Save Page

1 Petrus 3:18-22
3:31 Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. 3:32 Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu. 3:33 Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar. 3:34 Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. 3:35 Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."


Penjelasan:



* Penderitaan-penderitaan Kristus (3:18-20)
    Di sini,
        I. Teladan Kristus dikemukakan sebagai alasan untuk bersabar di bawah penderitaan. Kekuatan alasan ini akan kita sadari jika kita menimbang beberapa hal yang terkandung dalam perkataan itu. Oleh karena itu cermatilah,
            1. Yesus Kristus sendiri tidak bebas dari penderitaan-penderitaan dalam kehidupan ini, meskipun Ia sendiri tidak bersalah dan dapat menolak segala penderitaan jika mau.
            2. Alasan atau penyebab yang mengharuskan terjadinya penderitaan Kristus adalah dosa-dosa manusia: Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita. Penderitaan-penderitaan Kristus adalah hukuman yang benar dan tepat. Hukuman ini dijalani untuk menebus dan membuat pendamaian bagi dosa, dan itu mencakup semua dosa.
            3. Dalam kasus penderitaan Tuhan kita, Ia yang benar menderita untuk orang tidak benar. Ia menggantikan tempat kita, dan menanggung kesalahan-kesalahan kita. Ia yang tidak mengenal dosa menderita sebagai ganti mereka yang tidak mengenal kebenaran.
            4. Jasa dan kesempurnaan korban Kristus adalah sedemikian rupa sehingga bagi-Nya menderita satu kali saja sudah cukup. Korban-korban hukum Taurat diulangi dari hari ke hari, dan dari tahun ke tahun. Tetapi korban Kristus, sekali dipersem bahkan, sudah membersihkan dosa (Ibr. 7:27; 9:26, 28; 10:10, 12, 14).
            5. Tujuan atau maksud akhir yang membahagiakan dari penderitaan-penderitaan Tuhan kita adalah untuk membawa kita kepada Allah, untuk mendamaikan kita dengan Allah, untuk membuka jalan masuk bagi kita menghadap Bapa, untuk membuat kita dan pelayanan-pelayanan kita berkenan kepada-Nya, dan untuk mengantar kita kepada kemuliaan kekal (Ef. 2:13, 18; 3:12; Ibr. 10:21-22).
            6. Duduk perkara dan peristiwa penderitaan Kristus, berkenaan dengan diri-Nya sendiri, adalah bahwa Ia dihukum mati dalam kodrat-Nya sebagai manusia, tetapi dihidupkan dan dibangkitkan lagi oleh Roh. Nah, jika Kristus tidak bebas dari penderitaan, mengapa orang Kristen berharap bebas darinya? Jika Ia menderita, untuk menebus dosa-dosa, mengapa kita tidak puas menerima penderitaan, sementara penderitaan-penderitaan kita hanya untuk ujian dan pelajaran, dan bukan untuk penebusan? Jika penderitaan terjadi pada-Nya, meskipun Ia benar secara sempurna, mengapa tidak pada kita, yang semuanya pembuat kejahatan? Jika Ia pernah menderita, dan kemudian masuk ke dalam kemuliaan, bukankah kita harus bersabar di dalam kesulitan, karena kesulitan itu hanya sebentar dan kita akan mengikuti-Nya ke dalam kemuliaan? Jika Ia telah mati, supaya Ia membawa kita kepada Allah, bukankah kita harus menerima kesulitan, karena kesulitan-kesulitan itu sangat bermanfaat untuk mendorong kita kembali kepada Allah, dan menjalankan kewajiban kita kepada-Nya?
        II. Rasul Petrus beralih dari teladan Kristus ke teladan di zaman dulu, dan memperlihatkan kepada orang-orang Yahudi, yang kepada mereka ia menulis, bagaimana orang-orang yang percaya dan menaati pemberitaan Kristus melalui Nuh mengalami peristiwa yang berbeda dari mereka yang terus tidak taat dan tidak percaya. Ini mengisyaratkan kepada orang-orang Yahudi bahwa mereka berada di bawah hukuman serupa. Allah tidak akan menunggu mereka jauh lebih lama lagi. Sekarang mereka sudah ditawarkan rahmat. Siapa yang menerimanya akan diselamatkan, tetapi siapa yang menolak Kristus dan Injil pasti akan dihancur kan seperti yang terjadi sebelumnya pada orang-orang yang tidak taat pada zaman Nuh.
            1. Untuk menjelaskan hal ini, kita dapat memperhatikan,
                (1) Pemberitanya, yaitu Kristus Yesus, yang telah melibatkan diri-Nya sendiri dalam perkara-perkara jemaat dan dunia sejak Ia pertama-tama dijanjikan kepada Adam (Kej. 3:15). Ia pergi, bukan pergi secara fisik, melainkan bergerak untuk keperluan khusus, seperti Allah sering kali dikatakan bergerak (Kej. 11:5; Hos. 5:15; Mi. 1:3). Ia pergi memberitakan, oleh Roh-Nya yang tinggal di dalam diri orang-orang pada zaman Nuh itu, dan mengilhami serta memampukan Henokh dan Nuh untuk memohon dengan mereka, dan memberitakan kebenaran kepada mereka, seperti dalam 2 Petrus 2:5.
                (2) Para pendengarnya. Karena mereka sudah mati dan raga mereka sudah punah ketika Rasul Petrus berbicara tentang mereka, maka dengan tepat ia menyebut mereka sebagai roh-roh yang sekarang berada di dalam penjara. Bukan berarti bahwa mereka berada di dalam penjara ketika Kristus memberitakan Injil kepada mereka, seperti yang dikatakan terjemahan Latin kasar dan para penafsir dari gereja tertentu.
                (3) Dosa orang-orang ini: Mereka tidak taat, yaitu memberontak, tidak mau insaf, dan tidak percaya, menurut arti kata yang dipakai. Dosa mereka ini semakin diperberat karena Allah sudah menanti dengan sabar (sudah menunggu mereka selama 120 tahun lamanya), waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, dan melalui bahtera itu, seperti juga melalui pemberitaannya, memberi mereka peringatan yang semestinya tentang apa yang akan terjadi pada mereka.
                (4) Peristiwa yang terjadi: tubuh mereka tenggelam, dan roh mereka dicampakkan ke dalam neraka, yang disebut sebagai penjara (Mat. 5:25; 2Ptr. 2:4-5). Tetapi Nuh dan keluarganya, yang percaya dan taat, selamat di dalam bahtera.
            2. Dari keseluruhan kisah ini kita dapat belajar bahwa,
                (1) Allah memperhatikan secara cermat segala sarana dan keuntungan yang dimiliki oleh manusia di segala zaman bagi keselamatan jiwa mereka. Diperhitungkan kepada du nia di zaman dulu bahwa Kristus menawarkan pertolongan-Nya kepada mereka, mengutus Roh-Nya, memberi mereka peringatan yang semestinya melalui Nuh, dan menunggu untuk waktu yang lama supaya mereka berubah.
                (2) Walaupun Allah bersabar menunggu orang-orang berdosa untuk waktu yang lama, kesabaran-Nya akan habis pada akhirnya. Tidak pantas bagi keagungan Allah yang akbar untuk selalu menunggu manusia dengan sia-sia.
                (3) Roh-roh para pendosa yang tidak taat, segera setelah keluar dari tubuh mereka, dicampakkan ke dalam penjara neraka, yang dari situ tidak akan ada penebusan lagi.
                (4) Jalan yang diikuti oleh kebanyakan orang bukanlah jalan terbaik, terbijak, atau teraman untuk kita ikuti. Lebih baik mengikuti delapan orang di dalam bahtera daripada delapan juta orang yang tenggelam oleh air bah dan dikutuk ke dalam neraka.


* Baptisan Kristiani (3:21-22)
    Keselamatan Nuh di dalam bahtera di atas air melambangkan keselamatan semua orang Kristen yang baik di dalam jemaat melalui baptisan. Keselamatan sementara oleh bahtera itu adalah perlambang, sedangkan yang diperlambangkan adalah keselamatan kekal orang-orang percaya melalui baptisan. Untuk mencegah kekeliruan tentang hal ini Rasul Petrus,
        I. Menyatakan apa yang dimaksudkannya dengan baptisan yang menyelamatkan. Bukan upacara lahiriah membasuh dengan air, yang dengan sendirinya tidak lebih daripada membersihkan kotoran pada tubuh, melainkan baptisan yang di dalamnya ada jawaban iman atau penegasan kembali hati nurani untuk dengan bulat hati kembali murni, mau percaya dan mengabdi sepenuhnya kepada Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus, serta pada saat yang sama menyangkal keinginan daging, dunia, dan Iblis. Perjanjian baptis, yang dibuat dan dijaga, pasti akan menyelamatkan kita. Membasuh adalah tanda yang terlihat, sedangkan tanggapan iman adalah hal yang ditandakan itu.
        II. Rasul Petrus menunjukkan bahwa keberhasilan baptisan untuk menyelamatkan tidak bergantung pada perbuatan yang dilakukan, melainkan pada kebangkitan Kristus, yang dengan sendirinya termasuk kematian-Nya, dan merupakan dasar iman dan pengharapan kita. Baptisan kita dianggap benar jika kita mati bagi dosa, dan bangkit kembali ke dalam hidup yang kudus dan baru. Amatilah,
            1. Sakramen baptisan, yang diterima dengan benar, adalah sarana dan jaminan keselamatan. Kita sekarang diselamatkan oleh baptisan. Allah berkenan memberikan berkat-berkat-Nya kepada kita di dalam dan melalui upacara-upacara yang ditetapkan-Nya (Kis. 2:38; 22:16).
            2. Menjalankan baptisan secara lahiriah tidak akan menyelamatkan siapa-siapa tanpa adanya tanggapan untuk memiliki hati nurani yang murni dan hidup yang saleh. Harus ada tanggapan berupa hati nurani yang baik terhadap Allah. Keberatan, bayi tidak bisa memberikan tanggapan seperti itu, dan karena itu tidak boleh dibaptis. Jawaban, sunat yang benar adalah sunat di dalam hati, secara rohani (Rm. 2:29). Anak-anak tidak mampu memberikan tanggapan ini pada waktu disunat, dan demikian pula bayi tidak mampu memberikan tanggapan ini pada waktu dibaptis. Namun demikian, anak-anak boleh disunat pada hari kedelapan. Oleh sebab itu, bayi-bayi dari jemaat Kristen boleh mengikuti upacara baptisan ini dengan alasan yang sama seperti bayi-bayi Yahudi, kecuali ada yang menghalangi mereka untuk melakukannya karena larangan yang jelas dari Kristus.
        III. Setelah menyebutkan kematian dan kebangkitan Kristus, Rasul Petrus melanjutkan dengan berbicara tentang kenaikan-Nya, dan duduknya Dia di sebelah kanan Bapa, sebagai hal yang pantas direnungkan oleh orang-orang percaya ini untuk menghibur mereka dalam keadaan mereka yang menderita (ay. 22). Jika pengangkatan Kristus sedemikian mulia setelah Ia mendapat penghinaan yang mendalam, maka janganlah para pengikut-Nya berputus asa, tetapi hendaklah mereka berharap bahwa setelah masa-masa susah yang sebentar ini, mereka akan diangkat pada sukacita dan kemuliaan yang melampaui dunia ini. Amatilah,
            1. Yesus Kristus, setelah menuntaskan pekerjaan-Nya dan penderitaan-Nya di bumi, naik dalam kemenangan ke sorga. Tentang hal itu lihat Kisah Para Rasul 1:9-11; Markus 16:19. Ia naik ke sorga untuk menerima mahkota dan kemuliaan yang telah diperoleh-Nya sendiri (Yoh. 17:5), untuk menyelesaikan bagian pekerjaan-Nya sebagai Pengantara yang tidak dapat dilakukan di bumi, dan menjadi Pengantara di sana bagi umat-Nya, untuk memperlihatkan bahwa korban-Nya sudah memuaskan secara penuh, untuk memiliki sorga bagi umatNya, untuk mempersiapkan rumah-rumah bagi mereka, dan untuk mengutus Sang Penghibur, yang akan menjadi buah pertama dari kepengantaraan-Nya (Yoh. 16:7).
            2. Setelah kenaikan-Nya ke sorga, Kristus bertakhta di sebelah kanan Bapa. Duduknya Dia di sana menandakan berdiam dan berhentinya Dia secara mutlak dari segala kesusahan dan penderitaan lebih lanjut, dan diangkatnya Dia pada martabat pribadi tertinggi dan kekuasaan yang berdaulat.
            3. Semua malaikat, kuasa, dan kekuatan ditaklukkan kepada Kristus Yesus: segala kuasa di sorga dan di bumi, memerintah, memberikan hukum, mengeluarkan perintah, dan menjatuhkan hukuman terakhir diserahkan kepada Yesus, Allah-manusia. Bagi musuh-musuhnya, hal ini akan membawa kepedihan dan kegalauan kekal, tetapi bagi hamba-hamba-Nya sukacita dan kepuasan kekal.


SBU



MlNGGU Vl SE5.PENTAKOSTA
SABTU, 14 JULI 2018
Renungan Pagi
GB 308:1 -Berdoa
MENDERITA KARENA BERBUAT BAIK

1 Petrus 3:13-17
Sebab lebih haik menderita karena berbual balk, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada rnenderita karcna berbuat jahat (ay.17).

Tidak biasanya orang menderita karena ia membagikan kebaikan. Pada salibnya, seseorang didera penderitaan, karena berbuat jahat. Begltulah kenyataan yang dihaclapi tiap pengikut Kristus. Kita menderita dikarenakan isi pengajaran Kristen tidak sejalan dengan apa yang dipikirkan dan dilakukan oleh pihak yang berbeda keyakinan.

Orang Kristen mengalami kesusahan, Karena bersaksi tentang kebenaran, bahwa manusia tidak diselarnatkan Allah berdasarkan perbuatan balk, rnelainkan karena belas kasihan Allah semata. Sementara pengikut agama lain berpendapat, manusia diselamatkan oleh perbuatan baik, dan oleh karena melakukan hukum Taurat. Disebabkan orang-orang itu lebih besar jumlahnya dan lebih kuat dalam masyarakat, mereka memfitnah pengikut Yesus.

Disinilah terletak sumber persoalan utama. Fitnah itu telah membuat kekristenan disudutkan, bahwa pengikutnya dikejar henclak dibantai. Mellhat keadaan itu Petrus menghibur dan menguatkan umat Kristen, kita ticlak usah membalas kejahatan dengan kejahatan. Justru kita clipanggil rnelawan kejahatan dengan kebaikan. Sebab dengan berbuat baik kepada yang menzolimi, kita rnenelanjanginya, bahkan memperrnalukan mereka. Dengan cara demikian, semua orang akan mrengetahui serta rnenjadi mengerti akan makna salib Kristus di dalam penderitaan Kristen saat ini. Petrus menyarankan, sekalipun kita diperlakukan secara tidak adil benar, kita tidak usah membalaskan; sebaliknya kita dipanggil clan cliutus Allah untuk memberkati mereka. Kita wajib mendoakan para pernfitnah dan penyesah, supaya Allah membuat hati mereka bertobat dan diselarnatkan. ltulah tugas kita di dalam dunia ini.

GB.308 ; 2,3
Doa : (Bapa sorgawi, pakai diriku menjadi alat dan saksi-Mu di dunia ini)



MlNGGU Vl SES.PENTAKOSTA
SABTU, 14 JULI 2018
Renungan Malam
GB.91 : 1,2 -Berdoa
DISELAMATKAN OLEH BAPTISAN-NYA

1 Petrus 3:18-22
Juga kamu sekarang diseiamalkan oleh kiasannya, yaitu haptisan - maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada A|Iah- oleh kebangkitan Yesus Kristus (ay.21)

Apakah baptisan manyelamatkan? Tidak! Petrus memakai baptisan sebagai kiasan untuk memaknai persekutuan orang percaya dengan Allah. Baptlsan yang dimaksudkan Petrus adalah pembersihan dari dosa dan kenajisan oleh darah Kristus. Manusia diajak memahami, bahwa hanya darah Anak Domba Allah, yakni Tuhan Yesus Kristus yang ampuh menyucikan noda yang menyatu dalam tubuh-roh-jiwa manusia. Allah tidak akan menerima seorangpun dalam kerajaan-Nya, jika orang itu belum dimandikan bersih dengan darah Kristus, Anak-Nya itu. Di dalam Dia dan oleh iman kepada Dia, Allah membangun persekutuan hidup bersama
manusia. ltulah persekutuan rohani yang dlikatkan oleh Roh Kristus yang rnati dan dibangkitkan.

Persekutuan hidup bersama Allah bukan diperoleh alas hasil jerih usaha manusia, melainkan berdasarkan anugerah-Nya; oleh karena itu, Petrus hendak menegaskan, di luar Kristus tidak ada keseiamatan. Perbuatan balk yang diamalkan bukan bertujuan, agar rnanusla memperoleh pengampunan. Justru, sebaliknya, manusia berdosa. Dan, oleh penghayatan akan kebaikan Allah ituiah, orang Kristen melakukan kebaikan sebagal ungkapan syukur kepada Allah. ltulah dasar perbuatan baik Kristian. Berbahagialah orang yang melakukannya dengan sukacita, supaya manusia beroleh selamat dan Allah dimuliakan sepanjang segala rnasa dan di seluruh buml.

GB.91 :5
Doa : (Ya Bapa, syukur atas talenta dan berkat-Mu yang menjadi kekuatan dalam kehidupan kami)

Label:   1 Petrus 3:18-22 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 15 JULI 2018 - IMAN ADALAH SEGALANYA - Daniel 3:28-30 - HARI MINGGU VII SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 13 JULI 2018 - YESUS KRISTUS PEMBELA AGUNG - Roma 8:26-35 - MINGGU VI SES. PENTAKOSTA

Garis Besar 1 Petrus






Week number:46

Hari ini, 14 November - Yakobus 1,2<...

Hari ini, 14 November - Maz 119:171-...

Hari ini, 14 Nopember - Yohanes 11:1...

BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2018..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392





Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402c AMIN

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402b AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 402a AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 401 AMIN, AMIN, YA, BENAR ADANYA

Kamis, 20 Juni 2013
GB 400 AMIN, AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 399 AMIN, HALELUYA!

Selasa, 06 Agustus 2013
GB 398b MARANATHA dan GB lama maranatha - gb 293c pada GB Lama

Senin, 29 Juli 2013
GB 398a MARANATHA & GB lama 293a MARANATHA

Senin, 22 Juli 2013
GB 397 HOSIANA

Senin, 22 Juli 2013
GB 396 HOSIANA, HOSIANA

Kamis, 11 Juli 2013
GB 395 HALELUYA! AMIN

Kamis, 11 Juli 2013
GB 394 HALELUYA, HALELUYA! PUJILAH TUHANMU

Kamis, 11 Juli 2013
GB 393 HALELUYA

Senin, 20 Juli 2015
GB 392b KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Kamis, 18 Juli 2013
GB 392a KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Rabu, 31 Juli 2013
GB 391 TUHAN MENYERTAI KAMU

Rabu, 29 April 2015
GB 389b KARNA ENGKAULAH

Selasa, 23 Juli 2013
GB 389a KARNA ENGKAULAH

Senin, 29 Juli 2013
GB 388 PUJI ALLAH | MULIAKANLAH

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



lagu doa syafaat,   lagu buat doa syafaat,   kristen kata pengantar persembahan,   2tesalonika3:6-13,   jamita filipi 4:10-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   lagu lagu pengakuan dosa,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   download lagu mp3 di mazmur 150,   kumpulan lagu gereja kristen maranatha indonesia pengajaran tabernakel,   renungan ulangan 24 17 22,   lagu persembahan gmim,   filipi 4:10-20,   download lagu mp3 di mazmur 150,   khotbah : Tetaplah Setia,   Filipi 4:10-20,   Filipi 4:10-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   syair dan not lagu gereja pdf,   khotbah yohanes 5:19-29,   khotbah yohanes 5:19-29,   you rise me up versi paduan suara,   lagu untuk persembahan,   renungan harian yohanes 5:19-29,   partitur lagu natal,   jembatan lagu untuk persembahan,   ambilan gkps 17 november 2019,   meresponi panggilan tuhan Yosua 1:1-9,   khotbah ulangan 24:19-22,   khotbah ulangan 24:19-22,   liturgi ibadah persekutuan kaum pria bala keselamatan,   lagu bala keselamatan perjuangan,   Khotbah KRISTEN dari Ayub 19: 23-27,   Khotbah KRISTEN dari Ayub 19: 23-27,   jamita filipi 4:10-20,   khotbah ulangan 24:19,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   lagu gereja kj 49,   khotbah pilipi 4:10-20 versi hkbp,   renungan yakobus 2:1-13,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6 GKI,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6 GKI,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   Contoh renungan kotbah harian agama Kristen Protestan bulan November 2019,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   Khlbh masmur 55:2-8,   renungan remaja kristen gmit,   kothbah katolik menurut lukas 21:5-19,   kothbah katolik menurut lukas 21:5-19,   renungan kristen insani 13:20-21 dari gmit,   lagu persembahan,   Tafsiran alkitap 2 tesalonika 3;13-15,   khotbah yakobus 2 1-10,   ayat2 alkitab utk ajakan persembahan,   lagu kristen yang sesuai dengan nats matius 25:31-46,   tata ibadah unit gpm,   MEMANDANG ALLAH MELAMPAUI HIDUP INI Ayub 19: 23 - 27a,   kejadian 21:1-7renungan,   renungan Yosua 24:22-28,   khotbah keluaran 23;1-13,   khotbah amsal 12,    kitab ulangan 24:19-22 berbuat baik bagi semua orang,    kitab ulangan 24:19-22 berbuat baik bagi semua orang,   kotbah ulangan 24:19-22 ,    ulangan 24:19-22 melindungi sesama,   khotbah yoel 2 : 28-32,   khotbah yoel 2 : 28-32,   partirtur 4 suara lagu natal,   renungan sbu tgl 17 november,   khotbah yoel 2 : 28-32,   tafsiran “Engkaulah anakKu yang kukasihi, kepadaMulah aku berkenan” ?,   kalender liturgi katolik tgl 12 nopember 2019,   Jamita filipi 4;10-20,   renungan kristen keluaran 19: 10-11 ,   nyanyian pujian downlod,   nyanyian pujian downlod,   renungan kristen keluaran 19: 10-11 ,   renungan pagi sabda bina umat gpib matius 12. 46_ 50,   NYANYIAN BALA KESELAMATAN,   sabda bina umat gpib 12 nov 2019,   contoh liturgi kedukaan kristen gki,   contoh liturgi kedukaan kristen gki,   lagu gereja.com,   Gita bakti pdf,   Gita bakti pdf,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   ulangan 24:19-22 jamita partangiangan,   kasihnya seperti sungai lagu misa,   bahan sermon jamita 5 Musa 24 19-22,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   proses menulis kotbah ulangan 24:19-22,   firmanmu pelita bagi kakiku lagu misa,   renungan alkitab markus 13 ayat 33-37,   Renungan joel 2:23-32,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   khotbah gpib tahun 2019,   khotbah gpib 2019,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   partitur lagu koor natal,   renungan Lukas 17:7-10,   khotbah yakobus 1:9-11,   lagu penutup ibadah,   kalendar liturgi 2020 agustus,   kalender katolik 2020,   kalender katolik 2020,   kidung kabungahan 45,   tafsir amsal 1 : 5,   contoh contoh tema natal ibadah wbi,   koor natal batak,   sejarah kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu unyuk renungan kitab maleakhi 2 ayat 1-9,   lagu gereja ku bersyukur,   nats khotbah kej 6:1-8,   kotbah tekun dalam berkarya,   liturgi katolik desember 2019,   nyanyian rohani no.97,   renungan Kitab Keluaran 31 : 12-17,   liturgi katolik desember 2019,   cerita ulangtahun sekolah minggu dari pengkhotbah 11:8,   judul lagu gms,   kotbah tekun dalam berkarya,   kotbah tekun dalam berkarya,   partitur lagu koor natal,   liturgi ibadah hari minggu gereja toraja 17 november 2019,   khotbah ajakan juruslamat,   khotbah ajakan juruslamat,   tafsiran maleakhi 4:1-6 GKI,   tafsiran maleakhi 4:1-6 GKI,   kasih allahku sungguh tlah terbukti.mp3,   khotbah kis rasul 10 34 36 gpib,   khotbah kis rasul 10 34 36 gpib,   khotbah kis rasul 10 34 36 gpib,   kalender liturgi katolik bulan nopember 2019,   khotbah keluaran 23;1-13,   forevermore gms mp3,   renungan Nahum 1 : 1-8,   ulangan 24:19-22 kotbah GPIB,    bagaimana menyusun kerangka kotbah ulangan 24:19-22,   kejadian 1:11-31 tidak sesuai dengan pengetahuan,   alangkah indah dalam rumah doamu beban ku terlepas ganti kelegaanku ,   download mp3 rohani,   khotbah minggu 15 desember 2019,   khotbah minggu 15 desember 2019,   kotbah roma 1 : 28--32,   khotbah mazmur 138,   khotbah mazmur 138,   MP3 tabuh gendang,   gereja salamat haru natal ,   kotbah partangiangan ulangan "24 19-22" melindungi sesama manusia,   kotbah kristen tentang melindungi sesama manusia ulangan "24 19-22",   bimbinagan menulis kerangka kotbah ulangan 24:19-22 ,   khotbah mini dari nats matius 22:34-40,   Nats khobat pada hari ini tanggal 10 november 2019 yang tertulis di Amsal 19: 20-29 dengan tema " me,   lewatlah malam yang gelap,   trio elexis,   ulangan 16:18-20 renungan di kaitkan dengan pemuda kristen,   Renungan Mazmur8:2,