Save Page
Lukas 3:1-9
Yohanes Pembaptis
3:1 Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, dan Herodes raja wilayah Galilea, Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene, 3:2 pada waktu Hanas dan Kayafas menjadi Imam Besar, datanglah firman Allah kepada Yohanes, anak Zakharia, di padang gurun. 3:3 Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu, 3:4 seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya. 3:5 Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan, 3:6 dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan." 3:7 Lalu ia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk dibaptis, katanya: "Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu melarikan diri dari murka yang akan datang? 3:8 Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! 3:9 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api."


Penjelasan:


* Luk 3:1 - Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius // Wali negeri // Raja wilayah Galilea // Herodes // Iturea, // Lisanias
Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius. Sebagai sejarawan, Lukas menetapkan tanggal permulaan karier sang Juruselamat adalah pada tahun pemerintahan kaisar tersebut. Tiberius adalah putra angkat Agustus (2:1). Karena Tiberius menggantikan Agustus pada tahun 14 M, maka tahun kelima belas pemerintahannya adalah tahun 28 atau 29 M. Pejabat yang lain disebutkan di sini memerintah Palestina pada saat yang sama. Wali negeri. Pontius Pilatus yang disebutkan kembali pada saat pengadilan Yesus (23:1-25), adalah prokurator (atau gubernur kerajaan) dari Yudea sejak tahun 26 M hingga 36 M. Dia bertanggung jawab kepada raja tentang kesejahteraan propinsi. Raja wilayah Galilea. Yang dimaksudkan adalah penguasa atas seperempat wilayah tertentu. Herodes yang dimaksudkan adalah Herodes Antipas, seorang putra dari Herodes Agung, yang memerintah Galilea dan wilayah di bagian timur Sungai Yordan. Iturea, wilayah kekuasaan Filipus, putra Herodes Agung yang lain, terletak di sebelah timur laut Galilea, dan di sebelah timur Gunung Hermon. Tentang Lisanias hanya sedikit yang diketahui selain bahwa dia adalah penguasa kerajaan kecil Abilene di lereng timur pegunungan Libanon, timur laut Damsyik.

* Luk 3:2 - Hanas dan Kayafas // Firman
Hanas dan Kayafas. Kayafas adalah Imam Besar yang berkuasa pada waktu itu; Hanas, ayah mertuanya, adalah Imam Besar yang sudah purnabakti, dan masih memiliki pengaruh yang kuat (Yoh. 18:13). Firman Allah. Panggilan ilahi datang kepada Yohanes sebagaimana halnya kepada para nabi Perjanjian Lama (Hos. 1:1; Yl. 1:1; Yun. 1:1; Mi. 1:1).

* Luk 3:3 - Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis // Mengampuni dosamu
Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis. Plummer (dalam ICC hlm. 86) mengatakan bahwa "baptisan pertobatan" ialah baptisan yang berhubungan dengan pertobatan, sebuah lambang jasmaniah tentang perubahan batiniah. Pertobatan artinya perubahan pikiran atau sikap yang tidak menyangkut emosi semata, tetapi yang meliputi perubahan cara berpikir dan perilaku sebelumnya. Mengampuni dosamu. Tujuan dari pemberitaan Yohanes adalah menuntun orang untuk mengalami pengampunan dosa.

*  Luk 3:4 - Luruskanlah jalan
Luruskanlah jalan bagi-Nya. Lihat Yesaya 40:3-5. Pada zaman dahulu hanya ada sedikit jalan yang sudah diratakan. Ketika raja mengadakan perjalanan, maka anak buahnya membuatkan jalan raya untuknya supaya keretanya tidak akan tersangkut di dalam lumpur atau pasir. Demikian pula Yohanes seorang mempersiapkan jalan untuk Yesus melalui pemberitaannya agar semua orang dapat melihat keselamatan dari Allah dengan menyatakan kata-kata sang nabi (Yes. 40:3), "Persiapkanlah jalan untuk Tuhan" dengan misi Yohanes, Lukas menunjukkan bahwa dia menganggap Kristus berasal dari Allah.

*  Luk 3:6 - Semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan
Semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan. Sudah sejak awal dari pelayanan Yesus penulis mengemukakan bahwa Dia membawa amanat yang universal.

*  Luk 3:7 - Keturunan ular beludak
Keturunan ular beludak. Seperti para nabi sebelumnya, Yohanes mengancam dosa-dosa umat itu dengan memakai bahasa yang keras.

*  Luk 3:8 - Abraham adalah bapa kami
Abraham adalah bapa kami. Orang Yahudi sangat bangga akan Abraham sebagai kepala bangsa mereka, dengan siapa Allah telah mengikat perjanjian. Percaya bahwa mereka mewarisi berkat Allah Abraham, mereka yakin bahwa sebagai keturunannya mereka akan memperoleh keselamatan (Yoh. 8:33). Yohanes Pembaptis mengingatkan mereka bahwa Allah dapat mengubah batu menjadi keturunan Abraham.

*  Luk 3:9 - Kapak sudah tersedia pada akar pohon
Kapak sudah tersedia pada akar pohon. Pohon yang tidak menghasilkan apa-apa ditebang untuk dijadikan kayu bakar. Bangsa itu tidak menghasilkan buah yang diharapkan Allah. dan karena itu hukuman sudah dekat.



SGDK
SELAMAT NATAL
SENIN, 25 DESEMBER 2017
PERSIAPKAN JALAN UNTUK TUHAN
Lukas 3:1-9

PENGANTAR
(Dikutip dari Pengantar Bacaan SGD, 24 Desember 2017)
Penginjil Lukas adalah seorang Kristen berbahasa Yunani,
sahabat/rekan Paulus (2 Tim 4:11; Flm 24) dan berkarya juga
sebagai tabib (Kolose 4:14). Karya tulisannya berjilid dua (dalam
Kanon Protokanonika maupun Deuterokanonika : Injii Lukas dan
Kisah Para Rasul) yang ditujukan kepada sidang pembaca mula-
mula, yaitu Teofilus - warga Romawi ("orang yang mengasihi
Allah") serta ragam Komunitas Kristiani bukan Yahudi yang
berdiaspora di wilayah kekuasaan Roma -Lukas 1:1 ; Kis 1 :1 ).
Kabar Baik tentang Yesus Kristus yang ditampilkannya begitu
manusiawi sebagai Juruselamat di ruang terbuka publik berjumpa
dengan ragam pengalaman dan peristiwa serta risikonya ini
dituliskannya menjelang abad I (sekitar tahun 60-80-an) di
Antiokhia (daerah Syria) atau Asia Kecil (Turki modern).
Komunitas Kristiani yang menerima lnjil Lukas ini telah bercampur
dengan bahasa Yunani dan tersebar di wilayah Kekaisaran
Romawi. Ragam kultur mereka (Yunani-Hellenistik) dan tidak
berafiliasi langsung dengan kultur Gereja Yerusalem di Palestina
yang bercorakYahudi.. Konteks geografis, bahasa, kondisi religius
dan politik Palestina merupakan sesuatu yang asing dan jauh
bagi mereka. Kendati demikian, distingsi historis konteks
Palestina dengan narasi Riwayat Yesus dalam lnjilnya dipelihara
Lukas dalam pewartaan tulisannya itu, sehingga pelukisan tentang
Yesus Kristus di ruang publik Palestina begitu hidup dan
menyentuh konteks Komunitas Kristiani diaspora di luar Palestina
dengan ragam peristiwa mereka. Yesus Kristus yang dilukiskan
Lukas hadir dalam karya Keselamatan bagi semua. Tampil dalam
sosok pribadi yang penuh beias kasih dan pengampunan.
Menggemakan asa hidup dalam kegembiraan menyambut
Kerajaan Allah, memaknai dengan jujur dan ikhias realitas derita
dalam Perjalanan perutusan Yesus sejak palungan Betlehem
(Rumah Roti) hingga palang salib Kranion (tempat Tengkorak),
sejak dari Galilea hingga Yerusalem

BUTIR REFLEKSI ATAS TEKS
Lukas kembali menempatkan narasinya di dalam konfigurasi
padu padan ragam mozaik kondisi geografis, bahasa, kondisi
religius dan sosio-politik Palestina dengan tetap memper-
tahankan distingsi (perbedaan) historis yang ada. Hal ini
dilakukannya dalam upayanya merekonstruksi satu narasi utuh
tentang sebuah "Ruang Kehidupan" sebagai konteks kisah
hidup Yesus dan orang-orang yang ada disekitarNya. Menurut
kajian penelusurannya ia menampilkan tokoh-tokoh yang ber-
pengaruh besar dalam kondisi sosio-politik dan religius
Palestina pada masanya: Tiberius, kaisar Romawi, memerin-
tah dari tahun 14 sampai 37 Masehi. Pada tahun kelima belas
dalam pemerintahan Kaisar ini (kira-kira tahun 29), Yohanes
Pembaptis memulai karyanya (ay.1). Pontius Pilatus adalah
gubernur Yudea, Samaria dan ldumea yang berada dalam
wilayah kekuasaan Roma tahun 26-36 sesudah Masehi (ay.1).
Herodes Antipas adalah penguasa di Galilea pada tahun 4
sebelum Masehi - 39 sesudah Masehi (ay.1 bdk.23:7-12; Kis
13:1). la anak Herodes Agung, tetapi meskipun ia mendapat
gelar raja, ia bukan raja seperti ayahnya. Herodes Antipas
inilah yang menyuruh orang memenggal kepala Yohanes
Pembaptis. Herodes Antipas dan F ilipus (ay.1)adalah saudara
lain ibu dan anak-anak Herodes Agung yang kejam, yang
sudah wafat Iebih dari 20 tahun. F igur-figur Tiberius, Antipas,
F ilipus, Pilatus dan Lisanias (raja wilayah-"Tetrarkh"di Abilene
tahun 28 ses. Mas) merepresentasikan kekuasaan sosio-politik
ruang publik kala Yohanes Pembaptis tampil sebagai bentara
Yesus. Penguasa Romawi telah memberhentikan Hanas yang
dipilih oleh komunitas umat Yahudi dan menggantikannya
dengan Kayafas, menantu Hanas (ay.3). Hanas tetap
disebutkan j uga karena ia masih berpengaruh penting dalam
masa pensiunnya (Kis 4:6). Kayafas, 'Hanas' merupakan figur-
figur yang merepresentasikan kondisi religius seiring sosok
mereka sebagai yang menjabat Imam Besar. Lukas menem-
patkan para figur ini dalam narasinya untuk mencerminkan
konstelasi kekuatan, kekuasaan, daya pengaruh di ruang
publik kaitannya dengan kondisi sosio-politis dan religius ketika
berita Kerajaan Allah dan pertobatan digemakan Yohanes
Pembaptis. -

Pola panggilan Yohanes Pembaptis dilukiskan Lukas dalam
lnjilnya menggemakan kembali pola panggilan para nabi
dalam Perjanjian Lama bahwa wibawa panggilan Yohanes
Pembaptis merupakan pemberian Allah langsung "...datanglah
Firman Allah kepada Y0hanes..."(ay.2) (bdk.Yeremia
1:2. .."datang|ah Firman Tuhan kepada...-[Yeremia]). Warta yang
diberitakan Yohanes Pembaptis diinspirasi oleh Yesaya :
"Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskan-
lah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita" (Yes 40:3).
Warta oleh Yohanes Pembaptis sang 'Bentara' ini sebagai per-
siapan narasi karya Yesus di ruang publik. Lukas seakan mem-
bentangkan benang merah jalan sejarah keselamatan Allah -
"Jalan Tuhan" yang telah dilalui Abraham kala meninggalkan
tanah airnya, dilanjutkan peristiwa eksodus dari Mesir yang
dipimpin oleh Musa, serta rangkaian momen perjalanan kem-
bali dari pembuangan Babel. Dan kini kelanjutan jalan panjang
itu memuncak dalam perutusan Yesus (Lukas 9:51-19:44) di
seputar perjalanan terakhir-Nya dari Galilea ke Yerusalem.
Bentangan jalan perutusan Yesus yang dinarasikan Lukas dari
palung pembaringan berisi jerami "Rumah Roti" menuju
palang salib bermahkota duri "Tempat Tengkorak" seakan
menjadi undangan untuk menciptakan gerak langkah bersama
dalam arak-arakan umat yang dalam semangat pertobatan
dan pembaharuan menapakkan kaki berjejak berziarah dalam
alur jalan yang sama.

Perlambangan lembah ditimbun, gunung bukit diratakan, alur
berliku diluruskan,' berlekuk-lekuk diratakan (ay.5), bagaikan
sebuah mega proyek pembukaan jalan perintis. Mega proyek
ini menjadi karya pelopor prasarana bagi umat yang datang
penuh kepalsuan (ay.7 éxr6vwv (echidn6n): ular beludak, jahat,
licik, ganas)-sekalipun dengan hak istimewa sebagai
keturunan Abraham- kini ditelanjangi, dibasuh, dicuci,
dibaharui (ay.7-[3m'rr/o'6fival (baptisthénai) untuk kemudian
menunjukkan dengan perbuatan bahwa dirinya sudah bertobat
dari dosa-dosanya (peravoiag (metanoias)- (ay.8). Jalan
perintis yang telah terbentang lurus akan ditapakki dengan
jejak-jejak kaki umat yang akan berjalan beriring mengikuti
dengan setia Yesus Sang Mesias. Baptisan Yohanes bagaikan
undangan ritual bagi kaum "|brani" untuk bergabung dalam
arak-arakan bersama gerakan pembaharuan. Jalan Tuhan
yang mengarah dari Mesir ke Israel dan sekarang, bersama
dan melalui Yesus menuju ke Kerajaan-Nya. Janji Keselamat-
an universal melalui narasi "Berita Yohanes Pembaptis" kini
oleh Lukas dibentangkan: "...bagaikan terang yang menerangi
jalan bagi bangsa-bangsa lain, untuk datang kepada-Mu; yaitu
terang yang mendatangkan kehormatan bagi umat-Mu Israel
(Lukas 2:32 BlMK:LAl). Lebih lanjut "Peneguhan Janji" yang
dinarasikan dalam awal tulisan Injilnya itu (jilid satu: Injil Lukas)
kemudian diakhiri padajilid dua tulisannya (Kisah Para Rasul)
melalui pernyataan Paulus: "Saudara-saudara harus tahu
bahwa kabar tentang keselamatan yang dari Allah sekarang
sudah dikabarkan kepada bangsa-bangsa Iain yang bukan
Yahudi. Mereka akan menurutinya !" (Kis 28:28 BlMK:LAl)

BUTIR PERENUNGAN
Yohanes Pembaptis hadir sebagai 'Sang Bentara' Kristus.
Melalui narasi Injilnya Lukas menempatkannya dalam rimba
konstelasi para figur yang merepresentasikan ragam kuasa
pada zona sosio-politis dan zona religius. Zona jamak yang
tidak pernah berdiri tunggal bagai sulur bulur yang menjulai
kusut_-marut berbelit-belit tidak keruan dari tanaman menjalar
di rimba raya. Kerajaan Allah akan membuana membe-
hanakan Kasih dan Pengampunan. Lewat warta gempita dari
padang gurun Yohanes Pembaptis menyerukan mega proyek
membelah rimba raya menghadirkan jalan perintis bagi hadir-
nya Kerajaan Allah yang kelak dilalui arak-arakan umat yang
datang dalam kerinduan dibaharui melalui Kasih dan Pengam-
punan Yesus. Jalan yang akan ditapakki dengan semangat
pertobatan dimana kepalsuan yang datang akan berjumpa
dengan kepolosan, pembasuhan, dan pembaharuan.

Natal Yesus Kristus dilukiskan oleh Lukas dalam gerak langkah
perjalanan. Dari Rumah Roti menuju Tempat Tengkorak. Dari
palung petiduran berisi jerami menuju palang salib bermahkota
duri. Bentangan Jalan Tuhan sendiri yang telah dilukiskan
dalam benang merah Sejarah Keselamatan, yang diziarahi
dengan simpul-simpul perjalanan umat Allah sejak Abraham
keluar dari tanah airnya, Israel keluar dari perbudakan di Mesir,
Israel menuju Kanaan, hingga kelak kembali dari pembuangan
Babel. Perjalanan itu memuncak dalam "Jalan Salib" gerak
langkah dari Galilea menuju Yerusalem yang meneguhkan
tentang makna persiapkan jalan bagi Tuhan. Jalan yang akan
dilalui oleh karya kasih dan pengampunan, jalan yang akan
ditapakki dengan Iangkah-langkah mewartakan keselamatan
bagi sem ua, jalan yang akan diwarnai kegembiraan, jalan yang
akan diteguhkan dengan doa, jalan yang akan disemangati
dengan undangan untuk dibaharui dan menuai buah-buah laku
hidup baru, jalan yang memuncak dalam penyaliban dan jalan
yang karena pengasihan-Nya menuju Kerajaan-Nya.
Zona Sosio-politis dan religius Palestina dinarasikan secara
figuratif oleh Lukas dengan tampilan mereka yang ber-
pengaruh dalam polesan kata, tindakan, dan kebijakan. Ke-
palsuan dan manipulasi dalam pencitraan menjadi keniscaya-
an. Kekuasaan, kekuatan, dan kendali dibalut dengan ke-
munafikan. Gema warta Yohanes Pembaptis terang-terangan
melawan sikap kemunafikan - dimetaforakan dengan éx|6wDv
(echidnén) : ular beludak, jahat, licik, ganas-(ay.7). Kemuna-
fikan cenderung membuat orang (khususnya pejabat) ber~
sembunyi di balik sistem karena merekalah yang mengen-
dalikan sistem. Sistem yang kemudian dijalankan terbukti
bebas dari sikap kemunafikan akan membawa maslahat bagi
komunitas umat. Oleh karenanya apa yang dirombak dalam
bedah rimba kemunafikan pertama-tama mentalitas orang dari
bermental ular beludak-(ayat 7) menjadi "Iurus" (ayat 4-6: Yun:
sd6s|'ag (eutheias)-euthus : straight forward, upright, true,
sincere, segera, lurus ke depan, Iuruskanlah, tegak, jujur, tulus,
benar); dan menjadi "rata" (ayat 5: Yun: Asia; (leias)-/eios :
smooth, halus, lembut, bersih, datar). Yesus Kristus yang kita
ingat-rayakan kelahiran-Nya saat ini adalah Sumber Hidup
Sang Juruselamat. Hanya Dialah yang karena kasih dan pe-
ngampunan-Nya mengundang kita masuk dalam arak-arakan
"Jalan Kehidupan". Semoga dengan semangat pertobatan dan
pembaharuan dalam sikap hidup yang semakin bermental
tulus, jujur, halus dan bersih kita turut membedah rimba ke-
munafikan sebagai buah-buah pertobatan kita serta siap sedia
mempersiapkan - menyediakan jalan itu bagi Kemuliaan-Nya.
Marilah bergabung dalam gerakan pembaharuan berjalan
beriring di Jalan Tuhan mengikuti-Nya. "Mari jalan dalam t'rang
Tuhan, mari jalan dalam t'rang Tuhan. Mari jalan, oh, mari
jalan dalam t'rang Tuhan. Siyaham' ekukhanyen' kwen khos,
siyaham' ekukhanyen' kwen khos. Siyahamba. Oh, siyaham'
ekukhanyen' kwen khos" -(Andries Van Tonder- GB 251)

DAFTAR BACAAN
Alkitab Edisi Studi-LAI : 2010
Alkitab Penuntun-Hidup Berkelimpahan
(seri Life Application Study Bible)-Gandum Mas-LAI : 2014
Alkitab Penuntun-Hidup Berkelimpahan
(seri The Full Life Study Bible) -Gandum Mas-LAI : 2013
Alkitab Deuterokanonika
Bahasa Indonesia Masa Kini-LAI-LBI : 2013
TafsirAIkitab Perjanjian Baru Editor: Dianne Bergant,CSA-Robert
J.Karris,OFM (Kanisius : 2006)
The Illustrated Bible Handbook-Pendamping Studi Alkitab Sehari-
hari, George W.Knight (BPK Gunung Mulia : 2016)
Rohani Nomor 8, Tahun ke - 63, Agustus 2016
http://bib/eh ub. com/greek/
http://kbbi. web. id/



SBU

HARI NATAL
SENIN, 25 DESEMBER 2017
Renungan Pagi
GB.148 :1,2,3 - Berdoa
YANG TERSAJI APA ADANYA
Lukas 3 : 1-9

".....Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya..." (ay.4)

Mari, Pak Pendeta.. .silahkan dicicipi... kue-kue kering, minuman
kaleng dan aneka permen di atas meja ini biasanya hanya sekedar
"bunga-bunga meja" kadang tidak disentuh tamu dan masih bersisa
hingga awal Maret mendatang...itu pun, karena anak-anak dan
keponakan-keponakan yang menghabisinya...," demikian ungkap
seorang lbu kala kunjungan ke rumahnya di hari Natal. Situasi ini
kerap kita jumpai di sekitar Natal secara khusus di tempat-tempat
dimana kebiasaan berkunjung ,"open house", dilakukan. Kearifan
yang dimaknai dari kebiasaan ini selalu disertai pesan canda "tapi
ingat ya...yang tersaji apa adanya bukan karena "ada apanya"...
Lukas melukiskan tampilan memesona dari Yohanes Pembaptis
menyerukan "pertobatan" seiring nubuatan Yesaya untuk "memper-
siapkan" dan "ratakan" jalan bagi Tuhan. Lembah ditimbun, gunung
bukit diratakan. Panorama akhir yang terlihat adalah ruang untuk
"memperlapang" gelanggang kehidupan. Sebuah ajakan untuk me-
nemukan kembali "markah tanah", tengaran atau mercu tanda ("land-
mark) yang tertimbun, patah ataupun roboh agar dapat menemukan
jalan kembali menurut navigasi llahi memenuhi undangan ke-
selamatan-Nya. Jalan _berliku kini diluruskan, berlekak-lekuk diratakan,
agar terbentang lapangan kehidupan yang leluasa menatap tindakan
Allah yang menyelamatkan manusia dengan kasih-Nya (ayat 5,6).
Tampilan apa adanya dalam bingkai ketulusan dan kejujuran atas
hidup kerap bersentuhan dengan sisi kemanusiaan kita yang paling
manusiawi tanpa polesan.

Dalam sudut pandang Natal Yesus Kristus, dimensi tinggi, panjang,
lebar dan dalamnya kasih Allah kembali kita hayati hari ini. Ke-
telanjangan-Nya di palung wadah pakan ternak kandang Betlehem
dalam balutan lampin apa adanya, seakan menunjuk ketelanjangan-
Nya kelak di palang Kalvari rnembentangkan kembali panggilan ke-
pada kasih tanpa batas dan yang tak terpatahkan. Sebuah ke-
telanjangan yang mengandaikan perjumpaan yang tulus ikhlas
dengan tampilan polos dan jujur "apa adanya" diri kita dengan Allah
dan diri kita dengan sesama. Selamat Natal !

GB.150
Doa : (Bantu kami dalam tampilan apa adanya mensyukuri kasih-Mu)



HARI NATAL
SENIN, 25 DESEMBER 2017
Renungan Malam
KJ.122:1,2- Berdoa
MENERJEMAHKAN PERTOBATAN
Lukas 3 : 10 20

"Jika demikian apakah yang harus kami perbuat?" (ay.10)

Menggunakan wadah botol plastik bekas air mineral beragam
ukuran, para anak Iayan Ibadah Hari Minggu Pelayanan Anak (IHMPA)
kelas kecil dan tanggung GPIB Immanuel Pare Pare selama Masa
Adven Tahun 2015 yang lalu menabung. Uang yang terkumpul dipakai
untuk membeli telur, beras dan mie instant. Sebagai rangkaian
kegiatan Natal, natura tersebut disumbangkan ke sebuah Pondok
Pesantren di Kelurahan Lappade Ujung Kota Pare Pare pada bulan
Juni 2016 dalam kegiatan anjangsana. Perjumpaan antara para Anak
Layan dan para Santri dalam keakraban salam, sapa dan doa, dimana
kegiatan dilakukan di dalam Musala. Selama Masa Adven dengan
pendampingan Kakak Layan semangat 'ungu muda' (penantian dan
pertobatan) dijadikan tema untuk dihayati dalam sukacita berbagi
pada masa 'putih' di Natal dimana para Anak Layan menerjemahkan
pertobatan melalui aksi-aksi mulia dalam bingkai perjumpaan lintas
|man.

Gema pertobatan yang dikumandangkan Yohanes Pembaptis
sebagai "bentara" Kristus, diikuti ajakan perubahan sikap sebagai
ekspresi pertobatan. Perbuatan dan sikap hidup yang berorientasi
pada kepentingan diri, kecurangan, ditanggalkan menuju hidup yang
berorientasi pada perjumpaan dengan kebutuhan orang lain, berbagi
dalam ketulusan dengan sesama. Di dalam Kuasa Yesus Kristuslah
setiap perjumpaan dengan sesama akan menemukan maknanya
yang sejati. Ia hadir dalam kuasa Sabda-Nya dan kuasa Karya-Nya
yang memungkin setiap insan GPIB dilahirkan kembali memaknai
hidup secara utuh dan penuh melalui slmpul-simpul tindakan yang
tulus sebagai upaya menerjemahkan pertobatannya.

Malam telah menjemput kala di pagi hingga sore perjumpaan
dengan sesama dan segenap anggota Keluarga dalam memaknai
Natal hari ini kita terjemahkan kembali secara baru karena alasan
kasih. Semoga dengan keterbukaan hati yang telah dibaharui oleh
"Sang Putra Kudus" yang kita ingat-rayakan kelahiran-Nya hari ini,
mengundang setiap karsa kita untuk diterjemahkan dalam karya
sebagai buah-buah pertobatan yang tidak semata demi 'muruah' diri,
tetapi untuk 'kemaslahatan' orang lain. Selamat Natal !

KJ. 123 : 1,2
Doa : (Ya Yesus, bantu kami memaknai buah pertobatan sejati di Natal
tahun ini dalam perjumpaan dengan sesama karena kuasa kasih-Mu)







Label:   Lukas 3:1-9 




Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan



rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke



JUMAT, 30 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 - BELAJAR BUAK DARI KEHIDUPAN - 2 Timotius 2:1-7 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Hari ketujuh, Demikianlah riwayat langit dan bumi // TUHAN Allah, Ada kabut naik ke atas ... dan membasahi // kabut, Tuhan Allah membentuk // manusia itu dari debu tanah // membentuk // manusia itu dari debu tanah ... menghembuskan // napas hidup ke
RABU, 28 NOVEMBER 2018
RABU, 28 NOVEMBER 2018 - MENDERITA DALAM KEBENARAN, BERBAHAGIALAH - 1 Petrus 2:18-25 (SGDK) - MlNGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU) Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)

SELASA, 27 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 27 NOVEMBER 2018 - MEMBERLAKUKAN APA YANG DIBERLAKUKAN TUHAN - 1 Petrus 2:7-10 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

SENIN, 26 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 26 NOVEMBER 2018 - HIDUP ADALAH UCAPAN SYUKUR - 1 Petrus 1:17-25 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Jika kamu menyebut-Nya Bapa // Hidup dalam ketakutan, Kamu telah ditebus ... bukan dengan barang yang fana // Dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus // yang mahal, Rasul Petrus menasihati mereka supaya menjalin kasih persaudaraan, Sia-sianya Ma
MINGGU, 25 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 - BERHIKMAT DALAM HIDUP - 1 Korintus 10:12-13 - HARI MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)



Minggu, 04 November 2018
Tata Ibadah Hari Minggu Syukur HUT ke-8 PKLU GPIB - Minggu, 04 November 2018

JUKLAK HUT KE-8 PKLU GPIB, PESAN MS GPIB HUT ke-8 PKLU, surat pengantar hut 8 pklu, TATA IBADAH PKLU GPIB HUT Ke-8 PKLU
7 OKTOBER 2018
KOREKSI LAGU DALAM TATA IBADAH 7 OKTOBER 2018 DAN PETUNJUK PELAKSANAAN IBADAH MINGGU SELAMA BULAN OKTOBER 2018


Minggu, 07 Oktober 2018
Tata Ibadah HARI PERJAMUAN KUDUS se-DUNIA dan HARI PEKABARAN INJIL INDONESIA (HPKD/HPII) Minggu, 07 Oktober 2018

Menggunakan Tata Ibadah GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ)



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL