Save Page
Mazmur 105:7-11
105:7 Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. 105:8 Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, 105:9 yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak; 105:10 diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel, 105:11 firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."

Penjelasan:

* Mzm 105:7-15 - Ia ingat ... perjanjian-Nya // orang-orang yang Kuurapi // nabi-nabi-Ku
Perjanjian dengan Para Leluhur. Ia ingat ... perjanjian-Nya. Ciri khusus dari perjanjian yang dipilih di sini ialah janji bahwa Kanaan akan merupakan warisan bagi Israel. Bagian selebihnya dari mazmur ini memperlihatkan perkembangan aspek ini dari perjanjian itu. Perhatikan pemakaian yang tidak lazim dari orang-orang yang Kuurapi dan nabi-nabi-Ku untuk merujuk pada para leluhur.

* Pertimbangkanlah kepentinganmu di dalam Dia: Dialah TUHAN, Allah kita(ay. 7). Kita bergantung kepada-Nya, mengabdi kepada-Nya, dan dari-Nyalah pengharapan kita berasal. Bukankah suatu bangsa patut meminta petunjuk kepada Allahnya (Yes. 8:19) dan memuji-muji Allahnya? (Dan. 5:4). Dialah Yahweh Allah kita. Dia yang adalah Allah kita maha-ada dan mahamencukupi, memiliki kuasa yang tak tertahankan dan kedaulatan yang tak tertandingi. Di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. Ia memerintah seluruh dunia dengan hikmat, dan memberikan hukum kepada semua bangsa, bahkan kepada mereka yang tidak mengenal-Nya. Bumi penuh dengan bukti-bukti akan kekuasaan-Nya.

* Janji Ilahi kepada Bapa-bapa Leluhur; Pemeliharaan Ilahi terhadap Bapa-bapa Leluhur (105:8-24)
Di sini kita diajar, dalam memuji Allah, untuk memandang jauh ke belakang. Juga untuk memberikan kemuliaan kepada-Nya atas apa yang telah dilakukan-Nya bagi jemaat-Nya di masa-masa lampau, terutama ketika jemaat itu masih baru didirikan dan dibentuk, yang keuntungannya dinikmati oleh orang-orang yang hidup pada masa-masa sesudahnya, dan yang oleh sebab itu mereka harus bersyukur karenanya. Tidak diragukan lagi bahwa kita dapat mengambil pokok pujian yang pantas dari kisah-kisah Injil, dan kisah para rasul, yang menceritakan kelahiran jemaat Kristen, seperti yang diperbuat si pemazmur di sini dalam mengambil pokok pujian dari kisah-kisah Kitab Kejadian dan Keluaran, yang menceritakan kelahiran jemaat Yahudi. Malahan, kisah-kisah yang kita miliki bersinar jauh mengungguli kisah-kisah mereka. Dua hal yang dalam perikop ini dijadikan sebagai pokok pujian:

    I. Janji Allah kepada bapa-bapa leluhur, yaitu janji agung yang mengatakan bahwa Ia akan memberi keturunan mereka tanah Kanaan sebagai warisan, yang merupakan pelambang dari janji kehidupan kekal yang dikerjakan di dalam Kristus bagi semua orang percaya. Dalam semua pekerjaan ajaib yang diperbuat Allah bagi Israel, Ia ingat akan perjanjian-Nya (ay. 8) dan Ia akan mengingatnya untuk selama-lamanya. Perjanjian itu adalah firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan. Lihatlah di sini kuasa janji itu. Janji itu adalah firman yang diperintahkan-Nya dan yang akan terpenuhi. Lihatlah kelanggengan janji itu. Janji itu diperintahkan kepada seribu angkatan, dan pewarisannya tidak akan pernah terputus. Dalam bagian lain yang berpadanan, perkataan ini diungkapkan sebagai kewajiban kita (1 Taw. 16:15), ingatlah untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya (kjv; tb: Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya – pen.). Allah tidak akan melupakannya dan oleh sebab itu kita tidak boleh melupakannya. Janji itu di sini disebut sebagai kovenan, karena ada yang harus dilakukan oleh pihak manusia sebagai persyaratannya.
        Perhatikanlah:
        1. Pribadi-pribadi yang terikat kovenan ini, yakni Abraham, Ishak, dan Yakub. Kakek, bapak, dan anak, semuanya terkenal sebagai orang-orang beriman (Ibr. 11:8-9).
        2. Peneguhan-peneguhan terhadap kovenan itu. Kovenan itu diteguhkan oleh segala hal yang suci. Bukankah pasti apa yang diucapkan dengan sumpah? Ini adalah sumpah-Nya kepada Ishak dan Abraham. Lihatlah kepada siapa Allah bersumpah demi diri-Nya sendiri (Ibr. 6:13-14). Bukankah pasti apa yang telah menjadi hukum? Ia mengadakan hal itu menjadi ketetapan (kjv: Ia meneguhkan hal yang sama, yakni janji itu, sebagai hukum[ay. 10] – pen.), hukum yang tidak akan pernah dicabut kembali. Bukankah teguh apa yang disepakati sebagai kontrak dan ketetapan bagi kedua belah pihak? Janji ini diteguhkan sebagai perjanjian kekal, tak dapat dilanggar.
        3. Kovenan itu sendiri: kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan (ay. 11). Bapa-bapa leluhur berhak atasnya, bukan karena pemeliharaan ilahi, melainkan karena janji ilahi. Keturunan mereka haruslah memilikinya, bukan dengan cara-cara yang biasa dipakai untuk menaklukkan bangsa-bangsa, melainkan dengan mujizat-mujizat. Allah akan memberikannya sendiri kepada mereka, seolah-olah dengan tangan-Nya sendiri. Tanah itu akan diberikan kepada mereka sebagai bagian mereka yang ditetapkan dan diukurkan Allah bagi mereka, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagi mereka, sebuah hak paten, berdasarkan kelahiran mereka. Tanah itu akan sampai kepada mereka karena keturunan, dan bukan karena dibeli, karena kebaikan Allah, bukan karena jasa mereka sendiri. Sorga adalah warisan yang telah kita peroleh (Ef. 1:11). Inilah janji yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita (seperti halnya Kanaan adalah janji yang telah dijanjikan-Nya kepada mereka), yaitu hidup yang kekal (1 Yoh. 2:25; Tit. 1:2).



SBU

TAHUN BARU  
RABU,  2 JANUARI 2019
Renungan Pagi
GB.327:1 -Berdoa
MENGINGAT DAN MELUPA

Mazmur 105:1-6
lngatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya. mujizat-mujizat-Nya
dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya (ay.5).

Benedict Anderson, seorang ilmuwan politik dan sejarah, pernah
rnengatakan bahwa sejarah itu ibarat foto-foto yang kita simpan
dalam eebuah album kenangan. Umumnya kita akan rneiakukan
seleksi terlebih dahulu. Foto-foto yang terlihat indah, lucu, berkesan
positif dan memiliki kenangan penting, akan kita simpan agar selalu
teringat dan memberi kebanggaan tersendiri.

Sebaliknya, foto-foto yang kurang indah dan rnemiliki kenangan buruk akan dieembunyikan di ternpat yang tidak bisa orang lain lihat, bahkan ada yang di-
buang dan dibakar agar segera diiupakan.

Sejarah campur tangan dan kebaikan Tuhan terhadap manusia
demiklan juga, ada yang masih diingat dan dilupakan. Oleh karena
itu Sang Pemazmur mengajak umat Tuhan untuk selalu bersyukur
atas kebaikan dan kemahakuasaan Tuhan yang terus terjadi sejak
masa nenek moyang orang Israel dahulu (ay.1,2,6). Rasa syukur
ini dimuiai dengan mengingat perbuatan-perbuatan ajaib yang telah
dilakukan-Nya (ay.5). Rasa ingin selalu dekat dengan Tuhan dan
memahami kehendak-Nye akan menjadi jalan menuju pengertian
yang indah dan benar, sehingga akan seialu teringat akan Tuhan
(ay.3,-4).

Sebagai anak-anak Allah, tak jarang kita rnelupakan segala
perbuatan ajaib rnaupun teguran yang telah Tuhan nyatakan dalam
hidup kita. Ini terbukti ketika menghadapi masalah-masalah
kehidupan, kita cenderung kuatir, menjadi Iemah, bahkan sampai
rnengandalkan kuasa lain. Kita lupa bahwa sudah banyak kali kita
rnengalarni pertolongan dan perbuatan ajaib Tuhan dalam hidup
ini. Kita harus terus mengingat segala perbuatan Tuhan dalam
hidup pribadi maupun keluarga, bahkan memajangnya sebagai ke-
saksian bagi banyak orang, sehingga ketika badai kehidupan
datang, kita tetap bersyukur dan percaya bahwa Allah tetap me-
nyertai dan memberkati seperti yang sudah-sudah.

GB. 327:2
D0a : (Allah kami yang Eea, ampuni kami jika selama ini kami
melupakan eegala kebaikan dan teguran-Mu, sehlngga iman kami
pun kurang mengalami kedewasaan. Mampukan kami selalu
mengingat segala karya-Mu dalam hidup ini, serta tetap percaya
pada janji penyertaan-Mu)



TAHUN BARU  
RABU,  2 JANUARI 2019
Renungan Malam
GB.252 : 1 -Berdoa
TUHAN TIDAK BERHUTANG APAPUN

Mazmur 105:7-11
Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firrnan yang
diperintahkan-Nya kapada seribu angkatan (ay.8).

Seorang petani yang mengalami gagal panen, dalam kelemahan
imannya ia menjadi sangat putus asa. Merasa kecewa, petani ini
meninggalkan peribadahan dan kembaii melakukan ritual-ritual
nenek moyangnya. Pernah suatu saat ia menyampaikan keluhan-
nya kepada seorang warga Jemaat. Secara pribadi ia kecewa,
dan baginya ritual-ritual nenek moyang maupun peribadahan secara
Kristen adalah sama saja, toh tetap adabjuga masalah dan kegagalan. Kalau sudah begitu apa bedanya?

Pada Mazmur 105 ini, pemazmur mengingatkan umat Tuhan,
bahwa hukum, perintah dan perjanjian Ailah berlaku di seluruh bumi
dan ta terus mengingat-Nya di setiap generasi (ay.7-11 ). Allah juga
rnenyertai umat-Nya di sepanjang waktu. Ini menunjukkan bahwa
tidak satupun yang datang dari Allah akan terlupakan oleh-Nya
sendiri dalam lintasan waktu yang Ia ciptakan ini. Tuhan tidak ber-
hutang apapun daiam kehidupan manusia, Karena Ila memenuhi
segala apa yang rnenjadi hukum, perjanjian dan firman-Nya itu.

Memang wajar sebagai manusia terkadang kita lemah dalam
iman, namun bukan berarti kita menjadi kecewa kepada Tuhan
seperti petani di atas. Segaia masalah yang ada tidak menjadi
alasan surutnya rasa syukur dan iman kita. Jika terjadi kegagalan, kesusahan, kedukaan dan kerugian, ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah berhutang apapun dengan kita. Tuhan tidak pernah berjanji bahwa "langit akan selalu biru."  Ia tidak pernah menjanjikan seluruh hidup manusia akan berjalan sesuai kehendak
umat-Nya. Sebaliknya, ingat dan imaniiah selalu, Ia berjanji bahwa apapun keadaan yang kita hadapi la tetap menyertai dan membimbing umat-Nya yang berjaian dalam kehenciak-Nya. Janji-Nya ini berlaku bagi semua angkatan manusia hingga akhir zaman. (lih. Mat.28:20b).

GB. 252 : 2
Doa : (Dari Takhta-Mu yang mahatinggi, tuntunlah kami untuk
selalu menyadari kebesaran-Mu dalam seluruh hukum, perjanjian
dan firman yang Engkau beri. Mampukanlah kami juga untuk selalu
setia dalam segala perkara yang Tuhan jadikan dalam hidup ini)






NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 3 JANUARI 2019 - KOSONG, LAPAR DAN DAHAGA - Mazmur 107:4-9 - TAHUN BARU

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB 5ELASA, 1 JANUARl 2019 - TERLENA BERKAT - Yesaya 40:9-11 - TAHUN BARU
Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan





  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    Lagu Kotbah




    songbatak.com-karaoke



    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS, YJ, ADV (Himnario Adventista)*, HC*,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, KPRI, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI



    KAMIS, 31 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 31 JANUARI 2019 - LAKUKAN DENGAN BENAR! - Yakobus 5:4-6 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Tuhan semesta alam, hari penyembelihan, OBSESI AKAN KEKAYAAN
    RABU, 30 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB RABU, 30 JANUARI 2019 - JIKA TUHAN MENGHENDAKI - Yakobus 4:13-17 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 4:13-17 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan, kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok, Jika Tuhan menghendakinya, Kita di
    SELASA, 29 JANUARI 2019
    Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 3:17-18 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    SENIN, 28 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 28 JANUARI 2019 - HIKMAT DARI - 1 Korintus 3:18-23 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    MINGGU, 27 JANUARI 2019
    MINGGU, 27 JANUARI 2019 - 1 Korintus1:26-31
    Sabda Bina Umat (SBU)






    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)

    KAMIS, 31 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 31 JANUARI 2019 - LAKUKAN DENGAN BENAR! - Yakobus 5:4-6 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Tuhan semesta alam, hari penyembelihan, OBSESI AKAN KEKAYAAN
    RABU, 30 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB RABU, 30 JANUARI 2019 - JIKA TUHAN MENGHENDAKI - Yakobus 4:13-17 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 4:13-17 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan, kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok, Jika Tuhan menghendakinya, Kita di
    SELASA, 29 JANUARI 2019
    Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 3:17-18 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    SENIN, 28 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 28 JANUARI 2019 - HIKMAT DARI - 1 Korintus 3:18-23 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    MINGGU, 27 JANUARI 2019
    MINGGU, 27 JANUARI 2019 - 1 Korintus1:26-31
    Sabda Bina Umat (SBU)


    lagu gereja tiberias indonesi, lagu gereja pikul salib, lagu gereja kemurahan tuhan, lagu gereja semua di mata tuhan, lagu gerejawi, lagu gereja mp3, lagu gereja gki, lagu lagu gereja, lagu gereja nikko, lagu gereja talita doodoh, lagu gereja lama, lagu gereja ntt, lagu gereja, lagu gereja kasih nama yesus, lagu gereja terbaru, lagu gereja suka cita, lagu gereja anak, , lagu gereja ya bapa, anugrahmu, lagu gereja tua, lagu gereja katolik, lagu gereja advent, lagu gereja hkbp, lagu gereja nikita, lagu gereja biak, lagu gereja batak, lagu gereja manado, agu gereja katolik cintamu, lagu gereja indonesia, lagu gereja yang mudah, lagu gereja katolik anak anak, lagu gereja terbaik dan terpopuler, lagu gereja nainggolan sisters, lagu gereja kidung jemaat, lagu gereja katolik bagai rajawali, lagu gereja anak kristen,