Save Page

1 Tawarikh 6:31-47
Penyanyi-penyanyi di rumah TUHAN
6:31 Inilah orang-orang yang ditugaskan oleh Daud memimpin nyanyian di rumah TUHAN sejak tabut itu mendapat tempat perhentian. 6:32 Di hadapan Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan, mereka melayani sebagai penyanyi sampai Salomo mendirikan rumah TUHAN di Yerusalem. Mereka melakukan tugas jabatannya sesuai dengan peraturannya. 6:33 Inilah orang-orang yang memegang tugas itu dengan anak-anak mereka: dari bani Kehat ialah Heman, penyanyi itu, anak Yoel bin Samuel 6:34 bin Elkana bin Yeroham bin Eliel bin Toah 6:35 bin Zuf bin Elkana bin Mahat bin Amasai 6:36 bin Elkana bin Yoel bin Azaria bin Zefanya 6:37 bin Tahat bin Asir bin Ebyasaf bin Korah 6:38 bin Yizhar bin Kehat bin Lewi bin Israel. 6:39 Kemudian di sebelah kanannya berdiri Asaf, saudara sesukunya, yaitu Asaf bin Berekhya bin Simea 6:40 bin Mikhael bin Baaseya bin Malkia 6:41 bin Etai bin Zerah bin Adaya 6:42 bin Etan bin Zima bin Simei 6:43 bin Yahat bin Gerson bin Lewi. 6:44 Di sebelah kiri berdiri dari bani Merari, saudara-saudara sesuku mereka, Etan bin Kisi bin Abdi bin Malukh 6:45 bin Hasabya bin Amazia bin Hilkia 6:46 bin Amzi bin Bani bin Semer 6:47 bin Mahli bin Musi bin Merari bin Lewi.


Penjelasan:


* 1Taw 6:31 - nyanyian di rumah TUHAN
Senada dengan Hos 14:3; Yes 12:1-6; 25:1-26:21 dan agaknya Mal 1:11, maka menurut pandangan si Muwarikh inti pokok ibadat pengorbanan ialah nyanyian-nyanyian suci (puji-pujian, syukur, pengakuan). Menurut dia Daudlah yang memulai ibadat itu.

* 1Taw 6:33 - yang memegang tugas itu
Ketika penyanyi Daud, yaitu Heman, 1Ta 6:39, dan Etan, 1Ta 6:44 (dalam 1Ta 25:1,3 disebut Yedutun, bdk bab 16) oleh si Muwarikh dihubungkan dengan ketiga anak Lewi, yaitu Kehat, Gerson dan Merari. Tetapi dalam 1Ra 4:31 Heman dan Etan disebut sebagai orang berhikmat-penyanyi pada zaman dahulu dan Etan dikatakan "orang Ezrahi", yang kiranya berarti: pribumi, jadi orang asli Kanaan, bdk Maz 89:1. Rupanya bait Allah di Yerusalem mula-mula memanfaatkan keahlian orang Kanaan. Dalam 1Ra 2:6 Etan dan Heman dianggap keturunan Yehuda. Tetapi ini kiranya suatu kekeliruan yang disebabkan oleh kesamaan antara kata ezrah dan Zerah, nama seorang anak Yehuda, bdk Kej 38:30,46:12.

*  1Taw 1:1--9:44
Bagian pertama Kitab Tawarich terdiri atas suatu kumpulan silsilah2 jang bermatjam-ragam. Bagian ini menudju ke Dawud dan menaruh perhatian chusus pada kaum Levita. Silsilah2 itu untuk sebagian diambil alih dari Kitab Sutji, untuk sebagian di-buat2 sadja, entah oleh si penjusun sendiri, entah oleh orang lain jang mendahuluinja, sehingga si penjusun menjalin sadja. Pada bangsa Jahudi sesudah pembuangan silsilah2 keluarga dan marga dianggap sangat penting. Nama2 jang terdapat dalam daftar2 itu tidak selalu nama2 orang tertentu, melainkan sering-kali djuga nama marga, keluarga, suku, bangsa, daerah atau kota. Kata "anak" atau "bapak","melahirkan" dan "memperanakkan" serta "kawin" tidak selalu mempunjai maknanja jang biasa, tetapi dapat berarti djuga "pendiri", "penguasa", "perebut", "bertjampur dengan suku bangsa atau marga lain" dan sebangsanja. Perlulah tiap2 kali nama2 diperiksa untuk menentukan maknanja jang konkrit. Apa jang dimaksudkan ialah seringkali hubungan2 tertentu, kadang2 hubungan tempat sadja, antara marga2 dan keluarga2 Israil satu sama lain atau dengan suku2 lain, jang lama-kelamaan diisap atau ditaklukkan oleh suku2 Israil. Dan hubungan2 sematjam itu tidak boleh dianggap sebagai selalu tjotjok dengan hasil ilmu bangsa.

Maksudnja si pengarang dengan daftar2 nama ialah: Menggabungkan Dawud dan keturunannja (al-Masih) dengan asal-usul umat Allah dan bangsa manusia seluruhnja. Dalam rentjana Allah Penjelamat semuanja menudju kesitu sebagai pusat dan penjelesaian sedjarah.

* 1Taw 4:1--9:34
Dalam fasal2 ini disadjikan nama marga2, keluarga2 dan suku2, jang termasuk kedalam Israil. Bukan semua Jahudi aseli, tetapi djuga marga2 dan keluarga2 asing, jang diisap oleh suku2 Israil. Dengan djalan ini mau dibuktikan, marga dan keluarga mana (sesudah pembuangan) termasuk kedalam umat Jahwe. Karena itu, bila mungkin, daftar nama diteruskan sampai kemasa pembuangan, chususnja mengenai marga2 dan keluarga2 Juda, Jerusjalem dan kaum Levita. Ketiga ini mendapat perhatian jang chusus.


SGDK
MINGGU xx SESUDAH PENTAKOSTA
Minggu, 22 OKTOBER 2017
HIDUP ADALAH PUJI-PUJIAN BAGI TUHAN
1 Tawarikh 6:31-47

Apa sebenarnya tujuan hidup Kristen yang sejati di dalam dunia dewasa ini? Ada berbagai jawaban atas pertanyaan di atas ini, tergantung dari mana saudara mau melihatnya. Rasul Paulus sang pekabar injil yang kesohor itu pernah berkata : karena itu saudara-saudara demi kem urahan Allah aku menasihatkan kamu
supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, itu adalah ibadahmu yang sejati (Roma 12:1).

lbadah adalah pula proses puji-pujian disertai dengan doa-doa yang ditujukan kepada Tuhan Allah. Didalam proses tersebut semua cita-cita dan harapan kita terarah langsung kepada Dia yang empunya kita. Kita menyanyi dan memuji-muji Dia karena kasih setia-Nya yang begitu besar maka kita dapat mengalami
sejahtera tak putus-putus. Hal ini pula sejak dahulukala telah dilihat dan dialami oleh raja Daud dan anak-anaknya. Raja Daud yang terkenal sebagai penyair pujangga, puitis, penyanyi dan pendoa itu melihat betapa penting penyelenggaraan dan pengaturan pelaksana-pelaksana ibadah didampingi penyanyi yang handal. Kita dapat bayangkan betapa serius dan lamanya penyanyi yang dipilih memuji Tuhan sampai Salomo
mendirikan Bait di Yerusalem.

Bagaimana dengan teliti dan setia. Dia mengatur barisan penyanyi-penyanyi itu yaitu sebelah kanan-
nya berdiri Asaf dan keluarganya, sebelah kirinya berdiri Menari dan keluarganya. Mungkin ini dilakukannya supaya seimbang dan serasi suara mereka ketika menyanyi dan memuji Tuhan.
Tentu ini semua dilakukan menurut persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan oleh sebuah rombongan penyanyi. Kita ingat juga bahwa sebenarnya isi kitab 1 Tawarikh adalah tentang raja Daud. Dia juga yang dengan gigihnya mempertaruhkan segala-galanya demi membuat Yerusalem kota pusat ibadah umat lsrael
pada waktu itu. Dan bahwa dari dan didalam kota Yerusalem nama Tuhan Allah itu berkumandang dan berdengung-dengung.

Dan yang paling utama ialah bagaimana umat lsrael berbakti kepada Tuhan dengan cara-cara yang benar. Beginilah bukti keyakinannya ketika Daud menyanyi dl hadapan segenap jemaah Yerusalem  Terpujilah Engkau, ya TUHAN, Allahnya bapa kami Israel dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. Ya TUHAN,
punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di Iangit dan di bumil. Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala (1 Taw. 29: 10-13).

Dengan perkataan lain hidup dan karya Daud semuanya itu adalah ibadah dan pujian. Nada-nada dan tuturan ucapan syukur di atas menggambarkan kepada kita bahwa :
1. Pada Tuhan itu ada kebesaran, kejayaan, kehormatan, kemasyuran dan keagungan.
2. Segala sesuatu yang ada di bumi, dan di Iangit kepunyaan Tuhan.
3. Tuhan yang tertinggi melebihi segala pemimpin (Raja-Raja).
4. Dalam tangan kuasa Tuhanlah segala sesuatu dibesarkan dan dikokohkan.

Sungguh Maha Besar Engkau Tuhan Allah kami. Sekalipun kami tidak dapat memahami Engkau sedalam-dalamnya namun kami tetap percaya. Yerusalem hanya sebuah kota. Jakarta, Medan, Makasar, Manado juga hanya sebuah kota yang di dalamnya kita umat-Mu melaksanakan ibadahnya. Kami yakin Engkau juga
bersemayam di dalam kota kami. Engkaulah sumber hidup kami. Engkaulah sumber kepercayaan kami.

Sebuah kota bisa menjulang tinggi dan bermegah menandai betapa kuat dan besar penghuni dan bangsa-bangsa. Namun lebih dari pada itu kita manusia-manusia inilah yang harus menjadi saksi-saksi hidup dari perbuatan-perbuatan Tuhan Allah itu. Mengapa demikian? Karena dari kamilah harus terbit puji-pujian
dan hormat. Kami yang ada di utara, di barat, di selatan dan di timur, dikiri atau dikanan Bait-Mu. Di situlah Tuhan menyatakan kuasa-Nya dan kemuliaan-Nya.

Di rumah Tuhanlah kami mencari Engkau siang dan malam. Besarlah kebesaran-Mu dan kesetiaan-Mu yang sudah nyata dalam segala kehidupan kami. Hidup kami adalah sebuah puji-pujian bagi Tuhan. Karena itu pengharapan kami tidak boleh kendor dan hilang. Ternyata sebagai manusia kami harus berjuang
dan bekerja keras memenuhi segala persyaratan hidup jasmani. Tetapi itu tidak berarti lupa dan lepas dari penglihatan dan kepedulian rohani. Setiap hari kami mau menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu o, Tuhan. Dan apakah nyanyian baru itu? Yaitu keselamatan yang berasal dari pada Tuhan. Nyanyikanlah nyanyian
baru bagi Tuhan.

Kobarkan keselamatan yang ada padanya, ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa, sebab keagungan dan semarak ada pada Tuhan itu. Rumah Tuhan atau Bait Tuhan yang menyandang nama baru yaitu Bait Suci. Tuhan hadir disitu sungguh suatu pemandangan yang indah dimana umat bersama-sama
pelaksana-pelaksana ibadah, penyanyi-penyanyi dengan penuh kesetiaan sedang memuji-muji Tuhan dan penyanyi-penyanyi baru serta merta merefleksikan kehadiran Allah itu di tengah-tengah umat-Nya.

Tentu Allah mau hadir bukan saja di dalam Bait (kemahnya) tetapi juga dalam hidup kita pelaksana-pelaksana misinya sehari-hari. Kehadiran Allah tentu akan dipermuliakan melalu akta dan perbuatan umatnya lewat puji-pujian dan nyanyian dan doa bersama.

Tentu karya Tuhan belum selesai, sama artinya bahwa kehadiran Tuhan ditengah-tengah bangsa dan umat-Nya tldak pernah selesai. la selalu hadir dan kehadiran-Nya membuktikan bahwa Ia selalu berada di antara kita. ltulah Immanuel yang artinya Allah ada hadir bersama-sama kita, dan dirumah Tuhan (Bait Allah)
itulah kehadirannya ditemui dan dihormati.

Di situ mata Tuhan tertuju kepada semua bangsa. Doa-doa, puji-pujian dan nyanyian-nyanyian belum selesai diperdengarkan, sama halnya dengan Tuhan sendiri yang masih perlu disembah, dipuji-puji dan dihormati. Tuhan senantiasa akan selalu membentuk kita sekalipun kadang-kadang kita melawan Dia.
Umat Tuhan masih diberi kesempatan untuk menyanyi dan memuji nama-Nya. Mengapa demikian? lnilah jawabannya : "Tuhan Allah hadir, yang dimuliakan dalam sorga siang dan malam. Suci-suci, suci untuk selamanya dinyanyikan malak sorga ya Allah trimalah pujian jemaat beserta malaekat (KJ.17).


SBU


HARI MINGGU XX SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 22 OKTOBER 2017
Renungan Pagi
KJ.10:1-2 Berdoa
HIDUP ADALAH PUJI-PUJIAN BAGI TUHAN

1 Tawarikh 6:31-47
Di hadapan Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan, mereka melayani sebagai penyanyi sampai Salomo mendirikan rumah TUHAN di Yerusalem. Mereka melakukan tugas jabatannya sesuai dengan peraturannya. (ay.32). Bernyanyi sudah menjadi hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari. Ada yang bernyanyi sambil beraktivitas seperti mandi, berkendara atau mengisi waktu luang dengan bernyanyi. Dalam ritual ibadah bernyanyi menjadi bagian penting dalam struktur tata ibadah, bahkan ada doa yang juga dinyanyikan. Saat inijuga sudah banyak jemaat yang mengatur atau mempersiapkan dalam suatu ibadah berperan selaku pemimpin pujianjemaat dalam bentuk kantoria atau paduan suara. Tujuannya supaya pujian yang dinyanyikan dalam ibadah dinyanyikan dengan tepat dan benar.

Kitab 1 Tawarikh 6:31-47 ini menarik karena Daud menugaskan siapa-siapa yang akan memimpin nyanyian di rumah Tuhan (ay.33-47). Para pemimpin biduan ini akan mencatat dan menyanyikan kembali mazmur ketika Daud mengalami masa-masa sulit. Masa-masa sulit saat mengalami masa pengejaran raja Saul, Daud rindu akan keadilan Tuhan dan ingin pulang kembali ke Bait Allah di Yerusalem untuk memuji Tuhan. Artinya kerinduan memuji Tuhan dan memuliakan-Nya menjadi harapan Daud. Dengan demikian melalui puji-pujian ini, Daud merasakan penyembahan dan mengagungkan kemuliaan Tuhan.

Saat ini kita semua bisa memuliakan Tuhan, secara pribadi atau berkelompok untuk memimpin nyanyian dalam ibadah. Selaku yang dipercayakan dalam memimpin umat bernyanyi, hendaklah kita lebih dulu memahami dan menghayati setiap syair lagu sehingga mampu menjiwai pujian yang akan kita nyanyikan. lni menjadi penting karena nyanyian yang benar adalah ketika mampu mengajak umat untuk merasakan setiap syair lagu "bergelora" dalam dirinya. Dan bagi kita semua, hgidup adalah puji-pujian bagi Tuhan. Seringkali kita hanya sekadar bernyanyi tanpa mampu menghayati dan menyatakannya dalam keseharian kita. Hendaknya seiring dengan pesan isi lagu menjadi cermin kehidupan beriman kita. Mulailaha hari-hari kita dengan selalu memuji-muji Tuhan dalam pujian dan sembah bagi hormat dan kemuliaan-Nya.

KJ. 10:3-4
Doa : (Ajar kami bernyanyi dengan hati yarig bersyukur kepada-Mu)




HARI MINGGU XX SES. PENTAKOSTA
MINGGU, 22 OKTOBER 2017
Renungan Malam
KJ.387 : 1,2-Berdoa
MENJADI PELAKSANA PERDAMAIAN
1 Tawarikh 6:48-53

Tetapi Harun dan anak-anaknya berkewajiban membakar korban di atas mezbah korban bakaran dan di atas mezbah pembakaran ukupan, (ay.49)

Untuk menjadi pelaksana bagi perdamaian terutama didalam tradisi kaum Harun tefmasuk Lewi akan diperhadapkan pada pelbagai situasi yang kadang-kadang menantang mereka sendiri. Sebab apa? Mereka harus menjadi pelaksana-pelaksana yang dipercayai, bukan saja oleh sesama insan tetapi oleh Tuhan Allah sendiri. Karena itu mengapa orang seperti ini sudah harus menjadi orang yang handal, kuat, beriman dan memiliki loyalitas yang tinggi, membakar korban di atas mezbah disertai ukupan adalah bagian dari tugas suci dihadapan Allah. Segala kekuatan fisik dan mental menjadi taruhan karena perjuangannya untuk memperdamaikan umat dengan Tuhan di sorga.

Untuk memperdamaikan umat dengan Tuhan adalah tugas yang sulit. Sebab terlebih-lebih diri sendiri harus suci dan kudus. Berapa besar tantangan yang harus dihadapi jika saja mau mendekati mezbah suci dan mau mendekati Tuhan yang kudus, diri sendiri harus menjadi suci terlebih dahulu sebelum menyucikan orang lain. Memang sejarah pelayan Musa ketika dipilih dan diberi" tugas pelaksanaan misinya dahulu telah berhadapan dengan persoalan-persoalan bagaimana membawa umat dan menjadikan umat selaku umat yang taat dan memperhadapkan mereka dengan hukum-hukum Tuhan, itulah tugas yang tidak kalah penting. Mewajibkan umat mengaku bahwa hanya Tuhan yang menjadi Allah penyelamat yang satu-satunya, dan bagaimana menjauhkan diri dari penyembah-penyembah berhala. Ini semua merupakan proses persiapan dan pematangan tugas suci bagi sem ua orang yang akan menjadi pelaksana perdamaian.

KJ. 387 : 3
Doa : (Bapa sorgawi berilah kami hikmat dan kekuatan dalam menghadapi setiap tantangan demi tantangan dalam tugas pelayan kami untuk mampu memperdamaikan diri kami dengan Engkau)



Label:   1 Tawarikh 6:31-47 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 23 OKTOBER 2017 - SAKSIKAN KEMULIAAN TUHAN - 1 Tawarikh 16:23-27 - MINGGU XX SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 21 OKTOBER Z017 - PERNYATAAN IMAN - Mazmur 108:11-14 - MINGGU XIX SE5. PENTAKOSTA

Garis Besar 1 Tawarikh





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 September - Ezra 2; Mazmur 1, 121

Hari ini, 22 September - Maz 106:47-107:5, Yes 30-31, 2 Kor 12:11-21, Ams 25:1-2


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2017..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
Great Jehovah - Travis Greene

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



KHOTBAH MENGADAKAN PENDAMAIAN,   sgdk oktober 2019,   renungan amos 8 ayat 4 - 8,   nyanyian suara gembira 21,   not angka gita bakti no 45 Dan lyrik,   not angka gita bakti no 45,   mars gerakan pemuda,   nyaniyan rohani 132,   tema mazmur 40:7-11,   sabda bina umat 22 september 2019 ,   jamita partangiangan 29 september 2019 mazmur 40:7-11,   kmm 33,   bahan kotbah mazmur 40:7-11 sabda.com,   Jamita psalmen 40:7-11,   khotbah yosua 24 13-25,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,   renungan kis,   khotbah yosua 24:13-25,   instrumen lagu rohani mp3,   khotbah minggu 22 september 2019 Yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kmm 33,   Khotbah amos 8:4-8,   sabda bina umat online,   notasi nkb 122,   nkb 122 dengan not,   kotbah josua 24 13 25,   kotbah josua 24:13-25,   kotbah josua 24:13-25,   jangan mengusik orang2 yg Kuurapi, renungan,   Khotbah minggu tanggal 22 sep 2019 yosua 24:13-25,   lagu-lagu rohani katolik 2019,   khotbah mazmur 40:7-11,   khotbah mazmur 40:7-11,   lagu gms,   bina anak gmim bln september,   tema ibadah hki 22 september 2019,   mars pelkat pa,   mars pelkat pa,   lagu kidung jemaat awal pesta,   ku daki jalan mulia chord,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   lagu bermacam-macam anak,   Kotbah:yosua 24:13-25,   khotbah bilangan 27,   lagu untuk persembahan,   Tertwa lgu rohni,   ilustrasi khotbah lukas 16:10-18,   renungan roma 12:1-8 menjalani kehidupan ibadah yang sejati,   khotbah amos 8: 4-8,   Album rohani john tanamal,   khotbah amos 8: 4-8,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   Renungan amos 8:5,   kmm 33,   kmm 2,   lagu gereja baru,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   gambar meja persembahan di gereja,   kmm 2,   kmm 2,   kmm 2,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lirik lagu setelah ibadah,   KPPK 3,   yosua 24:13-25,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 22 september 2019,   kmm 33,   kmm 33,   lagu penutup ibadah,   khotbah amos 8:4-8,   40 lagu rohani kristen,   lagu sebelum firman tuhan kidung jemaat,   Renungan..Amos.8:4-8,   Khotbah Flp 1 9- 11,   renungan kristen mazmur 40:7-11 renungan raja wali,   pergaulan buruk merusak,   Khotbah kematian 2samuel 12:18-23,   khotbah amos 8: 4-8,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   tata ibadah penghiburan,   lagu kidung keesaan,   chord.gitar ku daki jalan mulia,   Renungan Harian GMIT 1 Timotius 6:2b-10,   download mp3 lagu kristen arab above all arabiac song,   ku mengasihi tuhan gb 238,   contoh-contoh pendalaman kotbah kejadian 21:18-13,   khotbah lukas 17 : 5 - 10,