tuhan, mampukan kami untuk mendampingi dan memberdayakan orang lain dengan baik)

Label:   Kisah Para Rasul 8:14-25 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Senin, 3 Juli 2017 - Kisah Para Rasul 9:1-9 - MINGGU IV SESUDAH PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 1 Juli 2017 - Kisah Para Rasul 8:1-13 - MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA HUT ke 26 YAPENDIK GPIB

Garis Besar Kisah Rasul





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 September - Ezra 2; Mazmur 1, 121

Hari ini, 22 September - Maz 106:47-107:5, Yes 30-31, 2 Kor 12:11-21, Ams 25:1-2


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2017..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
How I love You - Christy Nockels

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,   renungan kis,   khotbah yosua 24:13-25,   instrumen lagu rohani mp3,   khotbah minggu 22 september 2019 Yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kmm 33,   Khotbah amos 8:4-8,   sabda bina umat online,   notasi nkb 122,   nkb 122 dengan not,   kotbah josua 24 13 25,   kotbah josua 24:13-25,   kotbah josua 24:13-25,   jangan mengusik orang2 yg Kuurapi, renungan,   Khotbah minggu tanggal 22 sep 2019 yosua 24:13-25,   lagu-lagu rohani katolik 2019,   khotbah mazmur 40:7-11,   khotbah mazmur 40:7-11,   lagu gms,   bina anak gmim bln september,   tema ibadah hki 22 september 2019,   mars pelkat pa,   mars pelkat pa,   lagu kidung jemaat awal pesta,   ku daki jalan mulia chord,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   lagu bermacam-macam anak,   Kotbah:yosua 24:13-25,   khotbah bilangan 27,   lagu untuk persembahan,   Tertwa lgu rohni,   ilustrasi khotbah lukas 16:10-18,   renungan roma 12:1-8 menjalani kehidupan ibadah yang sejati,   khotbah amos 8: 4-8,   Album rohani john tanamal,   khotbah amos 8: 4-8,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   Renungan amos 8:5,   kmm 33,   kmm 2,   lagu gereja baru,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   gambar meja persembahan di gereja,   kmm 2,   kmm 2,   kmm 2,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lirik lagu setelah ibadah,   KPPK 3,   yosua 24:13-25,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 22 september 2019,   kmm 33,   kmm 33,   lagu penutup ibadah,   khotbah amos 8:4-8,   40 lagu rohani kristen,   lagu sebelum firman tuhan kidung jemaat,   Renungan..Amos.8:4-8,   Khotbah Flp 1 9- 11,   renungan kristen mazmur 40:7-11 renungan raja wali,   pergaulan buruk merusak,   Khotbah kematian 2samuel 12:18-23,   khotbah amos 8: 4-8,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   tata ibadah penghiburan,   lagu kidung keesaan,   chord.gitar ku daki jalan mulia,   Renungan Harian GMIT 1 Timotius 6:2b-10,   download mp3 lagu kristen arab above all arabiac song,   ku mengasihi tuhan gb 238,   contoh-contoh pendalaman kotbah kejadian 21:18-13,   khotbah lukas 17 : 5 - 10,   download mp3 lagu kristen arab,   download mp3 lagu kristen arab,   renungan rut 4,   download mp3 lagu kristen arab,   tuhan telah berjanji mp3,   tgl 22 september 2019 tema hotbah gpib relasi kuasa yang menjadi berkat,   tgl 22 september 2019 tema hotbah gpib relasi kuasa yang menjadi berkat,   tgl 22 september 2019 tema hotbah gpib relasi kuasa yang menjadi berkat,   tgl 22 september 2019 tema hotbah gpib relasi kuasa yang menjadi berkat,   contoh hotbah ibadah minggu tgl 22 septmbr 2019 gpib bilangan 27 :1-12,   khotbah Mazmur 33:13-18,   donlod mp3 lagu kristen arab,   contoh hotbah ibadah minggu tgl 22 septmbr 2019 gpib bilangan 27 :1-12,   Khotba amos 8:4-8,   khotbah renungan amos 8 : 4-8,   khotbah lukas 17 : 1 - 10,   khotbah lukas 17 : 1 - 10,   lagu kidung jemaat awal pesta,   download lagu rohani mp3,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,