Save Page

1 Petrus 3:18-22
3:31 Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. 3:32 Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu. 3:33 Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar. 3:34 Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. 3:35 Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."


Penjelasan:


* Penderitaan-penderitaan Kristus (3:18-20)
    Di sini,
        I. Teladan Kristus dikemukakan sebagai alasan untuk bersabar di bawah penderitaan. Kekuatan alasan ini akan kita sadari jika kita menimbang beberapa hal yang terkandung dalam perkataan itu. Oleh karena itu cermatilah,
            1. Yesus Kristus sendiri tidak bebas dari penderitaan-penderitaan dalam kehidupan ini, meskipun Ia sendiri tidak bersalah dan dapat menolak segala penderitaan jika mau.
            2. Alasan atau penyebab yang mengharuskan terjadinya penderitaan Kristus adalah dosa-dosa manusia: Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita. Penderitaan-penderitaan Kristus adalah hukuman yang benar dan tepat. Hukuman ini dijalani untuk menebus dan membuat pendamaian bagi dosa, dan itu mencakup semua dosa.
            3. Dalam kasus penderitaan Tuhan kita, Ia yang benar menderita untuk orang tidak benar. Ia menggantikan tempat kita, dan menanggung kesalahan-kesalahan kita. Ia yang tidak mengenal dosa menderita sebagai ganti mereka yang tidak mengenal kebenaran.
            4. Jasa dan kesempurnaan korban Kristus adalah sedemikian rupa sehingga bagi-Nya menderita satu kali saja sudah cukup. Korban-korban hukum Taurat diulangi dari hari ke hari, dan dari tahun ke tahun. Tetapi korban Kristus, sekali dipersem bahkan, sudah membersihkan dosa (Ibr. 7:27; 9:26, 28; 10:10, 12, 14).
            5. Tujuan atau maksud akhir yang membahagiakan dari penderitaan-penderitaan Tuhan kita adalah untuk membawa kita kepada Allah, untuk mendamaikan kita dengan Allah, untuk membuka jalan masuk bagi kita menghadap Bapa, untuk membuat kita dan pelayanan-pelayanan kita berkenan kepada-Nya, dan untuk mengantar kita kepada kemuliaan kekal (Ef. 2:13, 18; 3:12; Ibr. 10:21-22).
            6. Duduk perkara dan peristiwa penderitaan Kristus, berkenaan dengan diri-Nya sendiri, adalah bahwa Ia dihukum mati dalam kodrat-Nya sebagai manusia, tetapi dihidupkan dan dibangkitkan lagi oleh Roh. Nah, jika Kristus tidak bebas dari penderitaan, mengapa orang Kristen berharap bebas darinya? Jika Ia menderita, untuk menebus dosa-dosa, mengapa kita tidak puas menerima penderitaan, sementara penderitaan-penderitaan kita hanya untuk ujian dan pelajaran, dan bukan untuk penebusan? Jika penderitaan terjadi pada-Nya, meskipun Ia benar secara sempurna, mengapa tidak pada kita, yang semuanya pembuat kejahatan? Jika Ia pernah menderita, dan kemudian masuk ke dalam kemuliaan, bukankah kita harus bersabar di dalam kesulitan, karena kesulitan itu hanya sebentar dan kita akan mengikuti-Nya ke dalam kemuliaan? Jika Ia telah mati, supaya Ia membawa kita kepada Allah, bukankah kita harus menerima kesulitan, karena kesulitan-kesulitan itu sangat bermanfaat untuk mendorong kita kembali kepada Allah, dan menjalankan kewajiban kita kepada-Nya?
        II. Rasul Petrus beralih dari teladan Kristus ke teladan di zaman dulu, dan memperlihatkan kepada orang-orang Yahudi, yang kepada mereka ia menulis, bagaimana orang-orang yang percaya dan menaati pemberitaan Kristus melalui Nuh mengalami peristiwa yang berbeda dari mereka yang terus tidak taat dan tidak percaya. Ini mengisyaratkan kepada orang-orang Yahudi bahwa mereka berada di bawah hukuman serupa. Allah tidak akan menunggu mereka jauh lebih lama lagi. Sekarang mereka sudah ditawarkan rahmat. Siapa yang menerimanya akan diselamatkan, tetapi siapa yang menolak Kristus dan Injil pasti akan dihancur kan seperti yang terjadi sebelumnya pada orang-orang yang tidak taat pada zaman Nuh.
            1. Untuk menjelaskan hal ini, kita dapat memperhatikan,
                (1) Pemberitanya, yaitu Kristus Yesus, yang telah melibatkan diri-Nya sendiri dalam perkara-perkara jemaat dan dunia sejak Ia pertama-tama dijanjikan kepada Adam (Kej. 3:15). Ia pergi, bukan pergi secara fisik, melainkan bergerak untuk keperluan khusus, seperti Allah sering kali dikatakan bergerak (Kej. 11:5; Hos. 5:15; Mi. 1:3). Ia pergi memberitakan, oleh Roh-Nya yang tinggal di dalam diri orang-orang pada zaman Nuh itu, dan mengilhami serta memampukan Henokh dan Nuh untuk memohon dengan mereka, dan memberitakan kebenaran kepada mereka, seperti dalam 2 Petrus 2:5.
                (2) Para pendengarnya. Karena mereka sudah mati dan raga mereka sudah punah ketika Rasul Petrus berbicara tentang mereka, maka dengan tepat ia menyebut mereka sebagai roh-roh yang sekarang berada di dalam penjara. Bukan berarti bahwa mereka berada di dalam penjara ketika Kristus memberitakan Injil kepada mereka, seperti yang dikatakan terjemahan Latin kasar dan para penafsir dari gereja tertentu.
                (3) Dosa orang-orang ini: Mereka tidak taat, yaitu memberontak, tidak mau insaf, dan tidak percaya, menurut arti kata yang dipakai. Dosa mereka ini semakin diperberat karena Allah sudah menanti dengan sabar (sudah menunggu mereka selama 120 tahun lamanya), waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, dan melalui bahtera itu, seperti juga melalui pemberitaannya, memberi mereka peringatan yang semestinya tentang apa yang akan terjadi pada mereka.
                (4) Peristiwa yang terjadi: tubuh mereka tenggelam, dan roh mereka dicampakkan ke dalam neraka, yang disebut sebagai penjara (Mat. 5:25; 2Ptr. 2:4-5). Tetapi Nuh dan keluarganya, yang percaya dan taat, selamat di dalam bahtera.
            2. Dari keseluruhan kisah ini kita dapat belajar bahwa,
                (1) Allah memperhatikan secara cermat segala sarana dan keuntungan yang dimiliki oleh manusia di segala zaman bagi keselamatan jiwa mereka. Diperhitungkan kepada du nia di zaman dulu bahwa Kristus menawarkan pertolongan-Nya kepada mereka, mengutus Roh-Nya, memberi mereka peringatan yang semestinya melalui Nuh, dan menunggu untuk waktu yang lama supaya mereka berubah.
                (2) Walaupun Allah bersabar menunggu orang-orang berdosa untuk waktu yang lama, kesabaran-Nya akan habis pada akhirnya. Tidak pantas bagi keagungan Allah yang akbar untuk selalu menunggu manusia dengan sia-sia.
                (3) Roh-roh para pendosa yang tidak taat, segera setelah keluar dari tubuh mereka, dicampakkan ke dalam penjara neraka, yang dari situ tidak akan ada penebusan lagi.
                (4) Jalan yang diikuti oleh kebanyakan orang bukanlah jalan terbaik, terbijak, atau teraman untuk kita ikuti. Lebih baik mengikuti delapan orang di dalam bahtera daripada delapan juta orang yang tenggelam oleh air bah dan dikutuk ke dalam neraka.


* Baptisan Kristiani (3:21-22)
    Keselamatan Nuh di dalam bahtera di atas air melambangkan keselamatan semua orang Kristen yang baik di dalam jemaat melalui baptisan. Keselamatan sementara oleh bahtera itu adalah perlambang, sedangkan yang diperlambangkan adalah keselamatan kekal orang-orang percaya melalui baptisan. Untuk mencegah kekeliruan tentang hal ini Rasul Petrus,
        I. Menyatakan apa yang dimaksudkannya dengan baptisan yang menyelamatkan. Bukan upacara lahiriah membasuh dengan air, yang dengan sendirinya tidak lebih daripada membersihkan kotoran pada tubuh, melainkan baptisan yang di dalamnya ada jawaban iman atau penegasan kembali hati nurani untuk dengan bulat hati kembali murni, mau percaya dan mengabdi sepenuhnya kepada Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus, serta pada saat yang sama menyangkal keinginan daging, dunia, dan Iblis. Perjanjian baptis, yang dibuat dan dijaga, pasti akan menyelamatkan kita. Membasuh adalah tanda yang terlihat, sedangkan tanggapan iman adalah hal yang ditandakan itu.
        II. Rasul Petrus menunjukkan bahwa keberhasilan baptisan untuk menyelamatkan tidak bergantung pada perbuatan yang dilakukan, melainkan pada kebangkitan Kristus, yang dengan sendirinya termasuk kematian-Nya, dan merupakan dasar iman dan pengharapan kita. Baptisan kita dianggap benar jika kita mati bagi dosa, dan bangkit kembali ke dalam hidup yang kudus dan baru. Amatilah,
            1. Sakramen baptisan, yang diterima dengan benar, adalah sarana dan jaminan keselamatan. Kita sekarang diselamatkan oleh baptisan. Allah berkenan memberikan berkat-berkat-Nya kepada kita di dalam dan melalui upacara-upacara yang ditetapkan-Nya (Kis. 2:38; 22:16).
            2. Menjalankan baptisan secara lahiriah tidak akan menyelamatkan siapa-siapa tanpa adanya tanggapan untuk memiliki hati nurani yang murni dan hidup yang saleh. Harus ada tanggapan berupa hati nurani yang baik terhadap Allah. Keberatan, bayi tidak bisa memberikan tanggapan seperti itu, dan karena itu tidak boleh dibaptis. Jawaban, sunat yang benar adalah sunat di dalam hati, secara rohani (Rm. 2:29). Anak-anak tidak mampu memberikan tanggapan ini pada waktu disunat, dan demikian pula bayi tidak mampu memberikan tanggapan ini pada waktu dibaptis. Namun demikian, anak-anak boleh disunat pada hari kedelapan. Oleh sebab itu, bayi-bayi dari jemaat Kristen boleh mengikuti upacara baptisan ini dengan alasan yang sama seperti bayi-bayi Yahudi, kecuali ada yang menghalangi mereka untuk melakukannya karena larangan yang jelas dari Kristus.
        III. Setelah menyebutkan kematian dan kebangkitan Kristus, Rasul Petrus melanjutkan dengan berbicara tentang kenaikan-Nya, dan duduknya Dia di sebelah kanan Bapa, sebagai hal yang pantas direnungkan oleh orang-orang percaya ini untuk menghibur mereka dalam keadaan mereka yang menderita (ay. 22). Jika pengangkatan Kristus sedemikian mulia setelah Ia mendapat penghinaan yang mendalam, maka janganlah para pengikut-Nya berputus asa, tetapi hendaklah mereka berharap bahwa setelah masa-masa susah yang sebentar ini, mereka akan diangkat pada sukacita dan kemuliaan yang melampaui dunia ini. Amatilah,
            1. Yesus Kristus, setelah menuntaskan pekerjaan-Nya dan penderitaan-Nya di bumi, naik dalam kemenangan ke sorga. Tentang hal itu lihat Kisah Para Rasul 1:9-11; Markus 16:19. Ia naik ke sorga untuk menerima mahkota dan kemuliaan yang telah diperoleh-Nya sendiri (Yoh. 17:5), untuk menyelesaikan bagian pekerjaan-Nya sebagai Pengantara yang tidak dapat dilakukan di bumi, dan menjadi Pengantara di sana bagi umat-Nya, untuk memperlihatkan bahwa korban-Nya sudah memuaskan secara penuh, untuk memiliki sorga bagi umatNya, untuk mempersiapkan rumah-rumah bagi mereka, dan untuk mengutus Sang Penghibur, yang akan menjadi buah pertama dari kepengantaraan-Nya (Yoh. 16:7).
            2. Setelah kenaikan-Nya ke sorga, Kristus bertakhta di sebelah kanan Bapa. Duduknya Dia di sana menandakan berdiam dan berhentinya Dia secara mutlak dari segala kesusahan dan penderitaan lebih lanjut, dan diangkatnya Dia pada martabat pribadi tertinggi dan kekuasaan yang berdaulat.
            3. Semua malaikat, kuasa, dan kekuatan ditaklukkan kepada Kristus Yesus: segala kuasa di sorga dan di bumi, memerintah, memberikan hukum, mengeluarkan perintah, dan menjatuhkan hukuman terakhir diserahkan kepada Yesus, Allah-manusia. Bagi musuh-musuhnya, hal ini akan membawa kepedihan dan kegalauan kekal, tetapi bagi hamba-hamba-Nya sukacita dan kepuasan kekal.


SBU


MlNGGU Vl SE5.PENTAKOSTA
SABTU, 14 JULI 2018
Renungan Pagi
GB 308:1 -Berdoa
MENDERITA KARENA BERBUAT BAIK

1 Petrus 3:13-17
Sebab lebih haik menderita karena berbual balk, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada rnenderita karcna berbuat jahat (ay.17).

Tidak biasanya orang menderita karena ia membagikan kebaikan. Pada salibnya, seseorang didera penderitaan, karena berbuat jahat. Begltulah kenyataan yang dihaclapi tiap pengikut Kristus. Kita menderita dikarenakan isi pengajaran Kristen tidak sejalan dengan apa yang dipikirkan dan dilakukan oleh pihak yang berbeda keyakinan.

Orang Kristen mengalami kesusahan, Karena bersaksi tentang kebenaran, bahwa manusia tidak diselarnatkan Allah berdasarkan perbuatan balk, rnelainkan karena belas kasihan Allah semata. Sementara pengikut agama lain berpendapat, manusia diselamatkan oleh perbuatan baik, dan oleh karena melakukan hukum Taurat. Disebabkan orang-orang itu lebih besar jumlahnya dan lebih kuat dalam masyarakat, mereka memfitnah pengikut Yesus.

Disinilah terletak sumber persoalan utama. Fitnah itu telah membuat kekristenan disudutkan, bahwa pengikutnya dikejar henclak dibantai. Mellhat keadaan itu Petrus menghibur dan menguatkan umat Kristen, kita ticlak usah membalas kejahatan dengan kejahatan. Justru kita clipanggil rnelawan kejahatan dengan kebaikan. Sebab dengan berbuat baik kepada yang menzolimi, kita rnenelanjanginya, bahkan memperrnalukan mereka. Dengan cara demikian, semua orang akan mrengetahui serta rnenjadi mengerti akan makna salib Kristus di dalam penderitaan Kristen saat ini. Petrus menyarankan, sekalipun kita diperlakukan secara tidak adil benar, kita tidak usah membalaskan; sebaliknya kita dipanggil clan cliutus Allah untuk memberkati mereka. Kita wajib mendoakan para pernfitnah dan penyesah, supaya Allah membuat hati mereka bertobat dan diselarnatkan. ltulah tugas kita di dalam dunia ini.

GB.308 ; 2,3
Doa : (Bapa sorgawi, pakai diriku menjadi alat dan saksi-Mu di dunia ini)



MlNGGU Vl SES.PENTAKOSTA
SABTU, 14 JULI 2018
Renungan Malam
GB.91 : 1,2 -Berdoa
DISELAMATKAN OLEH BAPTISAN-NYA

1 Petrus 3:18-22
Juga kamu sekarang diseiamalkan oleh kiasannya, yaitu haptisan - maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada A|Iah- oleh kebangkitan Yesus Kristus (ay.21)

Apakah baptisan manyelamatkan? Tidak! Petrus memakai baptisan sebagai kiasan untuk memaknai persekutuan orang percaya dengan Allah. Baptlsan yang dimaksudkan Petrus adalah pembersihan dari dosa dan kenajisan oleh darah Kristus. Manusia diajak memahami, bahwa hanya darah Anak Domba Allah, yakni Tuhan Yesus Kristus yang ampuh menyucikan noda yang menyatu dalam tubuh-roh-jiwa manusia. Allah tidak akan menerima seorangpun dalam kerajaan-Nya, jika orang itu belum dimandikan bersih dengan darah Kristus, Anak-Nya itu. Di dalam Dia dan oleh iman kepada Dia, Allah membangun persekutuan hidup bersama
manusia. ltulah persekutuan rohani yang dlikatkan oleh Roh Kristus yang rnati dan dibangkitkan.

Persekutuan hidup bersama Allah bukan diperoleh alas hasil jerih usaha manusia, melainkan berdasarkan anugerah-Nya; oleh karena itu, Petrus hendak menegaskan, di luar Kristus tidak ada keseiamatan. Perbuatan balk yang diamalkan bukan bertujuan, agar rnanusla memperoleh pengampunan. Justru, sebaliknya, manusia berdosa. Dan, oleh penghayatan akan kebaikan Allah ituiah, orang Kristen melakukan kebaikan sebagal ungkapan syukur kepada Allah. ltulah dasar perbuatan baik Kristian. Berbahagialah orang yang melakukannya dengan sukacita, supaya manusia beroleh selamat dan Allah dimuliakan sepanjang segala rnasa dan di seluruh buml.

GB.91 :5
Doa : (Ya Bapa, syukur atas talenta dan berkat-Mu yang menjadi kekuatan dalam kehidupan kami)

Label:   1 Petrus 3:18-22 


German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 15 JULI 2018 - IMAN ADALAH SEGALANYA - Daniel 3:28-30 - HARI MINGGU VII SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 13 JULI 2018 - YESUS KRISTUS PEMBELA AGUNG - Roma 8:26-35 - MINGGU VI SES. PENTAKOSTA

Garis Besar 1 Petrus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 26 Juni - Yesaya 26-28

Hari ini, 26 Juni - Maz 76:12-77:5, 1 Taw 14-15, Kis 7:44-60, Ams 19:5-7

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2018..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH PERJAMUAN KUDUS & SYUKUR HUT KE-25 YADIA GPIB - MINGGU, 14 JULI 2019
1. surat pengantar HUT ke-25 Yadia 2. Juklak HUT ke-25 YADIA GPIB 3. PESAN HUT YADIA KE 25 TAHUN 2019 4 Tata Ibadah HUT YADIA KE 25 TAHUN 2019 5. Rekapitulasi Laporan Keuangan Yadia GPIB Tahun 2018 - 2019. 6. KOLEKTA IBADAH JAN SD DES 2018-319JEMAAT 7. KOLEKTA IBADAH JAN SD MAR 2019-319JEMAAT 8. KONTRIBUSI JAN SD DES 2019 - 319 JEMAAT 9.
TATA IBADAH HARI MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA & SYUKUR HUT KE-38 YAPENDIK GPIB Minggu, 7 JULI 2019

Tata Ibadah Bulan Pelkes GPIB 2019 - Minggu, 09 Juni 2019 sd 30 Juni 2019
Tata Ibadah dan Renungan yang terdiri atas: a. Ibadah Hari Minggu, tanggal 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; b. Ibadah Keluarga, tanggal 05, 12, 19 dan 26 Juni 2019; c. Ibadah Hari Minggu Persekutuan Teruna, tanggal 02, 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; d. Ibadah Pelkat GP, PKP, PKB, dan PKLU, tanggal 05 Juni 2019;



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Selasa, 25 Juni 2019
Behold (Then Sings My Soul) - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Love So Great - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
I Will Boast In Christ - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
O Praise The Name (Anu00e1stasis) - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Never Forsaken - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Behold (Then My Soul Sings) - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
O Come All Ye Faithful - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
So You Would Come - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
When I Think Upon Christmas - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Lettered Love - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
You Are Life - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Silent Night - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Arrival - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Peace Has Come - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Through It All - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
All Things New - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
O Praise the Name (Anástasis) - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
My Story - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
One Thing - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Our Father - Hillsong Worship

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



kotbah roma 1o:4-12,   hotbah kesombongan,   lagu rohani kristen terbaru mp3,   renungan kisah para rasul 13 13 25,   renungan kisah para rasul 13 13 25,   kotbah roma 1o:4-12,   download instrumen rohani,   lagu pengumpula persembahan,   lagu anak-anak sekolah minggu untuk pernikahan,   renungan pengkotbah 11:7,   lirik lagu bapa kami alfa trio,   lagu pernikahan kristen,   khotbah mazmur 127 gpib,   khotbah mazmur 127 gpib,   khotbah mazmur 127 gpib,   renungan keluaran 15:12-18,   Lirik lagu kristen Suplemen Ny Rohani no 99,   kotbah roma 1o:4-12,   keluaran 15 ayat 12-18,   lagu rohani kita dibenarkan karena. iman bersama.chord,   Download Lagu Rohani PikuL Liku ,   daftar lagu rohani kristen untuk paduan suara,   Dawnload lagu rohani tentang kesombongan,   Efesus 2 ayat 13-18,   jamita rom 10 4-12,   download lagu paduan suara gereja,   download lagu paduan suara gereja,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   kisah pararasul 17:22-30,   lagu untuk persiapan kotbah rohani,   nats Yesaya 50:7-10,   chord gitar aku bawa dan berikan,   tafsir rom 10 : 4 - 12,   Lagu pembukaan dari kj,   Download lagu rohani lirik kesombongan,   jamita 30 juni 2019,   lirik lagu tuhan adalah gembalaku( hanya dekat mu Tuhan),   khotbah roma 10, 4 - 12,   Download mp3 lagu rohani kuasa darah Yesus,   lagu manado pengucapan,   Download mp3 lagu rohani kuasa darah Yesus,   lagu manado pengucapan,   renungan ibadah keluarga rabu,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   khotba 1 yohanes 4:1-6,   refleksi lagu hidup ini adalah kesempatan? reformed,   tata ibadah gke,   downloud lagu 17 agustus,   Khotbah dari Kis 16:13-18,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   renungan harian kis para rasul 2: 45,   air hidup kisa para rasul 2:41-47,   khotbah kisa para rasul 2:41-47,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   sabda bina umat gpib 2019,   bahan sermon jamita Psalmen 32:1-11,   khotbah mazmir 127 gpib,   khotbah mazmir 127 gpib,   renungan alkitab untuk ibadah kunci bulan,   lagu gereja ,   khotbah akhir bulan juni 2019,   khotbah akhir bulan juni 2019,   khotbah mazmir 127 gpib,   Sabda Bina Umat GPIB JUNI.2019,   khotbah mazmir 127 gpib,   download mp3 rohani kristen,   download mp3 rohani terbaru,   Vidio kidung pg...,   Free download Mp3 rohani kepuasan ku berada di hadiratmu,   menerima damai sejahtera yoh 20:19-23,   Renungan dari Amos 5:25-27,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   khotbah keluaran 15 : 12-18,   bahan renungan hosea 4:7-10,   roma 10:4-12,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   lagu rohani pernikahan,   khotbah keluaran 15:12-18,   partitur lagu anak rohani kristen,   khotbahmazmur 127gpib,   khotbahmazmur 127gpib,   tata ibadah api unggun,   Rancangan Khotbah Minggu 7 Juli 2019,   khotbahmazmur 127gpib,   khotbahmazmur 127gpib,   dpwnlpad lagu you are my king (amazing love) w/ lyrics (Christy Nockles),   lagu seruling mas,   lagu rohani kristen mengucap syukur,   renungan mat 7 15-20,   injil matius 7 15 20 beserta kotbahnya,   makna renungan i tesalonika 5:21-22,   bahan kotbah kisahpararasul 13 : 15 - 25,   nyanyian rohani nomor 165,   renungan mat 7 15-20,   renungan mat 7 15-20,   liturgi pernikahan gereja kalimantan evangelis,   renungan mat 7 15-20,   hukuman bagi ketidakadilan amos 5,   download khotbah mp3 bagi yang gelisah,   lagu rohani pertobatan,   lagu rohani suara gembira apk,   download suara gembira,   contoh doa syafaat kristen protestan terbaru,   eksposisi galatia 5:1-15,   Renungan kotbah Kisah para rasul 17:22-30,   renungan pengkhotbah 11:9-10,   penjelasan ttg yehezkiel 11,   kumpulan lagu ende HKBP,   Renungan sgd rabu 26 juni 2019,   khotbah hakim hakim 4:1 - 24,   khotbah dari galatia 3 :1-29,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   tenungan mazmur 97,   kotbah mazmur 96,   lagu penutup untuk ibadah,   download lagu rohani yang menyentuh hati,   amsal 23:17 gpdi,   pelayanan yang berbasis pada panggilan kisah para rasul 6; 1-7,   renungan mika 06 : 6-8,   renungan mika 06 : 6-8,   khotbah Wahyu 22 : 12-17,   khotbah Wahyu 22 : 12-17,   khotbah Wahyu 22 : 12-17,   khotbah roma 10:4-12,   khotbah roma 10:4-12,   doa persembahan pada ibadah hari minggu,   Renungan harian kis para rasul 2: 45,   khotbah galatia 3,   satb koor,   isi khotbah kisah para rasul 2:41-47,   lagu penyembahan pantemosata,   kotbah matius 7 15 20,   download suara gembira,   lagu pujian untuk pemberkatan pernikahan,   lagu rohani pernikahan kristen yang terbaru mp3,   Mars gp,   keluaran 15:12-18,   kidung konstektual 93,   amsal 3 ayat 11 20,   lirik lagu rohani saat memberikan persembahan,   kotbahi galatia 6 1 10,   lagu penutup ibadah gpdi,   kotbah galatia 6:1-18,   renungan amsal 4 : 10-15,   download lagu aog,   Khotbah minggu 30 juni 2019,   lagu rohani kristen terbaru mp3,   download hatiku percaya karaoke,   bahan renungan hosea 4:7-10,   buku kidung muda mudi gpib,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   nyayian rohani untuk masuk firman,   materi katekisasi 2019,   kh8tbah ibran 2 : 1,   materi katekisasi perjamuan kudus,   katekisasi perjamuan kudus,   download lagu rohani tuhan ku bangkit,   renungan 1 yohanes 2 : 28 - 29,   lirik buka mata hatiku,   chord bertambah-tambah,   www.mp3 rohani tro ambisi .com,   lagu jonny agung persaudaraan,   nats persembahan,   nats persembahan,   the flame of the ages STEPHEN TONG,   Khotbah minggu 23 juni 2019 wahyu 22:12-17,   lirik lagu kaulah gunung batuku,trio elexis,   nyanyian rohani methodist,   lirik buka mata hatiku,