Save Page
Yakobus 4:13-17
Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan
4:13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", 4:14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. 4:15 Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." 4:16 Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah. 4:17 Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Penjelasan:

* Yak 4:13 - Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun,
Sikap para pedagang yang dilukiskan di sini merupakan ungkapan keduniawian lain yang membuat seseorang terasing dari Allah. Para pedagang keliling tersebut merupakan orang-orang Yahudi yang memiliki perdagangan menguntungkan di wilayah Mediterania. Mereka dikatakan membuat rencana secara cermat untuk usaha dagang mereka. Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun, dam seterusnya.

* Yak 4:14 - kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok // uap
Membuat rencana itu sendiri tidak ada salahnya. Sekalipun demikian, para pembuat rencana ini mengabaikan dua hal. Yang pertama ialah keterbatasan manusia yang membatasi pula pengetahuan mereka - kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok. Yang kedua ialah ketidakpastian hidup yang oleh Yakobus diumpamakan seperti uap.

* Yak 4:15 - Jika Tuhan menghendakinya. 16 // memegahkan diri dalam congkakmu
Orang Kristen, di dalam membuat rencana, hendaknya mengakui ketergantungannya kepada Allah dan mengatakan, Deo volebte. Jika Tuhan menghendakinya. 16. Tetapi mengakui ketergantungan kepada Allah tidak dilakukan para pembaca Yakobus. Mereka justru memegahkan diri dalam congkakmu. Berbicara sombong ini disebut salah oleh Yakobus.

* Yak 4:17 - berdosa
Sebuah peringatan penutup diberikan kepada para pedagang yang terlalu percaya diri itu. Mereka adalah orang Kristen. Karena itu mereka mengetahui bahwa kerendahan hati dan ketergantungan kepada Allah merupakan hal yang menentukan di dalam kehidupan Kristen. Mengetahui hal ini namun tidak melakukannya adalah berdosa.

* Peringatan terhadap Fitnah dan Kelancangan
Kita diperingatkan supaya tidak dengan lancang yakin akan kelanjutan hidup kita, dan supaya tidak membuat rencana-rencana atas dasar kelancangan itu dengan keyakinan bahwa kita akan berhasil (ay. 13-14). Rasul Yakobus, setelah menegur orang-orang yang menghakimi dan mencela hukum, sekarang menegur orang-orang yang tidak ambil peduli terhadap Pemeliharaan ilahi: Jadi sekarang, yaitu perkataan dari bahasa Yunani yang dapat diartikan, lihat sekarang, atau "Lihat, dan renungkanlah, hai kamu yang berkata: ‘Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung.‘ Renungkanlah sejenak cara berpikir dan berbicara seperti ini, tanyakan pada dirimu sendiri bagaimana mempertanggungjawabkannya." Merenungkan dengan sungguh-sungguh perkataan dan perbuatan kita akan menunjukkan kepada kita banyak kejahatan yang, karena ketidaksengajaan, cenderung kita lakukan dan terus kita lakukan. Ada sebagian orang yang dulu, dan sekarang pun masih sangat banyak, berkata, kami akan berangkat ke kota anu, dan berbuat ini dan itu, untuk jangka waktu tertentu, tanpa dengan betul-betul peduli terhadap keputusan-keputusan Pemeliharaan ilahi. Perhatikanlah di sini,

    1. Betapa mudahnya orang-orang duniawi yang memiliki berbagai macam rencana untuk mengabaikan Allah dalam rancangan mereka. Apabila hati orang terpatri pada pada hal-hal duniawi, maka hal-hal duniawi itu memiliki kuasa yang mengherankan sehingga hati dibuat asyik membayangkan impian-impiannya sendiri. Oleh karena itu, kita harus waspada terhadap niat atau keinginan untuk terus mengejar apa saja di dunia bawah sini.
    2. Betapa kebahagiaan duniawi itu sebagian besarnya terdapat pada apa yang dijanjikan orang terlebih dulu pada diri mereka sendiri. Kepala mereka penuh dengan penglihatan-penglihatan yang indah, mengenai apa yang akan mereka lakukan, akan menjadi apa mereka, dan apa yang akan mereka nikmati di masa yang akan datang, padahal mereka tidak bisa pasti tentang waktunya atau tentang keuntungan apa saja yang sudah mereka janjikan pada diri sendiri. Oleh karena itu, perhatikanlah,
    3. Betapa sia-sianya mencari kebaikan apa saja di masa depan tanpa persetujuan dari Allah Sang Pemelihara. Kami akan berangkat ke kota anu (kata mereka), mungkin ke Antiokhia, atau ke Damaskus, atau ke Aleksandria, yang pada saat itu merupakan kota-kota besar yang banyak dilalui. Tetapi bagaimana mereka bisa yakin, ketika berangkat, bahwa mereka akan sampai di kota-kota ini? Bisa saja ada suatu hal yang menghentikan jalan mereka, atau memanggil mereka untuk pergi ke tempat lain, atau membuat tali kehidupan terputus. Banyak orang yang memulai suatu perjalanan pada akhirnya pergi ke rumah mereka yang abadi, tanpa pernah mencapai tujuan perjalanan mereka itu. Tetapi, kalaupun misalnya mereka sampai di kota yang ingin mereka kunjungi, bagaimana mereka tahu bahwa mereka akan terus tinggal di sana? Bisa saja terjadi suatu hal yang membuat mereka harus kembali, atau memanggil mereka dari situ, dan mempersingkat masa tinggal mereka. Atau sekiranya mereka dapat tinggal tetap seperti yang mereka rencanakan, mereka tidak bisa yakin bahwa mereka dapat berjual beli di sana. Bisa saja mereka terbaring sakit selama di sana, atau tidak bertemu dengan orang-orang yang mereka harapkan untuk berjual beli dengan mereka. Bahkan, sekiranya mereka sampai di kota itu, dan terus tinggal di sana selama setahun, dan berjual beli, bisa saja mereka tidak mendapat untung. Mendapat untung di dunia ini merupakan suatu hal yang, kalaupun berhasil, tidak pasti, dan bisa saja mereka membuat penawaran yang lebih merugikan daripada menguntungkan. Kemudian, selain semua hal ini, kerapuhan, kesingkatan, dan ketidakpastian hidup haruslah menegur kesombongan dan keangkuhan yang lancang dari para pembuat rencana untuk masa depan itu: Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap (ay. 14). Allah dengan bijak membiarkan kita dalam kegelapan mengenai peristiwa-peristiwa masa depan, dan bahkan tentang lamanya kehidupan itu sendiri. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok, kita mungkin tahu apa yang berniat kita lakukan dan ingin menjadi apa kita, tetapi seribu satu hal bisa saja terjadi untuk menghalang-halangi kita. Kita tidak mempunyai kepastian akan hidup itu sendiri, karena hidup itu seperti uap, sesuatu yang kelihatan, tetapi tidak padat atau pasti, mudah terpencar dan lenyap. Kita bisa menetapkan jam dan menit terbit dan terbenamnya matahari esok hari, tetapi kita tidak bisa menetapkan waktu tertentu kapan uap terpencar. Seperti itulah hidup kita: Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Hidup itu lenyap jika menyangkut dunia ini, tetapi ada kehidupan yang akan terus berlangsung di dunia lain. Dan karena hidup di sini sedemikian tidak pasti, sudah sepatutnya kita semua mempersiapkan diri dan menyimpan bekal untuk hidup yang akan datang.

Kita diajar untuk senantiasa menjaga perasaan bergantung pada kehendak Allah untuk kehidupan, dan untuk semua hal yang kita lakukan dan nikmati di dalamnya: Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu" (ay. 15). Rasul Yakobus, setelah menegur mereka atas apa yang salah, sekarang mengarahkan mereka bagaimana men jadi dan berbuat lebih baik: "Kamu harus mengatakannya di dalam hatimu sepanjang waktu, dan dengan lidahmu pada kesempatan-kesempatan yang cocok, terutama dalam doa-doa dan ibadah sehari-hari, bahwa jika Tuhan menghendaki, dan jika Ia mau mengakui dan memberkatimu, kamu mempunyai rencana ini dan itu untuk kamu selesaikan." Ini harus dikatakan bukan dengan cara yang seenaknya, atau resmi, atau mengikuti kebiasaan, melainkan dengan benar-benar memikirkan apa yang kita katakan, sehingga kita hormat dan sungguh-sungguh dalam apa yang kita katakan. Sungguh baik mengatakan ini ketika berurusan dengan orang lain, tetapi kita mutlak dituntut untuk mengatakan ini kepada diri kita sendiri dalam segala sesuatu yang kita kerjakan. Syn Theō – dengan izin dan berkat Allah, diucapkan oleh orang-orang Yunani pada setiap awal usaha.

    1. Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup. Kita harus ingat bahwa waktu kita tidak berada di tangan kita sendiri, tetapi bergantung pada Allah. Kita hidup selama Allah menentukannya, dan dalam keadaan-keadaan yang ditetapkan Allah, dan karena itu kita harus tunduk kepada-Nya, bahkan menyangkut hidup itu sendiri. Barulah kemudian,
    2. Jika Tuhan menghendakinya, kami akan berbuat ini dan itu.
    Semua tindakan dan rancangan kita berada di bawah kendali Sorga. Kepala kita bisa saja penuh dengan berbagai pemikiran dan rencana. Kita bisa merencanakan ini dan itu bagi diri kita sendiri, atau keluarga kita, atau sahabat-sahabat kita. Tetapi adakalanya Allah Sang Pemelihara menghancurkan segala ukuran yang kita tetapkan, dan mengacaukan rancangan-rancangan kita. Oleh karena itu, baik keputusan-keputusan untuk bertindak maupun tindakan yang kita lakukan haruslah sepenuhnya diserahkan kepada Allah. Semua yang kita rancangkan dan kita lakukan haruslah dibuat dengan kebergantungan dan keberserahan kepada Allah.

IV. Kita diminta untuk menghindari bualan yang sia-sia, dan untuk memandangnya bukan hanya sebagai suatu hal yang lemah, melainkan juga sangat jahat. Kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah (ay. 16). Mereka menjanjikan bagi diri mereka sendiri kehidupan dan kemakmuran, dan perkara-perkara besar di dunia, tanpa sedikit pun memberikan perhatian yang layak kepada Allah. Lalu mereka bermegah dengan semuanya ini. Begitulah sukacita orang-orang duniawi, memegahkan semua keberhasilan mereka, bahkan sering kali memegahkan rencana-rencana mereka sebelum mereka tahu apakah itu akan berhasil atau tidak. Begitu biasa orang bermegah dengan hal-hal yang atasnya mereka tidak berhak. Yang benar adalah bahwa mereka bermegah karena kesombongan dan kelancangan mereka sendiri! Kemegahan yang demikian (tegas Rasul Yakobus) adalah salah. Kemegahan seperti itu bodoh dan mencelakakan. Jika orang memegahkan hal-hal duniawi, dan rancangan yang mereka cita-citakan, padahal seharusnya mereka memperhatikan kewajiban-kewajiban sederhana yang ada di depan mata (yang diuraikan dalam ay. 8-10), maka itu adalah suatu hal yang sangat jahat. Itu dosa besar dalam pandangan Allah, dan akan membawa kekecewaan besar bagi diri mereka sendiri, serta menghancurkan mereka pada akhirnya. Jika kita bersukacita di dalam Allah bahwa waktu kita berada di tanganNya, bahwa semua peristiwa ada dalam genggaman-Nya, dan bahwa Ia adalah Allah yang mengikat perjanjian dengan kita, maka sukacita ini baik. Dengan begitu, hikmat, kuasa, dan pemeliharaan Allah akan membuat segala sesuatu bekerja bersama-sama demi kebaikan kita. Akan tetapi, jika kita bersukacita dalam keyakinan diri dan kesombongan kita yang sia-sia, maka sukacita ini salah. Ini merupakan suatu kejahatan yang harus berusaha dihindari oleh semua orang bijak dan baik.
V. Kita diajar, dalam seluruh perilaku kita, untuk bertindak sesuai dengan apa yang kita yakini, dan entah kita berhadapan dengan Allah atau manusia, kita harus memastikan bahwa kita tidak pernah melakukan hal yang bertentangan dengan apa yang kita sendiri ketahui (ay 17): Jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. Dosa itu menjadi lebih berat. Itu berarti berdosa di depan saksi. Itu juga berarti memiliki saksi yang paling memberatkan melawan hati nurani sendiri. Cermatilah,

    1. Hal ini berhubungan langsung dengan pelajaran sederhana yang mengatakan, jika Tuhan menghendakinya, kami akan berbuat ini dan itu. Mungkin mereka siap berkata, "Ini sungguh jelas sekali. Siapa yang tidak tahu bahwa kita semua ber gantung pada Allah yang Mahakuasa untuk hidup dan nafas dan segala sesuatu?" Maka dari itu ingatlah, jika memang kamu tahu ini, setiap kali kamu melakukan hal yang tidak sesuai dengan itu dan tidak bergantung kepada-Nya, bahwa jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa, maka dosanya itu lebih berat.
    2. Kelalaian, seperti halnya pelanggaran, adalah dosa yang akan dihakimi. Orang yang tidak melakukan kebaikan yang dia ketahui harus dilakukannya, seperti juga orang yang melakukan kejahatan yang dia ketahui tidak boleh dilakukannya, akan dihukum. Oleh karena itu, marilah kita betul-betul memastikan bahwa hati nurani kita mendapat pengetahuan yang benar, maka barulah kita bisa mematuhinya senantiasa dengan setia. Sebab, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah. Tetapi jika kita berkata bahwa kita melihat, namun tidak bertindak sesuai dengan apa yang kita lihat, maka tetaplah dosa kita (Yoh. 9:41).

Label:   Yakobus 4:13-17 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Minggu, 13 Jan 2019 - Khotbah: Keluaran 33:12-17 - Epistel: Matius 4:12-17 - I DOB EPIPHANIAS

PREV:
Selasa, 1 Jan 2019 - Khotbah: Amos 9:11-15 - Epistel: Kis 15:11-21 - TAHUN BARU

Garis Besar Yakobus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 20 Oktober - Matius 12-15 Penjelasan Ayat

Hari ini, 20 Oktober - Maz 118:25-119:2, Yer 20-21, 2 Tes 2, Ams 27:1-2

20 Oktober - Yohanes 6:25-40, 1 Petrus 3:8-12, Kidung 4:8-16, Yeremia 51

Arsip Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
What A Beautiful Name - The Brooklyn Tabernacle Choir

Rabu, 16 Oktober 2019
There Was Jesus - Zach Williams and Dolly Parton

Rabu, 16 Oktober 2019
Worthy is the Lamb - Natashia Midori

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
Revival Anthem - Rend Collective

Rabu, 16 Oktober 2019
The steadfast love of the Lord

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Where You Are - Leeland

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Adore Him - Kari Jobe

Selasa, 15 Oktober 2019
All Things Are Possible - Hillsong Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Resurrecting - Elevation Collective, The Walls Group

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,   you tube karaoke lagu rohani ikut dikau saja tuhan,   Kotbah yohanes 4:21-26,   kidung ceria 125,   download lagu rohani 15 kristen 2019,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   khotbah pembacaan zefanya 3 :10-20,   Hotbah Amsal 22:6,   lagu rohani pengakuan dosa,   refrensi lukas 12:8-12,   kalender liturgi 2019,   catatan khotbah ratapan3:40,   doa persembahan kolekte katolik,   kudaki daki lirik, versi mandarin,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   di sebrang sana lagu rohani mp3 download,   contoh doa persembahan gke,   download lagu rohani kristen mp3 gratis 2018,   Jamita HKBP. Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Jamita Minggu 20 Oktober 2019. Johannes 4 : 21 - 26,   Perikop kotbah joh 4: 21-26.,   notasi angka kj 452,   renungan bacaan injil lukas 12:8-12,   lagu panasnya mata hali,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   MP3 music lagu rohani Alfa omega,   penerangan lukas 12 8-12,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   jamita partangiangan jesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   tata ibadah malam akhir tahun keluarga,   catatan khotbah matius 9:18,   catatan khotbah matius 9:18,   Renungan Wahyu 7:13-17,   renungan luk12:8-12.com,   renungan lukas 12:8-12,   pkj 213 gambar not,   pkj 213 gambar not,   lagu rohani tentang doa untuk greja,   lagu pkj 202,   lagu pkj 202,   contoh lagu untuk persekutuan akhir bulan,   lagu pkj 202,   lagu nkb tentang aku dan seisi rumahku,   jamita Evagelum HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   jamita HKBP. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   yohanes 4:21-26,   cerita orang samaria yang baik hati,   kotbah untuk tanggal 20 oktober 2019,   tafsiran yer 17:7-8,   kumpulan khotbah Kristen protestan tanggal 20 oktober 2019,   Kumpulan Khotbah Kristen protestan bulan keluarga tanggal 20 oktober 2019,   KHOTBAH LUKAS 16 :19-31,    jamita HKBP. Hata batak. minggu 20 Oktober 2019 Johannes 4 : 21 - 26.,   Kotbah minggu 20 oktober 2019,   Bacaan liturgi minggu 20 oktober 2019,   Jamita johanes 4:21-26,   download lagu pelengkap kidung jemaat mp3,   not angka untuk lagu tuhan memanggil,   susunan ibadah katolik hari sabtu tanggal 19 october 2019,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   khotbah yohanes 4:21-26,   lagu rohani untuk persembahan,   donload lagu nikita ku sembah engkau yesus,   download lagu mawar sharoon,   free download mp3 lagu penyembahan gereja gms,   Khotbah GKI Yohanes 4:21-26,   lagu penutup ibadah kristen,   lagu rohani seperti rusa merindukan sungai hemy pesolima,   lagu rohani seperti rusa merindukan sungai hemy pesolima,   lirik lagu dia harus makin bertambah,   injil 20 oktober 2019,   injil 20 oktober 2019,   injil 20 oktober 2019,   lagu untuk persembahan,   sabda bina umat oktober 2019,   khotbah anak muda dari kitab pengkhotbah 11:9,   Jamita johannes 4:21-26,   tafsir yohanes 6: 1-15,   ilustrasi tentang amsal 10 :1,   nast khotba zefanya 3 : 9 - 20,   Nats khotbah kisah para rasul 20-21-31,   nast khotba zefanya 3 : 9 - 20,   Nats khotbah kisah para rasul 20-21-31,   pujian rohani kristen penutup ibadah,   khotbah amsal 22:8-12,   bacaan injil harian tgl 18 oktober calender liturgi 2019,   ringkasan khotbah mazmur 25: 8-15,   ringkasan khotbah mazmur 25: 8-15,   mars pkb gpib,   mars pkb gpib,   khotbah Hakim-hakim 6:15-23,   lagu ibadah pemuda,   not dan angka pkj 36,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   renungan amsal 3:17-30,   lagu lagu pengakuan dosa,   lagu lagu pengakuan dosa,   Renungan amsal 13:3,   lagu kanon rohani,   renungan lukas 12:12-18,   renungan lukas 12:12-18,   dialah yang maha tinggi chord,   bimbinglah niat hamba,   kalender.katolik bln oktober .2019,   lagu untuk penutup ibadah,   lagu liturgi hari minggu tgl 20-oktober-2019,   khotbah tentang hidup ini hanya sementara,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   kalender liturgi 2019,   kalender liturgi 2019,   lagu paduan suara rohani kristen mazmur 150,   khotbah amsal 22:8-12,   liturgi ibadah kedukaan,   zefanya 3 9-20,   contoh kata sambutan kristen,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   album gms baru,   khotbah hari pekan pemuda tetap berpegang pada kebenaran 2 timotius 3:14-4:5,   daftar lagu baru gms,   lagu rohani untuk penutup ibadah,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   khotba filipi 2:1-11,   bacaan injil bulan oktober 2019,   lagu gereja mp3,   download lagu kubri yang terbaik gms,   cache:0Zr0zI7toXoJ:https://www.lagu-gereja.com/index.php?ipage=12104,   Renungan Mazmur 119:32-33,   khotbah zakaria 3:9-20,   lagu gereja pagi,   kalender katolik 2019,   khotbah kisah para rasul 5 ayat 26 sampai 32,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   lagu penutup ibadah,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   khotbah Matius 7 ayat 15 sampai 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   jamita johannes4,21-26,   jamita minggu 20 oktober 2019 sian Johannes 4:21-26,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   perikop yesaya 2:2-5,   Glory haleluya lagu natal alfa trio,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   lagu kantri rohani kidung jemaat mp3,   lagu persembahan,   tata ibadah penghiburan gki di tanah papua,   Ruhanga Ninkuhimbisa,   lagu penutup ibadah,