Save Page
Yakobus 5:4-6
5:4 Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu. 5:5 Dalam kemewahan kamu telah hidup dan berfoya-foya di bumi, kamu telah memuaskan hatimu sama seperti pada hari penyembelihan. 5:6 Kamu telah menghukum, bahkan membunuh orang yang benar dan ia tidak dapat melawan kamu.

Penjelasan:

* Yak 5:4 - Tuhan semesta alam,
Dosa orang kaya lainnya ialah menipu buruh tani yang miskin. Tindakan ini terutama serius sebab terang-terangan bertentangan dengan hukum Musa (bdg. Ul. 24:14, 15). Allah yang di sini disebut Tuhan semesta alam, nama yang menunjukkan kekuasaan-Nya yang berdaulat, tidak lupa terhadap ketidakadilan ini. Telinga-Nya terbuka terhadap jeritan para pekerja miskin tersebut.

* Yak 5:5 - hari penyembelihan
Dosa golongan kaya yang ketiga ialah kemewahan dan kesenangan mereka. Kehidupan yang berfoya-foya hanyalah mempersiapkan mereka untuk hari penyembelihan. Ungkapan ini dikutip dari Yeremia (12:3). Pada masa intertestamental (bdg. I Enoch 94:9) ungkapan ini memiliki arti eskatologis, dan di sini dipakai dengan arti hari penghakiman.

* Yak 5:6 - Orang yang benar // membunuh // l // menghukum // tidak dapat melawan
Orang yang benar di sini bukan Yesus, melainkan si orang miskin (pemakaian secara generik) yang telah diperas tanpa betas kasihan oleh golongan kaya. Moffatt (op. cit., hlm. 70) menunjukkan bahwa kata membunuh memiliki arti yang lebih luas dalam etika Yahudi daripada arti kata tersebut saat ini. Yang terutama relevan adalah beberapa pernyataan dalam kitab apokrif kebijaksanaan Yesus bin Sirakh 34:21, 22, "Makanan orang. miskin adalah hidup mereka; siapa pun yang merampas hal ini dari mereka adalah manusia darah. Merampas nafkah sesama berarti membunuh dia; tidak memberikan upah kepada pekerja berarti menumpahkan darah." Yang dimaksudkan Yakobus di sini mungkin adalah "pembunuhan yang dilindungi hukum" mengingat pernyataan ini dimulai dengan istilah menghukum. Orang miskin diseret ke pengadilan (2:6) dan mereka tidak bisa berbuat apa-apa untuk membela diri. Mereka dijadikan bulan-bulanan orang kaya yang tidak berperikemanusiaan. Sekalipun diperlakukan sedemikian, orang miskin tidak dapat melawan.

* Dosa lain yang dituduhkan ke atas mereka yang disebutkan Yakobus adalah penindasan: Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan seterusnya (ay. 4). Orang-orang yang memiliki kekayaan, juga memiliki kekuasaan, dan karena itu mereka tergoda untuk menyalahgunakan kekuasaan itu guna menindas orang-orang yang bekerja bagi mereka. Di sini kita mendapati bahwa orang-orang kaya mempekerjakan orang miskin. Orang kaya membutuhkan tenaga orang miskin, sama seperti orang miskin membutuhkan upah dari orang kaya, dan masing-masing tidak dapat terlepas dari kebutuhan itu. Namun demikian, tanpa peduli dengan hal ini, orang-orang kaya menahan upah para pekerja. Karena memiliki kekuasaan, mereka boleh jadi mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dari orang miskin. Bahkan sesudah itu pun mereka tidak menggenapi kesepakatan seperti seharusnya. Ini merupakan dosa yang berteriak, kejahatan yang berteriak begitu keras hingga sampai ke telinga Allah. Dalam hal ini, Allah harus diingat sebagai Tuhan semesta alam atau Kyriou sabaōth, ungkapan yang sering digunakan di Perjanjian Lama, ketika umat Allah tidak berdaya dan membutuhkan perlindungan, ketika musuh mereka banyak dan sangat kuat. Tuhan semesta alam, yang memiliki seluruh makhluk ciptaan dari segala tingkatan yang siap melayani-Nya, dan yang menetapkan semuanya di tempat masing-masing, mendengar mereka yang tertindas saat mereka berseru karena kekejaman atau ketidakadilan para penindas. Ia akan memerintahkan beberapa dari isi semesta alam yang berada di bawah kekuasaanNya (para malaikat, setan, badai, sakit penyakit, atau sejenisnya) untuk membalas semua kesalahan yang dilakukan terhadap mereka yang diperlakukan dengan tidak adil dan tanpa belas kasihan. Berjaga-jagalah terhadap dosa penipuan serta penindasan ini, dan jauhilah hal-hal serupa.

Dosa lain yang disebutkan di sini adalah hawa nafsu dan gairah yang meluap-luap. Dalam kemewahan kamu telah hidup dan berfoya-foya di bumi (ay. 5). Allah tidak melarang kita menikmati kesenangan, tetapi hidup di dalamnya seolah-olah hanya untuk tujuan itu semata, merupakan dosa yang sangat mendatangkan murka Allah. Berbuat seperti ini di bumi, tempat kita hanyalah orang asing dan musafir belaka, tempat kita hidup untuk sementara saja, dan tempat kita harus mempersiapkan diri bagi kekekalan – akan memperparah dosa hawa nafsu. Kemewahan membuat orang suka berfoya-foya, seperti di dalam 6, Ketika mereka makan rumput, maka mereka kenyang; setelah mereka kenyang, maka hati mereka meninggi; itulah sebabnya mereka melupakan Aku. Hidup berfoya-foya dan kemewahan biasanya merupakan dampak yang diakibatkan oleh kekayaan yang berlimpah. Memang sulit bagi orang apabila ia memiliki kekayaan berlimpah. Sulit bagi mereka yang memiliki banyak harta untuk tidak memperturutkan keinginan sendiri dalam kesenangan duniawi yang penuh hawa nafsu: "Kamu telah memuaskan hatimu sama seperti pada hari penyembelihan. Kamu hidup seolah-olah setiap hari adalah hari untuk mempersembahkan korban, suatu hari raya. Karena itu hatimu digemukkan dan dikenyangkan sehingga menjadi bodoh, bebal, sombong, dan tidak peka terhadap kebutuhan dan penderitaan orang lain." Ada yang mungkin akan berkata, "Apa salahnya bergembira, asalkan orang tidak menghabiskan lebih dari apa yang mereka miliki?" Apa! Apakah tidak ada salahnya apabila orang mendewakan perut, dan menghabiskan harta demi kesenangan-kesenangan ini, bukannya berlimpah dalam perbuatan amal dan hidup saleh? Apakah tidak ada salahnya apabila orang membuat diri tidak pantas memperhatikan urusan jiwa mereka, dengan memuaskan hawa nafsu jasmani mereka? Sudah barang tentu hal yang mengakibatkan api turun ke atas Sodom, dan yang akan membawa kesengsaraan yang membuat orang kaya menangis dan meratap seperti yang disebutkan di sini, merupakan kejahatan yang sangat keji! Kesombongan, kemalasan, dan makanan berlimpah, sama artinya dengan hidup dalam kesenangan, hidup berfoya-foya, dan memuaskan hati seperti pada hari penyembelihan.


SBU

MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
KAMIS, 31 JANUARI 2019
Renungan Pagi
KJ.436:1 -Berdoa
OBSESI AKAN KEKAYAAN

Yakobus 5:1-3
Kekayaanmu sudah busuk, dan pakaianmu telah dirnakan ngengat! (ay 2).

Kekayaan adalah target  dari setiap orang. Tidak ada orang yang menginginkan hidup terus dalam kemiskinan. Bahkan, tidak jarang kita temukan orang-orang yang ingin rnenjadi kaya dengan cara-cara yang tidak benar. Pada umumnya manusia sudah terobsesi dengan kehidupan yang berlimpah dengan harta. la seolah-olah yakin bahwa dengan menjadi kaya maka kehiidupannya akan menjadi lebih baik.

Tidak hanya itu, tidak jarang juga ada keyakinan bahwa orang yang kaya raya adalah orang yang diberkati 0|eh Tuhan. Masalah di sini ialah berkat Tuhan tidak selalu adalah harta. Masalah'Iainnya ialah seorang yang terobsesi dengan kekayaan sesungguhnya tidak lagi
meletakkan keyakinan imannya pada Tuhan. Melainkan, pada materi-materi semu yang mernberikan kepuasan sesaat.

Bacaan pagi ini memberikan peringatan, tidak hanya kepada orang kaya, tapi juga kepada orang yang terobsesi dengan kekayaan. Bagi orang kaya, kehidupan nampak lebih nyaman dan arnan. Mereka seo|ah-olah tidak memiliki keknawatiran akan hari esok. Harta benda
mereka menjadi sernacam jaminan bahwa hari esok akan lebih baik. Keadaan demiikian sesungguhnya merupakan suatu kelemahan manusia. Meraka tidak menyadari bahwa harta benda mereka tidak dapat menyelamatkan rnereka dari hari yang telah ditentukan oieh
Tuhan. Begitu pula dengan orang yang tarobsesi dengan kekayaan.

Mereka tidak lagi memikirkan cara-cara yang baik untuk mencapai kekayaan. Segala cara adalah haIal bagi mereka. Mereka lupa bahwa waktu bukanlah milik rnereka, .Waktu adalah rnilik Tuhan. Waktu yang ia habiskan untuk memikirkan cara bagairnana menjadi kaya justru
merupakan waktu-waktu yang ia tidak rniliki. Waktu itu terbatas bagi manusia, tetapi tidak terbatas bagi Tunan.

Waktu tidak berpihak pada manusia. ia adalah milik Tuhan. Artinya, Tuhan menentukan waktu-waktu bagi manusia. Kita tidak betul-betul tahu kapan waktu hidup seseorang habis. Hal itu seharusnya membangkitkan kesadaran dalam diri rnanusia. Jika waktunya terbatas,
rnaka ia harus rnernakai waktu untuk hal-hal yang lebih esensi. Bukan berarti banwa manusia tidak harus bekerja, namun berikanlan waktu kita untuk Tuhan. Jika kita memberikan waktu kita yang terbatas untuk Tuhan, maka Tuhan tentu akan rnernberikan waktunya yang tidak terbatas kepada kita.

KJ.435:2
Doa : (Tuhan, berilah hikmat agar aku hanya bersandar kepada-Mu dan bukan kepada harta benda yang kumiliki)


MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
KAMIS, 31 JANUARI 2019
Renungan Malam
KJ.407:1,2 -Berdoa
LAKUKAN DENGAN BENAR!

Yakobus 5:4-6
Kamu telah menghukum, bahkan membunuh orang yang benar dan Ia tidak dapat melawan kamu (ay.6)

Ada banyak jalan rnenuju Roma. Begitu bunyi pepatah yang sering orang katakan untuk rnemberikan suatu pancerahan. Tentu ada banyak jalan untuk mencapai hal-ha! yang kita inginkan, salah satunya menjadi orang kaya. Jika kita belum kaya, maka tujuan kita adalah menjadi orang kaya. Jika Kita sudah kaya, maka tujuan kila adatah rnenjaga kekayaan itu. Kekayaan disini adalah kekayaan dalam hal materi.

Daiam sikap itu, baik menjadi kaya dan menjaga kekayaan, ada jalan yang harus kita lalui. Tidak jarang, orang tidak mernikirkan apakah itu jalan yang benar atau salah untuk mencapai tujuannya. ltu terjadi saat orang terlalu fokus terhadap tujuan akhir yaitu kekayaan.

Bacaan malam ini rnemberikan suatu peringatan menganai jalan yang manusia lalui untuk mencapai kekayaan. Ada jalan yang benar dan ada jalan yang salah. Jalan yang benar adaiah jalan yang tidak merugikan orang lain tatapi merugikan diri sendiri. Mengapa‘? Jalan yang kita pilih setara dengan resiko yang seharusnya ditimpakan kepada kita. Resiko itu tidak aeharusnya ditimpakan kepada orang lain. Contoh konkritnya adalah seorang pelari akan rnerasakan kelelahan yang sangat berat saal ia menjalani latihan uniuk perlombaan.

Namun, kelelahan itu akan rnenjadi harga mati bagi dia untuk menjadi seorang juara. Tidak ada cara instan untuk rnenjadi seorang juara. Sebaliknya, jalan yang salah adalah jalan yang rnerugikan orang tain tetapi tidak rnerugikan diri sendiri. Contoh konkrit adalah ketika
pejabat negara ingin menjadi kaya rnaka ia malakukan korupsi. la tidak menanggung beban, tetapi memberikan beban kepada orang Iain derni keuntungannya sendiri.

Manusia harus memilih antara jalan yang benar dan jalan yang salah. Pillhan itu tentu saja kadang narnpak kabur bila ia sudah terlalu fokus dengan tujuan akhir yaitu menjadi kaya. Namun, pilihan akan jalan itu akan menentukan akhir dari perjalanan yang lebih besar
daripada rnenjadi seorang kaya. Parjalanan yang lebih besar adalah perjalanan hidup rnanusia. Apa yang kita lakukan salama hidup tentu akan menjadi suatu pertirnbangan bagi sang pemilik kehidupan. Karena itu, lakukanlah sesuatu dengan benar agar Tuhan melihat
dan mempertirnbangkan hidup ktta sebagai sesuatu yang baik!

KJ.407:4
Doa : (Tuhan, beriiah hikmat dan kekuatan agar aku dapat berbuat yang benar)





Christian Songs
Songs on The Blood of Jesus
HEALING WORSHIP SONGS
Jesus Is Risen Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 1 Februari 2019 - TANDA KEPEMILIKAN YESUS - Galatia 6:15-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 30 JANUARI 2019 - JIKA TUHAN MENGHENDAKI - Yakobus 4:13-17 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA



BACAAN ALKITAB SETAHUN:
  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Bacaan Alkitab GMIT 2019
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

    songbatak.com- Top of JUDIKA

    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    contoh kj 392 bukan kj.392
    Preview Swing Tradig




    Beli Kaos C59. Klik Disni

    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни) *, SR *, SP *, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KPRI, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), Puji Syukur, Madah Bakti,
    Russian Worship Songs
    Chinese Praise and Worship Song
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI
    Greek Worship Songs
    French Worship Songs
    Spanish Worship Songs



    Selasa, 2 Juli 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 2 Juli 2019 - Kisah Para Rasul 5:26-42 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Kisah Para Rasul 5:26-42 Penjelasan Ayat
    Penangkapan dan Pemeriksaan Para Rasul; Nasihat Gamaliel
    Senin, 1 Juli 2019
    Senin, 1 Juli 2019 - HUT ke-38 Yapendik GPIB - Kisah Para Rasul 5:12-16 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat

    Minggu, 30 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 30 Juni 2019 - Kisah Para Rasul 2:41-47 (SGD) - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat
    Cara hidup jemaat yang pertama, Kedatangan Roh Kudus, Persekutuan Murid-murid
    Sabtu, 29 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 29 Juni 2019 - Hakim-Hakim 11:1-11 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hakim-Hakim 11:1-11 Penjelasan Ayat
    Yefta dan Gilead, Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa,
    Jumat, 28 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Juni 2019 - Hosea 7:8-16 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hosea 7:8-16 Penjelasan Ayat
    Efraim // mencampurkan dirinya di antara bangsa-bangsa, Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik


    Minggu, 03 Maret 2019
    JUKLAK DAN TATA IBADAH HUT KE-54 PELKAT PKP GPIB - Minggu, 03 Maret 2019

    Surat Pengantar, Juklak, Petunjuk Teknis IHMPA di Bulan Khusus-PKP, Tata-Ibadah, Pesan MS HUT 54 PKP, Multimedia Pesan H



    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)

    Selasa, 2 Juli 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 2 Juli 2019 - Kisah Para Rasul 5:26-42 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Kisah Para Rasul 5:26-42 Penjelasan Ayat
    Penangkapan dan Pemeriksaan Para Rasul; Nasihat Gamaliel
    Senin, 1 Juli 2019
    Senin, 1 Juli 2019 - HUT ke-38 Yapendik GPIB - Kisah Para Rasul 5:12-16 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat

    Minggu, 30 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 30 Juni 2019 - Kisah Para Rasul 2:41-47 (SGD) - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat
    Cara hidup jemaat yang pertama, Kedatangan Roh Kudus, Persekutuan Murid-murid
    Sabtu, 29 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 29 Juni 2019 - Hakim-Hakim 11:1-11 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hakim-Hakim 11:1-11 Penjelasan Ayat
    Yefta dan Gilead, Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa,
    Jumat, 28 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Juni 2019 - Hosea 7:8-16 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hosea 7:8-16 Penjelasan Ayat
    Efraim // mencampurkan dirinya di antara bangsa-bangsa, Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik

    lagu gereja tiberias indonesi, lagu gereja pikul salib, lagu gereja kemurahan tuhan, lagu gereja semua di mata tuhan, lagu gerejawi, lagu gereja mp3, lagu gereja gki, lagu lagu gereja, lagu gereja nikko, lagu gereja talita doodoh, lagu gereja lama, lagu gereja ntt, lagu gereja, lagu gereja kasih nama yesus, lagu gereja terbaru, lagu gereja suka cita, lagu gereja anak, , lagu gereja ya bapa, anugrahmu, lagu gereja tua, lagu gereja katolik, lagu gereja advent, lagu gereja hkbp, lagu gereja nikita, lagu gereja biak, lagu gereja batak, lagu gereja manado, agu gereja katolik cintamu, lagu gereja indonesia, lagu gereja yang mudah, lagu gereja katolik anak anak, lagu gereja terbaik dan terpopuler, lagu gereja nainggolan sisters, lagu gereja kidung jemaat, lagu gereja katolik bagai rajawali, lagu gereja anak kristen,