Save Page
Rabu, 16 Mei 2018
KETETAPAN HATI SEBAGAI NAFAS KETEKUNAN
Kisah Para Rasul 1:12-14 (SGDK)
MINGGU PEMULIAAN KRISTUS

Kisah Para Rasul 1:12-14
Rasul-rasul menanti-nanti
1:12 Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem. 1:13 Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. 1:14 Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

Penjelasan:

* Wycliffe: Kis 1:12 - Bukit Zaitun,
Kenaikan Yesus terjadi di Bukit Zaitun, yang terletak sejauh sekitar tiga ribu kaki di sebelah timur Yerusalem. Jarak ini merupakan jarak yang diperbolehkan bagi orang Yahudi untuk berjalan pada hari Sabat tanpa melanggar ketetapan tentang perhentian Sabat.

* Kis 1:13 - Simon orang Zelot
Ruang atas ini mungkin adalah ruangan yang dipakai untuk Perjamuan Terakhir (Luk. 22:12) dan bisa jadi terletak di rumah Maria. ibu Markus (Kis. 12:12). Untuk daftar lain dari Dua Belas Murid lihat Matius 10:2 dst.; Markus 3:16 dst.; Lukas 6:14 dst. Simon orang Zelot. Simon orang Kanaan. Zelot mungkin mengacu kepada sifat Simon yang bersemangat, tetapi lebih besar kemungkinan kata itu menunjukkan bahwa Simon adalah anggota dari suatu partai nasional orang Yahudi yang mendukung pemberontakan terbuka terhadap Roma.

* Kis 1:14 - Saudara-saudara Yesus // Beberapa perempuan
Saudara-saudara Yesus. Saudara-saudara tiri Yesus (Mat. 13:55). yang tidak percaya kepada-Nya sebelum Dia mati (Yoh. 7:5), tetapi yang menjadi beriman karena kebangkitan-Nya. Suatu penampakan sesudah kebangkitan kepada Yakobus tercatat dalam I Korintus 15:7. Beberapa perempuan bisa menunjuk kepada istri para murid atau para perempuan yang disebutkan dalam Lukas 8:2; 24:10.

* Menantikan kuasa dari Atas
Apa yang bisa dilakukan oleh para pengikut Yesus, sepeninggal Yesus naik ke surga untuk melaksanakan tugas yang Tuhan embankan kepada mereka (Mat. 28:19-20)? Mereka hanya kawanan kecil, tak lebih dari 120 orang (ayat 15). Mereka pun bukan orang-orang yang memiliki nama besar atau kekuatan tertentu. Di antara sebelas rasul, sebagian besar pernah melarikan diri atau menyangkal Yesus, dan punya konsep Kerajaan Allah yang masih keliru (ayat 6). Memang mereka murid-murid inti Yesus, tetapi apa yang bisa mereka lakukan? Kemudian ada para wanita yang

mengikut Yesus. Mungkin sebagian dari antara mereka memiliki kekayaan yang pernah mendukung pelayanan Yesus (Luk. 8:1-3). Yang agak mencengangkan adalah para saudara Yesus. Dulu waktu Yesus masih hidup, mereka termasuk yang menentang dan memusuhi Dia (Mrk. 3:21). Akhirnya ada juga para pengikut Yesus yang lain. Mereka hanyalah sekelompok orang yang tidak memiliki apa-apa yang dapat diandalkan.

Apa yang mereka bisa lakukan? Yang jelas mereka menaati pesan Tuhan Yesus untuk tinggal di Yerusalem menantikan kuasa Roh Kudus memenuhi mereka (ayat 4-5). Hanya oleh kuasa Roh Kudus mereka akan dimampukan menjadi saksi-Nya hingga ke ujung dunia. Mereka melakukannya dengan sikap bersekutu, bersehati dalam doa (ayat 14).Gereja pada masa kini tidak beda jauh dengan persekutuan murid-murid Tuhan yang perdana ini. Tidak signifikan secara jumlah dan sepertinya tidak memiliki kekuatan apa-pun untuk melaksanakan misi yang Allah embankan kepada mereka. Bahkan di berbagai penjuru dunia, gereja dikejar-kejar dan dianiaya agar musnah. Namun kunci kekuatan bahkan

kemenangan terletak pada sikap mereka yang bersandar penuh kepada Allah sumber kekuatan mereka. Oleh karena itu, dalam masa-masa menjelang peringatan Pentakosta mari kita meneladani para murid Yesus dengan bertekun dan bersekutu dalam doa. Mari kita menantikan sampai kuasa yang dari Atas dicurahkan atas umat-Nya.

SBU

Rabu, 16 Mei 2018
Renungan Pagi
GB 44:1 -Berdoa
ORANG BENAR, PEMBAWA DAMAI
Matius 5 : 9

".....orang yang membawa damai" (ayat 9)

Orang yang tidak berinisiatif melakukan perbuatan baik tidak akan diingat kebaikannya (Anonim). – Pada suatu hari di sebuah kerajaan, seorang raja membuat lomba yang membuat para pelukis tersohor dari negeri-negeri pun berdatangan. "Lomba melukis berjudul ‘damai sejahtera‘. Aku beri waktu 3 hari dan yang terbaik akan aku beri hadiah," kata sang raja. 3 hari kemudian, cuma 3 pelukis yang berhasil menyelesaikan gambar mereka dan memberikan pada sang raja. Lukisan 1: ada sebuah danau biru yang bening dengan ikan-ikan yang banyak dan di tengah-tengah terdapat perahu kecil serta seorang yang sedang bersiul memancing dengan udara sepoi-sepoi serta langit biru yang cerah. "lnilah damai sejahtera", kata pelukis pertama. Lukisan 2: ada sebuah gunung yang hijau, udara khas nan sejuk dengan sawah-sawah… matahari yang cerah, pohon yang rindang… dan 2 orang sedang duduk di bawah pohon sambil tertawa bahagia. "Inilah damai sejahtera", kata pelukis ke-2. Lukisan 3: sebuah laut yang luas berwarna hitam karena sedang terjadi badai, di tengahnya ada angin topan, langit yang gelap dengan sambaran petir di mana-mana. Ada sebuah batu karang diterjang ombak. Langit hitam pekat, bahkan terlihat abstrak karena warna yang dipakai hanya warna gelap, tapi terdapat 1 batu karang yang ada lubang, di dalamnya terdapat seekor burung pipit sedang bersiul riang."lnilah damai sejahtera", kata pelukis ke-3. "Aku setuju dengan lukisan 3",  kata Raja.

Damai sejahtera bukanlah di mana kita sedang dalam keadaan atau posisi nyaman-nyaman saja tanpa masalah. Itu namanya comfort zone (zona aman). Damai sejahtera adalah seseorang yang tetap bisa tersenyum ketika badai masalah datang menerpanya.

GB 44:3
Doa : (Ya Allah tetapkan diriku di jalan yang benar demi tujuan yang benar berbalik, bertobat, menjadi lurus dan benar di hadapanMu)


Rabu, 16 Mei 2018
Renungan Malam
GB 273:1 -Berdoa
KETETAPAN HATI SEBAGAI NAFAS KETEKUNAN
Kisah Para Rasul 1 : 12 - 14

"............ bertekun dengan sehati..." (ayat 14)

"Kaca, porselen dan nama baik adalah sesuatu yang gampang sekali pecah dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa meninggalkan bekas yang nampak" (Benjamin Franklin). – Setia, itulah yang digambarkan oleh cara hidup para rasul setelah Yesus naik ke surga. Mereka setia menaati pesan Tuhan Yesus untuk tinggal di Yerusalem menantikan kuasa Roh Kudus memenuhi mereka (ay.4-5). Hanya oleh kuasa Roh Kudus mereka akan dimampukan menjadi saksi-Nya hingga ke ujung dunia. Kesetiaan merupakan komitmen yang tak bisa dirusak dengan mudah. Setia berarti menepati semua komitmen seumur hidup. Para rasul mewujudkannya dalam perilaku bertekun dengan sehati dalam doa bersama.

Mereka menyatukan hati, fokus, seia sekata, sepakat, memohon satu hal yang sama, penggenapan janji Bapa. Dari sini kita melihat prinsip dasar dalam berdoa adalah relasi antara Tuhan dan manusia yang tercipta indah. Para rasul mau lebih mengarahkan kita secara bersama melihat hal indah jika kita menciptakan semangat untuk menghadirkan sikap membangun kehidupan doa bersama dalam konteks persekutuan di mana sebagai jemaat, kita adalah anggota tubuh Kristus. Kesehatian dan tekun berdoa adalah kunci untuk saling menjadi saluran berkat Tuhan, terlebih lagi sebagai pengikut Kristus.  Kesehatian tumbuh dari sikap mau menjadi bagian dari yang lain, dan tekun merupakan komitmen bersama di dalam pikiran dan kehendak dengan tujuan yang sama yaitu penggenapan janji Allah Bapa.

Calvin memandang persatuan gereja itu penting. Tiap orang percaya menjadi bagian mutlak dari gereja yang berperan aktif dalam kehidupan gereja. Ketaatan pada Kristus dibuktikan dengan kesediaan mengikatkan diri satu sama lain dan menumbuhkan relasi penuh damai di antara sesama.

Perilaku para rasul dalam kebersamaan dengan Maria dan saudara-saudara Yesus adalah cikal bakal jiwa persekutuan yang disandang terus oleh gereja Tuhan. Orang Kristen terpanggiI menghargai harmoni (keselarasan) antara kerja, istirahat dan waktu untuk berkumpul bersama anggota keluarga dan persekutuan di dalam Gereja-Nya.

GB 273:2
Doa : (Datanglah ya Roh Kudus penuhii hati umatMu dan nyalakanlah api cinta kashMu. Biarlah muka bumi ini dalam ketekunan pelayan dan hambaMu)

Label:   Kisah Para Rasul 1:12-14 



Khotbah Ibadah GPIB 2018

Khotbah Ibadah GPIB Rabu, 16 Mei 2018 - KETETAPAN HATI SEBAGAI NAFAS KETEKUNAN - Kisah Para Rasul 1:12-14 (SGDK) - MINGGU PEMULIAAN KRISTUS





[isi halaman tidak ditampilkan]

Halaman Khusus Member Pemberi Donasi.
Silakan Login Terlebih Dahulu!

Belum menjadi member? Silakan Register







Halaman Bebas Akses untuk Member Donasi:



NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 17 Mei 2018 MENCARI PERDAMAIAN - 1 Petrus 3:8-12 - MINGGU PEMULIAAN KRISTUS

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 15 Mei 2018 - KEJARLAH DAMAI SEJAHTERA - Roma 14:13-23 - MINGGU PEMULIAAN KRISTUS

Baca Garis Besar Kisah Rasul

Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan


Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns*, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS, YJ, ADV (Himnario Adventista)*,
JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, KPRI, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI


1 Korintus 15:10-11 (1)
1 Petrus 3:8-12 (1)
1 Petrus 4:12-19 (1)
1 Petrus 5:5-11 (1)
1 Raja-Raja 19:9-12 (1)
1 Tawarikh 22:1-13 (1)
1 Yohanes 1:8-10 (1)
1 Yohanes 2:3-6 (1)
1 Yohanes 3:16-18 (1)
1 Yohanes 4:7-21 (1)
1 Yohanes 5:3-5 (1)
2 Raja-Raja 23:15-23 (1)
2 Raja-Raja 4:25-37 (1)
2 Raja-Raja 4:44 (1)
2 Raja-Raja 4:8-24 (1)
2 Raja-Raja 5:8-14 (1)
2 Tawarikh 30:10-27 (1)
Amos 1:11-12 (1)
Amsal 17:8 (1)
Ayub 21:1-15 (1)
Ayub 21:27-34 (1)
Ayub 22:27-30 (1)
Bilangan 14:11-19 (1)
Bilangan 6:24-26 (1)
Efesus 4:25-32 (1)
Efesus 5:32-33 (1)
Filipi 1:12-26 (1)
Hakim-Hakim 4:11-24 (1)
Hakim-Hakim 5:24-31 (1)
Ibrani 10:23-25 (1)
Imamat 23:9-14 (1)
Kejadian 12:7-9 (1)
Kejadian 1:14-19 (1)
Kejadian 1:26-31 (1)
Kejadian 1:29-31 (1)
Kejadian 28:20-22 (1)
Kejadian 2:15-17 (1)
Kejadian 2:21-25 (1)
Kejadian 2:4b-7 (1)
Keluaran 13:11-16 (1)
Keluaran 13:17-22 (1)
Keluaran 14: 15 - 25 (1)
Keluaran 20:18-21 (1)
Keluaran 3:15-22 (1)
Kisah Para Rasul 1:12-14 (1)
Kisah Para Rasul 9:25-31 (1)
Kolose 2:1-5 (1)
Kolose 2:15-17 (1)
Lukas 23:44-49 (1)
Lukas 23:55-56a (1)
Lukas 9:51-56 (1)
Markaus 1:9-11 (1)
Markus 14:10-11 (1)
Markus 14:47-51 (1)
Markus 6:51-52 (1)
Matius 14:22-26 (1)
Matius 14:30-31 (1)
Mazmur 107:25-27 (1)
Mazmur 11 (1)
Mazmur 122:6-9 (1)
Mazmur 136:23-26 (1)
Mazmur 136:7-13 (1)
Mazmur 66:1-7 (1)
Mazmur 66:13-15 (1)
Mazmur 74:18-23 (1)
Mazmur 77:17-21 (1)
Mazmur 78:17-31 (1)
Mazmur 78:39-43 (1)
Mazmur 85:5-8 (1)
Nehemia 12:44-47 (1)
Nehemia 1:1-11 (1)
Nehemia 2:6-10 (1)
Nehemia 3:1-15 (1)
Nehemia 4:1-14 (1)
Nehemia 5:1-13 (1)
Nehemia 6:1-10 (1)
Nehemia 9:26-31 (1)
Pengkhotbah 9:7-12 (1)
Roma 12:19-21 (1)
Roma 14:13-23 (1)
Roma 1:18-32 (1)
Roma 2:12-16 (1)
Roma 5:1-5 (1)
Rut 2:1-7 (1)
Rut 4:1-6 (1)
Rut 4:13-17 (1)
Ruth 1:15-22 (1)
Titus 1:1-4 (1)
Titus 2:9-10 (1)
Wahyu 20:7-15 (1)
Yeremia 31:31-34 (1)
Yesaya 29:1-8 (1)
Yesaya 2:1-5 (1)
Yesaya 45:18-19 (1)
Yesaya 45:22-25 (1)
Yesaya 45:9-13 (1)
Yesaya 48:14-19 (1)
Yohanes 10:1-21 (1)
Yohanes 12:29-36 (1)
Yohanes 13:36-38 (1)
Yohanes 14:15-31 (1)
Yohanes 15:15-17 (1)
Yohanes 1:1-13 (1)
Yohanes 20:26-29 (1)
Yohanes 21:20-23 (1)
Yohanes 21:9-14 (1)
Yohanes 2:9-11 (1)
Yohanes 4:19-30 (1)
Yohanes 5:9b-18 (1)
Yohanes 8:33-36 (1)
Yohanes 9:8-11 (1)
Yosua 14:6-15 (1)
Yosua 18:8-10 (1)
Yosua 24:16-28 (1)
Yosua 4:14-24 (1)
Yosua 4:8-10 (1)
Yosua 5:7-12 (1)
Yunus 4:1-11 (1)


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2018..


rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke






Minggu, 20 Mei 2018
HUMAN CHARACTER


Minggu, 20 Mei 2018
TERTAWA


Minggu, 20 Mei 2018
Bila tidak berbakti pada orang tua ; Percuma menyembah TUHAN


18 Mei 2018
ADA KEMAUAN, ADA JALAN


16 Mei 2018
Belajar Memahami




Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)