Save Page
Minggu 21 Oktober,
XXI Dob Trinitas    
Roma 12:1-3
Persembahan yang benar
12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. 12:3 Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.


Penjelasan:



* Rm 12:1
Bahasa yang dipakai di sini diambil dari Perjanjian Lama, dan mengingatkan kita bahwa orang-orang percaya Yahudi memberikan persembahan kurban kepada Tuhan. Tetapi orang-orang Kristen, sebaliknya daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai kurban yang hidup. kudus dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.

* Rm 12:2 - menjadi serupa dengan dunia ini // berubah oleh pembaharuan budi
Karena termasuk pengabdian maka orang-orang percaya harus berhenti menjadi serupa dengan dunia ini dan membiarkan diri mereka berubah oleh pembaharuan budi mereka (12:2). Pembaharuan dan perubahan semacam itu harus dibuktikan dengan menyelidiki kehendak Allah yaitu mana yang baik dan berkenan kepada Allah dan sempurna.

* Rm 12:3 - kasih karunia // janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaknya kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri // menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah
Sewaktu memperkenalkan soal karunia-karunia Paulus berbicara tentang kasih karunia yang telah dianugerahkan kepadanya yang memungkinkan dia menjadi seorang rasul. Sesudah itu dia menasihati para pembacanya untuk tidak terlalu tinggi hati, yaitu tidak menganggap diri mereka terlalu tinggi. Ia memakai suatu permainan kata dengan mempergunakan berbagai istilah Yunani sebagai unsur dasarnya: janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaknya kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri (mampu melakukan pertimbangan yang matang). Kita diharuskan mampu melakukan suatu pertimbangan yang matang menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kita masing-masing. Yang dibicarakan oleh Paulus di sini bukan "iman yang menyelamatkan" tetapi lebih tepatnya "iman yang melayani Allah." "Iman yang menyelamatkan" tidak akan merupakan patokan untuk membuat penilaian diri dengan benar. Hanya keangkuhan yang dapat mengatakan. "Lihatlah betapa banyaknya iman menyelamatkan yang aku miliki." Tetapi kerendahan hatilah yang mampu berkata, "Inilah iman yang aku miliki untuk melaksanakan tugas khusus ini atau itu bagi Allah." Ini hanya akan menuntun kita untuk memanjatkan doa, 'Tuhan, tambahkanlah iman kami" (lih. Luk. 17:5). Di dalam kisah pahlawan-pahlawan iman dalam Ibrani 11, kita melihat bahwa ukuran iman yang dianugerahkan sesuai dengan tugas yang harus dilaksanakan.

* Kewajiban-kewajiban Orang Percaya
Setelah dengan panjang lebar menjelaskan dan menegaskan pengajaran Kekristenan yang paling mendasar dan utama ini, sampailah Rasul Paulus pada tahap berikutnya untuk menekankan kewajiban-kewajiban utama Kekristenan. Kita akan salah memahami agama kita, jika hanya memandangnya sebagai sebuah sistem pemikiran dan pedoman untuk menduga-duga. Tidak, Kekristenan adalah agama yang praktis yang bertujuan untuk mengatur perilaku dan cara hidup yang benar. Kekristenan tidak saja dirancang untuk memberitahukan penghukuman kita, tetapi juga untuk memperbaiki hati dan kehidupan kita. Dari cara Rasul Paulus menuliskan hal ini, sama seperti di dalam surat-surat kerasulan lainnya (sebagaimana tata pengelolaan para pelayan utama dalam kerajaan Kristus), para pelayan rahasia-rahasia Allah bisa belajar bagaimana memberitakan perkataan kebenaran. Tidak untuk menekankan kewajiban yang terpisah dari hak istimewa, juga tidak memisahkan hak istimewa dari kewajiban. Tetapi biarlah keduanya berjalan seiring bersama-sama. Dengan bentuk rancangan yang rumit, keduanya akan saling memajukan dan mendukung satu sama lain. Kesimpulannya, kewajiban-kewajiban itu berasal dari hak-hak istimewa itu sendiri. Dasar praktik Kekristenan harus diletakkan di atas pengetahuan dan iman Kristen. Pertama-tama kita harus memahami bagaimana kita dapat menerima Kristus Yesus Tuhan, dan kemudian kita akan mengetahui bagaimana dapat berjalan bersama-Nya dengan lebih baik. Terdapat sangat banyak kewajiban yang ditulis di dalam pasal ini. Nasihat-nasihat yang diberikan secara ringkas dan tajam. Dengan singkat nasihat-nasihat ini meringkaskan apa yang baik dan apa yang dikehendaki Tuhan kita Yesus Kristus dari diri kita. Nasihat-nasihat ini merupakan ringkasan dari daftar petunjuk, sebuah kumpulan peraturan cara hidup Kristen untuk mengatur perilaku hidup yang benar, seperti yang menjadi tujuan Injil. Tulisan ini dihubungkan dengan wacana terdahulu dengan menggunakan kata "karena itu." Tulisan ini merupakan penerapan praktis dari kebenaran-kebenaran ajaran Kristen yang merupakan inti dari pemberitaan firman. Rasul Paulus telah berbicara panjang lebar mengenai pembenaran oleh iman dan mengenai kekayaan kasih karunia yang diberikan dengan cuma-cuma, serta janji dan jaminan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita kelak. Itulah sebabnya orang-orang duniawi yang tidak berakhlak akan cenderung mengambil kesimpulan dengan cepat, "Karena itu kita dapat hidup seperti yang kita sukai dan berjalan sesuai keinginan hati dan pandangan mata kami." Nah, ini tidak benar, sebab iman yang membenarkan adalah iman yang "bekerja oleh kasih." Tidak ada jalan lain menuju sorga selain melalui jalan kekudusan dan ketaatan. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia. Nasihat khusus dari pasal ini dapat diperas menjadi tiga kewajiban utama kekristenan, yaitu kewajiban kita kepada Allah, kepada diri sendiri, dan kepada saudara-saudara kita. Secara umum kasih karunia Allah mengajar kita untuk menjalani kehidupan yang "saleh, bijaksana, dan adil," serta menolak semua hal yang berlawanan dengan itu. Nah, pasal ini akan memungkinkan kita dapat memahami apakah yang dimaksud dengan kesalehan, kebijaksanaan, dan keadilan itu, walaupun agak sedikit campur aduk.





NEXT:
Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM Minggu, 28 Oktober 2018 - XXII Dob Trinitas - Yesaya 58:4-12

PREV:
Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM - Minggu 14 Oktober 2018, XX Dob Trinitas - Yosua 1:6-9



BACAAN ALKITAB SETAHUN

  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Bacaan Alkitab GMIT 2019
  • Arsip Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM 2018..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    Lagu Kotbah





    songbatak.com-karaoke
    Beli Kaos C59. Klik Disni

    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни) *, SR *, SP *, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ *, KPRI, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), Puji Syukur, Madah Bakti,
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI
    Greek Worship Songs
    French Worship Songs
    Spanish Worship Songs



    Rabu, 1 Mei 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Rabu, 1 Mei 2019 - Imamat 25:47-55 (SGK) - MINGGU I SESUDAH PASKAH
    Imamat 25:47-55 Penjelasan Ayat

    Selasa, 30 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 30 April 2019 - Imamat 18:21-30 - MINGGU I SESUDAH PASKAH
    Imamat 18:21-30 Penjelasan Ayat

    Jumat, 26 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 26 April 2019 - Yohanes 21:20-23
    Yohanes 21:20-23 Penjelasan Ayat

    Kamis, 25 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 25 April 2019 - Yohanes 21:7-14
    Yohanes 21:7-14 Penjelasan Ayat

    Minggu, 24 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 24 April 2019 - Lukas 24:44-49 (SGK) - MINGGU PASKAH
    Lukas 24:44-49 (SGK) Penjelasan Ayat



    Minggu, 03 Maret 2019
    JUKLAK DAN TATA IBADAH HUT KE-54 PELKAT PKP GPIB - Minggu, 03 Maret 2019

    Surat Pengantar, Juklak, Petunjuk Teknis IHMPA di Bulan Khusus-PKP, Tata-Ibadah, Pesan MS HUT 54 PKP, Multimedia Pesan H



    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)

    Rabu, 1 Mei 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Rabu, 1 Mei 2019 - Imamat 25:47-55 (SGK) - MINGGU I SESUDAH PASKAH
    Imamat 25:47-55 Penjelasan Ayat

    Selasa, 30 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 30 April 2019 - Imamat 18:21-30 - MINGGU I SESUDAH PASKAH
    Imamat 18:21-30 Penjelasan Ayat

    Jumat, 26 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 26 April 2019 - Yohanes 21:20-23
    Yohanes 21:20-23 Penjelasan Ayat

    Kamis, 25 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 25 April 2019 - Yohanes 21:7-14
    Yohanes 21:7-14 Penjelasan Ayat

    Minggu, 24 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 24 April 2019 - Lukas 24:44-49 (SGK) - MINGGU PASKAH
    Lukas 24:44-49 (SGK) Penjelasan Ayat


    lagu gereja tiberias indonesi, lagu gereja pikul salib, lagu gereja kemurahan tuhan, lagu gereja semua di mata tuhan, lagu gerejawi, lagu gereja mp3, lagu gereja gki, lagu lagu gereja, lagu gereja nikko, lagu gereja talita doodoh, lagu gereja lama, lagu gereja ntt, lagu gereja, lagu gereja kasih nama yesus, lagu gereja terbaru, lagu gereja suka cita, lagu gereja anak, , lagu gereja ya bapa, anugrahmu, lagu gereja tua, lagu gereja katolik, lagu gereja advent, lagu gereja hkbp, lagu gereja nikita, lagu gereja biak, lagu gereja batak, lagu gereja manado, agu gereja katolik cintamu, lagu gereja indonesia, lagu gereja yang mudah, lagu gereja katolik anak anak, lagu gereja terbaik dan terpopuler, lagu gereja nainggolan sisters, lagu gereja kidung jemaat, lagu gereja katolik bagai rajawali, lagu gereja anak kristen,