Save Page
1 Raja-Raja 21:8-16
21:8
Kemudian ia menulis surat atas nama Ahab, memeteraikannya dengan
meterai raja, lalu mengirim surat itu kepada tua-tua dan pemuka-pemuka
yang diam sekota dengan Nabot. 21:9 Dalam surat itu ditulisnya demikian:
"Maklumkanlah puasa dan suruhlah Nabot duduk paling depan di antara
rakyat. 21:10 Suruh jugalah dua orang dursila duduk menghadapinya, dan
mereka harus naik saksi terhadap dia, dengan mengatakan: Engkau telah
mengutuk Allah dan raja. Sesudah itu bawalah dia ke luar dan lemparilah
dia dengan batu sampai mati." 21:11 Orang-orang sekotanya, yakni tua-tua
dan pemuka-pemuka, yang diam di kotanya itu, melakukan seperti yang
diperintahkan Izebel kepada mereka, seperti yang tertulis dalam surat
yang dikirimkannya kepada mereka. 21:12 Mereka memaklumkan puasa dan
menyuruh Nabot duduk paling depan di antara rakyat. 21:13 Kemudian
datanglah dua orang, yakni orang-orang dursila itu, lalu duduk
menghadapi Nabot. Orang-orang dursila itu naik saksi terhadap Nabot di
depan rakyat, katanya: "Nabot telah mengutuk Allah dan raja." Sesudah
itu mereka membawa dia ke luar kota, lalu melempari dia dengan batu
sampai mati. 21:14 Setelah itu mereka menyuruh orang kepada Izebel
mengatakan: "Nabot sudah dilempari sampai mati." 21:15 Segera sesudah
Izebel mendengar, bahwa Nabot sudah dilempari sampai mati, berkatalah
Izebel kepada Ahab: "Bangunlah, ambillah kebun anggur Nabot, orang
Yizreel itu, menjadi milikmu, karena Nabot yang menolak memberikannya
kepadamu dengan bayaran uang, sudah tidak hidup lagi; ia sudah mati."
21:16 Segera sesudah Ahab mendengar, bahwa Nabot sudah mati, ia bangun
dan pergi ke kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu, untuk mengambil
kebun itu menjadi miliknya.


Penjelasan:


* 1Raj 21:8 - Kemudian ia menulis surat atas nama Ahab 8. Kemudian ia
menulis surat atas nama Ahab. Maksudnya surat kerajaan yang resmi.

* 1Raj 21:9 - Suruhlah Nabot duduk paling depan di antara rakyat
Suruhlah
Nabot duduk paling depan di antara rakyat. Sebuah istilah teknis yang
artinya menyeret Nabot ke pengadilan. Jelas keputusan pengadilan sudah
ditetapkan sebelumnya. Pengadilan tersebut merupakan sebuah pengadilan
sandiwara seakan-akan keadilan telah ditegakkan. Tetapi, agar supaya
pengadilan sandiwara itu lebih meyakinkan, disediakan dua orang saksi
sebagaimana diharuskan oleh hukum Taurat (Ul. 17:6, 7); keduanya jelas
merupakan saksi palsu. Tuduhan yang dilancarkan kepadanya bukan hanya
bahwa Nabot telah menentang raja, tetapi bahwa dia juga telah menghujat
nama Tuhan, sebuah kesalahan yang juga dilakukan oleh Izebel. Hukuman
bagi kejahatan semacam itu, jika terbukti, adalah mati dirajam batu (Im.
24:16; Yoh. 10:33). Sesudah orang yang tertuduh itu mati, maka di
atasnya ditumpuk sejumlah batu sebagai tanda tentang cara orang tersebut
mati dan alasannya.

* 1Raj 21:11 - Orang-orang sekotanya, yakni
tua-tua dan pemuka-pemuka . . . melakukan seperti yang diperintahkan
Izebel kepada mereka
Orang-orang sekotanya, yakni tua-tua dan
pemuka-pemuka . . . melakukan seperti yang diperintahkan Izebel kepada
mereka. Senantiasa ada orang-orang yang bersedia untuk menjadi saksi
dengan dibayar dan mengatur kesaksiannya agar sesuai dengan tujuan jahat
dari orang yang menyewa mereka. Bandingkan dengan pengadilan Yesus
(Mat. 26:60, 61).

* 1Raj 21:13 - Sesudah itu mereka membawa dia ke luar kota, lalu melempari dia dengan batu sampai mati
Sesudah
itu mereka membawa dia ke luar kota, lalu melempari dia dengan batu
sampai mati. Nabot dihukum untuk kejahatan yang tidak pernah dibuatnya.
Dan Allah yang mahaadil melihat perbuatan jahat itu. Tidak lama kemudian
Ahab dan Izebel sendiri harus berhadapan dengan pengadilan abadi untuk
menerima hukuman yang setimpal. Ketika Ahab mengetahui bahwa Nabot telah
meninggal, dia langsung mengklaim kebun anggur itu sebagai miliknya
(ay. 16).

* Para tua-tua dan pemuka Kota Samaria adalah
masyarakat kelas atas yang memiliki moral rusak dan hati nurani yang
busuk. Buktinya mereka mau saja mengikuti perintah Izebel yang
jelas-jelas bermotivasikan kejahatan. Masyarakat seperti ini adalah
masyarakat yang sakit (ayat 11-12)!
Keempat, dua orang dursila adalah
orang-orang yang mau melakukan apa saja demi sedikit keuntungan. Ini
adalah produk dari masyarakat yang sakit (ayat 13-14).
Betapa
mengerikannya kalau keserakahan Ahab, kelicikan Izebel, dan kerusakan
moral dan hati nurani masyarakat Samaria adalah gambaran kehidupan
pemimpin-pemimpin dan kelompok elit negeri ini. Pastilah produk yang
muncul adalah orang-orang dursila. Siapa yang bisa mengatasi semua ini?
Syukur kepada Allah. Allah sendiri, melalui anak-anak-Nya yang mau
dipakai-Nya untuk menyuarakan kebenaran dan menegakkan keadilan.

SBU

MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
SENIN, 10 SEPTEMBER 2018
Renungan Pagi
KJ.336 : 1 -Berdoa
PEMERINTAH SEBAGAI PERPANJANGAN TANGAN ALLAH

Roma 13 : 6 - 7
"...mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah" (ay.6)

Roma pasal 13 adaiah nasihat Paulus kepada jemaat di Roma
terkait bagaimana jemaat harus bersikap terhadap pemerintahan
kekaisaran Romawi (PAX Romana). Pandangan Pauius terhadap
pemerintah adaiah tidak ada orang yang dapat benar-benar
memisahkan dirinya dari masyarakat di mana ia hidup dan pada
saat yang sama menjadi bagian dari masyarakat itu. Tak ada orang
yang dapat dibenarkan dengan sadar keluar dari ikatan bangsanya,
apalagi menikmati keuntungan-keuntungan tertentu yang tidak
mungkin diperolehnya seoara individual; dan pada waktu bersamaan
menolak segala kewajibannya. Sebagaimana ia adaiah bagian dari
tubuh gereja, iajuga bagian dari tubuh bangsa; tak ada di dunia ini
suatu individu yang sama sekali tak punya ikatan dengan apa-
apa. Setiap orang mempunyai kewajiban terhadap negara dan
harus melaksanakan itu, meskipun seorang pemimpin sekejam
Nero berada di atas tahta pada masa itu. Dalam hal ini Paulus me-
nolak jalan kekerasan yang sering ditempuh oieh kaum Zelot,
keiompok Yahudi radikal.

Bagi Pauius, Kekaisaran Romawi adaiah suatu alat iiahi yang
ditunjuk untuk menyelamatkan dunia dari kekacauan. Jika kekai-
saran itu disingkirkan, dunia akan terpecah belah jadi kepingan.
Faktanya Pax Romana yang damai memberikan kesempatan ke-
pada para misionaris Kristen untuk bekerja. Paulus meiihat pe-
merintah sebagai aiat di tangan Allah untuk menjaga dunia dari
kekacauan. Mereka yang mengurus pemerintahan adaiah orang-
orang yang memainkan bagiannya dalam tugas yang besar itu.
Apakah disadari atau tidak, mereka sedang mengerjakan karya
Allah, dan kewajiban orang Kristen adaiah membantu bukan meng-
halanginya.

KJ.336:2
Doa : (Lindungilah negeri Indonesia yang kami cintai ini dari roh-
roh jahat dan pemecah belah yang dapat merusak kedamaian.
Tuntunlah kami agar dapat memberi kesejukan di mana pun kami
berada)



MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
SENIN, 10 SEPTEMBER 2018
Renungan Malam
KJ.440 : 1,2 -Berdoa
NABOT MATI AKIBAT KECERDIKAN IZEBEL

1 Raja-Raja 21 : 8 - 16
Segera
sesudah lzebel mendengar, bahwa Nabot sudah dilempari sampai mati,
berkatalah lzebel Ahab : "Bangunlah, ambillah ke kebun anggur....
(ay.15)

Bayangkan betapa gembira Ahab yang dengan gampang dan
mudah bisa memperoleh kebun anggur yang diinginkan itu. Semua
ini adalah karena kecerdikan lzebel. Bagaimana ia dengan ke-
kuasaanya dan kelicikan membuat surat edaran atas nama raja
bermeteraikan materai raja kepada seluruh tua-tua dan pemuka-
pemuka bangsa untuk melakukan puasa nasional. Nabotharus
duduk paling depan bersama-sama rakyat untuk mendengar
maklumat raja. Dan dengan liciknya dipakai 2 orang dursila untljk
menjadi saksi dusts. tczrhadap Nabot. lsi saksi dusta ialah bahwa
Nabot telah mengutuk Allah dan Raja (ay.13). Mau tidak mau
kesaksian ini dibenarkan atas perintah raja dan siapapun tidak
boleh menolak. Peristiwa didalangi terutama oleh lzebel si pemimpin
cerdik penuh dengan kelicikan dan tipu muslihat. Nabot harus mati
ditangan seorang raja yang kejam dan seorang ratu yang cerdik
pen uh muslihat. Mungkin pun tua-tua dan pemuka-pemuka kota
tidak tahu persis apa yang terjadi. Tetapi ini adalah maklumat raja
yang bermaterai maka terpaksa semua patut tunduk dan mengikuti
dengan segala penghormatan. Ditengah-tengah suasana yang tidak
menyenangkan disertai dengan tindakan-tindakan kekerasan dan
sadis setiap orang harus turut menyaksikan kematian fisik dari
orang-orang yang benar.

Orang-orang benar berdiam diri sebab tidak bisa menentang
penguasa yang berkuasa. Apakah ada prinsip untuk membalas
kejahatan dengan kasih. Tidak ada disaat-disaat seperti ini. Lalu
kapan ada prinsip kasih? Kapan ada suara pembelaan terhadap
hal-hal asasi kemanusiaan?

KJ.440 : 3,4
Doa : (Ya Tuhan ampunilah kami yang tidak mampu menyinarkan
kehendak-Mu dan kejujuran didalam masyarakat kami)

Label:   1 Raja-Raja 21:8-16 



Khotbah Ibadah GPIB 2018

Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 - NABOT MATI AKIBAT KECERDIKAN IZEBEL - 1 Raja-Raja 21:8-16 - MINGGU XV SES. PENTAKOSTA





[isi halaman tidak ditampilkan]

Halaman Khusus Member Pemberi Donasi.
Silakan Login Terlebih Dahulu!

Belum menjadi member? Silakan Register







Halaman Bebas Akses untuk Member Donasi:



NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 - MENJAGA IMAN, MERANGKUL YANG JATUH, MENJAGA DIRI TETAP UTUH - Yudas 1:21-23 - MINGGU XV SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 9 SEPTEMBER 2018 - FITNAH MERENGGUT NYAWA - Kisah Para Rasul 8:8-12 - HARI MINGGU XV SESUDAH PENTAKOSTA
Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan



rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke



JUMAT, 30 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 - BELAJAR BUAK DARI KEHIDUPAN - 2 Timotius 2:1-7 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Hari ketujuh, Demikianlah riwayat langit dan bumi // TUHAN Allah, Ada kabut naik ke atas ... dan membasahi // kabut, Tuhan Allah membentuk // manusia itu dari debu tanah // membentuk // manusia itu dari debu tanah ... menghembuskan // napas hidup ke
RABU, 28 NOVEMBER 2018
RABU, 28 NOVEMBER 2018 - MENDERITA DALAM KEBENARAN, BERBAHAGIALAH - 1 Petrus 2:18-25 (SGDK) - MlNGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU) Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)

SELASA, 27 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 27 NOVEMBER 2018 - MEMBERLAKUKAN APA YANG DIBERLAKUKAN TUHAN - 1 Petrus 2:7-10 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

SENIN, 26 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 26 NOVEMBER 2018 - HIDUP ADALAH UCAPAN SYUKUR - 1 Petrus 1:17-25 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Jika kamu menyebut-Nya Bapa // Hidup dalam ketakutan, Kamu telah ditebus ... bukan dengan barang yang fana // Dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus // yang mahal, Rasul Petrus menasihati mereka supaya menjalin kasih persaudaraan, Sia-sianya Ma
MINGGU, 25 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 - BERHIKMAT DALAM HIDUP - 1 Korintus 10:12-13 - HARI MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)



Minggu, 04 November 2018
Tata Ibadah Hari Minggu Syukur HUT ke-8 PKLU GPIB - Minggu, 04 November 2018

JUKLAK HUT KE-8 PKLU GPIB, PESAN MS GPIB HUT ke-8 PKLU, surat pengantar hut 8 pklu, TATA IBADAH PKLU GPIB HUT Ke-8 PKLU
7 OKTOBER 2018
KOREKSI LAGU DALAM TATA IBADAH 7 OKTOBER 2018 DAN PETUNJUK PELAKSANAAN IBADAH MINGGU SELAMA BULAN OKTOBER 2018


Minggu, 07 Oktober 2018
Tata Ibadah HARI PERJAMUAN KUDUS se-DUNIA dan HARI PEKABARAN INJIL INDONESIA (HPKD/HPII) Minggu, 07 Oktober 2018

Menggunakan Tata Ibadah GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ)



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL