Save Page

Mateus 1:18-25
1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat. 1:20 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala." 1:21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 1:22 Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak." 1:23 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima. 1:24 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian. 1:25 Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Penjelasan:



*  Penciptaan (1:1-2:25).
Allah adalah Pencipta segala sesuatu. Sejak awal Kitab Kejadian, fokus dari sorotan penyataan terarah kepada Yang Mahakuasa. Dia adalah yang Awal, Sang Penyebab, dan Sumber dari segala yang ada. Dia menjadikan segala sesuatu dan semua orang yang akan cocok untuk memenuhi rencana-Nya bagi segala zaman. Semua materi yang diperlukan untuk pelaksanaan rencana ini diciptakan oleh-Nya dengan ajaib.

* Kej 1:20 - Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup
Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup. Ayat ini melukiskan munculnya sejumlah besar makhluk bersayap dan ikan secara mendadak. Makhluk-makhluk tersebut dirancang untuk memberikan peragaan lain lagi dari kuasa sang Khalik. Dengan munculnya makhluk-makhluk ini, ada kehidupan di bumi dan juga kegiatan. Selanjutnya, ada rangkaian makhluk-makhluk hidup lainnya, semuanya diciptakan oleh tangan Allah yang perkasa.

* Kej 1:21 - Binatang-binatang laut yang besar
Binatang-binatang laut yang besar. Secara harfiah, hewan-hewan yang berkeriapan, melata dan merayap di atas bumi, di dalam atau di luar air, seperti ular, ikan dan naga.

* Kej 1:22 - berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah
Tuhan memberkati semua makhluk ini dan memerintahkan mereka untuk berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah. Perkembangan tindakan penciptaan oleh Allah meningkat menuju penciptaan manusia.

* Penciptaan Hari Keempat (Kejadian 1:14-19)

    Inilah cerita tentang pekerjaan pada hari keempat, penciptaan matahari, bulan, dan bintang-bintang, yang di sini tidak digambarkan sebagai benda-benda pada dirinya sendiri dan menurut hakikatnya sendiri, untuk memuaskan keingintahuan kita, melainkan dalam hubungannya dengan bumi ini, yang untuknya mereka berperan sebagai benda-benda penerang. Dan hal ini cukup untuk melengkapi kita dengan pokok pujian dan ucapan syukur. Ayub yang suci menyebutkan hal ini sebagai contoh dari kekuasaan Allah yang mulia, bahwa oleh nafas-Nya langit menjadi cerah (Ayb. 26:13). Dan di sini kita melihat gambaran dari perhiasan yang tidak saja memberikan keindahan yang begitu rupa pada dunia atas, tetapi juga menjadi berkat yang begitu rupa bagi dunia bawah ini. Sebab, meskipun langit itu tinggi, ia menghormati bumi ini, dan oleh sebab itu harus mendapat penghormatan darinya. Tentang penciptaan benda-benda penerang di langit kita mendapat gambarannya,
        I. Secara umum (ay. 14-15), yang di dalamnya kita mendapati,
            1. Perintah yang diberikan berkenaan dengan mereka: Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala. Allah sudah berkata, jadilah terang (ay. 3), lalu terang itu jadi. Tetapi terang ini, sepertinya, adalah terang yang kacau, tersebar di sana-sini dan tidak teratur: sekarang terang itu dikumpulkan dan dibentuk, dan dibuat menjadi beberapa benda penerang, dan dengan demikian menjadi lebih mulia serta lebih berguna. Allah adalah Allah atas keteraturan, dan bukan kekacauan. Dan, sama seperti Dia adalah terang, demikian pula Dia adalah Bapa dan Pembentuk segala terang. Benda-benda penerang itu harus berada pada cakrawala, permukaan luas yang melingkupi bumi itu, dan yang mencolok mata semua. Sebab tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian (Luk. 8:16), dan kaki dian yang megah serta keemasan itulah cakrawala, yang darinya kaki-kaki dian ini memberikan cahayanya kepada semua orang yang masuk ke dalam rumah. Cakrawala itu sendiri dikatakan sebagai sesuatu yang mempunyai terang pada dirinya sendiri (Dan. 12:3), tetapi terang ini tidak cukup untuk menerangi bumi. Dan mungkin karena alasan ini tidak dikatakan dengan jelas tentang pekerjaan pada hari kedua, ketika cakrawala dijadikan, bahwa itu baik, sebab, sebelum terang itu dihiasi dengan benda-benda penerang ini pada hari keempat, terang itu belum berguna bagi manusia.
            2. Kegunaan yang dimaksudkan bagi benda-benda penerang itu untuk bumi ini.
                (1) Mereka harus berperan untuk membedakan waktu, siang dan malam, musim panas dan musim dingin, yang datang silih berganti mengikuti pergerakan matahari, yang terbitnya membawa siang, dan terbenamnya membawa malam, mendekatnya pada garis lintang membawa musim panas, dan mundurnya ke garis lintang yang lain membawa musim dingin: dan dengan demikian, di bawah langit, ada masanya untuk apa pun (Pkh. 3:1).
                (2) Mereka harus berperan untuk menuntun tindakan. Mereka dimaksudkan sebagai tanda-tanda perubahan cuaca, agar petani dapat mengatur pekerjaan-pekerjaannya dengan bijak, karena sudah melihat terlebih dahulu, melalui rupa langit, ketika penyebab-penyebab sekunder mulai bekerja, apakah hari akan cerah atau redup (Mat. 16:2-3). Mereka juga menerangi bumi, agar kita dapat berjalan (Yoh. 11:9), dan bekerja (Yoh. 9:4) sesuai dengan kewajiban yang dituntut sehari-hari. Benda-benda penerang di langit tidak bersinar untuk diri mereka sendiri, tidak pula untuk dunia roh di atas, yang tidak memerlukan mereka. Tetapi mereka bersinar untuk kita, untuk kesenangan dan keuntungan kita. Tuhan, apakah manusia, sehingga ia sampai diperhatikan seperti itu! (Mzm. 8:4-5). Betapa kita tidak tahu berterima kasih dan tak dapat dimaafkan, apabila setelah Allah menetapkan benda-benda penerang bagi kita yang melaluinya kita bisa bekerja, kita malah tidur, atau bermain-main, atau membuang-buang waktu kerja, dan mengabaikan pekerjaan besar yang untuknya kita diutus ke dalam dunia! Benda-benda penerang di langit dibuat untuk melayani kita, dan mereka melakukannya dengan setia, dan bersinar pada musimnya, tanpa terlewatkan: tetapi kita ditetapkan sebagai terang di dunia ini untuk melayani Allah. Dan apakah kita juga dengan cara serupa memenuhi tujuan kita diciptakan? Tidak, kita tidak memenuhinya, terang kita tidak bercahaya di hadapan Allah seperti terang-terang-Nya bersinar di hadapan kita (Mat. 5:14). Kita membakar pelita-pelita Tuan kita, tetapi tidak peduli terhadap pekerjaan-Nya.
        II. Secara khusus (ay. 16-18).
            1. Amatilah, benda-benda penerang di langit adalah matahari, bulan, dan bintang-bintang. Dan kesemuanya ini adalah buatan tangan Allah.
                (1) Matahari adalah terang terbesar dari semuanya, besarnya lebih dari sejuta kali dibandingkan bumi, lampu yang paling mulia dan berguna dari semua lampu di langit, contoh yang mulia dari hikmat, kuasa, dan kebaikan Sang Pencipta, dan berkat yang tak ternilai bagi makhluk-makhluk di dunia bawah ini. Marilah kita belajar dari Mazmur 19:2- 7 bagaimana memberi Allah kemuliaan karena nama-Nya, sebagai Pencipta matahari.
                (2) Bulan adalah terang yang lebih kecil, namun di sini dipandang sebagai salah satu terang yang lebih besar, karena, walaupun dari segi kebesaran dan terangnya yang dipinjam ia lebih rendah daripada banyak bintang, namun, berdasarkan fungsinya, sebagai penguasa malam, dan sehubungan dengan kegunaannya untuk bumi, ia lebih unggul daripada mereka. Yang paling berharga adalah yang paling berguna. Dan terang yang lebih besar bukanlah terang yang mendapat pemberian-pemberian terbaik, melainkan terang yang dengan rendah hati dan setia melakukan kebaikan terbesar melalui pemberian-pemberian itu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu (Mat. 20:26).
                (3) Ia menjadikan juga bintang-bintang, yang di sini dibicarakan sebagaimana mereka tampak secara kasat mata, tanpa membedakan planet-planet dan bintang-bintang yang jauh, atau menyebutkan jumlah, sifat, tempat, kebesaran, gerakan, atau pengaruh-pengaruh mereka. Sebab Kitab Suci ditulis bukan untuk memuaskan rasa ingin tahu kita dan menjadikan kita ahli perbintangan, tetapi untuk mengantar kita kepada Allah, dan menjadikan kita orang-orang kudus. Nah, benda-benda penerang ini dikatakan menguasai (ay. 16, 18). Bukan berarti bahwa mereka mempunyai kekuasaan tertinggi, seperti yang dimiliki Allah, tetapi bahwa mereka adalah wakil pemerintah, penguasa-penguasa di bawah-Nya. Di sini terang yang lebih kecil, bulan, dikatakan menguasai malam. Tetapi dalam Mazmur 136:9 bintang-bintang juga disebut turut berbagi dalam pemerintahan itu. Bulan dan bintang-bintang untuk menguasai malam. Tidak ada maksud lain di sini selain bahwa mereka menerangi (Yer. 31:35). Cara terbaik dan terhormat untuk menguasai adalah dengan menerangi dan berbuat baik: orang yang akan dihormati adalah orang yang hidupnya bermanfaat, dan dengan demikian bersinar sebagai terang.
            2. Dari semua ini kita belajar,
                (1) Dosa dan kebodohan pemujaan berhala yang sudah ada sejak zaman kuno itu, yaitu penyembahan terhadap matahari, bulan, dan bintang-bintang, yang menurut sebagian orang, muncul atau setidak-tidaknya diterima, dari beberapa tradisi di masa bapak-bapak leluhur. Tradisi-tradisi itu menceritakan kekuasaan dan pemerintahan benda-benda penerang di langit. Tetapi gambaran yang diberikan di sini dengan jelas menunjukkan bahwa benda-benda langit itu adalah ciptaan Allah dan juga pelayan-pelayan bagi manusia. Jadi, oleh sebab itu, sangatlah menghina Allah dan amat sangat mencela kita sendiri jika kita mempertuhankan mereka dan memberi mereka kehormatan-kehormatan ilahi. Lihat Ulangan 4:19.
                (2) Kewajiban dan hikmat bagi kita untuk setiap hari menyembah Allah yang menciptakan semua benda penerang ini, dan menjadikan mereka bagi kita sebagaimana adanya mereka. Perputaran siang dan malam mewajibkan kita untuk mempersembahkan korban doa dan pujian yang khidmat setiap pagi dan malam.


* Penciptaan Hari Keenam (Kejadian 1:24-25)
    Kita mendapati di sini bagian pertama dari pekerjaan pada hari keenam. Laut, pada hari sebelumnya, sudah diperlengkapi dengan ikan, dan udara dengan burung. Dan pada hari ini dibuatlah binatang-binatang di bumi, ternak, dan binatang melata yang hidup di bumi. Di sini, seperti sebelumnya,
        1. Tuhan menyampaikan sabda. Ia berkata, hendaklah bumi mengeluarkan, bukan seolah-olah bumi mempunyai kekuatan yang begitu subur hingga mampu menghasilkan binatang-binatang ini, atau seolah-olah Allah menyerahkan kepada bumi kuasa penciptaan-Nya. Melainkan, "Biarlah makhluk-makhluk ini sekarang ada di atas bumi, dan dari tanah, menurut jenis mereka masing-masing, sesuai dengan gagasan-gagasan yang telah ada dalam kebijaksanaan ilahi mengenai penciptaan mereka."
        2. Ia juga melaksanakan pekerjaan itu. Ia menciptakan semuanya sesuai dengan jenis mereka, bukan hanya dengan bentuk-bentuk yang beragam, melainkan juga dengan sifat-sifat, perilaku, makanan, dan rupa-rupa yang beragam. Sebagian sudah ditentukan jinak dan tinggal di sekitar rumah, sebagian yang lain liar dan tinggal di padang belantara. Sebagian hidup dengan makan rerumputan dan tetumbuhan, sebagian yang lain makan daging. Sebagian tidak berbahaya, dan sebagian yang lain menerkam dengan rakus. Sebagian berani, dan sebagian yang lain penakut. Sebagian untuk melayani manusia, dan bukan untuk menjadi makanannya, seperti kuda. Sebagian yang lain untuk makanannya, dan bukan untuk melayaninya, seperti domba. Sebagian untuk kedua-duanya, seperti lembu jantan, dan sebagian yang lain bukan untuk kedua-duanya, seperti binatang-binatang buas. Dalam kesemuanya ini tampaklah pelbagai ragam hikmat Sang Pencipta.

Label:   Mateus 1:18-25 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Natal-2 26 Desember 2018 - Yesaya 60:1-5

PREV:
Malam Natal 24 Desember 2018 - Lukas 1:26-38




BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 Juli - Yeremia 13; Mazmur 13,14

Hari ini, 23 Juli - Maz 85:5-11, Ezra 3-4, Kis 23:12-35, Ams 21:8-9

Arsip Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM 2018..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB
MARS YAPENDIK GPIB | Lirik dan Video Lagu - MINGGU, 14 JULI 2019




Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Senin, 22 Juli 2019
Come As You Are - David Leonard

Senin, 22 Juli 2019
Over and Over - Influence Music, Matt Gilman

Senin, 22 Juli 2019
Bright - Allan Scott

Senin, 22 Juli 2019
Redeemed - Influence Music

Senin, 22 Juli 2019
Dancing on Top of the World - The Afters

Senin, 22 Juli 2019
Fighter - Danny Gokey

Senin, 22 Juli 2019
Misfits - Apollo LTD

Senin, 22 Juli 2019
Step Into Love - Tedashii, Sarah Reeves

Senin, 22 Juli 2019
King of Heaven - Mack Brock

Senin, 22 Juli 2019
Here I Am - North Point InsideOut, Kaycee Hines

Senin, 22 Juli 2019
Every Good Thing - For All Seasons

Senin, 22 Juli 2019
Honest - We Are Messenger

Senin, 22 Juli 2019
New Day - Danny Gokey

Senin, 22 Juli 2019
Just A Vapor - Branan Murphy

Senin, 22 Juli 2019
Perfectly - Branan Murphy

Senin, 22 Juli 2019
For Worse or Better - Stars Go Dim

Senin, 22 Juli 2019
Symphony - Newsboys

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



downlosd lagu rohani kidung jemaat vol 363,   downlosd lagu rohani kidung jemaat vol 363,   kunci gitar seindah siang disinari terang,   renungan MAZMUR 119 :17-32,   dowenload buku bahasa arab kelas 12,   jamita epistel minggu tgl 30 september 2018,   lagu kidung jemaat untuk pembuka,   lagu rohani mainoro senja membayg di batas hari,   lagu rohani mainoro senja membayg di batas hari,   lagu kidung jemaat untuk mengumpulkan persembahan,   Kotbah Yohanes 1:5-12,   renungan kejadian 3:19,   renungan kejadian 3:19,   Free Download Mp3 lagu betapa mulianya true worship,   khotbah lukas 6:37-42,   nyanyian rohani 107,   nyanyian rohani 107,   Renungan ft imamat 25:35-55,   lagu rohani untuk persembahan kolekte,   lagu sekolah minggu pengakuan dosa,   lagu sekolah minggu pengakuan dosa,   partitur koor batak natal,   Renungan ft imamat 25:35-55,   galatia 6:1-10 tema: tetap semangat,   lagu persembahan syukur,   khotbah hakim-hakim 7:2-9,   download lagu christ is risen,   kumpulan lagu rohani terbaru 2018 mp3,   kalender gereja 2019,   Jamita. 1 tessalonika 4:13-18,   khotbah mazmur 119:17-32,   khotbah mazmur 119:17-32,   download instrumen keybord lagu ro,   kumpulan lagu pentakosta,   ayat pengantar persembahan,   bahan khotbah 1 timotius 6 2b 10,   tata ibadah gereja gbi,   khotbah kristen wahyu 2 10,   khotbah kristen wahyu 2 10,   renungan kisah para rasul 1 1-5,   renungan imamat 25 8 13,   Tafsiran zakaria 8:9-13,   ayat pengantar persembahan,   lagu rohani hkbp chord,   lagu anak sekolah minggu 2019,   Lagu Kebaktian SATB,   kotbah hakim hakim 7 2 9,   khotbah yoh 5:1-8,   khotba kolose 1:15-28,   Renungan firman yesaya 55:6-13,   renungan kisah rasul 14 8 20,   angka nada lagu disabat yang ceria,   download mp3 kj 429,   lirik lagu Suara gembira nomor 42,   Suara gembira nomor 42,   renungan mazmur 119:17-32,   Free mp3 rohani,   engkaulah darah Dan juga berkat pengorbananmu layakkan ku yesus engkau tuhanku,   pujian syukur,   renungan harian Kristen arti sepadan,   pengkhotbah 7 ayat 11 sampai 12,   khotbah amsal 10 1 7,   instrumen buku ende,   instrumen buku ende,   santapan harian dr mazmur 119:17-32,   santapan harian dr mazmur 119:17-32,   lagu yang cocok untuk penutup ibadah,   www.download lagu rohani nada latuhari.com,   khotbah imamat 26 1-13,   Download lagu apapun yang terjadi didalam hidupku ini selalu ku katakan tuhan yesus baik,   khotbah imamat 26 1-13,   bahan khotbah kristen kisah para rasul 18 1 17,   bahan khotbah kristen kisah para rasul 18 1 17,   renungan imamat 26:1-13,   khotbah amos 7 : 1 - 3,   khotbah yeremia 31 16,   lagu penutup ibadah,   renungan dari Mazmur 29:1-11,   lagu penutup ibadah,   khotbah dalam kolose 1 15 23,   kumpulan kotbah kitah yohanes,   renungan imamat 26:1-13,   renungan Ulangan 6 :16-25,   judul lagu sekolah minggu gki hom hom,   kis 14:21-28,   renungan amsal 4:13-27,   lagu pernikahan Rohani kristen,   bahan khotbah gbkp bekasi - denpasar tgl 28 Juli 2019,   renungan kisah pararasul 8:4-25,   doa berkat penutup ibadah,   songwriter berkatilah keluargaku,   songwriter keluarga hidup indah,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   tafsiran alkitab mazmur 36,   not angka pkj 255,   not angka pkj 255,   naot angka pkj 255,   kidung keesaan damai di dunia,   lirik mnr2 76,   kolose 1 15-23,   lirik nr 76 ,   lirik nr 76 ,   kotbah kisah para rasul 18 :24-28,   khotbah kolose 1 18,   lagu rohani bersyukur,   khotba imamat 26;1-13,   materi khotbah ulangan 6:16-25,   lirik nr 76,   materi hotbah ulangan 1:16-25,   Jamita Minggu Panguhum 7:2-9,   lirik nr 76 ,   lirik nr 76 ,   yang kunanti datangmu lagu rohani download gratis,   khotbah ulangan 6 : 6- 9,   khotbah ulangan 6 : 6- 9,   kolose 1 15-23,   lagu rohani tentang teladan,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   renungan imamat 26:1-13,   jamita hakim-hakim 7:2-9,   khotbah kejadian 37:12-36,   Baca dan renugan minggu 2019 yohanes 6:1_15 yesus memberi makan lima ribu orang,   Bacaan dan renugan minggu pagi 2019 yohanes 6:1_15,   Bacaan dan renugan minggu pagi 2019 yohanes 6:1_15,   gunung di israel,   gunung di israel,   jamita panguhum 7:2-9 bahasa batak,   jamita panguhum 7:2-9 bahasa batak,   Hakimhakim 7,2-9.,   lagu penutupan ibadah,   kolose 1:7-2:5,   renungan kaum bapak tentang efesus 5:14-17,   lagu rohani pengutusan,   lagu praise gms,   khotbah hut 2019,   lagu praise gms,   download lagu ketika hatiku tlah disakiti mp3,   download lagu ketika hatiku tlah disakiti mp3,   Jamita sian panguhum 7 :2-9,   Jamita sian panguhum 7 :2-9,   Jamita sian panguhum 7 :2-9,   khotbah dari ulangan 6 : 16 - 25,   pujian syukur awal ibadah,   nyanyian rohani,   lagu sudah ku dapat sayang tuhan,   khotbah yakobus 1 2-12,   khotbah roma 3:1-8,   Ilustrasi Hakim-Hakim 7:2-9,   lagu untuk memberikan kolekte kristen,   renungan amos 5 : 24,   Kotbah Imamat 26:1-17,   download musik rohani let shine mp3,   mp3 untuk pkj 163,   dowenload lagu walau hanya sebentar tolong,   dowenload lagu walau hanya sebentar tolong,   download lagu gereja,   gita bakti 244 download mp3,   gita bakti 244 download mp3,   bahan khotbah imamat 26,   doa persembahan dlm perjamuan kudus,   kisah para rasul 14: 26-26,   Ilustrasi Hakim-Hakim 7:2-9,   lagu mars pelkat PA GPIB,   mars pa gpib,   ilusttasi renungan yakobus 12:2-12,   free download lagu ku kagum akan kasihmu tuhan true worship,   nun gusti nu sipat,