Save Page
Amsal 3:5-8
3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 3:6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. 3:7 Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; 3:8 itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.

Penjelasan:

* Ams 3:5 - Dengan segenap hatimu // hati
Dengan segenap hatimu. Ayat berharga ini menunjukkan kontras antara hikmat manusia pada umumnya dengan hikmat ilahi yang merupakan dasar seluruh kitab ini. Dalam bahasa Ibrani, hati secara simbolis tidak terlalu banyak dipakai untuk menggambarkan tempatnya emosi, tetapi lebih sebagai tempatnya akal budi dan kehendak. Dengan kata lain, serahkanlah dirimu yang paling dalam kepada Allah. Jangan berusaha untuk bebas dari (tidak bergantung pada) Dia.

* Ams 3:6 - Meluruskan
Meluruskan. Ayat ini tidak hanya memberikan bimbingan, tetapi lebih banyak menjanjikan kuasa bagi kita untuk bergerak maju.

* Persembahan kepada Allah
    Di sini kita mendapati tiga imbauan yang masing-masing disertai dengan alasan yang kuat:
     I. Kita harus menjalani hidup ini dengan kerendahan hati dan tunduk dengan patuh kepada Allah dan pemerintahan-Nya (ay. 7): "Takutlah akan TUHAN, sebagai Tuhan dan Tuanmu yang berdaulat penuh atas engkau. Dalam segala hal, taatilah agamamu dan tunduklah kepada kehendak ilahi." Hal ini haruslah merupakan,
        1. Tunduk dengan segala kerendahan hati: Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak. Perhatikanlah, tidak ada musuh yang lebih kuat terhadap kuasa agama dan rasa takut akan Allah di dalam hati daripada kecongkakan mengenai hikmat kita sendiri. Orang-orang yang mengandalkan kemampuan diri mereka sendiri menganggap bahwa memperhatikan dan mempertimbangan aturan-aturan keagamaan itu terlalu remeh dan hina untuk mereka lakukan, apalagi untuk merintangi diri mereka sendiri dengan aturan-aturan tersebut.
        2. Tunduk dengan kepatuhan: takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan. Berjaga-jagalah supaya tidak melakukan hal-hal yang menyakiti hati-Nya atau membuatmu kehilangan pemeliharaan-Nya. Takut akan TUHAN yang membuat seseorang menjauhi kejahatan, merupakan hikmat dan akal budi yang sejati (Ayb. 28:28). Orang-orang yang memilikinya benar-benar bijaksana, yang menyangkal diri dan tidak menganggap diri mereka sendiri bijak. Untuk meneguhkan kita dalam menjalani kehidupan dengan rasa takut akan Allah, di sini dijanjikan (ay. 8) bahwa hal itu sama bermanfaatnya dengan makanan bagi tubuh jasmani kita. Hikmat itu menyehatkan tubuh: itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu. Hikmat juga menguatkan tubuh: itulah yang menyegarkan tulang-tulangmu. Kehati-hatian, kesabaran, penguasaan diri dan pengendalian pikiran, penguasaan nafsu dan gairah dengan baik, yang diajarkan oleh agama, tidak hanya cenderung memelihara kesehatan jiwa, tetapi juga membentuk kebiasaan yang baik bagi tubuh, yang patut diingini. Tanpa semua itu segala kenikmatan di dunia ini akan terasa hambar. Iri hati membusukkan tulang. Duka lara dunia ini mengeringkannya. Akan tetapi, pengharapan dan sukacita di dalam Allah bagaikan sumsum yang menyegarkan tulang-tulang.


SBU



MINGGU VI! SESPENTAKOSTA _
SABTU, 21 JULI 2018
Renungan Pagi
KJ.1T8 : 1 -Berdoa
MENYATAKAN KA$|H TANPA PAMRIH

Amsal 3:1-4
"maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia" (ay.4).

Peribahasa Indonesia "ada ubi ada talas, ADA BUDI ADA BALAS". Artinya bahwa setiap perbuatan baik ada balasannya. Peribahasa itu sejalan dengan pengajaran Amsal karya raja Salomo. Kata amsal "Kasih tidak boleh diabaikan". Siapa mengamalkan kasih, ia akan beroleh kasih pula. Ia akan dihargai oleh Tuhan dan manusia. Ia pun akan djberi panjang umur/lanjut usia dan hidup sejahtera. Jadi setiap perbuatan baik akan memperoleh balasan yang setimpal, Tentunya perbuatan baik dalam kasih itu, yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas. Bukan dengan duka dan terpaksa atau kepura-puraan yang bertujuan mendapat pujian di mata
orang.

Tetapi kalaukasih diiakukan untuk mendapat pujian, maka ketika pujian itu diterimanya, sudah selesai segalanya. Tak ada pujian lagi dari Tuhan. Bila dengan tulus hati dan ikhlas tanpa harap pujian dari siapapun, itu yang berkenan pada Tuhan dan Tuhan yang membaias dengan mengaruniakan kasih, panjang umur dan sejahtera. Maksudnya, perbuatan baiknya memperoleh berkat dari Tuhan, dan ia tidak berkekurangan tetapi sebaliknya berlimpah kemurahan dari Tuhan.

Berbuat baik melalui mengamalkan kasih adalah sikap kepribadian Kristen dalam iman. Barang siapa beriman kepada Kristus, maka ia wajib hidup dalam kasih yang diteladankan dan diamanatkan olehNya. Melakukan kasih tidak boieh bimbang dan takut kekurangan atau disalah tanggapi. Teruslah meiakukannya dengan tulus, karena Tuhan Yesus telah lebih dahulu melakukannya bagi kita tanpa pamrih.

KJ. 178:2
Doa : (Tolong saya Tuhan, mengasihi dengan sempurna
seperti kehendak-Mu)


MINGGU VII SES. PENTAKOSTA
SABTU, 21 JULI 2018
Renungan Malam
KJ.183 : 1 -Berdoa
TAKUT AKAN TUHAN

Amsal 3:5-8
"...... takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan" (ay.7)

Seorang tukang bangunan, sering tidak ada borongan pekerjaan membangun rumah. la kernudian melakukan pesugihan, yakni pergi ke ternpat keramat, mempersembahkan sesaji dan minta tolong dapat rejeki. Ia memang kebanjiran permintaan. Tetapi anaknya sering sakit dan karyawannyapun sering mengalami kecelakaan kerja, semua itu memerlukan biaya besar untuk barobat. Pada akhirnya, hasil usahanya tidak memberi kaberuntungan hanya lelah dan malah dirinya narnpak kurus dan pucat.

Memang, banyak orang termasuk orang beriman, sering mencari jalan pintas uniuk memperoleh rejeki. Tidak dipikirkan risikonya. Mereka hanya diperbudak oleh kebutuhan perut dan pekerjaan, sementara hasilnya belum tentu memberi harapan. Benar kata peribahasa "Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna". Firman Tuhan dalam Amsai 3 ini mengungkapkam bahwa manusia hendaknya tidak ceroboh. Jangan menganggap dirinya bijak dan mengambil keputusan seenaknya saja. Perbuatan egois tanpa pertimbangan yang benar akan menjerumuskannya dalam malapetaka yang besar.

Seiring dengan pesan Firman Tuhan dalam Amsal 3 ini, kita diingatkan agar kita sebagai umat Tuhan bertindak sesuai dengan iman Kristen. Jauhi betindak spontan di luar iman, yakni pikiran yang bodoh dan sesat dalam kejahatan. Adalah kejahatan alias dosa, bila orang percaya meminta rejeki atau berkat kepada illah alias kuasa kegeiapan. Hidup itu tidak bersandar dan tidak memuiiakan Tuhan sebagai sumber hidup dan berkat. Mengaku beriman tetapi memalukan Tuhan dan menghancurkan karya besar bagi keselamatan banyak orang.

KJ.183:2
Doa: (Aku ingin hidup beriman dan takut akan Tuhan)

Label:   Amsal 3:5-8 



Khotbah Ibadah GPIB 2018

Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 21 JULI 2018 - TAKUTAKAN TUHAN - Amsal 3:5-8 - MINGGU VII SES. PENTAKOSTA





[isi halaman tidak ditampilkan]

Halaman Khusus Member Pemberi Donasi.
Silakan Login Terlebih Dahulu!

Belum menjadi member? Silakan Register







Halaman Bebas Akses untuk Member Donasi:



NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 22 JULI 2018 - BESAR KUASA-NYA - Efesus 1:19-23 - HARI MINGGU VIII SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 20 JULI 2018 - TUHAN PENOLONGKU Mazmur 63 :7-12 - MINGGU VII SES. PENTAKOSTA
Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan



rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke



JUMAT, 30 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 - BELAJAR BUAK DARI KEHIDUPAN - 2 Timotius 2:1-7 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Hari ketujuh, Demikianlah riwayat langit dan bumi // TUHAN Allah, Ada kabut naik ke atas ... dan membasahi // kabut, Tuhan Allah membentuk // manusia itu dari debu tanah // membentuk // manusia itu dari debu tanah ... menghembuskan // napas hidup ke
RABU, 28 NOVEMBER 2018
RABU, 28 NOVEMBER 2018 - MENDERITA DALAM KEBENARAN, BERBAHAGIALAH - 1 Petrus 2:18-25 (SGDK) - MlNGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU) Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)

SELASA, 27 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 27 NOVEMBER 2018 - MEMBERLAKUKAN APA YANG DIBERLAKUKAN TUHAN - 1 Petrus 2:7-10 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

SENIN, 26 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 26 NOVEMBER 2018 - HIDUP ADALAH UCAPAN SYUKUR - 1 Petrus 1:17-25 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Jika kamu menyebut-Nya Bapa // Hidup dalam ketakutan, Kamu telah ditebus ... bukan dengan barang yang fana // Dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus // yang mahal, Rasul Petrus menasihati mereka supaya menjalin kasih persaudaraan, Sia-sianya Ma
MINGGU, 25 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 - BERHIKMAT DALAM HIDUP - 1 Korintus 10:12-13 - HARI MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)



Minggu, 04 November 2018
Tata Ibadah Hari Minggu Syukur HUT ke-8 PKLU GPIB - Minggu, 04 November 2018

JUKLAK HUT KE-8 PKLU GPIB, PESAN MS GPIB HUT ke-8 PKLU, surat pengantar hut 8 pklu, TATA IBADAH PKLU GPIB HUT Ke-8 PKLU
7 OKTOBER 2018
KOREKSI LAGU DALAM TATA IBADAH 7 OKTOBER 2018 DAN PETUNJUK PELAKSANAAN IBADAH MINGGU SELAMA BULAN OKTOBER 2018


Minggu, 07 Oktober 2018
Tata Ibadah HARI PERJAMUAN KUDUS se-DUNIA dan HARI PEKABARAN INJIL INDONESIA (HPKD/HPII) Minggu, 07 Oktober 2018

Menggunakan Tata Ibadah GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ)



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL