Save Page
Kejadian 27:1-17
Yakub diberkati Ishak sebagai anak sulung
27:1 Ketika Ishak sudah tua, dan matanya telah kabur, sehingga ia tidak dapat melihat lagi, dipanggilnyalah Esau, anak sulungnya, serta berkata kepadanya: "Anakku." Sahut Esau: "Ya, bapa." 27:2 Berkatalah Ishak: "Lihat, aku sudah tua, aku tidak tahu bila hari kematianku. 27:3 Maka sekarang, ambillah senjatamu, tabung panah dan busurmu, pergilah ke padang dan burulah bagiku seekor binatang; 27:4 olahlah bagiku makanan yang enak, seperti yang kugemari, sesudah itu bawalah kepadaku, supaya kumakan, agar aku memberkati engkau, sebelum aku mati." 27:5 Tetapi Ribka mendengarkannya, ketika Ishak berkata kepada Esau, anaknya. Setelah Esau pergi ke padang memburu seekor binatang untuk dibawanya kepada ayahnya, 27:6 berkatalah Ribka kepada Yakub, anaknya: "Telah kudengar ayahmu berkata kepada Esau, kakakmu: 27:7 Bawalah bagiku seekor binatang buruan dan olahlah bagiku makanan yang enak, supaya kumakan, dan supaya aku memberkati engkau di hadapan TUHAN, sebelum aku mati. 27:8 Maka sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. 27:9 Pergilah ke tempat kambing domba kita, ambillah dari sana dua anak kambing yang baik, maka aku akan mengolahnya menjadi makanan yang enak bagi ayahmu, seperti yang digemarinya. 27:10 Bawalah itu kepada ayahmu, supaya dimakannya, agar dia memberkati engkau, sebelum ia mati." 27:11 Lalu kata Yakub kepada Ribka, ibunya: "Tetapi Esau, kakakku, adalah seorang yang berbulu badannya, sedang aku ini kulitku licin. 27:12 Mungkin ayahku akan meraba aku; maka nanti ia akan menyangka bahwa aku mau memperolok-olokkan dia; dengan demikian aku akan mendatangkan kutuk atas diriku dan bukan berkat." 27:13 Tetapi ibunya berkata kepadanya: "Akulah yang menanggung kutuk itu, anakku; dengarkan saja perkataanku, pergilah ambil kambing-kambing itu." 27:14 Lalu ia pergi mengambil kambing-kambing itu dan membawanya kepada ibunya; sesudah itu ibunya mengolah makanan yang enak, seperti yang digemari ayahnya. 27:15 Kemudian Ribka mengambil pakaian yang indah kepunyaan Esau, anak sulungnya, pakaian yang disimpannya di rumah, lalu disuruhnyalah dikenakan oleh Yakub, anak bungsunya. 27:16 Dan kulit anak kambing itu dipalutkannya pada kedua tangan Yakub dan pada lehernya yang licin itu. 27:17 Lalu ia memberikan makanan yang enak dan roti yang telah diolahnya itu kepada Yakub, anaknya.

Penjelasan:

* Kej 27:1-17 - Ketika Ishak sudah tua ... dipanggilnyalah Esau
Ketika Ishak sudah tua ... dipanggilnyalah Esau. Sulit untuk membayangkan segenap penderitaan, rasa tersiksa, kekecewaan menyakitkan yang terbungkus di dalam kisah penuh nuansa ini. Ishak yang sudah lanjut usia, dengan mata yang sudah buta dan tubuh yang bergemetaran, kini berencana mencurahkan berkat suci kepada anak sulungnya. Tetapi Ribka yang licik ikut mendengarkan apa yang diminta oleh Ishak dari Esau dan kemudian langsung bertindak untuk mengalihkan dan menggagalkan rencana tersebut. Putra kesayangannya, Yakub, sudah memiliki hak kesulungan itu; Ribka berketetapan bahwa Yakub juga harus menerima berkat lisan langsung dari bibir wakil Tuhan itu, agar warisan ilahi tersebut aman. Dia tidak berani mengambil risiko menanti Allah melaksanakan rencana-Nya dengan cara Allah sendiri. Akibatnya, Ribka merancang suatu penipuan yang sangat memalukan untuk memperoleh berkat bagi putra kesayangannya.

*  Kej 27:1-5 - Niat Ishak Memberkati Esau

    Dalam pasal ini kita kembali pada cerita tentang pergumulan antara Esau dan Yakub, yang melambangkan sesuatu. Karena nafsu rendah, Esau telah menjual hak kesulungannya kepada Yakub. Tetapi Esau berharap bahwa ia tidak akan menjadi lebih miskin, atau Yakub menjadi lebih kaya, karena pertukaran itu, selama ia mempertahankan kepentingannya untuk tetap dikasihi ayahnya, dan dengan demikian menjaga berkat itu baginya. Oleh sebab itu, di sini kita mendapati bagaimana Esau secara adil dihukum atas penghinaannya terhadap hak kesulungan itu (yang dihilangkannya sendiri dengan bodoh) dengan akibat bahwa ia kehilangan berkat, yang dilucuti oleh Yakub dari dia dengan cara menipu. Begitulah cerita ini dijelaskan (Ibr. 12:16-17), "Karena ia menjual hak kesulungannya, maka ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak." Sebab orang-orang yang meremehkan nama agama dan pengakuan sebagai umat beragama, dan mencampakkannya demi sesuatu yang remeh-temeh, berarti dengan berbuat demikian menghilangkan kuasa dan hak-hak istimewa dari agama. Kita mendapati di sini,
        I. Tujuan Ishak untuk meneruskan berkat itu kepada Esau (ay. 1-5).
        II. Rancangan Ribka untuk memperoleh berkat itu bagi Yakub (ay. 6-17).
        III. Pengaturan Yakub yang berhasil atas rancangan itu, dan diperolehnya berkat itu oleh dia (ay. 18-29).
        IV. Kebencian Esau akan hal ini, yang di dalamnya,
            1. Ia berusaha dengan sangat gigih untuk mendapatkan berkat dari ayahnya (ay. 30-40).
            2. Ia sangat memusuhi adiknya karena sudah memperdayai dia sehingga ia kehilangan berkat yang pertama (ay. 41, dst.).

Niat Ishak Memberkati Esau (Kejadian 27:1-5)

    Inilah,
        I. Rencana Ishak untuk membuat wasiat, dan menyatakan Esau sebagai ahli warisnya. Janji tentang Mesias dan tanah Kanaan adalah suatu kepercayaan yang besar, yang pertama-tama diserahkan kepada Abraham. Di dalamnya mencakup dan memperlambangkan berkat-berkat rohani dan kekal. Janji ini, melalui tuntunan ilahi, diteruskannya kepada Ishak. Ishak, karena sekarang sudah tua, dan tidak tahu, atau tidak mengerti, atau tidak mempertimbangkan sebagaimana mestinya, sabda ilahi berkenaan dengan kedua anaknya, bahwa anak yang tua harus menjadi hamba kepada anak yang muda, bertekad untuk meneruskan segala kehormatan dan kuasa yang termuat dalam janji itu kepada Esau anaknya yang sulung. Dalam hal ini, ia lebih dikuasai oleh perasaan sayang yang alami, dan cara yang biasa dipakai dalam menyelesaikan suatu perkara, daripada yang sepatutnya, jika memang ia tahu (seperti yang mungkin demikian) tanda-tanda yang diberikan Allah tentang pikiran-Nya dalam perkara ini. Perhatikanlah, kita lebih cenderung mengukur berdasarkan pengertian kita sendiri daripada berdasarkan wahyu ilahi, dan karena itu sering kali kita hilang jalan. Kita menyangka bahwa orang yang bijak dan terpelajar, yang kuat dan terhormat, harus mewarisi janji itu. Tetapi Allah melihat apa yang tidak dilihat manusia. Lihat 1 Samuel 16:6-7.
        II. Perintah-perintah yang diberikannya kepada Esau, sesuai dengan rencana ini. Ia memanggil Esau kepadanya (ay. 1). Sebab Esau, meskipun sudah menikah, belum berpindah rumah. Dan, sekalipun ia sudah sangat mendukakan orangtuanya dengan perkawinannya, mereka tidak mengusirnya, sebaliknya, mereka tampak cukup bisa menerimanya dengan baik, dan berbuat sebaik mungkin dengan keadaannya itu. Perhatikanlah, orangtua yang merasa telah dibuat marah dengan perlakuan anak-anak mereka, tidak terus marah terhadap mereka.
            1. Ia memberi tahu Esau atas pertimbangan-pertimbangan apa ia memutuskan untuk melakukan ini sekarang (ay. 2): " Aku sudah tua, dan oleh sebab itu pasti mati sebentar lagi, namun aku tidak tahu bila hari kematianku, atau kapan aku harus mati. Oleh karena itu, aku harus melakukan sekarang apa yang harus dilakukan suatu waktu." Perhatikanlah,
                (1) Orang tua harus diperingatkan oleh semakin melemahnya tubuh karena usia, dan oleh sedikit kekuatan yang mungkin masih tersisa pada mereka, untuk cepat-cepat melakukan apa yang dijumpai tangan mereka untuk dilakukan. Lihat Yosua 13:1.
                (2) Pertimbangan tentang tidak pastinya waktu kita meninggalkan dunia ini (yang tentang hal itu Allah dengan bijak tetap merahasiakannya dari kita) haruslah mendorong kita untuk melakukan pekerjaan sehari-hari pada hari itu juga. Hati dan rumah kedua-duanya harus ditata dan dijaga, dengan teratur, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak terduga. Oleh karena kita tidak tahu bila hari kematian kita tiba, kita berkepentingan untuk mengurusi perkara hidup.
            2. Ia menyuruh Esau mempersiapkan segala sesuatunya untuk upacara pemberian wasiat dan perjanjiannya, yang dengannya ia berencana untuk menjadikan Esau sebagai ahli warisnya (ay. 3-4). Esau harus pergi berburu, dan membawa daging buruan, yang akan dimakan ayahnya, dan kemudian ayahnya akan memberkatinya. Dalam hal ini, Ishak tidak begitu ingin menyegarkan jiwanya sendiri, supaya bisa memberikan berkat itu dengan cara yang bersemangat, seperti pandangan orang pada umumnya, melainkan terlebih karena ia ingin menerima pengamalan terbaru dari kewajiban dan kasih sayang anaknya kepada dia, sebelum ia menyampaikan kebaikan ini kepada anaknya. Esau, sejak menikah, mungkin sudah membawakan daging buruannya kepada istri-istrinya, tetapi jarang kepada ayahnya, seperti yang sebelum-sebelumnya ia lakukan (25:28), dan oleh sebab itu Ishak, sebelum memberkati dia, ingin agar dia menunjukkan sepenggal penghormatan ini kepadanya. Perhatikanlah, memang pantas, bila yang rendah diberkati oleh yang tinggi, bagi yang tinggi untuk dilayani dan dihormati oleh yang rendah. Ia berkata, agar aku memberkati engkau (KJV: agar jiwaku memberkati engkau - pen.), sebelum aku mati. Perhatikanlah,
                (1) Doa adalah pekerjaan jiwa, dan bukan hanya bibir. Sama seperti jiwa harus digugah dalam memberkati Allah (Mzm. 103:1), demikian pula ia harus digugah dalam memberkati diri kita sendiri dan orang lain: berkat tidak akan sampai ke dalam hati jika tidak timbul dari dalam hati.
                (2) Pekerjaan hidup ini harus dilakukan sebelum kita mati, sebab sesudah itu tidak bisa dilakukan (Pkh. 9:10). Dan sungguh enak, ketika di ambang maut, jika kita tidak mempunyai apa-apa lagi untuk dikerjakan selain mati. Ishak masih hidup selama lebih dari empat puluh tahun sesudah ini. Oleh sebab itu, janganlah orang menyangka bahwa mereka akan mati segera sesudah membuat wasiat dan bersiap-siap untuk mati.


* Rancangan Ribka (Kejadian 27:6-17)

    Di sini Ribka berusaha untuk memperoleh bagi Yakub berkat yang sudah dipersiapkan bagi Esau. Dan dalam hal ini,
        I. Tujuannya baik, sebab di dalam niat ini ia diarahkan oleh sabda Allah, yang olehnya ia sudah dibimbing dalam membagi-bagikan kasih sayangnya. Allah sudah mengatakannya seperti ini, bahwa anak yang tua harus menjadi hamba kepada anak yang muda. Dan oleh sebab itu, Ribka bertekad harus demikianlah jadinya, dan tidak tahan melihat suaminya berencana untuk mengacaukan sabda Allah itu. Akan tetapi,
        II. Caranya buruk, dan tidak dapat dibenarkan sama sekali. Yakub tidak melakukan kejahatan terhadap Esau saat merampas berkat darinya (sebab Esau sendiri sudah menghilangkannya dengan menjual hak kesulungannya), tetapi Yakub melakukan kejahatan terhadap Ishak, karena mengambil keuntungan dari kelemahan Ishak untuk menipu dia. Adalah suatu kejahatan terhadap Yakub juga, yang diajar Ribka untuk menipu, untuk menaruh dusta ke dalam mulutnya, atau setidak-tidaknya untuk menaruh dusta ke dalam tangan kanannya. Perbuatan itu juga akan membuat Yakub senantiasa tidak tenang dengan berkat itu, jika ia harus memperolehnya dengan cara menipu seperti itu, sekalipun ini akan memberikan keuntungan kepada dia atau keluarganya, terutama jika ayahnya sampai mencabut kembali berkat itu, setelah mengetahui kecurangannya, dan menuntut, seperti yang mungkin dilakukannya, agar berkat itu dibatalkan karena error personæ - salah orang. Yakub sendiri juga sadar akan bahaya itu, sebab (ay. 12), jika ia sampai tidak memperoleh berkat itu, seperti yang mungkin saja dialaminya, ia akan mendatangkan kutuk ayahnya ke atas dirinya sendiri, yang ditakutkannya lebih dari apa pun. Selain itu, ia membuat dirinya rentan mendapat kutuk ilahi yang ditujukan kepada orang yang membawa seorang buta ke jalan yang sesat (Ul. 27:18). Seandainya Ribka, ketika mendengar Ishak menjanjikan berkat kepada Esau, mendatangi Ishak, setelah Esau kembali dari berburu, dan dengan kerendahan serta kesungguhan hati, mengingatkan Ishak atas apa yang sudah difirmankan Allah mengenai anak-anak mereka, - seandainya Ribka terlebih jauh menunjukkan kepada Ishak bagaimana Esau sudah kehilangan berkat itu, baik dengan menjual hak kesulungannya maupun dengan memperistri orang-orang asing, maka ada kemungkinan bahwa Ishak akan berhasil dibujuk untuk memberikan berkat kepada Yakub dalam keadaan sadar dan waras, dan tidak perlu sampai diperdaya seperti itu untuk melakukannya. Ini akan menjadi suatu perbuatan yang terhormat dan terpuji, dan akan tampak baik di dalam sejarah. Tetapi Allah membiarkan Ribka sendiri untuk mengambil jalan yang tidak langsung ini, agar Ia mendapat kemuliaan dalam mendatangkan kebaikan dari kejahatan, dan untuk memenuhi tujuan-tujuan-Nya sendiri melalui dosa-dosa dan kebodohan-kebodohan manusia. Juga, agar kita mendapat kepuasan untuk mengetahui bahwa, meskipun ada begitu banyak kefasikan dan penipuan di dunia, Allah mengendalikan semua itu sesuai dengan kehendak-Nya, bagi pujian untuk diri-Nya sendiri. Lihat Ayub 12:16, pada Dialah kuasa dan kemenangan, Dialah yang menguasai baik orang yang tersesat maupun orang yang menyesatkan. Ishak sudah kehilangan indra penglihatan, yang dalam kasus ini, sebenarnya tidak dapat ditipu, karena Allah Sang Pemelihara sudah dengan begitu baik dan menakjubkan mengatur perbedaan ciri-ciri jasmani pada manusia, sehingga tidak ada dua wajah yang sama persis: percakapan dan pergaulan sehari-hari nyaris tidak dapat dipertahankan seandainya tidak ada keragaman seperti itu. Oleh sebab itu, Ribka berusaha untuk menipu,
            1. Indra pengecapnya, dengan memasak potongan-potongan daging kambing muda pilihan, membumbuinya, dan menghidangkannya, sehingga membuat Ishak percaya bahwa itu adalah daging buruan: ini bukanlah pekerjaan yang sulit untuk dilakukan. Lihatlah betapa bodohnya orang yang suka pilih-pilih dalam selera makan, dan yang bangga dalam memuaskan keinginannya. Mudah untuk menipu mereka dengan apa yang mereka katakan mereka rendahkan dan benci, sebab mungkin perbedaan antara hal itu dan hal yang benar-benar mereka sukai begitu kecil. Salomo memberi tahu kita bahwa makanan yang lezat adalah hidangan yang menipu. Sebab kita bisa tertipu olehnya dengan lebih dari satu cara (Ams. 23:32).
            2. Indra perasa dan penciumannya. Ribka mengenakan pakaian Esau pada Yakub, pakaian terbaiknya, yang bisa diduga akan dikenakan Esau, sebagai pertanda dari sukacita dan penghormatannya kepada ayahnya, ketika ia hendak menerima berkat itu. Ishak mengetahui dari bahan, bentuk, dan baunya, bahwa ini adalah milik Esau. Jika kita ingin mendapat berkat dari Bapa sorgawi kita, kita harus datang memintanya dengan mengenakan pakaian Saudara Sulung kita, kita harus berpakaian kebenaran-Nya, sebagai yang sulung di antara banyak saudara. Agar kemulusan dan kelembutan tangan dan leher Yakub tidak mengungkapkan siapa dia, Ribka menutupinya, dan mungkin sebagian wajahnya, dengan kulit kambing domba yang baru disembelih (ay. 16). Sungguh kasar tubuh Esau apabila yang kurang dari semua ini tidak bisa membuat Yakub serupa dengannya. Orang-orang yang berpura-pura kasar dan garang dalam pembawaan mereka berarti mengenakan binatang pada manusia, dan benar-benar mempermalukan diri mereka sendiri, dengan menyamar seperti itu. Dan, yang terakhir, sungguh gegabah perkataan yang diucapkan Ribka, ketika Yakub khawatir akan bahaya kutuk: Akulah yang menanggung kutuk itu, anakku (ay. 13). Sebenarnya Kristuslah, yang perkasa untuk menyelamatkan, karena perkasa untuk menanggung beban, yang sudah berkata, Akulah yang menanggung kutuk itu, dengarkan saja perkataan-Ku. Ia sudah menanggung beban kutuk, kutuk hukum Taurat, bagi semua orang yang mau mengenakan kuk perintah, perintah Injil. Akan tetapi, terlalu lancang bagi makhluk mana saja untuk berkata, akulah yang menanggung kutuk itu, kecuali itu adalah kutuk tanpa alasan yang kita yakin tidak akan kena (Ams. 26:2).


SBU


MINGGU Vl SES. PENTAKOSTA
JUMAT, 21 JULI 2017
Renungan Pagi
GB.221 : 1-Berdoa
BUAH KETEKUNAN

Kejadian 26:26-35
" ....bukankah engkau sekarang yang diberkati Tuhan," (ay.29)

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian." Pepatah kuno memberi motivasi dalam setiap gerak dan usaha. lshak pernah disakiti oleh Abimelek, saat lshak telah berhasil di Gerar. Oleh karena itu ketika ia menyambut kedatangan Abimelekh ada suasana dingin dan curiga: "Mengapa kamu datang mendapatkan aku? Bukankah kamu benci kepadaku, dan telah menyuruh aku keluar dari tanahmu?"(ay 27). Itulah pertanyaan jujur dari lshak, tanpa keinginan untuk membalas dendam. Mengapa lshak tetap menyambut kedatangan Abimelkh dan rombongan tanpa semangat melampiaskan sakit hati? Sebab Ishak tetap berjalan bersama Tuhan. Ia menanggapi pernyataan damai yang disampaikan Abimelekh dengan jujur dan tulus serta menjamu mereka (ay.30).

lshak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kebiasaan banyak orang waktu itu; yang berlaku hukum mata ganti mata, gigi ganti gigi. Namun lshak menunjukkan kepribadian yang berkenan kepada TUHAN, itulah sebabnya dia diberkati oleh Tuhan dengan luar biasa. TUHAN yang telah menampakkan diri
kepadanya serta berfirman: "Akulah Allah ayahmu Abraham; janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau; Aku akan memberkati engkau dan membuat banyak keturunanmu karena Abraham, hamba-Ku itu" (ayat 24). lshak terbukti menjadi orang yang tidak berorientasi pada diri sendiri dan dikendalikan perasaan. Meski pun Abimelek yang pernah bersalah tidak pernah menyatakan permintaan maaf padanya, ia tidak menuntut pernyataan tersebut sebagai keharusan.

Ia tidak menempatkan orang Iain yang pernah memusuhinya tetap sebagai musuhnya. Bahkan ia rela menerima dan menjamu mereka, ia rela mengorbankan perasaan dan materi bagi kebaikan bersama, sebab ia telah menerima berkat Allah dalam hidupnya. Rasul Paulus pernah menasihatkan umatnya: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Rom 12:21).

GB.221 : 2
Doa: (Tuhan Yesus bimbing kami untuk memiliki hati yang damai)



MINGGU Vl SES. PENTAKOSTA
JUMAT, 21 JULI 2017
Renungan Malam
GB.61 : 1-Berdoa
KEBOHONGAN

Kejadian 27:1-17
"Akulah yang akan menanggung kutuk itu, anakku...." (13)

Ambisi yang besar dari seorang ibu demi anak kesayangannya, telah menyeret Ribka ke dalam berbagai rencana yang tercela. Bahkan demi anak kesayangannya, Ribka menjaminkan dirinya atas keberatan Yakub dengan berkata: "AkuIah yang menanggung kutuk itu, anakku; dengarkan saja perkataanku pergilah dan ambillah kambing-kambing itu."(ay 13). Ribka telah buta oleh ambisi dan kasih sayang yang berlebihan kepada Yakub. Dalam hal ini Yakub tidak berniat sama sekali untuk membohongi ayahnya demi berkat kesulungan. Sebab bukankah Esau telah memberikan hak kesulungan itu kepada Yakub sebagai langkah kompromi untuk kesenangannya berupa semangkuk kacang merah? Esau sangat meremehkan hak kesulungannya dan telah memberikan kepada Yakub, adiknya (25:30-34).

Ribka tidak seharusnya melakukan hal yang tidak terpuji itu apabila ia tetap hidup dalam keteguhan iman kepada Allah. Oleh karena saat dia hamil, Tuhan sudah berfirman padanya: "Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda" (Kej. 25:23). Bila Ribka ingat akan Firman ini, mungkin ia akan berusaha dengan cara yang benar menyadarkan Ishak, suaminya terhadap segala yang telah ditetapkan TUHAN. Akan tetapi oleh karena ambisi dan sikap
pilih kasih telah menutup komunikasi yang baik, kemudian melahirkan kebohongan.

Alkitab tidak me. mup neristiwa aib seperti ini, dengan tujuan agarjang . ada anak TUHAN yang mengulangi kesalahan para leluhurnya. Kebohongan dengan alasan apa pun tetap sebuah kebohongan yang tidak dibenarkan. Paulus katakan: "Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang Iain, karena kita adalah sesama anggota. (Ef 4:25).

GB.61 : 2
Doa : (Berilah kami Roh-Mu ya Tuhan supaya kami selalu berkata benar)

Label:   Kejadian 27:1-17 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song

Garis Besar Kejadian





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 Mei - Kidung Agung 1,2

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2017..

Hari ini, 23 Mei - Kidung Agung 1,2
rss lagu-gereja.com  Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni

Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 17 Desember 2019 - Yesaya 13:4-5 - MINGGU ADVEN III Yesaya 13:4-5 Penjelasan Ayat

Khotbah Ibadah GPIB Senin, 16 Desember 2019 - Yesaya 12:4-6 - MINGGU ADVEN III Yesaya 12:4-6 Penjelasan Ayat

Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 15 Desember 2019 - MANUSIA BERKESEMPATAN UNTUK HIDUP DI DALAM DAMAI SEJAHTERA - Zefanya 3:9-15 (SGD) - HARI MINGGU ADVEN III Zefanya 3:9-15 Penjelasan Ayat
Janji keselamatan, Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, Engkau tidak akan mendapat malu, Umat yang rendah hati dan lemah, Sisa Israel, Bersorak-sorailah, hai putri Sion, Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu
Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 14 Desember 2019 - Mazmur 72:1-11 - MINGGU ADVEN II Mazmur 72:1-11 Penjelasan Ayat

Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 13 Desember 2019 - Mazmur 60:1-7 - MINGGU ADVEN II Mazmur 60:1-7 Penjelasan Ayat




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Jumat, 17 Mei 2019
Open Heaven - Influencers Worship

Jumat, 17 Mei 2019
Beautiful - Influencers Worship

Jumat, 17 Mei 2019
Dance Like It's Done - Influencers Worship

Jumat, 17 Mei 2019
Halellujah - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Precious Angel - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Blowin in The Wind - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Jokerman - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Pressing On [Toronto, April 1980] - Bob Dylan

Senin, 13 Mei 2019
God Is With Us - Casting Crowns

Senin, 13 Mei 2019
Here I Go Again - Casting Crowns

Senin, 13 Mei 2019
Love Them Like Jesus - Casting Crowns

Senin, 13 Mei 2019
Courageous - Casting Crowns

Jumat, 10 Mei 2019
Hallelujah - Tori Kelly

Jumat, 10 Mei 2019
You Make Me Brave - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
Oceans (Where Feet May Fail) - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
Lord, I Need You - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
How Great Thou Art - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
Because of Who You are - Agnes Monica

Minggu, 05 Mei 2019
Revelation Song - Tori Kelly

Minggu, 05 Mei 2019
How He Loves - Tori Kelly / Romulo Costa

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



how to pronunce Plusquam ferrea aut lapidea corda esse oportet, quae non emolliet tam incomparabilis,   how to pronunce Plusquam ferrea aut lapidea corda esse oportet, quae non emolliet tam incomparabilis,   lagu persembahan kolekte sekolah minggu,   khotbah ibadah keluarga 2017,   lagu persembahan,   mazmur 102:2-3+13-23,   bahan jamita pslmen: 102:2-3, 13-23,   how to pronunce Plusquam ferrea aut lapidea corda esse oportet, quae non emolliet tam incomparabilis,   khotbah mazmur 84 ayat 13,   koor jika jiwaku berdoa,   kppk 337,   Kotbah kisah rasul 1:1-13,   khotbah katolik surat yakobus 1 : 2-7,   terima berkat ibadah kolom bulan,   tata ibadah 19 mei 2019 gpib kasih karunia medan,   doa persembahan syukur,   download lagu kasih yesus mengalir d hati,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   download lagu kasih yesus mengalir d hati,   kasih yesus indah dalam hidupku chord,   daniel 3 : 21-29,   daniel 3 : 21-29,   khotbah kristen gpib,   lagu gereja,   asibasaon minggu26 mei 2019,   lagu lagu persembahan beserta liriknya,   KHOTBAH 1 PETRUS 1:3-12,   download lagu rohani pentakosta,   mazmur 118 mp3,   lagu pengantar doa syafaat,   renungan mazmur 80:1-20,   jamita lukas 11:1-13,   lagu pengantar doa syafaat,   ilustrasi mazmur 102,   khotbah psalmen 102:2-3, 13-23,   ayat alkitab tentang persembahan kristen,   Kisah Para Rasul 15:22-29,   khotbah kristen gpib,   lagu pujilah sang pencipta maha mulia Gita bakti,   lirik Gita bakti pujilah sang pencipta,   lagu pujilah sang pencipta maha mulia Gita bakti,   khotbah kejadian 5:21-24,   khotbah kejadian 5:21-24,   lagu pujian pengucapan syukur,   khotbah kristen gpib,   renungan efesus 2:11-22,   lirik banyak perbuatan ,   kotbah daniel 3:21-29,   khotbah kristen gpib,   kumpulan khotbah tentang maleaki 3:18,   list lagu rohani GMS,   kumpulan khotbah tentang maleaki 3:18,   lagu persembahan,   kata kata berkat selesai ibadah,   terimalah berkat tuhan tuhan menghadapkan wajahnya,   GMS lagu mp3 free download,   lagu gms terbaru 2017,   sungguh alangkah baiknya kidung jemaat,   gms lagu,   michelle alatas mp3 rohani,   michelle alatas mp3 rohani,   lagu gms worship,   mazmur 6 tanggal 26 mei 2019,   mazmur 6 tanggal 26 mei 2019,   mazmur 6 tanggal 26 mei 2019,   kj 473a,   satu didalam roh hu chord,   chord lagu gerejawi terpopuler,   ilustrasi rohani dr Masmur 102:2+3+13-23,   ilustrasi rohani dr Masmur 102:2+3+13-23,   ilustrasi rohani dr Masmur 102:2+3+13-23,   minggu 26 mei 2019 almanak hkbp,   tafsiran markus 3:13-18,   lagu untuk hari minggu 26 mei 2019 hkbp,   lagu penutup ibadah,   khotbah katolik minggu 26 mei 2019,   https://www.bing.com/search?q=materi renungan khotbah amsal 17 : 21,   doa persembahan singkat,   download MP3 full lagu rohani Kristen versi ibrani,   ende hkbp thl 26 mei 2019,   renungan imamat 25 1 13,   ende hkbp thl 26 mei 2019,   mazmur 102:,13-23,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   lagu persembahan kolekte sekolah minggu,   lagu persembahan kolekte sekolah minggu,   not angka lagu anak sekolah minggu,   jamita psalmen 102: 2-3, 13-23,   mazmur 102 2-3,   lagu pentakosta lama dowloand,   lagu persrmbahan kristen,   download lagu rohani pentakosta,   cerita sekolah minggu yohanes 21:20-23,   renungan ayub 5:8-16,   download lagu kj pkj nkb,   homili injil Yohanes 15 : 18 - 21,   homili injil Yohanes 15 : 18 - 21,   lagu ucapan syukur,   Ppk 13 pujilah allah,   ilustrasi mazmur 102,   Yohanes 12 44,   ilustrasi mazmur 102,   khotbah psalmen 102: 2-3 ; 13-23,   lirik lagu rohani senja membayang,   khotbah ibadah keluarga 2017,   mada bsakti 236,   Lagu Rohani Gms terbaru,   when isee the blood donald lawrence,   kerinduanku datang padamu,   when isee the blood donald lawrence,   lirik lagu KITA MENABURKAN BIJI KEBENARAN,   khotbah lukas 10:25-37 gke,   khotbah 1 raja raja 19:1-18,   khotbah pengkhotbah 8:9-17,   khotbah masmur 145:14-21,   download boanerges album,   keluaran 3:1-14,   khotbah lukas 10:25-37 gke,   instrumen gita bakti 394,   when isee the blood donald lawrence,    download gita bakti 394,    download gita bakti 394,    download gita bakti 394,   gita bakti 394,   tafsiran markus 5:25-34,   gita bakti 394,   khotbah yohanes 21 1-14,   khotbah yohanes 21 1-14,   khotbah amsal 1:2-7,   lagu persembahan di remaga,   membangun jemaat gereja toraja tahun 2019 tanggal 19 mei 2019,   lagu persembahan,   lagu rohani instrumental,   buku agenda GPIB 2019,   buku agenda GPIB 2019,   when isee the blood donald lawrence,   dumaisi hutabarat rohani mp3,   berkat menjadi laknat,   lagu rohani kristiani protestan,   lagu rohani kristiani protestan,   ilustrasi mazmur 102,   lagu safaat,   lagu rohani kristiani protestan,   khotbah ezra 6 13 - 18,   lagu rohani kristiani protestan,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   chord bapa ku datan,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   contoh kotbah minggu 26 mei 2019,   pkj 289,   ezra 6:13-18,   khotbah lukas 10:25-37 gke,   jamita partangiangan hkbp pesalmen 102:2-3,13-23,   lagu rohani menyentuh hati,   ronhkasan khotbah mazmur102:2-3,13-23,   chord bapa ku datan,   lirik lagu rohani pengampunan,   chord bapa ku datan,   lagu rohani penyesalan,   lagu rohani penyesalan,   Renungan sgdk gpib 21 mei 2019,   lagu rohani penyesalan,   lagu rohani penyesalan,   chord bapa ku datan,   khotbah mazmur 102 2 3 13 23,   michelle alatas mp3 rohani,   nast pengantar persembahan,   nast pengantar persembahan,   nast pengantar persembahan,   Lagu lagu sekolah minggu GPDI,