Save Page
2 Timotius 1:1-12
Salam
1:1 Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah untuk memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus, 1:2 kepada Timotius, anakku yang kekasih: kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai engkau.
Ucapan syukur dan nasihat untuk bertekun
1:3 Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam. 1:4 Dan apabila aku terkenang akan air matamu yang kaucurahkan, aku ingin melihat engkau kembali supaya penuhlah kesukaanku. 1:5 Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu. 1:6 Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu. 1:7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. 1:8 Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah. 1:9 Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman 1:10 dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa. 1:11 Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru. 1:12 Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.


Penjelasan:

*  2Tim 1:3 - Allah yang kulayani ... seperti yang dilakukan nenek moyangku // Dengan hati nurani yang murni // Aku mengucap syukur kepada Allah
Allah yang kulayani ... seperti yang dilakukan nenek moyangku. Setidak-tidaknya Paulus mengenal dua angkatan pendahulunya yang amat setia kepada iman, sesuai dengan penyebutan dua angkatan pendahulu di dalam keluarga Timotius (ay. 5). Ini merupakan dasar untuk membangkitkan semangat bahwa kita bukan mengikuti dongeng; iman ini sudah tahan uji dan telah menghasilkan buah. Dengan hati nurani yang murni. Lihat tafsiran atas I Timotius 5:19; 3:9; 4:2. Kata Yunani yang dipakai merupakan padanan dari kata Latin con-scientia atau pengetahuan yang dimiliki bersama. Yang dimaksudkan ialah kesadaran diri kita akan seluruh hubungan dalam hidup, khususnya hubungan etika. Kita memiliki pengertian tentang benar dan salah; dan manakala kita merupakan kebenaran serta tuntutan dari pengertian-pengertian tersebut atas diri kita, dan kita tidak mau menaatinya. Maka jiwa kita berperang dengan diri sendiri dan dengan Allah sebagaimana dilukiskan dalam Roma 7. Memiliki nurani yang murni tidak berarti bahwa kita tidak pernah berdosa atau tidak melakukan tindakan berdosa. Justru itu berarti bahwa arah dan tujuan pokok dari hidup ialah menaati dan menyenangkan Allah, sehingga semua tindakan berdosa akan terbiasa disadari sebagai dosa dan dipertanggungjawabkan kepada Allah (I Yoh. 1:9). Aku mengucap syukur kepada Allah. Yang membuat Paulus bersyukur adalah iman yang tulen dari Timotius, ibunya dan neneknya. Anak-anak kalimat yang disisipkan memberikan hal-hal lain yang membuat Paulus bersyukur. Frasa terakhir dari ayat 4 berada di antara ide, tentang kenangan Paulus akan air mata Timotius dan kenangannya akan iman yang tulen. Air mata yang dimaksudkan ialah air mata kasih dan kesetiaan kepada Paulus dan kepada Tuhan sehingga merupakan alasan untuk bersukacita dan membuat sang rasul bersyukur secara mendalam kepada Allah atas iman yang sungguh-sungguh yang dinyatakan dengan air mata itu.

*  Pemberian Allah (1:6, 7).
Alur pemikiran di dalam ayat 5 ketika mengacu kepada iman. dan acuan pada roh dalam ayat 7 menunjukkan bahwa karunia dalam ayat 6 ialah Roh Kudus, atau aspek tertentu dari karya-Nya. Ini dapat dijelaskan mengapa Paulus menyebutkan tentang penganugerahan karunia ini melalui penumpangan tangan. Manifestasi tertentu dari Roh Kudus disalurkan melalui penumpangan oleh para rasul (Kis. 8:17). Mengobarkan. Pakailah karunia itu, terlibatlah dalam kegiatan pelayanan yang sesuai. Ketakutan. Roma 8:15 merupakan penafsiran dari pemikiran ini (bdg. Ibr. 2:15; I Ptr. 3:14; dan I Yoh. 4:18). Ketertiban. Kata ini dan kata-kata lain yang terkait dengannya sering dipakai di dalam Surat-surat Penggembalaan (I Tim. 2:9, 15; 3:2; Tit. 2:2; 4-6, 12).

* Tantangan Untuk Tabah Dalam Penganiayaan Ketika Dalam Pelayanan (1:8-12).
Di dalam naskah Yunani ayat-ayat ini merupakan satu alur pemikiran dan satu kalimat. Empat buah perintah di dalam tantangan ini dan tantangan selanjutnya mengandung pokok utama dari peringatan Paulus kepada Timotius: Janganlah malu (ay. 8); Ikutlah serta (ay. 8): Peganglah teguh (ay. 13); Peliharalah harta (ay. 14). Paparan Injil di dalam ayat 9-12 memberikan landasan bagi nasihat ini. Bersaksi tentang Tuhan kita maksudnya ialah Injil yang dipercayakan-Nya kepada Gereja-Nya. Penderitaan yang harus dialami ketika memberitakan Injil harus ditanggung di dalam kekuatan Allah. 9. Menyelamatkan dan memanggil adalah kegiatan serupa dari Roh Kudus. Dikaruniakan kepada kita. Di sini, seperti biasanya. penyebutan soal predestinasi oleh Paulus dimaksudkan untuk memperkuat dan menghibur. Maksud-maksud kekal Allah tidak akan gagal. 10. Dinyatakan. Sebagaimana telah direncanakan secara abadi oleh-Nya, kasih karunia-Nya (karunia kehidupan) menjadi milik kita dan saat ini tampak dalam karya penyelamatan oleh Kristus. Kata yang sama, yang secara tersirat berarti "dinyatakan sepenuhnya," dipakai di Roma 3:21 dan 16:26. 11. Untuk Injil itulah mengacu kepada Injil yang darinya Paulus dijadikan rasul. 12. Sebab. Karena penugasan Tuhan. Semuanya ini. Pemenjaraan dan pembelengguan. Kita dapat menghadapi setiap keadaan yang tidak adil dan bermusuhan dengan tanpa malu selama kita sadar bahwa di dalam semuanya itu Tuhan tetap memelihara harta kita: yakni, Injil yang dipercayakan oleh-Nya kepada kita. Yakin. Nas ini nyaris sama dengan paparan Paulus mengenai pengalaman Abraham dalam Roma 4:21.


SBU
MINGGU XXVII SESUDAH PENTAKOSTA
KAMIS, 29 NOVEMBER 2018
Renungan Pagi
KJ. 249 : 1 "Serikat Persaudaraan"—Berdoa
KERJASAMA DALAM KASIH

2 Timotius 1 :1 – 8
"Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban" (ay.7)

Paulus mengirim suratnya kepada Timotius untuk memberi semangat, nasihat, pengajaran supaya ia mengembangkan pelayanan dengan baik. Ditengah tantangan yang dihadapi oleh orang Kristen saat itu, Paulus berharap Timotius dapat melanjutkan peIayanan pemberitaan lnjil dengan baik. Untuk dapat melakukan tugas berat itu, Paulus mengingatkan bahwa kemampuannya melakukan itu tidak dengan mengandalkan kekuatan dan pikiran, tetapi hanya karena iman kepada Yesus Kristus yang telah memberi teladan bagi pelayan-pelayan-Nya.

Setia dalam menghayati panggilan dan pengutusan terasa cukup berat, karena harus menghadapi tantangan, masalah dan hambatan, yang dapat membuat kita putus asa atau frustrasi, terlebih jika kita terlalu mengandalkan pada diri sendiri. Nasihat Paulus mengajak kita untuk bekerjasama atau bergotong-royong dalam menghayati panggilan dan tugas pengutusan. Dalam kebersamaan ketika menghadapi kesulitan atau masalah, kita dapat saling bertukar pikiran, gagasan dan pengalaman bagaimana mengatasi kesulitan atau masalah tersebut. Seperti falsafah ‘sapu lidi‘, lidi sendirian akan menjadi tak berdaya, namun ketika banyak lidi diikat menjadi satu alias menjadi sapu akan fungsional dan menyelamatkan. Marilah kita senantiasa bekerjasama atau bergotong royong dalam menghayati panggilan maupun melaksanakan tugas pengutusan.

Kerjasama dan gotong-royong ini hendaknya sedini mungkin dibiasakan pada anak-anak di dalam keluarga. lngat dan hayati bahwa masing-masing dari kita diciptakan dalam kerjasama, yaitu kerjasama antara Tuhan dan manusia, manusia dan sesamanya. Dengan demikian kita akan dapat tumbuh berkembang menjadi pribadi dewasa. Kita hidup bahagia dan damai sejahtera jika kita selalu bekerjasama atau bergotong-royong dengan orang lain.

KJ. 249 : 3 "Serikat Persaudaraan"

Doa : (Ya Bapa, berilah pikiran kami yang sehati untuk melakukan kehendak-Mu dalam kebersamaan hidup dengan semua orang)



MINGGU XXVII SESUDAH PENTAKOSTA
KAMIS, 29 NOVEMBER 2018
Renungan Malam
KJ.450 : 1-2 "Hidup Kita Yang Benar"—Berdoa
MELAYANI SEBAGAI UCAPAN SYUKUR

2 Timotius 1 : 9-12
"Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri... " (ay.9)

Berbuat baik kepada sesamanya diharapkan tidak karena paksaan, melainkan kesaksian iman yang mendalam, meluap dari kedalaman hati sanubari orang kristen. Baiklah kita merenungkan sapaan dan nasihat Paulus kepada Timotius: "lkutlah menderita bagi lnjil-Nya oleh kekuatan Allah", inilah kiranya yang baik kita renungkan atau refleksikan. lnjil adalah kabar gembira atau kabar baik.

Pada masa kini untuk melayani atau mewartakan atau menyebarluaskan apa yang baik kiranya akan menghadapi aneka tantangan, hambatan dan masalah. Marilah kita hadapi aneka tantangan, hambatan dan masalah dengan atau dalam kekuatan atau kasih karunia Allah. Bersama dan bersatu dengan Allah, kita pasti dimampukan mengatasi aneka hambatan, tantangan diri masalah itu. Dalam persekutuan dengan Allah yang akrab maka panggilan untuk melayani menjadi karya Roh Kudus dalam hati batin dan pikiran sehingga baik kata dan perbuatan dipersembahkan untuk melayani kehendak-Nya bagi sesama di sekitar.

Untuk itu penting bagi yang sedang bekerja apapun pekerjaan yang diberikan dan dipercayakan Tuhan kepada seseorang, hendaknya sungguh-sungguh dikerjakannya dengan sepenuh hati pekerjaan yang diberikan kepadanya. Demikian juga bagi yang sedang belajar, hendaknya belajar dengan tekun dan giat. Dengan demikian melayani bukan sebagai beban berat yang menyusahkan hidup kita, melainkan sebagai ucapan syukur atas kasih karunia Allah yang sudah dianugerahkan dan yang membuat hidup kita mulia bagi-Nya. Semakin kita giat melayani semakin banyak hal yang dapat disyukuri sepanjang karya pengabdian untuk hormat Allah.

 

KJ.450 : 3,4 "Hidup Kita Yang Benar"

Doa : (Tuhan ajarkan kami untuk bisa bersyukur dan melakukan tugas pekerjaan yang mencermlnkan rasa syukur itu)

Label:   2 Timotius 1:1-12 





NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 30 NOVEMBER 2018 - BELAJAR BUAK DARI KEHIDUPAN - 2 Timotius 2:1-7 - MINGGU XXVI SES. PENTAKOSTA

PREV:
RABU, 28 NOVEMBER 2018 - MENDERITA DALAM KEBENARAN, BERBAHAGIALAH - 1 Petrus 2:18-25 (SGDK) - MlNGGU XXVI SESUDAH PENTAKOSTA



BACAAN ALKITAB SETAHUN

  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Bacaan Alkitab GMIT 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2018..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    Lagu Kotbah





    songbatak.com-karaoke
    Beli Kaos C59. Klik Disni

    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни) *, SR *, SP *, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ *, KPRI, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), Puji Syukur, Madah Bakti,
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI
    Greek Worship Songs
    French Worship Songs
    Spanish Worship Songs



    Rabu, 1 Mei 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Rabu, 1 Mei 2019 - Imamat 25:47-55 (SGK) - MINGGU I SESUDAH PASKAH
    Imamat 25:47-55 Penjelasan Ayat

    Selasa, 30 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 30 April 2019 - Imamat 18:21-30 - MINGGU I SESUDAH PASKAH
    Imamat 18:21-30 Penjelasan Ayat

    Jumat, 26 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 26 April 2019 - Yohanes 21:20-23
    Yohanes 21:20-23 Penjelasan Ayat

    Kamis, 25 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 25 April 2019 - Yohanes 21:7-14
    Yohanes 21:7-14 Penjelasan Ayat

    Minggu, 24 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 24 April 2019 - Lukas 24:44-49 (SGK) - MINGGU PASKAH
    Lukas 24:44-49 (SGK) Penjelasan Ayat



    Minggu, 03 Maret 2019
    JUKLAK DAN TATA IBADAH HUT KE-54 PELKAT PKP GPIB - Minggu, 03 Maret 2019

    Surat Pengantar, Juklak, Petunjuk Teknis IHMPA di Bulan Khusus-PKP, Tata-Ibadah, Pesan MS HUT 54 PKP, Multimedia Pesan H



    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)

    Rabu, 1 Mei 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Rabu, 1 Mei 2019 - Imamat 25:47-55 (SGK) - MINGGU I SESUDAH PASKAH
    Imamat 25:47-55 Penjelasan Ayat

    Selasa, 30 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 30 April 2019 - Imamat 18:21-30 - MINGGU I SESUDAH PASKAH
    Imamat 18:21-30 Penjelasan Ayat

    Jumat, 26 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 26 April 2019 - Yohanes 21:20-23
    Yohanes 21:20-23 Penjelasan Ayat

    Kamis, 25 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 25 April 2019 - Yohanes 21:7-14
    Yohanes 21:7-14 Penjelasan Ayat

    Minggu, 24 April 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 24 April 2019 - Lukas 24:44-49 (SGK) - MINGGU PASKAH
    Lukas 24:44-49 (SGK) Penjelasan Ayat


    lagu gereja tiberias indonesi, lagu gereja pikul salib, lagu gereja kemurahan tuhan, lagu gereja semua di mata tuhan, lagu gerejawi, lagu gereja mp3, lagu gereja gki, lagu lagu gereja, lagu gereja nikko, lagu gereja talita doodoh, lagu gereja lama, lagu gereja ntt, lagu gereja, lagu gereja kasih nama yesus, lagu gereja terbaru, lagu gereja suka cita, lagu gereja anak, , lagu gereja ya bapa, anugrahmu, lagu gereja tua, lagu gereja katolik, lagu gereja advent, lagu gereja hkbp, lagu gereja nikita, lagu gereja biak, lagu gereja batak, lagu gereja manado, agu gereja katolik cintamu, lagu gereja indonesia, lagu gereja yang mudah, lagu gereja katolik anak anak, lagu gereja terbaik dan terpopuler, lagu gereja nainggolan sisters, lagu gereja kidung jemaat, lagu gereja katolik bagai rajawali, lagu gereja anak kristen,