Save Page
Yudas 1:21-23
1:21
Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat
Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. 1:22 Tunjukkanlah
belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, 1:23 selamatkanlah mereka
dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan
yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah
pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.


Penjelasan:

* Yud 1:21
Arndt
membuat parafrase ayat ini sebagai berikut. "Hindarkanlah dirimu dari
kerugian dengan memberikan kesempatan kepada Allah untuk menunjukkan
kasih-Nya kepadamu juga pada masa depan." Lingkungan orang Kristen pada
saat itu ialah kasih Allah, dan penantian mereka ialah jaminan hidup
kekal bersama dengan Yesus Kristus.

* Yud 1:22 - eleeo,
Naskah
Yunani dari ayat 22, 23 sulit untuk dipahami. Dalam ayat 22 kata kerja
yang diakui lebih baik ialah eleeo, "menunjukkan belas kasihan." Sasaran
dari belas kasihan ialah mereka yang ragu-ragu. Dengan demikian, di
dalam nas ini, Yudas mendesak orang-orang Kristen untuk menanggapi
keraguan intelektual dan moral dari orang-orang yang terpengaruh oleh
para guru palsu. Tujuannya bukanlah mengusir dan mengutuk mereka yang
ragu-ragu tersebut, melainkan memulihkan mereka ke dalam persekutuan.

* Yud 1:23 - merampas mereka dari api
Zakharia
3:2-4 mungkin mempengaruhi pernyataan Yudas ini, sebab dia berbicara
tentang merampas mereka dari api. Api mungkin melambangkan nafsu
sensual. tetapi lebih besar kemungkinan bahwa yang dimaksudkan adalah
hukuman abadi. Hal yang disuruh di sini ialah agar orang Kristen
bersikap penuh belas kasihan kepada si pelaku dosa sambil membenci dosa
yang dilakukannya.

* Membangun iman yang teguh di atas dasar yang benar.
Bagian
terpenting di dalam surat Yudas ada pada ayat 17-25 yang memberikan
nasihat sehubungan dengan maksud penulisannya, yaitu agar umat percaya
membangun iman yang teguh di atas dasar yang benar. Yudas mengajak umat
Tuhan untuk mengingat kembali mengenai pokok-pokok kepercayaan yang
sudah diajarkan oleh rasul-rasul (ayat 17-19). Selain itu, umat Tuhan
juga dituntut untuk memberikan kesaksian kehidupan yang suci (ayat
20-23), dengan penjabaran empat nasihat khusus yang berkaitan dengan
membangun diri kita sendiri di atas dasar iman yang paling suci, dengan
berdoa dalam Roh Kudus, dengan memelihara diri kita sendiri dalam kasih
Allah, dan dengan menantikan rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup
yang kekal. Dengan demikian, iman gereja tidak hanya terbina dan
terpelihara, tetapi juga terus dibangun di atas dasar yang benar, yakni
firman Tuhan.
Selain hal-hal prinsipal di atas, Yudas juga menyerukan
pentingnya kepedulian sosial yang dinyatakan dengan menunjukkan belas
kasihan kepada tiga kelompok orang, yakni: mereka yang skeptis di dalam
imannya, mereka yang terbakar oleh api dosa, dan mereka yang tetap
bertekun di dalam dosa. Yudas menghendaki Kristen menjangkau mereka yang
terancam kebinasaan dan tetap mengingatkan agar selalu berhati-hati di
dalam usahanya.


SBU

MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
SELASA, 11 SEPTEMBER 2018
Renungan Pagi
KJ. 54 : 1 -Berdoa
WASPADA TERHADAP AJARAN SESAT DAN GURU-GURU PALSU

Yudas 1:17-20
".... bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci
dan berdoalah dalam Roh Kudus" (ay.20)

Semakin besar dosa, semakin besar kasih karunia-Nya (Rm
6:1). Wow... apakah itu berarti... mari kita berbuat dosa banyak-
banyak... nanti juga pasti dapat pengampunan dari Kristus!... Cara
berpikir sesat seperti itu yang hendak diluruskan oleh penulis surat
Yudas kepada jemaat yang disuratinya. Sebenarnya pergumulan
yang sama juga di alami Paulus di jemaat Roma. Tampaknya
pemikiran dan ajaran sesat seperti itu berkembang cukup luas di
jemaat Kristen perdana di Asia Kecil pada awal abad pertama.
Situasi yang diungkapkan penulis surat Yudas mencemaskan
kehadiran "orang-orang fasik" dan guru-guru palsu yang menyu-
sup ke tengah-tengah jemaat. Mereka mengajarkan keyakinan
bahwa manusia boleh hidup sesuka hati, melakukan hal-hal tidak
bermoral, karena Allah itu maha baik dan selalu mengampuni dosa-
dosa manusia.

Mereka bahkan menyangkal bahwa Yesus Kristus adalah
satu-satunya penguasa dan Tuhan kita (1:4). Oleh karena
itu penulis mendorong Jemaat agar berjuang untuk mempertahankan
iman mereka. "Akan tetapi kamu saudara-saudaraku yang kekasih,
bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci
dan berdoalah dalam Roh Kudus (ay.20). Kata suci atau kudus
artinya: tersendiri, khusus, berbeda dari yang lain. Penulis surat
Yudas meminta jemaat tetap berpegang pada iman kepada Tuhan
Yesus Kristus dan menjaga dengan sungguh-sungguh kemurnian
iman mereka tanpa memberi ruang dan kesempatan ajaran-ajaran
sesat tersebut mengalihkan dan menggoyahkan iman mereka.
Jemaat harus paham betul dasar iman mereka, apa arti hidup dalam
kasih karunia penebusan Tuhan Yesus Kristus, serta paham betul
langkah-langkah apa yang harus dilakukan menghadapi ajaran-
ajaran sesat tersebut.

KJ.54:4
Doa : (Lindungilah kami Ya Allah, dari roh-roh penyesat dan kuasa
kegelapan yang hendak merampas kami dari-Mu)


MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
SELASA, 11 SEPTEMBER 2018
Renungan Malam
KJ.387 : 1 -Berdoa
MENJAGA IMAN, MERANGKUL YANG JATUH, MENJAGA DIRI TETAP UTUH

Yudas 1 : 21 -23
"Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah..."  (ay.21)

Penebusan Kristus yang dianugerahkan secara cuma-cuma
sepintas terkesan terlalu longgar. Akibatnya, banyak orang Kris-
ten memandang dosa terlalu ringan, karena mudah diampuni
sehingga mudah pula berbuat dosa. Pengampunan dosa tidak
dimaksudkan untuk memberi kesempatan bersikap seperti itu. Kita
diampuni supaya hubungan kita dengan Allah menjadi baik, tidak
terganjal oleh dosa Iagi. Kalau kita punya hubungan baik dengan
Allah, maka kita tentu tidak akan melakukan apa yang tidak disukai
Allah. Jika kita senang berbuat dosa, maka kita tidak berada dalam
hubungan yang baik dengan Allah, artinya kita tidak menghargai
hubungan baik itu. ltu berarti kita tidak memanfaatkan pengam punan
Allah. Jadi, kalau Allah mengampuni segala dosa kita, dimaksudkan
agar kita tidak dikuasai oleh dosa, bahkan agar kita punya peluang
untuk tidak tunduk pada dosa. Bila kemudian kita merasa bebas
berbuat dosa, maka sesungguhnya kita telah menyia-nyiakan
peluang itu, dan membiarkan diri kita dibinasakan olehnya. Ada
sebagian dari anggota jemaat yang goyah dan ragu-ragu, sehingga
mulai terpengaruh oleh ajaran sesat, bahkan ada yang telah
semakin jauh bergabung dengan kelompok tersebut.

Penulis Surat Yudas menasihatkan jemaat untuk segera me-
rangkul mereka. Bagi yang mulai ragu dan goyah, datangi dan
teguhkan iman mereka. Jangan dikucilkan, atau dibiarkan mera-
gu sendiri. Bagi yang sudah jauh terlibat, tetaplah upayakan me-
narik dan meraih mereka kembali dalam kasih dan penerimaan
yang tulus. Jika memang tak bisa diajak kembali, biarkan mere-
ka dengan kekerasan hati dan pillhannya sendiri, sembari umat
harus tetap waspada agar tidakjatuh dalam godaan saat hendak
mengajak mereka kembali (ay.23).

KJ.387:3
Doa : (Ya Bapa, teguhkanlah hati kami untuk tetap setia sampai akhir)

Label:   Yudas 1:21-23 



Khotbah Ibadah GPIB 2018

Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 - MENJAGA IMAN, MERANGKUL YANG JATUH, MENJAGA DIRI TETAP UTUH - Yudas 1:21-23 - MINGGU XV SES. PENTAKOSTA





[isi halaman tidak ditampilkan]

Halaman Khusus Member Pemberi Donasi.
Silakan Login Terlebih Dahulu!

Belum menjadi member? Silakan Register







Halaman Bebas Akses untuk Member Donasi:



NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 12 SEPTEMBER 2018 - SELARAS DENGAN KERJA KRISTUS - Roma 15:14-21 (SGDK) - MINGGU XV SESUDAH PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 - NABOT MATI AKIBAT KECERDIKAN IZEBEL - 1 Raja-Raja 21:8-16 - MINGGU XV SES. PENTAKOSTA
Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan



rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke



JUMAT, 30 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 - BELAJAR BUAK DARI KEHIDUPAN - 2 Timotius 2:1-7 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Hari ketujuh, Demikianlah riwayat langit dan bumi // TUHAN Allah, Ada kabut naik ke atas ... dan membasahi // kabut, Tuhan Allah membentuk // manusia itu dari debu tanah // membentuk // manusia itu dari debu tanah ... menghembuskan // napas hidup ke
RABU, 28 NOVEMBER 2018
RABU, 28 NOVEMBER 2018 - MENDERITA DALAM KEBENARAN, BERBAHAGIALAH - 1 Petrus 2:18-25 (SGDK) - MlNGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU) Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)

SELASA, 27 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 27 NOVEMBER 2018 - MEMBERLAKUKAN APA YANG DIBERLAKUKAN TUHAN - 1 Petrus 2:7-10 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

SENIN, 26 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 26 NOVEMBER 2018 - HIDUP ADALAH UCAPAN SYUKUR - 1 Petrus 1:17-25 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Jika kamu menyebut-Nya Bapa // Hidup dalam ketakutan, Kamu telah ditebus ... bukan dengan barang yang fana // Dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus // yang mahal, Rasul Petrus menasihati mereka supaya menjalin kasih persaudaraan, Sia-sianya Ma
MINGGU, 25 NOVEMBER 2018
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 - BERHIKMAT DALAM HIDUP - 1 Korintus 10:12-13 - HARI MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)



Minggu, 04 November 2018
Tata Ibadah Hari Minggu Syukur HUT ke-8 PKLU GPIB - Minggu, 04 November 2018

JUKLAK HUT KE-8 PKLU GPIB, PESAN MS GPIB HUT ke-8 PKLU, surat pengantar hut 8 pklu, TATA IBADAH PKLU GPIB HUT Ke-8 PKLU
7 OKTOBER 2018
KOREKSI LAGU DALAM TATA IBADAH 7 OKTOBER 2018 DAN PETUNJUK PELAKSANAAN IBADAH MINGGU SELAMA BULAN OKTOBER 2018


Minggu, 07 Oktober 2018
Tata Ibadah HARI PERJAMUAN KUDUS se-DUNIA dan HARI PEKABARAN INJIL INDONESIA (HPKD/HPII) Minggu, 07 Oktober 2018

Menggunakan Tata Ibadah GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ)



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL