Save Page
Yeremia 29:8-15
29:8 Sungguh, beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Janganlah kamu diperdayakan oleh nabi-nabimu yang ada di tengah-tengahmu dan oleh juru-juru tenungmu, dan janganlah kamu dengarkan mimpi-mimpi yang mereka mimpikan! 29:9 Sebab mereka bernubuat palsu kepadamu demi nama-Ku. Aku tidak mengutus mereka, demikianlah firman TUHAN. 29:10 Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. 29:12 Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; 29:13 apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, 29:14 Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu. -- 29:15 Memang kamu berkata: TUHAN telah membangkitkan nabi-nabi bagi kami di Babel. -

Penjelasan:

* Rancangan damai sejahtera
Nubuat palsu Hananya berdampak luas. Bukan saja orang Yehuda yang masih tersisa di tanah Babel, tetapi juga mereka yang telah tertawan di Babel bisa berharap bahwa Babel akan segera tumbang. Untuk menangkal pengaruh nubuat palsu itu, Yeremia kembali menyampaikan pesan yang benar-benar serasi dengan hajaran Allah terhadap Yehuda dengan membuang mereka ke Babel.

Pembuangan ke Babel adalah final, Yehuda akan diam di sana selama tujuh puluh tahun (8-10). Yeremia meyakinkan umat di pembuangan untuk menerima situasi mereka dengan percaya bahwa hal itu adalah rancangan damai sejahtera Allah untuk mereka bukan rancangan mencelakakan (11). Hanya dengan menerima hajaran Allah untuk menuntun mereka kepada pertobatan, mereka dapat kembali merasakan tangan kasih dan penyertaan-Nya (12-13). Mereka akan mengalami pemulihan yang berasal dari Allah sendiri (14).

Oleh karena rancangan-Nya adalah untuk kesejahteraan mereka, maka mereka pun dipanggil untuk menjadi alat Allah menyejahterakan lingkungan mereka (5-7). Dengan demikian melalui peristiwa pembuangan Babel, umat Tuhan dikembalikan kepada misi semula. Misi yang telah dicanangkan Tuhan bagi Israel sejak di kaki Gunung Sinai (Kel. 19:5-6), yaitu menjadi model bangsa yang kudus dan menjadi imam bagi bangsa-bangsa lain. Di Babellah umat pembuangan menjadi model bagi lingkungan mereka bagaimana beribadah dan hidup suci di hadapan Allah.

Di mana pun Tuhan tempatkan kita berada, kita dipanggil untuk menyaksikan Kristus melalui hidup kita. Semakin kurang nyaman lingkungan kita, seperti di perantauan, di tengah-tengah masyarakat yang berbeda agama, atau dalam lingkup orang-orang yang menghalalkan segala cara untuk mencapai keuntungan, seharusnya semakin hidup kita merefleksikan karakter Allah: kudus, adil, dan kasih.

* Yer 29:8 - Mimpi-mimpi yang mereka mimpikan
Mimpi-mimpi yang mereka mimpikan. Nabi-nabi palsu berkembang subur karena ada dorongan dari masyarakat banyak.

* Yer 29:10 - Tujuh puluh tahun
Tujuh puluh tahun. Lihat tafsiran atas 25:11.

* Yer 29:11 - Hari depan // harapan
Hari depan dan harapan. Israel memiliki dua-duanya; tetapi hal itu tidak menjadi kenyataan segera. Mula-mula, dia harus dimurnikan oleh api (bdg. ay. 12-14).

* Yer 29:14 - Memulihkan keadaanmu
Memulihkan keadaanmu. Pengertiannya secara khusus, "memulihkan (memulangkan) ke negerimu."

SBU

MINGGU XXIII SES. PENTAKOSTA
JUMAT, 9 NOVEMBER 2018
Renungan Pagi
GB.345 : 1 -Berdoa
IKUT SERTA MENYEJAHTERAKAN KOTA

Yeremia 29 : 1 - 7
"Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu" (ay.7)

Yeremia menyampaikan suara Tuhan melalui surat yang ia kirim
kepada tua-tua di antara orang buangan, kepada imam-imam, nabi-
nabi dan seluruh rakyat yang sudah berada dipembuangan Babel.
Masa pembuangan harus dijalani umat sebagai akibat dari dosa
mereka. Yeremia katakan dalam suratnya, di manapun mereka
berada sekarang, bahkan sebagai tawanan sekalipun, mereka
‘harus tetap menjalankan kehidupan seperti mereka berada di tanah
air mereka sendiri, Yerusalem. Di Babel mereka tetap harus mem pu-
nyai harapan, semangat hidup dan terus berjuang mengupayakan
kehidupan mereka. Di pembuangan mereka harus tetap menjaIan-
kan kehidupan dalam takut akan Tuhan, kehidupan yang baik dan
benar; kehidupan yang sesuai dengan maksud dan rencana Tuhan
bagi mereka. Pembuangan jangan sampai membuat umat hidup
tanpa harapan, tetapi sebaliknya tetap hidup berpengharapan.
Tulis Yeremia, "Dirikanlah rumah untuk kamu diami; buatlah
kebun untuk kamu nikmati hasilnya; ambilah istri untuk memper-
anakkan anak Iaki-laki dan perempuan; ambilkanlah istri bagi
anakmu Iaki-Iaki dan carikanlah suami bagi anakmu perempuan,
supaya mereka melahirkan anak Iaki-Iaki dan perempuan, agar di
sana kamu bertambah banyak dan jangan berkurang" (ay.5-6).
Yeremia menyerukan, sesuai kehendak Tuhan supaya umat hidup
normal di tanah pembuangan. Kehidupan tetap berlangsung seperti
ketika mereka hidup di tanah mereka. Jika di tanah mereka, mereka
harus tunduk pada peraturan kota dan mengupayakan kesejahtera-
an kota, maka ketika berada di pembuangan merekapun harus
terlibat mengupayakan kesejahteraan kota. Jika tempat di mana
mereka berada sekarang sejahtera, maka mereka juga akan me-
rasakannya.

Di manapun orang percaya berada, maka mereka harus terlibat
aktif dalam upaya menyejahterakan tempat itu, karena sangat ber-
dampak bagi kehidupan. Kata bijak perlu menjadi perhatian, di
mana kaki berpijak di situ bumi dijunjung.

GB.345 : 3
Doa : (Tuhan, pakailah hidup kami untuk berarti bagi tempat di
mana kami berada. Jadikanlah kami orang percaya yang
dapat melakukan sesuatu yang bermanfaat dalam upaya
menyejahterakan tempat di mana kami menetap)


MINGGU XXIII SES. PENTAKOSTA
JUMAT, 9 NOVEMBER 2018
Renungan Malam
GB.255 : 1 -Berdoa
TUHAN TAHU YANG TERBAIK BAG| UMAT-NYA

 Yeremia 29:8-15
"Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu..." (ay.11)

Lingkungan dapat membawa pengaruh positif dan negatif bagi
seseorang ketika sedang berproses dalam kehidupan. Besarnya
pengaruh itu sangat ditentukan oleh tingkat kedewasaan se-
seorang. Apakah yang baik Iebih dominan memengaruhinya, se-
hingga ia menjadi baik atau sebaliknya tidak baik sehingga me-
rnengaruhinya menjadi seorang yang tidak baik. Dalam hal ini,
tingkat kedewasaan otak, spiritualitas dan emosinya. Ada orang
menjadi bijak karena lingkungannya, tetapi juga ada yang menjadi
bodoh, karena lingkungannya. Lingkungan yang dimaksud adalah
manusia dan alam.

Umat Tuhan di Babel bergumul beret dengan situasi dan kondisi
hidup mereka. Pembuangan menjadi pembelajaran bagi umat, sejauhmana mereka kuat dan setia menjalani penderitaan di pembuangan. Isi surat Yeremia kepada umat di pembuangan mengajak mereka untuk tetap bijak, karena ada begitu banyak godaan yang memperdaya mereka. Ada orang-orang dengan tujuan tertentu menjanjikan sesuatu yang muluk bagi umat Tuhan. Mereka menyampaikan bahwa umat Tuhan akan segera dibebaskan. lni adalah jalan keluar yang ditawarkan kepada umat dipembuangan dan seolah-olah jalan keluar yang ditawarkan itu baik bagi mereka.
Yeremia mengingatkan umat, "Janganlah kamu diperdayakan oleh
nabi-nabimu yang ada di tengah-tengahmu...Sebab mereka ber-
nubuat palsu kepadamu, demi nama-Ku" (ay.8-9). Banyak yang
memberi solusi bagi permasalahan umat, namun hanya memberi
kesenangan semu. Liciknya, mereka membawa-bawa nama Tuhan
untuk meyakinkan umat bahwa yang mereka sampaikan adalah
suatu kebenaran.

Yeremia lewat suratnya menyerukan bahwa hidup umat di pem-
buangan tetap dalam perlindungan Tuhan. Masa pembuangan
harus mereka jalani. ltulah kehendak Tuhan bagi mereka. 70 tahun
mereka harus berada di Babel, sesudah itu akan dikembalikan ke
Yerusalem. Tuhan yang menentukan kehidupan umat, bukan untuk
kebinasaan umat, tetapi untuk kebaikkan mereka. Yang berlang-
sung dalam kehidupan umat Tuhan adalah rancangan-Nya. la me-
ngenal umat-Nya, la tahu apa yang terbaik bagi umat-Nya.

GB.255 : 2
Doa : (Tuhan, ajarlah kami untuk mengerti bahwa rancangan-Mu dalam hidup kami adalah yang terbaik)



Label:   Yeremia 29:8-15 





NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 10 NOVEMBER 2018 - JANGAN BERDUSTA MEMAKAI NAMA TUHAN - Yeremia 29:21-23 - MINGGU XXIII SES. PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 8 NOVEMBER 2018 - TINGGI HATI AKAN BINASA - Daniel 5:13-30 - MINGGU XXlll SES. PENTAKOSTA



Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan


Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns*, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS, YJ, ADV (Himnario Adventista)*,
JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, KPRI, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI




Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2018..


rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke





24 DESEMBER 2018
1. TATA IBADAH MALAM NATAL 24 DES 2018 2. TATA IBADAH HARI NATAL 2018 3. TATA IBADAH SESUDAH HARI NATAL 26 DES 2018 4. TATA IBADAH TAHUN BARU 2019


Minggu, 04 November 2018
Tata Ibadah Hari Minggu Syukur HUT ke-8 PKLU GPIB - Minggu, 04 November 2018

JUKLAK HUT KE-8 PKLU GPIB, PESAN MS GPIB HUT ke-8 PKLU, surat pengantar hut 8 pklu, TATA IBADAH PKLU GPIB HUT Ke-8 PKLU
Minggu, 28 Oktober 2018
MARS GPIB - GPIB, GEREJA YESUS KRISTUS (slide .jpg)





Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL