Save Page

Amsal 13:7-12
13:7 Ada orang yang berlagak kaya, tetapi tidak mempunyai apa-apa, ada pula yang berpura-pura miskin, tetapi hartanya banyak. 13:8 Kekayaan adalah tebusan nyawa seseorang, tetapi orang miskin tidak akan mendengar ancaman. 13:9 Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam. 13:10 Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat mempunyai hikmat. 13:11 Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya. 13:12 Harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan.

Penjelasan:



* Ams 13:7
Pengamatan ini bisa diterapkan,
I. Pada harta duniawi manusia. Dunia ini adalah suatu kebohongan besar, bukan hanya hal-hal dari dunia, melainkan juga manusia-manusia dunia.Semua manusia pembohong. Inilah contoh tentang dua kejahatan berat yang diperbuat di bawah matahari:
        1. Sebagian orang yang sebenarnya miskin dipandang kaya, dan benar-benar disangka demikian. Mereka berbelanja dan menghabiskan uang seolah-olah mereka kaya, mereka sibuk ke sana kemari dan senang pamer ini itu seolah-olah mereka menyimpan harta karun, padahal mungkin, jika mereka harus melunasi semua utang mereka, harta mereka tidaklah sampai seribu rupiah. Ini adalah dosa, dan akan mendatangkan cela. Oleh karena hal ini banyak orang menghancurkan keluarganya dan mendatangkan cela pada agama yang diakui dipeluknya. Orang-orang yang hidup melebihi apa yang mereka miliki seperti itu memilih tunduk pada keangkuhan mereka sendiri dibandingkan pada pemeliharaan Allah, dan hidup mereka pun akan berakhir karena keangkuhan mereka itu.
        2. Sebagian orang yang sebenarnya kaya dipandang miskin, dan benar-benar disangka demikian, karena mereka hidup kotor dan hina di bawah apa yang sudah diberikan Allah kepada mereka, dan lebih memilih memendamnya daripada menggunakannya (Pkh. 6:1-2). Dalam hal ini terdapat perasaan tidak bersyukur kepada Allah, ketidakadilan terhadap keluarga dan sesama, dan kekikiran terhadap kaum miskin.
    II. Pada keadaan rohani mereka. Anugerah adalah harta kekayaan jiwa. Itulah kekayaan yang sesungguhnya. Namun demikian, manusia biasanya salah memandang diri mereka sendiri, entah dengan sengaja atau karena kekeliruan dan ketidaktahuan mereka sendiri.
        1. Ada banyak orang munafik yang lancang, yang sebenarnya miskin dan kosong dari anugerah, namun menganggap diri sendiri kaya, dan tidak mau diyakinkan akan kemiskinan mereka, atau berpura-pura menjadi kaya, dan tidak mau mengakui kemiskinan mereka.
        2. Ada banyak orang Kristen yang penakut dan gemetar, yang kaya secara rohani dan penuh dengan anugerah, namun menganggap diri sendiri miskin, dan tidak mau diyakinkan bahwa mereka kaya, atau setidak-tidaknya, tidak mau mengakuinya. Dengan segala keraguan dan ketakutan mereka, segala keluhan dan kesedihan mereka, mereka menjadikan diri mereka sendiri miskin. Kesalahan yang pertama di atas akan menghancurkan orang pada akhirnya, sedangkan kesalahan yang kedua ini akan menggelisahkan orang selama mereka hidup.


* Ams 13:8
Kita cenderung menilai kebahagiaan manusia, setidaknya di dunia ini, melalui kekayaan mereka, bahwa mereka berbahagia atau tidak bergantung pada banyak sedikitnya kekayaan duniawi yang mereka miliki. Namun, Salomo di sini menunjukkan betapa penilaian ini merupakan kesalahan parah, supaya kita bisa menerima dengan baik keadaan miskin, dan tidak mendambakan kekayaan bagi diri kita sendiri atau iri hati terhadap orang-orang yang hidupnya berkelimpahan.
    1. Orang-orang yang kaya memang dihormati oleh sebagian orang karena kekayaan mereka, namun, untuk mengimbanginya, oleh sebagian yang lain mereka dicemburui dan diserang, dan nyawa mereka menjadi terancam, dan karena itu mereka terpaksa memberikan tebusan dengan kekayaan-kekayaan mereka. Janganlah bunuh kami, sebab kami masih mempunyai perbekalan tersembunyi di luar kota (Yer. 41:8). Di bawah pemerintahan sebagian penguasa yang lalim, menjadi kaya sudah merupakan kejahatan. Dan betapa sedikit saja manusia harus berterima kasih pada kekayaannya jika kekayaan itu hanya digunakan untuk menebus nyawanya, yang tidak akan terancam seandainya ia tidak kaya!
    2. Orang-orang yang miskin direndahkan dan diabaikan oleh sebagian orang, yang seharusnya menjadi teman-teman mereka, namun, untuk mengimbanginya, mereka juga direndahkan dan diabaikan oleh orang lain yang bisa saja menjadi musuh-musuh mereka seandainya ada barang berharga yang mereka miliki: orang miskin tidak akan mendengar ancaman, tidak akan dicela, dihardik, didakwa, atau ditimpa kesulitan, seperti halnya dengan orang kaya. Sebab, tidak ada orang yang memandang layak untuk memperhatikan mereka. Ketika orang-orang Yahudi yang kaya dibawa sebagai tawanan ke Babel, orang miskin dari negeri itu ditinggalkan (2Raj. 25:12). Cantabit vacuus coram latrone viator - Apabila seorang pelancong dihadang perampok, ia akan gembira karena tidak ada banyak barang padanya.


* Ams 13:9
Inilah:
    1. Penghiburan bagi orang-orang yang baik semakin bertumbuh dan tetap untuk selama-lamanya: terang orang benar bercahaya gemilang, maksudnya, terang itu bertambah besar, dan membuat mereka gembira. Bahkan kemakmuran lahiriah mereka adalah sukacita mereka, dan terlebih lagi karunia-karunia, anugerah-anugerah, dan penghiburan-penghiburan itu, yang dengannya jiwa mereka diterangi. Semuanya itu bercahaya kian bertambah terang (4:18). Roh adalah cahaya mereka, dan Ia memberi mereka sukacita yang penuh, dan bergirang untuk berbuat baik kepada mereka .
    2. Penghiburan bagi orang-orang yang jahat layu dan mati: pelita orang fasik bersinar redup dan lemah. Pelita itu tampak menyedihkan, seperti lilin kecil di dalam kendi, dan akan segera padam meninggalkan kegelapan yang teramat pekat (Yes. 50:11). Terang orang benar seperti terang matahari, yang mungkin tertutup gerhana dan diliputi awan, namun akan terus memancar. Terang orang fasik seperti terang yang mereka nyalakan sendiri, yang akan segera redup dan mudah dipadamkan.


* Ams 13:10
Perhatikanlah:
    1. Keangkuhan yang bodoh cepat mendatangkan perselisihan. Mau tahukah engkau dari mana datangnya sengketa dan pertengkaran? Sengketa dan pertengkaran datang dari akar kepahitan ini. Hawa-hawa nafsu lain (amarah, iri hati, dan ketamakan) bisa menyebabkan perselisihan, tetapi dari semuanya keangkuhanlah penyebab yang terbesar. Keangkuhan sendirilah yang akan menebarkan perpecahan, tanpa perlu bantuan apa pun. Keangkuhan membuat orang tidak sabar menghadapi pertentangan dalam hal pendapat atau keinginan mereka, tidak sabar menghadapi persaingan dan permusuhan, tidak sabar menghadapi penghinaan, atau apa pun yang tampak seperti tindakan meremehkan. Keangkuhan membuat orang tidak sabar dalam mencapai kesepakatan, namun lebih memilih mengundurkan diri, karena kesombongan untuk mempertahankan suatu hak dan kebenaran tertentu pada pihak mereka. Dari semua inilah timbul petengkaran-pertengkaran di antara sanak saudara dan sesama, pertengkaran-pertengkaran di antara bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan, di antara jemaat-jemaat dan persekutuan-persekutuan Kristen. Manusia ingin membalas dendam dan tidak mau mengampuni, karena mereka angkuh.
    2. Orang-orang yang rendah hati dan menebarkan kedamaian berarti berhikmat dan mendengarkan nasihat. Orang-orang yang mau meminta dan menerima nasihat, yang mau bertanya pada suara hati mereka sendiri, pada Alkitab mereka, hamba-hamba Tuhan yang melayani mereka, teman-teman mereka, dan tidak mau berbuat sesuatu dengan gegabah, berarti berhikmat. Seperti dalam hal-hal lain, begitu pula dalam hal ini, mereka mau merendahkan diri, mau membungkuk dan tunduk, demi menjaga ketenangan dan mencegah pertengkaran.


* Ams 13:11
Hal ini menunjukkan bahwa kekayaan akan bertahan tergantung bagaimana ia didapat dan dipakai.
    1. Apa yang didapat dengan cara yang jahat tidak akan pernah memberikan manfaat, sebab kutuk yang menyertainya akan memboroskannya, dan kecenderungan-kecenderungan jahat yang sama yang mencondongkan manusia memakai jalan-jalan dosa untuk memperoleh yang nyaman, mencondongkan mereka pada jalan-jalan dosa yang serupa untuk hidup boros: harta yang cepat diperoleh (kjv: harta yang diperoleh dengan kesia-siaan - pen.) akan habis dalam kesia-siaan, dan kemudian akan berkurang. Apa yang didapat dengan pekerjaan-pekerjaan yang tidak halal, atau yang tidak layak dikerjakan oleh orang-orang Kristen, seperti pekerjaan yang hanya dikerjakan untuk memuaskan keangkuhan dan kemewahan, yang diperoleh dengan berjudi atau bermain sandiwara, bisa dengan benar dikatakan sebagai harta yang diperoleh dengan kesia-siaan, sama seperti harta yang diperoleh dengan menipu dan berbohong, dan akan berkurang. De male quæsitis vix gaudet tertius hæres - Harta yang diperoleh dengan cara yang jahat hampir tidak bisa lagi dinikmati sesudah tiga turunan.
    2. Apa yang didapat dengan ketekunan dan kejujuran akan semakin bertambah, bukannya berkurang. Harta itu akan melangsungkan kehidupan, akan diwariskan, dan akan berkelimpahan. Siapa bekerja keras, dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, akan bertambah kaya, sehingga ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan (Ef. 4:28). Dan, sekalipun ia membagikannya, hartanya kian hari kian bertambah.


* Ams 13:12
Perhatikanlah:
    1. Tidak ada yang lebih menyedihkan selain sebuah pengharapan tinggi yang dikecewakan, meskipun bukan karena pengharapan itu ditolak, melainkan karena ditunda waktu pemenuhannya: harapan yang tertunda menyedihkan hati dan membuatnya merana, cepat kesal dan marah-marah. Tetapi harapan yang hancur membunuh hati, dan semakin tinggi harapan dipupuk, semakin pedih kekecewaan yang akan dirasakannya. Oleh karena itu, kita berhikmat jika kita tidak menjanjikan kepada diri sendiri bahwa perkara-perkara besar akan diberikan kepada kita dari makhluk ciptaan. Janganlah menumbuhkan dalam diri kita harapan-harapan apa pun yang sia-sia dari dunia ini, supaya jangan kita menumpuk hal-hal yang nanti hanya akan membuat kita kesal. Dan jika kita benar-benar mengharapkan sesuatu, marilah kita siap-siap kecewa, supaya, jika memang demikian adanya, itu akan terasa lebih ringan. Juga, janganlah kita tergesa-gesa dalam berharap.
    2. Tidak ada hal lain yang lebih memuaskan hati selain menikmati apa yang, pada akhirnya, sudah lama kita harap-harapkan dan nanti-nantikan: keinginan yang terpenuhi membuat orang serasa berada di dalam Firdaus, taman yang penuh kenikmatan, sebab itu adalah pohon kehidupan. Kesengsaraan kekal orang fasik akan bertambah berat dengan hancurnya harapan-harapan mereka. Sebaliknya, kebahagiaan sorgawi akan lebih disambut oleh orang-orang kudus, sebab itulah yang sudah mereka rindu-rindukan dengan sungguh-sungguh sebagai puncak dari harapan-harapan mereka.


SBU




MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
SENIN, 18 SEPTEMBER 2017
Renungan Pagi
GB.61 : 1-Berdoa
MULUTMU HARIMAUMU!
Amsal 13:1-6

Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan." (ay.3)

Mulutmu harimaumu" peribahasa ini mengingatkan kita untuk menjaga ucapan kita. Tanpa pertimbangan yang masak, ucapan kita justru mendatangkan kerugian bagi kita. Apalagi ketika saat ini sosial media menjadi sangat akrab dengan kehidupan kita, mudah sekali bagi kita untuk membuat komentar atas segala peristiwa yang terjadi. Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mengatur dengan tegas, siapapun yang mengucapkan atau membuat pernyataan menyinggung melalui media sosial dapat dilaporkan ke ranah hukum. Mengapa demikian pentingnya kita menjaga ucapan?

Amsal telah mengingatkan hal ini sejak lama, jauh sebelum UU ITE diberlakukan. Ucapan kita tidak hanya mendatangkan kerugian dan kesulitan tapi juga kebinasaan. Coba kita renungkan dengan mendalam, banyak kasus pembunuhan yang dimulai dengan rasa sakit hati karena terluka mendengar ucapan yang menyakitkan. Sakit hati yang dibialkan menumpuk kemudian menjadi energi yang sangat besar untuk "tega" menghilangkan nyawa.

Tidak hanya itu, banyak keluarga yang retak karena luka yang muncul akibat kata-kata yang menyakitkan. Bahkan, banyak persekutuan di gereja juga menjadi hancur hanya karena sakit hati dengan perkataan sesama warga jemaat. Tidak menutup kemungkinanjuga jika mimbar gereja atau akun sosial media atas nama gereja atau lembaga Kristiani dijadikan tempat untuk mengungkapkan kemarahan pada seseorang atau kelompok tertentu melalui kata-kata kasar penuh amarah yang diucapkan. Akibatnya, terang Kristiani menjadi pudar saat orang melihat bahwa Kekristenan yang penuh kasih justru dipenuhi dengan amarah dan sumpah serapah. Melihat kondisi yang demikian, patutlah kita merenungkan kembali seruan dalam kitab Amsal untuk menjaga ucapan kita. Tetaplah tekun untuk selalu mengupayakan perkataan baik saat kita hendak menjunjung tinggi kejujuran (ay.5) dan kebenaran (ay.6). ltu jauh akan menjadi berkat dibandingkan kata-kata kasar penuh amarah yang menyakiti hati Tuhan dan sesama.

GB.61 : 2
Doa : (Ya Tuhan, kiranya Engkau menuntun aku untuk mengucapkan kata-kata yang mendatangkan kebaikan dan bukan batu sandungan)



MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
SENIN, 18 SEPTEMBER 2017
Renungan Pagi
GB.61 : 3 -Berdoa
KEKAYAAN YANG SEJATI
Amsal 13:7-12

"Kekayaan adalah tebusan nyawa seseorang, tetapi orang miskin tidak akan mendengar ancaman." (ay.8)

Jaman sekarang, siapa yang tidak butuh uang? Begitu mungkin yang dipikirkan sebagian orang pada saat ini. Sebagai alat tukar resmi yang diakui pada saat ini, uang seolah-olah dapat membuat kita memiliki banyak hal. Namun, sadarkah kita bahwa uang juga bisa membuat kita kehilangan banyak hal yang berharga dalam hidup kita? Persahabatan bisa rusak, keluarga bisa retak dan persekutuan bisa terserak. Mengapa demikian? Amsal mengingatkan bahwa kekayaan bisa mendatangkan berkat tapi juga masalah jika tidak didasari oleh sikap yang takut akan Tuhan.

Jika Tuhan yang kita andalkan maka kita akan memakai berkat itu untuk memuliakan Tuhan. Dengan sukacita kita akan berbagi berkat tanpa harus "hitung-hitungan"dengan Tuhan dan sesama. Tapi, jika harta itu kita pakai untuk memuliakan diri sendiri, maka dengan sendirinya keangkuhan dan pertengkaran (ay. 10) akan mengiring langkah kita. Dalam kondisi demikian, kekayaan kita pakai untuk "memiskinkan" orang Iain. Setelah membantu orang lain, kita akan terus mengungkit bantuan itu sehingga orang itu akan terus merasa berhutang budi. Setelah memberi persembahan dalam jumlah besar di gereja, kita mulai menuntut keistimewaan Iebih dari warga jemaat yang lain. Apakah damai jika kita menempuh jalan itu? Tidak! Pelita kita akan padam dengan sendirinya (ay. 9).

Amsal mengajak kita untuk menyadari bahwa hidup ini adalah bagian dari karya/proses Allah yang terus berputar (ay. 11). Apa yang kita miliki saat ini bisa hilang dan apa yang hilang saat ini, bisa menjadi milik kita kelak. Tidak ada yang abadi dalam dunia ini. Bisa jadi hari ini dompet kita tebal, mendadak besok kosong melompong atau sebaliknya. Berhadapan dengan realita tersebut, muliakanlah Tuhan dan bukan diri kita sendiri. Saat Tuhan kita muliakan, pelita hidup kita tak akan pemah padam karena Sumber Berkat akan selalu menjamin kehidupan kita dengan kekayaan yang sejati!

GB 61:4
Doa : (Ya Tuhan, ajarlah aku untuk telap memuliakan Engkau baik dalam kata dan karya, maupun dalam harta dan semua berkat yang Kau beri)








Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 - BIJAK ATAU BEBAL? - Amsal 13:20-25 - MINGGU XV SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 17 SEPTEMBER 2017 - CINTAILAH DIDIKAN DAN PENGETAHUAN - Amsal 12:1-10 - HARI MINGGU XV SES. PENTAKOSTA

Garis Besar Amsal






December 1-7 (Week 49) - Esther 7-10; Revelation 3 || Ezra 7-10; Psalm 97; Rev 4 || Nehemiah 1-3; Rev 5 || Neh 4-6; Psalm 98; Rev 6 || Neh 7-9; Psalm 140; Rev 7

Hari ini, 8 Desember - Efesus 4-6

Hari ini, 8 Desember - Maz 138:7-139:5, Hos 1-2, 2 Yoh 1, Ams 30:15-16

Hari ini, ** 8 Desember - Yohanes 16:12-24, Wahyu 5, Ayub 31:1-23, Amos 1-2

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2017..

Register   Login  

contoh kj 424 bukan kj.424



Latest Christian Song
** Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 31 JANUARI 2020 - ORANG YANG MENANG ADALAH ANAK ALLAH - Wahyu 21:6-8 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 21:6-8 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Alfa dan Omega, di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang // bagian mereka, Kebenaran dan kepastian dari keadaan yang membahagiakan ini disahkan oleh firman dan janji Allah, YESUS ADALAH SUMBER PENGHARAPAN DAN KEKUATAN
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 30 JANUARI 2020 - YESUS: RAJA DARI SEGALA RAJA DAN TUHAN DARI SEGALA TUHAN - Wahyu 19:14-16 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 19:14-16 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

Khotbah Ibadah GPIB RABU, 29 JANUARI 2020 - YESUS ADALAH SOLUSI - Lukas 8:22-25 SGDK) -MINGGU II SESUDAH EPIFANI Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Marilah kita bertolak ke seberang danau, Yesus tertidur // Taufan // Perahu itu kemasukan air dan mereka dalam bahaya, Kita binasa // Ia pun bangun, lalu menghardik air dan angin yang mengamuk itu, Kristus memerintahkan murid-murid-Nya untuk bertolak ke seberang danau, LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN SAMA 0| MATATUHAN
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 28 JANUARI 2020 - BESAR DAN AJAIB - Wahyu 15:1-4 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 15:1-4 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Tujuh Cawan Penghukuman, telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya // nyanyian Musa, hamba Allah dan nyanyian Anak Domba, Pekerjaan penumpahan tujuh cawan, yang dipercayakan kepada tujuh malaikat, Patutlah Allah dipuji dan disembah sepanjang abad, BESAR DAN AJAIB
Khotbah Ibadah GPIB - SENIN, 27 JANUARI 2020 - JANJI PENYERTAAN TUHAN - Wahyu 1:17-20 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 1:17-20 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat // Efesus // Smirna // Pergamus // Tiatira, Sardis, Filadelfia, // Laodikia // Iblis, tujuh kaki dian dari emas, // Anak Manusia, // Yang Awal dan Yang Akhir // Yang Hidup; // kunci maut dan kerajaan maut // apa yang telah kaulihat // yang terjadi sekarang // yang akan terjadi sesudah ini // sesudah

Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 31 Desember 2019 - TETAP SEMANGAT KARENA TUHAN SELALU BERI BERKAT - Yesaya 61:10-11 (SGD) - MALAM TAHUN BARU Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Orang percaya yang telah lahir baru dengan sukaria menanggapi janji-janji mulia ini., Kemakmuran Jemaat . BERSYUKUR BERSAMA TUHAN
Khotbah Ibadah GPIB Senin, 30 Desember 2019 - PUJILAH NAMA TUHAN - Senin, 30 Desember 2019 - MINGGU SESUDAH NATAL Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Ajakan kepada bumi, Pujilah Tuhan di bumi, Sebuah Undangan untuk Memuji,
Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 29 Desember 2019 - MENSYUKURI PENYERTAAN ALLAH - Yesaya 52:1-10 (SGD) - HARI MINGGU SESUDAH NATAL Yesaya 52:1-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Dorongan bagi Yerusalem,
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Desember 2019 - MENGENAL DlA - 1 Yohanes 1:3-6 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:3-6 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar // persekutuan. Kamu juga , Supaya sukacita kami menjadi sempurna , Allah adalah terang, Hidup di dalam kegelapan // Tidak melakukan kebenaran, Kesaksian Rasuli
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 27 Desember 2019 - HIDUP DI DALAM TERANG - 1 Yohanes 1:5-10 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:5-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB
TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH HARI NATAL 2019, TATA IBADAH SESUDAH NATAL 26 DES 2019, TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019, TATA IBADAH MALAM AKHIR TAHUN 2019, TATA IBADAH TAHUN BARU 2020




New Submit
KAMIS, 2 JANUARI 2020
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 2 JANUARI 2020 - HADIAH DARI SORGA - Filipi 3:12-16 - MINGGU SESUDAH NATAL


TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019 (bisa dilihat di HP)


TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019 (bisa dilihat di HP)

Jumat, 06 Desember 2019
Zie De Maan Schijnt Door De Bomen

Friday, December 06, 2019
John Schneider Scores First Number One Christian Country Single

Friday, December 06, 2019
End of journey as gospel star Zimu loses battle against cancer

Friday, December 06, 2019
‘A wakeup call:‘ British theologian N.T. Wright on the prosperity gospel, climate change and Advent

Kamis, 05 Desember 2019
When Christmas Comes Around - Caitie Hurst

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises NAU chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises university chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Early Rain Church Elder Sentenced to Four Years in Prison for Having Christian Literature

Wednesday, December 04, 2019
Lighthouse Christian School Contributes to Christmas Spirit

Selasa, 03 Desember 2019
Materi Rancangan Dasar (Randas) Akta Gereja


Kalender GKJ Desember 2020


Kalender GKJ Nopember 2020


Kalender GKJ Oktober 2020


Kalender GKJ September 2020


Kalender GKJ Agustus 2020


Kalender GKJ Juli 2020


Kalender GKJ Juni 2020

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, Khotbah Ibadah GPIB 2020, Lagu Natal (Christmas), TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB,



Sbu gpib minggu 6 Desember 2019,   jamita,   hotbah yesaya 40:1-8,   hotbah yesaya 40:1-8,   hotbah yesaya 40:1-8,   hotbah yesaya 40:1-8,   hotbah yesaya 40:1-8,   hotbah yesaya 40:1-8,   eksposisi maleakhi 3:1-12,   renungan matius 3:10,   latar belakang hai dunia gembiralah,   ajaran gereja tentang 1 petrus 4:1-11,   yesu sobat yang sejati,   yesu sobat yang sejati,   yesu sobat yang sejati,   khotbah ekspositori roma 15 1 13,   khotbah ekspositori roma 15 1 13,   Eksposisi matius 12:36-37,   lagu penutup pada suatu ibadah,   khotbah tentang matius 3,   Renungan makna matius 3:7-12,   liturgi natal kgpm,   Lagu rohani kristen gms,   Lagu rohani kristen gms,   Lagu rohani kristen gms,   Renungan dari surat paulus kepada Jemaat di roma 15 : 4-9,   nyanyian rohani methodis no 140,   renungan katolik untuk minggu 8 desember 2019,   Download kalender Katolik tahun 2020,   tahun liturgi 2020,   jamita minggu johannes 1:14-18,   jamita minggu johannes 1:14-18,   kata sambutan natal,   sambutan natal 2019,   banyak perbuatan yang sedihkan tuhan,   banyak perbuatan yang sedihkan tuhan,   lagu persembahan ibadah natal,   Renungan mikha 4:6-14,   tata cara ibadah GERMITA,   lirik lagu tuhan pelita hidupku,   kotbah Yohannes 1:14-18,   kotbah yesaya 43 1-4,   Renungan harian Johannes 1:14-18,   Santapan harian Johannes 1:14-18,   lagu vetri kumase rohani,   hothbah yesaya 40:1-8,   eksposisi yakobus 1:17,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   chord O Allagku.jenguklah diriku,   kata sambutan natal,   Santapan Harian Johannes 1:14-18,   ilustrasi kasih allah terbukti untuk sekolah minggu,   sentosa dalam yesus chord,   musik mazmur 72,   not nkb 166,   kabar gembira lagu natal,   partitur SATB Hai Mari Berhimpun,   renungan Lukas 3: 1-20,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   lagu kidung ceria syair ibu,   lagu kidung ceria syair ibu,   partitur lagu paduan suara tema hari ibu,   khotbah mazmur 91,   lirik lagu dunia gemar dan soraklah,   pesan dan kesan natal kaum bapak,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   siapa gerangan sang raja not angka,   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   kotbah natal 2017,   Lirik lagu natal Gloria Gloria,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   lirik lagu kj 376 versi toraja,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   +hotbah yesaya 60:1-7,   download mp3 kidung jemaat 69,   lagu natal untuk persembahan syukur,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   bahan khotbah Adven Gmit 2019,   gits bakti 324,   download lagu GEREJA,   download lagu GEREJA,   lirik lagu tuhan pelita hidupku,   khotbah masa adventus yesaya12:1-6,   lirik lagu surya bersinar,   download lagu rohani mp3 gratis,   download lagu rohani mp3 gratis,   khotbah 1 tim. 4:1-16,   kalender liturgi 2020,   sambutan pranatal gmim,   contoh lagu komuni minggu advent ketiga tahun A 2019,   liturgi perayaan ekaristi 15 desember 2019 tahun a,   lagu mazmur untuk tahun a 15 desember 2019 minggu advent III,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   &rct=j,   Lirik lagu natal praise and worship ibadah natal 25 desember,   nyanyian rohani no 97,   lagu berita anugerah,   doa persembahan katolik,   pidato radio menjelang natal,   kalender liturgi 2020,   lagu persembahan,   khotbah maz 72:1-7,   khotbah maz 72:1-7,   pujian untuk persembahan,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah Yohannes 1:14-18,   contoh kata sambutan di acara natal,   lagu wartakanlah kabar gembira tek,   khotbah Matius 24:3-8,   kalender liturgi oktober 2020,   kalender liturgi 2019,   DSL NO 218 SAMBUTLAH,   materi adven ke1,   lirik lagu rohani pujian bukan setiap orang yang berseru Tuhan Tuhan masuk kerajaan Allah,   renungan Zakaria 9 ; 9-10,   matius 10 :34-42,   khotbah kisah para rasul 13:13-25,   contoh liturgi natal gpib,   not angka lagu bagimu damai sejahtera,   kalender liturgi desember 2019,   lagu persembahan,   pengertian tanah,kayu,perak,emas dalam konteks 2 timotius 2: 20,21,   sambutan natal sesuai tema yesus datang untuk pembaharuan,   lagu rohani o genta malam,   surat penitipan pemberkatan nikahgereja,   renungan mazmur 97 11 12,   Sabda Bina Pemuda 7 Desember 2019,   lagu rohani pakai hidupku sebagai alatmu,   kubawah kepadamu oh tuhan,   lagu kj tentang memuji tuhan,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   kata sambutan kepala sekolah,   Rngn kisah para rasul 8:1-25,   khotbah 1 tesalonika 3 7 - 13,   kotbah yesaya 43: 1-7,   Renungan harian 2 samuel 4,   MAZMUR 146:5-10 JUSWANTORI LIRIK,   partitur koor terpujilah allah hikmatnya besar,   partitur koor terpujilah allah besar kuasanya,   renungan tentang serigala akan tinggal dengan domba,   kalender liturgi 2020,   gambar kalender katolik 2020,   kalender Liturgi 2019,   lagu misa angkatlah hatimu madahkan lagu,   renungan yesaya 11:6-9,   lagu mankind,   &rct=j,   &rct=j,   lagu pengantar pernikahan digerja,   lagu sebelum doa syafaat,   renunngan ulangan 18:15-19,   renunngan ulangan 18:15-19,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh khotbah ibadah raya,   kunci lagu bagi allah yang mulia,