Save Page
Habakuk 3:12-14
3:12
Dalam kegeraman Engkau melangkah melintasi bumi, dalam murka Engkau
menggasak bangsa-bangsa. 3:13 Engkau berjalan maju untuk menyelamatkan
umat-Mu, untuk menyelamatkan orang yang Kauurapi. Engkau meremukkan
bagian atas rumah orang-orang fasik dan Kaubuka dasarnya sampai batu
yang penghabisan. Sela. 3:14 Engkau menusuk dengan anak panahnya sendiri
kepala lasykarnya, yang mengamuk untuk menyerakkan aku dengan
sorak-sorai, seolah-olah mereka menelan orang tertindas secara
tersembunyi.


Penjelasan:

* Hab 3:12 - Engkau melangkah
Engkau melangkah.
TUHAN melangkah melintasi bumi sebagai seorang Penakluk yang
penuh kemenangan, menginjak-injak bangsa-bangsa seperti petani sedang
mengirik padinya dengan cara menginjak-injaknya.

* Hab 3:13 - Menyelamatkan ... (yang) Kauurapi
Menyelamatkan ... (yang) Kauurapi. Yang diurapi adalah orang-orang tersisa yang setia
dari antara umat perjanjian. Dalam masa PL, tidak semua orang yang
berasal dari Israel adalah orang Israel (Rm. 9:6). Pembebasan oleh Allah
diperluas kepada orang-orang yang mencari penghiburan Israel dalam
pribadi raja Mesiasnya.

* Hab 3:13 - Dasarnya sampai batu yang penghabisan
Dasarnya sampai batu yang penghabisan. Gambarannya adalah tentang seorang
penakluk yang sedang meremukkan dasarnya sampai batu penghabisan: Rumah
orang fasik

* Diri yang memuji.
Dalam keheningan dan kesadaran akan tidak utuhnya kehidupan, Habakuk mulai bernyanyi (ayat 1,19b). Nyanyian memerlukan ruang untuk beresonansi. Ruang getar itu
adalah sikap batin yang lapang, menerima dan menunggu wawasan baru.
Dalam ruang itu, nyanyian menemukan daya kreatifnya, mencipta ulang diri
kita yang putus asa melihat realitas tak kunjung bahagia.Habakuk
bernyanyi dari masa lalu. Pikirannya menerawang ke belakang, dan dari
bibirnya terlontarlah ingatan tentang karya-karya Allah. Habakuk
merindukan pengulangan, suatu kebangkitan kembali kuasa Allah. Allah
memang murka, namun bukankah esensi diri-Nya tidak hanya murka,
melainkan juga kasih? Ingatan ke belakang ini menjadi suatu ajakan
kepada Allah juga untuk melakukan perjalanan menapaki sejarah-Nya.
Memori dari yang insani dan Ilahi akan beriring menuju realisasi
harapan.


SBU

MINGGU XIV SES. PENTAKOSTA
JUMAT, 7 SEPTEMBER 2018
Renungan Pagi
KJ.64 : 1 -Berdoa
TUHAN MEMELIHARA AKAN CIPTAAN-NYA

Habakuk 3:9-11
Busur-Mu telah Kaubuka  (ay.9)

Renungan pagi ini adalah kelanjutan doa Habakuk tentang bagaimana Tuhan berkuasa dan berkarya atas kehidupan alam semesta dari sejak masa lalu. Ayat 9-11 ini menunjuk kepada
sungai, gunung, samudera raya, matahari, bulan dan kilat yang menyambar. Kehadiran dan pekerjaan Tuhan menggetarkan seluruh alam semesta. Digambarkan Tuhan membelah bumi menjadi sungai-sungai, gunung-gunung gemetar, air bah menderu lalu, samudera raya memperdengarkan suaranya dan mengangkat tangannya, matahari dan bulan berhenti di tempat kediamannya. Alam ini tunduk pada kuasa Tuhan. Alam ini dipakai Tuhan untuk
memperlihatkan kuasa dan kemuliaan-Nya.

Bagi kebanyakan orang peristiwa alam seperti tsunami, banjir, longsor, gelombang Iautan, kilat sambar menyambar adalah peristiwa biasa, yang tidak punya makna. Tetapi bagi kita yang  percaya kepada Tuhan yang berkuasa atas alam semesta ini akan memaknai semua peristiwa itu sebagai bentuk pernyataan kuasa dan kehadiran Tuhan. Semua peristiwa alam itu mengingatkan kita bahwa Tuhan bekerja menata, memelihara dan memperbaharui
alam semesta ciptaan-Nya ini. Kitajuga diingatkan untuk ikut serta di dalam pekerjaan Tuhan menata dan memeliharanya, sehingga alam semesta ini menjadi sahabat yang mendukung kehidupan kita. Jika yang kita perbuat adalah merusak, mengotori dan menghancurkannya, maka kita sendiri akan menerima akibat buruknya. Mari, kita menghargai alam semesta ini. Hal-hal positif yang bisa kita Iakukan, seperti membuang sampah pada tempatnya akan
berdampak positif bagi kita dan Iingkungan kita

KJ 64 : 2
Doa : (Ya Tuhan, kami mau ikut serta dalam pekerjaan Tuhan menata, memelihara dan memperbaharui alam semesta ini)


MINGGU XIV SES. PENTAKOSTA
JUMAT, 7 SEPTEMBER 2018
Renungan Malam
GB.284 : 1 -Berdoa
TUHAN PEMBELA KORBAN KETIDAKADILAN

Habakuk 3: 12 - 14
Engkau berjalan maju untuk menyelamatkan umat-Mu ....... (ay.13)

Sejarah masa lalu memperlihatkan bagaimana Tuhan bertindak menyelamatkan umat-Nya dari penindasan dan ketidakadilan bangsa-bangsa lain. Tuhan sendiri maju berperang; dalam kegeraman-Nya Tuhan melangkah melintasi bumi dan dalam murka-Nya menggasak bangsa-bangsa, menghancurkannya sampai kedasarnya, tidak ada yang tersisa. Tuhan maju menyelamatkan orang-orang yang diurapi-Nya. Di sini kita melihat bahwa para peiaku kejahatan dan ketidakadiian tidak berhadapan dengan korbannya, tetapi berhadapan dengan Tuhan Yang Mahakuasa, yang membela korban kejahatan dan ketidakadilan. Jika Tuhan sudah
bertindak, siapakah yang dapat bertahan dan luput dari-Nya? Tidak ada. Pada akhirnya keadilan ditegakkan, para penisndas dihancurikan sampai keakar-akarnya, tidak ada yang tersisa.

Ada sebuah kisan yang viral di media sosial tentang seorang hakim yang menagis saat menjatuhkan vonis kepada seorang nenek yang rnencuri singkong di areal perkebunan singkong rnilik perusahaan tenentu. si nenek mencuri singkong untuk diberi makan
cucunya yang kelaparan. Saat menjatuhkan vonisnya, sarnbil menangis si hakim berkata: "Maaf nek, saya harus menjatuhkan hukuman ini karena nenek sudah bersalah". Tetapi kemudian ia membuka topinya dan memasukkan uang kedaiamnya. Kemudian ia berkata kepada semua yang hadir: "Kita semua bersalah karena telah membiarkan kerniskinan ada disekitar kita dan membiarkan si nenek ini hidup miskin. Sekarang berikan tanggunjawabmu menolong nenek ini". Lalu topi sang hakim diedarkan. Semua orang mernasukkan uangnya termasuk pihak yang menuntut si nenek, dengan rasa malu ikut memberikan uangnya. Dari hasil pengumpulan uang itu, rnaka si nenek dapat membayarkan denda yang ditentukan oleh pengadilan. Kisah ini menunjukkan kepada kita bahwa di tengah situasi di mana keadilan dan hukum mandul, masih ada seorang hakim yang berpihak pada keadilan. Dari kacarnata iman, hakim ini adalah kehadiran Tuhan yang menyelamatkan orang lemah. Di tengah-tengah kekerasan dan ketidakadilan yang merajalela, mari kita mencontoh si hakim yang berpihak pada si nenek; berpihak pada keadilan dan kebenaran.

GB. 284 : 2
Doa : (Tuhan, kami menyediakan diri kami menjadi alat di tangan-Mu untuk menyatakan kasih dan keadilan-Mu)

Label:   Habakuk 3:12-14 



Khotbah Ibadah GPIB 2018

Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 7 SEPTEMBER 2018 - TUHAN PEMBELA KORBAN KETIDAKADILAN - Habakuk 3:12-14 - MINGGU XIV SES. PENTAKOSTA





[isi halaman tidak ditampilkan]

Halaman Khusus Member Pemberi Donasi.
Silakan Login Terlebih Dahulu!

Belum menjadi member? Silakan Register







Halaman Bebas Akses untuk Member Donasi:



NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 08 SEPTEMBER 2018 - OPTIMIS MEMANDANG KEHIDUPAN - Habakuk 3:17-19 - MINGGU XV SESUDAH PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 6 SEPTEMBER 2018 - KUASA ALLAH NYATA ATAS ALAM CIPTAANNYA - Habakuk 3:6-8 - MINGGU XIV SES. PENTAKOSTA
Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan



rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke



JUMAT, 30 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 - BELAJAR BUAK DARI KEHIDUPAN - 2 Timotius 2:1-7 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Hari ketujuh, Demikianlah riwayat langit dan bumi // TUHAN Allah, Ada kabut naik ke atas ... dan membasahi // kabut, Tuhan Allah membentuk // manusia itu dari debu tanah // membentuk // manusia itu dari debu tanah ... menghembuskan // napas hidup ke
RABU, 28 NOVEMBER 2018
RABU, 28 NOVEMBER 2018 - MENDERITA DALAM KEBENARAN, BERBAHAGIALAH - 1 Petrus 2:18-25 (SGDK) - MlNGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU) Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)

SELASA, 27 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 27 NOVEMBER 2018 - MEMBERLAKUKAN APA YANG DIBERLAKUKAN TUHAN - 1 Petrus 2:7-10 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

SENIN, 26 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 26 NOVEMBER 2018 - HIDUP ADALAH UCAPAN SYUKUR - 1 Petrus 1:17-25 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Jika kamu menyebut-Nya Bapa // Hidup dalam ketakutan, Kamu telah ditebus ... bukan dengan barang yang fana // Dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus // yang mahal, Rasul Petrus menasihati mereka supaya menjalin kasih persaudaraan, Sia-sianya Ma
MINGGU, 25 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 - BERHIKMAT DALAM HIDUP - 1 Korintus 10:12-13 - HARI MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)



Minggu, 04 November 2018
Tata Ibadah Hari Minggu Syukur HUT ke-8 PKLU GPIB - Minggu, 04 November 2018

JUKLAK HUT KE-8 PKLU GPIB, PESAN MS GPIB HUT ke-8 PKLU, surat pengantar hut 8 pklu, TATA IBADAH PKLU GPIB HUT Ke-8 PKLU
7 OKTOBER 2018
KOREKSI LAGU DALAM TATA IBADAH 7 OKTOBER 2018 DAN PETUNJUK PELAKSANAAN IBADAH MINGGU SELAMA BULAN OKTOBER 2018


Minggu, 07 Oktober 2018
Tata Ibadah HARI PERJAMUAN KUDUS se-DUNIA dan HARI PEKABARAN INJIL INDONESIA (HPKD/HPII) Minggu, 07 Oktober 2018

Menggunakan Tata Ibadah GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ)



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL