Save Page

Amsal 15:17-33
15:17 Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian. 15:18 Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan. 15:19 Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata. 15:20 Anak yang bijak menggembirakan ayahnya, tetapi orang yang bebal menghina ibunya. 15:21 Kebodohan adalah kesukaan bagi yang tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai berjalan lurus. 15:22 Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasihat banyak. 15:23 Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya! 15:24 Jalan kehidupan orang berakal budi menuju ke atas, supaya ia menjauhi dunia orang mati di bawah. 15:25 Rumah orang congkak dirombak TUHAN, tetapi batas tanah seorang janda dijadikan-Nya tetap. 15:26 Rancangan orang jahat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi perkataan yang ramah itu suci. 15:27 Siapa loba akan keuntungan gelap, mengacaukan rumah tangganya, tetapi siapa membenci suap akan hidup. 15:28 Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat. 15:29 TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya. 15:30 Mata yang bersinar-sinar menyukakan hati, dan kabar yang baik menyegarkan tulang. 15:31 Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak. 15:32 Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi. 15:33 Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.

Penjelasan:



* Ams 15:17 - Lembu tambun
Lembu tambun. Ayat 16 sampai 18 cocok sebagai amsal-amsal yang menentang kemarahan. Ayat 18a sama dengan 29:22a.

* Ams 15:20 - Anak yang bijak
Anak yang bijak. Lihat tafsiran atas 10:1.

* Ams 15:24 - Dunia orang mati di bawah
Dunia orang mati di bawah. Mengenai dunia orang mati (Syeol), lihat tafsiran atas 1:12 dan 2:18. Berkat yang dialami oleh orang baik menyelamatkan dia dari kematian dini. Toy menganggap itu sebagai berarti orang yang berakal budi dilindungi dari maut yang datang terlalu dini. Untuk mengembangkan doktrin tentang dunia yang akan datang, Delitzsch membuat kontras antara surga di atas dengan dunia orang mati (Syeol) bagi orang-orang yang tidak takut kepada Allah. Lebih sederhana menganggapnya sebagai kehidupan versus kematian.

* Orang Benar dan Orang Jahat Diperbandingkan, 15:25-33
Perhatikanlah:
    1. Allah suka merendahkan orang-orang yang meninggikan diri, dan pada umumnya Ia melakukan itu sejalan dengan arah pemeliharaan-Nya: Orang congkak yang membesarkan diri menentang Allah yang di atas mereka dan menginjak-injak semua yang ada di sekitar mereka. Orang-orang seperti itu akan ditolak Allah, dan akan dirombak Allah. Bukan mereka saja, tetapi juga rumah mereka, yaitu rumah yang mereka bangga-banggakan dan yang mereka yakini kelangsungan dan kelanggengannya. Kecongkakan adalah kehancuran orang banyak.
    2. Allah suka mendukung orang-orang yang patah hati, dan sering kali melakukannya dengan ajaib: Tetapi batas tanah seorang janda dijadikan-Nya tetap, yaitu batas tanah yang dirusak orang congkak yang berbahaya. Janda itu tidak mampu mempertahankan sendiri batas tanah itu sehingga berhasil dirusak. Adalah suatu kehormatan bagi Allah untuk melindungi yang lemah dan tampil membela yang tertindas.


SGDK
MINGGU XV SESUDAH PENTAKOSTA
RABU, 20 SEPTEMBER 2017
MENIKMATI MAKANAN DALAM KASIH
Amsal 15:17-33

A. PENDAHULUAN dan LATAR BELAKANG NAS
Dalam tradisi sastra hikmat lsrael, seringkali yang diterapkan
adalah prinsip do utdes, aku memberi agar Engkau (baca: Tuhan)
memberi. Seolah-olah kebajlkan yang kita lakukan harus juga
berdampak pada kebaikan yang Tuhan berikan dalam hidup. Jika
Kitab Ayub mau mengkritisi hal ini, maka Kitab Amsal mau me-
ngajak kita untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda.
Dalam pemahaman Amsal, jika kita memberi agar diberi, itu me-
nunjukkan kedangkalan iman kita dan itu bukan pribadi yang
berhikmat melainkan penuh tipu muslihat. Kita perlu membeda-
kan hikmat yang sejati dengan hikmat yang kaku dan keliru. Jadi,
jangan pernah berhenti untuk terus melakukan koreksi diri (jangan
hanya pusing mengoreksi orang lain). Dalam koreksi ini ada
refleksi, apakah saya sudah sungguh-sungguh memiliki hikmat
yang sejati? Untuk melakukan proses koreksi ini, Amsal kemudian
mengajak kita untuk melihat kehidupan kita sehari-hari, kehidupan
yang nyata dalam ibadah kita yang actual, tidak hanya ritual.
Persoalan makanan menjadi bagian dalam hidup keseharian
menjadi salah satu pokok bahasan yang diangkat oleh Amsal,
bukan untuk menghakimi orang lain melainkan untuk koreksi diri.
Dari sini, didikan tentang kehidupan dalam hikmat yang sejatl
membuat manfaat kitab Amsal sangat luas.

B. PENJELASAN AYAT-AYAT
Gambaran hikmat di perikop 17 - 33 ini terkait dengan berbagai
kontras dalam kehidupan. lni suatu pokok yang sederhana namun
sangat erat kaitannya dengan intisari kehidupan. Makanan sum-
ber berkat ternyata bisa juga menjadi sumber bencana. Paradoks
(kontras) ini berlanjut dalam ayat-ayat berikutnya, terkait dengan
karakter, sifat dan berbagai hal lain yang 'akrab' dengan kehidupan:
o Ayat 18 - si pemarah dengan orang yang sabar.
0 Ayat 19 - si pemalas dengan orang yang jujur.
Ayat 20 - orang yang bijak dengan orang yang bebal.
Ayat 21 -- kebodohan dengan kepandaian.
Ayat 22 - kegagalan dengan kesuksesan.
Ayat 24 -jalan kehidupan dengan kematian.
Ayat 25 - kecongkakan dan orang yang dianggap bukan
siapa-siapa pada saat itu (janda).

o Ayat 26 - ramangan keiahaian dengan parkaizaan yang
ramd1.
Ayat 27 - loba akan keuntungan dangm orang iujur.
Ayat 28 - hali urmg benar dengan muluz orang iaslk.
Ayat 29 - orang fasik dangan a-rang benar.
Ayat32 - nrang yang mengabaikan diclikan dengan orang
yang mau mendangerkan teguran.

Yang menarik, ada beberapa ayat yang polanya tidak ber-
dasarkan jabaran leontras dari ayd-ayat yang lain (ayat 23. 30,
31 clan 33), narnun menekankan makna yang terdalam dari hik-
mat {perkataan yang tapat, malaymg bersinar. kabar baik, urang
yang mau mandenga teguran dm kemudian diakhiri dongan
nasihat inti dalam Amsal, TAKUTAKAN TUI-IAN). Gambaran ini
aaoiah-olah manegaakan dua hal. Perla-na, lnehldupm ini mernang
salalu divmmai dengan kontrasiparadoks. Jadl, jangan kaget dan
proiies kaiau orangjahai, orang yam korup dan orang yang men-
iengkelkan aelalu ada di sekiisr kits. Namun, bagaimana kita
menentukan pilihan, jadi orang berhikmat alau fasik. Atau pilihan
berikutnya, apakdi aeauatu yang aeharusnya dipandang snbagai
barkaljustru menjadi sumber keluhan kin (Seperll contoh makm-
an cllayz-1 17]. lnlinya, maujadl ape diri kita di tengah berbagai
pilihan itu. Salain itu Karena penekanan pacla sikap berhikmat
yang muncul dalam ayat 23, 3|]-31 maka bantu acla harapan bah-
wa sungguhnya Tufnn akan rnemampukan klta untuk manjadi
pribadi yang bijak dan berhikmal.

RELEVANSI HAS dan RUMUSAN PERTANYMN
{cannon dl hawah memfakuskan pembahasan pads lionlraa
yang dltampilkan dalaln ayat 17)
Jemaat yang dikaaihi Tuhan, Hope Antone, salah saorang
taolog perempuan dari Flllplna mengemukakan bahwa bagi orang
Asia {termasuk lndonesia). malan bersarna mamiliki makna yang
sangat mendalam. Tidal: hanya untuk mengenyangkan parut,
makan be-rsama iuga menjaci simbol persaudaraan dan ka-
kerabatan. ltulah mengapa, keputusan-lnapulusan pentlng biase-
nya dihasilkan at makan bersama. Namun. di sisi lain, Arrtone
juga mengingatkzn bahwa kadangkala persoalan 'makan' tldak
hanya menjadi sumber kehangatan melainkan iuga persoalan
apabila liclak ada itikad balk untuk mengeclepankan Kaslh per-
saudaraan. Seenak-enaknya makanan, semahal-mahalnya
hidangan dan sebanyak-banyaknya pilihan untukdimakan hanya
akan menjadi sia-sia jika kasih tidak ada di lengah-tengahnya.

Iniiah yang dikamukakan oleh perikop firman Tuhan saat
ini. Saal memaparkan mengenai kontrasnya hidup dalam ka-
banaran dan kefasikan, Amsal memharikan banyak oontoh, saiah
salunya teninng makanan (iebih baik sepiringsayur dengan kasih
daripade iambu tambun dengan kebencian). Jadi, makanan itu
blsa menjadl berkal tapi lugs biaa mambuat orang maniadi jahat
karena dlkuasai kebencian. Contohnya saja, perayaan gerejawi
yang aeharuanya penuh sukacita bisa bermuara pada persoalan
hanya Karena aoal makanan. Pihak yang satu ingin banyak
makanan, yang lain mau berhamal. Atau, kelompok ini mau ma-
kan jenla lnl dan yang lain mau Janis itu. Bisa juga teijadi, warga
jemaat menolak ibadah di rumahnya hanya Karena merasa tidak
mampu menyadiakan mdtanan. Ya, makanan memang bisa ma-
ngenyangkan tapl juga blsa menlmbulkan pertlkalan. Amsal
mengingalkan bdiwa makanan memang panting, tapi kesih pada
Tuhan clan sesarna lebih penting. Jadi, jangan sampai idia ber-
kelahl dan menoiak lbadah hanya Karena makanan. Pemayalah,
sukacita yang sejali bersumber dari hatl yang penuh kaalh seria
sikap yang takut akan Tuhan (ay. 33) dan bllcan karena makanan
samata.
Dengan damlklan, relevansi darl perllnop flnnan Tuhan aaat
ini adalah sabagai barikul: (1 )N:la pilihan yang dihadirkan dalam
hidup kita, apakah mau menjadi Ol'fl1Q berhikrnat atau orang fasik.
Silahkan kita mamilih, namun ingal kadangkala banyak orang
hanya 'merasa' berhikmal padahal sesungguhnya belum demi-
kian. Koniras yang dipaparkan dalam kitab Amsal bisa mem-
buat kita malakukan koreksi diri dan bukan sibuk menghakimi
orang lain. (2}Agar kite tidak keliru daiam memilih, kiranya hikmat
Tuhan dapat menjadi pandu dalam mangambil keputusan. (3)
Dalam kaiiannya dengan fokua dalam pemaparan kali ini (ay.
1?), makanan yang Tuhan anugerahkan semastinya meniadi ber-
kat dan bukan sumber peraoaian.
Daftar pertanyaan untuk dldiakuaikan:
1. Lebih mudah mana untuk kita ldnltan, mengurekai diri
sendiri atau mengoreksi orang lain? Mengapa?
2. Jlka kha pemah mengalami peristiwa katika makanan
manjadi sumher perselisihan, ape solusi yang dapal kiln
berikan? (lngat, memberl solusi bukan berarti ma-
ngungklt-ungklt mamlah dan menyalahkan orang Iain)


SBU



MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
RABU, 20 SEPTEMBER 2017
Renungan Pagi
GB.218 : 1 -Berdoa
FOKUS MENGEJAR KEBENARAN
Amsal 15:1-14

Jalan orang fasik adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihi-Nya. (ay.9)

Sinar matahari memiliki kekuatan panas yang sangat besar jika dibandikan dengan nyala api sebuah lilin kecil. Namun, jika kita berjalan di siang hari, di bawah terik mentari, sepanas-panasnya suhu pada saat itu, tentu badan kita tidak sampai terbakar. Paling hanya merasa kehausan dan kepanasan. Namun, coba kita letakkan tangan kita tepat di atas nyala api lilin, rasanya akan Iebih panas dan menderita jika dibandingkan dengan berjalan di bawah matahari. Mengapa demikian? Matahari, meskipun memiliki energi yangjauh Iebih besar dari lilin tersebar dengan merata di berbagai tempat saat siang hari datang. Namun, panas Iilin terasa membakar karena kita meletakkan tangan kita tepat di atasnya sehingga kekuatan panasnya hanya fokus untuk memancarkan panas ke tangan kita. Dengan fokus memusatkan panas pada tangan kita maka energi panas bisa terasa sangat menyakitkan sekalipun hanya bersumberdari sebuah Iilin yang kecil.

Ilustrasi di atas memiliki makna bahwa kekuatan untuk fokus sangatlah penting. Fokus dalam mengerjakan atau menyelesaikan sesuatu adalah kekuatan besar dalam kehidupan manusia. Inilah yang dimaksudkan oleh Amsal ketika mengatakan, jalan orang fasik adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihi-Nya. Jika kita fokus untuk mengejar kebenaran maka rangkaikan kebijaksanaan dan pengetahuan mengiringi Iangkah kita (ay.14).

Dalam dinamika kehidupan yang kita dijalani, ada ribuan tantangan dan persoalan yang bisa membuat kita gagal fokus dan akhirnya menempuh jalan yang berbelok pada kefasikan. Dibutuhkan kemampuan untuk tetap fokus sehingga kita dapat terus konsisten dan tetap setia mengandalkan Tuhan dalam mewujudkan apa yang Tuhan kehendaki dalam kehidupan ini. Jadi, tetaplah fokus, sekalipun kita mungkin dianggap "keci|" dan bukan "siapa-siapa", pasti kita mampu untuk melakukan hal-hal yang besar dalam tuntunan dan pertolongan Tuhan.

GB.218 : 2
Doa : (Ya Tuhan, mampukanlah aku untuk tetap fokus dalam mengejar kebenaran yang sejati dalam tuntunan-Mu)



MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
RABU, 20 SEPTEMBER 2017
Renungan Malam
GB.245 : 1 -Berdoa
MENIKMATI MAKANAN DALAM KASIH
Amsal 15:17-33

Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lem bu tam bun dengan kebencian (ay.17)

Hope Antone, salah seorang teolog perempuan dari Filipina mengemukakan bahwa bagi orang Asia (termasuk Indonesia), makan bersama memiliki makna yang sangat mendalam. Tidak hanya untuk mengenyangkan perut, makan bersamajuga menjadi simbol persaudaraan dan kekerabatan. ltulah mengapa, keputusan-keputusan penting biasanya dihasilkan saat makan bersama. Namun, di sisi lain, Antone juga mengingatkan bahwa kadangkala persoalan "makan" tidak hanya menjadi sumber kehangatan melainkan juga persoalan apabila tidak ada itikad baik untuk mengedepankan kasih persaudaraan. Seenak-enaknya makanan, semahal-mahalnya hidangan dan sebanyak-banyaknya pilihan untuk dimakan hanya akan menjadi sia-siajika kasih tidak ada di tengah-tengahnya.

lnilah yang dikemukakan oleh perikop firman Tuhan saat ini. Saat memaparkan mengenai kontrasnya hidup dalam kebenaran dan kefasikan, Amsal juga mengemukakan tentang makanan (Iebih baik sepiring sayur dengan kasih daripada /embu tambun dengan kebencian). Jadi, makanan itu bisa menjadi berkat tapi juga bisa membuat orang menjadi jahat karena dikuasai kebencian. Contohnya saja, perayaan gerejawi yang seharusnya penuh sukacita bisa bermuara pada persoalan hanya karena soal makanan. Pihak yang satu ingin banyak makanan, yang lain mau berhemat. Atau, kelompok ini mau makan jenis ini dan yang lain mau jenis itu. Bisa juga terjadi, warga jemaat menolak ibadah di rumahnya hanya karena merasa tidak mampu menyediakan makanan. Ya, makanan memang bisa mengenyangkan tapi juga bisa menimbulkan pertikaian. Amsal mengingatkan bahwa makanan memang penting, tapi kasih pada Tuhan dan sesama Iebih penting. Jadi, jangan sampai kita berkelahi dan menolak ibadah hanya karena makanan. Percayalah, sukacita yang sejati bersumber dari hati yang penuh kasih serta sikap yang takut akan Tuhan (ay. 33) dan bukan karena makanan semata.

GB.245 : 2
Doa : (Ya Tuhan, dalam kasih biarlah makanan yang adalah berkat-Mu mendatangkan sukacita dan bukan pertikaian dalam hidupku)

Label:   Amsal 15:17-33 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
MINGGU XV SES. PENTAKOSTA - KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 - SUDAHKAH KITA BERLAKU ADIL HARI INI? - Amsal 16:10-15 - MINGGU XV SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 - BIJAK ATAU BEBAL? - Amsal 13:20-25 - MINGGU XV SES. PENTAKOSTA

Garis Besar Amsal





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 September - Ezra 2; Mazmur 1, 121

Hari ini, 22 September - Maz 106:47-107:5, Yes 30-31, 2 Kor 12:11-21, Ams 25:1-2


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2017..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
How I love You - Christy Nockels

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



khotbah yosua 24 13-25,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,   renungan kis,   khotbah yosua 24:13-25,   instrumen lagu rohani mp3,   khotbah minggu 22 september 2019 Yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kmm 33,   Khotbah amos 8:4-8,   sabda bina umat online,   notasi nkb 122,   nkb 122 dengan not,   kotbah josua 24 13 25,   kotbah josua 24:13-25,   kotbah josua 24:13-25,   jangan mengusik orang2 yg Kuurapi, renungan,   Khotbah minggu tanggal 22 sep 2019 yosua 24:13-25,   lagu-lagu rohani katolik 2019,   khotbah mazmur 40:7-11,   khotbah mazmur 40:7-11,   lagu gms,   bina anak gmim bln september,   tema ibadah hki 22 september 2019,   mars pelkat pa,   mars pelkat pa,   lagu kidung jemaat awal pesta,   ku daki jalan mulia chord,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   lagu bermacam-macam anak,   Kotbah:yosua 24:13-25,   khotbah bilangan 27,   lagu untuk persembahan,   Tertwa lgu rohni,   ilustrasi khotbah lukas 16:10-18,   renungan roma 12:1-8 menjalani kehidupan ibadah yang sejati,   khotbah amos 8: 4-8,   Album rohani john tanamal,   khotbah amos 8: 4-8,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   Renungan amos 8:5,   kmm 33,   kmm 2,   lagu gereja baru,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   gambar meja persembahan di gereja,   kmm 2,   kmm 2,   kmm 2,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lirik lagu setelah ibadah,   KPPK 3,   yosua 24:13-25,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 22 september 2019,   kmm 33,   kmm 33,   lagu penutup ibadah,   khotbah amos 8:4-8,   40 lagu rohani kristen,   lagu sebelum firman tuhan kidung jemaat,   Renungan..Amos.8:4-8,   Khotbah Flp 1 9- 11,   renungan kristen mazmur 40:7-11 renungan raja wali,   pergaulan buruk merusak,   Khotbah kematian 2samuel 12:18-23,   khotbah amos 8: 4-8,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   tata ibadah penghiburan,   lagu kidung keesaan,   chord.gitar ku daki jalan mulia,   Renungan Harian GMIT 1 Timotius 6:2b-10,   download mp3 lagu kristen arab above all arabiac song,   ku mengasihi tuhan gb 238,   contoh-contoh pendalaman kotbah kejadian 21:18-13,   khotbah lukas 17 : 5 - 10,   download mp3 lagu kristen arab,   download mp3 lagu kristen arab,   renungan rut 4,   download mp3 lagu kristen arab,   tuhan telah berjanji mp3,   tgl 22 september 2019 tema hotbah gpib relasi kuasa yang menjadi berkat,   tgl 22 september 2019 tema hotbah gpib relasi kuasa yang menjadi berkat,   tgl 22 september 2019 tema hotbah gpib relasi kuasa yang menjadi berkat,   tgl 22 september 2019 tema hotbah gpib relasi kuasa yang menjadi berkat,   contoh hotbah ibadah minggu tgl 22 septmbr 2019 gpib bilangan 27 :1-12,   khotbah Mazmur 33:13-18,   donlod mp3 lagu kristen arab,   contoh hotbah ibadah minggu tgl 22 septmbr 2019 gpib bilangan 27 :1-12,   Khotba amos 8:4-8,