Save Page
2 Timotius 4:1-5
Penuhilah panggilan pelayananmu
4:1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya: 4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. 4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. 4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 4:5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!


Penjelasan:



* Allah dan Kristus: Para Saksi Tanggung Jawab Timotius (4:1).
Pengertian penugasan atau pemberian perintah untuk melanjutkan kesaksian ditekankan di bagian-bagian Alkitab yang penting: Musa menugaskan Israel (Ul. 29:1, 10; 30:11, 16), Musa menugaskan Yosua (Ul. 31:7, 8, 23). Yosua menugaskan Israel (Yos. 23:2, 6; 24:1, 26, 27), Samuel menugaskan Israel (I Sam. 12:1-25), Daud menugaskan Salomo (I Raj. 2:1-9; I Taw. 28:2-10, 20), Ezra menugaskan Israel (Neh. 8-10), Yesus menugaskan para rasul (Yoh. 13:34; 14-17). Menghakimi. Hak dan kemampuan untuk menghakimi semua orang hanya dimiliki oleh Allah; Kristus dengan jelas mengakui bahwa dirinya memiliki hak dan kemampuan tersebut (Mat. 7:21, 22; Yoh. 5:25-30). Pernyataan-Nya. Sanksi dari penugasan tersebut adalah kedatangan Kristus untuk kedua kalinya. Allah dan Kristus merupakan saksi-saksi ilahi, sehingga kedatangan-Nya kembali dan kerajaan-Nya merupakan perangsang yang sangat penting agar kita tetap setia. Kata pernyataan-Nya dipakai untuk kedatangan-Nya baik yang pertama (1:10) maupun yang kedua (4:1, 8; Tit. 2:13). Kerajaan memiliki berbagai tahapan: penghakiman (Mat. 25:31, 34, 40); kerajaan seribu tahun (I Kor. 15:24, 25); pemerintahan abadi atas langit. baru dan bumi baru (Why. 22:3).

* 2Tim 4:2
Lima perintah pendek dan tepat ini, yang sesuai dengan empat perintah lainnya pada ayat 5, merangkum semua tugas pelayanan: (1) Beritakan. Yang terutama ialah tugas pokok yang penting berupa menyampaikan berita utama sebagaimana dilakukan sendiri oleh Paulus (I Kor. 15:1-11) dan Yesus (Luk. 5:1; 8:11, 21). (2) Siap sedia Senantiasa siaga baik ketika suasana memungkinkan maupun tidak. (3) Nyatakan yang Salah. Terkait erat dengan menegur (3:16; lihat tafsirannya). istilah yang dipakai sama dengan Titus 1:9 ("meyakinkan"), 13 ("tegorlah"); 2:15 ("nasihatilah"); I Tim. 5:20 ("tegor"). (4) Tegorlah di Matius 12:16; Markus 8:30; 10:48, Lukas 9:21. Yang dimaksudkan ialah menilai atau meminta tanggung jawab. Gagasan intinya sering kali menyiratkan tuntutan ganti rugi manakala kesalahan ditunjukkan. (5) Nasihatilah sering kali diterjemahkan dengan hiburlah. Ini merupakan suatu permohonan mendesak yang serius di dalam setiap situasi kehidupan, dan hal itu dimungkinkan karena kehadiran sang Penghibur, yang nama-Nya merupakan bentuk berbeda dari kata yang sama. Frasa dengan segala kesabaran dan pengajaran jangan hanya dihubungkan dengan perintah terakhir saja, tetapi dengan semua lima perintah itu. Mengajar dengan sabar merupakan dasar paling kokoh untuk mencapai keberhasilan tertinggi dalam pelayanan (bdg. 2:25).

* Berbalik dari Kebenaran; Berpaling Kepada Dongeng (4:3, 4).
Desakan untuk mempertahankan kesetiaan da pengajaran yang benar menjadi makin diperlukan mengingat adanya bahaya kemurtadan di dalam gereja. Keinginan telinganya. Orang akan ingin mendengarkan hal-hal yang memuaskan keinginan berdosa mereka saja. Yesaya dengan kuat melukiskan sikap mereka ini pada 30:9-11. Guru-guru. Prinsipnya sama dengan prinsip Hosea: "seperti nasib rakyat demikian nasib imam" (4:9; Yer. 5:30, 31). Mengumpulkan artinya menambah jumlah, memiliki sejumlah besar guru palsu. 4. Kebenaran. Luar biasa orientasi yang terus-menerus dari Alkitab pada kebenaran, sebuah kata komprehensif untuk penyataan Allah yang berpusat pada Yesus Kristus. Dongeng. Dengan meninggalkan satu-satunya landasan hidup, maka pengharapan dan perilaku mereka akan dibangun di atas pasir, yaitu di atas dongeng (lihat tafsiran I Tim. 4:7). Di dalam II Petrus 1:16 dongeng dikontraskan dengan kebenaran Allah yang tertulis. Oleh karena itu, makin mendesaklah kebutuhan akan pengajaran yang besar.

* Empat Perintah (4:5).
Keempat perintah ini mengakhiri perintah Paulus kepada Timotius. (1) Kuasailah diri. Secara harfiah, jauhkan diri dari minum-minuman yang memabukkan, tetapi di semua pemakaian dalam Perjanjian Baru yang ditekankan adalah soal berjaga-jaga dan waspada. Ungkapan-ungkapan serupa yang terkait cukup jelas maksudnya: "berjaga-jaga dan radar" (I Tes. 5:6); "kuasailah dirimu dan jadilah tenang" (I Ptr. 4:7); serta "sadarlah dan berjaga-jagalah" (I Ptr. 5:8). (2) Sabarlah menderita. Ketiga pemakaian ungkapan ini oleh Paulus terdapat di dalam surat ini: "ikutlah menderita" (2:3); "menderita" (2:9). Perhatikan pula pemakaian kata ini pada 1:8; "ikutlah menderita." (3) Lakukanlah pekerjaan pemberita Injil. Jika yang dimaksudkan di sini adalah sebuah jabatan khusus (Kis. 21:8), maka daftar di Efesus 4:11 layak untuk diperhatikan, sebab lebih lengkap dari daftar yang sama di I Korintus 12:28: nabi, pemberita Injil. gembala sidang. pengajar disebutkan dibandingkan dengan hanya nabi, pengajar. Mungkin tugas-tugas ini saling tumpang-tindih: pemberita Injil sangat mungkin memiliki tugas di antara nabi dan 11 pengajar. Pengalaman hidup Timotius sudah mencakup banyak pemberitaan Injil, yang dilaksanakan bersamaan dengan tugas penggembala dan mengajar. (4) Tunaikanlah tugas pelayananmu. Ini adalah perintah untuk mengajar dan memberitakan Injil yang telah diberikan oleh Tuhan, dan dengan begitu ini adalah perintah yang penting dan luas di antara semua rangkaian perintah yang lain (bdg. Kis. 20:24).

* Kewajiban-kewajiban Seorang Hamba Tuhan; Pengharapan Rasul Paulus yang Penuh Sukacita (4:1-5)
    Amatilah,
        I. Betapa dengan sungguh-sungguh perintah ini dimulai (ay. 1): Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya. Perhatikanlah, orang-orang terbaik perlu dibangkitkan rasa hormatnya untuk menjalankan kewajiban mereka. Pekerjaan hamba Tuhan bukanlah suatu hal yang biasa-biasa saja, tetapi mutlak penting. Celakalah ia, jika ia tidak memberitakan Injil (1Kor. 9:16). Supaya bekerja dengan setia, Timotius harus mempertimbangkan,
            1. Bahwa mata Allah dan Yesus Kristus tertuju padanya: Di hadapan Allah dan Kristus Yesus, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu, yaitu "sebagaimana engkau mendambakan perkenanan Allah dan Yesus Kristus. Sebagaimana engkau ingin supaya dirimu berkenan pada Allah dan Yesus Kristus, dengan menjalankan kewajiban-kewajiban agama alami maupun agama wahyu. Sebagaimana engkau ingin membalas budi kepada Allah yang telah menciptakan engkau dan Tuhan Yesus Kristus yang telah menebus engkau."
            2. Ia memberi perintah kepada Timotius sebagaimana Timotius akan mempertanggungjawabkannya pada hari yang agung itu, dengan mengingatkan dia akan penghakiman yang akan datang, yang sudah diserahkan kepada Tuhan Yesus. Ia akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya, yaitu ketika Ia tampil dalam kerajaan-Nya. Sudah menjadi kepedulian semua orang, baik hamba-hamba Tuhan maupun jemaat, untuk memikirkan dengan sungguh-sungguh pertanggungjawaban yang harus segera mereka berikan kepada Yesus Kristus atas segala kepercayaan yang sudah diberikan kepada mereka. Kristus akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, yaitu mereka yang pada akhir zaman akan didapati hidup dan mereka yang akan dibangkitkan dari alam maut. Perhatikanlah,
                (1) Tuhan Yesus Kristus akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Bapa telah menyerahkan penghakiman seluruhnya kepada Anak, dan telah menentukan Dia untuk menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati (Kis. 10:42).
                (2) Ia akan menampakkan diri. Ia akan datang untuk kali kedua, dan itu akan menjadi penampakan yang mulia, seperti yang ditunjukkan dari kata epiphaneia.
                (3) Pada waktu itu kerajaan-Nya akan tampil dalam kemuliaannya: Demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya. Sebab saat itu Ia akan tampil dalam kerajaan-Nya, duduk di atas takhta, untuk menghakimi dunia.
        II. Apa isi perintah itu (ay. 2-5). Timotius diperintahkan,
            1. Untuk memberitakan firman. Ini merupakan pekerjaan hamba-hamba Tuhan. Sebuah wewenang sudah dipercayakan kepada mereka. Bukan gagasan-gagasan atau khayalan-khayalan mereka sendiri yang harus mereka beritakan, melainkan firman Allah yang murni dan jelas. Dan mereka tidak boleh menyelewengkan firman Allah. Sebaliknya, dalam Kristus mereka harus berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah dan di hadapan-Nya (2Kor. 2:17).
            2. Untuk menegaskan apa yang dia beritakan, dan menekankannya dengan penuh kesungguhan pada para pendengarnya: "Siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah. Lakukanlah ini dengan roh yang menyala-nyala. Peringatkanlah orang-orang yang ada di bawah tanggung jawabmu untuk berjaga-jaga terhadap dosa, untuk menjalankan kewajiban mereka. Peringatkanlah mereka untuk bertobat, percaya, dan hidup kudus, dan lakukanlah ini baik atau tidak baik waktunya. Baik waktunya, yaitu ketika mereka sedang merasa senang untuk mendengarkan engkau, atau ketika datang suatu kesempatan istimewa yang menguntungkan untuk berbincang-bincang dengan mereka. Bahkan, lakukanlah itu meskipun tidak baik waktunya, sekalipun tampak tidak ada kemungkinan untuk menanamkan sesuatu pada mereka, karena siapa tahu Roh Allah akan menanamkan sesuatu pada mereka. Sebab angin bertiup ke mana ia mau. Taburkanlah benih kita pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tangan kita pada petang hari (Pkh. 11:6). Kita harus melakukannya ketika baik waktunya, yaitu jangan biarkan kesempatan berlalu begitu saja. Dan kita harus melakukannya meskipun tidak baik waktunya, yaitu kita tidak boleh mengesampingkan kewajiban dengan alasan waktunya tidak baik.
            3. Ia harus memberi tahu orang apa kesalahan-kesalahan mereka: "Nyatakanlah apa yang salah, tegorlah. Insyafkanlah orang-orang fasik dari kejahatan dan berbahayanya jalan-jalan mereka yang fasik. Berusahalah, dengan menghadapi mereka secara terus terang, untuk menuntun mereka bertobat. Tegurlah mereka dengan kesungguhan dan wewenang, dalam nama Kristus, supaya mereka melihat ketidaksenanganmu terhadap mereka sebagai tanda bahwa Allah marah dengan mereka."
            4. Ia harus membimbing, mendorong, dan menggugah orang-orang yang sudah memulai dengan baik. "Nasihatilah (yakinkanlah mereka untuk berpegang teguh dan bertahan sampai pada akhirnya) dan lakukanlah ini dengan segala kesabaran dan pengajaran."
                (1) Ia harus melakukannya dengan sangat sabar: Dengan segala kesabaran. "Jika engkau tidak segera melihat hasil dari usaha-usahamu, janganlah menyerah. Janganlah jenuh berbicara dengan mereka." Selama Allah menunjukkan segala kesabaran kepada mereka, hendaklah hamba-hamba Tuhan menasihati mereka dengan segala kesabaran.
                (2) Ia harus melakukannya secara masuk akal, bukan dengan perasaan, melainkan dengan pengajaran, yaitu "Untuk membuat mereka melakukan hal-hal yang baik, dan untuk menanamkan dasar-dasar ajaran yang baik pada mereka. Ajarkanlah kepada mereka kebenaran dalam Yesus, tuntun mereka untuk mempercayainya dengan teguh. Maka ini akan menjadi sarana yang baik untuk merebut mereka kembali dari kejahatan maupun untuk membawa mereka kepada kebaikan." Amatilah,
                    [1] Pekerjaan seorang hamba Tuhan terdiri atas macam-macam bagian: ia harus menyatakan apa yang salah, menegor, dan menasihati.
                    [2] Ia harus sangat tekun dan berhati-hati: ia harus siap sedia baik atau tidak baik waktunya. Ia tidak boleh enggan berjerih payah atau bekerja, tetapi justru harus bersegera untuk memperhatikan jiwa-jiwa dan kepentingan kekal mereka.
            5. Ia harus menguasai diri dalam segala hal. "Carilah kesempatan untuk berbuat baik kepada mereka. Janganlah karena lalai, engkau biarkan kesempatan yang baik berlalu begitu saja. Perhatikanlah pekerjaanmu. Berjaga-jagalah terhadap godaan-godaan Iblis, yang dapat mengalihkan kamu dari pekerjaanmu. Jagailah jiwa orang-orang yang dipercayakan di bawah tanggung jawabmu."
            6. Ia harus sadar bahwa penderitaan pasti akan datang, dan ia harus bertahan menghadapinya, dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Kakopathēson, bertahanlah dengan sabar. "Janganlah berkecil hati akibat kesulitan-kesulitan yang engkau hadapi, tetapi tanggunglah itu dengan jiwa yang lapang. Biasakanlah dirimu untuk menghadapi kesulitan."
            7. Ia harus ingat akan pekerjaannya, dan menjalankan kewajiban-kewajibannya: Lakukanlah pekerjaan pemberita Injil. Pekerjaan pemberita Injil adalah, sebagai wakil para rasul, menyirami jemaat-jemaat yang sudah ditanamkan oleh para rasul. Mereka bukanlah gembala yang menetap, tetapi hanya untuk sementara waktu tinggal, dan memimpin, di jemaat-jemaat yang sudah ditanamkan oleh para rasul, sampai mereka mendapatkan pelayanan yang tetap. Inilah pekerjaan Timotius.
            8. Ia harus menggenapi pelayanannya: Tunaikanlah tugas pelayananmu! Itu merupakan suatu kepercayaan yang besar yang diberikan kepadanya, dan karena itu ia harus memenuhinya, dan menjalankan semua bagian dari pekerjaannya dengan tekun dan penuh perhatian. Amatilah,
                (1) Seorang hamba Tuhan harus sadar bahwa penderitaan-penderitaan pasti akan datang ketika ia menjalankan kewajibannya dengan setia.
                (2) Ia harus menanggung penderitaan-penderitaan itu dengan sabar, seperti seorang pahlawan Kristen.
                (3) Penderitaan-penderitaan ini tidak boleh membuatnya berkecil hati dalam pekerjaannya, sebab ia harus melakukan pekerjaannya, dan menggenapi pelayanannya.
                (4) Cara terbaik untuk menunaikan pelayanan kita adalah dengan menggenapinya, dengan memenuhi semua bagiannya dengan pekerjaan yang sebagaimana mestinya.
        III. Alasan-alasan untuk menegaskan perintah itu.
            1. Karena kesalahan dan bidah mungkin akan merambat masuk ke dalam jemaat, yang olehnya pikiran banyak orang pemeluk Kristen akan dirusakkan (ay. 3-4): "Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat. Oleh sebab itu, gunakanlah waktu sekarang, selagi mereka dapat menerimanya. Bersibuk-sibuklah sekarang, sebab sekaranglah waktunya menabur. Apabila ladang-ladang sudah menguning dan matang untuk dituai, ayunkanlah sabit, sebab kesempatan emas saat ini akan segera berlalu. Orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat. Akan ada orang-orang yang mengumpulkan guru-guru menurut kehendak mereka, dan akan memalingkan telinga mereka dari kebenaran. Oleh karena itu, amankanlah sebanyak mungkin orang yang bisa engkau amankan, supaya apabila badai taufan ini melanda, mereka dapat berdiri teguh dan terhindar dari kemurtadan." Jemaat harus mendengar, dan hamba-hamba Tuhan harus mengajar, untuk menghadapi waktu yang akan datang, dan berjaga-jaga melawan segala kejahatan yang mungkin akan timbul nanti, walaupun itu belum muncul sekarang. Mereka akan memalingkan telinga dari kebenaran. Mereka akan jenuh dengan Injil Kristus yang lama dan jelas, dan akan menginginkan dongeng-dongeng dengan tamak, dan senang melahapnya. Lalu Allah akan membiarkan mereka dalam kesesatan-kesesatan itu, karena mereka tidak menerima kebenaran dan mencintainya (2Tes. 2:11-12). Amatilah,
                (1) Guru-guru ini mereka kumpulkan sendiri, dan bukan diutus oleh Allah. Merekalah yang memilih guru-guru itu, untuk memuaskan nafsu dan keinginan telinga mereka yang gatal.
                (2) Orang melakukan ini apabila mereka tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, ajaran yang menuntut pemeriksaan batin, ajaran yang jelas, dan yang tepat sasaran. Mereka akan mengumpulkan guru-guru mereka sendiri.
                (3) Ada perbedaan besar antara firman Allah dan perkataan guru-guru seperti itu. Firman Allah adalah ajaran sehat, perkataan yang benar, sedangkan perkataan guru-guru itu hanyalah dongeng.
                (4) Orang-orang yang membuka diri bagi dongeng pertama-tama memalingkan telinga mereka dari kebenaran, sebab mereka tidak dapat mendengar dan memikirkan kedua-duanya sekaligus, sama seperti mereka tidak dapat melayani dua tuan. Bahkan, terlebih lagi dikatakan, mereka akan diarahkan pada dongeng (KJV). Allah dengan adil membiarkan orang membuka diri bagi dongeng jika mereka jenuh dengan kebenaran, dan membiarkan mereka disesatkan dari kebenaran oleh dongeng.

Label:   2 Timotius 4:1-5 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM - Minggu 14 Oktober 2018, XX Dob Trinitas - Yosua 1:6-9

PREV:
Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM Minggu 30 September 2018 - XVIII Dob Trinitas - Kejadian 39:1-10

Garis Besar 2 Timotius





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 Juli - Yeremia 13; Mazmur 13,14

Hari ini, 23 Juli - Maz 85:5-11, Ezra 3-4, Kis 23:12-35, Ams 21:8-9

Arsip Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM 2018..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB
MARS YAPENDIK GPIB | Lirik dan Video Lagu - MINGGU, 14 JULI 2019




Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Senin, 22 Juli 2019
Come As You Are - David Leonard

Senin, 22 Juli 2019
Over and Over - Influence Music, Matt Gilman

Senin, 22 Juli 2019
Bright - Allan Scott

Senin, 22 Juli 2019
Redeemed - Influence Music

Senin, 22 Juli 2019
Dancing on Top of the World - The Afters

Senin, 22 Juli 2019
Fighter - Danny Gokey

Senin, 22 Juli 2019
Misfits - Apollo LTD

Senin, 22 Juli 2019
Step Into Love - Tedashii, Sarah Reeves

Senin, 22 Juli 2019
King of Heaven - Mack Brock

Senin, 22 Juli 2019
Here I Am - North Point InsideOut, Kaycee Hines

Senin, 22 Juli 2019
Every Good Thing - For All Seasons

Senin, 22 Juli 2019
Honest - We Are Messenger

Senin, 22 Juli 2019
New Day - Danny Gokey

Senin, 22 Juli 2019
Just A Vapor - Branan Murphy

Senin, 22 Juli 2019
Perfectly - Branan Murphy

Senin, 22 Juli 2019
For Worse or Better - Stars Go Dim

Senin, 22 Juli 2019
Symphony - Newsboys

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



downlosd lagu rohani kidung jemaat vol 363,   downlosd lagu rohani kidung jemaat vol 363,   kunci gitar seindah siang disinari terang,   renungan MAZMUR 119 :17-32,   dowenload buku bahasa arab kelas 12,   jamita epistel minggu tgl 30 september 2018,   lagu kidung jemaat untuk pembuka,   lagu rohani mainoro senja membayg di batas hari,   lagu rohani mainoro senja membayg di batas hari,   lagu kidung jemaat untuk mengumpulkan persembahan,   Kotbah Yohanes 1:5-12,   renungan kejadian 3:19,   renungan kejadian 3:19,   Free Download Mp3 lagu betapa mulianya true worship,   khotbah lukas 6:37-42,   nyanyian rohani 107,   nyanyian rohani 107,   Renungan ft imamat 25:35-55,   lagu rohani untuk persembahan kolekte,   lagu sekolah minggu pengakuan dosa,   lagu sekolah minggu pengakuan dosa,   partitur koor batak natal,   Renungan ft imamat 25:35-55,   galatia 6:1-10 tema: tetap semangat,   lagu persembahan syukur,   khotbah hakim-hakim 7:2-9,   download lagu christ is risen,   kumpulan lagu rohani terbaru 2018 mp3,   kalender gereja 2019,   Jamita. 1 tessalonika 4:13-18,   khotbah mazmur 119:17-32,   khotbah mazmur 119:17-32,   download instrumen keybord lagu ro,   kumpulan lagu pentakosta,   ayat pengantar persembahan,   bahan khotbah 1 timotius 6 2b 10,   tata ibadah gereja gbi,   khotbah kristen wahyu 2 10,   khotbah kristen wahyu 2 10,   renungan kisah para rasul 1 1-5,   renungan imamat 25 8 13,   Tafsiran zakaria 8:9-13,   ayat pengantar persembahan,   lagu rohani hkbp chord,   lagu anak sekolah minggu 2019,   Lagu Kebaktian SATB,   kotbah hakim hakim 7 2 9,   khotbah yoh 5:1-8,   khotba kolose 1:15-28,   Renungan firman yesaya 55:6-13,   renungan kisah rasul 14 8 20,   angka nada lagu disabat yang ceria,   download mp3 kj 429,   lirik lagu Suara gembira nomor 42,   Suara gembira nomor 42,   renungan mazmur 119:17-32,   Free mp3 rohani,   engkaulah darah Dan juga berkat pengorbananmu layakkan ku yesus engkau tuhanku,   pujian syukur,   renungan harian Kristen arti sepadan,   pengkhotbah 7 ayat 11 sampai 12,   khotbah amsal 10 1 7,   instrumen buku ende,   instrumen buku ende,   santapan harian dr mazmur 119:17-32,   santapan harian dr mazmur 119:17-32,   lagu yang cocok untuk penutup ibadah,   www.download lagu rohani nada latuhari.com,   khotbah imamat 26 1-13,   Download lagu apapun yang terjadi didalam hidupku ini selalu ku katakan tuhan yesus baik,   khotbah imamat 26 1-13,   bahan khotbah kristen kisah para rasul 18 1 17,   bahan khotbah kristen kisah para rasul 18 1 17,   renungan imamat 26:1-13,   khotbah amos 7 : 1 - 3,   khotbah yeremia 31 16,   lagu penutup ibadah,   renungan dari Mazmur 29:1-11,   lagu penutup ibadah,   khotbah dalam kolose 1 15 23,   kumpulan kotbah kitah yohanes,   renungan imamat 26:1-13,   renungan Ulangan 6 :16-25,   judul lagu sekolah minggu gki hom hom,   kis 14:21-28,   renungan amsal 4:13-27,   lagu pernikahan Rohani kristen,   bahan khotbah gbkp bekasi - denpasar tgl 28 Juli 2019,   renungan kisah pararasul 8:4-25,   doa berkat penutup ibadah,   songwriter berkatilah keluargaku,   songwriter keluarga hidup indah,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   tafsiran alkitab mazmur 36,   not angka pkj 255,   not angka pkj 255,   naot angka pkj 255,   kidung keesaan damai di dunia,   lirik mnr2 76,   kolose 1 15-23,   lirik nr 76 ,   lirik nr 76 ,   kotbah kisah para rasul 18 :24-28,   khotbah kolose 1 18,   lagu rohani bersyukur,   khotba imamat 26;1-13,   materi khotbah ulangan 6:16-25,   lirik nr 76,   materi hotbah ulangan 1:16-25,   Jamita Minggu Panguhum 7:2-9,   lirik nr 76 ,   lirik nr 76 ,   yang kunanti datangmu lagu rohani download gratis,   khotbah ulangan 6 : 6- 9,   khotbah ulangan 6 : 6- 9,   kolose 1 15-23,   lagu rohani tentang teladan,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   renungan imamat 26:1-13,   jamita hakim-hakim 7:2-9,   khotbah kejadian 37:12-36,   Baca dan renugan minggu 2019 yohanes 6:1_15 yesus memberi makan lima ribu orang,   Bacaan dan renugan minggu pagi 2019 yohanes 6:1_15,   Bacaan dan renugan minggu pagi 2019 yohanes 6:1_15,   gunung di israel,   gunung di israel,   jamita panguhum 7:2-9 bahasa batak,   jamita panguhum 7:2-9 bahasa batak,   Hakimhakim 7,2-9.,   lagu penutupan ibadah,   kolose 1:7-2:5,   renungan kaum bapak tentang efesus 5:14-17,   lagu rohani pengutusan,   lagu praise gms,   khotbah hut 2019,   lagu praise gms,   download lagu ketika hatiku tlah disakiti mp3,   download lagu ketika hatiku tlah disakiti mp3,   Jamita sian panguhum 7 :2-9,   Jamita sian panguhum 7 :2-9,   Jamita sian panguhum 7 :2-9,   khotbah dari ulangan 6 : 16 - 25,   pujian syukur awal ibadah,   nyanyian rohani,   lagu sudah ku dapat sayang tuhan,   khotbah yakobus 1 2-12,   khotbah roma 3:1-8,   Ilustrasi Hakim-Hakim 7:2-9,   lagu untuk memberikan kolekte kristen,   renungan amos 5 : 24,   Kotbah Imamat 26:1-17,   download musik rohani let shine mp3,   mp3 untuk pkj 163,   dowenload lagu walau hanya sebentar tolong,   dowenload lagu walau hanya sebentar tolong,   download lagu gereja,   gita bakti 244 download mp3,   gita bakti 244 download mp3,   bahan khotbah imamat 26,   doa persembahan dlm perjamuan kudus,   kisah para rasul 14: 26-26,   Ilustrasi Hakim-Hakim 7:2-9,   lagu mars pelkat PA GPIB,   mars pa gpib,   ilusttasi renungan yakobus 12:2-12,   free download lagu ku kagum akan kasihmu tuhan true worship,   nun gusti nu sipat,