Save Page
Yesaya 40:9-11
40:9 Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: "Lihat, itu Allahmu!" 40:10 Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. 40:11 Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.

Penjelasan:





* Nubuat-nubuat Injil (40:9-11)
    Telah dijanjikan sebelumnya (ay. 5) bahwa kemuliaan TUHAN akan dinyatakan. Dengan pengharapan akan hal ini umat Allah akan dihibur. Sekarang di sini kita diberitahukan,
            I. Bagaimana kemuliaan-Nya akan dinyatakan (ay. 9).
                1. Itu akan dinyatakan kepada Sion dan Yerusalem. Pemberitahuan mengenai itu akan disampaikan kepada sisa umat yang tertinggal di Sion dan Yerusalem, orang-orang miskin dari negeri itu, tukang-tukang kebun anggur dan peladang-peladang. Akan dikabarkan kepada mereka bahwa saudara-saudara mereka akan kembali kepada mereka. Hal ini juga akan diberitahukan kepada pawa tawanan yang menjadi milik Sion dan Yerusalem, dan yang masih memelihara hati mereka bagi Sion dan Yerusalem. Sion dikatakan sebagai penduduk Babel (Za. 2:7). Dan di sanalah ia menerima kabar mengenai pengumuman raja Koresh yang penuh kemurahan. Dan karena itu bisa dikatakan secara agak bebas, Hai engkau pemberita kabar baik kepada Sion, dst. Maksudnya, orang-orang yang dipakai dalam memberitakan pengumuman itu. Hendaklah mereka melakukannya dengan itikad baik, hendaklah mereka membuat negeri itu bergemerincing dengan kabar itu, dan hendaklah mereka mengabarkannya kepada putra-putri Sion dalam bahasa mereka sendiri, katakan kepada mereka, Lihat, itu Allahmu.
                2. Kemuliaan-Nya itu akan dikumandangkan oleh Sion dan Yerusalem (demikian tulisan aslinya). Orang-orang yang tinggal di sana, atau yang sudah pulang kembali, ketika menemukan bahwa kebebasan itu sedang digenapi, hendaklah menyatakannya di tempat-tempat umum yang paling banyak ada orangnya, supaya bisa didengar dengan sangat baik oleh seluruh kota-kota Yehuda. Hendaklah mereka mengumandangkannya sekeras yang mereka mampu: nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, dan jangan takut kehabisan tenaga. Hendaklah mereka jangan takut kalau-kalau musuh akan mendengar dan berkelahi dengan mereka, atau takut kalau-kalau kabar itu tidak akan terbukti benar, atau kalau-kalau tidak ada kabar baik seperti itu. Hendaklah mereka katakan kepada kota-kota Yehuda dan semua penduduk negeri itu, Lihat, itu Allahmu. Ketika Allah sedang mengerjakan keselamatan bagi umat-Nya, biarlah mereka tekun menyebarkan kabar tentang hal itu di antara sahabat-sahabat mereka, hendaklah mereka katakan kepada semua teman bahwa Allahlah yang telah melakukannya. Tak peduli siapa pun yang menjadi alat pekabaran itu, Allah tetap pelakunya. Itulah Allah mereka, Allah yang mengadakan perjanjian dengan mereka, dan Dia melakukan pembebasan itu untuk mereka, dan mereka akan menuai manfaat dan penghiburan darinya. "Lihatlah Dia, perhatikan tangan-Nya dalam perkara itu, dan jangan terpaku dengan alat-alat yang membantu mengerjakannya. Lihatlah, Allah yang telah lama kamu nanti-nantikan itu akhirnya datang juga (25:9): Inilah TUHAN, yang kita nanti-nantikan. "Hal ini bisa merujuk pada undangan yang dikirim dari Yerusalem kepada kota-kota Yehuda, segera sesudah mereka membangun mezbah Allah Israel sekembalinya dari penawanan, supaya datang dan bergabung mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah (Ezr. 3:2-4). "Ketika penyembahan kepada Allah ditegakkan kembali, kirimkanlah kabar pemberitahuan kepada seluruh saudara-saudaramu, supaya mereka bisa berbagi juga dalam penghiburannya." Namun, hal ini baru akan digenapi sepenuh-penuhnya ketika para rasul secara terang-terangan dan berani memberitakan Injil kepada segala bangsa, yang dimulai di Yerusalem. Bila sebelumnya suara orang yang berseru-seru di padang gurun mengabarkan bahwa Dia sedang datang, kini kabar diberitakan bahwa Dia telah datang. Lihatlah Anak domba Allah. Pandanglah Penebusmu lekat-lekat. Lihatlah Rajamu, lihatlah Allahmu.
            II. Apa itu kemuliaan yang akan dinyatakan itu. "Allahmu akan datang, akan menyatakan diri-Nya,"
                1. "Dengan kekuatan dan kebesaran seorang raja (ay. 10): Ia datang dengan kekuatan, terlalu kuat untuk dihadang, walaupun bisa ditentang. Tangan-Nya yang kuat akan menundukkan umat-Nya kepada diri-Nya, dan mengekang serta menaklukkan musuh-musuh-Nya dan juga musuh-musuh umat-Nya. Ia yang akan datang itu kuat untuk mendobrak segala kesukaran yang melintang di jalan-Nya." Yesus Tuhan kita penuh dengan kuasa, seorang Penyelamat yang perkasa. Ada yang membacanya demikian, Ia akan datang melawan yang kuat, dan mengalahkannya, menundukkannya. Iblis adalah orang kuat yang bersenjata. Tetapi Yesus Tuhan kita lebih kuat daripadanya, dan Dia akan menyatakan diri-Nya bahwa Dia memang demikian, sebab:
                    (1) Ia akan berkuasa terhadap segala perlawanan: dengan tangan-Nya Ia berkuasa, untuk menggenapi semua rencana-Nya, demi kemuliaan-Nya sendiri. Sebab, Dia tampil untuk tujuan-Nya sendiri.
                    (2) Ia akan memberi ganjaran kepada semua orang menurut pekerjaan masing-masing, sebagai seorang Hakim yang adil: mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia. Ia membawa serta, sebagai seorang raja yang kembali dari peperangan, hukuman bagi pemberontak dan hadiah bagi warga-Nya yang setia.
                    (3) Ia akan maju terus dan menyelesaikan tujuan-Nya: mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya (KJV: pekerjaan-Nya ada di hadapan-Nya), yakni Ia tahu dengan sempurna apa yang harus Ia lakukan, jalan mana yang harus ditempuh, dan bagaimana mencapainya. Ia sendiri tahu apa yang akan Ia lakukan.
                2. "Dengan perasaan sayang dan kelembutan seorang gembala," (ay. 11). Allah adalah Gembala Israel (Mzm. 80:2). Kristus adalah Gembala yang baik (Yoh. 10:11). Allah yang sama yang memerintah dengan tangan seorang raja yang berkuasa menuntun dan menggembalakan dengan tangan seorang gembala yang baik hati.
                    (1) Ia memelihara seluruh kawanan-Nya, kawanan yang kecil: Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya. Firman-Nya adalah makanan yang Ia berikan bagi kawanan-Nya. Ketetapan-ketetapan-Nya adalah ladang tempat Ia memberi mereka makan. Para hamba Tuhan adalah gembala-gembala yang Ia tugaskan untuk membantu-Nya menjaga kawanan-Nya.
                    (2) Ia menaruh perhatian khusus kepada yang paling membutuhkan pemeliharaan-Nya, domba-domba yang lemah dan tidak mampu menolong diri sendiri, dan yang tidak terbiasa menghadapi kesukaran, dan induk-induk domba, yaitu yang ada anak-anaknya dan karena itu tanggungannya berat, sehingga jika disakiti, anak-anaknya bisa terlantar. Secara khusus Ia menjaga agar ada pergantian penerus, supaya tidak terganggu atau terputus. Gembala yang baik merawat dengan hati-hati anak-anak yang masih muda dan takut-takut, para petobat baru, yang baru melangkah di jalan menuju sorga, serta orang-orang percaya yang lemah dan yang bersedih hati. Inilah domba-domba dari kawanan-Nya, yang harus yakin bahwa mereka tidak akan kekurangan dalam kebutuhan mereka.
                        [1] Ia akan mengumpulkan mereka di dalam tangan-Nya yang penuh kuasa. Kuasa-Nya menjadi sempurna dalam kelemahan mereka (2Kor. 12:9). Ia akan mengumpulkan mereka kembali ketika mereka berkeliaran jauh, mengangkat dan mengumpulkan ketika jatuh, menghimpun kembali ketika mereka tercerai-berai, dan akhirnya mengumpulkan mereka pulang kepada-Nya. Dan semuanya ini Ia lakukan dengan tangan-Nya sendiri, dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Nya (Yoh. 10:28).
                        [2] Ia akan memangku mereka dalam kasih-Nya dan menghibur mereka. Ketika mereka lelah letih, sakit dan kepayahan, ketika menemui jalan-jalan yang salah, Ia akan menggendong mereka dan menjaga agar tidak ada yang tertinggal.
                        [3] Dengan lemah lembut Ia menuntun mereka. Dengan firman-Nya Ia tidak menghendaki pelayanan apa-apa lagi dari mereka, dan dengan tindakan pemeliharaan-Nya ia tidak menimpakan kesukaran lagi kepada mereka, melebihi apa yang Ia anggap pantas bagi mereka. Sebab, Dia sendiri tahu apa mereka.


SBU





TAHUN BARU
5ELASA, 1 JANUARl 2019
Renungan Pagi
GB 60:1 -Berdoa
RESOLUSI TAHUN INI

Yesaya 40:6-8
Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya. (ay.8).

Setiap pergantian tahun ada orang yang menetapkan resolusi dalam hidupnya. Resolusi itu bisa dalam kategori hal yang sederhana hingga yang lebih sulit. Ia bisa berupa perubahan gaya hldup serta sikap dan perilaku, mengganti pekerjaan, mencari pasangan hidup, sarnpai hal-hal yang belum terpikirkan sebelumnya. Namun, semua yang ditetapkan di awal tahun itu belum tentu terjadi seperti yang diharapkan. Ia bisa berubah, tidak konsisten, dan malah semakin merosot ketika menghadapi persoalan.

Di dunia ini segala bentuk ketetapan manusla tidak akan berlangsung selamanya, ia dapat berubah seiring berjalannya waktu. Hal tersebut dikarenakan manusia sendiri hakikatnya seperti rumput yang akan kering, bunga di padang yang suatu saat akan layu (ay.6-8). Namun, tidak demikian firman Allah. Sepanjang waktu flrrnan Allah itu tetap untuk selama-lamanya (ay.8).

Memasuki tahun yang baru ini, dengan segala misterl dan ketidak-pastian di harl esok, resolusi hidup untuk semakin dekat dengan flrman Allah yang kekal itu adalah keharusan bagi umat-Nya. Ada pedoman dan dasar yang kokoh bagi kita dalam menjalani harl-hari depan ketlka dekat dengan firman Allah. Rasa enggan, rnalas dan mungkln hambar dalam mendengar dan menjalankan firman-Nya di tahun yang lalu sudah patut ditinggalkan.

Kita harus sadari selalu bahwa dalam menclntai Allah yang tak tampak dan tersentuh secara inderawi itu, hal pertama dan terutama yang harus kita lakukan adalah dengan selalu mendengarkan firman-Nya. Firman Allah yang konsisten sepanjang zaman memberi pengharapan akan hari esok. Ia menjadi kekuatan dan kesukacitaan dalam kepahitan, terang dalam kegelapan hidup, membuka jalan ketika tak terlihat jalan. Sediakah Saudara untuk rnenjadikannya sebagai resolusi di tahun ini?

GB.60 : 2
Doa : (Ya Allah, Yang Rahmani, berilah hikmat-Mu dan mampukan kami untuk tetap setia ketika menghadapi segala pergumulan dan tantangan hidup sepanjang tahun ini dalam terang Firman-Mu)



TAHUN BARU
5ELASA, 1 JANUARl 2019
Renungan Malam
GB.215:1 -Berdoa
TERLENA BERKAT

Yesaya 40:9-11
Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya... (ay.11)

Seorang anak bernama Kaot mendapat kunjungan tante yang pernah turut mengasuhnya saat masih bayi.  Harnpir 4 tahun mereka tak berjumpa. Si tante membawakannya beberapa hadiah rnainan dari kota. Kaot pun sangat senang menerlmanya. Ia segera membawa mainan itu keluar rumah dan begiiu asyik memainkannya bersama anak-anak tetangga. Tante yang sangat rindu dengan keponakannya itu sudah lama berharap bisa memeluk dan bermain lagl dengan Kaot. Namun ternyata Kaot lebih memilih berrnain dengan hadiahnya dari pada si pemberi hadiah.

Dalarn perikop saat ini Allah digambarkan seperti seorang gembala. Gambaran seperti ini ada banyak di dalam Alkitab. Sebagai Gembala Agung, Allah memberi perlindungan bagi domba-
domba-Nya dari segala macam ancaman, memastikannya tidak kelaparan dan kehausan, menghimpun dan mengarahkannya ke tujuan yang benar. Ketika domba-domba-Nya melakukan kesalahan, Allah tetap memberi pengampunan dan menolong mereka
yang tersesat. Gembala yang menjadi kebanggaan bangsa Israel di tengah allah-allah lain yang dlimiliki berbagai bangsa di sekitarnya.

Sayangnya, sampai saat ini banyak domba yang terlena dengan segala kebaikan dan berkat Tuhan. Tujuan hidup lebih terarah pada berkat seperti kesehatan, rezeki, jabatan, pendidikan,
prestasi dan sebagainya, dari pada kepada Sang Gembala. Seperti cerita tentang Kaot di atas, kita sering lupa bahwa Sang Pemberi berkat rindu akan hubungan yang dekat dan mesra clengan domba-domba-Nya. la menantikan syukur dan kesetiaan kawanan domba milik-Nya. Marilah kita mengingat kembali, dari tahun-tahun yang klta lalui sudah sejauh mana hubungan kita dengan Sang Gembala, Tuhan klta. Apakah mungkin kualitas iman dan kehidupan kita maslh seperti Kaot yang lebih asyik bermain dengan hadiahnya?

GB. 215 : 2
Doa : (Tuhan, tumbuhkarl selalu benih-benih kerinduan dalam diri kami untuk selalu bersekutu dengan-Mu dan mengutamakan Engkau dalam hidup ini daripada sekedar mengharapkan berkat dari-Mu)


Label:   Yesaya 40:9-11 





NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 2 JANUARI 2019 - Mazmur 105:7-11 - TUHAN TIDAK BERHUTANG APAPUN - TAHUN BARU

PREV:

Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan





  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    Lagu Kotbah




    songbatak.com-karaoke



    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS, YJ, ADV (Himnario Adventista)*, HC*,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, KPRI, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI



    KAMIS, 31 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 31 JANUARI 2019 - LAKUKAN DENGAN BENAR! - Yakobus 5:4-6 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Tuhan semesta alam, hari penyembelihan, OBSESI AKAN KEKAYAAN
    RABU, 30 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB RABU, 30 JANUARI 2019 - JIKA TUHAN MENGHENDAKI - Yakobus 4:13-17 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 4:13-17 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan, kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok, Jika Tuhan menghendakinya, Kita di
    SELASA, 29 JANUARI 2019
    Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 3:17-18 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    SENIN, 28 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 28 JANUARI 2019 - HIKMAT DARI - 1 Korintus 3:18-23 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    MINGGU, 27 JANUARI 2019
    MINGGU, 27 JANUARI 2019 - 1 Korintus1:26-31
    Sabda Bina Umat (SBU)






    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)

    KAMIS, 31 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 31 JANUARI 2019 - LAKUKAN DENGAN BENAR! - Yakobus 5:4-6 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Tuhan semesta alam, hari penyembelihan, OBSESI AKAN KEKAYAAN
    RABU, 30 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB RABU, 30 JANUARI 2019 - JIKA TUHAN MENGHENDAKI - Yakobus 4:13-17 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 4:13-17 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan, kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok, Jika Tuhan menghendakinya, Kita di
    SELASA, 29 JANUARI 2019
    Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 3:17-18 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    SENIN, 28 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 28 JANUARI 2019 - HIKMAT DARI - 1 Korintus 3:18-23 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    MINGGU, 27 JANUARI 2019
    MINGGU, 27 JANUARI 2019 - 1 Korintus1:26-31
    Sabda Bina Umat (SBU)


    lagu gereja tiberias indonesi, lagu gereja pikul salib, lagu gereja kemurahan tuhan, lagu gereja semua di mata tuhan, lagu gerejawi, lagu gereja mp3, lagu gereja gki, lagu lagu gereja, lagu gereja nikko, lagu gereja talita doodoh, lagu gereja lama, lagu gereja ntt, lagu gereja, lagu gereja kasih nama yesus, lagu gereja terbaru, lagu gereja suka cita, lagu gereja anak, , lagu gereja ya bapa, anugrahmu, lagu gereja tua, lagu gereja katolik, lagu gereja advent, lagu gereja hkbp, lagu gereja nikita, lagu gereja biak, lagu gereja batak, lagu gereja manado, agu gereja katolik cintamu, lagu gereja indonesia, lagu gereja yang mudah, lagu gereja katolik anak anak, lagu gereja terbaik dan terpopuler, lagu gereja nainggolan sisters, lagu gereja kidung jemaat, lagu gereja katolik bagai rajawali, lagu gereja anak kristen,