Save Page
Yesaya 62:6-9
62:6 Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang 62:7 dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi. 62:8 TUHAN telah bersumpah demi tangan kanan-Nya, demi tangan kekuatan-Nya: "Sesungguhnya, Aku tidak akan memberi gandummu lagi sebagai makanan kepada musuhmu, dan sesungguhnya, orang-orang asing tidak akan meminum air anggurmu yang telah kauhasilkan dengan bersusah-susah; 62:9 tetapi orang yang menuainya akan memakannya juga dan akan memuji-muji TUHAN, dan orang yang mengumpulkannya akan meminumnya juga di pelataran-pelataran tempat kudus-Ku."

Penjelasan:

* Kemakmuran Jemaat (62:6-9)
    Dua hal dijanjikan di sini kepada Yerusalem:
            I. Kelimpahan sarana anugerah, yakni melimpahnya pemberitaan firman yang baik dan doa yang baik (ay. 6-7), dan ini menunjukkan cara yang dipakai Allah ketika Ia merancangkan rahmat bagi sebuah bangsa. Ia pertama-tama menuntun mereka pada kewajiban mereka dan mencurahkan roh doa atas mereka, lalu Ia membawa keselamatan kepada mereka. Diberikan persediaan,
                1. Supaya hamba-hamba Tuhan dapat menjalankan tugas mereka sebagai pengintai. Dibicarakan di sini sebagai suatu pertanda akan kebaikan, sebagai langkah untuk mendapatkan rahmat selanjutnya lagi dan jaminan untuk rahmat itu, bahwa untuk mencapai apa yang dirancangkan-Nya bagi mereka, Ia akan menempatkan pengintai-pengintai di atas tembok-tembok mereka yang tidak akan pernah berdiam diri. Perhatikanlah,
                    (1) Hamba-hamba Tuhan adalah para pengintai di atas tembok-tembok jemaat, sebab jemaat adalah seperti kota yang terkepung, yang memerlukan penjaga-penjaga di atas tembok-temboknya, untuk mengawasi dan memberitahukan gerak-gerik musuh. Penting bahwa, sebagai pengintai, para hamba Tuhan senantiasa terjaga, setia, dan bersedia menanggung kesusahan.
                    (2) Mereka berkepentingan untuk berjaga-jaga siang dan malam. Mereka sekali-sekali tidak boleh lengah selama jiwa-jiwa orang yang harus mereka jaga belum aman dari ancaman bahaya.
                    (3) Mereka sekali-sekali tidak boleh berdiam diri. Mereka harus memanfaatkan semua kesempatan untuk memberikan peringatan kepada orang-orang berdosa, baik atau tidak baik waktunya, dan tidak boleh mengkhianati kepentingan Kristus dengan sikap diam yang bersifat khianat atau pengecut. Mereka tidak boleh berdiam diri di hadapan takhta anugerah. Mereka harus berdoa dengan tidak jemu-jemu, seperti Musa mengangkat tangannya dan membuatnya tetap tegak, sampai Israel mendapat kemenangan atas Amalek (Kel. 17:10, 12).
                2. Supaya orang-orang dapat menjalankan kewajiban mereka. Sebagai orang yang mengingatkan TUHAN kepada Sion (KJV: yang menyebutkan nama Tuhan), jangan biarkan mereka tinggal tenang, jangan biarkan mereka menganggap cukup bahwa pengintai-pengintai mereka sajalah yang berdoa untuk mereka, tetapi biarlah mereka juga berdoa untuk diri mereka sendiri. Tidak ada yang terlalu berlebihan jika itu dilakukan untuk menyambut rahmat yang akan datang dengan kesungguhan yang seharusnya. Perhatikanlah,
                    (1) Merupakan ciri orang-orang yang mengaku sebagai umat Allah bahwa mereka menyebutkan nama Tuhan, dan terus melakukannya bahkan di saat-saat yang buruk, ketika negeri mereka disebut yang ditinggalkan suami dan yang sunyi. Mereka adalah para pengingat Tuhan (demikian dalam tafsiran yang agak luas). Mereka sendiri mengingat Tuhan dan mengingatkan satu sama lain akan Dia.
                    (2) Mereka yang mengaku sebagai umat Allah harus menjadi umat yang berdoa, harus terdorong untuk berdoa bagi orang banyak, harus bergumul dengan Allah di dalam doa, dan terus melakukannya: "Janganlah kamu tinggal tenang. Janganlah pernah lalai atau lelah dalam menjalankan kewajiban itu." Janganlah biarkan Dia tinggal tenang, yang merujuk pada seorang pengemis yang terus meminta-minta, pada si janda yang karena terus-menerus datang membuat hakim lelah dan pada akhirnya mengabulkan permohonannya. Allah berkata kepada Musa, biarkanlah Aku (Kel. 32:10), dan Yakub berkata kepada Kristus, aku tidak akan membiarkan Engkau pergi, jika Engkau tidak memberkati aku (Kej. 32:26).
                    (3) Jauh sama sekali bagi Allah untuk tidak senang dengan sikap kita yang mendesak-desak, seperti sifat manusia pada umumnya. Sebaliknya, Ia justru mengundang dan mendorong sikap itu. Ia meminta kita untuk berseru-seru kepada-Nya. Ia tidak seperti murid-murid yang mengecilkan hati orang yang datang untuk memohon itu (Mat. 15:23). Ia meminta kita untuk memohon dengan mendesak-desak di hadapan takhta anugerah, dan tidak membiarkan Dia tinggal tenang (Luk. 11:5, 8). Ia tidak hanya membiarkan diri-Nya diajak berbantah, tetapi juga diajak bergumul.
                    (4) Kesejahteraan atau kemakmuran umum dari Yerusalem Allah adalah hal yang harus paling kita desakkan di hadapan takhta anugerah. Kita harus berdoa untuk kebaikan jemaat.
                        [1] Supaya jemaat aman, supaya Allah meneguhkannya, supaya kepentingan-kepentingan jemaat dikokohkan, ditegakkan pada saat ini dan aman untuk anak cucu nanti.
                        [2] Supaya jemaat dapat menjadi besar, dapat menjadi kemasyhuran di bumi, supaya jemaat dipuji, dan Allah dipuji untuk itu. Ketika kebenaran-kebenaran Injil dibersihkan dan diteguhkan, ketika ketetapan-ketetapan Injil dijalankan sebagaimana mestinya dalam kemurnian dan kuasanya, ketika jemaat menjadi ternama dalam kekudusan dan kasih, maka pada saat itulah Yerusalem menjadi kemasyhuran di bumi, pada saat itulah ia mendapat nama baik.
                    (5) Kita harus bertekun dalam doa-doa kita untuk meminta rahmat bagi jemaat sampai rahmat itu datang. Kita harus melakukan seperti yang dilakukan bujang sang nabi itu, pergi sebanyak tujuh kali, sampai awan yang menjanjikan muncul (1Raj. 18:44).
                    (6) Suatu pertanda baik bahwa Allah mendatangi sebuah bangsa di jalan-jalan rahmat ketika Ia mencurahkan roh doa atas mereka, dan menggugah mereka untuk bersemangat dan bertekun dalam doa-doa syafaat mereka.
            II. Berlimpahnya semua hal baik yang lain (ay. 8). Hal ini mengikuti hal sebelumnya. Ketika bangsa itu memuji Allah, ketika bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Nya, maka tanah akan memberi hasilnya (Mzm. 67:6-7), dan kemakmuran lahiriah, yang memahkotai kesalehannya, akan membantu menjadikan Yerusalem kemasyhuran di bumi. Amatilah,
                1. Kesusahan besar yang sudah menimpa mereka, dan kehilangan-kehilangan yang telah mereka alami. Gandum mereka sudah menjadi makanan bagi musuh-musuh mereka, yang sebenarnya mereka harapkan akan menjadi makanan bagi mereka sendiri dan keluarga mereka. Di sini ada keluhan yang berlipat ganda, bahwa mereka sendiri kekurangan apa yang diperlukan untuk menopang hidup mereka dan terancam akan binasa karena kekurangan itu, dan bahwa musuh-musuh mereka menjadi kuat karenanya, bahwa dalam kemah mereka tersedia bahan makanan, dan dengan begitu semakin mampu berbuat jahat kepada mereka. Allah dikatakan memberikan gandum mereka kepada musuh-musuh mereka, karena Ia tidak hanya mengizinkannya, tetapi juga memerintahkannya, sebagai hukuman yang adil baik terhadap penyalahgunaan mereka atas kelimpahan yang mereka miliki maupun terhadap perbuatan mereka yang menyerupai orang-orang asing (1:7). Minuman anggur yang sudah mereka hasilkan dengan bersusah-susah, dan yang dalam penderitaan mereka diperlukan untuk melegakan siapa saja di antara mereka yang jiwanya merana, diminum oleh orang-orang asing, untuk memuaskan hawa nafsu mereka. Penghakiman yang pedih ini diancamkan karena dosa-dosa mereka (Im. 26:16; Ul. 28:33). Lihatlah betapa tidak pastinya makhluk ciptaan yang kita jadikan sebagai penghiburan kita, dan betapa bijaknya jika kita bekerja untuk memperoleh makanan yang tidak akan pernah dapat dirampas dari kita.
                2. Kepenuhan dan kepuasan besar yang kini akan dipulihkan kepada mereka (ay. 9): Orang yang menuainya akan memakannya juga dan akan memuji-muji TUHAN. Lihatlah di sini,
                    (1) Kemurahan Allah dalam memberikan kelimpahan, dan damai sejahtera untuk menikmatinya, yaitu bahwa tanah akan memberi hasilnya, bahwa akan ada tangan-tangan yang dipekerjakan untuk mengumpulkannya, dan bahwa mereka tidak akan mati karena wabah dan sakit-penyakit, atau dipekerjakan di medan perang. Juga, bahwa orang-orang asing dan musuh-musuh tidak akan datang dan mengumpulkan hasil bumi untuk mereka sendiri, atau mengambilnya dari kita apabila kita sudah mengumpulkannya. Bahwa kita akan memakan hasil kerja tangan kita dan roti tidak akan jauh dari mulut kita, dan terutama bahwa kita akan memiliki kesempatan dan hati untuk menghormati Allah dengannya, dan bahwa pelataran bait-Nya akan terbuka bagi kita, dan kita tidak dibatasi dalam menghadap Dia di pelataran-Nya itu.
                    (2) Kewajiban kita dalam menikmati rahmat ini. Kita harus mengumpulkan apa yang diberikan Allah, dengan penuh perhatian dan ketekunan. Kita harus memakannya dengan hati yang bebas dan gembira, tidak mengubur pemberian-pemberian dari kemurahan Allah, tetapi memanfaatkannya. Setelah makan dan kenyang, kita harus memuji Tuhan, dan mengucap syukur kepada-Nya atas kemurahan-Nya kepada kita. Kita harus melayani Dia dengan kelimpahan kita, menggunakannya dalam karya-karya kesalehan dan amal, memakan dan meminumnya di pelataran-pelataran tempat kudus-Nya, di mana mezbah, imam, dan orang miskin semuanya harus mendapat bagian mereka. Penghiburan terbesar yang dimiliki orang baik dalam makanan dan minumannya adalah bahwa itu melengkapi dirinya dengan korban sajian dan korban curahan bagi Tuhan Allahnya (Yl. 2:14). Penghiburan terbesar yang dimilikinya dalam harta bendanya adalah bahwa itu memberinya kesempatan untuk menghormati Allah dan untuk berbuat baik. Air anggur ini harus diminum di pelataran-pelataran tempat kudus Allah, dan karena itu dengan secukupnya dan sekadarnya, seperti di hadapan Tuhan.
                3. Pengesahan yang khidmat terhadap janji ini: TUHAN telah bersumpah demi tangan kanan-Nya, demi tangan kekuatan-Nya, bahwa Ia akan melakukan ini untuk umat-Nya. Allah meneguhkannya dengan sumpah, bahwa umat-Nya, yang percaya kepada Dia dan firman-Nya, dapat beroleh dorongan yang kuat (Ibr. 6:17-18). Dan, karena tidak dapat bersumpah demi sesuatu yang lebih besar, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, kadang-kadang demi keberadaan-Nya (Demi Aku yang hidup, Yeh. 33:11), kadang-kadang demi kekudusan-Nya (Mzm. 89:36), dan di sini demi kuasa-Nya, tangan kanan-Nya (yang terangkat dalam sumpah [Ul. 32:40]), dan tangan kekuasaan-Nya. Sebab merupakan kepuasan besar bagi orang-orang yang membangun harapan di atas janji Allah untuk yakin bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan (Rm. 4:21). Untuk meyakinkan kita akan hal ini, Ia telah bersumpah demi kekuatan-Nya, mempertaruhkan nama baik kemahakuasaan-Nya atas apa yang dijanjikan-Nya itu. Jika Ia tidak melakukannya, biarlah dikatakan, itu karena Ia tidak sanggup, yang tidak akan pernah dikatakan orang Mesir (Bil. 14:16) atau orang mana saja. Suatu penghiburan bagi umat Allah bahwa kuasa-Nya dikerahkan untuk mereka, yaitu tangan kanan-Nya, di mana sang Pengantara duduk.


SBU

MINGGU EPlFANlA
SENIN, 7 JANUARI 2019
Renungan Pagi
GB.3:1 -Berdoa
MENJADI MAHKOTA KEAGUNGAN DI TANGAN

Yesaya 62:1-5
Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan Tuhan.... (ay.3).

Kembara umat lsrael berada dalam pengamatan Allah. Allah
bukan saja mengarnati, tapi juga memelihara. menyertai bahkan
memulihkannya. Pemulihan Allah membuat mereka tidak lagi sunyi
sepi, tatapi rnenjadi semarak dengan kebaikan Allah. Umat yang
tadinya tarpisah akibat ketidaksetiaan mereka pada Allah. Kebaikan
Allah sempurna dan luar biasa namun nyatanya umat tldak setia.
Allah tetap setia. Allah yang setia pada janji-Nya.

Allah tetap setia terhadap rancangan keselamatan bagi umat-
Nya. Allah memilih dan rnengaslhi Sion (Mazrnur 132:13). Allah
menetapkan umat-Nya tetap dalarn rangkulan kasih-Nya (Mazrnur
78:68). Jelas Sion bukan saja dilihat sebagai tempat dimana
Allah hadir tapi juga merupakan negeri dimana umat Allah
ditinggikan. Proses yang Allah lakukan tidak main-main  dari kondisi
umat yang tidak berharga, berubah punya nilai baru yang tidak
ada taranya seperti yang diungkap dalam bahasa kiasan "menjadi
mahkota keagungan di tangan Tuhan".

Kini kita selaku umat Allah di zaman now, apakah kita tetap tinggal berkajang dalam dosa. Tetap bertahan dalam kaberdosaan maka kita akan tinggal dalam
keterpurukan dan kegelapan akibat melawan kehendak Allah, serta
tidak mau dengar-dengaran pada firman-Nya, atau kita mau
rnemberi diri kita, menjadi mahkota keagungan di tangan Tuhan.
Jangan tunda lagi, Allah hadir dalam Yesus Kristus memberikan
semua itu bukan menjadi hiasan atau aksesoris, tapi agar kita
hidup dan berkarya bagi kemuliaan narna-Nya.

GB 3:2
Doa : (Tolong kami Tuhan, agar mampu mempertahankan
keagungan-Mu ditengah situasi kehidupan)


MINGGU EPlFANlA
SENIN, 7 JANUARI 2019
Renungan Malam
GB.18:1 -Berdoa
KEMENANGAN BERSAMA TUHAN

Yesaya 62:6-9
.... yang telah kau hasllkan dengan bersusah-susah; (ay.8).

Allah memanggil umat ada dalam persekutuan kudus, yang
semarak dalam karya keselamatan kekal. Digambarkan gunung
Sion, ternpat Yerusalem didirikan, rnenjadl negeri yang aman bagi
umat-Nya. Umat hidup di lingkungan tembok-tembok yang penuh
dengan kasejahteraan semata-mata Allah datang sebagai
Penyelamat. Umat akan bersorak-sorak bersama-sama sebab
mereka menyaksikan bagaimana Allah kembali ke Sion (Yesaya
52 : 8).

Allah membangun persekutuan dekat dan melekat dengan umat
(Yesaya 49 : 16.). A|lah juga menempatkan pengintai-pengintai yang
terus menerus menjadi pendoa syafaat yang setia, terus menerus
bardoa bagi penetapan janji keselamatan yang Allah sampaikan
melalui para nabi. Allah menyelamatkan pengintai menaikan doa
umat merespon keselamatan. Ada rangkaian tindakan yang dikerja-
kan oleh Allah dan manusia‘ saudara dan saya sudah ada dalam
arak-arak kernenangan itu karena keselamatan yang dikerjakan
oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Adakah kita cukup puas dengan
kemenangan ltu? Lalu tidak berbuat apa-apa lagi? Kita harus tetap
mengerjakan keselarnatan itu (band. Filipl 2: 12-13). Artinya kita
sudah dirnenangkan oleh Kristus. Kita juga harus mempertahankan
kemenangan itu dengan tetap setia beriman pada-Nya, tetap tekun
berdoa, membaca firman serta hidup dan berkarya bagi kemuliaan-
Nya.

GB.18 : 2
Doa : (Kemenangan kami hersama Tuhan kiranya membuat kami
tetap rendah hati membangun persekutuan dengan Tuhan dan
sesama beriman)


Label:   Yesaya 62:6-9 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 8 JANUARI 2019 - BERUBAH BALUTAN BUSANA - Yesaya 63:1-6 - MINGGU EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 6 JANUARI 2019 ALLAH TIDAK LUPA - Yesaya 49:14-21 (SGD) - HARI MINGGU EPIFANIA

Garis Besar Yesaya





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 16 Juni - 2 Raja 19:1-34; Mazmur 73

Hari ini, 16 Juni - Maz 73:4-10, 2 Raj 19-20, Kel 2:1-13, Ams 17:27-18:1

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA & SYUKUR HUT KE-38 YAPENDIK GPIB Minggu, 7 JULI 2019

Tata Ibadah Bulan Pelkes GPIB 2019 - Minggu, 09 Juni 2019 sd 30 Juni 2019
Tata Ibadah dan Renungan yang terdiri atas: a. Ibadah Hari Minggu, tanggal 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; b. Ibadah Keluarga, tanggal 05, 12, 19 dan 26 Juni 2019; c. Ibadah Hari Minggu Persekutuan Teruna, tanggal 02, 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; d. Ibadah Pelkat GP, PKP, PKB, dan PKLU, tanggal 05 Juni 2019;
TATA IBADAH HARI MINGGU PEMULIAAN YESUS KRISTUS & HARI LANJUT USIA NASIONAL ke-23 - MINGGU, 2 JUNI 2019
JUKLAK HLUN ke-23 2019 , PESAN DEWAN PKLU HLUN ke-23, SURAT PENGANTAR HLUN ke-23, DOWNOAD TATA IBADAH HARI MINGGU PEMULIAAN YESUS KRISTUS & HARI LANJUT USIA NASIONAL ke-23 - MINGGU, 2 JUNI 2019



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 15 Juni 2019
Family of God (Hymn) - Bill Gaither

Sabtu, 15 Juni 2019
Back On Top - Gloria Gaynor

Sabtu, 15 Juni 2019
Singin' Over Me - Gloria Gaynor Feat. Jason Crabb

Sabtu, 15 Juni 2019
Day One - Gloria Gaynor

Rabu, 12 Juni 2019
Greater Than All My Regrets - Tenth Avenue North

Rabu, 12 Juni 2019
Believer - Rhett Walker

Rabu, 12 Juni 2019
Hope - Emily Brimlow

Rabu, 12 Juni 2019
Up Again - Dan Bremnes

Rabu, 12 Juni 2019
Even Louder - Steven Malcolm feat. Natalie Grant

Rabu, 12 Juni 2019
The Kind Of Man - The Color

Rabu, 12 Juni 2019
Revival - Tori Harper

Senin, 10 Juni 2019
Speak To Me - For All Seasons

Senin, 10 Juni 2019
Let It Rain (Is There Anybody) - Crowder

Minggu, 09 Juni 2019
Little Big Town - The Daughters

Minggu, 09 Juni 2019
Look What God Gave Her - Thomas Rhett

Minggu, 09 Juni 2019
My Miracle - Brad Paisley

Minggu, 09 Juni 2019
Love Wins - Carrie Underwood

Sabtu, 08 Juni 2019
Mercy Tree - Anthony Evans

Sabtu, 08 Juni 2019
No Condemnation - Anthony Evans

Sabtu, 08 Juni 2019
Precious Lord - Gloria Gaynor

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



tafsiran kitab kejadian 22 : 1-12,   jamita partangiangan heber 3:7-12 tgl 16 juni 2019,   renungan amsal 3 11 20,   renungan 1 Yohanes 4:1-6,   kotbah kejadian 22:1-12,   lagu rohani kanon,   renungan singkat kejadian 22 1-19,   renungan Ulangan 12:7 mengimani Tuhan dalam ibadah, diberkatiNya,   lagu ya roh kudus baharuilah,   unduh video lagu aku percaya kj 280,   lagu persembahan,   renungan kita yohanes 14 : 15-31,   tafsiran kitab amsal 3:11-20,   khotbah singkat minggu 16 juni 2019,   khotbah singkat minggu 16 juni 2019,   lagu nyanyian rohani betapa indah bumi ini,   kotbah yosua 6:1-7,   renungan 1 Yohanes 4:1-6,   kotbah yosua 6:1-7,   lagu betapa indah bumi ini,   khotbah minggu 16 juni 2019,   kj 353,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   download lagu rohani yang menyentuh hati,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   larilah cepatlah lot dan kluarga,   khotba gpib tentang kesetiaan,   khotba gpib tentang kesetiaan,   renungan 1 Taw 23:30,   jamita minggu 1 musa 22:1-12 hkbp,   doa persembahan,   lagu penghantar persembahan,   mp3 nyanyian Rohani i.s keinjne,   khotbah amsal 3:11-20,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   kj 353,   renungan 1 Yohanes 4:1-6,   nyanyian rohani,   1musa22;1-12,   jamita 1 musa 22:1-12,   jamita 1 musa 22:1-12,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   kj 353,   renungan Amsal 3:11-20,   jamita 1 musa 22:1-12,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   pkj 227,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   almanak gereja methodist indonesia 2019,   kj 353,   Kotbah Kejadian 22:1-12,   tafsiran kitab kejadian 22 : 1-12,   khotbah gereja toraja 16 juni 2019,   khotbah gereja toraja 16 juni 2019,   Download lagu gratis mars gp gpib,   Download lagu gratis mars gp gpib,   Kotbah minggu 16 juni 2019,   Kotbah minggu 16 juni 2019,   daftar lagu persembahan,   kejadian 22:1-12,   tata ibadah malam penghiburan malam ke 2 Kristiani,   khotbah pengkhotbah 8:9-17,   lirik dan acord yesus sungguh berarti oleh lidya nursaid dan mus mujiono,   lagu-lagu rohani barat ,   kehendak Tuhan laksanakan cord,   kehendak Tuhan laksanakan cord,   bahan khotbah amsal 3 : 11-20,   bahan jamita minggu tgl 16 juni 2019,   lagu rohani dengan tema hikmat,   lagu kidung jemaat untuk pembukaan ibadah,   jamita minggu tgl 16 juni 2019,   khotbah kisah para rasul 15:1-21,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   latar belakang lagu istri yg teramat baik,   download lagu nkb,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   khotbah pengkhotbah 8:9-17,   doa berkat pendeta,   Bacaa kitab suci gereja katolik 19-06-2019,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   nats persembahan,   lirik lagu buka mata hatiku,   https://www.lagu-gereja.com/index.php?ipage=8331,   Not lagu terimalah ucapan syukur ku,   lirik lagu penyembahan pantekosta lama,   bahan khotbah kisah para rasul 2:41-47,   Pemurah dan pengasih dalam keluarga Kejadian 4:1-15 renungan,   Pemurah dan pengasih dalam keluarga Kejadian 4:1-15 renungan,   bahan jamita hkbp 16 juni 2019,   nkb not angka pdf,   bahan jamita hkbp 16 juni 2019,   lagu rohani nomor 72,   lagu puji pujian,   kotbah hkbp Keluaran 22:1-12,   kotbah hkbp Keluaran 22:1-12,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   lagu sebelum doa buka,   penjelasan fan renungan dari pengkhotbah 11:9,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   khotbah minggu trinitas,   khotbah ibrani 11:7-12,   khotbah ibrani 11:7-12,   khotbah setelah pentakosta,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   jamita minggu 16 juni 2019,   jamita minggu 16 juni 2019,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   Download lagu 20 lagu dangdut rohani terbaik,   renungan Amsal 3:11-20,   Download lagu 20 lagu dangdut rohani terbaik,   Download lagu 20 lagu dangdut rohani terbaik,   khotbah kejadian 7 ayat 10 sampai 24,   konteks matius 19:27-30 dalam injil matius,   kumpulan lagu persembahan,   lagu paskah kidung jemaat,   download kumpulan lagu paskah,   download MP3 kumpulan lagu paskah,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   renungan amsal 15:21,   renungan amsal 15:21,   penegak rohani pentakosta,   khotbah keluaran 15: 12- 18 ,   lagu saat persembahan,   doa persembahan,   penjelasan fan renungan dari pengkhotbah 11:9,   renungan amsal 3 ayat 11 sampai 20,   conto`panitia pembangh panitia unan gerejah kema hinjil ,   renungan firman yohanes 14:15-31,   renungan kristen untuk pemuda dari pengkhotbah terbaik,   renungan kristen untuk pemuda dari pengkhotbah terbaik,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   khotbah dari kejadian 6 11 12,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   chor lirik gembala baik nan merdu,   khotbah kejadian 22:1-12,   khotbah kejadian 22:1-12,   Tema ibadah persembahan,   khotbah matius 6:5-14,   khotbah johanes 13:31-35,   kotbah kristen tentang amsal 12,   1 tawarikh 25 penyanyi 1-31,   uraian khotbah mnrut Mzm.147: 1-7,   lagu saat persembahan,   mazmur 40 ayat 5-6 dan artinya,   Renungan kejadian 22:1-12,   Kotbah yakobus 2:1-13,   khotbah pemuda kejadian 22:1-19,   Bahan khotbah dari Kejadian 22:1-12,   lagu ucapan syukur rohani,   khotbah johanes 13:31-35,   jamita partangiangan heber 3:7-12 tgl 16 juni 2019,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   lagu rohani mengabarkan injil keselamatan, ikut Tuhanku,   Renungan: ahi up ini adalah kesempatan,   jamita partangiangan heber 3:7-12 tgl 16 juni 2019,   keluaran 15 : 12 - 18,   kidung ceria 277 lawanlah godaan,   khotbah kisah para rasul 15:1-21,   jamita minggu tanggal 16 juni 2019,   khotbah johanes 13:31-35,   bahan khotbah kisah para rasul 2:41-47,   khotbah johanes 13:31-35,   kidung ceria 277 lawanlah godaan,   penjelasan tentang 1 korintus 14:1-5,   kidung ceria 277 lawanlah godaan,