Save Page
Ratapan 1:10-14
1:10 Si lawan mengulurkan tangannya kepada segala harta bendanya; bahkan harus dilihatnya bagaimana bangsa-bangsa masuk ke dalam tempat kudusnya, padahal Engkau, ya TUHAN, telah melarang mereka untuk masuk jemaah-Mu. 1:11 Berkeluh kesah seluruh penduduknya, sedang mereka mencari roti; harta benda mereka berikan ganti makanan, untuk menyambung hidupnya. "Lihatlah, ya TUHAN, pandanglah, betapa hina aku ini! 1:12 Acuh tak acuhkah kamu sekalian yang berlalu? Pandanglah dan lihatlah, apakah ada kesedihan seperti kesedihan yang ditimpakan TUHAN kepadaku, untuk membuat aku merana tatkala murka-Nya menyala-nyala! 1:13 Dari atas dikirim-Nya api masuk ke dalam tulang-tulangku; dihamparkan-Nya jaring di muka kakiku, didesak-Nya aku mundur; aku dibuat-Nya terkejut, kesakitan sepanjang hari. 1:14 Segala pelanggaranku adalah kuk yang berat, suatu jalinan yang dibuat tangan Tuhan, yang ditaruh di atas tengkukku, sehingga melumpuhkan kekuatanku; Tuhan telah menyerahkan aku ke tangan orang-orang, yang tidak dapat kutentangi.

Penjelasan:


* Rat 1:8-11 - Yerusalem sangat berdosa
Yerusalem sangat berdosa. Dosa tidak pernah mendatangkan kebahagiaan yang sempurna. Yerusalem yang dihina dan dinajiskan oleh orang-orang yang dahulu menghormatinya, memalingkan muka dengan malu atas ketelanjangannya; karena penyelewengan dan kelalaian telah mendatangkan akibat-akibat menyedihkan. Orang-orang yang tidak mengenal Tuhan telah menjarah perkakas-perkakas Bait Suci, dan bangsa yang cemar telah menyerbu masuk tempat kudus yang menurut ketetapan Yahweh terlarang. Dengan mengerang karena butuh makanan, mereka menukarkan barang-barang berharga dengan roti demi menyambung hidup. (Perhatikan dua ucapan yang ditujukan kepada TUHAN dalam ay. 9, 11).

* RATAPAN "PUTERI YERUSALEM" (1:12-22).
Malapetaka yang diberikan Allah adalah keras, tetapi pantas diterima, sebagaimana pengakuan sang pembicara.

* Rat 1:12 - Tatkala murka-Nya menyala-nyala

Tatkala murka-Nya menyala-nyala. Banyak orang modem ingin mengabaikan kedahsyatan sifat Allah. Mereka tidak menyadari bahwa kebaikan sejati bukan bersikap toleran terhadap dosa.

* Rat 1:13-16 - Dari atas dikirim-Nya api masuk ke dalam tulang-tulangku
Dari atas dikirim-Nya api masuk ke dalam tulang-tulangku (ay. 13). Putri Yehuda menceritakan penderitaan yang dialaminya di tangan Tuhan - demam pada tulang-tulangnya, jaring di kakinya, kecewa dan tidak berdaya sepanjang hari. Allah telah menjalin dosa-dosa putri Sion menjadi kuk penindasan dan perbudakan. Darah teruna-teruna Sion diumpamakan sebagai anggur yang diperas di tempat pengirikan untuk perayaan musuh-musuh Yehuda. Karenanya Yehuda menangis, tanpa ada yang dapat menghibur dan tanpa ada yang dapat memulihkan, sebab anak-anak mereka binasa sementara musuh-musuh mereka berjaya.


SBU


MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA
RABU, 20 JUNI 2018
Renungan Pagi
GB.284 : 1 -Berdoa
MENERANGI DUNIA DENGAN KEPEDULIAN

Ratapan 1:1-9
"Yehuda telah ditinggalkan penduduknya Karena sengsara dan karena perbudakan yang berat; ia tinggal di tengah-tengah bangsa-

bangsa, namun tidak mendapal ketentraman (ay.3)

Kitab Ratapan dipandang sebagai bukti dari adanya suatu peristiwa dimana orang Yahudi pernah dibuang dari tanah miliknya dan menjadi budak di tanah asing. Sebagai suatu bukii dimana Israel pernah menjadi sekelompok pengungsi, yang dipandang rendah dan hina oleh bangsa-bangsa cii sekitarnya. Mereka tarpaksa pergi karena kesengsaraan dan perbudakan barat yang mereka alami di negeri mereka sendiri. Dan sampai mereka keluar dan tinggal di negeri asing pun, mereka masih merasa terancam dan tidak dapat hidup dengan tenteram.

Apa yang terjadi pada bangsa Israel di rnasa lalu, sampai sekarang masih terjadi pada bebarapa kelompok manusia di dunia ini. Yang karena kekerasan di negerinya mengungsi ke negara-negara lain. Ironisnya, tidak semua negara mau menerima mereka. Bahkan
ada negara yang mamperlakukan mereka layaknya bukan manusia. Diusir dengan kejam bahkan dijadikan bahan lelucon oieh seorang jurnaiis dari salah satu media televisi.
 
Kita sendiri terkadang masih ikut-ikutan menghakimi mereka. Kita tidak meiihat penderitaan mereka, tetapi lebih fokus pada siapa mereka, apa agamanya, dan apa hal yang menyebabkan mereka berada dalam situasi itu. Jalan pikiran seperti ini, tanpa kita sadari,
membuat kasih dan orientasi kita untuk menjadi terang dunia, memudar sedikit demi sedikit.

Pada pesan Natal 2017 di basilika Santo Petrus, Paus Fransiskus berkata, "Saya berharap tidak ada yang marasa tidak memiliki tempat bagi mereka untuk hidup di bumi ini." Maksuclnya, bahwa setiap manusia mestinya punya ternpat bagi dirinya di dunia
ini. Tidak dapat dibenarkan saseorang dapat diperlakukan tidak manusiawi hanya karena dia berbeda. Kiia sebagai pengikut Tuhan mesti mengupayakan dunia ini sebagai ruang damai dari manusia menikmati kasih Tuhan, tarmasuk bagi mereka, para pengungsi.

GB.284:3
Doa : (Ya Tuhan, Firman-Mu mengingatkan kami akan tanggung jawab kami sebagai pengikut-Mu di dunia ini. Mampukanlah kami ya Tuhan untuk menjalani tugas pengutusan-Mu, rnembawa damai-Mu yang abadi di tengah-tengah kehidupan kami)


MINGGU III SES. PENTAKCISTA
Rabu, 20 Juni 2018
Renungan Malam
GB.22 -Berdoa
PENDERITAAN AKIBAT DOSA

Ratapan 1 :10 -14
Segala pelanggaranku adalah kuk yang berat, suatu jalinan yang dibuat tangan Tuhan, yang ditaruh di atas tengkukku, sehingga melumpuhkan kekuatanku (ay.14)

Pencleritaan yang dialami seseorang, tidak selalu disebabkan oleh dosa orang tersebut. Bisa jadi karena memang Tuhan yang mengizinkan dia menderita, seperll yang terjacli pacla Ayub. Akan tetapi, dalam kitab Flatapan ini, clitekankan pencleritaan sebagai akibat dari dosa. Tujuannya, agar bangsa Israel insaffsaclar bahwa karena pelanggaran yang mereka lakukan, mereka akan berhadapan dengan hukuman Tuhan.

Kitab Ratapan menjadi peringatan bagi bangsa Israel cli kem udian hari agar jangan merasa diri babas dari hukuman karena status sebagai umat Allah. Tempat yang clinyatakan kudus bagi Allah saja, dengan mudahnya diporak-porandakan, apalagi orang Israel itu sendiri.

Jangan sampai salah dalarn melangkah. Satu kesalahan memang mengkh awatirkan, tapi apablla kesalahanidosa itu terjacli berulang-ulang, maka kekhawatiran itu akan berubah menjadi kenyamanan. Sampal pada satu titik climana hukuman itu nyata terjadi. Kesalahanfdosa yang selama ini kita nikmati, akan menjadi beban yang menekan kita. Saking beratnya, sampai kita pun tidak mampu untuk menanggungnya. ltu semua adalah akibat dari plkiran kita yang merasa hidup ini sepenuhnya tergantung pada usaha dan kekuatan kita. Paclahal cli sisi lain, kita saclar bahwa kita ini punya banyak kalemahan dan keterbatasan. Namun semua itu sering llclak terplkirkan, karena sibuk dengan kenyamanan akibal kesalahanf-closa yang dilakukan.

Oleh sebab itu, Firman Tuhan malam ini dengan te-gas berkata bahwa semua kesalahanldosa kita pada akhirnya akan membawa kita dalam penderitaan. Alangkah baiknya sebelum semuanya itu terjadl, kita menjadi insaf clan belajar untuk rnembiasakan melakukan hal-hal yang balk, yang berkenan cli hadapan Allah. Supaya karya penebusan Kristus tidak menjacii percurna, tetapi dapat kita penahankan dengan pertolongan kuasa Floh Kudus.

GB.62:1,5
Doa : (Tuhan, kami memohon kepada-Mu uniuk membuat kami insaf dari kesalahan dosa kami, sebelum kami harus menerima akibatnya. Jauhlah kiranya murka-Mu daripada kami, karena kami mau belajar untuk melakukan yang benar di hadapan-Mu)

Label:   Ratapan 1:10-14  



Khotbah Ibadah GPIB 2018

Khotbah Ibadah GPIB Rabu, 20 Juni 2018 - PENDERITAAN AKIBAT DOSA - Ratapan 1:10-14 - MINGGU III SES. PENTAKCISTA





[isi halaman tidak ditampilkan]

Halaman Khusus Member Pemberi Donasi.
Silakan Login Terlebih Dahulu!

Belum menjadi member? Silakan Register







Halaman Bebas Akses untuk Member Donasi:



NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 21 JUNI 2018 - DIHAJAR UNTUK MENGAKU - Ratapan 1:18-22 - MINGGU III SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 19 JUNI 2018 - SAUL KALAH - 1 Samuel 24:17-23 - MINGGU III SESPENTAKOSTA
Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan



rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke



JUMAT, 30 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 - BELAJAR BUAK DARI KEHIDUPAN - 2 Timotius 2:1-7 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Hari ketujuh, Demikianlah riwayat langit dan bumi // TUHAN Allah, Ada kabut naik ke atas ... dan membasahi // kabut, Tuhan Allah membentuk // manusia itu dari debu tanah // membentuk // manusia itu dari debu tanah ... menghembuskan // napas hidup ke
RABU, 28 NOVEMBER 2018
RABU, 28 NOVEMBER 2018 - MENDERITA DALAM KEBENARAN, BERBAHAGIALAH - 1 Petrus 2:18-25 (SGDK) - MlNGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU) Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)

SELASA, 27 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 27 NOVEMBER 2018 - MEMBERLAKUKAN APA YANG DIBERLAKUKAN TUHAN - 1 Petrus 2:7-10 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

SENIN, 26 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 26 NOVEMBER 2018 - HIDUP ADALAH UCAPAN SYUKUR - 1 Petrus 1:17-25 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Jika kamu menyebut-Nya Bapa // Hidup dalam ketakutan, Kamu telah ditebus ... bukan dengan barang yang fana // Dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus // yang mahal, Rasul Petrus menasihati mereka supaya menjalin kasih persaudaraan, Sia-sianya Ma
MINGGU, 25 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 - BERHIKMAT DALAM HIDUP - 1 Korintus 10:12-13 - HARI MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)



Minggu, 04 November 2018
Tata Ibadah Hari Minggu Syukur HUT ke-8 PKLU GPIB - Minggu, 04 November 2018

JUKLAK HUT KE-8 PKLU GPIB, PESAN MS GPIB HUT ke-8 PKLU, surat pengantar hut 8 pklu, TATA IBADAH PKLU GPIB HUT Ke-8 PKLU
7 OKTOBER 2018
KOREKSI LAGU DALAM TATA IBADAH 7 OKTOBER 2018 DAN PETUNJUK PELAKSANAAN IBADAH MINGGU SELAMA BULAN OKTOBER 2018


Minggu, 07 Oktober 2018
Tata Ibadah HARI PERJAMUAN KUDUS se-DUNIA dan HARI PEKABARAN INJIL INDONESIA (HPKD/HPII) Minggu, 07 Oktober 2018

Menggunakan Tata Ibadah GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ)



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL