Save Page
1 Timotius 2:5-7
2:5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, 2:6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan. 2:7 Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita dan rasul -- yang kukatakan ini benar, aku tidak berdusta -- dan sebagai pengajar orang-orang bukan Yahudi, dalam iman dan kebenaran.

Penjelasan:

* 1Tim 2:5 - baik, // Allah, // pengantara
Sebuah ayat terdahulu (1:1) berbicara tentang "Allah, Juruselamat kita." Di sini Paulus memakai formula yang pendek dan tepat, "Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus." Di dalam Matius 19:17 urutan kata dan pemikirannya sama, "Hanya satu yang baik." Pemberian predikat baik, dan Allah, dan pengantara bersifat eksklusif dan hanya dapat dipakai untuk satu pihak saja. Inilah pernyataan paling tajam dan paling tegas mengenai keilahian dan kemanusiaan Kristus. Juga tercakup di dalam ide mengenai Pengantara yang esa itu bahwa Dia pastilah Allah (bdg. Ibr. 7:22; 8:6; 9:15; 12:24). Oknum inilah yang menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua orang.

* 1Tim 2:6 - Tebusan // bagi // tebusan // tebusan bagi semua manusia). Kesaksian pada waktu yang ditentukan
Tebusan. Di dalam Perjanjian Baru dipakai hanya di sini, tetapi kata itu menggabungkan dua unsur dari pernyataan tebusan Kristus dalam Matius 20:28 dan Markus 10:45. Kata sambung bagi dan kata benda tebusan dari Injil di sini dipadukan dalam satu kata. (Lihat tafsiran atas 2:3 di atas untuk penjelasan mengenai tebusan bagi semua manusia). Kesaksian pada waktu yang ditentukan. Kristus, yang sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia, menyerahkan diri sebagai tebusan bagi semua orang, sebagai kesaksian pada waktu yang ditentukan. Ketika sudah genap waktunya, Allah mengutus Anak-Nya.

* 1Tim 2:7 - Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita
Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita dan seterusnya. "Untuk (kesaksian) itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita dan rasul ... Penekanan dan pujian Paulus atas jabatannya menunjukkan arah pemikirannya; karena kesaksian mengenai Injil Kristus, dan demi keberhasilan kesaksian itulah dia mengajak orang berdoa.

* Salah satu alasan mengapa semua orang harus didoakan adalah karena ada satu Allah, dan Allah itu mempunyai kehendak baik terhadap seluruh umat manusia. Hanya ada satu Allah (ay. 5), dan hanya satu, tidak ada yang lain, tidak mungkin ada yang lain, sebab hanya ada satu yang tak terhingga. Allah yang satu ini menghendaki supaya semua orang diselamatkan. Ia tidak menginginkan kematian dan kehancuran siapa saja (Yeh. 33:11), melainkan kesejahteraan dan keselamatan semua. Bukan berarti bahwa Ia telah menetapkan keselamatan semua orang, sebab kalau begitu semua orang akan diselamatkan. Tetapi Ia mempunyai kehendak baik untuk keselamatan semua orang, dan tak seorang pun akan binasa kecuali karena kesalahannya sendiri (Mat. 23:37). Ia ingin supaya semua diselamatkan, dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran, diselamatkan dengan cara yang sudah ditentukan-Nya, dan bukan dengan cara lain. Kita berkepentingan untuk memperoleh pengetahuan akan kebenaran itu, karena itulah caranya untuk diselamatkan. Kristus adalah jalan dan kebenaran, dan dengan demikian Dia adalah hidup.

Hanya ada satu Pengantara, dan Pengantara itu menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua. Sebagaimana rahmat Allah menjangkau semua karya ciptaan-Nya, begitu pula kepengantaraan Kristus menjangkau sedemikian jauh kepada semua anak manusia sehingga Ia membayar harga yang cukup untuk keselamatan seluruh umat manusia. Ia membuat umat manusia menjalin hubungan dengan Allah di atas syarat-syarat yang baru, sehingga kini mereka tidak lagi berada di bawah hukum Taurat sebagai perjanjian yang mengutamakan perbuatan, melainkan sebagai pedoman hidup. Mereka berada di bawah anugerah. Bukan di bawah perjanjian yang menyatakan mereka tidak bersalah, melainkan di bawah perjanjian baru: Ia telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan. Perhatikanlah, kematian Kristus adalah tebusan, harga yang harus dibayar. Kita memang pantas mati. Tetapi Kristus mati untuk kita, untuk menyelamatkan kita dari kematian dan neraka. Ia telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan secara sukarela, tebusan bagi semua orang, supaya seluruh umat manusia berada dalam keadaan yang lebih baik daripada Iblis dan antek-anteknya. Ia mati untuk mengerjakan keselamatan semua. Untuk itu, Ia menempatkan diri sebagai Pengantara antara Allah dan manusia. Pengantara mengandaikan bahwa sudah terjadi suatu perselisihan. Dosa telah membuat perselisihan antara kita dan Allah. Yesus Kristus adalah Pengantara yang berusaha untuk mengadakan pendamaian, untuk mempersatukan Allah dan manusia. Ia bekerja seperti seorang wasit atau penengah, wasit di antara kita, yang dapat memegang tangan kedua belah pihak (Ayb. 9:33). Dia adalah tebusan yang akan memberikan kesaksian pada waktu yang ditentukan. Maksudnya, dalam masa Perjanjian Lama, penderitaan-penderitaan-Nya dan kemuliaan yang menyusul sesudahnya dibicarakan sebagai perkara-perkara yang akan disingkapkan pada akhir zaman (1Ptr. 1:10-11). Dan perkara-perkara itu pun disingkapkan seperti itu. Paulus sendiri, sesudah ditahbiskan sebagai pemberita Injil dan rasul, memberitakan kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi kabar baik tentang penebusan dan keselamatan oleh Yesus Kristus. Ajaran tentang kepengantaraan Kristus ini dipercayakan kepada Paulus supaya diajarkan kepada setiap makhluk (Mrk. 16:15). Paulus ditetapkan sebagai guru bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi. Selain panggilan umumnya sebagai seorang rasul, ia mendapat mandat secara khusus untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, dalam iman dan kebenaran, atau dengan setia dan benar. Perhatikanlah,
    (1) Sungguh baik dan berkenan di mata Allah dan Juruselamat kita jika kita berdoa untuk raja-raja dan semua orang, dan jika kita hidup tenteram dan tenang. Dan ini merupakan alasan yang sangat baik mengapa kita harus berdoa dan hidup seperti itu.
    (2) Allah mempunyai kehendak baik untuk menyelamatkan semua orang. Sehingga yang menjadi masalah bukan tidak adanya kehendak pada Allah untuk menyelamatkan mereka, melainkan terlebih tidak adanya kehendak pada diri mereka sendiri untuk diselamatkan dengan cara Allah. Di sini Tuhan kita yang terberkati menunjukkan letak kesalahannya: Kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu (Yoh. 5:40). Aku rindu mengumpulkan kamu, tetapi kamu tidak mau.
    (3) Mereka yang mau diselamatkan harus mengetahui kebenaran itu, karena inilah cara yang ditetapkan Allah untuk menyelamatkan orang-orang berdosa. Tanpa pengenalan atau pengetahuan akan kebenaran itu, hati tidak bisa benar. Jika kita tidak mengenal kebenaran, kita tidak dapat diatur olehnya.
    (4) Dapat diamati di sini bahwa kesatuan dengan Allah ditegaskan, dan dipadukan dengan kesatuan dengan Sang Pengantara. Jadi gereja tidak boleh mengajarkan adanya banyak pengantara, karena itu berarti ada banyak allah pula.
    (5) Dia yang adalah Pengantara dalam pengertian Perjanjian Baru, menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan. Jadi sia-sialah bila ada para pengikut gereja tertentu yang mengakui hanya ada satu Pengantara sebagai korban penebusan, tetapi ada banyak penengah. Sebab, menurut Paulus, penyerahan diri Kristus sebagai tebusan merupakan bagian penting dari jabatan sebagai Pengantara. Dan memang hal ini merupakan dasar dari kepengantaraan-Nya.
    (6) Paulus ditahbiskan sebagai hamba Tuhan, untuk menyatakan berita ini kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, bahwa Kristus adalah satu Pengantara antara Allah dan manusia, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan untuk semua orang. Inilah inti yang harus diberitakan oleh semua hamba Tuhan, sampai akhir zaman. Dan Paulus memandang mulia pelayanannya, sebab ia adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi (Rm. 11:13).
    (7) Hamba-hamba Tuhan harus memberitakan kebenaran itu, yang mereka sendiri telah pahami sebagai kebenaran, dan mereka sendiri harus mempercayainya. Mereka, seperti rasul kita di sini, harus mengajar dalam iman dan kebenaran, dan mereka juga harus setia dan dapat dipercaya.



SBU

TAHUN BARU
SABTU, 5 JANUARI 2019
Renungan Pagi
GB 298:1,2 -Berdoa
BUKAN HANYA UNTUK DIRI SENDIRI

1 Timotius 2:1-4
...Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua
orang... (ay.1)

Panitia pembangunan gedung gereja wilayah Pelkes GPiB
biasanya mencetak banyak proposal pembangunan untuk dise-
bar ke berbagai tempat. Selain menyasar Jemaat GPIB yang di-
anggap besar di perkotaan, permohonan bantuan itu ditujukan juga
kepada pemerintah, perusahaan dan donatur. Tidak semua per-
mohonan itu direspons. Banyak yang tanpa berita atau balasan.
Banyakjuga yang merespons dengan bantuan yang hanya sedlkit
lebih besar dari ongkos pencetakan dan pengiriman proposal.
Narnun dengan kebaikan dan penyenaan Tuhan, ada beberapa
lembaga atau individu yang rnerespons clengan bantuan lebih dan
perkiraan panitia tersebut.

Selaras dengan hai pengiriman proposal itu, tidak ada ruginya
jika kita terus mengangkat permohonan, doa dan ucapan syukur
kepada Tuhan untuk sernua orang, termasuk untuk pemerintah.
Seperti nasinat Rasul Paulus kepada Timotius dan para pengikut
Kristus agar mereka merniliki kebiasaan demikian (ay.1 ,2). Allah
menghendakinya agar semakin banyak jiwa yang diselamatkan
serta memperoleh pengetahuan akan kebenaran (ay.3,4).

Bayangkan jika masyarakat dan pemerintah hidup dalam pe-
ngetahuan akan kebenaran itu, serta mempraktlkkan kehormatan
dan kesalehan, tentu hidup kita akan tenang dan tenteram. Di
balik itu juga, pastinya tidak semua permohonan kita akan dikabul-
kan oleh Tuhan. Yang Mahatahu merespons sesuai kebutuhan kita,
bukan sekadar apa yang kita inginkan. la bahkan rnembenkan
sesuatu yang melarnpaui keinglnan kita itu.

Menghayati firman Tuhan di pagi hari ini, naikkanlah perme-
nonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, bu-
kan hanya untuk diri sendiri. Doa-doa untuk kesejahteraan dan
ketenteraman bersama. Jika itu dilakukan sesering mungkin, maka
sepanjang hari kita akan rneiihat kebenaran dan merasakan hal-
hal yang rnelampaui harapan.

GB. 293:4
Doa : (Ya, Tuhan, buatlah kami selalu tekun rnengangkat doa,
syukur dan permohonan kepada-Mu. Bagi kehidupan pemerintah
dan orang-orang di sekitar kami, Tuhan, tolong berkati dan terangi
mereka melalui kuasa Roh Kudus-Mu, agar kami semua hidup
tenteram, damai dan sejahtera dalam kasih-Mu)


TAHUN BARU
SABTU, 5 JANUARI 2019
Renungan Malam
GB.298:1,2 -Berdoa
SIAPA DIA?

1 Timotius 2:5-7
Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan
manusia, yaitu manusia Kristus Yesus (ay.5)

Seorang teman yang berbeda iman pernah bertanya dengan na-
da sinis, "mengapa orang Kristen percaya bahwa Tuhan itu satu
tapi juga tiga, dan bisa menjadi seorang manusia bernama Yesus?"
Karena tidak ingin terjadi perdebatan teologi yang panjang, saya
menjawab dengan ringan dan retoris. "Kalau memang Tuhan itu
Mahaesa dan Maha segalanya, mengapa la tidak bisa menjadi
apapun atau siapapun, bahkan menjadi seribu?" tutur saya sambil
tersenyum. Ia pun tersenyum kecil dan tidak melanjutkan per-
tanyaannya.

Ketika Paulus mengatakan bahwa Kristus adalah pangantara
antara Ailah dan manusia, tidak banyak orang yang memahami
dan mengimaninya. Hakikat Yesus sebagai manusia yang terlahir
di kandang binatang sekaiigus sebagai Allah yang esa, Penebus
manusia, (ay. 5-6) adalah sesuatu yang sulit untuk diterima oleh
piktran manusia pada umumnya. Tak heran pada akhirnya Yesus
dibenci bahkan disalibkan oleh orang-orang yang ingln diselamat-
kan-Nya. Bagaimanapun, seperti dijeiaskan dalam firman Tuhan
saat ini, Yesus adalah sehakikat dengan Allah yang esa; pribadi
Allah yang rnenjadi pengantara dan penyelamat.

Banyak orang Kristen yang hanya mengakui Yesus Kristus
sebagai Tuhan karena kebiasaan praktis yang ia dapatkan sejak
kecii. Samentara rnengimani Yesus sepenuhnya sebagai Tuhan-
tidak berbanding lurus dengan pengakuan itu. Ini terlihat dari hidup-
nya yang tidak mencerrninkan hidup clalam Kristus. Ke gereja dan
beribadah tetap dilakukan, tapi korupsi, dendam, kebencian, zinah,
dusta, perselingkuhan, keserakahan, serta pesta para masih saja
dipelihara. Ada yang bekerja dengan upah yang bertambah. tetapi
rasa syukur kepada Kristus tetap biasa saja.

Sebelum kita menutup hari ini dengan beristirahat, mari jawab
dengan jujur secara pribadi, siapakah Yesus sebenarnya bagi Sau-
dara?

GB.73:3,4,5
Doa : (Ya, Bapa, ajarlah kami, anak-anak‘-Mu untuk seialu dekat
dengan-Mu, serta semakin memahami dan mengimani Yesus
sebagai jalan, kebenaran dan hidup sampai kami menutup mata).

Label:   1 Timotius 2:5-7 





NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB MINGGU, 6 JANUARI 2019 - ALLAH TIDAK LUPA - Yesaya 49:14-21 - HARI MINGGU EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 4 JANUARI 2019 - KEADAAN BERBALIK - Mazmur 107:33-38 - TAHUN BARU
Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan





  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    Lagu Kotbah




    songbatak.com-karaoke



    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS, YJ, ADV (Himnario Adventista)*, HC*,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, KPRI, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI



    KAMIS, 31 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 31 JANUARI 2019 - LAKUKAN DENGAN BENAR! - Yakobus 5:4-6 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Tuhan semesta alam, hari penyembelihan, OBSESI AKAN KEKAYAAN
    RABU, 30 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB RABU, 30 JANUARI 2019 - JIKA TUHAN MENGHENDAKI - Yakobus 4:13-17 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 4:13-17 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan, kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok, Jika Tuhan menghendakinya, Kita di
    SELASA, 29 JANUARI 2019
    Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 3:17-18 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    SENIN, 28 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 28 JANUARI 2019 - HIKMAT DARI - 1 Korintus 3:18-23 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    MINGGU, 27 JANUARI 2019
    MINGGU, 27 JANUARI 2019 - 1 Korintus1:26-31
    Sabda Bina Umat (SBU)






    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)

    KAMIS, 31 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 31 JANUARI 2019 - LAKUKAN DENGAN BENAR! - Yakobus 5:4-6 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Tuhan semesta alam, hari penyembelihan, OBSESI AKAN KEKAYAAN
    RABU, 30 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB RABU, 30 JANUARI 2019 - JIKA TUHAN MENGHENDAKI - Yakobus 4:13-17 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 4:13-17 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan, kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok, Jika Tuhan menghendakinya, Kita di
    SELASA, 29 JANUARI 2019
    Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 3:17-18 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    SENIN, 28 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 28 JANUARI 2019 - HIKMAT DARI - 1 Korintus 3:18-23 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    MINGGU, 27 JANUARI 2019
    MINGGU, 27 JANUARI 2019 - 1 Korintus1:26-31
    Sabda Bina Umat (SBU)


    lagu gereja tiberias indonesi, lagu gereja pikul salib, lagu gereja kemurahan tuhan, lagu gereja semua di mata tuhan, lagu gerejawi, lagu gereja mp3, lagu gereja gki, lagu lagu gereja, lagu gereja nikko, lagu gereja talita doodoh, lagu gereja lama, lagu gereja ntt, lagu gereja, lagu gereja kasih nama yesus, lagu gereja terbaru, lagu gereja suka cita, lagu gereja anak, , lagu gereja ya bapa, anugrahmu, lagu gereja tua, lagu gereja katolik, lagu gereja advent, lagu gereja hkbp, lagu gereja nikita, lagu gereja biak, lagu gereja batak, lagu gereja manado, agu gereja katolik cintamu, lagu gereja indonesia, lagu gereja yang mudah, lagu gereja katolik anak anak, lagu gereja terbaik dan terpopuler, lagu gereja nainggolan sisters, lagu gereja kidung jemaat, lagu gereja katolik bagai rajawali, lagu gereja anak kristen,