Save Page
Habakuk 2:6-8
Penghukuman atas para penindas
2:6
Bukankah sekalian itu akan melontarkan peribahasa mengatai dia, dan
nyanyian olok-olok serta sindiran ini: Celakalah orang yang menggaruk
bagi dirinya apa yang bukan miliknya -- berapa lama lagi? -- dan yang
memuati dirinya dengan barang gadaian. 2:7 Bukankah akan bangkit dengan
sekonyong-konyong mereka yang menggigit engkau, dan akan terjaga mereka
yang mengejutkan engkau, sehingga engkau menjadi barang rampasan bagi
mereka? 2:8 Karena engkau telah menjarah banyak suku bangsa, maka
bangsa-bangsa yang tertinggal akan menjarah engkau, karena darah manusia
yang tertumpah itu dan karena kekerasan terhadap negeri, kota dan
seluruh penduduknya itu.

Penjelasan:

*  Hab 2:6 - Sekalian itu // Peribahasa // nyanyian olok-olok. Barang gadaian
Sekalian
itu. Yang diacu adalah bangsa-bangsa dan orang-orang yang disebutkan dalam ayat 5. Peribahasa. Kata Ibraninya berarti sebuah persamaan, sehingga diartikan sebagai sebuah peribahasa. Sekalipun demikian, karena tidak terdapat peribahasa dalam pasal ini, kata ini harus dipahami sebagai persamaan dari nyanyian olok-olok. Barang gadaian. Atau
barang-barang jaminan (ASV; RSV). Kata yang dipakai di sini tidak terdapat di tempat lain lagi dalam Kitab Suci, namun terjemahan yang terakhir adalah yang lebih baik. Artinya terletak pada apa yang disebut dalam bahasa Ibrani kebencian terhadap lintah darat, dan dalam hukum Imamat terhadap pengambilan barang jaminan yang bernilai lebih besar daripada yang diperlukan untuk tanggungan. Orang Kasdim telah merampas dari kaum miskin, dengan menimbun segala yang dapat diperolehnya dengan cara yang tidak halal.

*  Hab 2:7 - Yang menggigit engkau, // mengejutkan Yang
menggigit engkau, dapat diterjemahkan secara lebih akurat sebagai yang menagih utangmu, sehingga mengandung pemikiran mengenai hubungan antara orang yang berutang dengan kreditor. Orang Kasdim, walaupun berperan sebagai kreditor, sebenarnya adalah penagih utang; dan akan datang giliran mereka untuk menghadapi hal yang mengejutkan (bdg. Mat. 18:28).

*  Hab 2:8 - Bangsa-bangsa yang tertinggal, akan menjarah engkau Bangsa-bangsa
yang tertinggal, akan menjarah engkau. Bangsa Babel akan dibalas dalam perbandingan mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Hukum pembalasan yang selalu berulang-ulang dalam Perjanjian Lama mulai dari Kejadian 9:6 dan seterusnya tidak dimaksudkan sebagai peraturan tentang pembalasan dendam tetapi sebagai suatu prinsip keadilan. Manusia akan menerima hukuman yang setimpal.
Meskipun orang Kasdim merupakan topik yang dimaksud dalam "ucapan celaka" yang pertama, ucapan-ucapan celaka yang dinyatakan dalam bagian selanjutnya dari pasal ini, ayat 9-20, berlaku secara lebih universal, dan tentu saja mencakup dosa-dosa Yehuda dan Israel.
Membatasi penghukuman Ilahi hanya terhadap musuh-musuh Israel akan berarti menegaskan keamanan yang bersifat jasmani dari orang-orang
berdosa yang semula dikeluhkan oleh Habakuk.



SBU

MINGGU XIV SES. PENTAKOSTA
SELASA, 4-SEPTEMBER 2018
Renungan Pagi
KJ.379 : 6 -Berdoa
TUHAN MENGHUKUM KETIDAKADILAN

Habakuk 2 :1 - 5
Lalu TUHAN menjawab aku demikian : "Tuliskanlah  (ay.2)

Habakuk, manunggu jawaban Tuhan atas pengaduannya, atas Keberatan hatinya melihat ketidakadilan yang dialami orang benar. Ia berdiri di tempat pengintaian, berdiri tegak di menara, meninjau dan menantikan apa yang akan difiirmankan Tuhan kepadanya sebagai jawaban atas pengaduannya. Tuhan menjawabnya.

Apakah benar pikiran Habakuk bahwa Tuhan berdiam diri memandangi kejahatan dan ketidakadilan berlaku di dunia ini? Tentu tidak. Tuhan sendiri akan menegakkan keadilanNya dan menghukum pelaku kejahatan dan ketidakadilan. Inilah jawaban yang diberikan Tuhan bagi Habakuk. Jawaban ini harus dituliskan dan diukir pada loh-loh, supaya orang sarnbil lalu dapat membacanya. Jawaban yang dituliskan ini menjacii ingatan bukan hanya bagi Haba-
kuk pada zamannya, tetapi bagi siapa saja, pada zaman kapanpun agar menjadi pembelajaran bagi setiap orang yang melihatnya.

Benar bahwa jawaban Tuhan itu masih menanti saatnya, tetapi ia akan bersegera menuju kesudahannya, walaupun berlambat-lambat tatapi ia sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh. Artinya keadilan dan kebenaran akan ditegakkan oleh Tuhan. Cepat
atau lambat, Tuhan akan bertindak. Ketika itu datang, tidak seorang pun yang dapat menghambatnya atau melarikan diri dari keadilan Tuhan. Tetapi orang yang benar akan hidup oleh percayanya. Ketika kita menyaksikan kehidupan pelaku kejahatan dan keti-
dakadilan, kelihatannya Iebih baik, lebih sejahtera dan semakin berjaya dibandingkan kehidupan orang benar yang biasa-biasa saja, sederhana, miskin dan menderita. Hal ini menyebabkan para pelaku kejahatan dan ketidakadilan tetap melakukan kejahatannya.

Mareka merasa bahwa tidak ada kekuatan manapun yang dapat menghentikan mereka. Menurut kita benarkah mereka akan tetap berjaya? Kalau kiia bijaksana merefleksikan kenyataan di dalam kahidupan ini, kita akan mengatakan bahwa Tuhan menegakkan
keadiian-Nya dengan rnenghukum para pelaku kejahatan dan ketidakadilan, cepat atau lambat, Tuhan bertindak. Pada akhirnya para pelaku kejahatan dan ketidakadilan akan hancur binasa. Tetapi orang-orang benar akan hidup oleh percayanya. lni menjadi bukti nyata bagi kita semua bahwa Tuhan tidak tinggal diam memandang kajahatan dan ketidakadilan.

KJ. 379:7
Doa : (Tuhan ajarlah kami untuk hidup di dalam keadilan dan kebenaran-Mu agar kami beroleh hidup di dalam-Mu)



MINGGU XIV SES. PENTAKOSTA
SELASA, 4-SEPTEMBER 2018
Renungan Malam
KJ.257 : 2 -Berdoa
SINDIRAN PELAKU KETIDAKADILAN

Habakuk 2 :6 - 8
Celakaiah orang yang menggaruk bagi dirinya...(ay.6b)

Pelaku kejahatan dan ketidakadilan mempergunakan semua cara untuk memperkaya diri dan membesarkan dirinya. Mereka tidak peduli apakah orang lain menjadi korban. Bagi rnereka yang terpenting adalah keuntungan sebanyak-banyaknya untuk diri sendiri.
Mereka tidak akan pernah puas untuk mengambil yang bukan haknya. Kehidupan pelaku kekerasan dan ketidakadilan dalam keadaan baik-baik saja, bahkan semakin berjaya. ltu sebabnya ketidakadilan semakin rnerajalela. Para korban kejahatan dan ketidakadilan tidak dapat membela dirinya dan menegakkan keadilan baginya. Mereka menjadi korban. Tetapi Tuhan akan membela mereka. Pelaku ketidakadilan berhadapan dengan Tuhan.

Siapakah yang dapat bertahan berhadapan dengan keadilan Tuhan? Tidak ada. Mereka akan hancur dan binasa sarnpai ke akar-akarnya. Di dalam kahancuran dan kebinasaannya, orang-orang akan mengolok-oloknya dan menyindir: "Celakalah orang yang menggaruk bagi dirinya apa yang bukan miliknya, dan yang memuati dirinya dengan barang gadaian. Bukan rasa kasihan yang didapat, melainkan nyanyian olok-olok, sindiran, sukacita melihat kehancuran pelaku ketidakadilan. Rasa malu dan menyesal karena telah dihukurn Tuhan itulah yang tinggal di dalam diri rnereka.

Kita sering melihat di TV, berita tentang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menangkap para pejabat negeri ini, yang telah merampok uang negara, alias merampok uang rakyat. Mereka memperkaya din dengan mengambil yang bukan haknya. Refleksi kita adalah penangkapan ini merupakan tindakan Tuhan menegakkan keadilan-Nya. Tuhan tidak tinggal diam melihat pelaku kejahatan yang rnengambil uang negara/rakyat hidup menikmati yang bukan miliknya. Ketika ditangkap, banyak orang yang menonton TV memberikan reaksi mengolok-olok dan menyindir mereka: "Rasain, itulah akibatnya kalau mencuri uang negara". Laiu bagaimana reaksi mereka yang ditangkap? Anehnya, mereka tidak punya rasa malu atau penyesalan. Justru yang mereka perlihatkan adalah wajah tersenyum, tanpa penyesalan. Sepertinya mereka bangga menjadi pencuri atau perampok uang rakyat. Dunia sudah gila,
tetapi kita jangan ikut gila.

KJ.357 : 4
Doa : ( Ya Tuhan, ajarlah kami untuk bekerja dengan baik dan benar, agar hasil yang kami peroleh menjadi berkat sukacita di dalam kehidupan kami)

Label:   Habakuk 2:6-8 



Christian Songs
Songs on The Blood of Jesus
HEALING WORSHIP SONGS
Jesus Is Risen Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 5 SEPTEMBER 2018 - KUTUKAN MEMBAYANGH HIDUP PELAKU KEJAHATAN - Habakuk 2:12-20 (SGDK) - MINGGU XIV SESUDAH PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 3 SEPTEMBER 2018 - KEKUATAN SEND|Rl DIJADIKAN TUHAN - Habakuk 1:16-17 - MINGGU XIV SES. PENTAKOSTA

Garis Besar Habakuk




BACAAN ALKITAB SETAHUN:
  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Bacaan Alkitab GMIT 2019
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2018..

    songbatak.com- Top of JUDIKA

    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    contoh kj 392 bukan kj.392
    Preview Swing Tradig




    Beli Kaos C59. Klik Disni

    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни) *, SR *, SP *, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KPRI, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), Puji Syukur, Madah Bakti,
    Russian Worship Songs
    Chinese Praise and Worship Song
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI
    Greek Worship Songs
    French Worship Songs
    Spanish Worship Songs



    Selasa, 2 Juli 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 2 Juli 2019 - Kisah Para Rasul 5:26-42 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Kisah Para Rasul 5:26-42 Penjelasan Ayat
    Penangkapan dan Pemeriksaan Para Rasul; Nasihat Gamaliel
    Senin, 1 Juli 2019
    Senin, 1 Juli 2019 - HUT ke-38 Yapendik GPIB - Kisah Para Rasul 5:12-16 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat

    Minggu, 30 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 30 Juni 2019 - Kisah Para Rasul 2:41-47 (SGD) - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat
    Cara hidup jemaat yang pertama, Kedatangan Roh Kudus, Persekutuan Murid-murid
    Sabtu, 29 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 29 Juni 2019 - Hakim-Hakim 11:1-11 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hakim-Hakim 11:1-11 Penjelasan Ayat
    Yefta dan Gilead, Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa,
    Jumat, 28 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Juni 2019 - Hosea 7:8-16 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hosea 7:8-16 Penjelasan Ayat
    Efraim // mencampurkan dirinya di antara bangsa-bangsa, Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik


    Minggu, 03 Maret 2019
    JUKLAK DAN TATA IBADAH HUT KE-54 PELKAT PKP GPIB - Minggu, 03 Maret 2019

    Surat Pengantar, Juklak, Petunjuk Teknis IHMPA di Bulan Khusus-PKP, Tata-Ibadah, Pesan MS HUT 54 PKP, Multimedia Pesan H



    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)

    Selasa, 2 Juli 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 2 Juli 2019 - Kisah Para Rasul 5:26-42 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Kisah Para Rasul 5:26-42 Penjelasan Ayat
    Penangkapan dan Pemeriksaan Para Rasul; Nasihat Gamaliel
    Senin, 1 Juli 2019
    Senin, 1 Juli 2019 - HUT ke-38 Yapendik GPIB - Kisah Para Rasul 5:12-16 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat

    Minggu, 30 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 30 Juni 2019 - Kisah Para Rasul 2:41-47 (SGD) - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat
    Cara hidup jemaat yang pertama, Kedatangan Roh Kudus, Persekutuan Murid-murid
    Sabtu, 29 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 29 Juni 2019 - Hakim-Hakim 11:1-11 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hakim-Hakim 11:1-11 Penjelasan Ayat
    Yefta dan Gilead, Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa,
    Jumat, 28 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Juni 2019 - Hosea 7:8-16 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hosea 7:8-16 Penjelasan Ayat
    Efraim // mencampurkan dirinya di antara bangsa-bangsa, Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik

    lagu gereja tiberias indonesi, lagu gereja pikul salib, lagu gereja kemurahan tuhan, lagu gereja semua di mata tuhan, lagu gerejawi, lagu gereja mp3, lagu gereja gki, lagu lagu gereja, lagu gereja nikko, lagu gereja talita doodoh, lagu gereja lama, lagu gereja ntt, lagu gereja, lagu gereja kasih nama yesus, lagu gereja terbaru, lagu gereja suka cita, lagu gereja anak, , lagu gereja ya bapa, anugrahmu, lagu gereja tua, lagu gereja katolik, lagu gereja advent, lagu gereja hkbp, lagu gereja nikita, lagu gereja biak, lagu gereja batak, lagu gereja manado, agu gereja katolik cintamu, lagu gereja indonesia, lagu gereja yang mudah, lagu gereja katolik anak anak, lagu gereja terbaik dan terpopuler, lagu gereja nainggolan sisters, lagu gereja kidung jemaat, lagu gereja katolik bagai rajawali, lagu gereja anak kristen,