Save Page
Lukas 2:1-7
Kelahiran Yesus
2:1 Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. 2:2 Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. 2:3 Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. 2:4 Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, -- karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud -- 2:5 supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung. 2:6 Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, 2:7 dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.


Penjelasan:

* Luk 2:1 - Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah // Perintah // Kaisar Agustus // Di seluruh dunia // Mendaftarkan
Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah. Lukas merupakan satu-satunya penulis Injil yang menyesuaikan bahannya dengan masa pemerintahan seorang raja (lihat juga 3:1). Perintah (Yunani dogma). Suatu perintah kerajaan. Kaisar Agustus. Kaisar Roma yang pertama, memerintah dari tahun 27 sM hingga 14 M. Di seluruh dunia. Ungkapan ini berarti seluruh wilayah kerajaan, bukan seluruh dunia yang dikenal. Mendaftarkan. Agustus telah memerintahkan pengadaan sensus yang akan merupakan dasar untuk menetapkan pajak. Perintah ini dikeluarkan sekitar tahun 8 sM, tetapi mungkin baru diberlakukan beberapa tahun kemudian.

*  Luk 2:2 - Kirenius menjadi wali negeri di Siria
Kirenius menjadi wali negeri di Siria. P. Sulpicius Quirinius dijadikan wali negeri Siria pada tahun 6 M, dan mengadakan sensus di Yudea pada waktu itu. Terdapat bukti yang dapat dipercaya bahwa dia menjadi wali negeri selama dua masa bakti, dan bahwa masa baktinya yang pertama adalah dari tahun 4 sM hingga 1 M. Sensus yang dijalankan sebelumnya mungkin berakhir ketika dia mulai bertugas.

* Luk 2:3 - Di kotanya sendiri
Di kotanya sendiri. Di Yudea setiap orang pulang ke kota asalnya, di mana tersimpan catatan-catatan tentang keluarganya.

* Luk 2:4 - Galilea // Nazaret // Yudea // Betlehem
Galilea merupakan wilayah di sekitar Danau Genezaret, atau Danau Galilea. Penduduknya yang bukan Yahudi cukup banyak, dan sejak zaman para nabi sudah dikenal sebagai "daerah seberang Sungai Yordan wilayah bangsa-bangsa lain" (Yes. 8:23). Nazaret. Sebuah kota di perbukitan Galilea, terletak pada jalur dagang yang membentang sepanjang dataran pantai melintasi Damsyik dan wilayah Timur. Yudea. Sebuah propinsi yang terletak di sebelah selatan Samaria dan di sebelah utara Edom dan padang gurun, dibatasi oleh Laut Tengah di bagian barat dan oleh Sungai Yordan serta Laut Mati di sebelah timur. Betlehem. Tempat asal keluarga Daud.

* Luk 2:5 - Tunangannya
Tunangannya. Lihat tafsiran 1:27.

*  Luk 2:7 - Anaknya yang sulung // Palungan
Anaknya yang sulung. Ini mungkin berarti Maria kemudian melahirkan beberapa anak lagi (bdg. Mrk. 6:3). Palungan. Tempat memberi makan ternak. Yusuf dan Maria mungkin berteduh di dalam kandang. Tradisi menyebutkan bahwa kandang itu adalah sebuah gua di sisi bukit belakang penginapan.


SGDK
HARI MINGGU ADVEN IV
MINGGU, 24 DESEMBER 2017
SIAP DITOLAK DAN TIDAK DIHORMATI
Lukas 2:1-7

PENGANTAR
Penginjil Lukas adalah seorang Kristen berbahasa Yunani,
sahabat/rekan Pauius (2 Tim 4:11; Flm 24) dan berkarya juga
sebagai tabib (Kolose 4:14). Karya tulisannya berjmd dua (dalam
Kanon Protokanonika maupun Deuterokanonika : lnjil Lukas dan
Kisah Para Rasul) yang ditujukan kepada sidang pembaca mula-
muia, yaitu Teofilus - warga Romawi ("orang yang mengasihi
Al|ah") serta ragam Komunitas Kristiani bukan Yahudi yang
berdiaspora di wilayah kekuasaan Roma -Lukas 1:1 ; Kis 1:1).
Kabar Baik tentang Yesus Kristus yang ditampilkannya begitu
manusiawi sebagai Juruselamat di ruang terbuka publik berjumpa
dengan ragam pengalaman dan peristiwa serta risikonya ini
dituliskannya menjelang abad I (sekitar tahun 60-80-an) di
Antiokhia (daerah Syria) atau Asia Kecil (Turki modern).

Komunitas Kristiani yang menerima lnjil Lukas ini telah bercam pur
dengan bahasa Yunani dan tersebar di wilayah Kekaisaran
Romawi. Ragam kultur mereka (Yunani-Hellenistik) dan tidak
berafiliasi Iangsung dengan kultur Gereja Yerusalem di Palestina
yang bercorakYahudi. Konteks geografis, bahasa, kondisi religius
dan politik Palestina merupakan sesuatu yang asing dan jauh
bagi mereka. Kendati demikian, distingsi historis konteks
Palestina dengan narasi Riwayat Yesus dalam Injilnya dipelihara
Lukas dalam pewartaan tulisannya itu, sehingga pelukisan tentang
Yesus Kristus di ruang publik Palestina begitu hidup dan menyen-
tuh konteks Komunitas Kristiani diaspora di Iuar Palestina dengan
ragam peristiwa mereka. Yesus Kristus yang dilukiskan Lukas
hadir dalam karya Keselamatan bagi semua. Tampii dalam sosok
pribadi yang penuh beias kasih dan pengampunan. Meng-
gemakan asa hidup dalam kegembiraan menyambut Kerajaan
Allah, memaknai dengan jujur dan ikhias realitas derita dalam
Perjalanan perutusan Yesus sejak palungan Betlehem (Rumah
Roti) hingga palang salib Kranion (tempat Tengkorak), sejak dari
Galilea hingga Yerusalem.

BUTIR REFLEKSI ATAS TEKS
1. Lukas menarasikan drama kelahiran Yesus dalam konfigurasi
mozaik historis : padang gurun yang sepi di Yudea dan ragam
perkampungan kecil di pegunungan Galilea dan Yudea masuk
juga dalam wilayah Kekaisaran Romawi di bawah Kepemim-
pinan Gaius Julius Caesar Octavianus (cucu Julius Caesar)
yang oleh senat diberi gelar Agustus ('Augere' : penambah,
pelipatganda kemakmuran)- ay 1. Herodes Agung (Luk 1:5)
putra Raja Antipater, raja yang diangkat Kekaisaran Romawi
atas beberapa provinsi jajahan di lsrael menjadi raja negeri
Yudea. Kirenius menjadi gubernur negeri Siria (ay.2) ketika
Sang Kaisar yang oleh rakyatnya diberi ragam gelar : Juru-
selamat, Bapak Tanah Air, Orang Romawi yang ilahi me-
maklumatkan dekret sensus bagi segenap penduduk kekaisar-
an. Gelombang arus mudik pun terjadi semua kaum urban
dan warga diaspora 'pulang kampung' untuk didaftarkan di
kota/kampungnya masing-masing (ay.3). Cacah jiwa kala
Kirenius menjadi gubernur Siria menimbulkan kegaduhan.
Sensus di Yudea menyulut aksi pemberontakan Yudas, orang
Galilea (Kis 5:37). Agenda terselubung kebijakan ini penuh
muatan politis beriring pretensi mendaftarkan diri yang ber-
kaitan dengan pembayaran pajak kepada kaisar. Melalui pajak,
komunitas umat Yahudi sebagai warga awam benar-benar
diperas oleh penguasa. Ragam keping mozaik historis ini
dikonfigurasikan Lukas sebagai ruang terbuka 'diorama'
kelahiran Yesus dengan beragam risiko yang dalam narasinya
dilukiskan dengan hidup seakan membawa drama di Palestina
itu kepada generasi Komunitas Kristiani 60 - 80 tahun
kemudian dimana Antiokhia menjadi pusat misi Gereja pada
waktu itu.

Dalam kondisi 'hamil tua' (yxdzp enkyo -great with child-KJV)
Maria dan Yusuf pun masuk dalam gelombang arus mudik
dekret sensus Kekaisaran menempuh 150 - 200 km per-
jalanan jauhnya dari Nazaret di Galilea ke perbukitan Betlehem
di Yudea (tempat Iahir Raja Daud sebab Yusuf keturunan
Daud)-ay.4, 5. Betlehem terletak kurang lebih pada ketinggian
760 meter. Pendakian mewarnai perjalanan ini dengan kondisi
alam terbuka di awal musim gugur menjelang berakhirnya
musim kering dimana sering turun hujan.

Babak persalinan Maria pun terjadi dengan kondisi rumah
kaum keluarga dan kerabat pada musim gelombang arus
mudik ini penuh sesak. Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini
(BIMK-LAI) menerjemahkan Lukas 2 : 7 ...mereka tidak
mendapat tempat untuk menginap... aux fiv 00107;-Irrrog v'
rqu K010/U[JGTI-Ouk en autois topos en to katalumati.
Pengertian 'kataluma' (Kurd/lupd - katalyma) berarti ruangan
atas dalam sebuah rumah. Jadi tidak ada tempat untuk babak
persalinan ini kala mereka _menginap di ruang atas sebuah
rumah. Kata "Penginapan" dalam lnjil Lukas dipakai dalam
Lukas 10:35 (pandocheion) 'TTGv60)(T0v, dimana Alkitab
BIMK : LAI menerjemahkannya dengan Iosmen. Dengan
kondisi hamil tua pasangan keluarga muda ini menempuh
perjalanan jauh. Memperhitungkan musim dan kondisi medan
tempuh lazimnya lambat dalam arak-arakan gelombang arus
mudik dan tiba terakhir di Betlehem. Anggota keluarga dan
kaum kerabat dengan tujuan yang sama pulang kampung bisa
aja lebih dahulu menempati ruangan atas (kataluma) yang
berfungsi sebagai kamar tidur, ruang makan dan ruang
pertemuan (bdk. Luk. 22:11-12). Sedangkan ruangan bawah
adalah tempat perabotan rumah tangga (tugas-tugas
domestik), terompah/kasut/alas kaki tuan rumah/para tamu,
dan berfungsi juga sebagai tempat binatang peliharaan.
Kondisi persalinan akan berjumpa dengan sistem ketahiran
(lmamat 12 :2 wanita melahirkan anak laki-laki, maka selama
tujuh hari wanita itu najis, sama seperti waktu ia sedang haid-
bdk.15:19-28). Jika ruang atas diandaikan untuk kaum
keluarga/famili yang dalam kondisi tahir dan sedang
berkumpul terindikasi akan dinajiskan dengan proses per-
salinan, maka bagi Yusuf dan Maria tidak ada tempat di ruang
atas. Lukas melukiskan drama kelahiran Yesus bersentuhan
dengan penolakan dan ketersisihan dari kaum keluarga besar-
Nya sendiri tetapi kemudian justru menjadi bagian dari kaum
keluarga universal dimana Allah menjadi Bapa bagi semua
umat-Nya (Lukas 3:38). "Serigala punya liang, dan burung
punya sarang, tetapi Anak Manusia tidak punya tempat ber-
baring" (Lukas 9:58 BlMK:LAl).

Drama kelahiran Yesus dalam lukisan Lukas bersentuhan
degan simbol-simbol universal yang dicermati oleh pem-
bacanya dalam konteks Kekristenan yang berada di ruang
terbuka publik."Anak laki-laki sulung" merupakan sebutan
menurut hukum untuk seseorang yang mempunyai hak dan
kedudukan khusus menurut hukum Musa (Ulangan 21:15-17).
Paulus sebagai rekan Sang Penginjil Lukas mewartakan lman
Kristiani memahami Yesus sebagai "anak sulung dari banyak
saudara" dalam arti rohani (Roma 8:29). Dibedung dengan
kain lampin dan palungan menggambarkan kemiskinan dan
keugaharian kelahiran Yesus, tetapi bedung juga mengingat-
kan martabat Rajawi-Nya yang berbelarasa dalam realitas rasa
kemanusiaan bahwa siapa pun dia seseorang menjalani
proses kelahiran sebagai permulaan hidup yang sama. Ke-
sejajaran dengan kisah kelahiran Raja Salomo : " Aku di-
bedung dengan kain dan dipelihara dengan kasih sayang. Tak
ada raja yang mempunyai permulaan hidup yang berbeda"
dalam Alkitab Deuterokanonika: Kebijaksanaan Salomo 7:4-
5 BIMK : LAI. Palungan menggemakan kembali betapa Allah
sendiri kini melawat umat-Nya yang tidak mengenal-Nya dan
bahkan berbaring kini dalam kedekatan mendalam dengan
keutuhan ciptaan yang dilukiskan Lukas di "ruang bawah
rumah" dimana hewan peliharaan menjadi bagian dari episode
kelahiran Sang Juruselamat ("...|alu diletakkan di dalam
palungan berisi jerami..."ay.7 BlMK:LA|). Yesus hadir di ruang
domestik dimana realitas hidup berdenyut dan menemukan
rasa kemanusiaan sejati: "Lembu mengenal pemiliknya, tetapi
Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan
tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya." (Yesaya 1 :3
TB:LA|). Kini dalam Yesus sebuah Keluarga Baru terbentuk
dalam Rumah Kehidupan dimana persaudaraan universal
dibangun atas dasar Kasih-Nya di dalam palung berisi jerami
(Luk 2:7 BlMK:LAl) di Betlehem hingga palang berpaku
bermahkota duri di tempat Tengkorak (Luk 23:33 BlMK:LAl).

BUTIR PERENUNGAN
1.Gelombang arus mudik sebagai imbas langsung dekret
sensus kekaisaran Romawi oleh Lukas dijadikan penghantar
sebuah perjumpaan kembali (reuni) kelompok-kelompok
kekerabatan dalam ikatan keluarga, asal daerah dimana
"xaralkdpan-kataIumati" - 'kataluma' (Karc'rAupd - katalyma)
hadir sebagai simbol 'ruang-ruang dari rumah' kala
perjumpaan pertalian segenap kerabat atau anggota keluarga
kembali dibentuk dan dibangun. Betlehem ("Rumah Roti")
mengandaikan kerangka besar rumah bersama yang terdiri
dari ragam rumah tangga dalam ikatan keluarga-keluarga yang
kini berhimpun dalam bingkai reuni saling bersilaturahmi.
Hadirnya Yusuf dan Maria yang sedang hamil tua di Betlehem
sebagai keluarga muda menjadi gambaran bahwa ikatan
pertalian kekerabatan masih menjadi alur yang lazim.
Sehinggajauh lebih wajarjika mereka berjumpa dengan kaum
kerabat dan pulang ke "rumah sendiri" di Betlehem ketimbang
pergi dan mencari penginapan/losmen (pandocheion -
Troivooxsiov ).

2.Gambaran idealis ini rupanya tidak berlaku bagi Yusuf dan
Maria: tidak ada tempat bagi mereka di "ruang atas" untuk
menginap. Ada kondisi bahwa Maria melahirkan seorang anak
laki-laki. "MeIahirkan"-ay. 7 (-'rei<ev -eteken : she brought
forth-KJV) mengandaikan adanya cairan tubuh berupa darah
dan berisiko berhadapan dengan sistem ketahiran yang
pantang bersentuhan dengan darah, ludah dan air mani. Maria
bagaikan wadah yang karena kondisinya itu membawa
ketidaktahiran sehingga pantang berada disekitar 'ruang atas'
dimana "kemurnian", "ketahiran" dijaga. Ketersisihan, penolak-
an dan tiada ruang menjadi warna bagi anggota keluarga ini
dimana "mereka ada" namun di bagian lain di "ruang bawah"
bukan dalam ikatan ketahiran - kemurnian (purity) di "ruang
atas". lnjil Lukas menarasikan dengan konsekuen ketaatan
Keluarga Yusuf, Maria dan Yesus untuk menjalani aturan
hukum agamawi ini dalam kaitan dengan katahiran-kemurnian
(Lukas 2:21 - 27). Mereka menerima semua risiko sistem ini
dan menjalaninya seiring bergerak dari "Ruang-ruang
Keluarga" di Betlehem kembali ke "Ruang Kehidupan" dimana
keluarga universal di bangun di Nazaret di Galilea. Kata
Galilea (Ibrani: galil) menunjuk Iingkungan daerah Timur dari
Palestina dijuluki sebagai wilayahnya kaum kafir. Berada
dalam realitas ketersisihan, tertolak dan tidak dihormati bisa
terjadi justru ditengah-tengah upaya menerjemahkan keutuhan
yang begitu rapuh dalam keluarga. Keluarga kecil dari Nazaret
ini ditempatkan Lukas dalam bingkai "Keluarga Kehidupan"
bagai memandang diorama kelahiran Yesus yang kerap
didekorasi selama masa raya Natal di rumah atau di gereja
dengan ragam ekspresi dan instalasi sesuai tema. Contoh:
diorama Kelahiran Yesus dengan berlatar panorama "kandang"
diinstalasi dari limbah plastik, limbah tekstil, limbah elektronik
ataupun ragam pohon Natal yang dirangkai dari bahan aneka
limbah itu. Kondisi-kondisi tidak ideal dalam potret keluarga
bisa saja hadir dalam ragam wujud pengakuan diri yang
terluka; penerimaan yang dicederai dengan ragam prasyarat;
ruang-ruang keluarga dengan ragam perjumpaan bertopeng
sekedar mempertahankan idealisme semu; kehadiran anggota
keluarga dalam ragam keterbatasan kondisi fisik, mental,
spiritual; potret harian keluarga memaknai relasi dalam
kepahitan rasa, kemuraman ekspresi, kegalauan emosi; kerja
bagai menggantang angin; kolegialitas yang rapuh dengan
ragam agenda tersembunyi serta sederetan gumul-soal
lainnya. Momentum kelahiran Yesus dengan kasat mata
menampilkan belaskasihan Allah yang memberi ruang baru
bagi kehidupan untuk masuk sebagai keluarga- keluarga yang
tak sempurna tetapi dipanggil menemukan keindahan dan
mukjizat. Memang, keindahan dan mukjizat itu rapuh, tetapi
dalam kerapuhannya, Allah dan rahmat-Nya justru akan tam pak.
"Keluarga bukanlah sebuah masalah, melainkan pertama-tama
adalah sebuah kesempatan" (Paus Fransiskus)

Bahan Bacaan :
Alkitab Edisi Studi-LAI : 2010
Alkitab Penuntun-Hidup Berkelimpahan
(seri Life Application Study Bible)-Gandum Mas-LAI : 2014
Alkitab Penuntun-Hidup Berkelimpahan
(seri The Full Life Study Bible) -Gandum Mas-LAI : 2013
Alkitab Deuterokanonika
Bahasa Indonesia Masa Kini-LAl-LBI : 2013
TafsirAlkitab Perjanjian Baru Editor: Dianne Bergant,CSA-
Robert J.Karris,OFM (Kanisius : 2006)
The Illustrated Bible Handbook-Pendamping Studi Alkitab
Sehari-hari, George W.Knight (BPK Gunung Mulia : 2016)
Rohani 08, Tahun ke 63-Agustus 2016 h/m.3
(http://robinhl.com/201 1/ 1 1/02/n0-room-in-the-katalumafl http:/
/hermeneutics.stackexchange.com/questions/749/why-inn-for-
kataluma-in-luke-27).
http://bibleh ub. com/greek/
http://kbbi. web. id/


SBU


HARI MINGGU ADVEN IV
MINGGU, 24 DESEMBEH 2017
Renungan Pagi
J" KJ. 124: 1- Berdoa
SIAP D|TQLAK DAN T|DAK DIHORMATI
Lukas 2 : 1 - 7

"...tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan..." (ay.7)

Tuhan Allah memasuki sejarah dunia sebagai manusia di dalam
Yesus Kristus ketika penguasa dunia sedang berusaha memper-
kokoh kekuasaan dan ingin menjadi allah yang sangat berkuasa.
Dikisahkan oleh penginjil Lukas bahwa Yesus lahir di tengah kaisar
Agustus (bernama asli Gaius Juliu� Cesar) berusaha menjadi dewa
tertinggi dan mulia dalam wilayah kekuasaan Romawi. la mende-
kritkan untuk pencatatan jiwa di daerah asal bagi setiap warga yang
ada dalam wilayah kekuasaan Romawi. Pencatatan jiwa tidak se-
kadar ingin mengetahui jumlah penduduk. Tujuan utama adalah
pemberlakuan wajib_ pajak. Suatu strategi kaisar Agustus untuk
mendapat anggaran guna membiayai program pembangunan dan
penguatan keamanan negara, demi mewujudkan "Pax Romana";
kedamaian dan kemakmuran serta kesejahteraan Roma.

Dikisahkan bahwa Jusuf pulang ke Yudea di Betlehem, kota Daud.
la membawa Maria, tunangannya yang sedang mengandung. Ketika
di Betlehem dan sementara mencari tempat menginap, tiba waktunya
bagi Maria untuk melahirkan. Ketiadaan tempat di rumah penginapan,
membuat Maria harus melahirkan di kandang hewan. Maria melahir-
kan bayi Yesus dalam segala kesederhanaan, dan membedungnya
dengan kain Iampin dan diletakan di dalam palungan, tempat makan-
an hewan.

Pesan yang mau disampaikan adalah ; Pertama, Yesus berasal
dari keturunan Daud dari garis keturunan Jusuf. Dia adalah Mesias,
Raja. Kedua, kelahiran Yesus sebagai "Mesias dan Juruselamat du-
nia" dalam kesederhanaan; berbeda dengan keberadaan kaisar
Agustus, Kirenius dan Herodes, di istana yang serba indah dan
megah. Ketiga, bahwa Tuhan Allah sangat peduli dan solider serta
berpihak kepada rakyat yang menderita karena ulah penguasa. Ke-
empat, ketiadaan tempat di rumah penginapan menjelaskan bahwa
Yesus telah ditolak dan tidak dihormati oleh dunia serta menjadi orang
terbuang sejak la lahir.

Siapkah kita ditolak dan tidak dihormati oleh manusia karena
berpihak kepada orang kecil, miskin dap lemah seperti Yesus? Se-
moga para pelayan yang telah terpilih selalu siap melayani, karena
ada tempat di hati dan hidup kita bagi Yesus.

KJ. 127 : 4
Doa : (Kelahiran-Mu ya Yesus meneguhkan kami selalu bersyukur)



MALAM MENJELANG HARI NATAL
MINGGU, 24 DESEMBEH 2017
Renungan Malam
KJ.92 = 1,2,3 - Berdoa
MERAJUT KEHENDAK BA|K
Lukas 2 : 8 -20

"...damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya" (ay.3)

Untuk pertama kali dalam hidupnya ia berada di dalam gedung
gereja. Seorang pemuda tanggung berdarah Bugis dan pemeluk
Agama lslam asal kampung Bojo Kabupaten Barru pinggiran Kota
Pare Pare Sulawesi Selatan ini memenuhi undangan pertemanan
Desember 2015, sembari menikmati indahnya dekorasi Natal di
gedung gereja tua - "Gereja Manu"' (manu'=ayam- bhs.Bugis -saat
ini GPIB Immanuel Pare Pare). Niat baik itu diikuti dengan keter-
bukaan hati dan rela membantu menerjemahkan dan melafal bait
ke-1 Kidung Jemaat 92 ("Malam Kudus") dalam tutur bahasa Bugis.
Syairnya kemudian didokumentasi dalam tulisan dan dimadahkan
pada lbadah Malam Natal 2015 oleh Warga Jemaat dalam bingkai
Tata lbadah bernuansa daerah, "Wenni mapaccing masino sino /inota
matakka sipa' dua deppa na matinro Ambo' /ndo' sipoji Anak
manyamengtinro na Anak manyamengtinro na".

Kerelaan, niat, dan kehendak baik pemuda tanggung dalam
memaknai perjumpaan yang tulus, merupakan kepingan kecil mozaik
kehidupan yang telah merekonstruksi kembali pesan suka cita para
Malaikat kala memadahkan "Kidung Gloria" di sekitaran padang
rumput kota kecil "Rumah Roti". "Terpujilah Allah di langit yang tertinggi!
Dan di atas bumi, sejahteralah manusia yang menyenangkan hati
Tuhan l" (ayat 14 - BlMK:LA/). "...damai sejahtera di bumi di antara
manusia yang berkenan kepada-Nya." (ayat 14 -TB:LA/ ).
'Berkenan' (si':6o|<ia 'eudokia'-bhs. Yunan/) dapat dim aknai maksud
baik; kere/aan; keing/nan; n/at atau kehendak baik yang berkenan-
dan kehidupan menanti rajutan setiap insan untuk terus memadu
simpul-simpul niat baik dalam memaknai secara baru Kisah Natal
sebagai Kisah Kasih Allah.

Malam ini dalam menyambut Natal Yesus Kristus, Kidung Gloria
menjadi bahasa universal yang disenandungkan untuk merefleksikan
kembali panggilan Gereja dalam perutusan-Nya di ruang publik,
bersentuhan dengan realitas keragaman sebagai potret keseharian
menuju "Damai Sejahtera" yang sejati. Mari dalam bingkai rajutan
berkehendak baik kembali kita nyatakan Damai dan Kasih Allah
berpadu dalam syukur menyambut Kelahiran-Nya.

KJ.100
Doa : (Yesus, restui rajutan tulus niat dan kehendak baik kami dalam
menyelami kekayaan kasih-Mu melalui perjumpaan dengan sesama)


Label:   Lukas 2:1-7 





NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 25 DESEMBER 2017 - PERSIAPKAN JALAN UNTUK TUHAN - Lukas 3:1-9 - SELAMAT NATAL

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 23 DESEMBER 2017 - TERUS D|PEDUL|KAN ALLAH KEMBALI - Yesaya 65:24-25 - MINGGU ADVEN III

Baca Garis Besar Lukas

Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan


Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns*, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS, YJ, ADV (Himnario Adventista)*,
JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, KPRI, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI


Keluaran 18:13-27 (1)
1 Korintus 11:2-12 (1)
1 Korintus 11:23-24 (1)
1 Korintus 13:1-13 (1)
1 Korintus 13:4-8 (1)
1 Korintus 14:34-40 (1)
1 Korintus 16:12-15 (1)
1 Korintus 16:19-24 (1)
1 Korintus 16:5-9 (1)
1 Korintus 1:10-17 (1)
1 Korintus 3:10-23 (1)
1 Korintus 5:9-13 (1)
1 Korintus 6:12-20 (1)
1 Korintus 7:12-16 (1)
1 Korintus 7:25-40 (1)
1 Raja-Raja 11:1-13 (1)
1 Raja-Raja 12:16-24 (1)
1 Raja-Raja 13:23-34 (1)
1 Raja-Raja 22:41-51 (1)
1 Raja-Raja 9:1-9 (1)
1 Samuel 16:19-23 (1)
1 Samuel 18:6-30 (1)
1 Samuel 2:1-8 (1)
1 Samuel 4:12-22 (1)
1 Samuel 5:6-12 (1)
1 Samuel 6:10-21 (1)
1 Samuel 9:17-27 (1)
1 Tawarikh 16:23-27 (1)
1 Tawarikh 16:34-36 (1)
1 Tawarikh 22:2-19 (1)
1 Tawarikh 23:28-32 (1)
1 Tawarikh 25:1-7 (1)
1 Tawarikh 26:1-32 (1)
1 Tawarikh 6:31-47 (1)
1 Yohanes 4:1-6 (1)
2 Raja-Raja 4:42-44 (1)
2 Raja-Raja 4:8-24 (1)
2 Raja-Raja 5:13-14 (1)
2 Raja-Raja 5:19b-27 (1)
2 Raja-Raja 6:8-23 (1)
2 Raja-Raja 8:1-6 (1)
2 Raja-Raja 8:11-15 (1)
2 Samuel 3:30-39 (1)
2 Samuel 3:6-16 (1)
2 Samuel 4:9-12 (1)
2 Samuel 5:6-10 (1)
2 Samuel 6:1-10 (1)
2 Samuel 7:18-29 (1)
Amos 1:1-8 (1)
Amos 2:13-16 (1)
Amos 2:4-5 (1)
Amos 3:9-15 (1)
Amos 4:4-5 (1)
Amos 5:1-3 (1)
Amos 5:7-13 (1)
Amsal 12:11-28 (1)
Amsal 13:20-25 (1)
Amsal 15:17-33 (1)
Amsal 16:10-15 (1)
Amsal 16:21-33 (1)
Amsal 17:7-22 (1)
Amsal 22:1-6 (1)
Amsal 5:1-14 (1)
Amsal 6:12-19 (1)
Amsal 6:25-35 (1)
Amsal 7:21-27 (1)
Amsal 8:22-36 (1)
Amsal 9:10-18 (1)
Ayub 16 (1)
Ayub 2:8-13 (1)
Ayub 3:20-26 (1)
Ayub 4:14-21 (1)
Ayub 5:17-27 (1)
Ayub 6:1-13 (1)
Ayub 7:11-21 (1)
Bilangan 2:1-34 (1)
Bilangan 3:14-39 (1)
Bilangan 4:21-49 (1)
Bilangan 5:5-10 (1)
Bilangan 6:22-27 (1)
Daniel 10:10-14 (1)
Daniel 11:2-9 (1)
Daniel 11:20-28 (1)
Daniel 11:40-45 (1)
Daniel 12:8-13 (1)
Daniel 5:1-13 (1)
Daniel 9:20-24 (1)
Efesus 2:11-18 (1)
Efesus 3:7-13 (1)
Ezra 1:7-11 (1)
Ezra 2:36-42 (1)
Ezra 2:43-54 (1)
Ezra 2:59-63 (1)
Ezra 3:10-13 (1)
Ezra 3:6-7 (1)
Ezra 4:23-24 (1)
Ezra 4:6-16 (1)
Ezra 5:6-17 (1)
Ezra 6:6-12 (1)
Filemon 1:8-21 (1)
Hagai 1:1-11 (1)
Hagai 2:16-29 (1)
Hagai 2:24 (1)
Hagai 2:7-10 (1)
Hakim-Hakim 11:1-11 (1)
Hakim-Hakim 11:34-40 (1)
Hakim-Hakim 12:8-15 (1)
Hakim-Hakim 13:8-24 (1)
Hakim-Hakim 15:14-20 (1)
Hakim-Hakim 16:23-31 (1)
Hakim-Hakim 1:22-36 (1)
Hakim-Hakim 2:6-23 (1)
Hakim-Hakim 6:25-40 (1)
Hosea 10:1-8 (1)
Hosea 10:12-15 (1)
Hosea 1:1-9 (1)
Hosea 2:15-22 (1)
Hosea 2:8-12 (1)
Hosea 8:7-14 (1)
Hosea 9:7-9 (1)
Imamat 10:1-7 (1)
Imamat 10:16-20 (1)
Imamat 11:13-19 (1)
Imamat 11:24-28 (1)
Imamat 11:39-40 (1)
Imamat 11:46-47 (1)
Imamat 12:7-8 (1)
Imamat 25:14-22 (1)
Imamat 25:29-34 (1)
Imamat 25:47-55 (1)
Imamat 26:14-26 (1)
Imamat 26:43-46 (1)
Imamat 27:28-34 (1)
Imamat 2:1-16 (1)
Imamat 3:12-17 (1)
Imamat 4:13-26 (1)
Imamat 6:1-7 (1)
Imamat 7:28-38 (1)
Kejadian 24:1-9 (1)
Kejadian 25:29-34 (1)
Kejadian 25:7-11 (1)
Kejadian 26:16-25 (1)
Kejadian 27:1-17 (1)
Kejadian 27:30-40 (1)
Kejadian 2:8-25 (1)
Keluaran 16:1-10 (1)
Keluaran 16:31-36 (1)
Keluaran 17:8-15 (1)
Keluaran 18:13-27 (1)
Keluaran 19:14-25 (1)
Keluaran 1:1-14 (1)
Keluaran 20:18-21 (1)
Keluaran 21:1-11 (1)
Keluaran 2:23-25 (1)
Keluaran 2:7-10 (1)
Keluaran 4:10-17 (1)
Keluaran 4:27-31 (2)
Keluaran 5:22-23 (1)
Keluaran 6:8-12 (1)
Kisah Para Rasul 12:1-18 (1)
Kisah Para Rasul 13:13-25 (1)
Kisah Para Rasul 13:32-37 (1)
Kisah Para Rasul 13:44-48 (1)
Kisah Para Rasul 14:1-7 (1)
Kisah Para Rasul 14:14-18 (1)
Kisah Para Rasul 14:21-28 (1)
Kisah Para Rasul 4:23-31 (1)
Kisah Para Rasul 5:12-16 (1)
Kisah Para Rasul 5:26-42 (1)
Kisah Para Rasul 6:8-15 (1)
Kisah Para Rasul 7:30-50 (1)
Kisah Para Rasul 7:54-60 (1)
Kisah Para Rasul 8:14-25 (1)
Korintus 13:8-13 (1)
Korintus 4:6-21 (1)
Lukas 10:1-7 (1)
Lukas 10:17-20 (1)
Lukas 10:23-24 (1)
Lukas 10:29-37 (1)
Lukas 10:39-42 (1)
Lukas 13:15-17 (1)
Lukas 14:7-11 (1)
Lukas 23:50-55 (1)
Lukas 24:1-8 (1)
Lukas 24:50-53 (1)
Lukas 2:1-7 (1)
Lukas 3:1-9 (1)
Lukas 3:23-38 (1)
LUKAS 8:16-18 (1)
Lukas 8:26-29 (1)
LUKAS 8:34-39 (1)
LUKAS 8:43-48 (1)
Lukas 8:54-56 (1)
Lukas 9:15-17 (1)
Maleakhi 1:1-5 (1)
Maleakhi 1:12-14 (1)
Maleakhi 2:17 (1)
Maleakhi 2:6-9 (1)
Maleakhi 3:16-18 (1)
Maleakhi 3:6-12 (1)
Maleakhi 4:4-6 (1)
Markus 1:16-20 (1)
Markus 2:1-12 (1)
Markus 2:18-22 (1)
Markus 3:1-6 (1)
Markus 3:13-19 (1)
Markus 3:30-35 (1)
Markus 9:2-8 (1)
Markus 9:28-29 (1)
Matius 12:22-37 (1)
Matius 12:9-15a (1)
Matius 13:18-23 (1)
Matius 13:31-35 (1)
Matius 13:44-46 (1)
Matius 25:1-10 (1)
Matius 8:14-17 (1)
Mazmur 102:13-23 (1)
Mazmur 103:1-5 (1)
Mazmur 103:15-22 (1)
Mazmur 104:19-24 (1)
Mazmur 104:31-35 (1)
Mazmur 108:11-14 (1)
Mazmur 109:26-31 (1)
Mazmur 109:6-20 (1)
Mazmur 10:1-18 (1)
Mazmur 113:1-9 (1)
Mazmur 115:1-15 (1)
Mazmur 117:1-2 (1)
Mazmur 119:1-8 (1)
Mazmur 119:17-32 (1)
Mazmur 119:33-40 (1)
Mazmur 119:41-46 (1)
Mazmur 119:57-64 (1)
Mazmur 5:2-13 (1)
Mazmur 7:2-18 (1)
Mazmur 83:10-19 (1)
Mazmur 84:9-13 (1)
Mazmur 86:1-13 (1)
Mazmur 88:14-19 (1)
Mazmur 8:2-10 (1)
Mazmur 90:1-12 (1)
Mazmur 9:2-21 (1)
Nehemia 13:10-14 (1)
Nehemia 13:23-31 (1)
Nehemia 8:1-9 (1)
Nehemia 8:17-19 (1)
Nehemia 9:16-31 (1)
Nehemia 9:38-10:27 (1)
Nehemia 9:6-15 (1)
Ratapan 1:1-19 (1)
Ratapan 2:11-16 (1)
Ratapan 3:1-23 (1)
Ratapan 3:37-45 (1)
Ratapan 3:58-66 (1)
Ratapan 4:1-15 (1)
Ratapan 5:16-22 (1)
Roma 10:4-13 (1)
Roma 11:33-36 (1)
Roma 2:12-16 (1)
Roma 3:1-8 (1)
Roma 3:21-31 (1)
Roma 7:13-20 (1)
Roma 7:26 (1)
Titus 1:5-11 (1)
Titus 2:15 (1)
Titus 2:3-5 (1)
Titus 2:9-10 (1)
Titus 3:12-14 (1)
Titus 3:4-8 (1)
Ulangan 10:12-22 (1)
Ulangan 12:1-12 (1)
Ulangan 12:29-32 (1)
Ulangan 13:6-11 (1)
Ulangan 15:1-11 (1)
Ulangan 15:19-23 (1)
Ulangan 5:23-27 (1)
Ulangan 5:32-33 (1)
Ulangan 5:6-21 (1)
Yehezkiel 11:14-25 (1)
Yehezkiel 12:17-28 (1)
Yehezkiel 13:17-23 (1)
Yehezkiel 14:12-21 (1)
Yehezkiel 1:1-14 (1)
Yehezkiel 2:8-10 (1)
Yehezkiel 3:10-15 (1)
Yehezkiel 4:13-17 (1)
Yehezkiel 5:11-17 (1)
Yehezkiel 5:5-7 (1)
Yehezkiel 6:1-7 (1)
Yehezkiel 7:1-13 (1)
Yehezkiel 7:24-27 (1)
Yehezkiel 8:14-18 (1)
Yehezkiel 9:6-11 (1)
Yeremia 1:1-10 (1)
Yeremia 2:14-19 (1)
Yeremia 2:26-37 (1)
Yeremia 3:6-13 (1)
Yeremia 4:11-18 (1)
Yeremia 4:29-31 (1)
Yesaya 11:6-10 (1)
Yesaya 13:9-22 (1)
Yesaya 41:21-29 (1)
Yesaya 42:5-9 (1)
Yesaya 50:4-11 (1)
Yesaya 51:1-3 (1)
Yesaya 51:12-16 (1)
Yesaya 51:21-23 (1)
Yesaya 65:11-12 (1)
Yesaya 65:15-16 (1)
Yesaya 65:24-25 (1)
Yesaya 65:6-7 (1)
Yesaya l1:15-16 (1)
Yohanes 14:18-20 (1)
Yohanes 14:27 (1)
Yohanes 15:9-16 (1)
Yohanes 15:9-17 (1)
Yohanes 3:14-21 (1)
Yohanes 3:31-36 (1)
Yohanes 4:16-26 (1)
Yohanes 4:39-42 (1)
Yohanes 4:46-54 (1)
Yohanes 5:14-18 (1)
Yohanes 5:30-47 (1)
Yosua 10:1-11 (1)
Yosua 10:28-43 (1)
Yosua 11:1-15 (1)
Yosua 6:1-14 (1)
Yosua 7:1-16 (1)
Yosua 8:1-17 (1)
Yosua 8:30-35 (1)
Yosua 9:16-27 (1)
Yosua 9:22-27 (1)


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2017..


rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke








Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)