Save Page
Efesus 5:32-33
5:32 Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat. 5:33 Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.

Penjelasan:

* Ef 5:32 - Rahasia ini besar
Rahasia ini besar. Maksudnya, sekalipun penjelasan mengenai makna hubungan pernikahan ini telah disinggung dalam Perjanjian Lama (bdg. Kitab Kidung Agung), hal tersebut belum dinyatakan secara jelas sebelum ada Perjanjian Baru. Paulus mengarahkan pikiran kita dari kesatuan pernikahan itu kepada kenyataan yang dilambangkan olehnya.

* Ef 5:33
Rangkuman dari sikap saling tunduk yang diminta Allah di dalam hubungan ini sebagai hasil wajar dari keadaan dipenuhi Roh Kudus.
(2) Anak dengan Orang tua (6:1-4). Sang rasul kini melanjutkan pembahasannya dengan hubungan khusus lainnya, yaitu hubungan anak dengan orang tua, dengan kewajiban yang dikenakan kepada masing-masing pihak.

* Kita tidak boleh mengartikan bahwa dengan perkawinan ini, maka kewajiban seorang laki-laki untuk hubungan-hubungan dengan sesama lainnya menjadi batal. Sebaliknya, yang dimaksud adalah bahwa hubungan ini lebih diutamakan daripada semua hubungan lainnya, karena di dalamnya ada persatuan yang lebih akrab antara kedua pribadi ini daripada dengan orang lain, sehingga laki-laki lebih rela memilih meninggalkan orang lain daripada meninggalkan istrinya. Sehingga keduanya itu menjadi satu daging, artinya, berdasarkan atas ikatan perkawinan itu. Rahasia ini besar (ay. 32). Kata-kata Adam yang baru disebut oleh Rasul Paulus, dikatakan secara harfiah mengenai sebuah perkawinan, namun juga mengandung arti rohani yang tersembunyi, yaitu berkaitan dengan persatuan antara Kristus dan jemaat-Nya, yang dilambangkan oleh persatuan melalui perkawinan antara Adam dan ibu dari kita semua. Walaupun tidak dilembagakan atau ditetapkan oleh Allah untuk makna ini, namun ini merupakan sesuatu perlambang yang bersifat wajar dan memiliki kemiripan di dalamnya, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat. Sesudah semua ini, Rasul Paulus menutup bagian pembicaraannya ini dengan sebuah ringkasan pendek mengenai kewajiban suami dan istri (ay. 33).



SBU

Jumat, 27 April 2018
HARI MINGGU III SESUDAH PASKAH
Renungan Pagi
MENGASIHI SUAMI
Efesus 5 : 22 - 31

"Hal isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan" (ay.22).

Perikop bacaan kita sering digunakan untuk khotbah perkawinan kristiani. Perkawinan merupakan hubungan antara dua insan, laki-laki dan perempuan yang dipersatukan oleh Allah. Karena itu dua insan yang akan menikah harus mulai dengan keyakinan bahwa Tuhan yang mempersatukan mereka. Tanpa keyakinan yang demikian ini rumah tangga tidak mungkin dapat disatukan dalam arti sesungguhnya. Landasan perkawinan Kristen adalah kasih. Kasih yang didasarkan pada kasih Kristus. Karena itu "seorang isteri" tidak mungkin mengasihi suami, tanpa mengasihi Tuhan. Dengan mengasihi Tuhan maka kasih isteri terhadap suami akan mengaiir.. Bohong, kalau ada isteri yang mengatakan: "saya me-ngasihi suami", tanpa ia mengasihi Tuhan. Azas perkawinan Kristen adalah azas monogami, yaitu per-kawinan antara seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Kata seorang hamba Tuhan: "Dalam dunia ada banyak laki-laki, kalau kita mencari laki-laki kita akan mendapat, tapi kita akan kehilang-an suami sebab suami hanya ada satu. Sebaliknya: "dalam dunia ada banyak perempuan, dan dengan mudah kita mendapatkannya, tapi kita kehilangan sebab isteri hanya ada satu. Dalam hubungan ini seorang isteri harus tunduk kepada suami. Kata tunduk disini tidak menunjukkan bahwa isteri lebih rendah dari suami. ini bukan hirarki dalam perkawinan. Karena suami isteri merupakan mitra yang sejajar yang saling memperlengkapi satu dengan yang lain. Tunduk artinya "hormat" kepada suami, seperti jemaat tunduk kepada Kristus.

Seperti jemaat tunduk kepada suami hendak menunjukkan kepada kita bahwa isteri adalah milik suami seperti jemaat adalah milik Kristus. Tunduk tidak berarti "tunduk", sebab dalam kenyataannya ada suami-suami yang takut isteri. Ada isteri yang tidak tunduk, tidak hormat dan tidak mengasihi suami. Tak dapat disangkal ada banyak isteri yang menjengkelkan dan menyebalkan. Rumah tangga langgeng, damai dan bahagia bila isteri mengasihi suami dan sebaliknya. Karena itu hai isteri-isteri, kasihilah suamimu.


Jumat, 27 April 2018
HARI MINGGU III SESUDAH PASKAH
Renungan Malam
MENGASIHI ISTERI
Efesus 5 : 32-33

"….kasihilah isterimu seperti dlri sendiri…" (ay.33b)

Ketika Tuhan Allah selesai menciptakan laki-laki (Adam), Allah berfirman: "tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan dengan dia" (Kej 2:18). Allah menciptakan seorang perempuan, tidak seperti ketika ia menciptakan Adam. la mengambil rusuk laki-laki, dan dari rusuk itu dibangunnyalah seorang perempuan. Disebutnya perempuan sebab diambil dari laki-laki (Kej 2:21,22). Dengan demikian isteri diciptakan dan dihadirkan bagi laki-laki (sebagai suami) sebagai pendamping untuk dikasihi. Perikop bacaan kita mengatakan: suami harus mengasihi isteri-nya seperti Kristus mengasihi jemaat-Nya. Kristus telah menyerah-kan diri-Nya untuk jemaat-Nya. Itu berarti seorang suami harus rela berkorban bagi isterinya.

Seorang suami, tidak mungkin menga-sihi isterinya tanpa kerelaan untuk berkorban. Dalam kenyataan hidup, kita bertemu dengan isteri-isteri yang usianya masih sangat muda, tapi dari wajahnya sudah kelihatan "tua banget". Mengapa? Dan ada apa? Salah satu sebabnya, ka-rena tidak disayang suami. Suami tidak rela berkorban. Karena pengorbanan-Nya, Kristus telah menempatkan jemaat-Nya sebagai vang indah" dan "mulia" dihadapan-Nya. Demikian seharusnya .dilakuKan oleh seorang suami. Pengorbanannya terhadap sang isteri haruslah menempatkan sang isteri sebagai yang indah, mulia dan cantik bagi suami. Seorang suami harus mengasihi isterinya seperti tubuhnya sendiri. Tidak ada orang yang membenci tubuhnya melainkan mengasuh dan merawat tubuhnya.

Berlaku kasar atau berbuat jahat terhadap isteri berarti berbuat jahat dan berlaku kasar terhadap diri sendiri. Kesatuan suami isteri merupakan suatu persekuan yang utuh karena mereka telah dipersatukan menjadi "satu daging". Walter Trobisch mengatakan: "suami isteri yang telah dipersatukan Tuhan ibarat dua kertas tipis yang dilem. Memisahkan dua kertas tipis, itu berarti merobek kertas itu. Masing-masing pihak, dalam hal ini suami isteri akan mengalami akibat daripada perceraian itu. Dan kalau ada anak-anak yang lahir dalam perkawinan, mereka akan menjadi korban perceraian. Mari membangun rumah tangga diatas dasar kasih.

Label:   Efesus 5:32-33 



Khotbah Ibadah GPIB 2018

Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 27 April 2018 - MENGASIHI ISTERI - Efesus 5:32-33 - HARI MINGGU III SESUDAH PASKAH





[isi halaman tidak ditampilkan]

Halaman Khusus Member Pemberi Donasi.
Silakan Login Terlebih Dahulu!

Belum menjadi member? Silakan Register







Halaman Bebas Akses untuk Member Donasi:



NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 28 April 2018 - Renungan Malam MELAYANI = MENGASIHI Kolose 2:1-5 - HARI MINGGU III SESUDAH PASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 26 April 2018 - BERPEGANG PADA PENGHARAPAN - Ibrani 10:23-25 - HARI MINGGU III SESUDAH PASKAH
Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan



rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke



MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018 - JANGAN MENGANDALKAN PIKIRAN KITA - 1 Samuel 13:1-12 (SGDK) - HARI MINGGU XVIII SESUDAH PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU) Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
TIDAK PATUH PADA PERINTAH TUHAN ADALAH PERBUATAN BODOH 1 Samuel 13:13-14
SABTU, 29 SEPTEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 - SUAM-SUAM KUKU - Wahyu 3:14-22 - MINGGU XVII SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
TUHAN PEMEGANG KUNCI DAUD Wahyu 3:7-13 ||
JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018 - BINTANG TIMUR - Wahyu 2:26-29 - MINGGU XVII SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
TERUS BERTUMBUH DALAM KETEKUNAN Wahyu 2:18-25
KAMIS, 27 SEPTEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 27 SEPTEMBER 2018 - AJARAN BILEAM - Wahyu 2:12-17 - MINGGU XVII SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
HENDAKLAH ENGKAU SETIA SAMPAI MATI Wahyu 2:8-11 | AJARAN BILEAM Wahyu 2:12-17
RABU, 26 SEPTEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 26 SEPTEMBER 2018 - IMAN TANPA PERBUATAN ADALAH MATI - Yakobus 2:21-26 (SGDK) - MINGGU XVII SESUDAH PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU) Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Abraham bapa kita, Sahabat Allah, Rahab, KESALEHAN SEMU,


Minggu, 07 Oktober 2018
Tata Ibadah HARI PERJAMUAN KUDUS se-DUNIA dan HARI PEKABARAN INJIL INDONESIA (HPKD/HPII) Minggu, 07 Oktober 2018

Menggunakan Tata Ibadah GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ)
Minggu, 16 September 2018
TATA IBADAH HARI MINGGU GPIB Minggu, 16 September 2018 - SYUKUR HUT KE-59 Pelayanan Kategorial Anak

Tema: "Anak GPIB Cinta Damai" Sub-tema: "Berlatih, Berkarya, dan berkompetisi dalam Damai Tuhan"
6 SEPTEMBER 2018
6 SEPTEMBER 2018 - JUKLAK KEGIATAN PRA-HUT KE-60 PELKAT PA GPIB

DALAM RANGKA HUT KE 59 PELKAT PA GPIB - 6 SEPTEMBER 2018



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL