Save Page
Matius 25:11-13
25:11 Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! 25:12 Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. 25:13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."


Penjelasan:

* Gadis-gadis bodoh itu datang ketika semuanya telah terlambat (ay. 11), Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu.

Perhatikanlah:
Pertama, ada banyak orang yang akan berusaha masuk ke sorga ketika semuanya sudah terlambat. Sama seperti Esau yang duniawi ditolak, ketika ia hendak menerima berkat itu. Allah dan agama akan dipermuliakan oleh permohonan-permohonan yang terlambat itu, meskipun demikian orang-orang berdosa tidak akan diselamatkan karena itu. Permohonan doa yang sungguh-sungguh dan mendesak untuk menghormati Tuan, Tuan, yang sekarang diremehkan orang-orang, akan segera digunakannya dan doa itu tidak akan disebut sebagai doa orang yang berbicara dengan merengek-rengek.

Kedua, keyakinan orang-orang munafik yang sebenarnya sia-sia itu akan membawa mereka sangat jauh dari harapan kebahagiaan mereka. Mereka berharap dapat pergi ke gerbang sorga, meminta agar diperbolehkan masuk, dan ternyata pintu itu tertutup bagi mereka. Mereka menuju sorga dengan membawa kesombongan mereka bahwa keadaan mereka baik-baik saja, tetapi ini justru menghempaskan mereka ke neraka.
Mereka ditolak, seperti halnya Esau (ay. 12), aku tidak mengenal kamu. Perhatikanlah, kita semua harus peduli mencari Tuhan selama Ia berkenan ditemui, karena akan tiba saatnya Ia tidak berkenan ditemui. Saatnya ialah ketika mereka berseru, "Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu," dengan mengingat janji, ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Tetapi sekarang semua sudah terlambat. Hukuman itu dinyatakan dengan sungguh-sungguh, Aku berkata kepadamu, sesungguhnya, yang sama saja dengan bersumpah dalam murka-Nya, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya. Hal itu menunjukkan bahwa Tuhanlah yang memutuskan dan membungkam mereka dengan perkataan itu.

Terakhir, inilah pelajaran yang ditarik dari perumpamaan ini (ay. 13), karena itu, berjaga-jagalah. Perkataan ini telah kita baca sebelumnya (Mat. 24:42), dan di sini diulangi sebagai peringatan yang perlu mendapat perhatian kita.

Perhatikanlah:
. Tugas kita yang utama adalah berjaga-jaga, menjaga baik-baik jiwa kita dengan rajin dan berhati-hati. Bangunlah dan berjaga-jagalah.
        . Alasan yang baik untuk berjaga-jaga adalah karena kedatangan Tuhan kita sangat tidak menentu, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya. Oleh karena itu, setiap hari dan setiap saat kita harus siap sedia dan tidak menghentikan kesiagaan kita pada hari apa pun dalam setahun, atau jam apa pun dalam sehari. Tetapi takutlah engkau akan Tuhan setiap hari dan senantiasa.


SBU

AKHIR TAHUN
MINGGU, 31 DESEMBER 2017
Renungan Pagi
KJ. 331: 1, 3 - Berdoa
IMAN YANG TETAP HIDUP
Matius 25: 1 -10

"...gadis-gadis yang bijaksana itu "membawa pelitanya dan iuga minyak dalam
buli-buli mereka..." (ay.4)

Perikop hari ini mengisahkan perumpamaan Iima gadis bijaksana
dan Iima gadis yang bodoh. Adapun tujuan utama dari perumpamaan
ini adalah supaya kita semua bersiap sedia dengan berjaga-jaga
menghadapi kedatangan Yesus kembali pada akhir jaman, yang tak
diketahui dengan pasti kapan tibanya (ay.13).

Perumpamaan ini menyajikan cerita 5 gadis bijaksana yang mela-
kukan persiapan dengan sungguh-sungguh dalam menyambut
kedatangan mempelai laki-Iaki, dan sebaliknya 5 gadis bodoh ini
melakukan persiapan yang asal-asalan alias tidak memadai.
Hari ini adalah hari terakhir tahun 2017 dan dalam hitungan jam,
jika Tuhan mengijinkan kita akan memasuki hari yang baru tahun
2018. Sebagai orang beriman tentu saat-saat seperti ini tidak kita
maknai sebagai waktu pergantian tahun yang secara rutin kita
peringati dengan acara "old n new", meniup terompet pada pukul
00.00, pesta kembang api atau acara-acara menarik lainnya. Adalah
baik dan benar jika kita meneduhkan diri dibawah pokok renungan
"sudahkah aku/kami menapaki jalannya waktu anugerah Tuhan
dengan benar?"

Orang beriman akan menjalani hari-hari kehidupan yang Tuhan
anugerahkan seperti Iima gadis bijaksana melalui persiapan diri yang
sungguh-sungguh; tidak asal. Sedangkan Iima gadis yang bodoh
menunjukkan persiapan mereka yang tidak memadai karena mereka
tidak membawa cadangan minyak sebagai tanda keseriusan dan
kesungguhan hati menyambut kedatangan Kristus, yang dil'ambang-
kan dengan mempelai laki-Iaki.

Belajar dari perumpamaan di atas, masih ada waktu di peng-
hujung tahun 2017 ini untuk berefleksi atas perjalanan hidup kita :
Pertama, apakah kita telah bersungguh-sungguh mempersiapkan diri
bersama keluarga dan saudara seiman untuk menyambut kedatangan
Tuhan Yesus kembali? Ked1Ja,apakah rohani kita masih '"ter1idur|elap"
dibuai oleh berbagai tawaran kesenangan duniawi? Ketiga, sudahkah
kita mawas diri dengan cadangan minyak yang cukup agar iman kita
tetap hidup?

KJ.331 : 6
Doa : (Memaknai hari-hari berlalu Roh Kudus teguhkan iman kami selalu
agar siap menyambut Hari Baru dalam lman teguh)



AKHIR TAHUN
MINGGU, 31 DESEMBER 2017
Renungan Malam
GB.244 - Berdoa
JANGAN TELEDOR... ELING LAN WASPODO'
Matius 25: 11-13

"....beriaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya...."
(ay.13)

Kendati sudah berada di ruang tunggu, penumpang yang teledor
ada kalanya kehilangan 'waktu boarding' (boarding time) yang umum-
nya telah ditera pada 'pas naik' (boarding pass) yang dimilikinya.
Karena tidak mematuhi 'waktu boarding' si penumpang tidak akan
diizinkan naik pesawat. Keteledorannya menyebabkan ia tidak men-
dengar 'panggilan terakhir' namanya untuk segera 'naik ke pesawat',
apalagi lazimnya keteledoran ini juga terjadi saat menghadapi situasi
"delay/kelambatan/penundaan"jadwal kedatangan atau ke-
berangkatan pesawat.

Dalam narasi perumpaan Yesus, kesepuluh dara dari barisan
pagar ayu yang menanti datangnya mempelai berhadapan dengan
situasi kelambatan dan penundaan. 'Mengantuklah'-ayat 5 (Yun:
vuo'rdž'o_u -nystazé) mengandaikan situasi tertunda, menganggur dan
tidur. Lima dara yang terhitung teledor, 'bodoh, jahil' (tidak berpikir
sehat, sadar; antisipatif dan hati-hati) dengan hanya membawa pelita
tanpa cadangan minyak zaitun kehilangan kesempatan me-maknai
perjumpaan mereka dengan mempelai. Mereka kehilangan ambil
bagian dalam prosesi dan fungsi mereka yang utuh sebagai pengiring
pengantin. Sabda Yesus mengakhiri narasi perumpama-an-Nya :
"Berjaga-jagalah" - ayat 13 (Yun:ypnyopéw- grégoreé) mengandai-
kan sadarlah, hiduplah, bangun/ah, melihat penuh perhatian dengan
kepekaan yang terasah untuk selalu menemukan makna dalam
ragam peristiwa menyongsong masa depan seiring bergantin ya jam
dan hari. Dalam ungkapan kearifan Iokal orang Jawa: "eling Ian
waspodo" artinya Ingat Tuhan, jangan teledor, congkak hingga lupa
diri, hati-hati dalam bertindak.

365 hari merangkak, berjalan atau berlari, malam ini di akhirTahun
2017 semoga menjadi perenungan yang jujur dalam menyambut
datangnya Tahun yang Baru. Mari mengembangkan sikap untuk
bangun dan terjaga (tidak teledor, tidak lalai, tidak lengah) mensyukuri
indahnya karunia kehidupan yang telah Tuhan nyatakan kemarin, hari
ini dan esok. Berangkat dalam ziarah menapaki hari baru Rahmat-
Nya.

KJ.332 : 1,2
Doa : (Syukur kami/atas bakti yang sadar menyambut segala Rahmat-Mu
selalu. Meniti hari lalu, kini dan esok di dalam rengkuhan-Mu Tuhan)

Label:   Matius 25:11-13 




Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan



rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke



JUMAT, 30 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 - BELAJAR BUAK DARI KEHIDUPAN - 2 Timotius 2:1-7 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Hari ketujuh, Demikianlah riwayat langit dan bumi // TUHAN Allah, Ada kabut naik ke atas ... dan membasahi // kabut, Tuhan Allah membentuk // manusia itu dari debu tanah // membentuk // manusia itu dari debu tanah ... menghembuskan // napas hidup ke
RABU, 28 NOVEMBER 2018
RABU, 28 NOVEMBER 2018 - MENDERITA DALAM KEBENARAN, BERBAHAGIALAH - 1 Petrus 2:18-25 (SGDK) - MlNGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU) Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)

SELASA, 27 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 27 NOVEMBER 2018 - MEMBERLAKUKAN APA YANG DIBERLAKUKAN TUHAN - 1 Petrus 2:7-10 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

SENIN, 26 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 26 NOVEMBER 2018 - HIDUP ADALAH UCAPAN SYUKUR - 1 Petrus 1:17-25 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Jika kamu menyebut-Nya Bapa // Hidup dalam ketakutan, Kamu telah ditebus ... bukan dengan barang yang fana // Dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus // yang mahal, Rasul Petrus menasihati mereka supaya menjalin kasih persaudaraan, Sia-sianya Ma
MINGGU, 25 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 - BERHIKMAT DALAM HIDUP - 1 Korintus 10:12-13 - HARI MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)



Minggu, 04 November 2018
Tata Ibadah Hari Minggu Syukur HUT ke-8 PKLU GPIB - Minggu, 04 November 2018

JUKLAK HUT KE-8 PKLU GPIB, PESAN MS GPIB HUT ke-8 PKLU, surat pengantar hut 8 pklu, TATA IBADAH PKLU GPIB HUT Ke-8 PKLU
7 OKTOBER 2018
KOREKSI LAGU DALAM TATA IBADAH 7 OKTOBER 2018 DAN PETUNJUK PELAKSANAAN IBADAH MINGGU SELAMA BULAN OKTOBER 2018


Minggu, 07 Oktober 2018
Tata Ibadah HARI PERJAMUAN KUDUS se-DUNIA dan HARI PEKABARAN INJIL INDONESIA (HPKD/HPII) Minggu, 07 Oktober 2018

Menggunakan Tata Ibadah GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ)



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL